RESET(Can I Do It??)

Aku menatap langit yang biru, Aku teringat akan seseorang yang selama ini selalu berada di sampingku, selalu mendengarkan setiap keluh kesahku, selalu memberikanku semangat dan selalu tersenyum manis padaku.

Andaikan aku dapat mengulang masa itu, Dapatkah aku memutar masa itu lagi?? Hah.. Seandainya saja kejadian itu tak pernah terjadi di antara kita, Mungkinkah kau akan tetap di sampingku??

**********

Aku melihatnya berjalan dengan tenang, Tersenyum manis seperti saat dulu. Tapi sayang dia berjalan bukan ke arahku… Melainkan pada sosok pria yang berada di sampingku.

Shim Miyoung.. Gadis yang ku cintai, Kini tengah mengikrarkan janji sehidup semati dengan pria yang berada di sampingku itu, Zhoumi. Aku hanya dapat tersenyum kecut menyaksikan pernikahan ini, Aku sungguh tak mampu melihatnya lagi…

Oh tuhan.. Jika saja aku dapat memutar waktu dan kembali pada masa-masa itu.. Aku takkan pernah mau melepaskannya dan membiarkannya bersama dengan yang lain. Kurasa ini hanyalah harapan semuku…

<Flash Back Start>

“Youngi…” Panggilku dan gadis yang berada tak jauh dariku pun segera menoleh padaku dan tersenyum manis padaku.

“Han…” Ujarnya dengan lembut seraya menghampiriku.

Aku segera menyambar tangannya dan mengajaknya ke suatu tempat, Tempat yang sepi dan takkan ada satu orangpun yang akan mengganggu. “Ada apa?” Tanyanya lagi penasaran.

Aku tersenyum kecil, “Emm.. Aku ingin memberitahumu tentang sesuatu. Dan pastinya ini adalah kabar baik…” Ujarku sedikit malu.

“Jinja?? Tentang apa??” Tanyanya penasaran dan begitu semangat.

“Hari ini.. Hari ini aku resmi berpacaran dengan Yuuki…” Jawabku dengan semangat dan tiba-tiba saja ia terdiam dan membatu.

<Miyoung PoV>

“Hari ini.. Hari ini aku resmi berpacaran dengan Yuuki…” Jawabnya dengan semangat. DEG!! Sakit rasanya aku harus mendengar ini darinya. Oh tuhan… Jangan buat aku terlihat kecewa di hadapannya.

“Jinja??” Aku mencoba untuk tersenyum padanya meski sulit rasanya, Aku harus tetap tersenyum manis di hadapannya. “Kapan?” Tanyaku lagi mencoba menutupi rasa sakit yang sedang menyelimuti hatiku ini.

“Tadi malam… Aku menyatakan perasaanku padanya di Restaurant terkenal. Romantis bukan?” Jelasnya padaku dan hal itu semakin membuat hatiku terasa sakit. Mungkin bukan hanya sakit tapi seakan mati!!. “Ah.. Aku begitu senang dapat menjadikannya kekasih. Kau tau kan jika aku sudah sangat menyukainya sejak dulu?? Dan lagi dia itu merupakan primadona di Kampus kita…” Jelasnya lagi. CUKUP!! Jangan katakan lagi!! Aku sungguh tak mampu menahannya lagi, Aku mohon… Hentikan pembicaraan ini!!

Aku dapat melihat senyuman yang terlukis di wajahnya. Sungguh terlihat manis dan seakan aku tak mampu melukainya sedikitpun. “Hey, Youngi! Kau senang bukan mendengarnya?” Tanyanya seraya menengok ke arahku.

Aku terdiam, Tak ada sedikitpun senyuman yang aku berikan untuknya. “Tidak, Aku tidak menyukainya.. Aku sangat benci mendengar hal ini!!” Jawabku dengan spontan. Dan seketika ia terdiam membatu, Tak ada senyuman lagi di wajahnya.

