The Vampire And The Blood!!(Part.6)

“Kau siapa?” Tanya Haejin bingung dan tak mengenal orang itu sama sekali.

“Kau lupa padaku?” Tanya orang itu dan membuat Haejin mengkerutkan keningnya karena tak mengerti dengan apa yang di maksud orang itu.

“Ehmm… Aku benar-benar tidak mengenalimu. Kau siapa?” Jawab Haejin lagi sembari menanyakan kembali hal yang sama.

Orang itu hanya tersenyum pada Haejin. “Lee Donghae, Apa kau ingat dengan nama itu?” Ujar orang itu dengan santai.

Lagi-lagi Haejin mengerutkan keningnya tak mengerti. “Lee Donghae?” Gumam Haejin dalam batinnya. Drt.. Drt.. Drt.. Tiba-tiba ponsel Haejin berdering dan Haejin pun segera mengangkatnya.

“Mungkin kau akan mengingatku nanti…” Ujar orang itu dan saat Haejin menutup telepon itu. “Maaf, Tadi… Eh? Kemana orang tadi?” Ujar Haejin bingung karena orang itu sudah tak ada, Hilang bagaikan di telan bumi. “Aneh sekali…” Gumam Haejin.

##########

“Miyoung, Boleh aku bertanya sesuatu padamu?” Tanya Yoora penasaran dan Miyoung hanya mengangguk untuk menjawab pertanyaannya itu.

“Tanganmu, Ada apa dengan tanganmu itu? Bukankah kemarin masih baik-baik saja?” Tanya Yoora sembari menunjuk tangan Miyoung yang di balut perban.

Miyoung terdiam dan memandang tangannya itu, Ia jadi teringat kembali pada kejadian tadi malam yang bisa terbilang di luar logika. Bagaimana mungkin ada orang yang bisa menghisap darah manusia dan saat ia terbangun ia sudah berada di kamarnya. “Ini.. Tidak apa-apa, Tanganku hanya sedikit tergores. Jadi aku menggunakan perban untuk menutupi bekas luka nya..” Jawab Miyoung berbohong.

“Benarkah? Tapi kenapa harus di perban seperti itu? Seperti luka besar saja!” Ujar Yoora masih sedikit heran dan tetap memandang tangan Miyoung yang terbalut perban.

“Sudahlah! Lupakan saja tangan ini, Ini bukan apa-apa ko. Ah, Ada pengunjung…” Jawab Miyoung seraya pergi menghampiri pengunjung.

“Aneh sekali.. Bukankah Miyoung paling benci dengan hal-hal yang seperti itu dan berhubungan dengan luka ataupun apa lah itu…” Gumam Yoora bingung.

##########

“Dokter, Ada seseorang yang memaksa bertemu dengan anda, Padahal hari ini anda tidak ada jadwal pemeriksaan…” Ujar seorang suster pada Siwon yang sedang sibuk memeriksa beberapa data tentang pasiennya itu.

“Biarkan saja dia masuk…” Ujar Siwon santai dan tetap memandang data-data itu. Lalu orang yang di maksud itu pun datang dengan tatapan tajam dan duduk di hadapan Siwon yang masih terlihat santai.

“Ada apa mencariku?” Tanya Siwon sembari melepaskan kaca mata yang melekat di kedua matanya.

“Kenapa kau biarkan adikmu menghisap darah Miyoung?” Tanya orang itu yang tak lain adalah Hankyung.

“Aku tak ada pilihan lain, Zhoumi sangat menginginkan darahnya. Jadi, Aku tak mampu melawannya, Bukankah dalam perjanjian kita tak ada hal yang menyuruhku untuk melarngnya meminum darah gadis itu?” Ujar Siwon dengan santai.

“Kau!! Dari awal aku sudah yakin jika  kalian semua itu memang bukanlah Vampire yang dapat memegang janji!! Jika keluargamu bukanlah seorang Vampire keturunan darah murni dan perjanjian itu tak pernah ada! Mungkin aku sudah memusnahkan kalian semua!!” Ujar Hankyung dingin dan segera bangkit bergegas untuk cepat pergi dari tempat itu.

