Way For Love (Part.1)

“Miyoung, Mau sampai kapan kau terus menyendiri seperti ini? Apa kau tidak berencana memiliki kekasih? Atau mungkin kau sudah punya? Miyoung.. Usiamu itu sudah 25 tahun. Masa kau tidak memiliki pasangan?” Ujar seorang wanita separuh baya terus saja mengoceh pada anak gadisnya yang sekarang masih asyik mengemil. “Aish!! Jangan makan terus! Kau bisa gendut tau!!” Wanita itu merebut makanan itu dari anaknya.

“Umma!!” Bentak gadis itu yang bernama Shim Miyoung. “Aku sudah sangat hapal dengan apa yang di katakan Umma itu, Umma sudah mengatakannya beberapa kali!!” Ujarnya dengan nada sinis.

“Kalau begitu, Carilah calon suami secepat mungkin! Kau lihat Adikmu Changmin! Dia itu walaupun usianya masih sangat muda, Tapi dia selalu dengan mudah mendapatkan kekasih yang cantik. Dan sekarang lihatlah dirimu! Kau ini seperti bukan anak gadis saja!!” Ujar Umma kesal.

Miyoung langsung bangkit dari duduknya. Ia mengambil jaketnya dan mulai memasang sepatunya seakan mau keluar rumah. “Mau kemana kau, Sekarang?” Tanya Umma penasaran.

“Mencari calon suami, Seperti yang Umma inginkan… Senang kan?” Jawabnya asal sembari tersenyum kecil dan segera keluar dari rumah.

**********

“Aish!! Kenapa Umma selalu saja mengulang kata-kata yang sama? Apa dia tidak bosan terus saja menanyakan hal itu terhadapku??” Gerutu Miyoung kesal. Ia melihat sebuah kaleng yang berada di hadapannya saat ini dan dengan sengaja ia langsung menendang kaleng itu untuk melampiaskan rasa kesalnya.

“AW!!” Ringis seseorang dan Miyoung yang menyadari jika kaleng yang baru saja di tendang nya itu mengenai seseorang yang keluar dari mobilnya itu segera berbalik dan mencoba pergi dari tempat itu secepat mungkin. “Ya!! Do!!” Panggil orang itu.

Miyoung terdiam dan tetap tak berbalik. “Berbaliklah!!” Ujar orang itu yang kini sudah berada di belakang Miyoung.

Dengan perlahan namun pasti, Miyoung berbalik sembari cengengesan. “Hemm… Mianhe.” Ujarnya masih dengan senyuman anehnya itu.

“Apa kau tidak lihat ada orang di hadapanmu? Jangan seenaknya saja menendang kaleng! Kau bisa mencelakai orang lain!!” Ujar orang itu bijak, Namun terkesan dingin.

“De… Mianhe…” Ujar Miyoung enggan.

Tanpa mengatakan apapun, Orang itu berlalu meninggalkan Miyoung dan masuk kembali pada mobilnya lalu melajukannya dengan cepat. “Fiuh.. Untung saja orang itu baik! Tapi cara berbicaranya itu, Dingin sekali! Ah.. Sudahlah, Untuk apa aku pikirkan orang asing itu…” Miyoung melanjutkan langkahnya lagi.

Malam Pun tiba, Miyoung kembali ke rumahnya dan nampak Umma dan Dongsaengnya yang sedang makan malam. “Mau makan malam?” Tanya Ummanya saat ia baru saja datang.

“Aniyo.. Aku sudah makan di luar tadi! Sekarang aku mau mandi saja…” Jawabnya seraya pergi ke kamarnya.

Shim Changmin. Dongsaeng lelaki Miyoung itu segera menyambar makanan jatah Noonanya itu. BLETAK!! Umma langsung memukul tangan Changmin dengan cukup keras. “Argh, Wae Umma?” Tanyanya sembari meringis kesakitan dan memegang tangannya.

“Taruh Makanan itu di tempatnya! Itu milik Kakakmu!!” Ujar Umma tegas.