<Author PoV>

Mereka sama-sama terdiam, Suasana hangat tadi pun berubah menjadi hening dalam seketika saja. Semangat lelaki itu lenyap dan gadis itu tetap terdiam. Tapi tak lama dari itu pun gadis itu langsung tertawa dengan renyahnya.

“Hahahahaha… Wajahmu lucu sekali, Han! Aku kan hanya bercanda…” Ujar gadis itu yang tak lain adalah Miyoung.

Perlahan-lahan, Lelaki itu mencoba untuk tersenyum dan akhirnya mereka pun tertawa bersama-sama. “Kau ini!! Aku pikir kau memang tidak menyukai hal ini.. Hampir saja kau membuatku merasa sangat bersalah!!” Lelaki itu yang tak lain adalah Hankyung tertawa dengan puasnya seraya mengacak poni Miyoung. Tapi dapat terlihat jelas dari sorot mata Miyoung yang terlihat begitu sedih dan mencoba menyembunyikan rasa sakit itu.

<Hankyung PoV>

Miyoung, Kau hampir saja membuatku benar-benar termakan candaanmu itu?! Aish.. Dia ini memang gadis yang berbeda dari yang lainnya. Hah.. Aku beruntung sekali memiliki seorang sahabat sepertinya. Hanya dialah yang mampu menjadi tempatku bersandar, berbagi cerita, melepaskan keluh kesah dan hanya dia lah yang mampu mengerti aku. Kurasa pria yang akan menjadi pendampingnya pasti sangat beruntung.

<Miyoung PoV>

Ya tuhan… Apa yang aku katakan padanya tadi?? Hampir saja aku benar-benar mengatakan perasaanku yang sesungguhnya tentang hal ini. Tapi untunglah… Dia percaya jika aku hanya bercanda saja, Meski aku harus merasakan sakit yang begitu mendalam dan menyembunyi kan semua perasaanku padanya. Perasaan ini.. Perasaan cinta yang telah aku tutupi darinya sejak dulu.

<Author PoV>

Hankyung mengantarkan Miyoung hingga depan rumahnya. “Han, Terima Kasih yah mau mengantarkanku sampai rumah…” Ujar Miyoung terdengar sedikit berbasa-basi.

“Kita kan sudah terbiasa seperti ini.. Lagipula sudah sewajarnya aku mengantarkanmu pulang, Ini kan sudah malam…” Ujar Hankyung sembari tersenyum kecil.

Miyoung hanya mengangguk singkat dan bergegas membuka gerbang rumahnya, “Pulanglah aku yakin kau sudah sangat lelah hari ini…” Ujar Miyoung dari balik gerbangnya.

“De… Selamat malam Youngi…” Pamit Hankyung dan akhirnya ia pun berlalu pergi.

Tak lama dari itu, Butiran air mata mulai menetes secara perlahan-lahan dari ujung matanya. Ia memegang dadanya yang terasa sesak, Isak tangisnya mulai terdengar dari bibir mungilnya itu.

<Miyoung PoV>

Kenapa perasaan ini begitu sangat sakit dan menyesakkan hatiku?? Apakah aku harus terus merasakan rasa sakit ini?? Apakah aku harus terus merasakan sesak dalam dadaku ini?? Tuhan.. Kuatkanlah hatiku agar dapat menahan semua rasa sakit ini…Tubuh ku ambruk seketika ke atas tanah dan tangisku pun semakin menjadi. Bahkan malampun terasa semakin dingin bagiku begitupun dengan hatiku yang terasa sakit dan kosong.

<Hankyung PoV>

3 Hari.. Sudah lama aku tidak bertemu dengannya, Ia bagaikan hilang tertelan bumi. Aku tidak dapat menemuinya di manapun, Bahkan saat aku datang ke rumahnya pun orang rumahnya selalu mengatakan jika Miyoung sudah berangkat kuliah.

