The Vampire And The Blood!!(Part.10)

“Aku menginginkan balas budi darimu…” Jawab Donghae dengan santai.

“Mwo??” Haejin membelalakan kedua matanya karena begitu terkejut. “Apa yang kau maksud dengan menginginkan balas budiku?” Tanya Haejin seakan ketakutan.

“Apa kau ingin mengetahuinya sekarang? Apa aku perlu memberitahumu sekarang? Hmm.. Sepertinya tidak untuk saat ini…” Ujar Donghae seakan ingin mempermainkan Haejin.

“Ya!! Aku tau apa yang kau maksud itu! Apa maksudmu kau ingin meminum darahku? Jika yah… Aku takkan membiarkanmu! Bahkan kau tau, Hankyung takkanmembiarkanmu hidup lebih lama, Mengerti?!!” Jawab Haejin dengan dingin dan emosi.

Donghae tersenyum kecil tapi terkesan licik. “Mwo?? Menghisap darahmu??” Donghae mendengus kecil sembari menyunggingkan senyuman kecil. “Kau tenang saja… Bukan itu yang aku mau. Lagipula, Dalam darahmu itu mengalir darah seorang Vampire Hunter jadi mana mungkin aku mau menghisap darahmu…” Ujarnya lagi.

Haejin terdiam dan memandang Donghae dengan pandangan heran sekaligus penasaran. “Jadi, Apa yang kau mau?” Tanya Haejin heran.

“Apa aku harus menjawabnya sekarang? Sepertinya tidak… Kau juga akan mengetahuinya sebentar lagi…” Jawab Donghae seraya melepaskan genggaman tangannya dari tangan Haejin dan tiba-tiba saja ia meloncat ke bawah yang jika manusia biasa mungkin sudah mati.

Haejin meliriknya dan memegang pergelangan tangannya yang terasa sakit dan memerah, “Apa mau Vampire itu?? Kenapa dia harus datang lagi pada kehidupanku?!” Gumam Haejin dalam batinnya.

##########

Siwon membaringkan tubuh Ririn ke atas ranjang. Ia sedikit memiringkan kepala Ririn dan ia dapat melihat jelas bekas gigitannya yang berada di leher Ririn. “Maafkan aku karena aku tak mampu menahan rasa hausku akan darah ini… Maaf telah melukaimu…” Ujar Siwon lembut dan menatap Ririn dengan rasa bersalah.

Siwon keluar dari kamar itu dan tak lama dari itu ia kembali lagi dengan membawa perban dan kotak P3K. Kemudian ia pun mengobati bekas gigitan itu dan menutupinya dengan perban, “Mungkin ini takkan merubah segalanya tapi setidaknya ini bisa menutupi lukanya.”

Perlahan Siwon pun menarik selimut dan menyelimuti tubuh Ririn. Dan ia mengecup kening Ririn lembut namun singkat, “Selamat Malam, Gadisku…” Bisik Siwon pelan.

##########

Yoora tersadar dari pingsannya, Ia melirik sekitarnya. Hanya ada seretan rak buku-buku yang tertata rapih dan lampu yang terasa redup. Mata Yoora sedikit menyipit saat melihat seseorang berdiri di hadapan jendela dan orang itu menatap langit-langit yang di terangi cahaya bulan yang menderang.

“Siapa dia?” Gumam Yoora dalam batinnya.

Lelaki itu sedikit menoleh padanya, Yoora semakin menyipitkan kedua matanya karena cahaya di tempat ini kurang. “KAU!!” Ujar Yoora tersontak kaget saat menyadari dengan orang yang berdiri di hadapannya itu.

Lelaki itu menyunggingkan senyumannya dan melangkah perlahan ke arahnya. “Kenapa? Kau terkejut melihatku? Apa kau tidak sadar jika aku yang membawamu ke tempat ini?” Ujar lelaki itu yang tak lain adalah Henry.

Yoora terdiam dan mencoba mengingat kembali apa yang terjadi padanya tadi beberapa saat yang lalu. Dan terbesitlah sebuah ingatan tentang kejadian tadi. “Ah, Babo!! Kenapa aku baru ingat jika dia yang telah memaksaku ke tempat ini dan bahkan membuatku pingsan!!” Gumam Yoora lagi.

