The Vampire And The Blood!!(Part.13)

“Kau yakin??” Tanya Zhoumi sedikit heran.

“Yah…” Miyoung mengangguk pelan dan akhirnya merekapun naik ke lantai dua yang berada cukup tinggi.

“Hyung…” Panggil Henry dari arah belakang Zhoumi.

Zhoumi dan Miyoung yang mendengar panggilan itu segera berbalik dan dengan cepat Henry kini sudah berada di hadapan mereka. “Wah.. Sepertinya kalian berdua sudah sangat dekat…” Ujar Henry seakan menggoda Zhoumi dan Miyoung.

“Miyoung, Kenalkan dia adalah Henry.. Dia adalah adik bungsuku…” Ujar Zhoumi memperkenalkan.

“Sepertinya kita tidak perlu berkenalan lagi, Karena kita sudah sering bertemu di Galery milikmu itu…” Ujar Henry dengan ramah.

Miyoung hanya mengangguk singkat. “Yah, Aku sudah mengenalnya. Aku tidak menyangka jika kau juga adalah seorang Vampire, Henry…” Ujar Miyoung sedikit gugup karena menahan rasa takutnya.

“Apa kau ingin mendengarkan hal yang lebih mengejutkan?” Ujar Henry dengan santai dan Miyoung hanya terdiam. “Kwon Yoora… Gadis itu telah menjadi milikku…” Ujar Henry sembari tersenyum licik dan matanya seketika berubah menjadi Abu Kebiru-Biruan.

“Mwo??” Miyoung membulatkan kedua matanya tapi dengan cepat Henry menghilang dari pandangannya. “Zhoumi.. Apa yang di maksud Henry adalah dia telah…”

Zhoumi mengangguk pelan. “Mungkin saja Henry telah menghisap darah Yoora temanmu itu… Maaf Miyoung aku tidak dapat berbuat apa-apa, Karena aku tak mampu melarang mereka…” Ujar Zhoumi merasa bersalah.

Miyoung terdiam, Seketika tubuhnya lemas dan ia pun menyandarkan dirinya ke dinding yang terasa begitu dingin. “Apakah harus seperti itu? Kenapa.. Semuanya harus jadi seperti ini…” Ujar Miyoung seakan putus asa.

Ia memegang kepalanya yang terasa sakit. Tapi dengan cepat Zhoumi merengkuh tubuhnya yang mungil itu dan mengelus lembut rambutnya.

“Miyoung, Kau ada di sini?” Tanya seseorang yang tiba-tiba saja muncul di hadapan mereka berdua.

Miyoung dan Zhoumi menoleh pada orang itu dan tak lain orang itu adalah Siwon. Yang juga merupakan Vampire tertua. “Apa kalian sudah sangat akrab? Sampai-sampai kalian tidak menyadari kehadiranku?” Goda Siwon sembari mendekati mereka berdua.

“Hyung.. Kau jangan sama seperti yang lain mencoba untuk menggodaku. Tapi hal itu benar-benar tidak lucu!” Ujar Zhoumi dengan ketus.

Siwon hanya terkekeh kecil dan ia segera menatap Miyoung yang seakan terus menatapnya dengan tajam. “Miyoung, Ada apa? Sepertinya ada sesuatu yang ingin kau sampaikan padaku?” Ujar Siwon yang seakan dapat membaca pikiran Miyoung.

Miyoung menundukkan kepalanya, “Jadi, Apa benar kau telah menghisap darah Ririn? Bisakah kau menjelaskannya padaku?” Ujar Miyoung terdengar serius.

“Jadi itu yang ingin kau tanyakan padaku?” Tanya Siwon dan Miyoung pun mengangguk pelan. “Jika itu memang pertanyaanmu, Jawabanku adalah.. Karena aku tidak bisa mengingkari takdirku sebagai seorang Vampire yang haus akan darah manusia, Dan lagi.. Aku begitu sangat menyukai Ririn. Jadi, Tak ada alasan lain mengapa aku meminum darahnya…” Jawab Siwon dengan santai.

