Love In Hospital (PART.5 End)

Love In Hospital (PART.5 End)

Angin yang berhembus dengan perlahan mengibas rambut Sasa yang terurai panjang dan indah, kini mata Kyuhyun dan Sasa saling bertatapan. Akan tetapi Sasa yang panik segera bangkit dari pelukan Kyuhyun dan kini jantungnya pun berdegup sangat kencang pipinya pun semakin memerah.

“Oh, Tuhan…! Perasaan apa ini? Mengapa rasanya perasaan ini sama dengan perasaan ku pada Donghae dulu bahkan ini lebih…” Ujar Sasa dalam hatinya seraya memegang dadanya karena detak jantungnya berdegup dengan kencang.

“Kenapa jantung ku berdegup kencang seperti ini?” Tanya Kyuhyun dalam hatinya seraya menepuk-nepuk dadanya. Tapi Kyuhyun lansung menatap Sasa dan bertanya,”Kencana-yo?” Tanya Kyuhyun sedikit malu.

“De…” Jawab Sasa singkat.

Tak lama setelah itu, Hankyung dan Sinsa menemukan mereka berdua di atap gedung. Dan mereka berdua menghampiri Kyuhyun dan Sasa.

“Kyu, kau ini! Selalu saja menghilang tanpa memberitahu ku terlebih dahulu!” Gerutu Sinsa sembari memukul kepala Kyuhyun.

“Aishh, aku kan hanya tidur sebentar..” Jawab Kyuhyun sembari mengusap kepalanya yang sakit.

“Sasa, Oppa mencari mu dari tadi? Kau ke mana saja?” Tanya Hankyung khawatir.

“Mianhe Oppa, tadi aku hanya mencari angin saja karena aku jenuh berada terus di kamar…” Jawab Sasa yang kemudian menghampiri Hankyung.

“Lebih baik kita turun kau sudah di tunggu oleh pasien…” Ajak Sasa yang kemudian pergi yang diikuti Hankyung dan Sasa.

Kyuhyun terus menatapa Sasa dari belakang dan Sasa pun mencoba melirik Kyuhyun sedikit tapi pandangan nya pun langsung terfokus ke depan kembali.

*************************************

Saat malam harinya Sasa terbangun dari tidurnya, Dia menatap seluruh ruangan dan tampak Hankyung yang sedang tertidur pulas di sofa. Sasa pun menghampiri Hankyung.

“Oppa, selamat malam…” Ujar Sasa pelan seraya tersenyum, Tak lama setelah itu Sasa merasa ada yang aneh dengan indera penciumannya itu, Dia merasa ada sesuatu yang keluar dari Hidungnya itu, Sasa pun berlari ke kamar mandi Hankyung yang terbangun oleh Sasa melihat samar-samar Sasa yang berlari ke kamar mandi Dan bangkit dari tidurnya.

Sasa mengunci kamar mandi dan meraba hidungnya.

“Darah?” Ujar Sasa seraya membasuh hidung dan telapak tangannya yang penuh darah.

Hankyung mengetuk pintu kamar mandi karena merasa khawatir pada adiknya itu dan berkata,” Sasa, Kencana-yo?”

“De, Oppa! Oppa tidur lagi saja aku tidak apa-apa koq. tak perlu khawatir, Oppa!” Jawab Sasa mencoba menyembunyikannya.

Hankyung yang percaya dengan perkataan Sasa hanya terdiam dapat diam di depan pintu sembari menunngu Sasa keluar, Sedangkan Sasa mencoba menahan suara tangisnya agar tidak di ketahui Hankyung.

—————————————————————————

Beberapa hari kemudian setelah kejadiaan itu, Sasa masih belum memberitahu kejadiaan malam itu pada Hankyung.

“Huh, Bosan sekali…” Gerutu Kyuhyun dan Sasa bersamaan.

“Sa, kita rekreasi yuk!” Ajak Kyuhyun pada Sinsa.

“Boleh juga tuch, Lumayan buat refreshing. Tapi kita emangnya di bolehin ma kepala rumah sakit untuk keluar…?” Tanya Sinsa.