Tapi.. Kenapa aku tidak dapat bertemu dengannya? Aneh sekali… Tidak mungkin kan Miyoung mencoba untuk menghindariku?? Memangnya aku salah apa?? Rasanya terakhir kami bertemu, Kami masih seperti biasanya.

<Miyoung PoV>

Sudah 3 Hari ini.. Aku menghindarinya, Ntahlah apa yang aku lakukan terhadapnya ini benar atau tidak. Tapi saat ini aku benar-benar ingin mencoba untuk tidak bertemu dengannya dan membiarkan perasaanku tenang dulu.

<Author PoV>

Hankyung berjalan di koridor sembari memainkan ponselnya dan sesekali menengok pada halaman Kampusnya yang begitu luas. Tapi tak lama dari itu, Ia melihat seseorang yang terlihat begitu mirip dengan Miyoung berjalan di Halaman Kampus.

“Youngi!!” Ujarnya dan dengan cepat ia berlari secepat mungkin, Mencoba mengejar gadis yang ia pikir adalah Miyoung.

Akan tetapi, Perlahan gadis itu menghilang dari pandangannya dan ia mencoba mencarinya tapi hasilnya.. Hanya harapan palsu!

“Han…” Panggil manja seorang gadis yang tak lain bernama Yuuki, Gadis primadona di Kampus ini yang juga adalah kekasih Hankyung.

Hankyung seakan tak menggubris gadis itu, Bahkan ia tak menoleh sedikitpun padanya. “Yuuki, Apa kau melihat Miyoung??” Tanya Hankyung tiba-tiba.

Yuuki mengernyitkan keningnya. “Mwo?? Yang kau maksud dengan orang yang bernama Miyoung itu adalah sahabatmu?” Jawab Yuuki berbalik bertanya.

Hankyung mengangguk singkat dan kali ini dia menengok pada Yuuki seakan berharap jika Yuuki mengetahui sesuatu, “Molla… Memangnya aku baby sister yang mengurusinya, Lagipula untuk apa kau mencarinya?? Di sinikan ada aku…” Jawab Yuuki dengan manja.

Seketika itu juga, Hankyung terlihat begitu kesal pada Yuuki. “Aku ini sedang serius, Yuu!! Apa kau ini tidak bisa bersikap sedikit dewasa saja untuk menjawabnya!” Ujar Hankyung terbawa emosi.

Yuuki melepaskan pelukan tangannya dari lengan Hankyung. “Sebenarnya kau ini kenapa? Memarahiku dengan alasan yang tidak jelas!! Aku kan menjawab seadanya, Kau ini terlalu sibuk mengurusi sahabatmu itu!! Sampai tidak menyadari jika aku ini juga adalah kekasihmu yang lebih memerlukan perhatianmu!!” Ujar Yuuki kesal dan pergi meninggalkan Hankyung.

“Yuu.. Bukan seperti itu, Aku hanya.. Aish!!” Hankyung terlihat semakin kesal dan bingung harus melakukan apa saat ini.

<Miyoung PoV>

Aku melihat Hankyung bertengkar dengan Yuuki, Tapi ntah apa penyebabnya?? Aku juga dapat melihat wajah kesal sekaligus bingung. Apakah aku harus menemuinya sekarang? Apakah ini saatnya aku kembali bersikap seperti biasa padanya? Haish.. Apa yang harus aku lakukan sekarang?? Aku bingung…

**********

Aku menghampirinya yang sedang terduduk lemas di tepian sungai Han. Terkadang jika aku pergi ke tempat ini aku selalu saja tersenyum, Karena apa?? Tentu saja karena nama sungai ini begitu sangat mirip dengan nama panggilannya.

“Han…” Panggilku dengan lembut dan seketika itu juga ia menengok padaku.

“Youngi!!” Aku dapat melihatnya, Ia terlihat begitu senang saat melihatku, Ia segera bangkit dan menghampiriku dan tak lama dari itu ia memelukku dengan erat.