“Tapi kau lupa sesuatu, Hankyung!!” Ujar Siwon tajam dan membuat langkah Siwon terhenti. “Kau juga adalah bagian dari kita! Kau memang bukan seorang Vampire keturunan darah murni dan di darahmu mengalir darah seorang Hunter Vampire! Tapi tetap saja kau adalah bagian dari kita juga! Bedanya kau hanya akan merasakan haus akan darah jika Bulan Purnama, Kau tidak bisa memungkiri hal itu Hankyung…” Ujar Siwon panjang lebar dan membuat Hankyung mmembulatkan kedua matanya sembari pergi dari tempat itu.

##########

“Lepaskan aku!!” Bentak Haneul dengan nada yang sangat tinggi. Dia terus memberontak berharap jika tali yang melilit kedua tangannya dan kakinya itu terlepas karena ia di ikatkan pada sebuah kursi kuat dengan ikatan yang sangat kuat.

“Sudah lama tidak bertemu, Apa kau tidak merindukanku sedikit saja?” Ujar Kyuhyun dengan santainya dan membuat Haneul semakin kesal.

“Untuk apa aku merindukan makhluk sepertimu!!” Ujar Haneul dingin dan memasang wajah yang memendam begitu banyak kebencian pada Kyuhyun.

Kyuhyun hanya tersenyum pada Haneul dan mendekati Haneul hingga membuat gadis itu menutup kedua matanya karena takut. “Jangan seperti itu padaku!! Aku ini benar-benar sangat merindukanmu terutama darahmu yang sangat menggodaku itu…” Bisik Kyuhyun tepat di telinga Haneul.

BRAK!! Sebuah pintu terbanting dengan kerasnya dan membuat Haneul terkejut tapi tidak dengan Kyuhyun yang dengan santainya berbalik pada asal kegaduhan itu. “Hankyung…” Kyuhyun menghela nafasnya berat. “Apakah kau tidak merasa jika kedatanganmu itu terlalu cepat?” Ujar Kyuhyun dengan nada sedikit kesal tapi seakan sebuah candaan baginya.

“Lepaskan dia!!” Ujar Hankyung dingin dan dengan cepat dia mengeluarkan sebuah senapan dari balik pakaiannya. “Aku tidak main-main, Kyuhyun! Lepaskan dia!” Ujar Hankyung sembari mengarahkan senapan itu tepat di hadapan Kyuhyun.

Kyuhyun menyingkirkan senapan itu dari wajahnya hanya dengan satu telunjuknya dan tersenyum licik pada Hankyung. “Kau tau kan jika aku takkan mati hanya karena di tembak sebuah senapan seperti ini…” Ujar Kyuhyun santai dan tiba-tiba saja dia menghilang dari pandangan Hankyung dan sudah berada di dekat jendela yang menghadap ke jalan.

“Aku tau itu! Tapi setidaknya ini akan membuatmu sedikit merasa sakit!!” Jawab Hankyung dan tetap mengarahkan senapan itu pada Kyuhyun.

“Sayangnya, Aku sama sekali tidak merasa takut dengan hal itu! Jika kau menginginkan aku melepaskan Haneul, Maka kali ini akan ku lepaskan tapi aku tidak berjanji akan melepaskan dia untuk kedua kalinya nanti…” Ujar Kyuhyun dan segera memecahkan kaca itu dan dengan cepat ia menghilang dari tempat itu.

Hankyung terdiam dan menghampiri Haneul yang masih mencoba melepaskan ikatan itu. “Apa kau tidak apa-apa?” Tanya Hankyung pada Haneul dan Haneul hanya mengangguk pelan.

“Kau tau semua ini akan terjadi padaku kan? Dan aku yakin kau juga sudah tau apa yang di alami Miyoung kan?” Ujar Haneul sembari memegang pergelangan tangannya yang sakit.