“Tenang aja! Itu biar aku yang urus, kamu tinggal siapin keperluannya aja! Terus kau ajak juga Hankyung dan Sasa, Yah…!” Perintah Kyuhyun sembari beranjak dari tempat duduknya dan pergi.

“Ya iyalah dia pasti bisa ngebujuk kepala rumah sakit, secara kepala rumah sakit sekarang kan wanita jadi pasti kelepek-kelepek dan ngasih ijin dech….” Ujar Sinsa dalam hatinya yang kemudian beranjak pergi juga dan menyiapkan sarapan dan obat untuk Sasa.

Sinsa pergi ke kamar Sasa sembari membawa sarapan dan obat untuk Sasa.

“Siang…” Sapa Sinsa dengan ramah.

“Siang…” Jawab Hankyung dan Sasa bersamaan.

“Oh,iyah Kyuhyun mengajak kalian untuk berekreasi. Bagaimana kalian mau ikut tidak?” Tanya Sinsa tanpa basa-basi lagi.

“Kau mau ikut?” Tanya Hankyung pada adiknya.

“De, Oppa aku bosan setiap hari harus berada di rumah sakit ini.” Jawab Sasa sedikit bersemangat.

“Baiklah, kalau begitu kita akan ikut…” Ujar Hankyung pada Sinsa dengan ramah.

“Oke,besok jam delapan pagi harus udah beres yah, jangan lupa siapkan barang yang akan di bawa nya yah…” Ujar Sinsa yang kemudian berpamitan dan pergi karena masih banyak pekerjaan.

————————————————————–

Besoknya mereka berempat pergi berekreasi ke sebuah tempat terpencil di sebuah Desa, tapi pemandangan di ssana sangat indah dan terdapat damparan tumbuhan-tumbuhan hijau dan Bunga yang bermacam-macam yang tumbuh di tempat itu. Sesampainya di sana Hankyung dan Kyuhyun menyiapkan tempat peristirahatan dan mengeluakan semua perbekalan sedangkan Sinsa dan Sasa terus memandangi pemandangan yang mampu membuat mereka begitu terpesona pada pemandangan itu.

“Wuah…, Indah banget!!!” Teriak Sinsa dan Sasa bersamaan.

“Kalian berdua, ayo ke sini! Kita makan dulu perbekalan kita. Apa kalian tidak lelah setelah perjalanan tadi?” Teriak Kyuhyun.

“De…” Jawab mereka berdua yang kemudian menghampiri Kyuhyun dan Hankyung.

Setelah selesai makan mereka berempat bercanda gurau sembari menikmati pemandangan yang ada.

“Sinsa bisakah kita bicara sebentar? Tapi tidak di sini.” Tanya Hankyung

“Baiklah…” Jawab Sinsa seraya tersenyum Hankyung pun menggenggem tangan Sinsa dan pergi ke suatu tempat.

Sasa yang baru menyadari ketidakadaan Hankyung dan Sinsa sangat kebingungan.

“Eh, Oppa ke mana?” Tanya Sasa kebingungan.

“Kulihat tadi dia pergi dengan Sinsa ke arah sana!” Jawab Kyuhyun sembari menunjuk ke satu arah.

“Oppa, kenapa oppa harus pergi sekarang? Kenapa tinggal kan aku dengan Dr. ini? Apa kau tidak bisa mengatakannya di rumah sakit saja?” Gerutu Sasa dalam batinnya.

Kyuhyun yang melihat Sasa begitu gugup segera menghampirinya.

“Kencana-yo? Apa kau tidak senang kakak mu pergi dengan Sinsa?” Tanya Kyuhyun sedikit menggoda Sasa seperti waktu itu lagi.

“Aniyo…” Jawab Sasa singkat seraya menggelengkan kepalanya.

“Dari pada bosan di sini, lebih baik kau ikut aku ke suatu tempat…” Ajak Kyuhyun yang langsung menarik lengan Sasa.

“Eh…” Sasa hanya kaget dan mengikuti ke mana Kyuhyun pergi.

Di tempat lain Hankyung dan Sinsa duduk di dekat hamparan bunga dan tumbuhan hijau.

“Apa yang ingin kau bicarakan?” Tanya Sinsa heran karena melihat Hankyung yang terus diam.

