Crazy Love (Chapter.8)

Crazy Love Ver 3Title                :  Crazy Love

Author            : NtaKyung

Art Poster      : NtaKyung

Casts             : Cho Kyuhyun, Kim Haneul, Kim Kibum, Lee Donghae, Lee Hyukjae, Lee Sungmin, Henry Lau and OC (Find By Yourself)

Length           : Series [On Writing]

Genre            : Drama, Friendship, Humor, Romance

Rating           : PG-15

Disclaimer    : Seluruh casts dalam ff ini adalah milik Tuhan, Orang Tua dan Mereka sendiri! Tapi isi dalam cerita ini seluruhnya milik saya! So, Don’t BASH!!

~Crazy Love~

Akhirnya, Haneul dan Henry tiba di sebuah rumah yang tak lain adalah rumah Henry. Haneul tahu tempat ini karena dulu Henry pernah membawanya sekali ke rumahnya ini.

HouseHaneul memapah tubuh Henry ke dalam kamarnya, Ia segera membaringkan tubuh Henry di atas ranjang kamar tersebut, Lalu mulai melepaskan sepatu serta jaket yang Henry kenakan.

“Kau belum pernah melakukan hal seperti ini sebelumnya, Henry-ah. Kenapa kau harus bertindak seperti ini?” Ujar Haneul seraya menyelimuti tubuh Henry.

Haneul hendak berbalik pergi meninggalkan kamar tersebut, Tapi, Haneul segera berbalik lagi saat di rasakannya seseorang tengah menggenggam erat pergelangan tangannya.

“Henry-ah…”

“Jangan pergi lagi, Haneul-ah. Jangan pergi… Aku mohon…” Henry berucap dengan kedua mata yang masih tertutup rapat, Tapi terlihat jelas raut wajahnya yang begitu pucat dan menampakkan kesedihan yang mendalam, Mungkinkah dia mengigau?

Haneul menatap miris padanya, Sungguh, Ia tidak pernah menyangka jika Henry akan menjadi seperti sekarang ini hanya karena dirinya.

“Henry-ah…” Lagi-lagi, Hanya kata-kata itu yang terlontar dari mulut Haneul.

“Ikut bersamaku ke Kanada, Haneul-ah. Dan jangan pernah pergi dariku lagi… Aku mohon…”

Deg!!

Haneul langsung terdiam begitu mendengar ucapan Henry, Sedangkan perlahan-lahan, Pegangan tangan Henry pun melemah dan akhirnya lelaki ini pun kembali terlelap dalam tidurnya.

Drt… Drt… Drt…

Di rasakannya ponselnya bergetar sangat keras, Di raihnya ponsel yang sejak tadi berada dalam tasnya, Dan kedua matanya langsung membulat dalam seketika saat ia melihat nama Kyuhyun terpampang jelas di layar ponselnya.

Ia terdiam beberapa saat, Memandangi ponselnya yang masih terus bergetar, Menandakan jika Kyuhyun masih mencoba meneleponnya. Lalu, Haneul menoleh sekilas pada Henry dan kembali melirik ponselnya yang ternyata sudah tidak bergetar lagi.

Haneul lantas segera berjalan keluar dari kamar itu. Setelah pintu tertutup rapat, Haneul terdiam bersandar pada pintu itu. Kedua matanya seakan memanas dan tiba-tiba saja butiran-butiran air mata perlahan turun dari kelopak matanya.

“Apa yang harus aku lakukan? Aku tidak mungkin membiarkannya terus begini…” Desis Haneul pelan. “Kenapa semuanya harus menjadi seperti ini?”

~Crazy Love~

“Argh!” Kyuhyun membanting ponselnya ke arah jok mobil di sampingnya, Ia sudah benar-benar merasa frustasi dan kesal. Ia pun segera melajukan mobilnya dengan sangat kencang, Tak peduli dengan apa yang akan terjadi pada dirinya jika saja ia melakukan suatu kesalahan kecil.

Kyuhyun tiba di rumahnya setelah menempuh perjalanan yang cukup panjang, Tatapannya pun langsung tertuju pada Donghae, Kibum, Sungmin dan Eunhyuk yang sudah berkumpul di ruang tamu. Sepertinya mereka tengah menunggu kehadiran Kyuhyun.

“Bagaimana? Kau sudah menemukannya?” Tanya Donghae kemudian.

Kyuhyun menghela nafas berat, “Aku benar-benar tidak dapat menemukannya… Berulang kali Aku mencoba untuk menghubunginya, Tapi tetap saja ia tidak menjawabnya.” Sahutnya lemas.

Ia segera menjatuhkan tubuhnya ke atas sofa, Tangan kanannya langsung berpindah pada bagian kepalanya, Telunjuk jarinya memijat-mijat pelipisnya yang terasa berdenyut-denyut.

“Haneul tidak pernah seperti ini sebelumnya… Dia pasti selalu menghubungiku atau Kibum jika ada sesuatu yang terjadi pada dirinya. Tapi sekarang dia bahkan tak memberikan kabar apapun.” Ujar Kyuhyun terdengar begitu putus asa.

“Ini semua tidak akan terjadi jika saja aku tidak kehilangan mereka berdua…” Sesal Kibum.

Kyuhyun mengalihkan pandangannya pada Kibum, Tatapannya terlihat begitu tajam dan sinis. Ia lantas beranjak dari duduknya, “Kau baru menyadarinya, Kibum-ah? Seharusnya kau menahan Haneul untuk pergi saat itu! Dan sekarang lihatlah apa yang terjadi?! Mereka berdua menghilang ntah kemana!” Ucap Kyuhyun dingin.

“Kyuhyun-ah…” Eunhyuk menoleh pada Kyuhyun, Ia begitu terkejut dengan apa yang di katakan Kyuhyun. “Kau tidak seharusnya berkata seperti itu! Ini bukan sepenuhnya salah Kibum. Lagipula, Haneul bukanlah anak kecil lagi… Aku yakin dia pasti baik-baik saja.”

“Apa katamu? Baik-baik saja?” Kyuhyun menatap Eunhyuk sinis. “Saat ini dia tengah menghilang bersama seorang lelaki yang sangat mencintainya! Dan kau pikir dia baik-baik saja?! Dia bahkan tidak menghubungiku sampai sekarang! Apa kau pikir, Semua itu akan baik-baik saja, Huh?!” Sentak Kyuhyun keras.

“Aku tahu…” Sahut Eunhyuk masih mencoba tenang, “Tapi tidak seharusnya kau bersikap seperti ini! Menyalahkan Kibum atau siapapun, Itu takkan pernah menyelesaikan masalah apapun dan membuat Haneul berada di sini sekarang!”

“Sudahlah, Kyuhyun-ah… Kembalilah duduk dulu…” Suruh Sungmin.

Sret!

Kyuhyun menepis tangan Sungmin, “Aku ingin tidur! Lebih baik kalian semua pergi dari tempat ini!” Ujarnya dingin dan berlalu pergi menuju kamarnya, Meninggalkan ke-empat lelaki itu. Nampaknya, Ia sedang benar-benar kesal sekarang.

“Hah… Semuanya menjadi rumit.” Kibum menghela nafas berat.

“Yah…” Donghae mengangguk singkat, “Sebenarnya, Dimana Haneul sekarang? Kenapa dia tidak menghubungi kita?”

“Mungkin ada sesuatu yang menahannya untuk pergi…” Ujar Sungmin kemudian.

Mereka terdiam satu sama lain, Saling bertukar pandang sejenak. Tapi sesaat kemudian mereka terlihat seperti mengerti akan sesuatu.

“Apa kalian memikirkan hal yang sama denganku?” Ujar Kibum mencoba menebak.

“Kurasa yah…” Sahut Eunhyuk.

“Hm… Kita harus mencari tempat tinggal Henry sekarang… Lebih cepat kita mengetahuinya maka semuanya akan kembali membaik dengan cepat pula. Itu yang kalian pikirkan kan?” Donghae melirik ketiga lelaki di hadapannya itu.

“Yah… Pikiran kita memang sedang sejalan kali ini…” Tanggap Sungmin.

~Crazy Love~

Kyuhyun menjatuhkan dirinya di atas ranjangnya, Tangan kanannya memegangi kepalanya yang terasa berdenyut-denyut keras. Kedua matanya terpejam rapat, Mencoba untuk menenangkan pikirannya yang tengah kacau saat ini.

“Hah…” Ia menghela nafas panjang. Kemudian, Membuka kedua matanya perlahan.

“Haneul-ah… Sebenarnya kau di mana sekarang?” Lirihnya.

Kyuhyun meraih ponselnya, Lalu mencoba mengecek ponselnya itu. Berharap jika ada satu pesan atau panggilan masuk dari Haneul, Tapi hasilnya nihil.

“Kim Haneul… Apa yang sedang kau lakukan sekarang, Huh?! Kenapa kau melakukan semua ini? Kumohon… Hubungi aku sekarang!!” Ucap Kyuhyun pelan, Nyaris tak terdengar.

Drt… Drt… Drt…

Ponselnya berdering keras, Dan kedua mata Kyuhyun terbuka lebar saat melihat nama Haneul yang terpampang di layar ponselnya. Dengan segera Kyuhyun pun menjawab telepon tersebut.

“Yeobseyo…” Ujar Haneul dari seberang sana.

“Haneul-ah! Kau di mana sekarang, Huh?! Biar aku menjemputmu! Katakan padaku di mana kau sekarang?!” Pertanyaan Kyuhyun yang bertubi-tubi langsung terlontar dari mulut Kyuhyun.

“Kyuhyun-ah…” Panggil Haneul pelan.

“Eoh?” Kyuhyun langsung terdiam, Ntah kenapa ia merasakan suara Haneul yang berbeda. Gadis ini terdengar seperti habis menangis. “Kau habis menangis?” Cemas Kyuhyun.

Haneul terdiam sejenak, “Anniya. Nan gwenchana…” Jawabnya kemudian. “Kyuhyun-ah, Untuk sementara waktu… Aku tidak bisa pulang, Jangan cemaskan aku! Sampaikan hal ini pada Ahjusshi dan Ahjumma…”

“Mwo? Apa yang kau katakan?! Kau harus pulang sekarang juga! Katakan padaku, Di mana kau sekarang?!”

“Maafkan aku, Kyuhyun-ah…”

“Mwo?”

Flip!

“Yeobseyo! Yeobseyo!!”