“Tapi kan tadi, Youngi Noona bilang sendiri kalo dia sudah makan di luar. Jadi apa salahnya aku makan jatahnya?” Ujar Changmin tapi ia tetap mengikuti keinginan Ummanya karena ia melotot padanya.

“Hah.. Semenjak Appa meninggal dan Miyoung menjadi tulang punggung keluarga ini. Ntah kenapa dia terlihat lebih tertutup padaku…” Ujar Umma sembari menatap pintu kamar Miyoung yang tertutup rapat.

“Sejak dulu, Noona memang sudah dekat dengan Appa… Jadi, Mungkin sedikit sulit jika dia harus terbuka padamu. Umma…” Ujar Changmin yang mengetahui sifat Noona nya itu.

Umma hanya dapat menghela nafas berat. Selama ini ia mencoba untuk menjadi pendengar bagi Miyoung. Tapi, Miyoung seakan tak pernah mau mengatakan keluh kesahnya sedikitpun padanya. Karena itu, Umma selalu berharap jika Miyoung cepat menikah agar ada seseorang yang dapat menjadi sandaran baginya, menjadi tempatnya berkeluh kesah dan di tambah lagi ada seseorang yang akan mengerti dirinya.

**********

Seorang pria masuk ke dalam rumahnya. Ia memasuki ruang keluarga dan nampak seorang perempuan serta seorang wanita yang berusia tak jauh berbeda darinya dengan seorang anak perempuan di sampingnya. “Ahjusshi…” Panggil gadis kecil itu dan menghampirinya seraya memeluknya tanpa sungkan ia menggendong gadis kecil itu di atas pundaknya.

“Eun Cha, Apa kau sudah makan?” Tanya pria itu lembut.

Gadis kecil itu mengangguk, “De…” Jawabnya singkat.

“Ui Cheol.. Sejak kapan kau pulang ke Korea?” Tanya wanita yang usianya tak jauh lebih tua darinya itu.

“Baru saja, Noona…” Jawabnya dengan sopan dan tetap asyik bermain dengan gadis cilik itu.

“Ah Ra.. Kau lihat adikmu itu!! Dia itu sudah pantas menjadi seorang Appa! Lihat caranya menggendong Eun Cha!” Ujar wanita separuh baya itu.

“Umma… Jangan berkata itu lagi! Kau tau kan Ui Cheol paling tidak suka jika kita terus saja membahas kehidupannya…” Ujar Ah Ra yang tak lain adalah Noona Ui Cheol sekaligus Umma bagi gadis cilik yang bernama Eun Cha itu. “Sudahlah, Umma.. Lagipula wajah saja Eun Cha begitu sangat dekat dengan Ui Cheol. Dia kan pamannya di tambah lagi Eun Cha sudah kehilangan Ayahnya sejak kecil…” Ujarnya lagi.

“Yah.. Tetap saja! Kau itu harusnya ingat, Jika usia Ui Cheol itu sudah 30 tahun. Sudah sepantasnya dia menikah…” Ujar Umma tetap keras kepala.

Ah Ra hanya dapat menghela nafas berat dan menggeleng-gelengkan kepala mereka singkat. “Nah.. Sudah sampai! Saatnya sekarang Eun Cha tidur…” Ujar Ui Cheol sembari melepaskan gendongannya dan membiarkan Eun Cha berada di pangkuan Ah Ra.

“Tapi aku masih ingin main…” Ujar Eun Cha sembari mengerucutkan bibirnya.

“Eun Cha.. Ahjusshi baru saja sampai di Seoul. Sekarang dia pasti lelah, Besok lagi saja main nya yah.. Sekarang sudah saatnya kau tidur.. Areo?” Ujar Ah Ra dengan lembut.

Eun Cha pun mengangguk mengerti. “De…” Jawabnya sopan. Akhirnya Ah Ra membawa Eun Cha sebelum Ui Cheol mengecup keningnya dan akhirnya mereka pergi ke kamar Eun Cha. Dan sekarang tinggalah Ui Cheoul dan Ummanya.

“Ui Cheol, Bagaimana pekerjaanmu selama di Jepang?” Tanya Umma sedikit berbasa-basi.