Hankyung menatap mata Sinsa dalam-dalam dan dia pun memberanikan dirinya untuk membuka mulutnya dan mengatakan sesutu.

“Saranghae…” Ujar Hankyung seraya menggenggam tangan Sinsa.

Sinsa terbelalak dengan ucapan Kyuhyun matanya kini hanya bisa memandang Hankyung dengan pandangan tak percaya dengan apa yang di dengarnya tadi.

“Apa kau bisamemberi jawabannya sekarang?” Tanya Hankyung sedikit tegang dengan hati yang di penuhi dengan rasa penasaran.

“Aku juga sebenarnya sangat suka padamu…” Jawab Sinsa yang terlihat malu-malu.

Hankyung pun tersenyum dan memeluk Sinsa dengan erat.

Sedangkan Kyuhyun dan Sasa….

“Kita mau ke mana ceh…??” Tanya Sasa bingung.

“Udah mau nyampe koq, Nah sekarang tutup kedua matamu yah!” Ujar Kyuhyun seraya menutup kedua mata Sasa dengan tangannya dan menuntun Sasa dari belakangnya untuk ke tempat itu.

“Aduh, koq pake tutup-tutup mata segala ceh?” Tanya Sasa semakin heran.

“Sudah sampai koq, kau siap?” Tanya Kyuhyun.

“Em…” Jawab Sasa seraya menganggukan kepalanya.

“1…2…3…Tada…” Ucap Kyuhyun sembari melepaskan tangannya.

Sasa membuka perlaha-lahan kedua matanya, dan dia begitu takjub dan terkesan dengan apa yang di lihatnya itu. Sebuah pemandangan yang sangat indah, Sebuah Air terjun dkat tumbuhan-tumbuhan hijau dan bunga-bunga yang indah.

“Wuachhh, Indah bgt pmandangannya…, Gomawo! Kau telah membawaku ke tempat seperti ini.” Ujar Sasa kegirangan.

“De…” Jawab Kyuhyun sembari tersenyum.

Sore hari pun tiba…

Hankyung dan Sinsa sedang menunggu kehadiran Kyuhyun dan Sasa yang belum nampak dari tadi juga. Setelah menunngu selama 15 menit akhirnya mereka berdua kembali.

“Itu mereka!” Tunjuk Sinsa pada Kyuhyun dan Sasa yangg baru datang.

“Kalian dari mana saja? Kami sudah menunngu mu dari tadi?” Tanya Hankyung.

“Kami hanya berjalan-jalan dekat sini koq, Lalu kalain sendiri tadi dari mana saja?” Jawab Kyuhyun yang kemudian menyindir Hankyung dan Sinsa.

“Kami juga cuman jalan-jalan dekat-dekat sini koq…” Jawab Sinsa yang terlihat sangat gugup dan malu.

“Och yah? Benarkah?” Goda Sasa yang kemudian menyenggol Sinsa dan Hankyung.

“Benar koq…” Jawab Sinsa dan Hankyung bersamaan yang semakin panik bercampur malu dan gugup.

Kyuhyun dan Sasa pun tertawa kecil melihat tingkah laku Hankyung dan Sinsa yang begitu gugup.

——————————————————————

Mereka pulang saat malam harinya dan akhirnya mereka asling berpamitan untuk beristirahat.

Di kamar Sasa…

“Apa kau senang?” Tanya Hankyung karena melihat adiknya terus tersenyum bahagia.

“De Oppa, aku sangat senang sekali…” Jawab Sasa terlihat sangat bahagia.

“Kalau begitu bagaimana kalau kapan kapan kita pergi lagi…?” Ajak Hankyung deraya tersenyum.

“Benarkah, Oppa?” Tanya Sasa terlihat tak percaya.

“De…” Jawab Hankyung sembari mengangguk.

“Gomawo Oppa Gomawo….” Ujar Sasa seraya memeluk Hankyung.

Besok paginya…

“Ayo kau sarapan dulu…!” Ujar Hankyung memberikan semangkuk bubur hangat pada Sasa.

“Gomawo, Oppa…” Jawab Sasa sembari menyantap bubur itu dengan perlahan-lahan.