Omo!! Ada apa dengannya?? Kenapa tiba-tiba saja ia memelukku? Deg! Aku dapat merasakan detak jantungku berdetak lebih kencang dan rasanya detak jantung ini tak mampu aku tahan lagi hingga ingin rasanya meledak dalam seketika.

“Han, Waeyo??” Tanyaku mencoba melonggarkan pelukannya dan bersikap setenang mungkin. Aku yakin saat ini wajahku sudah seperti kepiting rebus karena aku dapat merasakan panas yang menjalar di seluruh tubuhku.

“Youngi, Kau ini kemana saja akhir-akhir ini? Aku sangat merindukanmu!! Aku selalu saja memikirkanmu!” Ujarnya dengan semangat yang menggebu.

Mwo?? Dia merindukanku? Dia memikirkanku? Apa maksudnya?? Tenang Miyoung.. Tenang.. Ini bukan berarti jika Hankyung mencintaimu. Mungkin ini hanyalah ungkapan rasa senangnya karena bertemu denganku. Hanya sebatas sebagai sahabat!

“Han, Kau ini sebenarnya kenapa?? Kau aneh…” Ujarku mencoba untuk mengklarifikasi semua ini agar aku tidak salah paham.

Tiba-tiba saja Hankyung mengecup keningku lembut, “Kau ini apa tidak mengerti juga? Aku ini sangat merindukanmu.. Selama aku tidak bertemu denganmu aku mencarimu kemana-mana tapi hasilnya nihil! Kau tau?? Aku merasa kesepian jika kau tak ada di sampingku…” Ujarnya dengan bertubi-tubi.

“Hey.. Hey.. Bernafaslah jika sedang berbicara…” Ujarku mencoba menenangkannya. Karena yang aku lihat saat ini, Ia begitu senang karena dapat bertemu denganku kembali.

Hankyung segera memelukku kembali dan aku hanya dapat terdiam membeku, Ntahlah.. Aku seakan tak mampu membalas pelukannya ini. Perasaanku masih terasa bingung padanya. “Ehm.. Han, Aku lihat kau bertengkar dengan Yuuki tadi siang di Kampus. Kenapa? Apa kau mau berbagi cerita padaku?” Tanyaku teringat akan kejadian tadi siang di Kampus itu.

Ia melepaskan pelukannya dan mengajakku terduduk di pinggir sungai, “Yah.. Kami memang bertengkar tadi siang.. Tapi sudahlah! Aku malas membicarakannya, Lagipula dia itu tidak bisa bersikap dewasa. Seharusnya, Dia itu mengerti jika aku sedang mencarimu dan begitu mencemaskanmu, Tapi dia malah bersikap manja dan menjawab dengan seenaknya. Alhasil.. Aku kesal dan memarahinya, Tapi ya sudahlah…” Ujarnya menjelaskan.

Aku mengerutkan keningku, Tunggu!! Apa yang di katakannya tadi? Dia dan Yuuki bertengkar hanya karena.. Aku?!! Ya tuhan.. Kenapa bisa jadi seperti ini?? Kenapa hubungan mereka harus menjadi seperti ini hanya karena aku?? Padahal mereka kan baru saja jadian beberapa hari. “Jadi, Maksudmu penyebab pertengkaran itu karenaku?!” Tanyaku dan tanpa sadar aku sedikit meninggikan nada suaraku.

Ia menoleh padaku dengan tatapan sedikit bingung, “Sudahlah.. Untuk apa kau memikirkan hal itu?! Aku kan sudah bilang jika itu tidak penting…” Ujarnya dengan enteng.

“Han!!” Bentakku dengan nada tinggi dan membuatnya terkejut untuk kedua kalinya. “Kau pikir aku bisa tenang jika akulah penyebab pertengkaranmu dengan Yuuki itu?!” Ujarku kesal dan emosi.

“Youngi..” Ujarnya pelan dan menyadarkanku dari rasa emosi yang sedang melandaku saat ini. “Kau kenapa menjadi seperti ini?” Tanyanya heran.