Kyuhyun mencoba untuk menelepon Haneul kembali, Tapi hasilnya gagal. Ponsel Haneul tidak aktif saat itu juga, Dan hal ini benar-benar membuat Kyuhyun merasa sangat frustasi.

“Argh!!”

Prang!

Sebuah pajangan yang terbuat dari kaca itu langsung pecah berkeping-keping ketika Kyuhyun melemparkan ponselnya ke arah benda itu.

“Haneul-ah… Kenapa kau melakukan ini padaku?!” Desisnya dengan suara yang berat.

~Crazy Love~

Cahaya matahari pagi perlahan menelisik masuk melalui celah-celah gorden yang sedikit terbuka itu. Henry yang merasa terusik dengan cahaya menyilaukan itu, Perlahan mulai menggeliatkan tubuhnya.

“Aish…” Henry mendecak kesal saat merasakan kepalanya berdenyut keras, Ia memegangi ujung pelipisnya sambil beranjak dari posisi tidurnya. “Hoam…” Ia menguap lebar.

Masih dengan kedua mata yang menutup, Henry berjalan ke arah kamar mandinya. Kemudian ia pun bergegas pergi ke arah dapur, Tapi di saat ia baru saja sampai di ambang pintu dapur, Kedua mata Henry membulat dan langkah kakinya pun terhenti.

“H-Haneul-ah…” Ucap Henry terbata.

Haneul yang sejak tadi tengah sibuk menyiapkan sarapan untuknya dan Henry, Segera menoleh ke arahnya kala mendengar suara Henry.

“Oh? Kau sudah bangun, Henry-ah? Kemarilah! Aku membuatkan sandwich tuna untukmu.” Ajak Haneul seraya membawa sepiring sandwich tuna ke hadapan Henry.

“K-kau? B-b-bagaimana bisa… Kau ada di sini?” Desis Henry masih dengan mulut yang terbuka lebar serta matanya yang membulat.

“Sudahlah, Jangan banyak bicara dulu. Cepat makan sandwich tuna ini!” Haneul menggedikan kepalanya, Menyuruh Henry untuk duduk di hadapannya dan melahap sandwich tuna yang di buatnya itu.

Meski sedikit enggan, Henry tetap mengikuti suruhan Haneul. Ia duduk di hadapan Haneul dan mulai melahap sandwich tuna itu. Sesekali, Henry melirik Haneul sekilas. Menatapnya dengan tatapan bingung.

“Henry-ah…” Panggil Haneul kemudian, Memecah keheningan di antara keduanya.

“Huh?” Henry sedikit terkejut dengan panggilan Haneul, Ia mendongakkan wajahnya cepat.

“Kau ini bagaimana sih? Aku tidak menemukan bahan makanan apapun di lemari es. Selama ini kau makan apa, Huh? Haish… Pokoknya aku tidak mau tahu! Aku mau belanja berbagai bahan makanan hari ini! Dan kau harus mau makan semua masakanku!” Cerocos Haneul.

Henry terdiam, Ia hanya tetap menatap Haneul yang kini telah menghabiskan sandwich tuna-nya dan mulai beranjak dari duduknya.

“Aku akan pergi belanja sekarang, Apa kau akan ikut?” Ujar Haneul setelah bergegas mengambil tas serta jaketnya. Henry hanya menggeleng untuk menjawab pertanyaan Haneul.

“Baiklah…”

“Haneul-ah…” Panggil Henry, Sontak menghentikan langkah Haneul.

“Yah?” Haneul kembali menoleh pada Henry. “Ada apa, Henry-ah?” Tanyanya kemudian.

“Kenapa kau ada di sini? Bukankah seharusnya kau berada di rumah Kyuhyun?” Henry menatap wajah Haneul dengan tatapan serius. Jujur saja, Ia tidak mengingat sedikitpun kejadian kemarin.

Haneul terdiam sesaat, Tapi secara perlahan gadis itu menarik ujung bibirnya. Membentuk seulas senyum yang terlihat begitu manis.

“Kau tidak perlu memikirkan hal itu… Untuk sementara… Aku akan tetap di sini bersamamu. Aku mengkhawatirkanmu, Henry-ah…”

“Jinja?” Henry menatap ragu padanya,

“Ehm…” Haneul mengangguk singkat, “Mulai saat ini… Aku akan selalu bersamamu.” Lanjutnya.

“Bersamaku?” Henry terdiam sesaat. “Haneul-ah… Kau tidak sedang bercanda kan?”

“Anniya…” Seulas senyum tipis masih terkembang di wajah Haneul. “Dan jika… Kau memintaku untuk ikut bersamamu ke Kanada… Aku pasti akan ikut denganmu, Henry-ah.”

Deg!!

Kedua mata Henry terbuka lebar, Senyum bahagia tak dapat ia sembunyikan. Ia lantas mendekati Haneul, “Kau serius?! Kau akan ikut denganku ke Kanada, Haneul-ah?!” Ujarnya bersemangat.

“Ehm…” Haneul mengangguk, Masih tetapi tersenyum tipis padanya.

Mendengar jawaban itu, Henry langsung saja menarik Haneul ke dalam pelukannya. Memeluk tubuh mungil Haneul erat.

“Terima kasih, Haneul-ah. Terima kasih… Akhirnya kau mau mengikuti permintaanku, Terima kasih…” Seru Henry, Dia benar-benar terlihat bahagia saat ini.

Tapi tanpa Henry sadari, Seketika itu juga raut wajah Haneul berubah menjadi murung. Kedua matanya mulai memerah dan seakan bersiap untuk mengeluarkan air mata. Sedangkan Henry terus saja memeluknya erat, Seakan sedang mencurahkan perasaan senang yang tengah melanda dirinya itu.

“Baiklah… Sudahlah! Aku harus pergi berbelanja sekarang…” Haneul segera melepaskan pelukan Henry dan berbalik, Tak ingin membuat Henry menyadari kedua matanya yang telah memerah.

“Ehm, Baiklah… Berhati-hatilah!” Seru Henry sambil tersenyum tipis, Memandang Haneul yang kini telah bergegas keluar dari dalam rumahnya.

Henry Lau 3~Crazy Love~

Knock… Knock… Knock…

“Hey! Cho Kyuhyun, Apa kau akan terus tidur, Huh?” Teriak Minmi yang sejak tadi mengetuk pintu kamar Kyuhyun. “Cepatlah keluar! Kita harus ke kampus sekarang!”

Cklek!

Pintu terbuka, Dan Minmi begitu terkejut saat melihat keadaan Kyuhyun yang terlihat berantakan dengan sebuah lingkaran hitam di bawah matanya.

“Omo! Apa kau tidak tidur semalaman, Huh?!” Minmi menyentuh lingkaran hitam itu pelan.

“Pergilah sendiri, Minmi-ya. Hari ini aku tidak akan ke kampus…” Ujar Kyuhyun seraya menepis tangan Minmi dengan sangat pelan.

Minmi mengangkat sebelah matanya. “Waeyo?” Tanyanya kemudian. “Aaah… Apakah karena kau sedang memikirkan kekasihmu itu?” Tebaknya.

“Diamlah. Dan pergi sekarang juga…” Kyuhyun berbalik, Hendak menutup pintu kamarnya.

“Ya, Kyuhyun-ah! Chakkaman!” Minmi menahan pintu yang hampir tertutup itu dengan kakinya. Dengan malas, Kyuhyun pun segera membuka pintu itu lagi.

“Haish!! Kau ini apa lagi?!” Kesal Kyuhyun.

Minmi tersenyum tipis, “Tidak ada gunanya terus berdiam diri di dalam kamar. Lebih baik kau kembali mencarinya…”

“Tanpa kau suruhpun aku sudah melakukannya, Cho Minmi!”

“Tapi kau belum menemukannya kan?! Ayolah! Jangan putus asa seperti itu! Kajja!! Aku akan menemanimu sekarang!” Ajak Minmi seraya menarik tangan Kyuhyun dengan tiba-tiba.

“Ya! Ya! Aku bahkan belum pergi ke dalam kamar mandi! Ya! Cho Minmi!”

~Crazy Love~

Haneul baru saja membeli bahan makanan serta beberapa cemilan yang di butuhkan. Tangannya sibuk memegang dua kantung plastik hitam yang cukup berat itu.

Tanpa di sadarinya, Seorang lelaki yang ntah sejak kapan telah berada di belakangnya, Hanya tetap terdiam sambil menatapnya lekat. “Haneul-ah!” Panggil lelaki itu.

Merasa ada yang memanggil namanya, Haneul pun segera menoleh ke belakang. Dan ia terlihat begitu terkejut saat menyadari siapa yang memanggil namanya itu.

“Kibum-ah!” Pekiknya dengan kedua mata yang melebar, Sedangkan lelaki yang tak lain adalah Kibum itu, Ia hanya tersenyum tipis padanya.

“Kemana saja kau? Semalam kami begitu mengkhawatirkanmu…” Ujar Kibum kemudian.

Kim Kibum 9“Eh? Aah… Itu… Aku pergi bersama Henry tadi malam.” Jawab Haneul jujur. “Lalu apa yang kau lakukan di sini, Kibum-ah? Kau tidak ada jadwal kuliah?” Tanya Haneul mencoba untuk tetap terlihat tenang.

“Bagaimana bisa aku kuliah sementara aku tidak bisa melihatmu, Haneul-ah?” Balas Kibum.

“Mwo?” Haneul langsung terdiam mendengar ucapan Kibum. “A-apa maksudmu?” Gugupnya.

“Maksudku… Aku ingin menjemputmu pulang sekarang. Kau tahu? Ahjusshi dan Ahjumma begitu mengkhawatirkanmu… Begitupun aku… Dan terlebih, Kyuhyun.”

Deg!!

Tubuh Haneul menegang dalam seketika, Ia terdiam tak menjawab ucapan Kibum. Mendapati reaksi Haneul ini, Kibum jelas saja merasa bingung. Ia sedikit menundukkan wajahnya, Mencoba melihat raut wajah Haneul yang terlihat begitu murung.

Kim Haneul 15“Haneul-ah… Kenapa kau diam sa-” Panggilnya kemudian.

“Aku tidak akan kembali ke sana, Kibum-ah!” Sela Haneul kemudian, Ia menatap Kibum dengan serius. “Aku takkan pernah kembali ke tempat kalian lagi…” Lanjutnya.

“Mwo?! Haneul-ah! Apa yang kau bicarakan, Huh?” Bingung Kibum.

