Love In Hospital (PART.4)

Love In Hospital (PART.4)

Kyuhyun sedang berjalan sendiri tampak dia sedang menggerutu sendiri dan merasa sedikit bosan.

“Hah…,Sinsa ke mana sich…? Padahal kan aku sedang ingin mengajak nya bercanda!” Ujar Kyuhyun berbicara sendiri dan di saat sedang berjalan dia melewati sebuah lorong lantai dua dan dia mendapati sesosok wanita yang sudah tak asing lagi dan tak lain adalah Sasa yang sedang duduk di kursi roda dan menatap keluar jendela. Kyuhyun pun menghampiri Sasa.

Kyuhyun ikut menatap keluar jendela dan tersenyum licik seperti merencanakan sesuatu saja.

“Apa yang sedang kau lakukan di sini?” Tanya Kyuhyun dengan ramah.

Sasa yang sedang memperhatikan Hankyung dan Sinsa yang sedang asyik mengobrol di taman, sangat kaget dengan kehadiran Kyuhyun dan dia pun tak mau menatap Kyuhyun sedikit pun.

“Aniyo, ini bukan urusan mu!” Ujar Sasa ketus.

“Kau ini selalu saja bersikap dingin, Apa kau juga tidak suka melihat Kakak mu dengan Sinsa?” Tanya Kyuhyun sedikit mengetes.

Sasa hanya terdiam saja dan tidak mengucapkan sepatah kata pun. Kyuhyun pun mengeluarkan Handphone nya.

“Lebih baik aku telepon Sinsa saja, dan menyuruhnya untuk tidak mendekati Kakak mu lagi!’ Ujar Kyuhyun yang langsung menekan tombol Handphonenya.

“Andwae…” Ujar Sasa pelan.

“De?” Tanya Kyuhyun pura-pura tidak mendengar.

“Ku bilang jangan, apa kau tidak mengerti juga? Padahal kau kan sahabat Sinsa tapi kenapa kau tidak bisa untuk memahaminya? Kau tidak mau melihat sahabat mu bahagia, apa?” Jawab Sasa sinis.

Kyuhyun pun tersenyum dan akhirnya dia tidak dapat menahan tawanya, Sasa yang melihat tingkah laku Kyuhyun begitu sangat heran.

“Waeyo? Memangnya ada yang lucu?” Tanya Sasa sedikit gugup.

“Ternyata di balik sifat mu yang dingin kau masih bisa menghargai perasaan Kakak mu, yah? Mengaku sajalah kau bukan mementingkan perasaan Sinsa kan melainkan kau tidak ingin kakak mu sedih kan? Lagi pula aku juga tidak mungkin berbuat seperti itu pada sahabat yang sudah ku anggap adik ku sendiri..” Jawab Kyuhyun yang masih sedikit tertawa kecil.

Sasa begitu malu saat mendengar penjelasan Kyuhyun dan ternyata dari tadi Kyuhyun sedang mengetes seberapa besar Sasa menyayangi kakak nya itu. Dan sekarang terbukti di balik sifat Sasa yang dingin dia sangat menyayangi kakaknya itu. Sasa pun berkata, “Gomawo..” Ujarnya pelan tanpa menatap Kyuhyun.

“De?” Tanya Kyuhyun heran sembari berhenti tertawa.

“Gomawo, Karena kau telah mempertemukan aku dengan Donghae. Walau hasilnya tak sindah yang ku harapkan dan yang ku bayangkan, Tapi setidaknya aku tidak perlu lagi berkhayal tentangnya dan aku sekarang lebih bisa memahami perasaan kakak ku sekarang ini.” Ujar Sasa menjelaskan panjang lebar sembari tersenyum manis.

Baru kali ini Sasa tersenyum pada Kyuhyun, Kyuhyun kaget dengan apa yang baru saja Sasa ucapkan. Seakan- akan dia tak dapat mempercayai apa yang di dengarnya tadi, Kini Kyuhyun hanya bisa terpaku saja hingga seorang suster menghampirinya dan membuyarkan keterpakuannya itu.

“Dokter anda dari mana saja? Pasien di no 187 sudah saatnya anda periksa!” Ujar suster itu dengan ramah.

“Mianhe, tadi aku sedang mengobrl dengan nona Sasa dan hampir melupakan waktu.” Jawab Kyuhyun sembari tersenyum.

