The Vampire And The Blood!!(Part.2)

*Zhoumi PoV*

Dingin…

Kuat…

Cepat…

Dan Putih Pucat…

Yah… Inilah aku…

Seorang Vampire yang tak mampu merasakan kantuk ataupun lelah…

Bahkan aku haus akan darah manusia…

Tak banyak orang yang menyadari akan keberadaanku di dunia ini…

Tapi inilah aku… Seorang Vampire yang akan selalu haus akan darah manusia…

##########

Aku memasuki tempat peristirahatanku di dalam Kastil Tua yang tak pernah di kunjungi satu manusiapun. Aku terduduk di sebuah Sofa yang cukup bersih dan aku kembali mengambil sapu tangan yang ku temukan saat bertabrakan dengan seorang gadis.

“Kenapa? Kenapa bau darah dalam tubuh gadis ini begitu mengacaukan pikiranku? Kenapa aku merasa jika aku seakan ingin menembus leher gadis itu dengan kedua taringku ini dan menghisap darahnya hingga ia tak berdaya?” Aku terus berfikir dan terus berfikir.

Tentu saja aku bingung dengan hal ini, Sudah berpuluh-puluh tahun lamanya aku mampu menahan rasa hausku akan darah. Akn tetapi hal ini tidak terjadi pada gadis itu bahkan aku sempat kehilangan kontrol.

Pikiranku terganggu saat seseorang tiba-tiba ada di hadapanku tanpa kusadari langkah kaki nya yang begitu sangat cepat. “Apa yang kau pegang itu?” Tanyanya dan mencoba mengambil sapu tangan gadis ini dari tanganku.

“Takkan kubiarkan kau menyentuhnya!!” Ujarku sengit dan memandangnya dengan tajam.

Dia hanya tersenyum padaku, “Hyung, Mau sampai kapan kau bersikap seperti itu padaku? Tenang saja, Aku takkan berbuat jahat padamu.. Tapi, Aku mencium sesuatu yang sangat lezat di sekitar sini. Jadi, Aku datang menghampirimu..” Jawabnya dengan santai.

Dia adalah Kyuhyun, Adikku yang memiliki sifat jail dan sulit untuk di atur. Selama ini dia pun selalu menahan rasa hausnya akan darah, Tapi dia memiliki alasan lain kenapa dirinya menahan rasa hausnya itu. Katanya dia menantikan seseorang yang telah di takdirkannya sejak ia bertemu dengan orang itu di Negara Seoul dulu.

“Apakah kau mulai menyukai darah manusia lagi, Hyung?” Tanyanya sembari tersenyum penuh arti padaku.

Aku menatapnya dan kulihat senyumannya bagaikan sebuah sindiran bagiku. “Kau tak perlu mengurusiku. Urusi saja orang yang di takdirkan denganmu itu, Agar kau mampu meminum darahnya sepuasmu. Bahkan kau mampu membuatnya seperti kita di saat Bulan Purnama..” Ujarku sembari pergi dengan cepat dan menghilang dari hadapannya.

“Kau tenang saja, Hyung! Aku tau jika sapu tangan itu adalah milik gadis yang tadi sempat mencoba masuk ke dalam Kastil kita ini kan?” Ujar Kyuhyun pelan tapi dengan cepat kini aku berada di hadapannya kembali.

“Apa yang kau lihat tadi?” Tanyaku dan dia hanya mengangkat kedua bahunya sembari tersenyum jail padaku. “Bukankah kau tadi bilang, Jangan pernah mengurusimu lagi? Jadi aku pun tak berhak menjawab pertanyaanmu itu…” Jawabnya dengan wajah yang sangat menyebalkan dan membuatku kesal.

Kemudian dia pergi dari hadapanku dengan secepat mungkin dan aku hanya terdiam sembari memandang sapu tangan yang kini ada di tangan kananku.

*Author PoV*

“Hankyung, Kenapa kau ada di tempat ini?” Tanya Haneul sembari memegang secangkir kopi hangat di tangannya.

