Vampire Family (Fall In Love?? – Part.6)

Title                : Vampire Family (Fall In Love?? – Part.6)

Author           : NtaKyung

Casts              : All Member EXO-K, Xi Lu Han, Huang Zi Tao, Jung Yunho (TVXQ), Kwon Boa, Hwang Sunyoung, Yoo Hanbyul and Cha Minkwang

Length           : Series [On Writing]

Genre             : Family, Fantasy, Humor, Romance, School Life.

Rated              : PG-13

Summary       : Hwang Sunyoung, Seorang gadis biasa yang hidup di tengah-tengah pusat kota Seoul seorang diri karena kedua orang tuanya yang tinggal di Sidney. Sebagai gadis yang cukup pendiam, Ternyata dia memiliki seorang kekasih yang hanya di ketahui kedua sepupunya saja. Tapi, Tahukah dia jika kekasihnya, Kim Jongin adalah seorang lelaki misterius yang mencoba menyembunyikan sesuatu darinya?? Lalu siapa dia sebenarnya?? Akankah Sunyoung mengetahui siapa Kim Jong In itu??

-Vampire Family-

Cklek!

“Aku pulang…” Seru Sunyoung seraya masuk bersamaan dengan Kai di belakangnya.

“Eoh, Sun-ah. Kau sudah pulang?” Minkwang datang menghampiri kedua orang itu.

“Eh? Kemana Hanbyul? Kenapa dia tidak ada di rumah?” Tanya Sunyoung kemudian.

“Dia pergi bersama dengan Sehun. Tidak lama sebelum kalian pulang…” Jawab Minkwang.

“Sehun?!” Kai memandang Minkwang dengan alis yang terangkat sebelah.

“Yah…” Minkwang mengangguk. “Tadi sekitar satu jam yang lalu dia datang dan mengajak Hanbyul untuk keluar bersama…” Jelas Minkwang sambil meneguk sebotol juice yang ada di tangannya.

“Jalan-jalan?! Kau tahu mereka pergi ke mana?” Tanya Kai terlihat sedikit cemas.

“Ntahlah, Aku tidak menanyakannya…”

“Benarkah?” Kai terdiam, Wajahnya terlihat panic seperti memikirkan sesuatu.

Sunyoung yang sadar akan perubahan Kai segera bertanya pada lelaki tersebut. “Ada apa, Kai? Kau terlihat seperti sedikit panik…”

“H-Huh??” Kai menoleh pada Sunyoung. “A-Anniya… Aku baik-baik saja…” Jawabnya sambil tersenyum tipis.

“Baiklah… Kalau begitu pergilah mandi terlebih dulu. Aku akan menyiapkan pakaian ganti untukmu…” Ujar Sunyoung kemudian.

“Hm… Arraseo…” Jawab Kai seraya berlalu pergi.

“Woah, Sun-ah. Sikapmu sudah seperti isterinya saja…” Goda Minkwang.

“Apa? Tidak… Aku hanya sudah terbiasa saja dengan hal ini. Memangnya ada yang aneh dengan semua itu??” Elak Sunyoung.

“Ah, Jinja?! Tapi… Sikapmu ini benar-benar seperti seorang isteri dari lelaki bernama Kim Jongin itu…” Sindir Minkwang lagi.

“Kwangie-ya…” Sunyoung memalingkan wajahnya terlihat malu-malu.

“Eiii… Jangan-jangan kalian pun sudah melakukan hal yang lebih?!” Tuduh Minkwang.

“Minkwang-ah! Jangan berlebihan!! Kami tidak pernah melakukan apapun…” Jawabnya dengan cepat, Tidak mau Minkwang berfikir yang tidak-tidak tentangnya dengan Kai.

“Hahaha… Arraseo. Aku percaya pada kalian berdua…” Tawa Minkwang seraya pergi ke kamarnya.

“Huh.. Anak ini. Dia membuatku gugup saja!” Pikir Sunyoung.

-Vampire Family-

Sehun dan Hanbyul kini tengah berjalan-jalan di sekitar taman pusat kota Seoul. Keduanya nampak terdiam satu sama lain tanpa ada perbincangan sedikitpun.

“Ahh… Sungguh membosankan!” Gumam Hanbyul sambil menghela nafas panjang.

Sehun yang mendengar perkataan itu, Lantas menghentikan langkahnya tanpa di sadari oleh Hanbyul.

“Sehun-ah, Bukankah lebih baik jika kita pulang saja?” Ujar Hanbyul seraya berbalik namun ia mengerutkan keningnya saat tidak mendapati Sehun di belakangnya. “Ehh?? Di mana dia?” Pikir Hanbyul.

