Love In Hospital (PART.3)

Love In Hospital (PART.3)

Di pagi hari yang cerah suasana di rumah sakit begitu tenang, Tampak Dr. Kyuhyun yang sedang duduk di Lobi. Sinsa yang saat itu baru saja datang tak sengaja melihat Kyuhyun dan segera menghampirinya.

“Hi, Kyu..” Sapa Sinsa ramah sembari tersenyum dan duduk di sebelahnya. Kyuhyun hanya terdiam saja tak menggubris sapaan Sinsa sedikitpun.

“Koq, dia diem terus sech? Apa kah dia sakit?” Ujar Sinsa dalam batinnya, Sinsa segera meletakkan telapak tangannya di kening Kyuhyun.

“Gax panas koq…” Ujar Sinsa pelan dan nyaris tak bersuara.

“Aku ini tidak sakit” Ujar Kyuhyun seraya menyandarkan badannya.

“Kyu, koq tumben ngelamun? Biasa juga jam segini suka masih tidur di tempat tersembunyi gitu…” Tanya Sinsa sembari menyindir dan menyenggol lengan Kyuhyun dengan lengannya.

“Aku sedang tidak bersemangat untuk tidur.” Ujar Kyuhyun tanpa menatap Sinsa.

“What….?!! Seorang Dr. Kyuhyun tak bersemangat untuk tidur??” Teriak Sinsa karena terkejut dengan jawaban yang di dengarnya itu.

“”Kecilkan suara mu, Bodoh!” Ujar Kyuhyun sembari membungkam mulut Sinsa dengan tangannya. Sinsa yang kesal karena di sebut Bodoh segera menatap menginjak kaki Kyuhyun dan Kyuhyun pun melepaskan bungkamannya itu

“Aish, Kasar sekali kau ini!” Ujar Kyuhyun kesakitan.

“Mangkannya jangan sebut aku bodoh!” Ujar Sinsa yang Langsung bertanya pada Kyuhyun, “Kau ini sebenarnya kenapa? Apa kau punya masalah?” Tanya Sinsa yang memperlihatkan sebuah perhatian layaknya seorang sahabat.

“Hah, aku sulit untuk mengatakannya!” Jawab Kyuhyun menghela nafas yang terasa sangat berat.

“Ayolah, Kyu! Beritahu aku apa masalahmu? Barang kali aku bisa bantu?!” Bujuk Sinsa memelas seperti anak kecil.

Kyuhyun hanya terdiam tak mengeluarkan sepatah katapun, Sinsa yang kesal karena sahabatnya itu hanya diam saja sejenak dia berfikir. Tak lama setelah itu Sinsa menyipitkan kedua matanya dan melipat kedua tangannya.

Kyuhyun yang melihat sahabatnya seperti itu merasa ada yang aneh dengan Sinsa dan langsung bertanya, “Waeyo?” Tanya Kyuhyun heran.

“Aniyo, aku hanya sedang berfikir saja apa yang sedang kau pikirkan dan membuatmu seperti ini? Apakah gara-gara kejadian malam tadi?” Tanya Sinsa yang mengetahui kejadian tadi malam.

Kyuhyun langsung melirik Sinsa dengan heran dan seperti ingin mengatakan “Dari mana dia tahu apa yang kini sedang ku pukirkan?”

Sinsa langsung tersenyum saat melihat wajah Kyuhyun yang penuh tanya itu dan lalu berkata, “Binggo, aku benar kan?” Ujar Sinsa sembari memberi tepukan untuk dirinya sendiri.

“Tapi gimana ceritanya, Sasa bisa pingsan saat bersamamu?” Tanya Sinsa heran.

“Sebenarnya waktu kemaren malam itu *Bla…bla…bka* Gitu ceritanya..” Jelas Kyuhyun pada Sinsa dengan panjang lebar. Saat Kyuhyun melirik Sinsa dia heran melihat ekpresi wajah Sinsa  yang terlihat terkejut.

“Waeyo?” Tanya Kyuhyun yang heran.

“Kyu, kenapa kau tidak menanyakan dulu padaku? Kau tau kan aku ini dekat dengan Jessica?” Tanya Sinsa yang sadar dari kediaman nya.

Kyuhyun terdiam sejenak tapi dia langsung bertanya kembali pada Sinsa.

“Tapi bukankah dulu Jessica itu sudah memiliki pacar?” Tanya Kyuhyun.