“Aku.. Aku kemari untuk menemui Miyoung, Tapi nyatanya dia sedang tak ada di tempat. Sayang sekali…” Jawab Hankyung terlihat kecewa.

“Tapi… Hankyung, Apa kau tidak mengerti juga jika Miyoung akan sangat marah jika dia tau kau ada di sini dan kau datang ke sini untuk menemuinya? Apa kau tidak mengerti hal itu juga, Huh?” Tanya Haneul dengan serius.

“Haneul, Kau tau kan bagaimana perasaanku padanya?” Ujar Hankyung serius.

Haneul terdiam dan menatap Hankyung yang nampak sedih dan gundah. “Aku mengerti perasaanmu padanya seperti apa, Tapi kau juga harusnya mengerti perasaan Miyoung… Dia sudah sangat kecewa saat mengetahui jika kau sudah menikah dengan wanita lain dan kau meninggalkan Miyoung sendiri..” Jelas Haneul mengingatkan kembali akan kejadian pada tahun lalu.

Hankyung harus menikah dengan tunangannya karena terpaksa di jodohkan dengan orang tuanya dan Miyoung yang saat itu masih berstatus sebagai kekasihnya itu menjadi sangat sakit hati saat mengetahui jika kekasih yang di cintainya itu akan menjadi milik orang lain.

“Tapi sekarang aku sudah bercerai dengan orang itu. Haneul apa kau lupa jika aku lah yang dulu pernah menolongmu saat masih kecil dulu? Kau tau kan jika aku ini bukanlah manusia biasa?” Tanya Hankyung sembari menatap Haneul serius.

Haneul terdiam dan menatap Hankyung penuh arti, “Apa maksudmu?” Tanya Haneul heran.

“Bantu aku! Bantu aku kembali dekat dengan Miyoung seperti dulu, Yah.. Anggap saja ini sebagai balas budimu padaku karena aku telah menyelamatkanmu dari Vampire itu…” Ujar Hankyung terkesan licik.

“BOE?? Jadi maksudmu mengajakku keluar unuk membantumu kembali dekat dengan Miyoung?! Jika itu maumu, Aku takkan membantumu!! Aku akui jika aku memiliki hutang budi padamu. Tapi jika harus membalas hal itu dengan membiarkanmu dekat dengan Miyoung lagi, Aku takkan membiarkanmu!!” Ujar Haneul seraya bangkit dari duduknya.

“Kau yakin?” Tanya Haneul serius dan Haneul menatapnya tajam menandakan jika ia sangat yakin dengan apa yang di katakannya.

“Aku tau jika kau sering memimpikan Vampire itu akhir-akhir ini kan? Dan apa kau tau jika Vampire itu ada di sekitarmu sekarang?? Apa kau yakin tak membutuhkan perlindunganku? Kau tau kan jika aku adalah seorang Hunter Vampire??” Ujar Hankyung sembari menatap Haneul serius dan membuat Haneul tercengang.

“Dari… mana kau tau semua itu? Dari mana kau tau jika aku sering memimpikannya?” Tanya Haneul bingung.

“Aku bisa membaca pikiranmu Haneul, Karena kau sebenarnya sudah menjadi sebagian milik dari Vampire tersebut…” Ujar Hankyung menjelaskan.

“Aku bukan bagian dari mereka!! Aku bukan bagian dari mereka!!” Bentak Haneul emosi.

Haneul menatap Hankyung emosi dan dia pun bergegas keluar dari Café tersebut. “Aku bukanlah bagian dari Vampire!! Tidak ada Vampire di dunia ini, Aku harus percaya pada Miyoung jika tidak pernah ada Vampire di dunia ini!!” Gumam Haneul gelisah dan sangat ketakutan dengan perkataan Hankyung tadi.

##########

“Dari mana saja kau?!” Tanya Miyoung yang kini sudah ada di hadapan Haneul saat ia baru saja membuka pintu.

“Miyoung!!” Ujar Haneul terkejut. “Aku.. Aku hanya bertemu dengan teman lama…” Jawab Haneul berbohong.

“Benarkah? Bukankah kau pergi bersama Hankyung?” Ujar Miyoung santai dan menatap Haneul tajam.