“Bagaimana apa kau sudah ingat semuanya?” Tanya Henry sembari mendekati wajah Yoora dan membuat Yoora membulatkan matanya karena terkejut.

Yoora mendorong tubuh Henry dan dengan segera ia bangkit, “Jangan harap kau bisa melakukan suatu hal padaku!!” Bentak Yoora dengan sinis. Ia membalikkan tubuhnya dan melangkahkan kakinya, Tapi baru saja beberapa langkah tiba-tiba saja Henry berada di belakang Yoora dan memeluk tubuh Yoora dengan erat.

Yoora membelalakan kedua matanya dan dengan seketika itu juga Henry memegang dagu Yoora dan langsung menyeringai seraya menyembulkan taringnya lalu dalam hitungan detik Yoora dapat merasakan nyeri yang amat teramat sakit di lehernya dan darah segar mengalir secara perlahan dari lehernya.

##########

Haneul terduduk lemas di dalam mobil Hankyung. “Tidak ada tanda-tanda jika Miyoung di sekitar sini… Mungkin dia sudah pulang ke Apartementnya…” Ujar Hankyung mencoba menebak agar dapat menenangkan Haneul yang terlihat gelisah sejak tadi.

“Hankyung, Sebenarnya ada yang ingin aku tanyakan padamu sejak tadi. Aku harap kau akan menjawabnya dengan jujur…” Ujar Haneul terkesan serius.

“Memangnya kau ingin bertanya tentang apa?” Tanya Hankyung bingung.

“Kau bilang jika kau adalah Vampire.. Kau sama seperti mereka, Tapi kenapa kau tidak menjadi penghisap darah seperti mereka? Bukankah seharusnya kau juga haus akan darah?” Tanya Haneul penasaran.

Hankyung terdiam dan beberapa saat setelah itu ia merogoh saku jaketnya itu lalu ia pun memegang sebuah botol berukuran sangat kecil. “Kau tau apa ini?” Tanyanya dan Haneul pun hanya menggeleng sembari mengerutkan dahinya bingung. “Ini adalah serum.. Serum ini khusus di buat keluargaku untuk anggota keluarganya yang memiliki perbedaan sepertiku. Perbedaan di mana aku adalah seorang Hunter Vampire akan tetapi aku sendiri sama seperti mereka, Sama-sama Vampire! Karena itu aku bisa menahan rasa hausku akan darah jika aku meminum serum ini. Yah… Setidaknya aku tidak akan merasakan haus akan darah selama 4 hari, Cukup lama bukan?” Jelas Hankyung sembari mengeluarkan senyuman pahit di akhir penjelasannya.

“Lalu… Apakah jika kau menghisap seorang manusia? Akankah mereka berubah menjadi sama seperti Vampire lainnya?” Tanya Haneul semakin penasaran.

Hankyung kembali tersenyum kecil namun terkesan di paksakan. “Seperti yang kau ketahui yang dapat mengubah manusia menjadi Vampire hanyalah seorang Vampire berdarah murni dan juga di saat bulan purnama dan hari ini… Tapi jika Vampire berdarah campuran sepertiku bukannya mengubah mereka, tapi justru aku hanya akan membuat mereka mati…” Jawab Hankyung dan tersirat sebuah kesedihan dalam wajahnya.

Haneul terdiam dan memandang wajah Hankyung yang terlihat jelas seakan sedang menahan suatu kesedihan yang tersimpan dalam hatinya. “Boleh aku tanyakan satu hal lagi?” Tanya Haneul.

Hankyung mengangguk sembari tersenyum masam, “Kenapa tidak?” Jawabnya dengan santai.

“Apa yang kau rasakan saat dulu kau masih berpacaran dengan Miyoung? Apa kau menginginkan darahnya?” Tanya Haneul langsung.

“Aku sangat menginginkannya!” Jawab Hankyung dengan singkat.

“Jadi, Selama itu kau selalu saja menahan dirimu dan berusaha untuk tetap tidak menyerang Miyoung?” Tanya Haneul lagi.

