The Vampire And The Blood!!(Part.12)

Pagi Hari…

Terdengar suara burung yang bercicit dan saling bersautan, Yoora terbangun saat mendengar itu. Ia membuka kelopak matanya secara perlahan-lahan, Ia melihat ke sekeliling dan ia begitu nampak asing dengan tempat ini.

Dan saat Yoora menoleh ke sebelah kananya, Ia nampak terkejut saat melihat Henry berbaring di sampingnya dengan beberapa kancing yang terbuka pada kemejanya. Yoora membulatkan kedua matanya dan segera bangun dari tidurnya itu. “Sudah bangun?” Tanya Henry yang memang tidak tidur sejak tadi, Karena sebenarnya Vampire tidak pernah merasakan kantuk.

“Kenapa kita tidur bersama? Apa yang terjadi semalam? Kau apakan aku?” Tanya Yoora panik dan bertubi-tubi.

“Apa kau tidak ingat kejadian semalam?” Tanya Henry dengan terseyum kecil. Henry mulai mendekati Yoora dan berbisik di telinganya. “Apa kau tidak ingat juga jika aku telah menghisap darahmu yang lezat itu??” Bisiknya hingga membuat Yoora bergidik.

Yoora mendorong tubuh Henry dan ia pun segera bangkit dari ranjang itu, Dalam seketika Yoora dapat mengingat kembali kejadian tadi malam. Ia tetap terdiam dan menatap Henry dengan mata membulat.

“Bagaimana apa kau sudah mengingatnya?” Tanya Henry dengan senyuman kecil namun terkesan kecil.

Yoora terdiam dan tak lama dari itu ia pun berbalik, “Aku ingin pulang sekarang juga! Aku tidak mau berada di tempat ini lagi!” Ujarnya dengan nada pelan.

##########

Siwon masuk ke dalam kamarnya dan nampak Ririn yang sudah terbangun dan memandangi dirinya di dalam kaca, Ia terlihat memegangi luka gigitan yang di buat Siwon tadi malam. “Kau sudah bangun? Apa tidurmu nyenyak?” Tanya Siwon dengan ramah.

“Kenapa kau tidak mengatakannya dari awal? Kenapa harus aku yang menjadi korbannya? Kenapa kau tega melakukan hal ini padaku?” Tanya Ririn bertubi-tubi dan mulai menitikkan air matanya.

Siwon segera menghampirinya dan memeluknya namun dengan sekuat tenaga Ririn memberontak meskipun usahanya sia-sia. “Mianhe.. Cheongmal, Mianhe…” Ujar Siwon merasa begitu sangat bersalah.

“Menjauh dariku!! Aku benci manusia sepertimu!! Bukan.. Kau bukan manusia!! Kau adalah seorang Makhluk Aneh!! Kau VAMPIRE!!” Bentak Ririn dengan nada keras dan memukul-mukul dada Siwon yang begitu bidang.

“Aku mengerti jika kau akan membenciku karena hal ini! Tapi aku mohon.. Kau dapat memaafkan aku, Ririn.. Maafkan aku, Maafkan aku karena telah melukaimu, Bahkan membuatmu akan menjadi sama sepertiku!!” Ujar Siwon semakin mempererat pelukannya.

“Pergi!! Pergi dariku!!!” Bentak Ririn semakin keras.

“Aku takkan pergi meskipun kau akan memukulku sekeras mungkin aku takkan pergi! Karena aku akan menjagamu mulai saat ini, Aku akan selalu berada di sampingmu….” Jawab Siwon dengan tegas.

Kini Ririn hanya dapat menangis dalam pelukan Siwon. Ia bingung harus melakukan apa lagi karena semuanya sudah terjadi dan ia pun tak mampu memutar balikkan kembali waktu sesuai keinginannya.

##########

“Pagi…” Sapa Miyoung dengan santai pada Haneul yang baru saja bangun dan nampak Haejin yang sedang membantunya menyiapkan sarapan.

“Miyoung! Kau sudah pulang…” Ujar Haneul terkejut melihat Miyoung yang dengan santainya menyiapkan sarapan bersama dengan Haejin.

Miyoung mengangguk pelan, “Ehm… Mungkin kau tidak menyadari kepulanganku…” Ujar Miyoung tanpa menengok pada Haneul.

“Apa kau marah padaku?” Tanya Haneul saat melihat respon Miyoung yang seperti itu.