“Lalu, suster Sinsa di mana? Pasien tadi berpesan hanya ingin di periksa oleh Dr.Kyuhyun dan suster Sinsa!” Ujar Suster itu menjelaskan.

“De, aku akan menghubungi Sinsa segera. Dan tolong bantu nona Sasa untuk kembali ke kamarnya, araseo?” Perintah Kyuhyun yang bergegas pergi dan  menghubungi Sinsa.

“Nona, mari saya antar anda kembali ke kamar!” Ajak suster itu sembari mendorong kursi roda Sasa dengan perlahan.

“De,Kamsahamnida.” Jawab Sasa pelan.

Saat di taman Sinsa mengangkat telepon dari Kyuhyun dan berpamitan pada Hankyung seraya bergegas pergi.

Hankyung pun kembali ke kamar adiknya dan menghampiri adiknya yang sedang tertidur pulas di ranjangnya dan dia pun membelai kepala adiknya dan mengecup kening nya. Hankyung pun berkata,”You are my little angel is the most valuable…” Ujar Hankyung pelan sembari meneteskan air matanya.

———————————————————————-

Beberapa hari kemudian…

Hankyung dan Sinsa begitu terlihat sangat dekat dan begitu juga dengan sikap Sasa yang terlihat lebih ramah, Walau terkadang dia masih terlihat dingin terhadap Kyuhyun.

Saat pagi hari Hankyung dan Sasa sedang berjalan-jalan di taman rumah sakit, lalu mereka berdua mendapati Kyuhyun dan Sinsa yang sedang bermain dengan 2 anak kecil. Lalu mereka berdua menghampiri Kyuhyun dan Sinsa karena Sinsa mengajak nya bergabung.

“Annyeong haseyo” Sapa Hankyung ramah.

“Annyeong haseyo” Balas Sinsa sembari tersenyum manis.

Tampak anak kecil yang begitu lincah sedang bermain dengan mereka berdua.

“Saat sedang bermain dengan anak kecil, dia lucu sekali…” Pikir Sasa dalam hatinya.

Kyuhyun pun tersenyum pada Sasa dan dalam hitungan detik saja jantung Sasa langsung berdegup sangat kencang dan dia pun menggeleng-gelengkan kepalanya.

“Andwae, kenapa aku bisa berdebar-debar saat melihat nya. Ini pasti hanya sesaat saja, jangan sampai aku menyukainya! Itu kan tidak mungkin?” Ujar Sasa dalam batinnya sembari mencoba untuk tidak menatap Kyuhyun.

“Kencana-yo?” Tanya Hankyung yang heran melihat tinghkah laku adiknya itu.

“Aniyo…” Jawab Sasa sembari tersenyum dan menggelengkan kepalanya.

“Ayo kalian berdua beri salam pada kedua kakak ini!” Perintah Sinsa dan Kyuhyun kepada kedua anak kecil itu.

“Annyeong Haseyo…” Ujar kedua anak kecil itu sembari tetap memegang erat tangan Kyuhyun dan Sinsa.

Hankyung dan Sasa tersenyum melihat tingkah laku kedua anak itu yang sangat menggemaskan sekali.

“Adik kecil siapa nama mu?” Tanya Sasa pada kedua anak kecil itu.

“Chonun Chika imnida!” Ujar anak kecil itu dengan memasang tampang wajah serius.

“Lalu kau?” Tanya Hankyung pada anak kecil yang satunya lagi.

“Chonun Gou imnida!” Ujar anak kecil itu dengan memasang tampang yang tidak bersahabat itu.

“Aduch….,Lucunya…” Ujar Sasa, di saat Sasa ingin mengusap-ngusap kepala Chika dan Gou, Chika dan Gou langsung menangkis nya dan menarik Kyuhyun dan Sasa agar menjauh dari Hankyung Sasa.

“Eh, Waeyo?” Tanya Sasa yang terlihat sangat kaget.

“Kau, tidak perlu bersikap manis pada kami berdua karena kami tidak akan lengah pada kalian!” Ujar Gou dengan lantang.

“Benar kami tidak akan terpengaruh pda kalian dan kami tidak akan menyerahkan Pangeran Kyuhyun dan Puteri Sinsa pada kalian…” Ujar Chika sembari berdiri tepat di hadapan Kyuhyun dan Sinsa seraya merentangkan lengannya. Begitu pula dengan Gou.

Hankyung dan Sasa setelah mendengar ucapan kedua anak kecil itu begitu tercengang dan hanya diam tak mengatakan apapun.