“Sehun-ah!!” Panggil Hanbyul dengan suara yang cukup keras. “Sehun-ah!!” Panggilnya lagi tapi ia tetap tak menemukan Sehun di sekitar tempat itu.

“Aish! Di mana anak itu?!” Kesal Hanbyul seraya merapatkan jaketnya karena cuaca sore ini yang cukup dingin.

“Hanbyul Noona!!” Panggil Sehun tiba-tiba.

Merasa ada yang memanggil namanya, Hanbyul lantas berbalik. “Omo!!” Kedua matanya membulat saat mendapati Sehun tengah memegang berpuluh-puluh balon gas serta sebuah boneka beruang pada tangan satunya lagi.

“Noona, Apa kau terkejut?!” Sehun berlari mendekatinya sambil tersenyum lebar.

Hanbyul tak bereaksi, Dia hanya menatap Sehun dalam diam untuk beberapa saat. Dan hal itu tentu saja membuat Sehun bingung.

“Hanbyul Noona, Gwenchana??”

“Sehun-ah…” Ujar Hanbyul kemudian.

“Hm?” Senyum Sehun kembali merekah saat ia dapat mendengar kembali suara Hanbyul.

“Apa yang kau lakukan dengan semua ini, Huh?!! Ini memalukan!!! Semua orang melihat kita!!!” Amuk Hanbyul, Merasa kesal dengan sikap Sehun yang menurutnya kekanak-kanakan.

“Eh??” Sehun menatap Hanbyul tak mengerti. “Noona, Kau tidak menyukai hal seperti ini?” Tanyanya kemudian.

“Tentu saja tidak!! Dasar bodoh!!” Hanbyul lantas kembali berbalik dan meninggalkan Sehun begitu saja.

“Noona… Hanbyul Noona!!” Panggil Sehun namun tak di gubrisnya.

Ia pun berlari mengejar Hanbyul, Langkahnya terhenti saat mendapati Hanbyul yang kini tengah duduk di bangku panjang taman ini.

“Kupikir dia akan menyukainya…” Pikir Sehun dengan raut wajahnya yang terlihat sedih.

Sehun memutuskan untuk berbalik arah meninggalkan Hanbyul, Di liriknya boneka yang tadi di belinya khusus untuk Hanbyul.

“Percuma saja!!” Sehun membuang boneka itu ke sembarang tempat dan bergegas pergi dari tempat itu.

Di sisi Lain…

“Aish!! Dia itu benar-benar kekanak-kanakan!! Apa yang dia lakukan dengan benda-benda seperti itu di tengah taman seperti ini?! Membuatku malu saja!!” Gerutu Hanbyul.

Drt… Drt… Drt…

Hanbyul meraih ponselnya, Dan segera mengangkat panggilan masuk yang ternyata dari Sunyoung itu.

“Yeobseyo…” Jawabnya kemudian.

“…”

“Eoh, Kai. Waeyo??”

“…”

“Sehun?? Ah… Yah, Tadi dia ada di sini… Tapi…”

“…”

“Eh?! Tapi… Sekarang aku tidak bersama dengannya lagi…”

“…”

“Mwo?!!! Arraseo, Aku akan mencarinya dan segera mengajaknya pulang…”

“…”

“Ehm…”

Flip!!

Hanbyul memutuskan sambungan teleponnya seraya segera beranjak dari posisi duduknya dan bergegas mencari Sehun.

“Sehun-ah… Sehun-ah! Neo eoddiga?!” Teriak Hanbyul mencoba mencari keberadaan Sehun di tempat tadi.

Langkah Hanbyul terhenti saat mendapati sebuah boneka yang tak asing lagi baginya. Dia segera memungut boneka tersebut.

“Boneka ini… Bukankah ini yang di bawanya tadi?” Pikir Hanbyul.

Tepat di saat Hanbyul mendongakkan wajahnya, Ia dapat melihat satu persatu balon gas yang nampak terbang di atas langit.

“Omo!! Balon itu… Jangan-jangan dia…”

Merasa memiliki perasaan tak enak, Hanbyul berlari dengan cepat mencoba mencari posisi Sehun sekarang. Dan langkah gadis ini terhenti saat mendapati sesosok lelaki yang tak lain adalah Sehun tengah terduduk lemas sambil menerbangkan satu persatu balon gas tersebut.

“Sehun-ah…” Panggil Hanbyul kemudian sambil tersenyum tipis.

Mendengar seseorang memanggil namanya, Sehun lantas menoleh pada Hanbyul. Namun bukannya senang, Ia justru memalingkan wajahnya dan kembali menerbangkan balon gas tersebut.

“Ada apa dengannya?! Kenapa dia jadi harus marah? Bukankah seharusnya aku yang marah??” Pikir Hanbyul sedikit kesal dengan tingkah Sehun.

