Love In Hospital (PART.2)

Love In Hospital (PART.2)

Di saat malam hari Sasa sedang memandangi pemandangan di luar sana dia berfikir, “Apakah aku akan bisa seperti orang lain yang bisa bebas di luar sana, kadang aku selalu iri pada mereka yang bisa bebas di luar sana.” Gerutu Sasa dalam batinnya yang tanpa terasa akhirnya meneteskan air mata dan saat itu pula Hankyung datang menghampirinya dan Hankyung pun kaget saat melihat adiknya menangis.

“Ada apa? Kenapa kau menangis?” Tanya Hankyung pada adiknya itu sambil mengusap air matanya.

“Aku tidak apa-apa koq, Hanya kelilipan saja!” Sambil mencoba menghindari kakaknya.

“Kau jangan berbohong padaku, Aku sudah tau sifat mu itu. Karena kita sejak kecil selalu berdua, jadi mana mungkin ku tak tahu sifat mu.” Jawab Hankyung.

“Sudah lah kak aku lelah ingin tidur.” Lalu tiba-tiba Hankyung berkata, “Aku mengerti penderitaan mu,sebenar nya kau hanya menghindar dari kenyataan kan? Padahal masih banyak orang yang mengharap kan kesembuhan dan keceriaan mu yang dulu kembali.” Sambil memeluk adiknya yang sangat di cintai nya itu, lalu air mata Sasa pun mulai mengalir di pelukan kakak nya.

Keesokan hari nya saat Kyuhyun akan mengantar kan makan dan obat nya Sasa, ia bertemu dengan Sinsa dan mereka pun bersama-sama ke kamar nya Sasa.

“Hy… sedang apa kau?” Sapa Kyuhyun pada Sinsa.

“Kyu, aku sedang tidak melakukan apa-apa. Lalu kau?” Tanya Sinsa pada Kyuhyun.

“Aku sedang melakukan tugas rutin ku,kalau kau tak ada kerjaan lebih baik kau membersihkan kamar Sasa saja!” Sambil tersenyum licik.

“Kau ini bisa saja kalau menyuruh orang!” Sambil mengikuti perintah Kyuhyun.

Saat tiba di kamar Sasa, Hankyung yang membukakan pintu nya untuk mereka berdua. Sedangkan Sasa seperti biasa duduk di depan jendela sambil menikmati pemandangan di luar sana.

“Hi,Sasa! Apa kabar mu semakin membaik?” Tanya dr.Kyuhyun sambil tersenyum yang membuyarkan lamunan Sasa.

Tapi Sasa hanya terkaget dan membuang muka dari dr.Kyuhyun. Hankyung pun yang sudah mengerti sifat adiknya itu langsung mencoba mencairkan suasana dan berkata, “Adik ku sudah semakin membaik koq,Dok!” Sambil tersenyum ramah pada mereka berdua.

Lalu dr.Kyuhyun pun mulai menyindir kembali Sasa dan berkata, “Bagaimana dengan laki-laki pujaan mu itu? Apakah kau sudah bisa menemuinya?” Tanya dr.Kyuhyun sambil tersenyum dingin.

Sasa yang mendengar itu pun langsung terkejut dan tidak sengaja dia menyenggol gelas yang ada di sebelahnya itu. Sinsa pun yang kaget dengan kejadian itu langsung mencoba membersihkan serpihan pecahan gelas itu. Lalu dr.Kyuhyun pun membantu Sinsa membersihkannya.

Saat serpihan pecahan kaca itu bersih,Sinsa langsung pergi untuk membuang serpihan pecahan itu dan dr.Kyuhyun pun pergi bersamaan dengan Sinsa yang keluar dari kamar itu.

“Ada apa dengan dirimu itu? Kenapa kau begitu terkejut saat dr.Kyuhyun menanyakan seseorang pria padamu dan memangnya siapa pria itu?Apakah aku mengenalnya?” Tanya Hankyung bertubi-tubi.

“Aku tidak tahu, dia nya saja yang terlalu mengurusi urusan orang lain.” Jawab Sasa yang langsung membaringkan badannya karena sudah merasa pusing dan lelah. Hankyung hanya bisa diam tanpa melakukan apapun dan berdiam diri.

Sedangkan di tempat lain dr.Kyuhyun dan Sinsa sedang mengobrol di koridor.

“Sebenarnya siapa laki-laki yang kau maksud itu? Sepertinya kau tahu banyak tentang laki-laki itu?” Tanya Sinsa heran.

“Bukan siapa-siapa, ini hanya urusan Sasa dan aku.” Sambil tersenyum manis.

“Sepertinya ada yang kau sembunyikan dariku? Senyum mu itu menandakan ada sesuatu yang aneh?!” Tanya Sinsa seperti menemukan kejanggalan di balik senyuman nya itu.