Haneul tertegun dan nampak terkejut dengan apa yang baru saja Miyoung katakan. “Hah? Apa maksudmu? Yang kau maksud dengan Hankyung itu apakah mantanmu?” Ujar Haneul berpura-pura dan mencoba menutupi semuanya.

“Jangan berbohong padaku, Kim Haneul!” Bentak Miyoung dengan nada tinggi dan membuat Haneul terlonjak kaget. “Jawab aku yang jujur!! Apa kau bertemu dengan pria itu lagi?!” Ujar Miyoung dengan nada menyentak.

“De…” Jawab Haneul sembari tertunduk merasa bersalah. “Mianhe.. Aku tidak bermaksud membohongimu. Hanya saja aku tak ingin membuatmu bersedih lagi Miyoung…” Ujar Haneul merasa sangat bersalah.

Miyoung terdiam, “Miyoung, Apa kau marah padaku?” Tanya Haneul saat melihat kediaman Miyoung. Tak ada jawaban ataupun tanda respon darinya, “Miyoung…” Panggil Haneul pelan.

“Aku sangat kecewa padamu, Haneul… Kumohon, Jangan pernah kau temui dia lagi Haneul! Aku tak suka jika kau masih berhubungan dengannya apalagi jika kau membantunya untuk mencoba mendekatkanku dengannya lagi, Itu takkan pernah terjadi!!” Ujar Miyoung serius dan bergegas masuk ke dalam kamarnya.

“Miyoung… Maafkan aku…” Gumam Haneul merasa bersalah dan masih terdiam di tempat itu. Haneul perlahan duduk di sofa dan kata-kata Hankyung terngiang kembali di dalam pikirannya. Kata-kata jika ia kini menjadi sebagian dari seorang Vampire.

Malam Harinya…

“Miyoung, Makan malamnya sudah siap… Kau mau makan sekarang?” Haneul mengetuk pintu kamar Miyoung dan tak lama dari itu Miyoung membuka pintu kamarnya dengan perlahan dan nampak matanya yang terlihat sembab.

“Mau… Makan sekarang?” Tanya Haneul masih sedikit takut pada Miyoung karena tadi sore Miyoung sempat marah padanya.

“Hem…” Jawab Miyoung seadanya dan langsung duduk di meja makan begitu juga dengan Haneul yang duduk di hadapannya.

Miyoung memakan makanan itu dengan lahap tapi tidak untuk Haneul, Dia sesekali terus saja menengok pada Miyoung dan makannya pun terlihat tak begitu berselera. “Waeyo?” Tanya Miyoung yang menyadari akan sikap Haneul.

“Eh?” Haneul tak mengerti saat Miyoung berkata seperti itu padanya.

“Kenapa kau memandangku terus? Apa kau tak pernah melihat adikmu ini makan?” Jawab Miyoung sambil terus melanjutkan makanannya tanpa menengok sedikitpun pada Haneul.

“Bukan begitu! Hanya saja… Kupikir kau masih marah padaku dan tak ingin memakan semua masakan yang telah ku buat ini..” Jawab Haneul pelan dan menyantap kembali makanannya.

“Marah? Untuk apa aku marah? Masakanmu enak seperti biasanya.. Jadi untuk apa aku marah?” Jawab Miyoung terlihat bingung dan menambah kembali makanannya.

Haneul hanya terdiam dan kembali fokus pada makanannya. Haneul tau betul jika Miyoung ini bukanlah tipe orang yang dapat dengan mudah melupak suatu hal, Tapi jika sudah bersangkutan dengan makanan Miyoung selalu tak ingin membahas masalah itu lagi. Baginya tidak baik membawa masalah jika sedang makan. Itu hanya takkan membangkitkan selera makannya, Begitulah katanya.

“Ehm… Miyoung. Apa kau habis menangis?” Tanya Haneul karena melihat mata Miyoung yang terlihat sembab dan sipit.

“Menangis??” Miyoung sangat bingung dan menatap Haneul. “Aku tidak menangis bodoh!! Aku ini baru saja bangun tidur!!” Jawab Miyoung sembari melemparkan sendok plastik pada Haneul.