“Sama sekali tidak…” Jawab Miyoung singkat.

Haejin melihat Miyoung dan Haneul secara bergatian. “Hey.. Apa kalian bertengkar tadi malam? Kenapa kalian seperti ini? Miyoung.. Tidak biasanya kau dingin begitu pada Haneul?” Tanya Haejin heran.

“Sebenarnya…”

“Tidak ada apa-apa..” Ujar Miyoung secara tiba-tiba dan memotong ucapan Haneul.

Haneul menatap Miyoung, “Apa dia sebenarnya masih marah karena kejadian tadi malam? Ya tuhan.. Apa yang harus aku perbuat agar Miyoung tak marah lagi padaku…” Gumam Haneul dalam batinnya.

“Uhm… Ngomong-ngomong, Ririn dan Yoora kemana? Aku tidak melihatnya sejak aku bangun tadi, Apa kau melihatnya Miyoung?” Tanya Haejin bingung.

Miyoung menggeleng pelan. “Aku juga tidak melihatnya sejak tadi, Mungkin mereka sedang berolah raga pagi atau ada urusan…” Jawab Miyoung mencoba menebak-nebak.

Haneul hanya tetap diam, Tapi kemudian ia teringat dengan perkataan Hankyung semalam. “Bukankah tadi malam Hankyung mengatakan jika Vampire itu juga mengincar semua teman-temanku? Apa mungkin yang di maksudnya itu adalah Ririn dan Yoora?” Gumam Haneul mencoba berfikir.

“Aku pulang…” Ujar seseorang dengan suara pelan dan masuk ke dalam Apartement.

Dengan cepat Haneul, Haejin, Dan Miyoung pun bergegas menghampiri orang yang baru saja tiba itu. “Ririn!” Ujar mereka bertiga bersamaan.

Ririn nampak begitu lusuh dan sangat kelelahan. “Duduklah dulu!” Ujar Miyoung sembari menuntun Ririn hingga ia pun terduduk tenang di sofa.

 Kau kemana saja, Kenapa baru saja pulang? Dan lagi bukankah ini adalah pakaian yang kau gunakan tadi malam? Jadi, Jadi kau tidak pulang tadi malam?” Tanya Miyoung bingung.

Ririn terdiam mencoba mencari jawaban yang pas agar mereka bertiga tidak curiga padanya. “Ehm.. Iyah, Tadi malam aku menginap di rumah temanku.” Jawab Ririn berbohong.

“Teman?? Sejak kapan kau memiliki teman di sini?” Tanya Haneul heran.

“Ehm, Itu…” Ririn terlihat gelagapan harus menjawab apa lagi untuk menutupi kebohongannya itu.

“Ririn.. Ada apa dengan lehermu? Kenapa kau menggunakan perban? Apa kau terluka?” Tanya Haejin saat melihat perban yang melilit di leher Ririn.

Ririn tersontak kaget dan memegang perban itu, “Ah, Ini bukan apa-apa…” Jawabnya berbohong lagi.

Haneul mengerutkan keningnya. “Kalau begitu coba aku lihat!” Pinta Haneul sembari mendekati leher Ririn untuk membuka perban itu.

Dengan cepat Ririn menepis tangan Haneul, “Jangan!!” Ujar Ririn panik.

“Kenapa?” Tanya Haneul dan Haejin secara bersamaan. Namun tidak dengan Miyoung yang seakan mengetahui sesuatu.

“Ririn, Biar aku lihat lukamu itu! Kau tidak perlu menutupinya dariku!” Ujar Miyoung seakan mengetahui apa yang telah terjadi padanya.

“Apa Ririn juga telah di serang oleh seorang Vampire?” Gumam Haneul dan Miyoung sama. Sedangkan Haejin ia hanya mengkerutkan keningnya mencoba mencari jawaban dari semua ini.

“Aku mohon jangan memaksaku, Miyoung!” Pinta Ririn mencoba menghindar.

“Ririn! Apa kau akan menyembunyikan hal itu padaku? Katakanlah.. Aku tau kau telah di gigit oleh seorang Vampire! Aku yakin mungkin kau tidak percaya dengan hal yang bernama Vampire? Tapi aku yakin kau telah bertemu dengan salah satunya…” Ujar Miyoung serius.