Hanbyul terdiam sesaat, Sampai akhirnya pandangannya tertuju pada sebuah kedai Ice Cream yang tak jauh dari posisinya sekarang.

Di sisi Lain…

“Apa-apaan dia?! Bukankah tadi dia bilang padaku jika dia membenci semua ini, Lalu kenapa dia harus kembali datang padaku?!” Gerutu Sehun.

Cesh!!

“Ahk!!” Sehun segera menolehkan wajahnya saat mendapati sesuatu yang dingin menempel pada wajahnya. Dan di saat itu juga ia mendapati Hanbyul yang sudah berdiri tepat berada di sampingnya sambil memegang dua kaleng coffe dingin.

“Ini…” Hanbyul menyerahkan satu kaleng coffe tersebut pada Sehun sambil duduk di sebelah lelaki tersebut.

Sehun menatap bingung pada kaleng coffe dingin tersebut. “Kenapa kau harus datang lagi?” Tanya Sehun kemudian.

“H-Huh??” Hanbyul menoleh padanya.

“Bukankah kau membenci hal ini, Lalu untuk apa kau datang lagi?!” Ujar Sehun mengulang pertanyaannya.

“Ehmm… Itu karena, Aku akan mengembalikan ini padamu. Aku melihat ini terjatuh tadi…” Hanbyul menunjukkan boneka beruang yang tadi di pungutnya.

Sehun menoleh menatap boneka itu tapi kembali memalingkan wajahnya dengan tampang seperti anak kecil.

“Buang saja! Bukankah kau tidak menyukainya??” Ujar Sehun ketus.

“Eii.. Jangan seperti itu! Kupikir… Boneka ini lucu juga…” Sahut Hanbyul mencoba untuk membuat Sehun tak marah lagi.

“Kau berbohong!” Kesal Sehun.

“Hah…” Hanbyul menghela nafas panjang. “Sehun-ah, Aku tidak membencinya. Aku hanya berfikir ini sedikit kenak-kanakan. Kau harusnya tahu itu… Lagipula, Aku tidak menyukai orang yang gampang marah seperti ini…”

Sret!!

Dengan segera Sehun berbalik pada Hanbyul membuat gadis itu terkejut. “Jadi, Nooa tidak membenciku??” Tanya Sehun antusias.

“Anniya…” Hanbyul menggeleng kecil sambil tersenyum tipis.

“Jinja?!”

“Keureom…” Jawabnya masih tetap tersenyum.

“Woaaaah… Daebak!!” Sehun langsung tersenyum lebar sambil menerbangkan seluruh balon gas tadi, Ia pun lantas memeluk Hanbyul dengan tiba-tiba.

“Omo!!” Kaget Hanbyul.

“Woaah, Noona. Gomawo! Kupikir tadi kau membenciku…” Ujar Sehun ceria.

Hanbyul terdiam, Tak membalas ucapan Sehun. Gadis ini mematung dalam peukan Sehun. Ia dapat merasakan jantungnya berdegup kencang serta kedua pipinya yang memanas seperti sebuah kepiting rebus yang baru matang. “Omona… Kenapa aku harus merasakan perasaan seperti ini?” Batin Hanbyul.

Sehun melepaskan pelukannya dan menatap Hanbyul yang masih nampak mematung tak mengatakan sepatah katapun.

“Noona… Neo gwenchana?” Tanya Sehun kemudian.

“E-Eoh?!” Hanbyul tersadar dari lamunannya. “Y-Ya! Lebih baik kita pulang saja!! Ppaliwa!” Ajak Hanbyul terlihat sedikit gugup dan beranjak dari tempatnya dengan segera.

“Ehm… Arraseo…” Jawab Sehun yang tak menyadari sikap Hanbyul yang salah tingkah.

-Vampire Family-

Kai dan Sunyoung tengah menikmati suasana malam di balkon belakang setelah makan malam bersama Minkwang tadi.

“Bintangnya banyak sekali… Sangat cantik…” Ujar Sunyoung memecah kesunyian malam ini.

“Kupikir, Orang yang ada di sebelahku lah yang lebih cantik…” Ungkap Kai sambil tersenyum tipis pada gadis ini.

“Eiii… Apa yang kau bicarakan?” Tanya Sunyoung terlihat malu-malu.

“Aku serius…” Jawab Kai sambil memandang lekat wajah Sunyoung.

“Ahh… Sudahlah. Jangan menggodaku terus-menerus!” Sunyoung mengalihkan tatapannya dan kembali menikmati pemandangan langit malam yang di taburi banyak bintang.

“Sunyoung-ah…” Panggil Kai dengan suaranya yang begitu lembut.