Ui Cheol mengangguk singkat. “Baik..” Jawabnya singkat. Semenjak Appanya mengalami koma di rumah sakit, Ia kini menjadi Kepala Keluarga dalam rumah ini dan ia selalu saja di sibukkan oleh kerjaannya yang padat itu.

“Lalu, Bagaimana dengan dirimu sendiri?” Tanya Umma sedikit mengambang.

“Apa maksudnya dengan diriku? Aku yah.. Tetap seperti ini…” Jawabnya dengan santai.

“Anni.. Maksud Umma, Bagaimana dengan kehidupan cintamu? Apakah kau sudah memiliki pasangan? Kenalkan pada Umma mu ini…” Jelas Umma dan Ui Cheol hanya menghela nafas mendengar hal itu.

“Umma.. Kita sudah membahasnya saat itu dan kau tau kan jawabannya?” Ujar Ui Cheol dan segera bangkit dari duduknya. “Aku lelah.. Besok aku harus kembali bekerja! Aku istirahat dulu…” Ujarnya dan bergegas pergi ke kamarnya.

“Ui Cheol…” Panggil Umma namun tak di gubrisnya sama sekali.

**********

“Umma.. Aku pergi kerja dulu!” Ujar Miyoung setelah sarapannya selesai.

“De.. Hati-hatilah…” Ujar Umma setengah berteriak karena sedang berada di dapur.

“Umma, Aku juga akan pergi sekolah…” Ujar Changmin dan lagi-lagi Umma hanya dapat menjawab seperti itu.

Akhirnya Miyoung sampai di tempat kerjanya. Di sebuah per-hotelan terkenal berbintang lima. “Hey, Miyoung.. Apa kau tau jika Anak Pemilik Hotel ini mulai saat ini akan bekerja di sini dan akan mengamati cara kerja kita.. Haish.. Aku tak sabar melihatnya! Yang aku dengar dia itu sangat tampan…” Ujar gadis itu. Dia bernama Kim Haneul sahabat Miyoung sejak SMA dulu.

Miyoung hanya dapat tersenyum mendengar temannya itu terus berceloteh. “Sudah.. Sudah lebih baik kita kembali bekerja saja! Kaza…” Ajak Miyoung menarik lengan Haneul dan Haneul hanya mengangguk sembari mengikutinya.

Tapi tak lama dari itu Para Pekerja di Hotel itu di suruh berkumpul di ruangan tertentu. Katanya untuk menyambut kedatangan Anak Pemilik Hotel ini yang akan tiba sebentar lagi.

“Miyoung, Ayo cepat!! Atau kita akan terlambat dan terkena hukuman di tambah lagi image kita akan buruk di mata Anak Pemilik Hotel ini jika kita terlambat menyambutnya.” Ajak Haneul berlari-lari kecil.

“Iyah.. Iyah…” Jawab Miyoung. Tapi karena terlalu terburu-buru, Sepatu yang di pakai nya itu terlepas dan terlempar ke depan. “Kyaaaa…” Miyoung menutup kedua matanya dengan kedua tangannya.

Haneul hanya dapat tercengang melihat hal itu, Ia ikut menutup kedua matanya seperti Miyoung. Tapi mereka membuka matanya secara perlahan, “Ini punyamu?” Tanya seseorang dan Miyoung hanya melongo melihat orang yang berada tak jauh dari hadapannya sembari memegang Sepatunya itu.

Miyoung mengangguk singkat dan tanpa menunjukkan sikap marah sedikitpun pada Miyoung. Ia menghampiri Miyoung dan dengan cepat ia membungkuk pada Miyoung seraya memasangkan sepatunya itu. “Lain kali jangan seperti ini lagi! Ini sudah kedua kalinya kau menyerangku tanpa alasan…” Ujarnya terdengar seperti bergurau tapi saat melihat wajahnya dia terlihat begitu dingin tak berekspresi.

“Gomawo… Mianhe.. Lain kali saya akan lebih behati-hati tuan, Sekali lagi saya minta maaf…” Ujar Miyoung sembari membungkukkan tubuhnya.