“Apakah dia akan sama seperti kalian? Aku harap jawabannya adalah ‘bukan’…” Ujar Miyoung pelan.

Siwon menghela nafas, “Sayangnya dugaanmu salah besar… Aku telah membuatnya sama sepertiku, Maaf… Jika aku tak melakukan hal itu mungkin Ririn bisa saja mati karena kehabisan darah, Jadi aku terpaksa harus merubahnya sama sepertiku. Maaf…” Jawab Siwon sembari menjelaskan semuanya.

Miyoung terdiam, Zhoumi menatap Miyoung menunggu perkataan apa lagi yang akan ia lontarkan. “Aku akan pulang sekarang juga!” Jawab Miyoung dengan tegas.

“Kenapa? Apa perlu aku antar?” Tanya Zhoumi tapi tanpa menjawab Miyoung segera menuruni anak tangga dengan sangat cepat ia seakan lupa dengan rasa takut yang sejak tadi terus saja menyelimutinya.

“Zhoumi, Kejar dia! Antarkan dia pulang…” Ujar Siwon sembari menepuk pundak Zhoumi.

Zhoumi mengangguk seraya mengejar Miyoung dengan cepat dan hanya dalam hitungan detik Zhoumi kini sudah berada tepat di hadapannya. “Miyoung, Biar aku mengantarmu pulang…” Ujar Zhoumi sembari menggandeng tangan Miyoung.

Tapi dengan cepat Miyoung melepaskan tangan Zhoumi, “Ah, Maaf! Apa tanganku terlalu dingin?” Tanya Zhoumi saat menyadari respon Miyoung yang tak begitu mengenakan.

“Bukan itu… Aku.. Aku hanya mulai merasa takut lagi padamu, Ntah kenapa.. Aku menyalah kan diriku sendiri atas semua masalah ini. Mungkin jika aku tak berada di tempat ini mereka semua takkan pernah bertemu dengan makhluk seperti kalian.. Tapi sekarang, Mereka semua sudah bagaikan santapan lezat bagi makhluk sepertimu.. Maaf Zhoumi aku mengatakan hal ini padamu.. Tapi aku benar-benar sangat takut saat ini…” Perlahan-lahan Miyoung mulai meneteskan air matanya dan menutupi wajahnya dengan kedua tangannya.

Zhoumi hanya terdiam tanpa bertindak sedikitpun ia merasa jika ucapan yang Miyoung katakan ada benarnya juga. Bahkan kata maaf yang ia ucapkan pun seakan tak berarti lagi karena semuanya telah terjadi.

##########

“Haneul, Apa yang ingin kau jelaskan padaku?” Tanya Yoora penasaran.

“Yoora, Aku tau mungkin kau tak akan percaya ataupun sedikit terkejut saat mendengar ini. Tapi, Yoora… Kau, Ririn, Haejin dan Miyoung adalah incaran para Vampire. Mungkin memang terdengar sedikit aneh dan terlalu kekanak-kanakan tapi percayalah jika Vampire itu ada. Bahkan… Ririn telah menjadi korban dari salah satu mereka…” Jelas Haneul panjang lebar.

“Mwo?? Ririn?? Lalu bagaimana keadaanya sekarang?” Tanya Yoora cemas.

“Dia baik-baik saja, Sekarang Haejin sedang mencoba menenangkannya. Tapi Yoora sebenarnya ada yang ingin aku tanyakan padamu… Jawablah pertanyaanku ini dengan jujur! Apa kau sudah bertemu dengan salah satu Vampire itu?? Apakah hal yang membuatmu tidak pulang tadi malam hanya karena seorang Vampire?” Ujar Haneul dan seketika itu juga Yoora terdiam dan terlihat gugup untuk menjawabnya.

“Itu.. Itu.. Memang benar.. Aku telah bertemu.. Dengan salah satunya, Bahkan… Aku bernasib sama seperti Ririn…” Jawab Yoora dengan terbata-bata dan mencoba untuk tetap tenang.