Hankyung hanya diam dan tak menggubris ucapan Haneul. “Jawab aku Hankyung!! Kau tau kan apa yang terjadi pada Miyoung? Apakah Miyoung akan menjadi sepertiku?” Ujar Haneul sangat khawatir dengan hal apa yang akan di alami Miyoung sekarang.

“Iyah.. Dia akan menjadi sama sepertimu! Dia akan menjadi salah satu incaran dari keluarga Vampire itu…” Jawab Hankyung dengan tenang.

“Lalu kenapa kau tidak hancurkan saja mereka semua? Kenapa kau membiarkan Miyoung menjadi sepertiku?!” Ujar Haneul terlihat emosi dan memukuli Hankyung.

“Maaf… Tapi aku tak bisa berbuat apa-apa…” Ujar Hankyung merasa sangat bersalah dan Haneul hanya terdiam sembari menatap Hankyung yang nampak bersalah.

##########

<Hankyung PoV>

Haneul terus diam selama dalam perjalanan pulang. Aku mengerti jika dia sedang cemas dengan apa yang akan terjadi nanti. Miyoung gadis yang kucintai sekaligus adiknya juga kini telah menjadi salah satu incaran dari Vampire-Vampire itu.

Tapi apa yang bisa aku lakukan? Aku hanya bisa terdiam, Andai saja tidak ada perjanjian itu. Aku pasti sudah membasmi mereka semua! Argh.. Aku benar-benar merasa sangat kasihan pada diriku sendiri karena tidak bisa melakukan apapun. Dan bagaimana jika Miyoung dan Haneul tau jika aku juga adalah bagian dari mereka? Apa mereka akan membenciku juga?

##########

<Author PoV>

Donghae menghampiri Zhoumi yang terduduk santai di ruangannya. “Hyung… Kau  terlihat lebih baik daripada hari-hari sebelumnya…” Ujar Donghae sembari duduk di hadapannya.

“Diamlah!! Aku tau kau sudah mengetahui semuanya, Jadi jangan berpura-pura seakan-akan kau tak mengetahui kejadian tadi malam..” Ujar Zhoumi dan matanya nampak terlihat kosong dan hampa.

“Aku tau semua yang akan terjadi padamu, Hyung… Tapi apakah kau tau jika nanti ada seseorang yang mencoba menghalangimu?” Ujar Donghae dan membuat Zhoumi terlihat bingung tak mengerti dengan apa yang di katakannya.

“Apa maksudmu?” Tanya Zhoumi tak mengerti.

“Kau akan mengetahuinya nanti…” Jawab Donghae dan segera pergi dari tempat itu.

##########

“Miyoung, Aku lapar.. Aku ingin mencari makan di luar, Apa kau ingin ikut?” Tanya Yoora dan Miyoung hanya menggeleng pelan. “Kalau begitu aku keluar sebentar…” Ujar Yoora dan segera keluar dari Galeri Miyoung.

Di tengah perjalanannya mencari makanan. Tatapan Yoora langsung tertuju pada seseorang yang berada tak jauh darinya. “Dia, Bukannya orang itu yang menolongku kemarin, Kalau tidak salah namanya adalah Henry kan?” Gumam Yoora dan tanpa ia sadari ia mengikuti Henry yang ntah sedang bersama siapa yang pasti bersama seorang gadis cantik.

Langkah  Yoora terhenti dan ia mencoba bersembunyi agar tidak ketahuan Henry. Henry mendekati gadis itu dan tiba-tiba ia langsung menyembulkan taringnya dan menggigit leher gadis itu hingga darah segar mengalir dari leher gadis itu.

“Hah!!” Yoora menutup mulutnya dengan kedua tangannya, Matanya membulat saat melihat sesuatu yang mengerikan itu terjadi di hadapannya. Perlahan-lahan Yoora melangkah mundur tapi sesuatu mengejutkannya.