Miyoung tersontak kaget, Dia terdiam dan menunduk. Tak lama dari itu air mata pun mulai mengalir di wajahnya, Haejin yang melihat itu segera memeluknya dan Haejin pun menatap Miyoung seakan ingin mengatakan jika , ‘Bagaimana bisa Miyoung mengetahui perihal tentang Vampire? Bukankah dia tidak mempercayai itu?’

“Apa yang di katakan Miyoung memang benar.. Aku telah bertemu dan bahkan aku telah menjadi korban dari salah satu Vampire itu…” Ujar Ririn di sela tangisannya.

Haejin dan Haneul terbelalak kaget. Mereka hanya dapat terdiam dan tak tau harus mengatakan apa untuk menenangkan Ririn yang mungkin sedang sangat tertekan saat ini.

Tanpa mengatakan apapun, Miyoung segera berjalan keluar Apartement hanya dengan menggunakan pakaian biasa dan jaket. “Miyoung…” Panggil Haneul tapi tidak di gubrisnya sama sekali.

“Sudahlah, Ririn! Lebih baik kau istirahat saja sekarang! Ayo kita ke kamarmu…” Ajak Haejin sembari memapahnya secara perlahan.

Haneul terdiam di depan Apartementnya, “Apa Miyoung mengetahui sesuatu? Tapi apa?” Gumam Haneul dalam batinnya.

Haneul hendak masuk ke dalam Apartement tapi langkahnya terhenti saat melihat Yoora yang terlihat sama halnya seperti Ririn tadi. Dengan segera Haneul langsung berlari menghampirinya dan Yoora pun nampak terkejut dengan kehadiran Haneul di hadapannya.

“Haneul…” Ujarnya pelan.

“Yoora, Ada apa denganmu? Kenapa kau tidak kembali saat tadi malam?” Tanya Haneul penasaran.

Dengan senyuman yang di paksakan Yoora, Yoora tetap mencoba tersenyum pada Haneul. “Tidak ada apa-apa… Tadi malam aku menginap di rumah kenalanku saat di China…” Jawab Yoora berbohong.

“Apa kau berkata sejujurnya padaku? Apa aku bisa memegang ucapanmu ini?” Tanya Haneul tidak percaya.

Yoora hanya terdiam dan mengangguk pelan. “Yoora, Ada yang perlu kau ketahui. Mungkin aku tidak bisa menceritakannya di sini, Lebih baik kita masuk dulu ke dalam…” Ajak Haneul dan Yoora pun hanya mengangguk sembari mengikuti Haneul dari belakang.

##########

Tanpa ragu, Miyoung menerobos masuk ke dalam kastil yang ia ketahui jika tempat itu adalah tempat tinggal para Vampire-Vampire itu.

“Sepertinya aku mencium bau yang sudah sangat aku kenal…” Ujar Kyuhyun pelan dan menengok ke luar jendela melihat Miyoung yang tengah berjalan cepat di halaman depan rumahnya.

Kyuhyun tersenyum kecil dan dengan cepat ia dapat berada di hadapan Miyoung hingga membuatnya tersontak kaget. “Kau!!” Ujar Miyoung terkejut.

“Annyeong, Miyoung-ah… Ternyata benar yang di katakan Zhoumi, Bau darahmu begitu sangat lezat dan menggoda sampai-sampai aku bisa menciumnya dari dalam kastil…” Ujar Kyuhyun dengan santai.

Miyoung sedikit merapatkan jaketnya dan melangkah mundur secara perlahan. “Ah.. Apa kau juga takut padaku?” Tanya Kyuhyun sembari mendekati Miyoung dengan perlahan.

Wuussssh!! Tiba-tiba Zhoumi kini berada di hadapan Kyuhyun dan Kyuhyun hanya tersenyum kecil saat melihat kehadirannya itu. “Hyung! Cepat sekali kau datang. Ternyata penciumanmu sangat tajam jika ada gadis ini…” Goda Kyuhyun dan Zhoumi pun hanya menatapnya tajam.

“Miyoung, Apa yang kau lakukan di tempat ini? Apa maksud kedatanganmu?” Tanya Zhoumi heran dan penasaran.

Miyoung mulai mencoba menghilangkan rasa ketakutannya itu. Jujur saja, Ia masih merasa sedikit takut pada Zhoumi jika ia mengingat jika dia itu adalah seorang Vampire penghisap darah manusia. “Ehm.. Sebenarnya, Ada yang ingin aku tanyakan padamu. Dapatkah aku hanya berbicara denganmu saja?” Jawab Miyoung sembari bertanya balik.