“Ah… Maaf, Aku hanya merasa tidak enak karena akulah kau menjadi bertengkar dengan Yuuki.. Sekali lagi aku minta maaf karena telah membentakmu…” Ujar ku merasa tidak enak padanya.

Ia menarik tubuhku untuk kembali duduk di sampingnya dan tak lama dari itu ia menyandarkan kepalanya di bahuku dan menutup kedua matanya secara perlahan. “Han…” Ujarku sedikit terkejut dengan sikapnya yang sebenarnya bisa terbilang sedikit tidak wajar karena sebelumnya ia tak pernah bersikap seperti ini terhadapku.

“Untuk hari ini.. Biarkan saja aku tertidur di bahumu seperti ini.. Aku mohon… Saat berada di sampingmu aku begitu merasa nyaman dan damai. Jadi, Aku mohon.. Biarkan aku tertidur di bahumu, Youngi…” Jawabnya dengan tetap menutup kedua matanya.

“Baiklah…” Jawabku lembut dan membiarkannya senyaman mungkin tertidur dengan bersandar di bahuku ini.

<Hankyung PoV>

Aku menyandarkan kepalaku di bahunya, Aku dapat merasakan jika ia begitu terkejut dengan sikapku yang seperti itu terhadapnya. Hanya saja.. Aku memang merasa nyaman jika berada di sampingnya dan aku selalu merasa jika ada perasaan damai dalam hatiku hingga aku sangat senang jika berada di sampingnya.

Youngi… Sebenarnya kau ini apa?? Apakah kau adalah Malaikat yang dapat menenangkan perasaanku setiap saat jika aku sedang galau?? Dan kenapa aku harus merasa sangat lega dan senang saat kau kembali menemuiku lagi?? Hah… Aku tidak mengerti dengan semua ini…

**********

Seperti biasa aku mengantarkan Youngi ke rumahnya. “Mau sampai kapan kau berdiri di situ? Kau tidak akan pulang?” Tanyanya heran saat melihatku terus saja melihatnya padahal dia sudah masuk ke dalam gerbangnya.

“Ah.. De.. Kau masuk saja duluan ke dalam rumah! Aku tidak ingin saat aku pulang.. Aku tidak bertemu denganmu lagi seperti saat hari-hari yang lalu…” Jawabku, Mungkin terdengar terlalu lucu, Tapi memang itu yang sedang aku rasakan saat ini.

“Baiklah…” Jawabnya sembari tersenyum manis padaku dan akhirnya ia masuk ke dalam rumahnya hingga aku tak dapat melihat sosoknya lagi.

DEG!! Jantungku seakan berdetak dengan cepat. Ada apa denganku? Kenapa aku merasakan hal ini?? Apakah aku mencintai, Youngi?? Lalu, Bagaimana perasaanku terhadap Yuuki? Apakah itu hanya perasaan kagum karena selama ini Yuuki adalah Primadona di Kampus? Deg!! Lagi-lagi aku merasakan hal ini lagi… Apa benar aku mencintai, Youngi? Jika yah.. Kenapa aku baru menyadarinya sekarang??

**********

<Miyoung PoV>

Aku melihat Hankyung dari balik tirai gorden rumahku, Ia terlihat masih terus berdiri di depan rumahku. Tapi aku tidak merasa senang dengan hal itu, Kenapa?? Itu karena aku teringat kembali dengan masalah yang ia hadapi. Ia dan Yuuki bertengkar hanya karena aku? Ya tuhan… Kenapa aku malah menambah masalah dalam kehidupannya??

Aku rasa.. Aku tak pantas berada di sampingnya lagi… Akan lebih baik jika aku memang tak ada di sampingnya lagi, Aku akan pergi dari hadapannya mulai dari saat ini… Aku tak ingin jika aku terus saja menambah masalah dalam kehidupannya. Kurasa inilah keputusan yang tepat…

**********

<Hankyung PoV>

Aneh sekali.. Pagi-Pagi aku sudah bangun dan dengan semangat aku bergegas pergi ke rumah Miyoung. Padahal tidak biasanya aku seperti ini, Apa mungkin karena aku memang benar-benar sudah mencintainya??