Setelah selesai menyantap makanan itu, Hankyung membereskannya dan tak lama setelah itu Hankyung terkejut saat melihat Sasa.

“Kau kenapa? Kau mimisan…” Ujar Hankyung sembari memberikan Sasa sapu tangan.

Sasa pun beranjak dari tempat tidurnya dan segera berlari ke kamar mandi. Setelah beberapa saat Sasa tak keluar jua dan akhirnya Hankyung pun mencoba mendobrak pintunya. Betapa kagetnya dia ketika melihat Sasa tengah tergeletak di lantai dan tak sadarkan diri serta baju dan lengannya di penuhi oleh darah yang berasal dari hidungnya.

“Sasa sadarlah…” Ujar Hankyung seraya mengangkat Sasa dan cepat-cepat mencari Kyuhyun.

Setelah 2 jam Kyuhyun dan Sinsa akhirnya keluar dari ruangan ICU…

“Bagaimana keadaaannya? Apa yang di terjadi padanya?” Tanya Hankyung panik.

“Lebih baik kita membicarakan ini di ruangan ku saja…” Jawab Kyuhyun.

Hankyung dan Kyuhyun akhirnya pergi ke ruangannya sedangkan Sinsa pergi membersihkan pakaian Sasa yang penuh darah.

“Apa yang terjadi padanya?” Tanya Hankyung sekali lagi.

“Sebenarnya, kanker yang di derita Sasa sudah memasuki tahap stadium 4 dan kemungkinan…” Kyuhyun terdiam seperti tak mapu melanjutkan ucapannya.

“Dan kemungkinan apa?” Tanya Hankyung semakin panik.

“Umurnya takkan lama lagi…” Jawab Kyuhyun sedikit melemas.

“Kau pasti bercanda kan?” Tanya Hankyung sembari tersenyum pahit dan mulai meneteskan air mata.

“Aku serius. Ada satu cara yang mungkin akan berhasil tapi itu hanya akan berhasil 25% nya saja sedangkan sisanya kemungkinan akan gagal…” Ujar Kyuhyun menjelaskan dengan wajah serius.

“Apa itu?” Tanya Hankyung.

“Dengan melakukan Operasi…” Jawab Kyuhyun.

Hankyung terdiam, dia merasa sangat lemas mendengar ucapan Kyuhyun. Di tengah keheningan itu terdengar suara Sinsa dari luar.

“Sasa sedang apa kau di sini kau kan harusnya berbaring di ranjang mu?” Tanya Sinsa, mendengar nama Sasa di sebutkan Kyuhyun dan Hankyung bergegas keluar dan benar saja tampak Sasa yang tengah bertabrakan dengan Sinsa sembari meneteskan air mata.

Sasa yang melihat Kyuhyun dan Hankyung keluar segera beranjak dari duduknya dan berlari dengan cepat sembari menahan air matanya yang tak henti terus keluar.

“Sasa…” Teriak Hankyung.

“Biar aku saja yang mengejarnya…” Ujar Kyuhyun yang kemudian berlari mengejar Sasa.

“Apa yang terjadi?” Tanya Sinsa heran.

Akhirnya Kyuhyun menemukan Sasa yang tengah duduk dan menundukan kepalanya di sudut atap gedung rumah sakit.

“Sasa…” Ujar Kyuhyun seraya duduk dan mencoba Sasa.

“Jangan sentuh aku! Aku benci dengan semua Dokter…” Teriak Sinsa sembari menangkis tangan Kyuhyun.

“Kau tidak boleh begini, itu kan hanya sebuah…” Kyuhyun tak melanjutka ucapnnya karena Sasa dengan cepat memotong pembicaraannya.

“Sebuah apa, Hah? Aku sudah bosan harus terus di beri semangat palsu oleh semua orang, Dan aku benci karena kau selalu berbohong! Aku benci padamu, benci,benci…” Ujar Sasa seraya memukuli Kyuhyun.

“Kau boleh benci padaku! Tapi apakah kau tega membuat kakakmu semakin bersedih dengan melihat kau seperti ini, Hah…?” Bentak Kyuhyun sambil memegangi kedua tangan Sasa.