Haneul menatap Yoora yang terlihat ingin mencoba untuk tegar menghadapi ini semua. “Kau tau?? Aku juga sama sepertimu.. Bahkan hal itu membekas sampai saat ini…” Ujar Haneul seraya menyibak rambutnya ke pinggir dan memperlihatkan sebuah bekas gigitan yang nampak pada lehernya memang terlihat kecil tapi begitu jelas.

“Haneul, Ini??” Yoora membulatkan kedua matanya.

Haneul mengangguk pelan. “Aku pernah di gigit oleh seorang Vampire saat aku kecil dulu.. Dan sampai sekarang Vampire itu masih tetap berada di sekelilingku. Kau tidak tau hal itu kan?” Ujar Haneul dengan tenang sembari tersenyum kecil.

“Itu pasti sangat menyakitkan…” Ujar Yoora pelan.

“Aku hanya berharap.. Jika, Kau sudah melihat lukaku ini. Kau akan tetap menjadi Yoora yang dulu.. Kau tidak akan merasa putus asa hanya karena kau di gigit oleh makhluk seperti mereka.. Walau mungkin, Besar kemungkinan kau akan sama seperti mereka…” Ujar Haneul mencoba membuat Yoora tegar menghadapinya.

Yoora tersenyum kecil dan mengangguk pelan. Tapi kemudian air matanya pun mulai membasahi wajahnya dan ia pun segera menutupi wajahnya dengan kedua tangannya. Haneul memeluknya sembari mengusap lembut punggungnya.

“Dan kau tau? Luka yang ada di tangan Miyoung pun adalah bekas gigitan seorang Vampire. Tapi buktinya ia tetap seperti biasanya, Benarkan??” Ujar Haneul mencoba menenangkan Yoora meskipun sebenarnya ia pun sudah tak mampu menahan tangisnya yang mulai tumpah membasahi wajahnya.

“Tuhan.. Kenapa semua ini harus terjadi pada teman-teman terdekatku juga?? Apa tidak cukup kau membuatku menderita bahkan adikku sendiri harus mengalami hal seperti ini??” Gumam Haneul dalam batinnya.

##########

Miyoung dan Zhoumi terduduk di bawah pohon rindang yang berada di atas gunung di tempat Miyoung biasa menulis Novelnya dan mencari inspirasi. “Apa kau sudah mulai tenang?” Tanya Zhoumi pada Miyoung.

Miyoung tidak menjawab pertanyaan Zhoumi. Ia hanya menyenderkan kepalanya pada pundak Zhoumi sembari menutup kedua matanya. “Sepertinya kau sangat lelah sampai kau bisa tertidur dengan tenangnya di sampingku.. Padahal kau begitu takut padaku…” Gumam Zhoumi saat melihat Miyoung yang tengah tertidur lelap di bahunya.

Zhoumi terus saja memperhatikan wajah Miyoung yang sedang tertidur pulas itu. Matanya, Hidungnya dan Bibirnya. Begitu membuat Zhoumi semakin menyukainya, “Miyoung, Maaf kan aku jika aku melakukannya…” Bisik Zhoumi dan perlahan-lahan ia mendekati wajah Miyoung dan mengecup bibir Miyoung singkat.

“Ehm…” Miyoung tersadar dari tidurnya sesaat setelah Zhoumi mencium bibirnya. “Rasanya tadi bibirku dingin sekali…” Gumam Miyoung dalam batinnya.

“Kau sudah bangun? Apa kau sudah merasa tenang sekarang? Kalau begitu, Aku akan membawamu pulang sekarang…” Ujar Zhoumi lembut.

“Iyah.. Aku rasa aku sudah cukup tenang, Dan aku yakin Haneul pasti sudah sangat menungguku…” Jawab Miyoung dan dengan bantuan Zhoumi ia pun bangkit dari duduknya.