“Tuan Muda.. Anda sudah tiba?” Ujar seseorang dan saat Miyoung menoleh orang itu adalah Manager di Hotel ini. Kemudian ia tersadar dengan apa yang di katakan Managernya tadi.

“Mwo?? Tuan Muda?? Bukankah berarti dia adalah… Pemilik Hotel ini?” Gumam Miyoung dalam batinnya. Ia menoleh pada orang itu sembari membulatkan kedua matanya.

“Ah.. De…” Jawab orang itu singkat.

“Kalau begitu, Mari saya antarkan anda pada suatu ruangan! Para pekerja lainnya sudah..” Ucapan Manager itu terhenti saat melihat Haneul dan Miyoung. “Kalian sedang apa di sini?” Tanya Manager itu heran.

“Ehmm… Kami…” Mereka berdua terlihat bingung harus menjawab apa.

“Mereka membantuku tadi! Sudahlah.. Lebih baik kau antarkan aku pada ruangan yang kau maksud tadi…” Ujar orang itu tak ingin berlama-lama.

“Ah.. Baiklah, Tuan muda…” Ujarnya sembari mempersilahkan orang itu berjalan terlebih dahulu. “Kalian berdua juga, Ayo cepat!!” Ujar Manager itu pada Miyoung dan Haneul.

“De…” Jawab mereka berdua dan mengikuti langkah Manager itu dari belakang.

Akhirnya penyambutan pun berlangsung sesuai yang di harapkan dan mereka pun sekarang mengetahui nama Anak Pemilik Hotel ini, Dia adalah Jung Ui Cheol.

“Ya! Miyoung.. Jadi, Dia itu Anak Pemilik Hotel itu. Aigo… Dia tampan sekali bukan? Oh ya, Sepertinya kau pernah bertemu dengannya…” Ujar Haneul terus saja berceloteh saat mereka berada di bagian resepsionis.

Kebetulan mereka mendapatkan posisi yang sama, Yaitu menjadi Resepsionis di Hotel ini. Mangkannya mereka selalu mengisi kebosanannya itu dengan mengobrol meskipun jika ada yang sedang mengawasi mereka dapat menjaga sikap mereka.

“Hmm, Kami hanya tidak sengaja bertemu kemarin.. Bahkan hal itu terlalu memalukan untuk di ingat..” Jawab Miyoung mendengus kesal.

“Memangnya kenapa? Ayo ceritakan padaku…” Ujar Haneul penasaran.

“Aniyo.. Sudah ku bilang hal itu terlalu memalukan untuk di ingat apalagi jika di ceritakan! Sudahlah.. Jangan tanyakan hal itu lagi..” Ujar Miyoung malas menjawab.

“Areo…” Jawab Haneul sedikit kecewa.

**********

Di saat Ui Cheol masih sibuk memeriksa beberapa arsip tiba-tiba saja ponselnya bergetar dengan cukup kuat. “Yoboseyo…” Jawabnya dengan mata yang masih tetap fokus pada arsip-arsip itu.

“Ui Cheol.. Apa kau sedang sibuk sekarang?” Tanya orang dari seberang sana dan tak lain adalah Ah Ra.

“Aniyo.. Wae Noona?” Tanya Ui Cheol mulai meletakkan arsip-arsip itu.

“Bisakah kau temui aku di Café Latte saat jam makan siang nanti. Ini.. Eun Cha memaksaku bertemu denganmu sekarang saja dia terus menangis dan tak ingin pergi ke sekolahnya…” Jelas Ah Ra.

“Kenapa tidak sekarang saja?” Tanya Ui Cheol yang begitu menyayangi keponakannya itu.

“Aniyo.. Nanti saja! Kami tidak ingin mengganggumu di hari pertamamu bekerja ini. Nanti kau di kira sebagai atasan yang seenaknya, Lebih baik nanti saja..” Jawab Ah Ra bijak.

“Baiklah, Noona.. Nanti aku akan menemuimu di Café Latte saat jam makan siang tiba!” Jawabnya dan akhirnya sambungan telepon itu pun putus. “Eun Cha.. Kau ini ada-ada saja..” Ujarnya sembari tersenyum kecil dan menggelengkan kepalanya pelan.

