Love In Coffe House (Part.5) End

Kim Bum terbangun, Ia memegangi perutnya yang masih terasa linu. Ia menatap sekeliling dan matanya langsung tertuju pada So Eun yang tertidur di samping ranjangnya. “Ahk..” Ia meringis kesakitan saat mencoba untuk duduk.

“Eng…” So Eun terbangun. Ia membulatkan kedua matanya, “Ya! Jangan bergerak dulu! Luka di tubuhmu belum benar-benar sembuh!” Cegah So Eun memaksa Kim Bum untuk berbaring lagi.

Kim Bum dan So Eun saling terdiam satu sama lain, Terasa ada kecanggungan di antara mereka berdua. “Gomawo…” Ujar So Eun memulai pembicaraan.

“Untuk?” Kim Bum memandang So Eun yang tetap menunduk tanpa ingin melirik wajahnya sedikitpun.

“Tadi malam.. Kau sudah menyelematkanku dari kumpulan preman-preman itu! Dan karena itu juga, Kini kau terbaring di sini… Aku benar-benar sangat menyesal… Mianhe…” Jelas So Eun panjang lebar.

“Kenapa kau harus menyesal? Bukankah aku sendiri yang memilih gadis ceroboh sepertimu ini…” So Eun menengadahkan kepalanya, Menatap Kim Bum. “Gwenchana…” Kim Bum tersenyum kecil.

“Tapi kalau saja tadi malam…”

So Eun membulatkan kedua matanya saat tiba-tiba saja Kim Bum menarik pergelangan tangannya dan mendaratkan sebuah kecupan lembut di bibirnya.

“Jangan katakan itu lagi! Atau aku akan menciummu kembali…” Kim Bum kembali tersenyum menatap So Eun yang masih syok dengan kejadian tadi.

CKLEK!

Pintu ruangan itu terbuka dan nampak Hyora serta Dokter datang menghampiri kedua orang itu.

“Bagaimana keadaanmu Kim Bum-ssi? Apa sudah jauh lebih baik?” Tanya Dokter dengan ramah.

“Seperti yang anda lihat saat ini… Saya baik-baik saja…” Jawab Kim Bum dengan santai.

“Bagaimana tidak? Semalaman Oppa di temani So Eun Onnie, Sudah pasti akan jauh lebih baik…” Goda Hyora hingga membuat Dokter yang mendengarnya itu terkekeh kecil.

“Kau benar, Hyora… Ini berkatnya…” Jawab Kim Bum dengan santai seraya melirik So Eun sejenak.

“Mwo?” So Eun menatap Kim Bum tak percaya. “Apa benar yang di katakannya tadi?” Gumamnya dalam batin.

-Love In Coffe House-

2 Minggu Kemudian…

Kim Bum duduk di tengah kota taman Seoul. Ia sesekali menggosokkan kedua tangannya untuk menghilangkan rasa dingin. “Aish… Kenapa datangnya lama sekali?” Gerutunya kesal.

“Kim Bum-ssi…” Seseorang memanggil namanya dan membuatnya berbalik.

Kim Bum terdiam sejenak, Menatap So Eun yang berjalan menghampirinya. Ntah mengapa jantungnya kini seakan berdegup kencang, Tapi dengan cepat ia mengalihkan pandangannya.

“Lama sekali!!” Ujar Kim Bum kesal.

“Mianhe… Tadi aku harus menyiapkan ini dulu…” So Eun menunjukkan sebuah ranjang yang ada di tangan kanannya.

“Itu apa?” Tanya Kim Bum heran.

“Kau akan tau nanti… Ayo, Kita pergi sekarang…” Ajak So Eun seraya menarik tangannya dengan lembut.

DEG!!

Jantung Kim Bum kini berdetak lebih cepat. Dan dapat ia rasakan kedua pipinya yang memerah karena merasa malu, Namun tak dapat di pungkiri ia pun merasa senang dengan hal ini.

Ternyata So Eun mengajak Kim Bum berjalan-jalan ke puncak gunung. Saat sampai di tempat itu, So Eun yang sudah membawa perlengkapannya segera menyiapkan semuanya.

“Untuk apa kita datang ke tempat ini? Bukankah masih banyak tempat yang lebih bagus?” Tanya Kim Bum heran.

