Love In Hospital (PART.1)

Di pagi yang cerah Sinar matahari menyinari seluruh kota korea ini. Di sebuah rumah sakit ada seorang dokter yang sangat terkenal dengan kepintaran nya, keramahan nya. dan ketampanan nya dan namanya adalah dr kyuhyun. Walaupun dia masih muda tapi dia sudah sangat berbakt dalam bidangnya itu. Hanya satu sifat nya yang buruk yaitu dia sangat suka tidur bahkan di saat dia sedang bekerja. Dan dia mempunyai seorang asisten sekaligus sahabatnya yang bernama sinsa. Dia sangat sering memarahi kyuhyun yang selalu tidur di waktu kerja.
“Haufh….,  kemana sih itu anak dari tadi aku cariin koq lunt nongol ja??”
Sinsa mencari dr.kyuhyun sambil menggerutu karna tidak dapat menemukan nya. Lalu tiba-tiba ada seorang dokter yang menepuk punggungnya. Dan ternyata itu adalah dr.kyuhyun.
“Sedang apa kau di sini?? seperti sedang mencari sesuatu…??” Dengan wajah dinginnya itu.
“Are you stupid?? aku sedang mencari mu dari tadi! memangnya dari tadi kau ini dari mana saja??”
“Whoa, Calm down!” Sambil tersenyum tanpa dosa, “Biasa aku hanya merebahkan tubuh ku sebentar.”
“Aishh, apa kau tidak menyadari masih banyak pasien yang menunggu mu, Sudah sekarang cepat kau pergi ke ruang pasien no.123 karna pasien di sana penyakit nya kambuh lagi!” Sambil menarik lengan dr.kyuhyun.
Di saat sore hari ada seorang pasien baru yang di rekomendasikan dari rumah sakit lain.
“Semakin banyak saja yah pasien di rumah sakit ini?” Tanya sinsa pada kyuhyun.
Kyuhyun hanya mengangguk sambil meneguk segelas kopi hangat. Tak lama kemudian kyuhyun berbicara. “Tapi yang ku dengar pasien yang baru direkomendasikan itu sangat cantik, tapi sayang dia mempunyai penyakit kanker.”
“Kau ini cepat sekali mendapat kan informasi nya padahal kan dia baru datang. Seorang dr. kyuhyun tak pernah mmelepaskan seorang pasien cantik.” Sambil memukul kepala kyuhyun.
“Aisssshhh! Seorang dokter kan wajar bila mengetahui informasi tentang pasiennya dan apalagi dia itu akan menjadi pasien ku.” Sambil tersenyum licik.
“Dasar kau ini!!” Jawab Sinsa.
Keesokan paginya……………………………..
Sinsa mengantarkan sarapan dan obat untuk pasien baru tersebut yang bernama Sasa.
“Pagi nona Sasa apakah tidur mu nyenyak tadi malam??” Sapa Sinsa pada Sasa, Tapi Sasa hanya memalingkan mukanya dengan sikap dingin.
“Menyebalkan sekali dia baru saja dia sehari di sini tapi sudah berlaku seenaknya saja!” Gerutu Sinsa dalam batinnya. Lalu tidak lama dari itu Sasa berkata,”Kalau sudah tidak ada keperluan lain lebih baik keluar saja!!! Aku ingin sendiri. Dan aku tidak mau meminum obatnya, Jadi lebih baik kau bawa lagi saja obatnya!!” Perintah Sasa tanpa memandang Sinsa sedikit pun.
“Tapi kan kau harus meminum obat ini agar kau bisa dapat lekas sembuh!” Bujuk Sinsa
“Buat apa aku meminum obat itu, Toh pada akhirnya aku pun akan mati juga!” Sambil sedikit menyentak dengan nada sinisnya.
“Tapi…??” (“Benar juga yah, mungkin dia sudah kehilangan semangat hidupnya karna penyakit kankernya itu.” Pikir Sinsa dalam Batinya.). Sinsa hanya terdiam melihat Sasa.Lalu seseorang pria tinggi menghampiri mereka berdua yaitu Sinsa dan Sasa dan berkata, “Dia sudah biasa seperti itu, jadi letak kan saja obat itu ntar biar saya saja yang membujuk nya.” kata orang yang berwibawa itu yang bernama Hankyung. Dia adalah kakak nya Sasa.Lalu Sinsa meninggal kan kakak beradik itu.
Saat Sinsa bejalan di  koridor rumah sakit,tiba-tiba Kyuhyun menghampiri dan menepuk bahu nya.
“Ada apa dengan mu?? Tak seperti biasanya kau melamun sambil berjalan di koridor?” tanya Kyuhyun
“Aku hanya sedang berpikir tentang pasien di kamar no.231. Dia seperti suadah tidak ada semangat hidup lagi, padahal dia sebenarnya sangat cantik tapi karena penyakit nya ia menjadi murung seperti itu.”
jawab Sinsa sambil menghela nafas.
“Och ya? Seperti ia terlihat sangat ramah dan menyenangkan.”