“Hm?” Sunyoung menoleh pada Kai, Dan di lihatnya kedua mata Kai yang menatap lekat padanya dengan sorot mata yang begitu lembut.

Seketika itu juga, Suasana menjadi hening. Dan bersamaan dengan hal itu, Perlahan demi perlahan Kai mendekati wajah Sunyoung. Dengan reflex Sunyoung pun menutup kedua matanya dan tak berapa lama, Satu kecupan manis nan lembut mendarat tepat di bibir Sunyoung.

Ciuman itu pun tak berlangsung lama, Sunyoung membuka kedua matanya perlahan dan di saat itu juga tatapannya saling bertemu pandang dengan Kai yang tersenyum tipis padanya.

“A-Aku… Akan membuatkan cokelat panas untukmu. T-Tunggu sebentar…” Ujar Sunyoung terlihat salah tingkah.

“Ehm…” Kai mengangguk kecil.

Kai menyeringai kecil saat mengingat kejadian tadi. Namun bayangan itu terbuyarkan saat ia dapat mencium ‘aroma’ yang sudah sangat di hapalnya.

“Tao Hyung!!” Gumamnya dan dengan segera Kai pun bergegas beranjak dari posisinya.

Ia menaiki anak tangga rumah ini dengan gerakan yang cepat, Menuju satu ruangan yang di yakininya adalah sumber dari ‘aroma’ tersebut.

Cklek!

“Tao Hyung, Hentikan semua itu!” Ujar Kai saat mendapati Tao tengah merengkuh tubuh Minkwang yang telah tertidur pula situ.

“Haish!! Kenapa kau harus mengganggu acara makan malamku, Huh?!” Kesal Tao.

“Hyung, Letakkan tubuh gadis itu sebelum dia bangun. Sekarang juga!” Tekan Kai merasa jika sikap Tao akan membuat jati dirinya dan keluarganya akan terbongkar.

“Hah… Baiklah!” Jawab Tao dengan sedikit menggerutu.

“Aku akan membawakan mangsa lain nanti. Tapi kau harus berjanji tidak akan menyerang sepupu Sunyoung lagi!” Ujar Kai kemudian.

“Hm, Aku pegang janjimu!!” Sahut Tao cuek. “Tapi… Kai, Mau sampai kapan kau terus bersikap seperti ini di hadapan mereka semua, Huh?” Tanya Tao dengan tatapan dinginnya.

“Hyung, Kau tidak perlu memikirkan hal seperti ini. Biar aku yang mengurusnya sendiri…” Ujar Kai langsung.

Tao menyeringai licik pada adiknya itu, “Kau tahu Kai? Suatu saat nanti… Aku yakin kau akan menyerang kekasihmu sendiri. Dan di saat itu juga… Dia akan tahu semuanya tentang semua ini…”

“Hyung!!”

“Baiklah, Aku akan pergi!!” Ujar Tao kemudian dan setelah itu ia pun menghilang dari ruangan itu.

Sehilangnya Tao dari ruangan itu, Kai lantas menutup pintu kamar Minkwang. Ia menghela nafas panjang, Ntah kenapa sejujurnya ungkapan Tao tadi seakan gambaran dari kata hati kecilnya saat ini. Sudah sejak tiga bulan yang lalu, Kai kerap kali menginginkan darah Sunyoung tapi untungnya dia dapat menahan perasaan itu.

“Kai…” Tiba-tiba suara Sunyoung terdengar dan cukup membuat Kai segera berbalik.

“Ah, Ada apa?” Ujar Kai kemudian.

“Untuk apa kau ada di depan ruangan Minkwang? Dan lagi… Rasanya tadi aku seperti mendengar suara seseorang… Seperti suara Tao Oppa…” Ujar Sunyoung kemudian.

“H-Huh?? Anniya… Tidak ada apa-apa. Tadi aku hanya habis dari toilet. Dan lagi tidak ada suara apapun di sini sejak tadi…” Bohong Kai.

“Benarkah?” Tanya Sunyoung ragu.

“Ehm…” Kai mengangguk singkat. Tapi ingatannya kembali teringat akan ucapan Sunyoung tadi. “Tunggu. Tadi kau bilang Tao Hyung?! Kau mengenalnya??” Tanya Kai kemudian.

Sunyoung mengangguk singkat, “Yah… Sejak Minkwang dan Hanbyul datang ke rumahmu saat itu. Dia jadi sering berkunjung ke sini untuk sekedar bertemu dengan Minkwang…”

“Mwo?! Dia sering berkunjung ke rumah ini?!” Kaget Kai.

“Yah, Tapi tidak sesering dirimu…” Jawab Sunyoung kemudian. “Lagipula… Memangnya ada apa? Kau terlihat tidak suka dengan hal ini…” Tanya Sunyoung penasaran.