So Eun tersenyum kecil. “Ini baik untukmu… Kau kan baru saja keluar dari rumah sakit, Jadi akan lebih baik jika kau berjalan-jalan ke tempat yang sejuk seperti ini…” Jelasnya.

Kim Bum menatap So Eun sekilas, Dan untuk kesekian kalinya jantungnya kembali berdegup kencang. “So Eun…” Panggilnya pelan.

“Hm?” So Eun menoleh padanya.

“Ah? Anniyo…” Kim Bum mengurungkan kembali niatnya. Sepertinya ia benar-benar tidak siap untuk mengatakan hal yang ada di perasaannya saat ini.

“Oh yah.. Aku lupa sesuatu…” So Eun merogoh tas kecilnya lalu mengeluarkan sesuatu. “Ini… Aku membelinya di suatu tempat, Katanya ini dapat membuatmu terhindar dari bahaya…”

“Apa ini?”

“Jimat keberuntungan, Sini biar aku pasangkan…” Dengan senang hati, So Eun memasangkan benda itu yang terlihat seperti kalung pada leher Kim Bum.

TEP!!

Tiba-tiba saja Kim Bum langsung menarik So Eun dalam pelukannya saat So Eun selesai memasangkan benda itu.

“Kim Bum-ssi? Waeyo?” Tanya So Eun sedikit terkejut.

“So Eun-ah…” Panggilnya pelan. “Saranghae…” Lanjutnya lagi.

So Eun yang mendengar itu tentu saja terkejut. Kedua matanya membulat, Kim Bum melepaskan pelukannya dan memegang kedua lengan atas So Eun lembut.

“Saranghae So Eun-ah…” Ujarnya lagi. “Mungkin ini terlalu cepat untukmu, Tapi percayalah.. Aku benar-benar serius dengan hal ini… Ntah kenapa sejak kau menginap di rumahku. Aku mulai menyadari jika sebenarnya aku mencintaimu…” Jelasnya panjang lebar.

So Eun masih terdiam, Ia benar-benar tak percaya dengan apa yang baru saja di alaminya.

“Ya… Gwenchana?” Tanya Kim Bum sedikit cemas dengan sikap So Eun.

“Ah??” So Eun tersadar dari lamunannya.

“Kau mendengarkan ucapanku tadi kan? Bagaimana jawabanmu, So Eun?” Tanya Kim Bum serius.

“Itu… Aku….” So Eun sedikit gugup untuk menjawabnya dan sejujurnya ia pun memang menyukai Kim Bum. Bahkan ia menyukai Kim Bum sejak pertama kali mereka bertemu.

Hanya saja saat itu kesan pertama mereka saat bertemu tidak dalam kondisi yang begitu baik. Dan itu membuat So Eun sedikit mencoba menutupi rasa sukanya itu.

“Jawabnya lama sekali…” Kim Bum langsung merangkul pinggul So Eun hingga membuat gadis itu cukup tersontak kaget. “Ya atau Tidak?” Tanya Kim Bum tak sabar.

“Itu…”

Tak sabar dengan jawaban So Eun yang menggantung, Kim Bum langsung mendaratkan sebuah kecupan pada bibir gadis itu. Membuat gadis itu terkejut untuk kesekian kalinya.

Tapi perlahan-lahan So Eun menutup kedua matanya, Seakan tak keberatan dengan ciuman ini. “Saranghae, Kim So Eun…” Kim Bum tersenyum kecil menatap So Eun dari jarak sedekat ini.

“Nado…” Jawab So Eun membalas senyumannya. Kim Bum langsung memeluk So Eun dengan erat. Seakan tak ingin melepaskan So Eun sedikitpun.

Pada akhirnya mereka menyadari perasaan mereka masing-masing. Pertengkaran mereka selama ini bagaikan angin lalu yang merupakan kenangan lucu yang mungkin saat mereka ingat membuat mereka berdua tertawa kecil.

The End..

Finnaly~~~ Ini ff tamat dengan kondisi apa adanya… LoL Hehehehehehehe

Dan kalo ada yang mau protes kenapa tamatnya cuman kayak gini?? Jawabannya cuman satu!!