“Mwo?? Jadi sejak kau tidur?” Ujar Haneul sangat terkejut padahal sejak Miyoung marah tadi Haneul menunggu Miyoung berjam-jam di luar dan mencoba mengajak Miyoung mengobrol dari luar kamar tapi karena Miyoung tak menjawabnya terus jadi Haneul berfikir jika Miyoung memang benar-benar sangat marah padanya.

“De, Waeyo? Aku memang mengantuk… Karena itu aku tidur…” Jawab Miyoung dengan santainya dan meneguk air putih. “Ah… Mashita…” Ujar Miyoung dan memegang perutnya yang terasa sudah sangat pull dan tubuhnya kembali segar.

“Shim Miyoung!! Beraninya kau membuatku bersalah setengah mati… Ergh…” Haneul langsung menjewer Miyoung dengan cukup keras dan merapihkan makanan-makanan itu.

“Aw… Sakit…” Ringis Miyoung kesakitan dan memegang telinganya yang memerah. “Kau ini. Salahmu sendiri, Seperti tidak tau sifatku saja…” Ujar Miyoung menyalahkan Haneul.

“Kau!!” Ujar Haneul kesal dan bersiap memegang wajan berukuran sedang.

“Woaaaa… Nenek Sihir mengamuk…” Ujar Miyoung sembari berlari ke dalam kamarnya.

“Awas saja kau Miyoung!!” Gerutu Haneul kesal dan merapihkan makanannya.

##########

Pagi Harinya…

Haneul menguap dan keluar dari dalam kamarnya dalam keadaan masih mengantuk. “Hm, Miyoung…” Panggil Haneul sembari mengetuk pintu kamar Miyoung.

Cklek!! Haneul membuka pintu kamar Miyoung tapi ia tidak menemukan sosok Miyoung di manapun. Bahkan ranjangnya sudah sangat rapih dan lagi-lagi hanya ada selembar kertas kecil yang ada di atas ranjangnya.

Haneul membaca isi dari kertas kecil itu dan setelah membacanya Nampak wajah Haneul yang terlihat sangat kesal. “Miyoung!! Kemana lagi anak itu?! Dia selalu saja membuatku cemas…” Ujar Haneul kesal dan membuang kertas itu seraya mengeluarkan ponselnya untuk menghubungi Miyoung yang ntah ada di mana sekarang.

Di tempat lain…

Di sebuah pegunungan yang sepi, dingin dan tenang…

Nampak seorang gadis yang sedang duduk di bawah pohon, Dengan laptop di hadapannya dan earphone yang terpasang di kedua telinganya. Ia nampak begitu asyik mengetik sesuatu dalam laptopnya itu.

Drrtt… Drtt… Ponselnya berdering dan ia pun segera mengangkat teleponnya. “Yoboseyo… Oh, De… De…Araseo, Aku akan pulang sekarang juga!!” Ujarnya.

Ia segera merapihkan laptopnya itu dan bergegas pergi dari tempat itu. Tapi baru saja beberapa langkah, Kakinya terhenti ia merasakan ada seseorang yang sedang memperhatikan nya dan ia pun segera berbalik tapi tak ada satupun orang yang ada di belakangnya.

*Zhoumi PoV*

Harum darah gadis ini…

Begitu sangat lezat dalam penciumanku…

Aku ingin sekali mencicipi darahnya sekarang juga…

Tapi tunggu!! Kenapa aku ingin sekali meminum darahnya??

Padahal sudah lama ini aku dapat menahan nafsu ku akan darah…

Tapi kenapa sekarang aku tak mampu mengontrol diriku sendiri??

Biasanya aku hanya menginginkan darah di saat Bulan Purnama atau saat aku melihat darah aku baru tak dapat mengontrol diriku sendri…

Tapi, Kenapa hanya dengan mencium bau darah di tubuhnya saja aku sudah merasakan haus darah yang sangat luar biasa…

Darahnya bagaikan Heroin bagiku…

Hanya dengan mencium bau darahnya aku sudah dapat merasakan nikmat yang luar biasa…

Apalagi jika aku mampu meminum darahnya??