“Miyoung…” Panggil Zhoumi lembut.

“Ada apa?” Tanya Miyoung bingung.

“Haruskah aku memberitahunya tentang hal tadi? Sepertinya tidak perlu…” Gumam Zhoumi dalam batinnya. “Eh… Tidak ada…” Jawab Zhoumi seraya menggelengkan kepalanya.

“Kalau begitu, Ayo kita pulang…” Ajak Miyoung dan tanpa ia sadari ia memegang tangan Zhoumi.

Zhoumi menatap tangannya begitupun dengan Miyoung, Tapi dengan cepat Miyoung kembali melepaskan pegangan tangannya itu. “Maaf…” Ujar Miyoung singkat.

“Tidak apa-apa.. Aku hanya terkejut saja, Apa kau tidak merasa dingin lagi pada tanganku?” Ujar Zhoumi sembari tersenyum kecil.

“Mungkin.. Karena aku sudah terbiasa…” Jawab Miyoung pelan dan bergegas berjalan meninggalkan Zhoumi yang dapat dengan mudah menyusulnya dengan cepat.

##########

“Hyung, Apa Zhoumi dan Miyoung sudah sangat dekat?” Tanya Henry pada Kyuhyun.

“Ntahlah… Aku pusing jika harus memikirkan kedua orang itu. Lagipula aku masih harus memikirkan cara agar aku dapat menghisap kembali darah Haneul yang begitu lezat…” Jawab Kyuhyun dengan santai.

Henry menatap Kyuhyun yang terlihat asyik mendengarkan Mp3 melalui Ear Phone yang sedang di gunakannya. “Hyung.. Tadi malam aku menghisap darah gadis itu. Kau tau kan gadis yang bernama Yoora yang selama ini menjadi incaranku…” Ujar Henry dengan santai.

Henry dan Kyuhyun memang sangat dekat di bandingkan dengan Vampire lainnya, Mereka berdualah satu-satunya Vampire yang sangat dekat dan selalu berbagi cerita.

“Bagaimana rasanya? Apa kau senang meminum darahnya?” Tanya Kyuhyun masih tetap asyik mendengarkan lagu yang mengalun indah dari Mp3nya.

“Rasanya?? Sepertinya sulit untuk di jelaskan… Aku begitu menikmatinya. Dan bahkan aku sampai lupa jika aku tidak segera menghentikan perbuatanku itu dia bisa mati…” Jawab Henry terlihat senang.

“Lalu? Apa kau merubahnya sama seperti kita?” Tanya Kyuhyun penasaran.

Henry menggeleng pelan. “Tidak.. Aku hanya menghisap darahnya sedikit saja. Aku tidak ingin membuatnya tersiksa… Tapi mungkin nanti jika waktunya sudah tepat dan dia sudah dapat menerima keberadaanku aku akan membuatnya menjadi sama seperti kita…” Jawab Henry dengan serius.

“Baguslah jika pemikiranmu seperti itu.. Aku juga sama halnya sepertimu. Aku selalu memikirkan hal itu jika aku menginginkan darah Haneul…” Ujar Kyuhyun dan kembali menikmati alunan lagunya.

##########

“Donghae! Katakan padaku, Apa yang kau katakan pada Miyoung tadi? Aku yakin kau memberitahunya tentang apa yang kau lihat di kehidupan mendatangnya kan?” Ujar Siwon yang sudah mengetahui hal itu.

Donghae hanya tersenyum kecil. “Aku hanya bilang jika dia akan sama seperti kita, Tapi dia akan berubah karena keinginannya… Bukan karena keinginan Zhoumi, Itu saja! Aku hanya mengatakan apa yang aku lihat di kehidupan mendatangnya…” Jawab Donghae dengan santai.

“Seharusnya kau tak perlu mengatakan hal itu. Kau tau?? Dia begitu sangat ketakutan saat mengetahui hal itu…” Ujar Siwon memberitahu Donghae.