“Apa kau tidak mengerti ucapanku?” Suara Haneul terdengar dingin. “Mulai saat ini… Aku tidak akan kembali lagi ke rumah itu. Apa kau mengerti sekarang?!”

“Apa maksudmu kau tidak akan kembali ke rumah itu?! Haneul-ah! Sebentar lagi kau bahkan akan bertunangan dengan Kyuhyun, Bagaimana bisa kau berbicara seperti itu?!” Ujar Kibum tak kalah seriusnya.

Mendengar nama Kyuhyun di sebutkan, Haneul dapat merasakan jantungnya berdegup kencang. Ia semakin memegang keras kantung plastik di tangan kanannya itu, Mencoba untuk menutupi perasaan yang sesungguhnya di hadapan Kibum.

“Bertunangan?! Dengan lelaki menyebalkan bernama Cho Kyuhyun?!” Haneul menaikkan sebelah alisnya. Senyum mengejek terlihat jelas di wajahnya. “Kau tahu? Sejak awal… Aku tidak pernah benar-benar serius ingin bertunangan dengannya!”

“Yah… Seperti yang kau tahu? Selama ini… Kyuhyun selalu saja bersikap seenaknya. Melakukanku seperti gadis menyebalkan yang telah menghancurkan hidupnya. Dan saat aku sadar akan hal itu. Aku mulai berfikir… Jika mungkin akan lebih baik jika aku membalas perasaan sakitku itu! Aku membuatnya jatuh cinta padaku, Lalu aku meninggalkannya! Dan itu benar-benar terjadi kan?” Lanjut Haneul dengan nada yang terdengar menyebalkan.

“Haneul-ah…” Kibum memandang Haneul kaget, Tak percaya dengan apa yang di katakannya.

“Kim Haneul!”

Deg!!

Tubuh Haneul menegang, Aliran dalam tubuhnya seakan berhenti dan membuat tubuhnya terasa menjadi kaku dan dingin. Ia tahu betul jika suara itu adalah suara Kyuhyun.

Haneul lantas perlahan berbalik, Dan benar saja. Kini ia tengah melihat Kyuhyun berada tepat di belakangnya, Dan jujur saja, Haneul merasa sangat kesal saat melihat seseorang yang berdiri di samping Kyuhyun itu adalah Minmi.

“Kyuhyun-ah, Bagaimana kau ada di sini?!” Kibum segera menghampiri Kyuhyun.

Kyuhyun tak mengidahkan ucapan Kibum, Ia berjalan mendekati Haneul. Tatapan matanya tak sedikitpun terlepas dari wajah Haneul, Tatapannya itu begitu lekat, Membuat Haneul tak dapat menatap kedua matanya.

“Apa yang kau katakan, Haneul-ah?” Suara Kyuhyun mulai terdengar. “Apakah yang kau katakan tadi adalah benar?” Kyuhyun berdesis pelan.

Hening. Tak ada jawaban dari Haneul. Gadis itu terlalu takut untuk membuka mulutnya. Ia tahu jika ia membuka mulutnya saat ini, Kyuhyun pastilah dapat membujuknya. Membuatnya kembali bersamanya, Tapi Haneul tidak mungkin melakukan hal itu.

“Haneul-ah…” Kyuhyun memanggil nama Haneul dengan sangat pelan, Tersirat kesedihan yang mendalam pada raut wajahnya. “Katakan padaku, Haneul-ah. Kau pasti sedang bergurau kan? Katakan padaku jika ucapanmu itu tidak benar! Katakan padaku, Haneul-ah!”

Kyuhyun masih tetap memandang Haneul lekat, Sebisa mungkin ia mengontrol emosinya saat ini. Bahkan ia mencoba untuk tersenyum, Walau hasilnya gagal.

Cho Kyuhyun 15“Anniya!” Haneul mendongakkan wajahnya, Memberanikan dirinya untuk menatap kedua mata Kyuhyun. “Seperti yang kau dengar, Kyuhyun-ah… Selama ini, Aku hanya membohongimu! Aku hanya ingin-”

“Aku tidak percaya dengan itu!” Sela Kyuhyun cepat. “Haneul-ah…” Ia langsung memegang erat kedua lengan atas Haneul. “Katakan padaku apa yang telah Henry lakukan padamu?! Kenapa kau bersikap seperti ini padaku?! Katakan padaku, Kim Haneul!”

“Tidak ada yang dia lakukan padaku! Ini adalah keinginanku!!” Sentak Haneul seraya menepis tangan Kyuhyun dengan kasar.

Kedua mata Kyuhyun membulat, Ia menatap tak percaya pada Haneul sambil menggeleng pelan. Masih tak percaya dengan segala hal yang telah di ucapkan Haneul.

“Jadi… Kau benar melakukan ini hanya karena kau merasa sakit hati dengan perlakuanku dulu?!” Lirih Kyuhyun, Kedua matanya nampak memerah dan mulai berkaca-kaca.

“Yah… Aku memang melakukannya dengan sengaja. Aku ingin melihatmu menderita! Sekarang kau sudah tahu semuanya kan? Jadi… Lebih baik jangan pernah mencariku lagi!” Haneul menatap sinis pada Kyuhyun.

Baru saja Haneul melangkahkan kakinya, Tapi dengan cepat Kyuhyun menarik tangannya. Ia tak ingin semuanya berakhir begitu saja.

“Lepaskan tanganku!” Sentak Haneul keras.

“Aku masih tidak percaya dengan ucapanmu! Kau pasti berbohong, Iya kan?!” Kyuhyun menatap kembali kedua mata Haneul lekat, Mencoba mencari kebenaran dari kedua mata Haneul.

“Kau ini keras kepala sekali! Sudah kukatakan jika aku tidak berbohong sama sekali padamu!! Apa kau masih tidak mempercayainya juga, Huh?!”

“Baik! Aku akan percaya padamu…” Ujar Kyuhyun menggantung, Tangannya masih memegang erat pergelangan tangan Haneul. “Jika kau dapat mengatakan padaku jika kau tidak mencintaiku sambil menatap kedua mataku. Maka, Aku akan menerima semuanya!”

Deg!!

Haneul terdiam, Ia tak mungkin dapat melakukan hal itu. Perasaannya pada Kyuhyun terlalu kuat dan ia yaki jika ia tak mampu melakukan semua itu.

“Kenapa kau tetap diam?! Apakah kau tidak bisa melakukannya?” Desis Kyuhyun, Ia tersenyum kecil, Seakan mengejek Haneul.

“Itu terlalu kekanak-kanakan! Aku tidak akan melakukannya!” Elak Haneul, Ia mencoba untuk melepaskan cengkraman tangan Kyuhyun.

“Kekanak-kanakan?!” Kyuhyun mengulangi ucapan Haneul. “Lalu bagaimana dengan sikapmu ini, Kim Haneul?! Apakah menurutmu sikapmu ini tidak kekanak-kanakan?!”

Kyuhyun semakin mencengkram kuat pergelangan tangannya, Dan tentu saja hal itu membuatnya sedikit meringis kesakitan.

“Katakan jika kau tidak mencintaiku sambil menatap kedua mataku, Kim Haneul! Maka, Aku bisa menerima semuanya! Aku tidak akan lagi mencarimu jika kau dapat melakukan hal itu!” Tantang Kyuhyun sambil memegang dagu Haneul dan memaksa gadis itu untuk menatapnya.

Hening. Untuk beberapa saat mereka hanya tetap terdiam. Haneul sungguh tak mampu bertahan lagi, Ingin rasanya ia segera memeluk Kyuhyun dan menangis sejadi-jadinya di dalam pelukannya itu. Tapi ia tak mungkin melakukan itu.

Kedua matanya mulai berkaca-kaca, Dan Kyuhyun sadar akan hal itu. Kyuhyun tahu jika saat ini Haneul pastilah tengah tertekan dan merasa dilemma.

“Aku tahu jika kau tak dapat melakukannya, Haneul-ah.” Desisnya. “Karena perasaan seseorang, Tidak dapat di bohongi, Benarkan?” Tatapan Kyuhyun perlahan menjadi lembut.

Haneul masih tetap terdiam. Kedua tangannya perlahan bergerak mendekati tangan Kyuhyun. Di pegangnnya dengan erat tangan Kyuhyun itu.

“Kyuhyun-ah…” Ia melepaskan tangan Kyuhyun yang sejak tadi memegangi dagunya. “Aku…” Ia perlahan melepaskan tangan Kyuhyun yang mencengkram pergelangan tangannya juga.

“Aku tidak mencintaimu. Sama sekali tidak pernah mencintaimu…” Ucap Haneul kemudian.

Mendengar ucapan Haneul itu, Kyuhyun langsung terpaku di tempatnya. Kedua matanya terbuka lebar dan tubuhnya seakan menjadi dingin dalam seketika.

Sedangkan Haneul, Perlahan ia berbalik. Ia menatap sejenak pada Kibum dan Minmi yang sejak tadi hanya tetap diam. Sesaat kemudian, Haneul pun segera pergi meninggalkan mereka.

Bruk!

Kedua kaki Kyuhyun terasa lemas, Ia perlahan menjatuhkan tubuhnya ke atas tanah yang dingin. Tangan kanannya perlahan memegang dadanya, Ia kemudian meremas dadanya yang terasa begitu menyesakkan dan menyakitkan itu. Air mata pun perlahan mulai mengalir dari matanya.

“AAARRRGGGHHHH!!” Teriaknya dengan keras.

Ia menepuk-nepuk dadanya dengan kuat, Mencoba menghilangkan perasaan sakit itu. Tapi hal itu percuma saja, Perasaan sesak dan sakit itu seakan semakin bertambah dan bertambah.

“Kyuhyun-ah.” Minmi hendak berjalan mendekati Kyuhyun, Tapi dengan segera Kibum menahan langkahnya.

Kibum menggeleng pelan saat Minmi menoleh padanya, Mengisyaratkan padanya agar tidak mendekati Kyuhyun saat ini.

“Biarkan dia seperti itu.” Ujar Kibum kemudian.

Dan Minmi pun mengangguk paham, Mereka berdua menatap miris pada Kyuhyun yang saat ini tengah menangis sambil berteriak keras. Tak jarang Kyuhyun terus memukuli dadanya dengan sangat kuat.