Cukup!! Aku sudah tak mampu lagi menahan nafsuku ini…

Aku akan merasakan darahnya secepat mungkin…

##########

Aku terus mengikuti langkahnya yang ntah mau kemana. Tapi ia sering berbalik dan merasa jika aku mengikutinya, Tapi aku dapat dengan mudah tak di ketahuinya. Langkahnya terhenti saat ia berada dekat Kastil di mana aku tinggal.

##########

Miyoung kembali mendekati gerbang Kastil tua itu sedangkan Zhoumi terus memperhatikan nya dari jarak yang cukup dekat. “Haish.. Kenapa aku selalu saja tergoda dengan Kastil tua ini!!” Miyoung kembali memaki-maki dirnya sendiri dan memukuli kepalanya.

“Are you Korean?” Tanya seseorang yang tiba-tiba saja menepuk pundak Miyoung dan membuat Miyoung terkejut seraya berbalik.

“Eh?” Miyoung terlihat bingung. “Are you Korean?” Tanya orang itu lagi dan tak lain adalah Zhoumi yang mencoba mendekati Miyoung.

“Yes.. Why?” Jawab Miyoung dan masih sangat bingung.

“Ah… Baguslah aku juga adalah orang Korea…” Jawab Zhoumi dengan menggunaka aksen Korea dan Miyoung hanya mengangguk enggan. Zhoumi membuka kaca mata hitam yang di gunakannya tapi Nampak dari bola matanya yang berwarna oranye keemasan yang terlihat sangat aneh.

“Siapa kau?” Tanya Miyoung itu terlihat sedikit ketakutan saat melihat mata Zhoumi yang terlihat aneh dan tak seperti bola mata manusia pada umumnya. Apa dia menggunaka Kontak Lens??

Zhoumi hanya diam dan tak menjawab pertanyaan Miyoung sedikitpun. Dia hanya melihat Miyoung dengan tajam dan tak ada senyuman sedikitpun dari wajahnya.

“Jika kau tak mau menjawabnya tak apa… Aku tak memaksamu. Maaf aku harus pergi lebih dulu…” Ujar Miyoung sembari pergi meninggalkan Zhoumi dan sesekali menengok ke belakang. Dengan langkah yang begitu cepat wanita itu pun segera pergi meninggalkan bangunan tua yang terkesan terlihat sepert sebuah bangunan Kastil Tua.

“Tunggu!!” Ujar Zhoumi menghentikkan langkah Miyoung dan tanpa Miyoung sadari Zhoumi kini sudah ada di belakangnya saja.

“Ada apa?” Tanya Miyoung mencoba memberanikan dirinya untuk bertanya.

“Ini.. Saat kemarin kita bertabrakan aku menemukan ini.. Ini punyamu kan?” Jawab Zhoumi sembari menyerahkan sapu tangan yang ia temukan kemaren.

“Ah.. Iyah, Terima Kasih…” Jawab Miyoung singkat dan segera mengambil sapu tangan itu tapi saat Miyoung hendak melangkah pergi Zhoumi memegang lengannya.

Miyoung tersontak kaget karena ia merasa jika tangan Zhoumi sangat dingin dan Miyoung pun langsung menepis tangan Zhoumi dengan cukup kuat. “Uh.. Maaf.. Aku tidak bermaksud untuk mengejutkanmu. Hanya saja aku ingin mengetahui namamu..” Ujar Zhoumi sembari tersenyum kecil.

Ntah mengapa Miyoung seakan tak mampu untuk menolak menjawab pertanyaan Zhoumi saat ia melihat kedua mata Zhoumi itu. “Aku.. Namaku Shim Miyoung…” Jawab Miyoung singkat.

“Shim Miyoung.. Hmmm…” Zhoumi mulai mendekati Miyoung dan Miyoung bagaikan terhipnotis karena ia tak berkutik sedikitpun. Tiba-tiba sebuah taring panjang menyembul dari mulut Zhoumi dan di saat ia hendak mendekati leher Miyoung…

“Tidak!! Aku tak boleh melakukannya!!” Ujar Zhoumi sembari mundur beberapa langkah dan menatap Miyoung yang masih terdiam tanpa berkutik sedikitpun.