“Dari mana mereka tau tentang perasaan ku pada Sinsa?” Tanya Hankyung dalam batinnya, Ternya Hankyung telah menyimpan perasaan pada Sinsa dari awal mereka bertemu.

Sinsa yang sedikit kaget pun segera tersenyum kecil di paksakan, lalu dia jongkok untuk menyamai tinggi Chika dan Gou.

“Chika, Gou kalian tidak boleh berkata seperti itu! Itu namanya tidak baik!” Ujar Sasa dengan lembut.

Chika dan Gou terdiam sejenak, lalu berkata.”Mianhe…” Ujar mereka berdua serempak.

“Lalu siapa yang mengajari kalian berkata seperti itu?” Tanya Sinsa penasaraan.

Gou dan Chika itu terlihat begitu gugup saat di tanya seperti itu oleh Sinsa, Akan tetapi ada wanita separuh baya yang memanggil mereka berdua. Merka berdua pun berlari menghampiri wanita itu dan mereka berdua berteriak, “Dr.Kyu, kami akan menjaga rahasia itu sebagai orang dewasa…”

Kyuhyun hanya mengacungkan kedua ibu jari tangan nya dan tersenyum manis, Lalu Sinsa yang merasa heran segera berbalik dan melihat Kyuhyun sembari tersenyum.

“Apa yang di maksud dengan menjaga rahasia sebagai orang dewasa itu,Kyu??” Tanya Sinsa yang masih memasang wajah manis.

“Ah…, Aniyo..” Ujar Kyuhyun sedikit panik bercampur gugup.

“Jangan-jangan dia mengajar kan yang tidak-tidak pada kedua anak kecil itu!” Ujar Sasa yang mulai mentap Kyuhyun dengam tatapan dingin.

“Sasa,kau tidak boleh begitu…!” Ujar Hankyung.

Sinsa dan Sasa menatap dingin pada Kyuhyun dan tatapan mereka berdua seakan ingin membunuh Kyuhyun dalam 1 detik saja.

“Chika,Gou kenapa kalian berteriak di hadapan Sinsa? Kalau sekarang aku jujur pada Sinsa bisa-bisa aku mati…” Pikir Kyuhyun panik keringat dingin mulai bercucuran, Lalu dalam hitungan detik Kyuhyun berjalan mundur dan berlari secepat mungkin.

“Kyu, kau mau ke mana? Jangan lari kau,yah!” Teriak Sinsa yang kemudian mengejar Kyuhyun dengan cepat.

Hankyung dan Sasa hanya tersenyum melihat kelakuan mereka berdua yang seperti itu, Mereka seolah-olah telah terbiasa dengan Kelakuan Kyuhyun dan Sinsa.

Lalu Hankyung mengeluarkan Handphonenya dan memfoto Sasa yang sedang tertawa kecil itu.

“Oppa…” Ujar Sasa yang menyadari sedang di foto.

“Apa? Kau mau marah padaku? Aku kan hanya sedang memfoto adik kesayangan ku ini!” Ujar Hankyung lembut.

Sejenak Sasa terdiam lalu dia tersenyum manis.

“Sudah lama aku tidak melihat mu tersenyum manis seperti saat ini, aku senang bila bisa terus melihat mu seperti ini!” Ujar Hankyung yang kemudian memeluk adiknya dan mencoba menahan air matanya untuk tidak mengalir.

“Gomawo,Oppa! Karena selama ini Oppa yang selalu menyemangati ku dan tetap mengerti padaku walaupun aku terkadang selalu bersikap egois pada Oppa…” Ujar Sasa yang kemudian sedikit meneteskan butiran air mata di dalam pelukan Hankyung yang terasa begitu hangat dan membuat nyaman.

“De…” Jawab Hankyung lembut.

Sasa dan Kyuhyun berhenti dari kejar-kejarannya dan mereka memandangi Hankyung dan Sasa sembari tersenyum, Lalu Sasa berkata.”Kyu, mana Handphone mu?” Tanya Sasa sembari menyodorkan tangannya.

“Memangnya untuk apa?” Ujar Kyuhyun berbalik bertanya seraya mengeluarkan Handphonenya.

“Sudah lah tidak usah banyak tanya!” Jawab Sinsa sembari merebut dengan cepat Handphone yang berada di tangan Kyuhyun.