~Crazy Love~

Haneul terus berjalan dengan cepat, Berharap jika ia akan segera tiba di rumah Henry. Tapi tiba-tiba saja, Tanpa sengaja kakinya tersandung batu kecil, Membuatnya langsung terjatuh.

“Ahk…” Haneul meringis kesakitan saat merasakan lututnya terluka dan mengeluarkan darah. Ia menarik kakinya, Lalu menunduk.

Perlahan demi perlahan, Air matanya mulai mengalir dari ujung matanya. Semakin lama, Suara isak tangisnya semakin terdengar dan air matanya pun semakin mengalir deras.

Mungkin, Jika orang yang melihatnya sekarang pasti berfikir jika Haneul terlalu kekanak-kanakan karena menangis hanya karena luka kecil pada lututnya. Tapi pada kenyataannya bukan seperti itu. Ia menangis bukan karena lukanya. Tapi, Ia menangis karena rasa sakit dan menyesakkan yang tengah di rasakan hatinya saat ini.

“Mianhe… Hiks… Hiks… Mianhe, Kyuhyun-ah. Mianhe… Hiks… Hiks…”

Haneul terus berucap di sela isak tangisnya. Wajahnya tertunduk, Dan air mata tak henti-hentinya mengalir dari ujung matanya. Namun, Walaupun ia berulang kali mengucapkan kata ‘maaf’ dan menyesali hal yang telah di lakukannya tadi.

Tetap saja, Rasa sakit dan menyesakkan itu tetap menyelimuti dirinya. Ia tahu perasaan itu takkan mudah lenyap begitu saja, Tapi baginya ini terlalu menyakitkan, Terlalu menyakitkan sampai membuat dirinya tak dapat menangisi hal itu.

~Crazy Love~

Minmi terus berjalan mondar-mandir, Berkali-kali, Ia menggigit jari kukunya. Ia melirik sekilas ponselnya, Lalu mendesah panjang sembari menghentakkan kedua kakinya.

“Haish! Kemana mereka sekarang?!” Gerutu Minmi kesal.

“Minmi-ya!” Suara Sungmin, Sukses membuat gadis ini menoleh padanya. Minmi bernafas lega saat melihat Sungmin, Eunhyuk dan Donghae berjalan ke arahnya.

“Aish, Kenapa kalian lama sekali, Huh?!” Kesal Minmi.

“Maaf… Maaf…” Sungmin berucap sambil menggosok-gosokkan kedua tangannya.

“Itu tidak penting. Sekarang… Dimana Kyuhyun?!” Tanya Donghae kemudian.

“Dia ada di dalam! Keadaannya benar-benar mengenaskan! Aku bahkan tak mampu melihatnya seperti itu!” Jelas Minmi sambil menunjuk sebuah ruangan VIP dalam club malam ini.

“Lalu, Kibum?” Tanya Eunhyuk saat tidak melihat Kibum sejak mereka datang tadi.

“Kibum harus pulang, Ahjumma dan Ahjusshi terus menghubunginya sejak tadi. Mereka terus saja bertanya tentang Haneul dan Kyuhyun…”

“Sudahlah, Lebih baik kita lihat dulu keadaannya…” Ajak Sungmin seraya masuk ke dalam ruang VIP itu di ikuti Donghae, Eunhyuk dan Minmi.

Kyuhyun yang tengah mabuk berat saat ini, Segera mendongakkan wajahnya. Ia tersenyum lebar saat melihat ketiga sahabatnya itu ada di hadapannya.

“Oh!! Kalian sudah datang?! Ahh… Kemarilah!! Ayo kita minum bersama!!” Seru Kyuhyun sambil meneguk kembali segelas soju yang mampu membuatnya semakin mabuk itu.

Sungmin, Eunhyuk dan Donghae hanya tetap terdiam, Memandang Kyuhyun dengan miris. Jujur saja, Ini baru pertama kalinya mereka melihat seorang Cho Kyuhyun begitu terpuruk seperti ini.

“Dia benar-benar berbeda… Kurasa, Ia pasti benar-benar terpuruk saat ini…” Ujar Eunhyuk sambil tetap menatap Kyuhyun dengan penuh iba.

Lee Hyukjae 9“Hey! Apa yang kalian lakukan?! Kemarilah… Temani aku minum!” Ucapnya lagi. “Ck! Teman macam apa kalian ini?! Di saat aku sedang asyik minum, Kenapa kalian tidak mau bergabung denganku, Eoh?!”

Sungmin berjalan mendekati meja itu, Ia menarik sebotol soju yang masih terisi penuh. Lalu tanpa berfikir panjang, Sungmin segera menuangkan soju itu ke dalam gelas kecil di hadapannya.

Lee Sungmin 9“Baiklah! Ayo kita minum bersama! Eunhyuk-ah, Donghae-ah! Bergabunglah!” Ajaknya seraya meneguk gelas soju itu.

“Sungmin-ah!” Minmi menatap kesal padanya, Bukan ini yang benar-benar ia mau. Ia berharap jika ketiga sahabatnya itu mampu membawa Kyuhyun pulang, Bukan ikut minum bersama.

“Minmi-ya…” Donghae menepuk pelan pundak gadis itu, Membuatnya menoleh padanya. Seulas senyum tipis terukir jelas di wajah tampan Donghae, “Ini yang terbaik…” Ujarnya menggantung.

“Baiklah… Aku akan ikut bergabung!” Seru Eunhyuk seraya ikut duduk dan mulai menuangkan soju ke dalam gelas kecil di hadapannya juga.

“Aku juga!” Ujar Donghae sambil duduk di hadapan Kyuhyun.

Kyuhyun tersenyum puas saat melihat ketiga sahabatnya itu ikut minum bersamanya, Ia menoleh pada Minmi. “Kau tidak ikut minum?!” Ujarnya kemudian.

“Tidak! Aku tidak biasa minum seperti kalian!” Sahut Minmi terdengar sedikit ketus.

Sungmin hanya tersenyum kecil melihat sikap Minmi, Berbeda dengan Kyuhyun yang langsung saja mendengus kesal. Ia lantas meneguk kembali segelas soju yang terasa pahit itu.

“Hah! Seorang gadis memang menyusahkan! Kalian semua menyebalkan!! Seharusnya aku tidak pernah percaya dengan perasaan suci dari seorang gadis! Cih! Perasaan suci? Apa itu!” Kyuhyun mengomel sambil kembali meneguk segelas soju lagi.

“Hm… Mereka itu hanya bisa menggoda kaum pria saja. Tapi setelah itu mereka akan segera membuang kita jika sudah menemukan pria idaman lain! Mereka benar-benar sangat kejam…” Sahut Eunhyuk di ikuti anggukan Kyuhyun.

Donghae ikut meneguk segelas soju. “Yah… Kau benar! Kita tidak seharusnya percaya pada gadis manapun! Mereka itu hanyalah seorang manusia pembohong!” Ujar Donghae dengan tatapan sendu, Seakan menyiratkan kesedihan juga. Tapi ia mencoba untuk tetap tersenyum.

Lee Donghae 9“Kalian! Aku ini wanita juga!!” Gerutu Minmi sambil menatap sebal pada ketiga lelaki yang terus berceloteh tentang wanita.

“Kau diam saja!” Seru Eunhyuk, Donghae dan Kyuhyun, Nyaris bersamaan.

Minmi hanya mendecak kesal saat mendengar ketiga lelaki yang mulai mabuk berat itu. Tapi di saat itu juga tatapannya langsung bertemu pandang dengan Sungmin, Dan Sungmin langsung tersenyum tipis padanya.

“Duduklah… Ini akan menjadi malam yang panjang…” Suruh Sungmin sambil menepuk tempat duduk di sebelahnya.

Untuk beberapa saat Minmi hanya terdiam, Tapi saat melihat Sungmin kembali, Ia akhirnya memilih untuk duduk di sampingnya daripada ia harus merasa kesal pada ketiga lelaki mabuk itu.

~Crazy Love~

Henry berulang kali mendesah panjang sambil melirik jam dinding. Berulang kali juga ia menoleh ke luar jendela, Berharap jika seseorang yang di tunggunya itu akan segera datang.

Tiba-tiba saja, Sebuah pikiran terlintas dalam benaknya. Membuatnya seakan semakin cemas dan berharap jika apa yang di pikirkannya itu tidak akan terjadi.

“Dia tidak mungkin kembali ke rumah lelaki itu kan? Tidak mungkin… Tidak…” Henry terus saja mengulangi perkataannya sambil menggeleng cepat.

Cklek!

Henry menoleh ke arah pintu, Seketia itu juga ia bernafas lega sambil tersenyum senang saat ia melihat ternyata orang yang datang memanglah Haneul, Gadis yang di tunggunya sejak tadi.

“Haneul-ah, Darimana saja kau ini… Kenapa kau-” Ucapan Henry terhenti, Tatapannya langsung tertuju pada keadaan Haneul yang terlihat berantakan.

Kedua mata gadis itu terlihat sembab, Wajahnya begitu lusuh. Dan tubuhnya pun bergetar hebat. Dan yang lebih parahnya lagi, Seluruh pakaian Haneul nampak kotor dan terdapat luka kecil pada lutut kirinya itu.

“Apa yang terjadi padamu?! Darimana saja kau ini?!” Henry langsung menuntun Haneul ke arah sofa ruang tamu.

Haneul tak menjawab, Ia hanya tetap diam. Tatapannya terlihat kosong dan terus menatap lurus ke depan. Hal ini tentu saja semakin membuat Henry cemas.

Jelas saja, Pasalnya, Sejak tadi pagi Haneul pergi berbelanja. Gadis ini tak juga kembali, Hingga akhirnya hari telah gelap dan waktu sudah menunjukkan pukul delapan malam, Akhirnya Haneul datang juga. Henry memang sempat mencarinya, Tapi ia tidak menemukannya di manapun tadi.

“Tunggu sebentar di sini, Aku akan-”

“Henry-ah..” Haneul memegang ujung jaket Henry saat lelaki itu hendak beranjak ke arah dapur, Berniat mengambilkan kotak P3K dan minuman hangat untuk Haneul.

“Eoh?” Henry langsung berbalik padanya. “Ada apa, Haneul-ah?” Ia segera saja kembali duduk di hadapan Haneul.

Haneul perlahan menoleh padanya, Menatap kedua mata Henry dengan lekat. Awalnya ia hanya tetap menatap Henry dalam diam. Dan tentu saja Henry merasa bingung karena sikapnya ini.

“Haneul-ah…” Panggil Henry kemudian.