Yoora berbalik saat seseorang menepuk pundaknya. Yoora semakin terkejut saat melihat orang yang ada di belakangnya itu adalah Henry, Dengan darah segar yang masih berada di ujung bibirnya dan matanya kembali berubah menjadi terlihat abu kebiru-biruan. “Apa yang kau lakukan di sini?” Tanya Henry dingin.

“Aku… Aku…” Yoora terlihat begitu ketakutan dan ia tak mampu menjawab pertanyaan Henry sedikitpun.

##########

Ririn masuk ke dalam Apartement Miyoung dan Haneul. Dan nampak Haejin yang sedang asyik menonton. “Tidak keluar?” Tanya Ririn dan Haejin hanya menggeleng pelan.

“Oh yah. Tadi ada orang yang datang kemari dan dia mengaku jika namanya adalah Donghae dan dia seakan mengenalku… Tapi anehnya kenapa aku tidak ingat dengan orang itu yah?” Ujar Haejin masih bingung dengan kejadian tadi.

Ririn mengkerutkan keningnya heran. “Lalu, Apa yang kalian bicarakan lagi?” Tanya Ririn.

“Tidak ada…” Jawab Haejin singkat.

“Hah? Tidak ada? Apa maksudmu?” Tanya Ririn tak mengerti.

“Tadi itu, Orang itu tiba-tiba saja sudah pergi saat aku tinggalkan sebentar untuk mengangkat telepon dari bawahanku di Korea sana… Dan anehnya lagi dia berbicara dengan aksen Korea. Memangnya aku mempunyai kenalan bernama Lee Donghae?” Ujar Haejin semakin bingung dan penasaran.

“Lee Donghae?” Tanya Ririn heran dan Haejin hanya mengangguk pelan. “Sepertinya aku pernah mendengar nama itu…” Ujar Ririn seakan merasa familyar dengan nama itu.

“Hah.. Ntahlah aku saja bingung…” Ujar Haejin dan segera bergegas ke arah dapur.

“Sepertinya aku memang pernah mendengar nama itu? Kalau tidak salah… Bukankah Haejin pernah menyebut nama itu sewaktu SMA??” Gumam Ririn dalam batinnya.

##########

“Kenapa Yoora lama sekali? Jangan-jangan dia tersesat lagi? Ah… Tidak mungkin, Dia tidak mungkin melakukan kesalah untuk kedua kalinya…” Gumam Miyoung dalam batinnya dan karena ada sedikit kekhawatiran dalam hatinya ia pun berpamitan pada bawahannya dan bergegas mencari Yoora.

Saat di tempat parkiran, Langkahnya terhenti saat melihat seseorang berdiri di samping mobilnya. “Kau!!” Ujar Miyoung sedikit terkejut dan sangat terkejut dengan apa yang di lihatnya.

“Bisa kita bicara sebentar saja?” Tanya orang itu yang tak lain adalah Zhoumi.

“U-un-tuk apa?” Tanya Miyoung memberanikan dirinya untuk bertanya pada Zhoumi.

“Ada sesuatu yang harus ku bicarakan padamu. Tentang kejadian semalam, Aku akan perjelas semuanya…” Ujar Zhoumi serius dan Miyoung hanya terdiam memandang Zhoumi yang terlihat berbeda dari yang tadi malam.

“Baiklah…” Jawab Miyoung dan Miyoung pun masuk ke dalam mobil yang di bawa Zhoumi.

##########

Miyoung dan Zhoumi masuk pada sebuah café yang terlihat sepi pengunjungnya. “Apa yang ingin kau katakan padaku?” Tanya Miyoung penasaran dan memulai pembicaraan.

“Apa kau percaya pada Vampire?” Tanya Zhoumi.

Miyoung menghela nafas panjang. “Ini bukan saatnya untuk bercanda!! Aku ingin mendapat kan jawaban yang sesungguhnya!” Ujar Miyoung terlihat kesal.

“Jawablah pertanyaanku dulu…” Ujar Zhoumi serius.

“Aku sama sekali tidak percaya. Bagiku makhluk seperti itu hanyalah ada dalam film. Itu bukanlah kenyataan…” Jawab Miyoung dengan tenang.