Lalu Sinsa memfoto Hankyung dan Sasa yang sedang berpelukan dan dia pun tersenyum sembari berkata,”Merka berdua sangat rukun, yah?” Ujar Sinsa sembari tersenyum pada Kyuhyun da Kyuhyun pun mengangguk.

——————————————————————————————

Pada saat siang hari…

Seperti biasa Sinsa kebingungan kembali karena sudah 15 menit dia mengelilingi seluruh pelosok rumah sakit ini tapi tetap tidak menemukan Kyuhyun juga.

“Kyu, ke mana ceh? Gini nich kalau punya partner tukang tidur pasti susah di cari, kemaren-kemaren aja bilangnya gak semangat untuk tidur! Tapi sekarang malah cepet banget ngilangnya…” Ujar Sinsa mengomel-ngomel sendiri dan di tengah perjalananya mencari Kyuhyun tiba-tiba seoarng lelaki menepuknya dari belakang.

“Hankyung? Ku kira siapa? Mengagetkan ku saja…” Ujar Sinsa sedikit kaget.

“Mianhe…, tapi aku ingin bertanya apakah kau melihat Sasa sejak tadi dia tidak berada di kamarnya dan aku cari pun tidak aku temukan…” Jawab Hankyung yang terlihat panik.

“Aniyo, Tapi bagaimana kalau kita mencarinya berdua karena aku pun sedang mencari Kyu yang hilang ntah ke mana!” Ajak Sinsa dan Hankyung pun menganggukan kepalanya seraya berjalan tepat di samping Sinsa.

************************

Di tempat lain, tepatnya dia tas atap gedung rumah sakit…

Tampak Sasa yang sedang berdiam diri sembari memejamkan kedua matanya untuk merasakan hembusan angin yang bersemilir.

“Huh, seharian aku di kamar sangat jenuh…!” Ujar Sasa mengeluh sendiri.

Di saat itu juga saat Sasa membuka kedua matanya pandangan nya terfokus pada sesosok pria yang sedang tidur di atas bangku di sudut atap gedung rumah sakit itu.

“Siapa dia? Mengapa dia tidur di tempat seperti ini?” Tanya Sasa dalam batinnya.

Lalu Sasa menghampiripria itu dan sedikit membungkukan badannya agar dapat melihat wajah pria itu, Setelah dia melihat pria itu dia mengerut kan dahinya dan berfikir,”Apa-apaan orang ini? Masa tidur di tempat seperti ini sih…??”

Sasa terus memperhatikan wajah pria itu yang tak lain adalah Kyuhyun lalu tersirat bayangan Kyuhyun yang saat tadi sedang bermain sangat terlihat lucu dan tampan.

“Andwae, Sasa kau kenapa? Kenapa kau jadi memikirkannya terus menerus?” Ujar Sasa dalam hatinya.

Tapi akhirnya Sasa terfokus kembali pada wajah Kyuhyun yang terlihat sangat polos saat tertidur, Tak lama setelah itu sebuah senyuman kecil yang manis terukir di wajah Kyuhyun.

“Apa aku ini terlalu tampan hingga kau terus menatapi ku seperti itu?” Tanya Kyuhyun sembari melirik Sasa da tersenyum.

Sasa yang tercengang dengan bangun nya Kyuhyun dari tidurnya segera menegakkan badannya dan menatap ke arah lain sambil berkata,”Aku tidak memperhatikan mu! Kau nya saja yang mengada-ngada…” Jawab Sasa yang terlihat malu dan gugup.

Kyuhyun yang menyadari kalau Sasa malu dan gugup hanya tersenyum manis dan beranjak dari tidurnya dan langsung membelai kepala Sasa. Sasa sangat kaget dan dalam seketika pipinya memerah dan jantungnya berdetak lebih cepat, Karena dia malu dia mencoba menangkis tangan Kyuhyun dan mencoba untuk pergi. Tapi karena Sasa kehilangan keseimbangan tubuhnya di pun terjatuh tapi untunglah Kyuhyun menolongnya dan di saat itu pula mata mereka saling bertatapan karena jarak mereka kini hanya berjarak 10 cm saja.

To Be Continued……

Iklan

4 thoughts on “Love In Hospital (PART.4)

  1. makin seruuu ni !!!!!! 😀 tp aku agk bngung , kyuhyun sbnrnya ama sapa yaaa ? Aku pngnnya dy ama tmennya itw drpd ama yg sakit hehehe #plak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s