“Kenapa kau membentakku? Aku kan takut… Huaaa….” Ujar Sasa yang kemudian tangisnya pun semakin menjadi-jadi.

“Mianhe, aku tidak bermaksud seperti itu…” Jawab Kyuhyun seraya memeluknya.

——————————————————————–

“Kau sudah merasa lebih baikkan?” Tanya Kyuhyun pada Sasa yang terlihat lelah setelah menangis tadi.

“De, Gomawo kau mau menemaniku di sini…” Jawab Sasa yang terlihat sangat pucat.

“Sasa, Saranghae…” Ujar Kyuhyun sembari menatap Sasa

“Kau? Kau hanya bercanda kan? Mana mungkin kau suka pada wanita yang sebentar lagi azal nya akan tiba, Kau pasti hanya kasihan kan?” Tanya Sasa yang tidak mempercayai ucapan Kyuhyun.

“Apa aku terlihat bercanda?” Tanya Kyuhyun dengan wajah yang begitu serius.

“Kyuhyun…, aku…aku juga sebenarnya suka padamu. Tapi aku takut kalau aku akan mengecewakan mu…” Jawab Sasa sembari menatap mata Sasa.

“Aku tidak peduli dengan penyakit mu atau apapun yang kau katakan tadi, Karena aku memang menyukai mu apa adanya.” Ujar Kyuhyun yang kemudian memeluk Sasa dan mengecup keningnya, Sasa pun terharu dengan ucapan Kyuhyun dan dia pun membalas pelukan Kyuhyun.

********************************************************

“Aku takut…” Ujar Sasa pada Kyuhyun yang berdiri tepat di depan pintu kamarnya.

“Sudahlah, aku yakin kakakmu tidak akan marah! Ayo sana cepat masuk!’ Perintah Kyuhyun sembari memberi semangat. Sasa pun masuk ke kamarnya dan Tampak Hankyung yang tengah duduk lemas di sofa.

“Oppa…” Ujar Sasa.

“Sasa, kau dari mana saja?” Tanya Hankyung sedikit lega ketika melihat Sasa telah kembali.

“Mianhe Oppa, Mianhe! Aku telah mebuat mu khawatir dengan keegoisan ku ini.”Ujar Sasa sedikit meneteskan air mata.

“Gwenchana, Aku mengerti dengan perasaan mu sekarang…” Jawab Hankyung seraya tersenyum dan memeluk adiknya itu. Sasa pun menangis kembali di tengah pelukan Hankyung.

Hari demi hari kesehatan Sasa semakin memburuk, Kyuhyun sempat menanyakan apakah Sasa ingin melakukan Operasi tapi Sasa menolak nya karena dia takut akan gagal dan dia ingin melakukan kehidupannya seperti hari biasanya.

Hingga hari itu tiba di mana Sasa seharusnya melakukan operasi, Tapi karena Sasa menolaknya mereka tidak mlakukan apa-apa. Saat sore nya Kyuhyun mengadakan pesta kecil untuk Sasa dan Sinsa mendandani Sasa.

“Sinsa, apakah aku boleh minta sesuatu?” Tanya Sasa yang saat ini sedang di dandani oleh Sinsa.

“Tentu saja, memangnya kau mau minta apa?” Tanya Sinsa.

“Maukah kau menggantikan aku untuk tetap berada di samping kakak ku di saat nanti aku tidak ada untuk selamanya?” Tanya Sasa.

Sinsa terdiam tapi kemudian dia tersenyum dan berkata,” De…”

“Gomawo…” Ujar Sasa seraya tersenyum.

Malam pun tiba Sinsa dan Hankyung mengantar Sasa ke belakang taman rumah sakit. Tampak Kyuhyun yang sudah menunggu Sasa mengenakan Jas putih sedangkan Sasa mengenakan Gaun putih yang panjang sampai ke telapak kakinya yang sangat menawan. Kyuhyun menuntun Sasa ke meja yang telah di siapkan, Sedangkan Hankyung dan Sinsa melihat dari belakang pohon besar sembari menyalakan lagu Endless Moment dari super junior.

“Maukah kau berdansa dengan ku?” Tanya Kyuhyun sembari menyodorkan telapak tangannya.

Sasa tersenyum manis dan dia pun berdansa dengan Kyuhyun.