“Ayo kita pergi…”

“Mwo?!” Henry mengerutkan keningnya, Tak mengerti dengan maksud ucapan Haneul.

Haneul terdiam sejenak, Sebelum akhirnya ia kembali bersuara.

“Ayo kita pergi ke Kanada… Lebih cepat lebih baik. Bukankah itu yang kau mau?” Ucap Haneul dengan suaranya yang bergetar, Tapi penuh dengan penegasan.

“Haneul-ah…”

“Aku mohon, Henry-ah.. Aku ingin segera pergi dari tempat ini. Kumohon…” Bisik Haneul pelan.

Henry menatap kedua mata Haneul lekat, Dan sesaat kemudian ia pun segera menarik Haneul ke dalam pelukannya.

“Baiklah… Jika itu maumu. Ayo kita pergi ke Kanada besok sore…” Putus Henry kemudian.

Haneul hanya mengangguk untuk menjawab ucapan Henry, Tanpa di sadari Henry, Perlahan ia pun mulai kembali meneteskan air matanya. Ia benar-benar tak mampu menahan dirinya. Semua ini seakan terlalu menyakitkan baginya.

“Aku harus melupakan semuanya.. Aku harus melupakan semua ini dan memulai kehidupan yang baru bersama Henry… Yah… Itulah yang harus kulakukan mulai saat ini…” Gumam Haneul dalam hatinya, Meski tak yakin, Tapi ia harus tetap melakukan hal itu.

~Crazy Love~

Drt… Drt… Drt…

Haneul menoleh ke arah ponselnya yang terus berdering dengan sangat keras. Ia menatap sesaat layar ponselnya ketika ia sadar siapa yang tengah menghubunginya saat ini, Lee Sungmin.

Dengan ragu, Haneul pun segera mengangkat panggilan masuk itu. Ia mendekatkan ponselnya itu ke daun telinganya.

“Yeobseyo.” Ujarnya kemudian.

“Eoh. Haneul-ah… Bisakah jam 10 nanti kita bertemu? Aku ingin berbicara denganmu sebentar…” Ujar Sungmin dari seberang sana.

Haneul terdiam sesaat, Ia menoleh ke arah jam dinding di kamar ini. Waktu sudah menunjukkan jam 9 pagi, Masih ada waktu satu jam lagi.

“Hm, Baiklah kalau begitu. Dimana kita akan bertemu?” Tanya Haneul akhirnya.

“Ah… Kita bertemu di Café yang dekat kampus saja. Bagaimana?”

“Baiklah…”

Flip!

Haneul segera memutuskan sambungan teleponnya. Kemudian, Ia meraih jaket dan tasnya. Lalu ia pun bergegas keluar dari kamarnya.

“Henry-ah… Aku akan keluar sebentar. Penerbangannya jam empat sore kan?” Haneul masuk ke dalam kamar Henry dan mendapati lelaki itu tengah mengepaki barangnya.

“Eh? Kau mau kemana?” Tanya Henry penasaran.

Baru saja Haneul akan menjawab jika ia akan bertemu dengan Sungmin, Tapi dengan segera ia mengurungkan niatnya itu.

“Ehm.. Hanya bertemu dengan teman kampus saja. Aku ingin berpamitan dengan mereka semua. Tidak apa kan?”

Henry terdiam sesaat, Ia menatap wajah Haneul sejenak. Dan ntah kenapa firasatnya berkata jika Haneul pastilah tengah menyembunyikan sesuatu darinya saat ini.

“Henry-ah…” Panggil Haneul, Menyadarkannya dari lamunannya.

“Huh?” Henry langsung menoleh padanya. “Ah, Baiklah… Pergilah, Aku akan menunggumu…” Sahut Henry kemudian.

Haneul tersenyum kecil, Ia lantas berbalik dan segera meninggalkan rumah Henry. Dan saat tahu jika Haneul telah keluar dari rumahnya, Henry lantas segera meliriknya ke luar jendela.

Ntah kenapa, Hati kecilnya menyuruhnya untuk mengikutinya saat ini. Tapi dengan segera ia pun menepis pikiran itu.

“Tidak… Aku harus percaya padanya.” Ujarnya meyakinkan dirinya sendiri.

Tapi sesaat kemudian, Henry segera beranjak dari tempatnya dan meraih kunci mobilnya. Lalu ia segera menaiki mobilnya dan melajukannya dengan cepat, Berharap dapat mengejar Haneul yang mungkin belum pergi terlalu jauh.

~Crazy Love~

Haneul tiba di café yang di beritahu Sungmin tadi, Ia segera saja keluar dari dalam taxi. Dan di saat itu juga ia menemui Sungmin telah menunggunya.

“Sungmin-ah!” Panggilnya.

Sungmin langsung menoleh padanya, Lalu ia tersenyum kecil padanya. “Haneul-ah…” Sahutnya seraya melambaikan tangan pada Haneul.

Haneul segera berjalan mendekatinya, “Sebenarnya… Apa yang ingin kau bicarakan denganku?” Tanya Haneul kemudian.

“Oh… Err… Itu…” Sungmin terdiam sejenak, Ia menggaruk kepalanya yang tidak gatal. “Soal itu.. Sebenarnya, Haneul-ah… Yang ingin berbicara denganmu bukan aku.” Ujar Sungmin ragu.

“Lalu?” Haneul mengerutkan keningnya.

“Aku…” Sahut Minmi yang muncul dari dalam mobil Sungmin.

Haneul menoleh pada Minmi, Dan jika ia boleh jujur. Sebenarnya ia tak ingin melihat Minmi saat ini. Ntahlah kenapa, Tapi jika ia melihat Minmi. Perasaan cemburunya itu seakan kembali muncul dan mulai menghantui perasaannya lagi.

“Kau? Apa yang ingin kau bicarakan denganku?!” Bingung Haneul.

“Mungkin akan lebih baik jika kita mengobrol di dalam saja? Bagaimana?” Tawar Minmi sambil menunjuk café itu seraya tersenyum lembut, Kemudian ia pun berjalan lebih dulu.

“Kau tidak akan masuk, Sungmin-ah?” Tanya Haneul seraya menoleh padanya.

“Huh? Ah… Tidak. Aku akan menunggu di sini saja…” Jawabnya dengan santai.

Dan tanpa banyak bicara lagi, Haneul pun menuruti keinginan Minmi. Ia ikut masuk ke dalam café itu. Sedangkan Sungmin lebih memilih untuk menunggu mereka di dalam mobilnya saja.

~Crazy Love~

Keadaa hening dan canggung kini begitu terasa di antara kedua gadis yang tengah duduk secara berhadapan ini. Terlebih, Perasaan itu di rasakan oleh Haneul.

Gadis ini pun memberanikan dirinya untuk melirik Minmi, Dan nampak Minmi yang masih tetap terdiam dengan raut wajahnya yang terlihat datar.

Cho Minmi 3“Minmi-ssi… Sebenarnya, Apa yang ingin kau bicarakan denganku?” Tanya Haneul akhirnya. Ia sudah tak ingin menunggu lebih lama lagi.

Minmi lantas mendongakkan wajahnya dan menatap Haneul dengan seulas senyum manis yang kembali terlukis di wajah cantiknya itu.

“Hey… Haneul-ssi. Apakah kau pernah merasa cemburu padaku?” Tanya Minmi kemudian. “Hm, Maksudku… Saat melihatku bersama Kyuhyun?”

Haneul tertegun mendengar ucapan Minmi. Sungguh, Ia tak percaya jika Minmi akan bertanya hal seperti itu padanya.

“Itu bukan urusanmu!” Jawab Haneul terdengar sedikit ketus, Mencoba mengelak pertanyaan itu.

“Aahh… Memang benar juga.” Minmi mengangguk singkat. “Tapi apakah kau tahu siapa aku?” Tanya Minmi lagi.

Haneul menoleh ke arah Minmi setelah sebelumnya ia sempat menoleh arah lain. Dan jika saja ia boleh berkata jujur, Mungkin ia akan menanyakan pertanyaan hal itu pada Minmi. Ia memang sangat perasaan dengan siapa Minmi sebenarnya.

“Sepertinya kau tidak tertarik akan identitasku.” Ujar Minmi seraya meneguk cappuccino yang sempat di pesannya itu.

Merasa terpancing dengan ucapan Minmi, Tanpa sadar akhirnya Haneul pun melontarkan sebuah pertanyaan yang seharusnya ia tahan.

“Memangnya kau siapa? Kau sepertinya terlihat dekat sekali dengan Kyuhyun…”

Minmi tersenyum lebar saat melihat reaksi Haneul yang terpancing oleh perkataannya itu. Minmi menyandarkan tubuhnya, Mencoba mencari posisi senyaman mungkin.

“Aku adalah mantan kekasihnya…”

Deg!!

Kedua mata Haneul membulat, Nafasnya seakan tercekat dan tangannya dengan reflex langsung saja mengepal dengan sangat kuat.

“Mantan kekasih?” Ulang Haneul dan di balas anggukan santai dari Minmi.

“Yah… Dulu, Saat kami masih menginjak SMA. Aku adalah mantan kekasihnya… Kedua orang tua kami begitu dekat, Sehingga banyak orang yang berfikir jika kami adalah sepupu.. Terlebih marga kami berdua sama. Jelas saja mereka berfikir jika kami benar-benar bersaudara kan?”

Ucapan Minmi sukses membuat sekujur tubuh Haneul membeku, Ia tahu tak seharusnya ia seperti ini. Tapi mendengar hal itu, Perasaan yang sesungguhnya tak dapat di bohongi. Ia benar-benar tak mampu menerima semua ini.

“Lalu..” Haneul memberanikan diri untuk kembali bersuara. “Kenapa kau harus berkata seperti ini padaku?!” Ia masih mencoba mempertahankan sikap dinginnya.

“Hm… Kau benar-benar bukan seseorang yang bisa berbasa-basi rupanya..” Ujar Minmi terdengar sedikit mengejek bagi Haneul.

“Cepatlah, Aku tidak punya banyak waktu!” Tekan Haneul.

“Baiklah…” Minmi mengangguk singkat. “Aku hanya akan menyampaikannya satu kali… Jadi, Jangan harap aku akan mengulanginya lagi suatu saat nanti…” Ujarnya menggantung.

“Dengar, Haneul-ssi… Maksud kedatanganku kembali ke Seoul adalah… Untuk kembali merebut hati Kyuhyun… Karena aku, Masih sangat mencintainya…”

Deg!!