Karena dari awal bikin neh ff, Tamatnya udah begini.. Hehehehehehe

Jadi, Maaf yah kalo kurang memuaskan…^^

Saran dan Komentar nya sangat amat di tunggu,,,,

88 thoughts on “Love In Coffe House (Part.5) End

  1. Yaaaa..ga kerasa udah tamat lagi, saya mulai baca sejak part4 mulai jadi langsung baca 1-4 dan skrg tamat lg..kekeke akhirnya jadian jg mereka, kim bum-nya untung ga gengsi ya bang,,hehe
    chukhaeee..love this couple ^___^
    Btw ff you’re my bodyguard dimulai dong ya..hehehe
    Way for loveeeeee..aku tunggu lanjutannyaaaa..ga sabarrr :p
    Good job thor πŸ™‚

  2. Huwaaaaaa guling2 gak karuan kalo udah ada FF bumsso…KEReEEEeeen….Nambah dunk chui FF Bum-eun nya…ehehe Chayooo

  3. Mian.. Lagi2 cm nongol dipart akhir..
    Koq tiap part rasanya pendek2 yaa critanya..
    Tapi gpp yang pntg critanya bagus thor..
    Huuuaaaa.. Ff nya KIMBUM.. Bru pertama x baca ff Kimbum.. Masi blum kebayang ama g.. Wkwkkwkkk

  4. Happy ending..
    Tp koq terkesan buru2 gt yaa..
    Ngak dpt feel na pas mereka slg mengutarakan perasaan..
    Soal na awalna kan kimbum judes bgt tu..
    Tb2 aja maen suka krn dy nginap sekali.. Wkwkwkwk..
    Tp saia ttp suka ma ni ff.. Hehehehe

  5. Kyaaaa~ so sweet…
    Ska scene terakhir mereka, Kimbum oppa sedikit pervert eung, tpi tak apa lah…
    Kyaa~ akhirnya So eun pnya perasaan yg sma, bhkan dari awal mreka brtemu…
    Nice ff lah.. b^.^d

  6. finally…………………..hore…………………hore……………….happy ending……………..
    buat lg dong ff yg ada so eun-nya, coz q sk banget ama so eun.
    di tunggu ya karya2 author yg lain, yg lbh seru………..
    “SEMANGAT” buat author…………………..fighty…………………

  7. daebak author, y wlopun lum puaas dskinshipx sh ckckc, klimatx ringan, sderhna n mudah diphami dngan alur crta yg tak berbelit…keep writing!

  8. whoa! bagus bagus sangat bagus ^^
    yang awalnya kimbum marah2 terus sama so eun, terus ngerasain suka tapi malah di tutup2in, lalu nolong so eun terus masuk rumah sakit kagetnya kimbum langsung cium so eun disitu^, sampai akhirnya mereka nyatain perasaan mereka di puncak gunung.. so sweet ^^
    author daebak!

  9. aish… kim bum nyosor aja…
    blom jadian jg ckckck…
    ah…akhirnya mreka jadian jg πŸ™‚
    tp kok suasananya kayak kurang romantis ya 😦

  10. Q lngsung ninggalin jejak di sni ja yach Eonn……….
    Daebak…
    .
    Eh….blom d jwab ta Kim Bum lngsung aj “braksi”…………..
    Happy Ending….
    sneng dech….

  11. aku suka…. singkat cepat to the point dan alurnya enak sekali dibacanya…. aku penggemar bumsso, apakah anda mau membuat ff bumsso lagi?saya sangat mengharapkannya terimakasih.

  12. Senenggg,,,bumsso romantis bangettt……
    Ayo eon,buat lagi ff bumsso yah…aku suka banget ama couple ini…
    Fighting!!!!!!!

  13. asiiiikkkk….
    happy ending…. πŸ™‚
    sukaaa deh sama yang happy end… πŸ™‚
    aku ga bs bayangin wajahna So Eun… pasti merah bngt….
    malu2 pas deket kim bum….
    langsung berselancar ke ff berikutnyaaa

  14. Akhirnya mreka bersatu juga. Walaupun mnurutlu part terakhirnya sdikit pendek, tapi tetep DAEBAK eonn…. Keep writing

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s