“Ah… Kenapa harus berdua saja? Tenang saja aku akan berpura-pura tidak mendengarnya…” Canda Kyuhyun dengan santainya.

“Kyu!” Ujar Zhoumi dengan dingin.

“Areo, Hyung! Tapi aku hanya mengingatkan, Hyung! Ku harap kau dapat menahan rasa haus darahmu akan gadis ini, Karena apa yang kau ucapkan itu memang benar. Gadis ini bau darahnya sangat lezat…” Ujar Kyuhyun seakan bercanda tapi sedikit menyindir.

“Kyu! Jangan sampai aku berbuat kasar padamu!” Ujar Zhoumi kesal dan akhirnya Kyuhyun pun pergi meninggalkan mereka berdua hanya dalam hitungan detik. “Sebenarnya apa yang ingin kau katakan padaku?” Tanya Zhoumi penasaran.

Miyoung menarik nafasnya dalam-dalam dan mencoba mengatakannya. “Choi Siwon orang yang aku kenal selama ini sebagai seorang Dokter.. Apakah dia seorang Vampire sepertimu?” Tanya Miyoung penasaran.

“Iyah, Kenapa kau mengetahui hal itu?” Jawab Zhoumi tanpa basa-basi dan bertanya balik.

“Karena dia telah menghisap darah temanku, Zhoumi sebenarnya berapa banyak Vampire di tempat ini? Maksudku, Berapa Vampire yang ada di kastil ini… Aku yakin jika Vampire di luar sana ada banyak, Tapi setidaknya aku ingin mengetahui berapa jumlah Vampire yang tinggal di kastilmu ini…” Ujar Miyoung penasaran.

Zhoumi terdiam dan melirik ke arah kastil tempatnya tinggal. “Jika kau tidak merasa takut, Aku akan membawamu bertemu dengan mereka semua sekarang…” Jawab Zhoumi sedikit tak yakin dengan keberanian Miyoung.

“Jika kau berjanji akan menjagaku selama di dalam nanti, Aku takkan merasa takut. Jadi, Aku rasa aku dapat mengatasi semua ini jika kau tetap menjagaku…” Jawab Miyoung serius.

“Baiklah…” Ujar Zhoumi dan ia pun mengajak Miyoung masuk ke dalam kastilnya itu.

Zhoumi membuka pintu kastil yang besar dan berukiran kayu yang berbentuk bunga yang cantik. “Masuklah…” Ajak Zhoumi dan Miyoung pun mengikuti langkah kaki Zhoumi dengan perlahan.

Dengan tiba-tiba Donghae berada tepat di hadapannya dan membuat Miyoung terkejut tapi tidak dengan Zhoumi yang seakan sudah bisa mengetahui kehadiran Donghae itu.

GREB!! Dengan segera Miyoung yang terkejut itu langsung memegang lengan Zhoumi dengan kuat dan Zhoumi pun sedikit terkejut dengan reaksi Miyoung itu.

“Hemm.. Kupikir hanya perasaanku saja mencium bau darah manusia yang sangat lezat ini. Tapi ternyata memang benar ada manusia yang datang ke tempat ini…” Ujar Donghae sembari menyeringai.

“Donghae! Jangan muncul seperti itu, Kau mengejutkannya!! Lagipula.. Dia adalah milikku kau tak boleh macam-macam padanya!” Ujar Zhoumi memperingatkan. “Miyoung, Tidak perlu takut padanya! Dia adalah adikku, Lee Donghae.” Ujar Zhoumi memperkenalkan.

“Annyeong…” Sapa Donghae dengan ramah. Miyoung hanya mengangguk sembari tetap memegang kuat-kuat lengan Zhoumi mencoba meluapkan rasa ketakutannya itu dengan memegang lengan Zhoumi. Donghae tersenyum kecil saat melihat reaksi Miyoung. “Hahaha.. Apa kau sangat menyukai Zhoumi sampai-sampai kau tak ingin melepaskan peganganmu itu?” Goda Donghae dan Miyoung pun dengan segera melepaskan pegangan itu.

“Bukan begitu, Aku hanya sedikit terkejut…” Jawab Miyoung pelan.

Zhoumi menoleh padanya dan tersenyum kecil, “Sudah, Lebih baik kau ikut aku ke suatu tempat!” Ajak Zhoumi dan Miyoung pun mengangguk pelan.