“Tidak, Lupakan saja. Aku hanya terkejut karena Tao Hyung selalu datang ke rumah ini…” Ujar Kai seperti menutupi sesuatu.

“Ahh… Arraseo…” Sunyoung mengangguk paham sedangkan Kai hanya terdiam seperti ia sedang memikirkan sesuatu.

-Vampire Family-

Hari sudah semakin larut dan akhirnya Sehun dan Hanbyul telah tiba di rumah Sunyoung. “Terima kasih, Sudah mengantarku sampai rumah…” Ujar Hanbyul kemudian.

“Tentu saja. Aku yang mengajak Noona keluar. Tentu saja aku yang harus mengantarkan Noona juga…” Sahut Sehun sambil tersenyum lebar.

“Baiklah, Kalau begitu aku masuk dulu…” Ujar Hanbyul seraya berbalik.

Sehun terdiam, Menatap punggung Hanbyul yang mulai menjauh dari posisinya sekarang. “Yoo Hanbyul!” Panggil Sehun kemudian.

“Eh?!” Dengan segera Hanbyul menoleh saat mendengar Sehun menyebut namanya seperti itu.

“Jaljayo…” Ujar Sehun setengah berteriak dan ia pun bergegas pergi meninggalkan kawasan rumah tersebut.

Sedangkan Hanbyul nampak terkejut dengan hal itu, Ia hanya terdiam tanpa mengatakan apapun.

“Ada apa dengannya?? Dan… Kenapa aku harus berdebar-debar seperti ini??” Gumamnya dan di saat itu juga ia pun bergegas masuk ke dalam rumah.

“Eoh… Hanbyul-ah, Kau sudah pulang?” Tanya Kai saat ia hendak keluar dari rumah ini.

“Eoh… Ne.”

“Lalu di mana Sehun?” Tanya Sunyoung yang ada di belakang Kai.

“A-A… I-Itu… Dia sudah pulang. Sudahlah, Aku lelah! Aku mau tidur!!” Hanbyul langsung masuk ke dalam ruangan kamarnya meninggalkan kedua orang itu.

“Ada apa dengannya? Dia terlihat aneh??” Ujar Sunyoung bingung.

“Ntahlah…” Kai menaikkan kedua bahunya. “Baiklah, Kalau begitu aku pun harus pulang dulu…” Pamit Kai kemudian.

“Ehm.. Arraseo. Berhati-hatilah…” Ujar Sunyoung sambil mengangguk singkat.

“Ne…” Kai mengecup kening Sunyoung, Lalu meraih jaketnya dan beranjak pergi dari rumah itu.

-Vampire Family-

“Aku pulaaaang…” Seru Sehun dengan senyum lebar.

Dengan cepat, Ia sudah berada di rumahnya dan dengan wajah yang berseri-seri ia duduk di sofa ruang tengah rumah ini. Luhan yang ada di tempat itu, Menyadari wajah Sehun yang berseri-seri, Berbeda sekali dengan biasanya.

“Ada apa denganmu? Kau terlihat senang sekali, Sehun-ah…” Tanya Luhan penasaran.

“Aku baru saja berkencang, Hyung!” Jawab Sehun dengan semangat.

“Eh?! Kencan?” Luhan menaikkan sebelah alisnya.

Sehun menoleh pada Luhan, “Hyung… Apa kau tahu perasaan yang di namakan cinta?!” Tanya Sehun kemudian.

“Mwo? Cinta??”

“Ehm. Cinta… Apakah kau tahu perasaan itu, Hyung??” Tanya Sehun lagi.

“Sehun-ah… Kenapa kau harus bertanya padaku?” Ujar Luhan terlihat bingung.

“Ahh… Aku lupa, Hyung pasti belum pernah memiliki kekasih…” Sehun kembali menjauh dari posisinya sekarang.

Luhan tersenyum tipis, Dia kembali memainkan rukbik yang ada di tangannya itu. “Kenapa kau tidak coba tanyakan yang lain saja? Mungkin mereka tahu…” Saran Luhan.

“Ah, Hyung!! Kau memang pintar!” Sehun beranjak dari posisinya dan bergegas pergi ke ruangan lain.

Sehun berjalan menuju satu ruangan, Dan ia menemukan D.O di ruangan itu. “D.O Hyung!!” Panggil Sehun dengan bersemangat.

“Ada apa?” Jawab D.O tanpa menoleh padanya.

“Hyung… Apakah kau tahu apa itu perasaan cinta?!” Tanya Sehun begitu antusias.

Sret!!

D.O menoleh pada Sehun dengan tatapan tajam, Hal itu tentu saja membuat senyum Sehun perlahan pudar saat ia mengingat sesuatu yang tak seharusnya tak ia lakukan.