“Malam ini kau terlihat sangat cantik, Bagaikan bidadari yang turun dari surga…” Puji Kyuhyun pada Sasa.

“Gomawo, Kau pun terlihat tampan.” Ujar Sasa sembari menatap Kyuhyun. Kyuhyun pun tersenyum dan Sasa membalasnya.

“Kyu, Gomawo karena kau aku jadi bisa merasakan indahnya sebuah cinta dan aku mendapatkan kenangan indah selama berada di dunia ini. Gomawo…” Ujar Sasa lembut Kyuhyun hanya tersenyum dan memeluk Sasa dengan erat. Setelah berdansa, mereka duduk di bangku yang telah di sediakan dan Sasa menyenderkan kepalanya di bahu Kyuhyun.

“Kyu, Aku ingin memjamkan mataku! Tapi aku takut, aku takut tak dapat membuka mataku ini lagi…” Ujar Sasa pelan.

“Kyuhyun menggenggam tangan Sasa sembari mengusap kepala Sasa dan berkata,” Pejamkanlah! Bila itu dapat membuatmu nyaman aku akan menjagamu!” Jawab Kyuhyun dengan lembut.

“Kyu, Saranghae…” Ujar Sasa pelan. Dia pun menutup kedua matanya sembari tersenyum dan meneteskan air mata.

Tangan Sasa yang di genggam oleh Kyuhyun semakin terasa dingin bagaikan sebuah mayat, lalu perlahan-lahan tangan nya pun terlepas dari genggaman Kyuhyun. Kyuhyun pun tersenyum pahit sembari meneteskan air mata dan dia pun memeluk Sasa dengan erat.

Hankyung yang menyadari bahwa kini Sasa telah tiada di dunia ini lagi mulai meneteskan air mata dan menangis di tengah pelukan Sinsa.

———————————————————–

Beberapa tahun kemudian……

Tampak dari rumah sakit itu terasa sepi semenjak Kyuhyun dan Sinsa pergi keluar negeri, Kini Kyuhyun melanjutkan usaha ortu nya di London dan begitu juga dengan Sasa yang menikah dengan Hankyung. Dan sampai kini pun kamar yang dulu di tempati Sasa dan ruang kerja Kyuhyun tetap di kosongkan, Karena mereka begitu terharu dengan perjuangn Sasa dan kisah mereka berdua.

Kini kisah itu tinggalah sebuah kenangan yang terkubur di dalam rumah sakit ini. Dan oleh karena itu kisah mereka di sebut “Love In Hospital” Oleh semua penghuni rumah sakit itu.

The End…

10 thoughts on “Love In Hospital (PART.5 End)

  1. ta,,nyess,, sedih hiks,,,tapi aku suka ta,,,

    tapi ta sayng tuh kamu ada salah ketik lagi di paragraf terakhir,, yang bener sinsa kan yang nikah mah hangkyung tapi kamu ngetikna sasa

  2. penasaran sama ff ini, ternyata duluan disini daripada sujuff ^^ *siapa yang nanya*
    kyu nya kasian banget ditinggal mati sama sasa…

  3. Nice FF,, akhirnya part yg akhir keluar juga
    tapi sedih krn Sinsa-nya meninggal,,,
    nanti Kyu sm siapa..??? klo boleh ma Aq aja yah…*dilemparin batu sm fans2-na Kyu
    Oke.. 5 thumbs UP!!!! 😀 😀 😀

  4. Sbnr.na crita.na bgus . Tp bnyk typo . Diakir itu harus.na sinsa yg nikah ama han . Tp kmu nulis.na sasa . Trz alur crita.na terlalu cpt jd feel.na ga dpt bgt .

  5. Annyeong chingu
    rini imnida
    aku readers baru dan baru nemu blog kamu dan baru baca ff kamu hari ini

    oh iya aku mau koment nih
    eh sblmnya ff kamu ada typo tuh hehehe
    Gak apa2lah
    ah ya chingu crtanya knpa sad ending
    wah wah baru ktmu kyu dgn sikap ramah nya hahahaha
    ff kamu bagus kok chingu mskipun typo nya ada
    keep writing chingu ^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s