Akhirnya Jam Makan Siang Tiba…

“Miyoung.. Kita makan siang di Café Latte yah.. Sudah lama kita tidak makan siang di sana!” Ajak Haneul sedikit memaksa Miyoung.

“Café Latte?” Miyoung terdiam sejenak. “Baiklah…” Jawabnya singkat. Lalu mereka berdua pun akhirnya bergegas pergi ke Café Latte.

**********

Saat mereka sampai di Café Latte. Mereka langsung terduduk di meja yang terletak di bagian balkon Café itu. Haneul sibuk memesan sedangkan Miyoung sesekali menengok pada para tamu yang ada di Café ini. Tapi matanya langsung tertuju pada seseorang, “Haneul.. Lihatlah! Bukankah itu Pa Ui Cheol?” Tanya Miyoung seraya menunjuk seseorang yang berada tak jauh dari mereka dan sedang asyik bermain dengan seorang gadis kecil dengan di temani gadis cantik yang tak lain adalah Ah Ra dan Eun Cha.

Mata Haneul langsung tertuju pada orang itu dan ia begitu terkejut melihatnya. “Hah!! Tidak aku sangka dia sudah berkeluarga.. Aku pikir dia masih single dan bisa saja aku ini mendekati nya kan?” Ujar Haneul terlihat sedikit kecewa.

“Hahahahaha… Kau ini ada-ada saja!!” Tawa Miyoung lepas saat mendengarnya dan tak lama dari itu makanan yang di pesan pun tiba.

Di sisi Lain…

“Hey, Ui Cheol! Bukankah mereka itu Karyawanmu di Hotel?” Tanya Ah Ra saat melihat Miyoung dan Haneul.

Ui Cheol menoleh pada mereka berdua da ia pun mengangguk singkat, “Dari mana, Noona tau?” Tanya Ui Cheol heran.

“Tentu saja dari pakaian mereka! Di tambah lagi aku pernah melihat salah satu dari mereka di Hotel. Dia sangat ramah sekali…” Jawab Ah Ra sembari menunjuk pada Miyoung.

“Gadis itu??” Tanya Ui Cheol dan Ah Ra pun mengangguk singkat. “Yang ada dia itu ceroboh, Noona…” Jawab Ui Cheol dengan santai.

“Ceroboh?! Mana mungkin!! Sepertinya dia itu gadis yang cukup teliti dan sangat anggun…” Ujar Ah Ra tak percaya.

“Ya sudah… Noona kan memang tak pernah percaya padaku!” Ujar Ui Cheol santai. “Benarkan Eun Cha? Umma mu itu tidak pernah percaya pada Ahjusshi…” Ujar Ui Cheol sedikit bergurau dengan Eun Cha.

“De… Umma tidak pernah percaya pada Ui Cheol Ahjusshi…” Ujar Eun Cha menyetujuinya.

“Ya!! Ui Cheol, Jangan pernah mengajarkan hal buruk pada anak kecil! Areo?!” Ujar Ah Ra kesal dan memukul kepala Ui Cheol pelan.

“Umma!! Jangan pukul Ahjusshi…” Ujar Eun Cha kesal karena Ahjusshi kesayangannya itu di pukul oleh Ummanya sendiri.

“Nah, Dengarkahnlah apa kata anakmu ini. Noona…” Ujar Ui Cheol merasa menang.

“Aish!! Kalian berdua ini kompak sekali!!” Gerutu Ah Ra kesal. “Oh yah.. Ui Cheol. Darimana kau tau jika gadis itu ceroboh? Memangnya kau mengenalnya? Tak seperti biasanya kau berkomentar tentang seorang gadis…” Tanya Ah Ra penasaran.

“Oh.. Itu, Aku sempat bertemu dengannya 2 kali. Dan lagi… Pada pertemuan pertamanya dia sempat melemparku dengan kaleng bekas dan kedua kalinya dia melemparkan sepatunya sendiri ke hadapan wajahku untung aku dapat menangkapnya. Yah.. Walaupun dia tidak sengaja. Tetap saja dia itu ceroboh…” Jelas Ui Cheol.