“Ketakutan?? Aku rasa hal itu justru akan membuatnya semakin dekat dengan Zhoumi Hyung. Percaya saja padaku, Hyung… Miyoung takkan takut lagi pada makhluk seperti kita…” Ujar Donghae dengan tenang dan percaya diri.

Siwon hanya tersenyum kecil sembari mengangguk pelan, Tapi pikirannya kembali teringat pada Ririn. “Bagaimana keadaannya sekarang?” Gumam Siwon dalam batinnya.

##########

“Terima kasih sudah mau mengantarku…” Ujar Miyoung dan Zhoumi pun mengangguk singkat sembari tersenyum kecil. “Selamat malam…” Sapa Miyoung sebelum akhirnya ia masuk ke dalam Gedung Apartementnya.

“Selamat malam…” Jawab Zhoumi lembut.

Saat Zhoumi berbalik untuk pergi dari tempat itu. Langkahnya terhenti saat melihat Hankyung berdiri di hadapannya dan menatapnya dengan begitu tajam.

“Kau mencariku?” Tanya Zhoumi dengan tenang.

“Bukan hanya mencarimu.. Bahkan aku ingin sekali memusnahkanmu!!” Jawab Hankyung dengan dingin.

Zhoumi mendengus kesal dan menyunggingkan senyuman kecil. “Aku rasa yang perlu di musnahkan adalah orang sepertimu!! Vampire Berdarah Campuran sepertimu tak pantas berkeliaran di dunia ini!!” Ujar Zhoumi tak kalah dingin.

Mereka saling bertatapan dengan tajam dan tiba-tiba saja cuaca seakan berubah semakin gelap dan angin berhembus semakin kencang.

To Be Continued…

Iklan

34 thoughts on “The Vampire And The Blood!!(Part.13)

  1. huwaaa.. miyoung takut lagi sama mimi oppa ,, sediihhh..
    wah wah wah lanjutannya gmana yahh ini crita.. keren dahh eonn.. 50 thumbs up dhh *darimana coba 50 jempol*
    huwaaaa miyoung dicium sma mimi oppa … mauuuuuuu *pletakk*dijitak nta eonn*

  2. Waduh kayak nya ada api membara antara zhoumi n hankyung, pada rebutan miyoung ya, mending rebutan aku aja langsung ku terima dua”nyahahahahahaha*plaaakk di lempar ke jurang*

  3. Wah wah mi young mulai berani nih .. Bukti nya dia berani dtg ke kastil .. Mencari jàwaban semua pertanyaannya .. Aigoo tuh vampire hobi ngegoda youngi hehe .. Apa td dong hae blg ? Mi young akan menyodorkan dirinya untuk di hisap darah nya oleh zhoumin ? Knp ? Krn mi young mulai ada rasa ma zhoumin ?

    Aish .. Yoora .. Ririn dah dì hisap darah nyà sama vampire itu ( henry – siwon ) (˘_˘)čĸ! (˘_˘)čĸ! (˘_˘)čĸ! .. Gmn berikut nya yah?

    Jd hae bs ngeramal masa dpn toh .. Hebat ..

    YAK … Itu hankyung ngapain cari zhoumin?
    Mau ngajak bertarung ya ? ANDWE …
    ​‎​(˘̶ِ̀ ˘̶́ ‘)нuн °(︶ε︶) knp sih hankyung nafsu amat mau ngabisin para vampire itu ? Kan dia sendiri jg vampire ..

    Sebenarnya para vampire itu hebattttt loh mereka bs nahan nafsu untuk ga minum darah ( secara alami ) sedangkan hankyung .. Menggunakan serum untuk menahan nafsu nya … Ώããħħħ yg berbahaya yg mana Coba ???

    Fighting … Zhoumin .. Hajar hankyung ……

  4. pengen banget bantuin Hankyung gege D: *bawa crossbow (?)*
    kalo aku jadi mereka sih aku pindah rumah (?) =w=
    tapi daebak sih, bakal seru nih kayaknya :J

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s