Ah.. Sudahlah itu tidak penting! Yang terpenting sekarang aku ingin bertemu dengannya saat ini. Dan lagi aku ingin memberitahukan sesuatu padanya jika aku sudah putus tadi malam dengan Yuuki.

Hanya karena masalah siang itu, Tiba-tiba saja ia memutuskanku pada malam harinya saat aku sudah pulang dari rumah Miyoung. Tapi anehnya… Aku tidak menolak ataupun merasa sedih karena hal ini.

Mungkin… Memang benar jika aku telah mencintai Miyoung.. Aish, Aku rasa aku harus mengatakan hal yang sejujurnya pada Miyoung hari ini juga! Dan aku harap dia akan membalas perasaanku ini.

**********

Dengan semangat aku mengetuk pintu rumah Miyoung dan tak lama dari itu seorang lelaki muncul dari  dalam rumah Miyoung. “Hyung…” Ujarku saat melihat lelaki itu dan lelaki itu tersenyum ramah padanya.

“Hankyung.. Ada apa kau datang kemari?” Tanya lelaki itu yang tak lain adalah Kakak lelaki Miyoung.

“Err… Aku ingin menjemput, Youngi…” Jawabku sedikit malu dan menggaruk kepalaku yang terasa tidak gatal.

Tapi tidak dengan Kakak Lelaki Miyoung yang terlihat heran. “Kau bercanda kan?? Apa Youngi tidak memberitahumu jika dia akan pergi ke LA untuk melanjutkan kuliahnya di sana. Katanya dia ingin bersama Appa dan Umma, Jadi sejak pagi tadi ia sudah pergi ke Bandara…” Jelasnya panjang lebar.

Aku terdiam, Seakan tersihir menjadi patung. Aku tak mampu bergerak sedikitpun. “Hyung.. Kau tidak berbohong kan?” Tanya ku masih tidak percaya.

“Aku serius.. Sudah sejak 2 jam yang lalu Miyoung pergi.. Mungkin Pesawatnya pun telah lepas landas…” Jawabnya lagi.

Dengan cepat aku berlari dan mengendarai mobilnya, Ia bergegas pergi ke Bandara berharap jika masih dapat bertemu dengan Miyoung. Tapi hasilnya…

<Flash Back End>

“Hey…” Sapa seorang gadis mendekatiku. Aku melihatnya sembari tersenyum kecut, Yah.. Dia adalah Miyoung. Gaun yang di kenakannya pun terlihat sangat manis, Sungguh terlihat sempurna.

“Hey…” Jawabku mencoba untuk menyembunyikan rasa sakit yang aku rasakan.

“Gomawoyo… Kau sudah mau datang ke pernikahanku… Apa kau datang sendiri? Kenapa kau tidak datang dengan pasanganmu??” Ujarnya dengan sedikit menggodaku. Hmm.. Terlihat sangat mirip dengan Miyoung yang aku kenal dulu.

“Aniyo… Aku memang datang sendiri, Dan aku akan tetap sendiri karena aku tak dapat mendapatkanmu, Jadi aku akan tetap sendiri…” Jawabku dan seketika membuatnya terdiam. “Hahahaha.. Aku bercanda…” Ujarku mencoba mencairkan suasana.

Miyoung menyunggingkan senyumannya lagi, “Kau ini! Aku sempat terkejut saat mendengarnya…” Ujarnya sembari terkekeh kecil.

“Miyoung…” Panggil seseorang dan membuatku serta Miyoung menoleh padanya. Ternyata, Ia adalah Zhoumi yang merupakan suami yang sah bagi Miyoung sekarang.

“Oh.. Zhoumi, Kenalkan dia adalah sahabatku sejak kecil…” Ujar Miyoung memperkenalkan ku pada suaminya itu.