Tanpa sadar Ah Ra yang mendengar hal itu langsung tertawa kecil. “Hahahaha… Pertemuan kalian berdua lucu sekali!!” Sindir Ah Ra. Ui Cheol tak menggubris hal itu, Ia malah kembali asyik bersama Eun Cha. “Kalau begitu apa kau menyukai nya?” Tanya Ah Ra iseng.

Ui Cheol terdiam dan sedikit menoleh pada Miyoung. “Aku tidak mau membahas hal itu…” Jawabnya tetap tenang.

“Ahhhh… Jangan-jangan kau dengannya sudah jadian yah?” Goda Ah Ra tapi dengan santai Ui Cheol menggeleng pelan.

“Aniyo.. Aku kan baru saja tiba di Seoul. Mana mungkin aku sudah jadian dengannya?” Jawabnya dengan tenang.

“Aneh.. Dia ini kenapa tidak sedikitpun resfect dengan ucapanku!! Baru kali ini aku bertemu dengan lelaki dingin sepertinya!! Aku saja sebagai kakaknya begitu heran dengan sikapnya ini…” Gumam Ah Ra dalam batinnya seraya menggeleng-gelengkan kepalanya pelan.

**********

“Sudah pulang? Mana Eun Cha?” Tanya Umma saat melihat Ah Ra baru saja tiba tanpa bersama Eun Cha.

“Dia masih bersama dengan Ui Cheol, Awalnya aku melarangnya tapi sepertinya Eun Cha sulit sekali di pisahkan dengannya mungkin ia benar-benar sangat rindu padanya…” Jawab Ah Ra sembari duduk di samping Umma.

“Aish, Dia ini bagaimana bisa mendapatkan pasangan jika kerjanya terus bermain bersama anak kecil seperti Eun Cha…” Keluh Umma kesal.

Ah Ra hanya terdiam mendengar keluhan Umma nya itu. Ia sudah terbiasa mendengar hal ini. Tapi tak lama dari itu ia teringat kembali akan Miyoung, “Umma, Apa kau percaya jika aku katakan bahwa Ui Cheol memiliki kenalan seorang gadis?” Ujar Ah Ra semangat.

“Mwo?? Jinja?? Kau tak sedang bercanda kan?” Tanya Umma tak kalah semangat.

Ah Ra mengangguk singkat. “Iyah.. Gadis itu bahkan bekerja di Hotel kita…” Ujarnya lagi.

Umma kembali terlihat murung. “Kau ini bagaimana sih?! Tentu saja dia mengenal gadis itu dia kan harus mengenal para karyawannya! Babo!!” Umma memukul kepala Ah Ra dengan kipasnya.

“Aww!!” Ringis Ah Ra. “Yang ini benaran Umma!! Ui Cheol bena-benar mengenal gadis itu! Dan bahkan dia tau sikap gadis itu…” Ujar Ah Ra lagi mengingat obrolan mereka yang tadi.

Umma kembali berbinar-binar. “Kalau begitu siapa namanya? Apakah dia cantik?” Tanya Umma penasaran.

“Namanya?? Aish.. Aku lupa!! Tapi yang pasti dia memang cantik Umma.. Ah, Bagaimana jika besok aku mencari tahu tentang gadis itu?” Jawab Ah Ra dan Umma pun mengangguk setuju sembari tersenyum kecil.

To Be Continued…

124 thoughts on “Way For Love (Part.1)

  1. Annyeong..
    Aqw reader bru dcni..
    Salam kenal..

    Nice ff..
    Tumben pairingny bkan zhoumi..
    Biasany klo bca ff kmu dSJFF pairingny slalu zhoumi..

    Dtggu next part..

    • Aigooo~~~
      Senengnya kalo ada reader baru…
      Yang suka coment d sjff yah?? Hehehehehe

      Iyah neh… Kan Ui Cheol juga laki aku… LoL
      Hohohohoho
      Gomawo y udah mau baca n coment…^^
      Tunggu part selanjutnya y…. Hehehehehehe

  2. jung ui cheol ini yg d’bilang org mirip kyu itu bukan???
    Rame nih crita,, tp msh binggung,, ya wajar lh baru part 1

  3. anyeong eonn q newbie d
    sni.. Ble ikt bca kan??
    Crta na sru bgt eonn..
    Pnsaran ma part ke 2 ′x..
    Skrg lnjut k part 2..