“Ahh… Hyung, Lebih baik… Aku pergi saja…” Dengan perlahan demi perlahan Sehun mulai berjalan mundur meninggalkan D.O yang masih tetap saja menatapnya tajam.

Bruk!!

“Haish… Sehun-ah, Lihatlah ke belakang jika kau berjalan!!” Gerutu Suho yang tidak sengaja di tabrak oleh Sehun.

“Ah, Mianhe. Hyung…” Sesal Sehun.

Pandangan Suho tertuju pada D.O yang menatap tajam ke arah Sehun, Dan seakan hapal dengan tatapan itu Suho lantas berbalik sambil menarik Sehun agar beranjak dari tempat itu.

“Apa kau bertanya tentang hal itu lagi, Huh?” Tanya Suho kemudian setelah mereka keluar dari ruangan itu.

“Aku lupa… Tadi aku tidak sengaja menanyakan hal itu…” Jawab Sehun dengan cuek.

“Kenapa kau harus bertanya persoalan cinta pada D.O?! Memangnya kau sedang jatuh cinta?!” Ujar Suho kemudian.

Wajah Sehun berubah kembali menjadi berseri-seri lagi, “Hyung… Kau tahu bagaimana perasaan itu?” Ujarnya.

“Mana aku tahu! Kau tidak seharusnya menanyakan hal seperti ini padaku!” Jawab Suho.

“Hm… Arraseo…” Sehun berjalan mendahului Suho.

Sedangkan Suho menatap Sehun dengan tatapan curiga seakan dia mengetahui sesuatu. “Dia pasti menyukai salah satu gadis yang tak lain adalah sepupu Sunyoung…” Terkanya.

Sehun berjalan melewati ruangan kedua orang tuanya, Tapi langkahnya terhenti dan ia kembali berjalan mundur kembali ke hadapan ruangan tersebut.

“Mungkin aku bisa bertanya pada Eomma dan Appa…” Pikirnya.

Cklek!!

“Eomma… Appa… Kalian ada di dalam?” Tanya Sehun kemudian.

“Eoh! Sehun-ah, Ada apa??” Tanya Boa yang sedang asyik menikmati teh hangat.

“Ahh… Aku ingin menanyakan sesuatu…” Ujar Sehun seraya duduk di samping Boa. “Eomma. Apakah kau tahu perasaan cinta itu?”

“Ehmm… Perasaan cinta??” Tanya Boa dan di balas anggukan Sehun. “Hm… Perasaan cinta itu adalah, Perasaan di mana kau ingin selalu bersama dengan orang tersebut. Memiliki dengan seutuhnya, Menjaganya dan selalu membuatnya bahagia…”

“Ah, Benarkah??”

“Tentu!” Sahut Boa cepat. “Di saat kau sedang jatuh cinta. Kau selalu ingin bertemu dengan orang tersebut, Menatap wajahnya dari dekat dan bahkan kau selalu ingin mendekapnya dalam pelukanmu…” Boa mempraktekan hal tersebut sambil tersenyum tipis.

“Woah… Jadi, Itu perasaannya jatuh cinta…” Sehun mengangguk singkat. “Kalau begitu, Kenapa D.O Hyung harus selalu marah jika ada seseorang yang mengatakan tentang cinta di hadapannya?” Tanya Sehun penasaran.

“Eii… Sehun-ah, Kau tidak seharusnya bertanya seperti itu. Apa kau lupa jika Eomma pernah mengingatkanmu tentang hal ini?” Ujar Boa kemudian.

“Tapi, Jika cinta itu indah. Kenapa D.O Hyung harus marah? Bukannya dia seharusnya senang?” Balas Sehun.

“I-Itu… Haish… Bagaimana aku menjelaskannya…” Boa menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.

“Itu karena D.O pernah di sakiti oleh seorang gadis. Jadi untuk menjaga perasaannya, Kita tidak bisa mengatakan hal seperti itu di hadapannya…” Jelas Yunho yang ntah sejak kapan sudah berada di ruangan itu.

“Apa itu yang di sebut dengan patah hati??” Sehun mengerutkan keningnya.

“Akan lebih baik jika kau tidak merasakan perasaan itu…” Ujar Yunho dan Boa nyaris bersamaan.

“Arraseo…” Sahut Sehun singkat. “Baiklah, Kalau begitu aku akan bicara dengan Hyung yang lain saja…” Ujar Sehun seraya pergi dari ruangan tersebut.

-Vampire Family-

Kai yang baru saja tiba, Bergegas masuk ke dalam rumahnya mencari seseorang yang ingin di ajak bicara olehnya saat ini.