Tiba-Tiba Miyoung tersadar dan saat ia menengok ke beberapa arah tak ada siapapun dan bahkan tak ada Zhoumi. “Apa tadi aku hanya melamu? Atau hanya berhalusinasi?” Gumam Miyoung dalam batinnya dan bergidik ngeri lalu ia pun bergegas pergi dari tempat itu.

##########

“Zhoumi!!” Panggil seorang lelaki yang kini ada di hadapannya sedangkan Zhoumi Nampak pucat dan merasakan sakit yang luar biasa.

“Hyung…” Ujar Zhoumi sembari terduduk di sofa dan memegang dadanya yang terasa sesak.

“Biar kutebak.. Apakah kau mulai menginginkan darah lagi? Kulihat tadi kau sempat menghisap darah dari seorang gadis yang akhir-akhir ini muncul di depan gerbang kasti ini.. Benar kan?” Ujar orang itu dan tak lain dia adalah Choi Siwon dia adalah Kakak pertama Zhoumi

Zhoumi hanya terdiam dan tak menjawab pertanyaan Siwon sedikitpun dan bahkan matanya kini berwarna emas kemerahan dan kulitnya bertambah pucat.

Sebenarnya ada 5 Vampire yang tinggal dalam Kastil tua ini. Pertama adalah Choi Siwon, Zhoumi, Cho Kyuhyun, Lee Donghae dan yang terakhir adalah Henry Lau.

To Be Continued…^^

Iklan

68 thoughts on “The Vampire And The Blood!!(Part.2)

  1. omo!! aku baru inget dh klo kembarannya nta eonn itu nti eon alias haneul yahh makanya critanya sodaraan padahal dri nama kaga bgitu mirip *pikiran gapen*
    huwaaa ngebayangin mereka jdi vampire aja bkin merinding dahh eonn apalagi mimi oppa.. hiiii
    eon eonn,, ko suamimu *baca:hankyung* licik gtu sii ke haneul demi dket lagi sma miyoung *dijitak nta eonn*

  2. ada typo di nama haneul dan hankyung , aku sempet keder di scene itu Q____Q tp akhirnya ngerti juga kekekeke~ , uhuy ternyata ada bang ikan XDD gasabar ah mau baca kelanjutanya :3 , itu si miyoung bisa tidur ya abis berantem sama kakaknya LOL tapi kocak hehe

  3. Kya… Seru…
    Jd hangeng adalah pemburu vampire
    kyu adlh takdirnya haneul, krn dulu haneul prnh tangannya dihisap darahnya sm kyu jd skrg kyu dan haneul punya semacam ikatan
    wu…. Semakin seru aja
    penasaran

  4. wah…. vampirnya banyak…
    ganteng2 lg… kyk d twilight 😛
    hankyung jd pemburu vampir????
    jd inget film mandarin twin effect 🙂

  5. jd namja yg di tabrak mi young di depan kastil itu ZHOU MIN ? Seorang Vampire yang akan selalu haus akan darah manusia…? MWO………….. tp dia sendiri kan blg “Sudah berpuluh-puluh tahun lamanya aku mampu menahan rasa hausku akan darah. Akn tetapi hal ini tidak terjadi pada gadis itu bahkan aku sempat kehilangan kontrol.”
    trusss jg ada , kyu hyun Adiknya yang memiliki sifat jail dan sulit untuk di atur. Selama ini kyu pun selalu menahan rasa hausnya akan darah, Tapi kyu memiliki alasan lain kenapa dirinya menahan rasa hausnya itu. Katanya kyu menantikan seseorang yang telah di takdirkannya sejak ia bertemu dengan orang itu di Negara Seoul dulu….. SIAPA????????????????
    jadi inti nya ke – 2 vampire itu nahan ga menghisap darah manusia ??????