Ntah untuk keberapa kalinya Haneul begitu terkejut dengan ucapan Minmi. Haneul merasa tak mampu menyembunyikan rasa keterkejutannya lagi sekarang.

“A-apa hubungannya denganku?!” Haneul berucap dengan suara yang sedikit terbata-bata.

“Yah… Seperti yang kau ketahui sebelumnya. Dulu… Aku saat aku kembali ke Seoul kemudian mengetahui hubunganmu dengan Kyuhyun, Aku berfikir mungkin tidak akan ada kesempatan lagi untukku… Aku menyerah. Karena menurutku… Kau adalah gadis yang baik. Kau akan lebih pantas bersama Kyuhyun daripada aku…” Raut wajah Minmi berubah menjadi serius.

“Tapi… Saat mengetahui jika kau hanyalah gadis menyebalkan yang hanya ingin mempermainkan perasaannya saja. Aku langsung menyesal karena telah membiarkan Kyuhyun berpacaran dengan gadis sepertimu!”

“Mworago?!” Haneul menyipitkan matanya, Tak menyukai ucapan Minmi yang menyindirnya.

“Kenapa apa kau tersinggung dengan ucapanku itu? Bukankah aku mengatakan hal yang sesungguhnya?” Minmi menarik sudut bibirnya, Tersenyum mengejek pada Haneul.

“Ya! Cho Minmi!” Sentak Haneul, Ia tak dapat menahan emosinya lagi.

“Kim Haneul-ssi!” Minmi balas menyentak Haneul.

“Dengarkan aku… Aku peringatkan padamu! Mulai saat ini… Jangan pernah menyesali hal yang telah kau perbuat pada Kyuhyun! Lupakan dia dan pergilah menjauh dari kehidupannya! Karena mulai saat ini… Aku akan berusaha mengambil hatinya lagi! Aku yakin jika dia dapat melupakanmu dan akan kembali menjadi milikku! Camkan itu baik-baik!”

Minmi menghentakkan kakinya, Lalu ia pun segera meraih tasnya dan bergegas pergi ke luar café. Meninggalkan Haneul yang hanya dapat mematung mendengar ucapan Minmi itu.

Tangan Haneul perlahan bergerak mendekati dadanya, Ntah kenapa, Ia merasakan perasaan yang begitu menyesakkan dan sangat menyakitkan. Sama seperti yang di alaminya kemarin.

“Andwae! Andwae!! Aku tidak boleh seperti ini!! Kim Haneul… Kau tidak boleh seperti ini!!” Desisnya seraya menundukkan wajahnya.

Dan tanpa dapat Haneul kontrol lagi, Perlahan butiran-butiran air matapun mulai mengalir dari pelupuk matanya. Suara isak tangis pun mulai terdengar darinya. Meski Haneul telah membekap mulutnya dengan tangan kanannya, Suara isak tangisnya itu tetap terdengar.

“Tidak… Aku tidak boleh seperti ini…” Lirihnya seraya mencengkram kuat dadanya yang terasa begitu menyesakkan itu.

To Be Continued…

Note : Huwaaaaaaa… Akhirnya bisa update tepat waktu… Nyiahahahaha Hum, Sepertinya untuk part ini bener-bener garing dan membosankan… Tapi, Ini udah batas usaha maximal saya… Hehehehehehe

So, Buat para readers tercintakuuu… Jangan lupa pada comment yaaah… ^^

About these ads

129 pemikiran pada “Crazy Love (Chapter.8)

  1. hyaaaaaaaaaaa apa maksudnya si minmi ngaku ngaku mantan pacarnya ==” mochi, sadarlah kalau haneul cuma terpaksa karena haneul itu cuma buat kyuhyun. tinggal 1 part terakhir ya, semangat eon^^

    • ƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑ
      Enggak…
      Itu emang sebenernya Minmi bnran mantan-nya Kyuhyun…
      Mangkannya pas awal2 Kyuhyun ktemu dy, Ci Kyu keliatan kaget kan?
      ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ

      Yupz!!
      Sip2 deeeh…

    • Iyah…
      Dy emang bener mantannya ci Kyu…
      ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ
      Mangkannya dulu ci Kyu prnah kget kan pas liat dy?? Hehehehe

      Sip2…
      Paling hari Jum’at lagi yah…
      Kembali ke Schedule awal… ^^

  2. Huaaahhhhh,,,,,,,,
    uhhh, dsar cho minmi apa mksudmu ishhhh jahat banget !!!
    Sabar haneul ayo semangat,,,!!
    Aigoo cerita’a jadi melow gni mpe ikut nangis neh baca’a ,,,
    tapi psti kyuhyun sma haneul tetap bersatu lagi kan eoonnn,,,,

    • ​​‎​:D=))º°˚˚°º≈нåнåн庰˚˚°º≈º=)):D
      Sabaaaaaar…
      Minmi gak sepenuhnya jahat koq…

      Loh?
      Koq malah nangis…
      Jangan nangis donk… ^^

      Ehm…
      Qta liat ntr yaaah… Hehehehehe

  3. WHATTTTTT minmi mantannya kyu ??? jinjayooo eon ??? bukannya minmi sepupunya ??? aigooooo >.< dan apa tdi minmi mau merebut hati kyu lg ??? hiyaaaa bagaimana dgn sungmin ??? uminnnn kau harus bergerak cepattttt, pantesannn waktu minmi dateng pas dia meluk kyu, c kyu kaya tegang gitu, ternyata eh ternyata minmi sama kyu pernah pacaran tohhh~~~

    eyyyyy hae dirimu curcol ceritanya kkkeke onnie ceritain lg dong kisah cinta c hae ??? mwehehehe

    huaaaaaaaaaaaaaa haneul mau pergi sama mochi ke kanadaa T.T lah mochi kenapa gw g d ajak*pletak xDDDD haneul kasian noh c kyuuu ~ ehh eon kirain pas minmi mondar mandir nungguan umin hae hyuk, kyu itu ada d rumah sakit lols ternyata ada d club toh wkwkwkwk

    sepertinya ini bukn cinta segitiga lagi tpi cinta segitiga DAEBAK kkkee

    lanjuttt eon kerennnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn *kecupbasahmochi xD

    • Yupz!!
      Dia emang mantannya…
      Kan itu ci Minmi udah jelasin…
      Krna kluarga mreka dket + marga mreka sma, Jadilah ci Minmi sama Kyu itu suka di anggep sepupuan gitu…
      Dan ssudah putus pun sikap mreka emng jadi kayak sepupuan…
      ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ

      Ntar ada koq cerita smua temen2 Kyu sama Kibum… Hohohohoho

      ​​‎​:D=))º°˚˚°º≈нåнåн庰˚˚°º≈º=)):D
      Jinja??
      Wuah…
      Syukurlah kalo emang memuaskan..

      Sip2 deeeh… ^^

  4. loh…….si haneul kenapa sih?
    kok malah pengen ninggalin kyuhyun trs ke kanada brg henry??
    kasian bgt kyuhyun patah hatinya parah bgt
    eh?? minmi mantannya kyu??
    bukannya mrka keluargaan ya??

    • Dy kan gak tega liat Henry yang trus sedih kayak gitu…
      ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ

      Enggak…
      Emang mreka sbnernya mantan…
      Cuman emng krna keluarga mreka dket + marga mreka sama…
      Jadilah mreka slalu di sangka sepupuan…
      Dan emng sikap mreka ssudah ptus jdi kayak sodara gitu… Trmsuk ke keluarganya jg… Hehehehehe

  5. Huaaaa knp terasa sangat singkat nie ff, aigo… Bakal muncul kebimbangan neh d diri haneul apakah tetap pergi k kanada atau tetap d seoul tuk kmbl brsm kyuhyun… Jwbnx akan ada d next park :lol: Konflik2 smkn seru, jd g sbr nunggu kelanjutannx jum’at dpn :wink:

  6. kenapa haneul mau ikut henry ke kanada…apa henry punya penyakit yg membuat haneul hrs ada dsisinya trs knp lg minmi ngaku2 mantan kekasihnya kyu…

    makin tambah penasaran ama lanjutannya…

    • Yah…
      Itu kan Haneul gak tega liat ci Henry trus kayak gitu…
      Apalagi mreka kan udh temenan dri kecil…
      Dan ci Haneul belom prnah Henry kyk gitu sblumnya… Hehehehehe

      Minmi emang mantannya Kyu koq…
      ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ

  7. kyaaaaaaaaaaaaa…..kibuuuuummm + mochiiiiiiii….ganteeeeeenngg

    dah,numpang treakin imagenya dlu ya,bru mulai baca,gk nahan soalnya minta diemuutt tu ekspresi…
    ;)
    :)

  8. Haduh, suasana ht aq lg ga enak paz baca ff ni. Dn makin berasa lg pas baca partny kyuhyun ktemu haneul, aigoo.. Aq bneran ikut nangis, krn aq jg prnah dposisi kyu. Hiks hiks *nangisbarengkyu*
    waw, beneran ni minmi mantanny kyu? Bukan sepupuny? Truz perasaan minmi?
    Truz, gmana dg umin??
    Hey haneul-ah kau jd mmpermainkan prasaan 2org pria kalo begithu..

    • Yah… Yah… Koq nangis?
      Wuaduuuh… Berabe ini… Jangan nangis donk…
      Ntar saya yang di salahin emaknya lagi…
      LOL
      *plaaaak!!*
      XDD

      Yupz!!
      Dia emang mantannya…
      Kan itu ci Minmi udah jelasin…
      Krna kluarga mreka dket + marga mreka sma, Jadilah ci Minmi sama Kyu itu suka di anggep sepupuan gitu…
      Dan ssudah putus pun sikap mreka emng jadi kayak sepupuan…
      ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ

      Yah, Gak gimana2…
      Mantan kan gk slalu hrus balikan… ^^
      Liat ntr deeeeh…
      Hahahahaahahahahay

  9. Ini kayaknya part yang sedih yah oenn
    Huaaaa ~
    Ternyata si minmi mantannya kyu yah ckck

    Kasian bener deh haneul harus ngerelain si kyu demi persehabatannya sama si henry

    henry udah lah balik aja sana ke kanada sendiri tinggalin haneul buat kyuhyun ` si haneul itu mah cuma punya si kyu doang. ~

    • Hu’uhm…
      *manggut2*

      Itu kan sbnernya Haneul jg dilema…
      Tapi dy ngeyakinin dirinya sendiri kalo pilihan dy buat sama Henry itu adalah pilihan yang terbaik…
      ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ

    • ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ
      Sebenernya dy ngerasa dilema itu jg…
      Cuman emang dy ninggalin Kyuhyun gegara dy gak tega ngeliat Henry trs kesiksa kayak gitu…

      Apalagi…
      Henry temen Haneul dari kecil… Dan Haneul blom prnah liat Henry kyak gini sebelumnya…
      ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ

  10. Waaaahhh beneran tu si minmi mantannya kyuhyun?.. tapi kyanya ada yang mencurigakan ni…

    Hahahaha kasihan kalo iya…

    Ayo haneul ngapain ke kanada ikut henry..tar kyu buat aku lho..**lohkok**

    Mantap dah ancamanya minmi, ngeriiiii….sampe haneul nangis gitu.