  4. annyeong aku reader baru .hehee
    aku suka bangettt sama alur ceritanya bagusss😉
    kerennnnn😀
    lanjut bca part 2 yah !

  5. ini ff kedua yang aku baca di blog ini, ceritanya tetep bagus and bikin penasaran.
    aku lanjut ke part duanya ya….

  6. wa, jung ui cheol apa yg maen d BBF jd antagonis sebntar thu??? hooo, sebenere cakep tapi kug jahat yah *komen ganyam***
    heheheh,,, beradaptasi dgn tokh baru
    wah kayanya bakalan seru ney critanya miyoung n ui cheol yg sama2 lajang kekekekeke
    tp protes, knp miyoung cantik bgt yah d pic ??? *ditendank** ^^V
    ~~~> ke part 2

  7. Ui cheol yg main BBF kan O.o
    aduuhhh ini namja muka nya Dingin…dingin gimana gitu >< wkwkwk
    Miyoung ceroboh amat -___- kkk

  8. Wah, critax bgus^^
    yg jd main castx ui chol ma miyoung, kren bnget
    miyoung : croboh bnget
    ui cheol : dngin bnget
    wah, psti seru nih, lnjt part 2~

  9. Wah, mian u/ authorx krna aq komen dluan d part 4, sbnarx mw komen dluan d part 1, tpi ga”l mklum OL pke hp^^
    critax kren, trus krakterx jg bgus bkin pnasaran
    author daebak^^

  10. hai lam kenal semua’ny….
    Miyong gadis cer0b0h
    v ui cheol waktu kelempar spatu malah bntu in miyong pas d tnya menejer’ny jgn” dia dh suka nie ma miy0ng…
    Ach bikin penasaran mending aq lanjutin dulu🙂

  11. Pas buka library langsung tertarik sama judul yang ini hahaha:))
    Omo kata-kata umma-nya miyoung nyelekit bangettt *apaann tuh nyelekit haha*
    Aigoo eun cha ko seneng banget sama ui cheol padahal sikapnya dingin gitu ckck.
    Cekidot baca part selanjutnya^^

  12. Waw , ceritany seru ! Annyeong , aq member baru, kyurhi imnida , onie aku mw minta PW part 3 ma 6ny dong , aku penasaran bgt , aku bakal komen terus kq min !

  13. annyeong eonni, ak reader bru dsni..
    setelah ngubek-ngubek *plakk* blog eonn, ni ff yg prtama ku baca
    maap ya eonn ud ngubek* tanpa ijin
    ya walopun ni ff ud lma dpublish n ak bru komen skrg gpp y
    *hadukepanjangan
    ffnya huassek eonn , paling suka sma eun cha. it anak emang laa, imut n cerdiknya kebangetan

    cma ini aj dlu y eonn komen.a
    ^^

  14. eon ingatkah dengan aku..he he he *sok kenal*
    cerita bagus banget dmulai dengan pertemuan tak terduga antara Ui Cheol dan Miyoung….

    ih knpa Ui cheol blm cari pacar???
    aku mau dong di jodohin sma dia ha ha ha *di gepok eon*

    jd gak sbar tuk baca part selanjutnya….

  15. Anyeong eoonnn,,,,,

    aku baca-baca cerita lama neh eoon, emmm ceritanya menarik bnget neh mau bca part selanjutnya,,,,!!!
    Benar2 penasaran neh apa hubungan miyoung ma ui cheol,,, xixixi izin ne

  16. pertemuan yg tidak disengaja… tetapi biasanya lebih berkesan🙂
    lucu😀
    tp kyk na Ui cheol memang tau ttg miyoung ya????