Hankyung mengangguk pasti. “Mungkin itu memang sedikit menyiksaku! Tapi aku berhasil! Dan aku tak perlu membuatnya menderita. Dan asal kau tau saja, Miyoung memiliki bau yang sangat khas dan menggoda. Kurasa itulah yang membuat Vampire itu sangat menginginkan darahnya dan tak mampu mengontrol diri lagi…” Jelas Hankyung.

Haneul terdiam dan menghela nafas berat. Hankyung pun terdiam sama sepertinya, “Tidak ada yang bisa kita perbuat lagi, Lebih baik kita pulang saja… Aku harap Miyoung sudah berada di Apartement saat kita pulang nanti…” Ujar Haneul seakan putus asa.

Tanpa banyak bicara lagi, Hankyung pun mengikuti keinginan Haneul dan merekapun akhirnya memutuskan untuk pulang tanpa harus mencari Miyoung lagi yang ntah ada di mana keberadaannya sekarang.

##########

Miyoung terlelap tidur dalam pangkuan Zhoumi, Ntah bagaimana ceritanya ia bisa tertidur dengan pulasnya dalam pangkuan Zhoumi. “Aku tidak pernah menyangka jika aku harus melihatnya menangis seperti tadi hingga akhirnya ia tertidur seperti ini…” Ujar Zhoumi pelan sembari membelai lembut rambut Miyoung.

Perlahan demi perlahan, Zhoumi membaringkan tubuh Miyoung di ranjang. Zhoumi terus saja memandangi Miyoung lekat. Ia seakan begitu sangat senang menatap wajah Miyoung yang sedang tertidur pulas itu. Ia semakin merapatkan selimut itu dan membelai-belai wajah serta rambut panjang Miyoung.

“Kau menangis hingga membuat matamu bengkak seperti itu… Aku rasa kau tak pantas menangisi seorang lelaki yang bernama Hankyung itu! Dia juga sama seperti kita, Dia seorang Vampire. Jadi, Ia tak pantas jika harus kau tangisi… Aku harap kau takkan pernah meneteskan kembali air matamu hanya karenanya…” Ujar Zhoumi pelan dan mengecup kening Miyoung dengan lembut dan ia pun segera pergi dari tempat itu dengan secepat mungkin.

##########

Haneul pun akhirnya tiba di Apartementnya. “Apa perlu aku antar sampai ke tempatmu? Sepertinya kau sangat lelah…” Ujar Hankyung perhatian.

“Tidak perlu.. Aku baik-baik saja, Lebih baik kau berdoa saja jika Miyoung sudah berada di rumah dalam keadaan baik-baik saja…” Ujar Haneul pelan.

Hankyung pun mengangguk pelan. “Itu memang sudah harapanku. Lagipula dia seperti itu karenaku… Aku yakin dia pasti akan lebih marah padaku…” Ujar Hankyung merasa tidak enak.

“Aku rasa Miyoung bukanlah orang yang dapat dengan mudahnya melupakan kesalahan seseorang tapi Miyoung juga bukanlah orang yang tak mudah untuk memaafkan kesalahan orang itu…” Jawab Haneul dan ia pun bergegas masuk ke dalam Apartemetnnya.

Hankyung hanya terdiam dan memandangi Haneul yang semakin lama semakin menghilang dari pandangannya. “Tapi aku rasa justru dia akan sangat membenciku!” Ujar Hankyung pelan dan ia pun merogoh sakunya kembali lalu tak lama dari itu ia pun meneguk langsung botol kecil yang berisikan serum yang di tunjukannya pada Haneul tadi.

###########

Langkah Haneul terhenti saat melihat seorang lelaki terduduk di depan pintu Apartemetnya. “Kau sudah pulang.. Aku sudah menunggumu sejak tadi…” Ujar orang itu seraya mendongakkan kepalanya dan ternyata dia adalah Kyuhyun.

Haneul terdiam, Ia seakan begitu mulai terbiasa dengan kehadiran Kyuhyun yang selalu tiba-tiba itu. “Untuk apa kau menungguku?” Tanya Haneul pelan dan wajahnya nampak terlihat sudah sangat lelah.

“Untuk apa?? Tentu saja untuk bertemu denganmu, Memangnya apa lagi? Apa kau pikir aku akan menghisap darahmu?” Jawab Kyuhyun dan bertanya balik dengan pertanyaan yang terbilang cukup membuat Haneul kesal.