  11. Wuaaaaah cho minmi !! Kerenlah ayo buat haneul panas dan bikin dia kembali ke kyu !!!
    Apa bgt ide haneul buat tetep tinggal sm henry haah galiat apa frustasinya kyu *ikutan frustasi*
    Oke itu tbc ga tepat bgt -_-

  12. npa jga haneul malah lbh milh ma hendry.itukan malah nyakitin mereka bertiga…
    Kasian kyu prustasi banget sedih dech kyu kaya gt0…
    Minmi ko mantan’ny kyu bukn’ny mereka sepupuan’y…?
    Jd tmbh penasaran di tunggu part slanjut’ny

  13. part ini full sad~ aku ampe nangis pas haneul blg dia ngg cinta kyu, huhuu~~
    author daebakk, ni bner² menyentuh,
    penasarn bnget nih sma nextpartny, jngan klamaen y thor?? pliss pliss pliss ^^

    • ​​‎​:D=))º°˚˚°º≈нåнåн庰˚˚°º≈º=)):D
      Syukurlah kalo emng bsa bikin menyentuh….
      ^^

      Hm…
      Paling jg hari jum’at dpan d publish lginya…
      Sesuai schedule-nya… Hehehehehe

  14. Huwaaaa
    eonni ige mwoya? ?
    Knpa haneul ninggalin kyu dmi si m0chi?trz m0chi knpa gk nyadr” kalo dy it maksain kehndak’a ke haneul?trz jg yng bkin shock trnyta minmi mantan’a kyu.,trz umin gmana?
    Next chap jd mkin pnasarn dech. .

    • ƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑ
      Itu kan Haneul gak tega ngeliat Henry kayak gitu trus…
      D tambah dy tmen Henry dri kecil dan belom pernah liat Henry kyak gini sblumnya…
      Jadi, Yah wajar lah kalo dy bimbang…
      ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ

      Gak apa2 koq…
      Mantan kan bukan berarti bakalan bneran blikan…
      Hohohohohoho

  15. kgk garing kok thor,. hehe..
    kasihan malahan sih kyu haneul nya sama” sakit ati’a,.
    ah sih mochi nih udh d’bilang sama aq aja kan jd sakit ati tuh sih kyu n haneul’a,. huh

  16. sorry baru komen.. ^^
    ga bisa bayangin mukanya kyu saat ditinggal haneul.. :(
    masih penasaran nih, knp tiba” haneul mau aja gitu sama henry padahal jelas” dia suka sama kyu..
    eh ya..aku mau kasih saran nih..gmn kalau perbendaharaan katanya ditambah dengan kata” yang seperti dalam novel” *bingung ngejelasinnya* hehehe
    ditunggu part selanjutnya..semoga konfliknya lebih dapet :D

    • ​​‎​:D=))º°˚˚°º≈нåнåн庰˚˚°º≈º=)):D
      Iyah sip2…
      Makasih lowh buat sarannya, Ntar makin aku perbanyak deh kosa katanya biar gk itu2 ja bahasanya… ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ

  17. Eonni..bkn’y minmi itu sepupu’y kyuhyun kn???koq dy ngaku k’haneul jd mantan pcar’y???apa mngkn itu ide sungmin sm minmi bwt nyatuin haneul sm kyuhyun lg??????
    Aish..knp jg haneul hrz iktin mw’y abang mochi???jd nyiksa diri sndiri kn????
    Eonni d’tngggu part slnjt’y.. :D

    • Yupz!!
      Dia emang mantannya…
      Kan itu ci Minmi udah jelasin…
      Krna kluarga mreka dket + marga mreka sma, Jadilah ci Minmi sama Kyu itu suka di anggep sepupuan gitu…
      Dan ssudah putus pun sikap mreka emng jadi kayak sepupuan…
      ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ

      Oke2 deeeeh…
      Hohohohoho

  18. ​ħãããããħ..:O. Minmi mantannya kyuhyun,,, yaa kok jadi ribet ky gini….!!! Part ini kok sedih bgt yaa ky nya,,, hiks
    Next partnya jangan lama2 yaaa

  19. akhirnya publik juga…… :D

    kenapa henry gak sadar-sadar juga sih kalau haneul itu terpaksa ma dia?? dasar egois…………….

    terus minmi tu apa-apaan ngomong kayak gitu. mau manas-manasin haneul. tapi kayaknya berhasil deh. buat yakinin haneul. tapi tetep aja omongannya itu nyebelin.

    ayo thor. lanjut……………… ;)

  20. Loh loh loh…
    itu beneran saudara atau cuman pancingan aja???
    HEnry apa kabar??? dia dengerkan … pastiin dy denger dunk chingu…
    kan biar ga ada tuh yang ke kanada… OK OK OK

    Kibum Oppa makin kyeopta aja… hihihi… Kyu Oppa juga makin keren potonya. wkwkwk…

  21. labil! astaga bisa ya haneul membuat diri sendiri menderita utk orang lain. tsk hatinya dibuat dari apa sih sampe bisa begitu? bisa banget ngalah tp menderita. hhm minmi itu hanya mancing aja kan? konflik terus tanpa ujung. fiuuuh

  22. Bukanny minmi itu sepupu kyu ko ngaku jd mantan pacar, haneul jgn tinggalin kyu donk, nohok nih, bnget bnget bnget.
    Next part ditunggu

  23. Knp haneul jd bgitu siih,, nyebelin amet,, lbh mlih henry drpd kyu.. Pdhl mrka kn ud sma2 suka…
    Tp tuh bnern minmi mantnx kyu?? Bkan cma main2 ajha kn dgn haneul?? Krain mreka sodara..

  24. paling minmi ngomong gitu biar haneul cemburu aja ..
    sungmin buruan dong taklukin si minmi .

    aigoo ..
    kyu malangnya nasibmu .. yg sabar kyu .. yg sabar ..
    haneul, balik dong sama kyu ..
    urusan sama henry ntar aja gih . masa henry ga bisa ngerti kalo haneul itu terpaksa banget buat ikut sama dia ke kanada ..

    next part ditunggu .. HWAITING!

  25. acie kyuhaehyuk lagi patah hati. itu maksud minmi blang gtu apa ya? trus haneul juga th kan cemburu itu kaya menguras bak mandi. cape! lanjut nta

  26. Kasihan kyuhyun n haneul, gara2 henry nieh huhu nyebelin. Kirain minmi mau ngomong apa, mudah2 haneul terpengaruh n ga jd pergi sama henry ke kanada trus berencana kmbali ke kyuhyun n mempertahankannya supaya ga direbut minmi. Lanjut ya

  27. hampir ending yah??
    cho minmi bohong kan, ntah knp firasatku dy bohong… klo bener, kasian sungmin…

    haneul mulai goyah, jgn2 dy berubah pikiran, menolak k kanada…
    kasian henry, jd serba salah…
    next part, jgn lama2.. :D

  28. OMG!!!! jdhie minmi mntan’a kyu bkan spupu’a kyu!!!!! 0.0
    whoaaaaaaaaaAAAAAAA koq bsa eon????
    #mshshock
    aduuuuuuh ksian bgeud liat haneul,, psti sakiiiiiiiiiiitt bgeud,, aplgi kyu,,, hufffthhh
    tdhie mochie kn ngkutin haneul yah,, psti dnger smwa’a kn eon???
    smoga mochie bsa ngrelain haneul buat kyu,, n bsa ngdapetin cweq yg lbih baik,,
    amieeen,, ^_^
    mkien ksni mkin nyayat htie,, *lebeh*
    pdhal kn awl’a fun2 jha,, haaaaaaaaaaaAAAAAAAAAhhhhhhhHH,,

    smoga minmi cma buat mimin,,
    minmi,mimin,,
    hmpir sma kn? psti jdohlah mreka,
    udh 1 part trakhr lgie,,
    next part’a ditnggu pke banget y eon!!! :D

  29. ini minmi y yg dia omongin bener klo dia bukan sepupu y kyuhyun tapi mantan y????? Minmi bohong buat bikin haneul cemburu or bener2 pa yg dibilang ma dia…???
    ini lagi haneul knp begini sikap y agak kurang paham sama pikiran y haneul dia berbuat kyk gitu ke kyuhyun krn cemburu kedekatan kyuhyun ma Minmi or haneul berbuat gitu krn perkataan henry n jd mutusin ngelakuin itu krn kasian ma henry????
    agak bingung sama yg dilakuin haneul ke kyuhyun n ngambil tindakan ngabaiin perasaan y n ikut henry pergi,,, ini yg q pikirin krn hubungan y ma kyuhyun dipaet2 sblm y baik2 ja ngak ada masalah yg besar mpe harus bertindak kyk gitu jd bingung sama alesan yg buat haneul bikin keputusan buat ninggalin kyuhyun dgn sakit hati gitu tuh apa????
    kasian kyu y sakit hati mpe katak gitu,,,,, kyu bakal tau haneul bakal ke kanada ngak ya???
    Lanjut…..