“Baekhyun Hyung!” Panggil Kai saat melihat kakak keduanya itu sedang berjalan menuju anak tangga.

“Eoh. Kai… Ada apa?” Tanya Baekhyun seraya menoleh padanya.

“Apakah kau melihat Tao Hyung?” Kai menghampiri Baekhyung dengan segera.

“Tao? Tidak… Aku tidak melihatnya sejak siang tadi. Ada apa?”

“Ahh… Tidak ada apa-apa. Aku hanya ada sedikit urusan saja dengannya…” Bohong Kai seakan ingin menyembunyikan sesuatu.

Baekhyun menatap Kai curiga, “Kau tidak sedang berbohong padaku kan, Jongin-ah?” Ujar Baekhyun seakan menebak sesuatu.

“Oh ayolah, Hyung. Kau pasti sudah tahu bukan…” Sahut Kai kemudian.

“Apa Tao mendekati salah satu sepupu Sunyoung. Itu kah yang ingin kau bicarakan dengan Tao?” Terka Baekhyun.

“Lebih baik aku mencari Tao Hyung saja…” Putus Kai seakan ia menghindar dari pertanyaan Kai.

Sret!!

Baekhyun menahan Kai dengan memegang lengan lelaki itu, Kai berbalik dan dapat ia lihat tatapan Baekhyun yang begitu tajam padanya.

“Kau tahu, Jongin-ah? Tak lama lagi kau pasti akan sama seperti kita, Kau pasti akan meminum darah gadis itu…” Ujar Baekhyun pelan.

“Hyung, Kau yang membuatku menjadi sekarang ini. Tapi apakah kau tidak tahu jika aku sangat bersyukur dengan keadaanku yang sekarang. Keadaanku yang berbeda dari kalian semua. Jadi kumohon, Jangan membahas hal ini lagi, Hyung…” Balas Kai menatap Baekhyun dengan datar.

“Tapi karena hal akulah, Kau melawan hukum alam yang telah berlaku. Tidak sadarkah kau, Jika aku sangat mencemaskan keadaanmu yang selalu menahan rasa haus karena gadis bernama Hwang Sunyoung itu?!” Tekan Baekhyun.

“HYUNG!!” Sentak Kai dengan nada yang cukup tinggi.

“Wae?! Apa kau keberatan jika aku mengatakan hal seperti itu di hadapanmu, Huh?!”

“Hyung, Sudah kukatakan tidak membahas hal ini lagi! Aku bahkan tidak pernah sekalipun menyalahkan dirimu atas kondisiku saat ini!!”

“Jongin-ah, Ingatlah baik-baik perkataanku. Kau akan meminum darah gadis itu di saat bulan purnama… Kau akan meminumnya. Kau harus mengingat perkataanku ini!”

Baekhyun melepaskan cengkraman tangannya pada lengan Kai, Lalu ia pun lantas segera beranjak pergi meninggalkan Kai yang justru terdiam di posisinya.

-Vampire Family-

Cklek!!

“Kai Hyung. Kebetulan sekali… Ada sesuatu yang ingin kutanyakan padamu!” Ujar Sehun saat Kai memasuki kamarnya.

“Eoh… Ada apa?” Tanya Kai seakan menutupi apa yang sedang di pikirkannya saat ini.

“Menurutmu, Jika aku jatuh cinta pada Hanbyul Noona. Apakah aku bisa mendapatkannya dan menjadi kekasihnya?? Sama sepertimu dengan Sunyoung…” Ujar Sehun kemudian.

“Eh? Apa katamu tadi?! Kau menyukai Hanbyul?!” Kai menatap Sehun dengan kedua mata yang membulat.

“Yah…” Sehun mengangguk singkat, “Aku menyukai Hanbyul Noona. Ada apa dengan itu?” Jawab Sehun santai.

“Ahh… Itu, Tidak ada apa-apa, Sudahlah lupakan saja perkataanku tadi…” Bohong Kai.

“Ehm… Baiklah…” Sehun tersenyum tipis menanggapi ucapan Kai itu.

“Jika Sehun menyukai Hanbyul. Apakah mungkin… Tao Hyung juga menyukai Minkwang? Atau dia hanya menginginkan darahnya saja??” Pikir Kai.

To Be Continued…


About these ads

41 thoughts on “Vampire Family (Fall In Love?? – Part.6)

  1. ok ak penasaran m c hamTAO apa maksudnya dia masuk kamar minkwang.terus baeki m Tao bilang hal yg sama! Ok nta terima kasih krna saya penasaran.
    D.O dsakitin m siapa?m manusiakah?hoh

  2. sehun lucu bgdz..
    tp kcian ma hanbyul dcuek.in awalnya..
    tao suka minkwang?
    tp kok niat ngisep darahx minkwang..

    kai kykx g suka sodarax dkt.in sepupux sunyoung..
    dan kai jg nyangkal kalo dy bkal bsa ngisep darahx sunyoung suatu saat nti..
    next dtnggu..