    oooooooooo jd namja yg pergi sama haneul itu hankyung mantan kekasih mi young yg kawin dgn wanita lain yg di jodohkannya… namun skrg dah cerai ( hem jd inti nya … hankyung mau balik lg sama youngi)

    MWO … kok hankyung bisa tau haneul sering memimpikan Vampire akhir-akhir ini trus mksd perkataan hankyung “Apa kau yakin tak membutuhkan perlindunganku? Kau tau kan jika aku adalah seorang Hunter Vampire??”

    trus apa mksd haneul “Aku bukan bagian dari mereka!! Aku bukan bagian dari mereka!!” .apa haneul gadis kecil di mimpi itu … dia jd vampire sejak di gigit vampire itu dulu?

    OMG … zhou ga bisa nahan mau minum darah young …..otokhe???????????

    MWO … ada 5 Vampire yang tinggal dalam Kastil tua itu ???? (Pertama adalah Choi Siwon, Zhoumi, Cho Kyuhyun, Lee Donghae dan yang terakhir adalah Henry Lau.)

    YAKKKKK mi Young JAUHI kastil itu…………………………….

  6. vampirnya cakep”.. kyaa.. bikin hilang iman (?) kkk~
    hmm.. jd haneul udah jadi bagian darin bangsanya kyu .. n yang buat dia kaya gitu juga kyu .. hmm #next part

  7. mkn seru ceritanya :-D.. sbnrnya vampire yg hmpr ngbnh haneul itu sapa ya? apa kyuhyun oppa? mkn sk sm ceritanya berasa bc novel twilight :-)..

  8. suka banget sm cerita vampir, jd inget nove favorit = twilight … nungguin henry nongol nih wkwk.. goodjob lah thor

  9. am I the only one who doesn’t like twilight saga here? ._.v
    aku mikirnya ini malah kayak the vampire diaries atau Underworld gitu, hahahahah 😄
    tapi tetep bikin penasaran, apalagi ada Henryyyy >w< ❤
    lanjuuuuuut 😀

  10. Hue!! Ternyata haneul, setengah dari vampire?? Apa mungkin yg ada dalam mimpi haneul itu kyuhyun??
    Jadi, penasaaaaran..

  11. .5 vampire n 5 sahabat .. ap kh mreka berjodoh ?
    .ooh Zhoumi yg ktemuan am Young ..
    .kasian amat Young d tinggal nikah ..
    .Vampire Hunter ? Hankyung ? ahaaay
    .siapa Vampire yg ganggu Haneul dlu ?
    .lanjuuuuut

  12. Wah vampire nya kece”…

    Apalagi si kyuhyun, pasti kece bgt tuh, secara gitu dia kan evil, dan apalagi smirk nya. Kyaaaa >_<

  13. 5 vampire? Mcm twilight 🙂 part ini kecepetan thor. Tau2 udah pindah tempat aja. Blm lg penggambaran si OC ini ga ada. Jd pembaca gtw gimana bentuk itu si OC. Apa hidung mancung? Mata sipit, bulet. Itu pnting agar pmbaca membayangkan kaya apa sih si OC ini? Gitu. Oia 1 lg trlalu cpt ksh bocoran siapa sang vampire . Lanjut

  14. Apa 5 vampire? Wowow bnyak bgt, mereka mampu membunuh seluruh warga kota hnya beberapa menit.
    Hehehe ngelantur.
    Jalan ceritnya bagus dan buat aku jadi penasaran.
    Aku lanjut baca ya sist.

  15. Saia kira yg dimaksud bukan manusia biasa’a si hankyung ternyata dia ntu pembasmi(?) Vampir toh..

    Lah kyu part’a dikitt.. 😦

  16. kkkk vampirex ea keren kren kkkk.
    apalagi si evilkyu.
    apakah seseorang yg mejdi takdirx kyu itu haneul???
    mkin penasaran sm lanjutannya….

  17. oohhh ternyata zou zou toohh yang jadi vampirnyaa aku kira si kyu…

    seru seru … dan apa mungkin wanita takdir yang dimaksud kyu adalah minyong ….? hmmm .. lest next part

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s