  17. hahaha.. memang para ibu selalu begitu, pasti akan nyuruh anaknya buat cari calon suami/istri kalo umur anaknya dirasa udah pas, tapi anaknya jadi pusing sendiri karna nyari pasangan yang cocok itu kan ga semudah memutar balikkan telapak tangan.. haha
    si ah ra blm apa2 udah ngadu ke ibu nya.. haha

  18. pertemuan pertaman mi young melempar ui cheol dengan kaleng bekas dan kedua kalinya mi young melemparkan sepatunya sendiri ke hadapan wajah ui cheol,untung dapat ditangkapnya….. aigooo kesan pertama n kedua mereka lucu bgt … hehehehe mi young memang ceroboh … ui cheol manis bgt yah … sama eun cha … ky putri & appa nya … ga heran lah kalo orang lain nebak mereka ayah – anak …. mau lagi mengasuh eun cha di kantor sambil kerja ….. ( mau donk jd pacar ui cheol ……………)

  19. anyonghikaseyo…salam kenal author, saya reader baru disini. mungkin terlambat bgt buat gabung. tp bener q suka bca ff ini. tadi dah bca part 1 nya keren. karakter ui cheol bikin penasaran bgt.
    ketambahan miyoung yg ramah tapi benernya rame. ga sabar bgt pengin bca part 2 nya.
    makasih author🙂

  20. namanya aneh ><
    ui cheol , siapa sih ??
    aku rada ga ngefek gitu dibacanya rada ga enak -_-

    ah jadi mereka jadi tulang punggung keluarga ya , hihi🙂
    dua duanya disuruh nikah segala lg😀

    ah ui cheol , image mu sudah buruk !!
    disangka udah berkeluarga sama miyoung dan haneul , hihihi.

  21. aku kira kyu lho cast cowonya xD
    wkwkwkwk pertemuannya mereka cocok bwt jd bahan ketawaan hahahaha xD
    lucu lho xD aku gak nyangka jg ui cheol umurnya udh 30an ._.

  22. annyeong eonni, aku reader
    bru dsni..
    Aku suka deh sma crtanya,bkin pnsran.tdi aku kyuhyun cast nya tesnyata bkan,tpi ttp suka kok..
    Oh ya author, aku minta PW part 3 sma 6 dong..

  23. lanjut thor, ak kira yg jadi cho kyuhyun biasanya ah ra itu kakak nya si kyu, eh ternyata bukan tpi gag papa deh , ak makin penasanan ma ff ini ..
    oi ya nama nya rada” aneh Jung Ui Cheol
    tpi bagus kok hehehe🙂😉

  24. Lucu banget sih klakuan umma sma nona nya ui cheol, pertemuan yang lucu bagi bos sma pgawenya kekek ff ok.

  25. Author-nim saya balik lagii^^ ㅋㅋ ceritanya udh bagus loh.. bikin penasaran juga.. tapi aku gausah minta part selanjutnya soalnya ni ff udh selese..-_- hehehe.. ff nya banyak banget thor.. karena ada yg udh selesai aku bingung mau comment apaan.. ㅋㅋㅋ semangaaat^^9

  26. Di paksa menikah, miyoung kesal.. Ah..
    Miyoung nendang kaleng ketemu ui cheol..
    Pertemuan pertama yg memalukan…

  27. Di paksa nikah, miyoung kesal.. Ah..
    Miyoung nendang kaleng, kena pala ui cheol..
    Pertemuan pertama yg memalukan…

  28. Pertemuan pertama kena lemparan Kaleng, pertemuan kedua kena lemparan sepatu, pertemuan selanjutnya kena lempar apa yaw? Jangan” kena lemparan Cinta wkwkwk..

  29. Ku kira Zhoumi yg jadi castnya. Trnyta bkn. Tapi tak apalah. Sekali kali miyoung dipisahkan dari zhoumi. Hahaha…

    Lanjut baca ..

  30. anyyeong , ehmm sbelumnya maaf uda jd siders thor tp skrang uda insyaf keke:D
    ui cheol itu siapa ya thor ? Aku baru tau tp apapun nma itu izin baca2 ya thor😉

  31. Seru seru .. Aku ngebayanginnya ini Kyuhyun hhehehe keren ffnya seru dan feelnya dapet! Cus ah ke part selanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s