“Apa kau lupa kalau mereka sudah putus dan semenjak itu Jessica semakin dekat dengan Donghae apalagi semenjak Donghae menyusul Jessica ke luar negeri mereka semakin bertambah dekat saja, Hingga akhirnya mereka pacaran dan dalam waktu dekat ini mereka akan mengadakan pesta pertunangan…” Jawab Sinsa seraya menjelaskan panjang lebar.

“Kenapa kau tidak bilang padaku?” Ujar Kyuhyun sedikit kesal.

“Tadinya aku ingin bilang, karena aku pun baru mengetahui nya kemaren pagi. Dan saat aku mencari mu aku tak dapat menemukan mu di mana-mana?” Jawab Sinsa dengan polos.

Kyuhyun yang mendengar itu terlihat menjadi sedikit melemas sembari menundukan kepalanya dan menopang kepalanya dengan kedua tangannya sembari berkata, “Aku ini memang, Bodoh…” Ujar Kyuhyun lemas.

“Sudah lah Kyu, Nasi sudah menjadi bubur dan tak bisa di ubah lagi, Begitupun dengan kebodohanmu yang juga tak bisa di ubah…” Belum sempat Sinsa melanjutkan kalimatnya Kyuhyun menegakkan kembali kepalanyadan menatap Sinsa sembari tersenyum manis.

“Nah, gitu dong! Ini baru namanya Dr. Kyu yang aku kenal, selalu tersenyum setiap saat dan…” Saat Sinsa belum sempat melanjutkan kalimatnya lagi, tiba-tiba saja sebuah pukulan mendarat di kepala Sinsa. *PLETAK..*

“Hyaaa, kenapa memukulku?” Teriak Sinsa seraya beranjak dari duduknya dan mengusap-ngusap kepalanya yang sakit.

“Itu adalah hukuman karena kau telah menyebutku bodoh, Araseo?” Jawab Kyuhyun sembari melihat ke arah lain. Sinsa yang kesal akhirnya membalas perlakuan Kyuhyun dengan memukul kepala Kyuhyun juga.

“Aish, Kau ini mau cari mati yah?” Ujar Kyuhyun seraya mengusap-ngusap kepalanya yang sakit dan berabjak dari duduknya.

Sinsa menatap Kyuhyun dengan dingin begitupun dengan Kyuhyun lalu mereka berdua saling mengacak rambut lawan mereka masing-masing. N’tah mereka sedang bertengkar atau becanda tak ada yang mengetahui itu, Para penghuni rumah sakit pun hanya mengeleng-gelengkan kepala saja saat melihat Kyuhyun dan Sinsa seperti itu, mereka seolah sudah terbiasa dengan kelakuan mereka ber-2 yang seperti itu.

Tak lama setelah itu Hankyung dan Sasa yang sedang mencari Kyuhyun, Mendapati Kyuhyun yang sedang berada di Lobi dan sedang bertengkar dengan Sinsa segera menghampiri mereka berdua dan hanya bisa diam melihat tingkah laku mereka berdua. Kyuhyun dan Sinsa yang sadar akan kehadiran Hankyung dan Sasa segera memberhentikan pertengkarannya itu dan segera merapihkan rambut serta pakaian mereka.

“Annyeong…” Sapa Hankyung dengan ramah.

“Annyeong…” Jawab mereka berdua. Kyuhyun langsung menatap Sasa dengan tatapan bersalah, Sedangkan Sasa hanya menatap ke depan dengan tatapan kosong dan hampa.

Kyuhyun tiba-tiba membungkukkan badannya dan berkata, “Mianhe, Karena kecerobohan ku ini kau jadi pingsan tadi malam…” Ujar Kyuhyun dengan sopan.

Sasa yang terkejut dengan perilaku Kyuhyun menjadi sangat tidak enak hati, Tapi dia seperti sulit untuk mengucapkan “Tidak apa-apa” ataupun membalas ucapan Kyuhyun sepatah kata pun.

“Anda tidak perlu meminta maaf! Justru kami ingin berterima kasih pada Dr. karena sudah membawa Sasa sampai ke kamarnya, Kamsahamnida…” Ujar Hankyung seraya membungkukkan badannya.

“Gwenchana, itu memang salah ku! Sudah membawa Sasa keluar rumah sakit…!” Jawab Kyuhyun merasa sangat bersalah.