“Jika hanya itu lebih baik kau pulang saja, Karena aku sudah lelah seharian ini..” Jawab Haneul dengan nada ketus. Haneul menyingkirkan tubuh Kyuhyun dari depan pintunya dan ia pun mengeluarkan kunci Apartemetnya tapi…

Greb!! Kyuhyun memeluk Haneul dengan tiba-tiba dengan sangat erat dan Haneul sedikit tersontak kaget dengan hal ini. Pada awalnya ia seakan merasa begitu nyaman dengan pelukan ini. “Hangat… Kenapa aku bisa merasakan kenyamanan pada saat ia memelukku?” Gumam Haneul dalam batinnya.

Tapi Haneul tersadar dengan semua ini, Ia sadar jika ia tak boleh terlarut dalam hal ini. Ia harusnya sadar jika Kyuhyun hanyalah seorang Vampire yang hanya menginginkan darahnya dan selalu mengganggu kehidupannya selama ini.

To Be Continued..

44 thoughts on “The Vampire And The Blood!!(Part.10)

  1. huwaaa… itu donghae mau ngapain dahh??
    ckck bner kn yoora akhirnya digigit juga sma henry,, waduhh henry ikutan wonpa yg ga bisa nahan nafsunya.. ckck
    mm kasian yahh eonn suamimu *baca:hankyung* dia pasti usahanya keras bnged buat nahan ga nyakitin miyoung.. hm
    tuhkan bnerkan haneul ktemu sama miyoung.. hayoo haneul bakalan diapain tuh eonn sma si kyu.. lanjutt

  2. Kya!!! Pada jatuh cinta semua. Eon aq paling suka dgn zhoumi miyoung couplel , padahal bias ku kan kyupa hahaha gkj apa deh, pa semuanya nanti jadi vampir ya dgn couplel masing’??????

  3. Aaaaah… Ririn akan jd vampire ya ?
    Ooo berikutnya yoora tuh dah di gigit henry ..

    MWO haejin keturunan pemburù vampire? Sama ky han kyung? .. Trus mau dong hae apa ?

    Ommo kyu bukan mau gigit haneul? Lalu ? Kangen ? Ciye ciye haneul mulai suka mi ye …

    Ooo jd hankyung pake serum penahan nafsu minum darah ? Kalo tuh serum ga ada / habis gmn?

    Kok young di bawa pulang ? Zhou baik ya hehe

  4. udah, pindah aja ke tempat yang jauh dari situ, daripada diteror vampire gituuu D:
    ke mars gitu misalnya (?)
    harusnya kalo mau digigit, mereka pura-pura kesurupan ae *metode baru (y)* (?)

  5. sampe sekarang masih ngebayangin, gimana ada vampir seganteng mereka semua pasti keren banget huaaaaa
    oiya thor, ngerasanya scene kyuhyun sama haneul dikit ya, rada sedih

  6. Kasian.. Miyoung, Ririn ƪ‎​​‎​(-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩__-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩)
    Oke Kyu apa yg akan kau lakukan ƪ(°ロ°”)
    #Next

  7. Ckckckck mulai nich cinta cintaan ma bang kyu ,minyoung uga tuh mula naksir ma vampire ya ,siwon kau sangat perhatian .gkgkgk untk donghae n henry jangan galak” bang

  8. “Seperti yang kau
    ketahui yang dapat mengubah
    manusia menjadi Vampire
    hanyalah seorang Vampire berdarah murni dan juga di
    saat bulan purnama dan hari
    ini”… Perkataan Hankyung ini !!! Andwae!!! Berarti berarti Ririn dan Yoora jadi vampire ??!! Benarkah ??!!
    #alay_mode_on😀

    Tambah penasaran. Read next part…

  9. Wa akhirnya terkuak semua, knpa miyoung gk d gigit sama zhoumi apa krna dia udh pernah d gigit d tngnnya.
    Ririn d bawa ke mana? K kmr siwon kah? Trus haneul mau d culik jg sama kyu? Apa sbnernnya mksd perkataan dari donghae ke haejin?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s