“Ya sudah kalau tak percaya, mulai nanti siang kau saja yang mengantarkan makan dan obat nya setiap hari!” sambil berkata sinis.
“Tapi itukan pekerjaan seorang suster, tapi boleh juga sech. Aku terima tantangan mu.” Sambil mengusap kepala Sinsa dan pergi.
“Dasar dr. playboy!” Gerutu Sinsa.
Pada siang hari nya………..
Dr. Kyuhyun menepati janji nya dengan mengantarkan makan dan obat pada Sasa.
“Siang Sasa…! Bagaimana keadaan mu?” Sambil tersenyum ramah. Tapi Sasa tidak menyadari kehadiran dr. Kyuhyun. Dia hanya terfokus pada pemandangan luar rumah sakit itu. Lalu dr. Kyuhyun menghampiri dan ikut memandang pemandangan di luar sana. Lalu dr. Kyuhyun berkata,”Ternyata ada pemandangan indah di luar sana?” Sindir dr.Kyuhyun yang melihat pemandangan itu, karena ternyata yang sedang di lihat Sasa adalah sesosok pria yang beramain basket.
Lalu Sasa melirik dan terkejut lalu menjawab”Siapa kau? Kenapa masuk tanpa permisi?” Tanya Sasa.
“Perkenal aku dr. Kyuhyun yang akan memperhatikan kondisi mu selama 24 jam. Tadi aku sudah mengetuk pintu tapi kau tidak menyadarinya, Lalu siapa yang sedang kau perhatikan di luar sana?” Tanya dr. Kyuhyun dengan ramah.
“Tidak ada urusannya dengan kau! Lebih baik kau urusi saja pasien yang lain jangan pedulikan aku!” Bentak Sasa, Tapi dr. Kyuhyun dapat melihat kesedihan di raut wajah Sasa. Dr. Kyuhyun hanya tersenyum dan terdiam di tempat itu. Sasa yang melihatnya langsung berkata,”Kenapa kau tersenyum? Memangnya ada yang lucu?” Dengan raut wajah yang sinis mencoba menyembunyikan kesedihan nya.
“Tidak ada koq” Sambil tetap tersenyum ramah.
“Lalu kenapa kau masih tetap di sini juga??”Tanya Sasa pada dr. Kyuhyun.
“Yah, Sudah aku pergi dulu. Tapi jangan lupa kaun minum obatnya yah! kalau kau suka pada Donghae kenapa tak kau katakan saja pada nya, aku pasti bisa membantu mu karena aku mengenal Donghae.” Sambil pergi meninggal kan ruangan itu.
Sasa yang mendengar itu pun tercengan dan kedua pipinya langsung memerah.”Kenapa dia bisa tahu aku menyukai Donghae dan mengapa dia mengenal Donghae?” Tanya Sasa dalam batinnya.
Di lain tempat……………………
Sinsa sedang duduk di tengah taman rumah sakit sambil merileks kan tubuhnya. Lalu dia berkata,”Huh, hari ini aku sangat lelah sekali tidak seperti biasanya.” Sambil mencoba memejamkan mata sebentar.
Lalu seorang pria menghampirinya yang tidak lain adalah Hankyung, Lalu Hankyung duduk di sebelah nya sambil berkata pada Sinsa.”Seperti nya kau lelah sekali?” Tanya Hankyung dengan ramah.
Sinsa membuka matanya dan melihat Hankyung duduk di sampingnya. “Maaf kalau tidak salah anda yang waktu di kamar wanita yang angkuh itu kan?” Tanya Sinsa heran.
“Iya, memang benar dan dia itu adalah adik ku.”Jawab Hankyung.
“Ach,Maafkan saya, Tapi saya benar-benar tidak tahu!” Kata Sinsa panik.
“Tidak apa-apa koq, Lagipula seharusnya aku yang meminta maaf atas tingkah laku adik ku itu!” Sambil membungkuk kan badannya. “Bagaimana sebagai permintaan maaf nya aku traktir minum kopi? Bagaimana?” Tawar Hankyung pada Sinsa.
“Yah, tidak apa-apa sech! Lagipula orang yang sakit itu terkadang cepat tersinggung dan marah jadi aku sudah terbiasa dan memakluminya!” Jawab Sinsa “Boleh juga traktiran kopinya.” Jawab Sinsa sambil tersenyum.
To be Continued…

10 thoughts on “Love In Hospital (PART.1)

  1. aku disuggest siheekiloveme buat mampir ke blog dirimu wahai admin sjff,,ternyata dirimu banyak produksi ff yaaahhh..aku suka ini..hhiihhii

  2. Q berpikir kalo sasa bkal suka kyu , bukan hae . Trz shinca atau sinsa ea td ? Mian lupa , itu ntar bkal ama hangeng . Prediksiku c gtu . Hehe ,

  3. annyeong chinguu , stefanie imnida ^^ reader baru 😀 wah bru bc 1 crta ni tp aku udh suka bgt , menarik crtanya ~~~ :3 keep writing ya ~~~ ksian cntik’ tp sakit 😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s