  30. Sama skali ga garing dan membosankan eonn, malahan feel nya dpt bgt.
    Tp aku yakin haneul psti balik sama kyu lg *sotoy
    Henryyy moga cpt disadarkan, lebih baik melihat org yg kita cintai bahagia dgn org lain drpda melihatnya menderita krna kita *hiksss
    Part selanjutnya psti lebih seru, ditunggu lanjutannya eonn :)

  31. Apa2an ini…….. Kenapa jd begini? Why?! Why?! (º̩̩́Дº̩̩̀) wkwk
    Btw, itu foto kibum kok ganteng bgt ya? *salah fokus*
    Udah deh.. Drpd jadi complicated gini, mendingan kyu sama aku ajaaaaa :3 wkwkwkwk
    Ditunggu chapter berikutnyaaaa ^oo^

  32. akhirnya… Nongol juga, eon ini ceritanya makin galau aja. Si haneul labil nih tinggal bilang cinta sma kyuhyun aja susah bener, itu Minmi beneran mantannya kyu apa cuma buat bikin Haneul goyah? Sudahlah biar eonnie nanti yg jawab #slapp okeh eon, ditunggu part NC nya -,-

  33. aaa sesaaaaak
    sumpah nyeseeek
    astaga Kyunie oppa knpa kau oppa
    oppa kau terlihat sangat sakit
    hiks
    astaga sakit mmbyangkan Kyu bgini
    jatuh bersimpuh sakit krna cnta
    aaa ini gara2 mochi oppa
    issss mochiiiiiii oppa jgan ganggu mrka huwaaaaa

    hah minmi daebak
    yah bikin aja terus hati haneul sakit
    dia tu bodoh#duak
    huwaaa gak sabar buat nggu part 9 nya
    fighting chingu

  34. Entahlah, Happy banget liat kyu depresi..
    Thanx eonni, buat ceritanya..
    Setidaknya, q bisa nyalurin rasa kesel q lewat ff eonni..
    Temen q baru aja menghadap allah tadi pagi..
    Rasanya marah, kenapa harus kami (orang yg sayang dia) yg merasakan ini semua..
    Rasa kehilangan ini..
    Liat haneul sama kyu menderita, rasa kesel q sedikit berkurang…
    Makasih..tolong doakan juga temen q itu eonn
    semangat^^
    buat eonni juga buat q

  35. huaahhhhh Kyuhyun kasihan bangettt …

    tapi Haneulnya juga kasihan …..

    Kenapa sih mereka pisah ??? ihh sebel deh !!!

    masalah satu blm kelar ehhh muncul masalah yg lainnya !!

    kan kasihan Haneul nya …

    buat Haneulnya SEMANGAT aku mendukung kamu dan Kyuhyun !!

    tapi buat Author yg bikin juga SEMAGAT untuk ngelanjutin FF ini ya !! :D

  36. “Kyuhyun-ah…” Ia melepaskan tangan Kyuhyun yang sejak tadi memegangi dagunya. “Aku…” Ia perlahan melepaskan tangan Kyuhyun yang mencengkram pergelangan tangannya juga.

    “Aku tidak mencintaimu. Sama sekali tidak pernah mencintaimu…” Ucap Haneul kemudian.

    kyaaaaaaaaaaa……….. nyesek bnget yk bca part in???

    Minmi jika kau mencintai Kyuhyun, lalu Minnie???? buat ak ajj yah?? *ditabokKyu*

    DAEBAK eonn !!!
    ditunggu part selanjutnya……………
    FIGHTING!!!!

  37. Eonni…..*teriakpaketoamesjid #plakk*
    Mian baru bisa komen disini eonni…. Mian juga aq telat bca.ny
    Oke langsung ajah yah….
    Nah loh kenapa Haneul mau ikut Henry ke Kanada, kn kasian Kyu Oppa d tinggal pdahal cinta.ny uda nyata buat Haneul, trus juga apaan coba maksud Minmi bilang kya gtu ke Haneul…. Eh tiba” malah tbc, ya uda d tunggu part selanjut.ny
    Eonni daebak ^_^

  38. haaahhh….dramatis skli><knp crtny mkin rumit….bnyk hati yg trskiti klu bgt…jd haneul mau prg dg henry itu krn kasian ap cemburu sm kyuvil y????!

    ihhh…chingu bs aj deh,konflikny dpt bgt trus readersny jd ikutan trbw crtany deh bikin dag dig dug,kesel,sesak pokokny daebak dehhhh^^

    next….next….next….

  39. galau bgd nta!
    ckck

    gemes bgd bcanya..
    haneul yg maksa bgd ma henry..
    henry yg g sdar jd g rela berkorban bwt haneul..
    kyu yg percaya ajah..

    minmi cuma modus kn?
    biar haneul balik ma kyu..

    ngapain k kanada?
    mkin tegang nech!
    lnjut2!!!

  40. galau bgd nta!
    ckck

    gemes bgd bcanya..
    haneul yg maksa bgd ma henry..
    henry yg g sdar jd g rela berkorban bwt haneul..
    kyu yg percaya ajah..

    minmi cuma modus kn?
    biar haneul balik ma kyu..

    ngapain k kanada?
    mkin tegang nech!
    lnjut2!!!
    ^^

  41. uwaaaaaaaaaaaaa…. part ini bkn hati nyesek … bnr2 nyesek … …. huahhhhhhhhhhhhhhhh … haneul knp sih lebih milih membahagiakan henry … daripada kyu …? bukti ny haneul memilih memutuskan & menjauhi haneul ..!!!!!!!!!!!!!!!!!… jahatttttttttttt … kalo tau bakal begitu , dari dulu aja haneul pacaran ma henry or ga usah terima pertunangan itu / cowo lain dalam hidup nya .. kalo akhirnya lebih memilih henry………….. hiks hiks sedih bgt liat kyu yg nangis ( ga sangka seorang haneul bisa membuat evil kyu manangis n merana …)

  42. ga bisa berkata” lagi deh min…
    cuma bisa terombang-ambing perasaannya campur aduk baca nih ff,,seneng,,sedih,,jatuh cinta,,patah hati,,semuanya dapet deh feelnya…
    cuma satu kata yg bisa terucap DAEBAKKK..!!!!
    sukses deh bwt adminnya…
    semoga terus bisa berkarya…

  43. Ya ampun haneul kenapa kmu harus bohongin perasaanmu sendiri .
    Kalau gini kan kmu nyiksa perasaanmu sendiri sama kyu

  44. Aishh… Haneul bener2 bkin gemezzzzzz!
    Cpat pergi sana ma Henry! gaa ush nunggu smpai jam 4
    *readerStress

  45. di part ini permainan emosinya keren bgt….
    emosiku dibuat campur aduk…ak tipe orang yg gampang trenyuh…#curcol..

    menurutku, cerita yg bagus itu jk bisa buat pembacanya masuk dlm cerita itu…
    si mbak nta sudah bisa buat cerita yg kyk gitu…keren…
    Ak jg yakin kemampuan mbak nta akan semakin bertambah dgn brtambahnya jam terbang di dunia tulis menulis…

    ak jg beruntung bisa belajar dikit2 bhs. korea stlh baca2 ff mu…
    jd bs buat d praktekin dikit saat ngobrol…
    SEMANGAT!!

  46. Mantan????..
    Ige mwo-ya!..
    Eonni kasian umin tau! Dia udah suka ma minmi..! *poor umin…

    Dari semua part ini baru terasa nyesek.. Gc bisa ngebayangi kyuhyun yg kek gitu.. Dan kali ini terkesima lagi ma 3 lee… Aigoo tingkah.a bikin gemess!

  47. huaa.. minmi kog gitu?? apa itu sudah direncanakan ??
    semoga haneul ga benar” pergi ke kanada.. kasihan kyuppa.. miris banget bayangin keadaannya yang kaya gitu .. gatega saya .. T_T

  48. Haneul haneul..
    Knp sih km brubah pkirn??
    Cm krn henry..
    Hmmm
    Kasian tu si kyu, km dh brhasil mmbuatny gila & patah hati..
    Poor kyuuuu~
    Huhuhuhu

  49. Tidaaaaakkk..

    Awal nya ku kira kyu ma minmi tu sepupuan..

    Eh ternyata minmi mantannya toh? Pantes gelagatnya aneh bangett..@.@

    Gaswat nih kalo gni.. Haneul jangan biarkan kyu pergi direbut sama minmi.. Ayo lakukan sesuatu..

    Sungmin lakukan sesuatu.

  50. eish si minmi bohong nya berlebihan ah.

    beberapa jam lg haneul akan meninggalkan seoul dan memilih tinggal di kanada sama henry .

    kasian kyuhyun ditolak sampe kaya gitu :’(

  51. Nah lo minmi bneran mantannya kyu ya? Jeongmal? Enelan miapah! *okeabaikan
    kirain spupunya soalnya marganya sm gitu udh minmi sm ming aja kyu sm haneul aku sm kibum *eh

    aiyyoo haneul mw ke kanada trus kyu gmana?
    Ksian sm haneulnya psti susah bngt milihnya yg stu teman kecil yg stu cinta prtamanya scra dua2nya pnting gituu..

  52. Daebak!
    Konfliknya ngena!!
    Itu pas scene haneul bilang tidak mencintai kyuhyun nyesek banget thor 8(((
    aku sampe nangis bacanya T____T
    gk bisa nebak endingnya! Aish kirain cho minmi cuma sepupu kyu! Tapi?

  53. Ini part nyesek banget. Aku kecewa sama Haneul, kenapa dia rela ninggalin Kyuhyun demi Henry ? Meskipun berat, tapi cobalah untuk meyakinkan Henry bahwa dia bahagia bersama Kyuhyun. Aha! Ternyata mereka berlima merencanakan sesuatu untuk Haneul kembali pada Kyuhyun. Cho Minmi, akting mu bagus. Ha-ha-ha

  54. hah,. kasihan sich KYU oppa, di gituiin sama si haneul. aku kecewa sma haneul. part ini nyesek bangett… aahhhmmmmmm.,..tpi tetep aku suka ama FF ini:)

  55. astaga tidaaakkkk…
    eonni sukses ffnya bikin aku ikutan nyesek sm kisahnya hanuel dan kyuhyun. knp harus berakhir? ;(
    ah ternyata minmi mantan kekasih kyuhyun dikira adiknya kibum.-.v
    salah presepsi ‘-’
    aish jinja hanuel ikut2an egois, udh tau mencintai kyuhyun tp malah seperti ini dan minmi jg nekat bakal rebut kyuhyun dr hanuel. aishh-___-

  56. hhhh~ knpa jdi gnii sihh critany.. ksian si kyu klo lgi galon emng rada bkin ngeselin … hahh stu part lgi dan akhirny ending … sad or happy ?!

  57. Yah kenapa tiba2 Haneul jadi goyah ??
    Kasian itu Kyuhyunnya ..
    Huffttt
    Kirain emang Minmi sepupu-an sama Kyuhyun, gak taunya malah mantan ..
    Hadehhh semakin rumit
    Lanjuuuttt

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s