“Sudahlah, tidak usah kau pikirkan lagi! Bukan hal yang penting koq.” Jawab Kyuhyun sambil tersenyum lagi. Sinsa yang masih bingung dengan jawabanya dr.Kyuhyun hanya bisa terdiam.

Dr.Kyuhyun yang sengaja datang ke kamar Sasa,memergoki lagi Sasa yang sedang memperhatika lagi Donghae yang sedang bermain bola basket di lapangan luar sana. Lalu dr.Kyuhyun pun menghampiri Sasa dengan diam-diam tanpa ingin di ketahui oleh Sasa. Sasa yang menyadari dengan kedatangan dr.Kyuhyun langsung berbalik dan memandang dr.Kyuhyun dengan pandangan dingin dan hampa.

“Mau apa kau ke kamar ini? Ini kan bukan waktunya aku minum obat?” Tanya Sasa dengan dingin dan sedikit sinis.

“Tidak,Seorang dokter kan wajar melihat kondisi pasiennya. Ternyata kau masih memandangngi laki-laki itu dari jauh? Kalau kau begitu terus bagaiman dia akan tahu perasaan mu?” Kata dr.Kyuhyu

“Apa peduli mu tentang hidup ku? Aku ini kan bukan siapa-siapa untukmu.” Jawab Sasa dengan sinis dan sedikit marah.

“Kau ini terlalu keras kepala,yah? Sekarang lebih baik kau ikut saja dengan ku.” Ajak dr.Kyuhyun sambil tiba-tiba menarik lengan Sasa.

Sasa tidak menyangka bahwa dr.Kyuhyun akan membawa nya ke luar rumah sakit, Awalnya Sasa sempat mencoba melepaskan cengkraman dr.Kyuhyun tapi dia tak bisa dan akhirnya dia terpaksa mengikuti dr.Kyuhyun yang membawa nya ke luar itu. Tidak di sangka-sangka ternyata dr.Kyuhyun membawa nya mengahampiri Donghae yang sedang bermain bola basket di tengah lapangan depan rumah sakit itu.

“Buat apa kau bawa aku ke sini? Bukankahh aku tidak boleh keluar?” Tanya Sasa yang setengah gugup bercampur malu saat melihat Donghae berada tak jauh darinya.

“Sudah kau tenang saja, Kan aku sudah bilang kalau aku ini dapat membantu kau agar dapat bertemu dengan nya.” Bisik dr.Kyuhyun pelan.

Lalu tak lama setelah itu Donghae menyadari kehadiran dr.Kyuhyun dan Sasa dan Donghae pun langsung menghampiri mereka sambil tersenyum dan menyapa dr.Kyuhyun. Betapa kegetnya Sasa ternyata dr.Kyuhyun tidak membohonginya kalau dia itu kenal dengan Donghae.

“Hi, dr.Kyuhyun.” Sapa Donghae ramah.

“Aku lihat akhir-akhir ini kau sering bemain bola basket di sini?” Tanya dr.Kyuhyun dengan senyuman nya yang ramah itu.

“Yah,aku hanya senang bermain di sini lagipula udara di sini lebih menyegarkan.” Jawab Donghae sambil menikmati udara segar di luar sana. Lalu Donghae melihat Sasa dan Sasa semakin gugup saat dia menyadari bahwa Donghae sedang memperhatikannya. Lalu Donghae bertanya pada dr.Kyuhyun, “Dia siapa? Apakah pacar Dokter?” Tanya Donghae sambil menunjuk Sasa dan tersenyum pada Sasa. Tapi Sasa yang mendengar itu pun langsung merasa kalau dirinya memang tak pantas dengan Donghae karena Donghae pun sekarang pun sudah seperti tak dapat melihat Sasa sebagai wanita yang menyukainya. Dr.Kyuhyun yang melihat Sasa murung merasa tidak enak dan ingin cepat-cepat menjelaskan pada Dongahe agar Sasa tidak murung lagi.

Belum Juga dr.Kyuhyun menjelaskan tiba-tiba ada yang memanggil Donghae dari belakang dan ternyata itu seorang wanita, dr.Kyuhyun saat melihat wanita itu tidak begitu asing dan wanita itu pun seperti sudah terlihat akrab dengan dr.Kyuhyun dan wanita itu pun menghampiri mereka bertiga.

“Hi,dr.Kyuhyun! Sudah lama yah saya tidak melihat anda. Bagaimana kabar anda?” Kata perempuan itu dengan ramah dan seperti sangat menghormati dr.Kyuhyun.

“Aku baik-baik saja. Och iyah,Jessica? Bukankah kau di tugaskan ke luar negeri? Tapi mengapa kau sudah di sini lagi? Bukankah kau di kontrak selama 5 tahun?” Tanya dr.Kyuhyun yang heran dengan kedatangan wanita itu yang tidak lain adalah Dokter di rumah sakit itu juga yang pernah merawat Donghae saat dulu dia mengalami kecelakaan.