Langkah Miyoung terhenti saat menatap mata Donghae yang seakan berwarna ungu tua. “Apa kau ingin tau sesuatu?” Tanya Donghae dan membuat Miyoung mengkerutkan dahinya.

“Apa kau tau, Jika kau akan berubah sama seperti kita? Dan apa kau tau jika yang membuatmu seperti itu adalah dirimu sendiri, Karena kau yang memintanya…” Ujar Donghae dan sontak membuat Miyoung terkejut.

“Miyoung!!” Zhoumi tiba-tiba saja ada di hadapannya dan membuatnya tersadar dari kediamannya. “Ayo ikut aku…” Ajak Zhoumi dan Miyoung pun mengangguk sembari mengikuti langkah Zhoumi. Tapi ia mencoba menengok ke belakang dan nampak Donghae yang tersenyum penuh arti padanya tapi kemudian ia pergi dengan cepatnya.

“Zhoumi, Apakah setiap Vampire memiliki kelebihan?” Tanya Miyoung penasaran.

Zhoumi menengok sekejap padanya lalu ia pun tersenyum kecil. “Sepertinya kau mulai tertarik pada kehidupan makhluk-makhluk sepertiku…” Godanya dan Miyoung pun hanya terdiam saat mendengarnya. “Yah.. Kau memang benar, Kami memiliki kelebihan masing-masing contohnya Donghae, Dia memliki kekuatan untuk melihat masa depan hanya dengan menatap bola mata seseorang dia akan mengetahui kehidupan masa depan orang itu…” Jelas Zhoumi dan seketika Miyoung pun menghentikan langkahnya.

“Melihat masa depan? Apa benar?? Jika yah… Bagaimana jika perkataannya tadi akan benar-benar terjadi? Apakah benar jika aku yang akan menyerahkan diri sendiri untuk menjadi sama seperti mereka?” Gumam Miyoung dalam batinnya.

“Miyoung, Ada apa?” Tanya Zhoumi saat menyadari langkah Miyoung yang terhenti.

“Ah.. Tidak ada apa-apa… Ehm, Zhoumi apakah penglihatan Donghae selalu benar tentang sebuah masa depan itu?” Jawab Miyoung sembari bertanya balik.

“Ehm.. Aku rasa, Terkadang penglihatan Donghae tentang masa depan tidak selalu benar. Tapi jarang sekali ia melakukan kesalahan ataupun kebohongan dalam penglihatannya itu…” Jawab Zhoumi. “Kenapa? Apa dia mengatakan sesuatu padamu tadi?” Tanya Zhoumi heran.

“Ah?? Tidak… Aku hanya penasaran saja…” Jawab Miyoung gugup sembari menggelengkan kepalanya pelan.

To Be Continued…

37 thoughts on “The Vampire And The Blood!!(Part.12)

  1. huwaaa.. pasti ririn sma yoora shock bnged tuh.. knapa sii mreka berlima ga saling crita satu sma lain sma yg mreka alami akhir akhir ini,, biar masalahnya bsa dihadapin breng breng.. hmm
    wahhh jadi critanya miyoung uda ga bgitu takut nii sma zhoumi .. hahaha jiaelah sampe minta perlindungan sma zhoumi,, tpii kalo ga ada zhoumi ngeri jga yahh sii miyoung.. aigoo demen dahh eonn,, zhoumi sma miyoung

  2. miyoung jd incaran semua vampire >w< golongan darah miyoung O ea, karena O kan darah manis yg disukai ama nyamuk *gaje* xD
    yoora ma ririn bneran udah 100% jd vampire tuh?

  3. Mi young love zhoumi..!!
    Aku mendukung mereka..

    Thor td ny aku klik part 11..
    Eh yg 12 malah ngikut..
    Aku g bca part 11 jadi langsung loncat ke 12..

    Next part..

  4. Thor,, kok yang part 11nya ndak ada ?? ==”
    penasaran.. hehhe.. tp nggakpapa deh🙂
    ceritanya seru walau awalnya bacanya bingung ^^

  5. Bener gk ya yg di blng donghae ??

    Syok Bgt tuh Ririn and Yoora, cerita dong ke yg laen…

    Cie cerita nya miyoung dh gk takut nih sama zhoumi. Jdi makin greget sma ni couple😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s