“Oh.. Annyeong.. Zhoumi Imnida…” Ujarnya memperkenalkan dirinya. Dan aku pun menjabat tangannya sembari tersenyum dan memperkenalkan namaku. Yah.. Miyoung bertemu dengannya saat di LA.

“Ehm.. Youngi, Masih banyak tamu yang menunggu kita. Ayo, Tidak enak jika kita tidak menyapa mereka…” Ujar Zhoumi dan Miyoung pun mengangguk.

“Han, Aku ke sana sebentar.. Bersenang-senanglah.. Nanti aku pasti akan kembali…” Ujarnya berpamitan padaku dan pergi bersama Zhoumi.

“Hmm.. Pergilah! Kau tenang saja..” Jawabku dengan tenang dan tersenyum kecil padanya.

<Miyoung PoV>

Aku sedikit menoleh padanya, Sebenarnya perasaanku terhadapnya sampai sekarangpun tidak pernah sedikitpun pupus dalam hatiku tapi aku mencoba untuk menghadapi semua ini dan aku akan tetap mencoba menyimpan perasaan ini, Hanya satu yang selama ini aku harapkan, Anda aku bisa memutar waktu.. Mungkin saat dulu aku akan menyatakan perasaan cintaku ini terhadapnya dan mungkin saja aku dapat bersamanya saat ini, Mungkin?

<Hankyung PoV>

Aku melihatnya pergi bersama suaminya, Rasanya begitu sangat sakit!! Kini aku dengannya takkan dapat bersama-sama lagi, Andai saja aku dapat memutar waktu… Aku tak ingin berpisah dengannya pada malam itu. “Youngi, Saranghaeyo…” Tanpa sadar aku meneteskan air mata dan aku pun memutuskan untuk pergi dari tempat ini.

The End…

Fanfict ini, Pernah di Post Sebelumnya di SJFF… Jadi kalo udah ada yang baca wajar aja… Author cuman post ulang aja…^^

12 thoughts on “RESET(Can I Do It??)

  1. :'(… Knp ga sama han?? Kan miyoung udh jodohnya ma hangeng gege

    Kayanya pernah baca ff ini, pernah dipost di sjff ya onn??

  2. kyaaaaaaaaa~ pantes kyaknya pernah baca unn,, tenyata ud pernah dipublish di sujuff toh..
    aigoo tetep sedih walaupun ud pernah baca,, kasian mreka berdua.. emank dahh ga ada yg bisa ditebakk.. haduhh sabar yahh miyoung sma hann… samasama sakitt dua duanya.. hikshiks

  3. Sedih T___T
    Kenapa harus berpisah :”( huweeeeee T_T

    Han Oppa bogoshippo.. jadi kangen Han Oppa saya :’) Han Oppa.. fighting~!!

    Youngi & Zhou Mi chukkae atas pernikahannya🙂

    Fighting buat karya selanjutnya ya ^.~

  4. Jiahh sesek. Hubungan persahabatan cwe cwo emang suka kyak gini akhirnya dan itu sesek. Kasian hankyung tapi salah dia juga gapeka sama perasaan nyaman yang sebenernya ada arti laen dalem hatinya sendiri.. kasian juga miyoung yg akhirnya harus kabur gtu sampe nemuin zhoumi.. tapi kasian juga zhoumi kesannya krn miyoung msh nyimpen hankyung di hatinya.. duhh pusing saya #plakk

  5. nyesek min……
    takut nyeseknya kebawa mimpi nih gara2 baca malem2..
    aigo masa han gege ga bisa bersatu sama miyoung
    udah miyoung cerai aja…

  6. hiks hiks :’)
    kasian sekali nasib hankyung oppa 😦
    sabar oppa, kan masih ada heechul oppa *eh ?

    nta eonni, ff mu selalu bagus , sampe kerasa banget di hati *ciaah*

    ok eonni, nice ff ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s