Sasa yang tidak tau apa-apa sangat bertanya-tanya siapa wanita yang terlihat akrab dengan Donghae dan dr.Kyuhyun ini. Dia begitu sangat ingin tahu.

“Sebenarnya aku sudah pulang sejak 2 bulan yang lalu, karena aku dan Donghae akan menyiapkan pesta pertunangan. Maka dari itu aku pulang cepat. Bukankah begitu Oppa?” Tanya wanita itu pada Donghae. Dan Donghae mengangguk sambil tersenyum manis pada wanita itu.

Sasa yang mendengar iru sangat shok dan bagaikan di sambar petir lelaki yang sangat dia sukai dari dulu ternyata akan menjadi milik orang lain. Sasa pun tidak dapat membendung kesedihannya lagi, akhirnya dia pun berlari meninggalakan dr.Kyuhyun dan yang lain. Dr.Kyuhyun yang menyadari kesedihan Sasa segera berpamitan dengan Donghae dan wanita itu dan mulai mengejar dan mencari Sasa.

Akhirnya dr.Kuhyun menemukan Sasa yang sedang menangis di bangku taman yang tidak jauh dari tempat itu, Lalu dr.Kyuhyun menghampiri Sasa yang sedang menahan tangisnya itu.

“Maafkan aku, Aku benar-benar tidak tahu kalau mereka akan bertunangan. Ku sungguh-sungguh menyesal telah mengajak mu keluar, Mianhe…” Kata dr.Kyuhyun yang merasa bersalah karena telah membawa Sasa pada Donghae.

“Sudahlah, aku sudah lelah selalu menjadi orang yang selalu di kasihani oleh orang lain.Lagi pula ku sudah mengerti kalau orang yang sakitan seperti ku memang tak pantas menjadi milik siapa pun!” kata Sasa sambil menunduk menyembunyikan kesedihan nya.Tak lama setelah itu air mata Sasa pun tak dapat di bendung lagi dan ia akhirnya Sasa pun menangis, dr. Kyuhyun yang melihat itu hanya bisa mengelus kepala nya Sasa.

Hari pun sudah malam dan mereka pun belum beranjak dari tempat itu, lalu dr. Kyuhyun merasa khawatir karena melihat wajah Sasa yang mulai pucat.

“Lebih baik kita kembali ke rumah sakit saja, aku khawatir akan terjadi apa-apa padamu. Sekarang pun wajah mu sudah pucat.”Kata dr.Kyuhyun sambil berdiri dari tempat duduk nya.

Sasa pun beranjak dari tempat duduk nya, tapi tiba-tiba Sasa memegang kepala nya dan jatuh pingsan.Dr. Kyuhyun sangat terkejut dan buru-buru menangkap Sasa sebelum terjatuh ke tanah.Lalu dr. Kyuhyun membawa Sasa pulang ke rumah sakit dalam keadaan pingsan, Hankyun yang melihat adik nya dalam keadaan pingsan sangat shok dan menghampiri adiknya yang terbaring lemas di ranjangnya.

“Sebenar nya apa yang terjadi mengapa adik ku bisa seperti ini?”Tanya Hankyung gelisah bercampur panik.

“Sebenarnya ini salah ku, karena aku telah membawa dia keluar rumah sakit tanpa sepengetahuan kalian semua.Mianhe!” Jawab Kyuhyun sambil membungkukkan badan nya untuk minta maaf.

“owh ya sudah lah tidak usah di pikir kan lagi memang badan nya sudah terlalu lemah.” Kata Hankyung yang menjadi sedikit tenang.

Keesokan paginya Sasa akhirnya pulih kembali, wajahnya kini terlihat sedikit bugar. Lalu Hankyung yang melihat adiknya telah sadar langsung menghampirinya.

“Bagaimana keadaan mu? Apakah kau sudah merasa lebih baik?” Tanya Hankyung dengan ramah dan tersenyum. Lalu Sasa hanya mengangguk tanpa mengatakan sepatah kata pun.

“Harusnya aku hari ini berterima kasih pada dr.kyuhyun karena dia yang telah menggendong mu sampai ke kamar ini!” Kata Hankyung sambil memberikan bubur pada adiknya.

“Kenapa harus berterima kasih? Bukannya kakak yang membawa ku ke kamar ini?” Tanya Sasa kebingungan.

“Apa kau tidak ingat yang membawa mu ke kamar ini saat kau pingsan itu adalah dr.Kyuhyun bukan aku.” Kata Hankyung menjawab.

Sasa yang mendengar itu sangat terkejut lalu dia berbicara dalam batinnya itu.     ” Apa? Jadi,Yang membawa aku sampai kekamar adalah dr. Kyuhyun, tapi mengapa yang kurasa kan saat ia memebawa ku, ku merasa nyaman sekali.” Pikir Sasa dalam batinnya itu.

To be continued….

Iklan

5 thoughts on “Love In Hospital (PART.2)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s