“Jika mereka benar-benar ada? Jika aku adalah salah satunya, Apa kau akan percaya?” Ujar Zhoumi dan membuat Miyoung menatapnya bingung.

“Atas dasar apa kau mengatakan hal itu? Kau tau… Aku bukanlah tipe yang mudah di bohongi jadi carilah alasan lain kenapa kau melakukan hal itu tadi malam…” Ujar Miyoung sinis dan hendak pergi dari tempat itu tapi Zhoumi memegang lengannya yang terbalut perban itu.

“Luka ini dan perban ini adalah bukti jika aku mengatakan hal yang sebenarnya…” Ujar Zhoumi serius.

Miyoung melepaskan tangan Zhoumi dengan kasar. “Aku anggap ini hanyalah sebuah kecelakaan.. Aku tetap tak percaya dengan apa yang kau katakan tadi…” Ujar Miyoung dan bergegas pergi dari tempat itu tapi Zhoumi megejarnya keluar café dan menghadang jalan Miyoung. “Kau mau apa lagi?” Tanya Miyoung kesal dan menatap Zhoumi tajam.

“Akan aku buktikan padamu, Jika kau tak mengatakannya padaku…” Ujar Zhoumi dan tanpa menanyakan dulu persetujuan dari Miyoung ia menarik lengan Miyoung dan membawanya ke suatu tempat.

To Be Continued…

47 thoughts on “The Vampire And The Blood!!(Part.6)

  1. jadi donghae udah kenal sama haejin?? hayoo lohh haejin.. hahaha *gaje kumat* omo!! hankyung ternyata juga sma yahh.. itu itu kyu serem amat yahh eonn.. haduh *nepuk jidat* aku kira miyoung bakalan kyak haneul maksudnya kyak apa gtu ternyata jdi slah satu incaran dri mereka tohh..
    trus ririn ngeh sma nama donghae,, critanya makin belibet tpii seruu.. huwaaa zhoumi mau bawa miyoung kmana tuhh

  2. Semuanya udah pd diincer sm vampir pasangan masing2
    perjanjian apa antara vampire2 itu dgn hangeng??
    Penasaran
    semakin seruuuuu

  3. makin seru aja nich critanya…
    apa hubungan haejin sm donghae dulu???
    kok haejin g inget ya…
    apa nantinya hankyung bisa nglindungi mreka semua dari para vampir itu??

  4. Tuh kannnn bener dong hae yg mencari hae jin …
    Aigoo ternyata para yeoja itu dulu pernah bertemu para vampire itu … (˘_˘)čĸ! (˘_˘)čĸ! (˘_˘)čĸ! Dan para yeoja itu sudah sejak lama jd ” target ” para vampire …. Alamak .. Tinggal han kyung yg pusing ..

    Yak .. Kyu hyun .. Haneul mau di apain tuh .. Jgn nakutin haneul donk .. !

    Memang nya ada perjanjian apa antara si won – han kyung ?

    Betulll itu mi young … Vampire itu ada bukti nya zhou min Hehe ..

    Sebenarnya knp sih para vampire itu ngincer abis2an para yeoja itu ? Apa benar cuma ingin menghisap darah mereka? Bkn yg ” lain ” ?

  5. Donghae siapa nya Haejin tuhh??? O.o

    Makin Penasaran😄

    Terus itu si Yoora gimana nasib nya???

    Itu Miyoung mau ditunjukin apaan ya???

    Makin… Makin penasaran nihh😀

  6. Nugu? Donghae siapanya Haejin?? Haneul sebenernya udh jadi vampir kah?? #penasaran (ʃƪ´▽`) trus gimana nasib Yoora?? Aaaaa makin penasaran aja!! Trus (again hahaha) Miyoung mau diapain???

  7. ternya hankyung pnya perjajian ma klan vampire siwon….. entah itu apa belum terbuka…
    dan apakah zhaomi bakalan tunjukin rupa aslinya ma mimi?????

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s