  3. sehunaaaa……
    annyeooong!! lambai-lambaii
    mian chinguuu bru commen cz bru selese ujian heee….
    sehunnya lucu….*gemeeez jadinya,,
    chinguu itu si taoo emang suka ama Minkwang yah??
    chinguu banyakin cast sehun yang lucu yahh hee :)
    suka part’ny sehun hee…..
    tp kai juga*maruuuk…
    ditunggu part selanjutnya yah… :) :) :)
    HWAITIIING!!!

  4. ga sabar tggu lanjutan na..
    sehun ank kecil bgt.. cute + innocent abz..
    tpi ttep baekkie dhatikuu..
    ><
    kaiii !!!!
    cpedlahh blg ma Sunyoungg..
    grrr…
    tao ma minkwang ??
    hmmmm…

  5. ahh..
    .aku gemes sama sehun lama lama..
    .sehun itu polos ato kelewat polos sih..

    Aku suka kai-sunyoung..mereka pasangan yang manis(?)*dikash gulakah?
    .aku iri iri..
    .kai sama aku nyookk?

    .baekhyun yg ngubah kai jdi vampire?
    .tao suka sama minkwang apanya.?
    .kenapa tbc?kenapa?
    .

  6. makin keren n tambah complicated aja nih…
    spt’y smw vampire pny masa lalu yg kelam, d’tunggu aja dch next part.. :D

  7. sehun lucuuuu innocent banget dia hahahaa
    wah, tao suka gitu sama minkwang? aduuhh takut diapa-apain sama tao
    semakin seru dan menarik aja nih cerita. ditunggu part selanjutnya :)

  8. sehun di sini umurnya berapa sih? kok dalam bayangan dia masih anak sd yak! haha //plak
    eh jadi yang bikin Kai berubah itu Baekhyun? dan Tao masih misteri banget!
    eon, jangan lama-lama ya lanjutannya!

  9. Jreng …….jreng apakah Tao suka dengan minkwang dan apakah kai akan menghisap darah sunyoung…..waaaaaa pnasaran tingkat kluarahan……..

  10. sehuna! omona! anak kecil yg polos bgd pake nanyain perasaan cinta itu apa? wkwkwk XD
    tp seruu dan bkin penasarann ffnyaa! (y)
    next part hehehe

  11. Luhan kerjaannya main rubiks mulu, sini main sama aku aja oppa. Kkk~
    Knp bnyk yg bilang kalo Kai bakal minum darah Sunyoung pas malem bulan purnama *ekhem -mendadak horor*, pdhal Kai selalu ngilang dari Suonyoung pas bulan purnama. :o
    D.O pernah patah hati? Woo, siapa yg bikin D.O patah hati? #eh *kepo*
    Sehun ama Hanbyul makin deket, Hanbyul kayanya mulai suka sama Sehun. Sehun jjjang! Kkk~
    Keep writing, author. Hwaiting! ^o^

  12. wah. sehun bener-bener suka ma hanbyul tuh kayaknya………
    kayaknya tao suka tu ma Minkwang.
    D.O pernah patah hati??? kasihan amat sih…….
    ma aku aja oppa. aku akan menyembuhkan rasa sakit hatimu………. ;)

    keren deh pokoknya thor……….. aku makin suka ma lanjutannya…………..

  13. Sehun bikin gemas sumpah.. polos bgt karakternya di ff ini.

    hmm kai jd vampire gara2 baekhyun. ada kronologi kejadiannya ga ya?
    lanjut baca ah biar tahu ceritanya.

  14. hayo hayo aku punya feeling nanti sehun sama hanbyul jadian xD ini kenapa jadi banyak yg blg kai akan meminum darah sunyoung :/ oke jgn2 tar kai beneren minum darah sunyoung lagi ._. tao kenapa sih ._. horror banget kayaknya……sehun polos banget ah ngegemesin !!!! x33

  15. chingu mau komentar dikit ya, sampai saat ini belum menemukan konflik yg jelas terutama antara kai dan sonyoung, agak bosen jg jd na baca na,, tp tetep keren ceritana, imajinasi yg luar biasa, tetep semangat buat ff yg keren ya chingu, segala komentar dan kritik itu mrupakan smangat buat jd yg lebih bagus lgi,,,

  16. ada apa dg D.O?
    knp Baekhyun & Kai?
    emg knp kl vampire sm manusia?
    kris.a kmn?
    tlg jng gebukin saya krn saya kebanyakan tny

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s