Sasa yang melihat Kyuhyun seperti itu dan terus menyalahkan dirinya sendiri merasa sedikit tidak enak, Sinsa yang melihat Sasa seperti ada yang di sembunyikan segera bertanya pada Sasa, “Kencana-yo?” Tanya Sinsa dengan lembut.

Kyuhyun dan Hankyung yang heran dengan pertanyaan Sinsa pada Sasa lalu mereka semua menatap Sasa dengan tatapan penuh tanya. Sasa yang sedikit gugup dan malu segera memalingkan mukanya dan berkata, “Aniyo…” Jawab Sasa pelan.

————————————————————————-

Di taman rumah sakit tampak Sinsa sedang duduk di bawah pohon yang rindang.

“Haufht, Panas sekali hari ini, Rasanya aku ingin meminum minuman segar..” Ujar Sinsa berbicara pada dirinya sendiri.

Tiba-tiba seorang lelaki berdiri tepat di depan Sinsa dan memberikan sekaleng minuman segar untuknya sambil berkata.

“Ini, kau pasti membutuhkannya…” Ujar lelaki itu yang tak lain adalah Hankyung.

“Eh? Gomawo..” Jawab Sinsa sembari mengambil kaleng minuman segar itu.

“Apa sedang istirahat?” Tanya Hankyung.

Sinsa hanya menganguk saja seraya meneguk minuman yang tadi di terimanya.

“Sinsa apa kah aku boleh tanya sesuatu pada mu?” Tanya Hankyung dengan sangat hati-hati.

“De…” Jawab Sinsa dengan lembut.

“Sebenarnya kau dan Kyuhyun itu memiliki hubungan apa?” Tanya Hankyung.

Sejenak Sinsa terdiam dan memandang langit yang cerah sembari tersenyum, Hankyung yang merasa ada yang salah dengan ucapannya segera meminta maaf.

“Mianhe, aku tak sewajarnya menanyakan ini!” Ujar Hankyung merasa bersalah.

“Aniyo, kau itu tidak salah! Aku hanya sedang berfikir sebenarnya aku dan Kyu itu apa? Mungkin aku dan Kyu dapat di bilang lebih dari sekedar teman ataupun sahabat…” Jawab Sinsa sembari tetap menatap langit.

“Lebih dari sekedar sahabat? Apakah kalian pacaran?” Tanya Hankyung yang sedikit terlihat terkejut dan gugup.

Sinsa langsung tersenyum dan akhirnya Sinsa tertawa kecil. “Hahahaha, mana mungkin aku dan Kyu itu berpacaran? Aku itu sudah menganggap nya sebagai kakak ku sendiri dan begitupun dengan Kyu yang sudah menganggap ku adik…” Jelas Sinsa sembari mencoba menghentikan tawanya yang terus tak mau berhenti.

Hankyung terdiam mendengar ucapan itu, Lalu dia mengelus-ngelus kepala Sinsa sembari tersenyum manis. Sinsa terkejut dengan sikap Hankyung lalu dalam sekejap saja dia merasakan jantungnya bendetak dengan cepat dan pipinya terasa panas dan memerah. Sinsa pun mencoba menghilangkan rasa malunya dengan bertanya pada Hankyung, “Mengapa kau bertanya tentang hubungan ku dengan Kyu?” Tanya Sinsa heran dengan pertanyaan yang di ajukan oleh Hankyung tadi.

“Och, Aniyo. Aku hanya ingin bertanya saja..” Jawab Hankyung da sekarang giliran Hankyung yang tampak gugup di hadapan Sinsa. Lalu Sinsa pun tersenyum manis dan Hankyung membalas senyuman itu.

Tak jauh dari lokasi itu, Tampak seorang wanita sedang memperhatikan mereka berdua dari lantai 2 gedung rumah sakit. Wanita itu tampak tak berekpresi dan hanya memfokuskan pandangannya itu pada Hankyung dan Sinsa.

To be Continued….

6 thoughts on “Love In Hospital (PART.3)

  1. HA! jadi sinsa itu cewek to??
    jah~
    q pikir cowok~
    *geleng2″

    wanita itu~ pasti mau~ nagih hutang~
    kkkk~
    ah q mengacaukan cerita lewat komen~
    sudahlah~
    baca part selanjutnya~

  2. Hangeng suka sinsa ea udh mulai tny2 hubungan ama kyu . ,

    Oya chingu , itu b.korea.na ky.na salah dech .
    Setauku tuh gwaenchana , bukan kencana .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s