Secret Campus (Part.10)

Hari pertama Kelas Asrama di mulai…

“Hya, Shim Miyoung! Apa kau takkan bangun?” Ujar Zhoumi membangunkan Miyoung yang masih tertidur pulas di ranjangnya. “Ehm…” Miyoung menggeliat pelan dan… BRUKK!! Ia terjatuh dari atas ranjangnya. “Aww…” Ringisnya merasa kesakitan dan memegang kepalanya yang terasa sangat sakit.

“Dasar Bodoh!!” Hardik Zhoumi. “Lebih baik kau cepat mandi sana! Lihat, Sekarang sudah jam berapa?” Ujar Zhoumi lagi dan mengambil tasnya bersiap untuk pergi.

Miyoung menatap jam bekernya dan dalam seketika kedua matanya membulat, “Omo… 10 Menit lagi bel masuk berbunyi!!” Ujarnya terkejut dan bergegas masuk ke kamar mandi untuk bersiap-siap.

Di Ruang Kepala Sekolah…

“Sepertinya tadi malam kau kurang tidur? Apa kau habis ‘bermain’ dengan Ririn semalam?” Goda Kangin saat melihat Siwon yang terlihat sedikit mengantuk dan menguap. “Bermain?! Jika aku tidur di luar kamar lagi, Itu baru benar!!” Jawab Siwon dengan nada ketus.

“Mwo? Kau tidur di luar kamar lagi?” Ujar Hankyung terlihat terkejut saat mendengar ucapan Siwon tadi dan Siwon pun mengangguk pelan. Tapi tak lama dari itu Hankyung dan Kangin langsung tertawa terbahak-bahak

“Yak!! Tidak ada yang perlu kalian tertawakan tau!! Araseo?!” Ujar Siwon kesal saat melihat reaksi kedua sahabatnya itu. “Baiklah…” Jawab mereka berdua secara bersamaan dan menahan tawa mereka yang sulit untuk di hentikan.

“Oh yah, Apa menurut kalian Miyoung akan baik-baik saja sekamar dengan Zhoumi?” Tanya Kangin sembari melirik kedua sahabat nya itu. “Maksudmu?” Tanya Siwon sedikit bingung.

“Begini, Zhoumi itu seorang lelaki dan Miyoung itu perempuan.. Walau bagaimanapun juga meski Zhoumi tak berniat buruk pada Miyoung tapi.. tetap saja jika naluri lelaki itu tak mampu di bohongi dan di tahan kan?” Jelas Kangin dan Siwon pun mengangguk mengerti.

“Hey.. Hey.. Sudah tenang saja, Adikku tidak akan berbuat yang macam-macam pada Miyoung… Kalian tenang saja…” Ujar Hankyung dengan santai.

“Jelas saja kau berkata seperti itu, Dia kan adikmu jadi mana mungkin kau berpikir yang jelek tentang adikmu…” Jawab Kangin dan membuat Hankyung menengoknya dengan tatapan yang cukup tajam.

“Kangin ada benarnya juga, Walau bagaimanapun seorang adik tidak mungkin akan jauh dari kakaknya…” Ujar Siwon dan kedua sahabatnya itu hanya melihatnya dengan tatapan bingung. “Maksudku begini, Zhoumi kan adik Hankyung… Dan Hankyung itu kan memiliki sifat yang cukup.. mmm.. Yah begitulah… Lihat sendiri kan hasilnya pada Sungyoung…” Jelas Siwon dengan tenang.

“Hmm… Kau benar…” Ujar Kangin setuju. “Yakk!! Bisa-bisanya kalian berkata seperti itu tentangku di saat aku ada di hadapan kalian sekarang!!” Bentak Hankyung yang terlihat kesal dan kini giliran Siwon dan Kangin yang tertawa dengan puas.

Di Kelas 2C…

“Miyoung… Hampir saja kau terlambat kelas lagi..” Ujar Yoora saat melihat Miyoung yang baru saja masuk kelas dan duduk di bangkunya dengan nafas yang terengah-engah.

“Tadi malam aku tidur terlalu malam…” Ujar Miyoung seadanya. “ Tapi, Kau tidak melakukan apa-apa kan dengannya.. Maksudku Zhoumi…” Tanya Yoora terlihat cemas.

Miyoung menengoknya dan terdiam, “Tentu saja tidak, Dasar Bodoh!!” Ujar Miyoung sinis dan memukul kepala Yoora dengan buku. “Aww… Sakit…” Ringis Yoora sembari memegang kepalanya yang terasa sakit.

Tak lama dari itu datanglah Sangmi Songsaenim…

“Eh, Songsaenim. Kenapa anda masuk kelas ini?” Tanya Ryeowook heran saat melihat Sangmi Songsaenim masuk ke dalam kelas mereka, Bukankah selama ini Sangmi Songsanim tak pernah mengajar di kelas mereka tapi sekarang dia malah masuk dalam kelas 2C.

“Waeyo? Apa kau tidak suka aku mengajar di kelas ini?” Tanya Sangmi Songsaenim sinis. “Aniyo… Maksudku begini…” Ryeowook tak mampu menjawabnya karena Sangmi Songsaenim yang melihatnya dengan pandangan sinis.

“Maksud Ryeowook, Dia hanya bingung dengan kehadiran anda di kelas ini. Kami sama sekali tidak memikirkan suka atau tidaknya… Toh, Anda akan tetap mengajar di kelas ini kan…” Ujar Kibum membela Ryeowook yang terlihat tersudutkan dengan Sangmi Songsaenim.

Sangmi Songsaenim meliriknya dengan tajam. “Sudahlah!! Lebih baik kita mulai pelajarannya aku tak mau membuang waktuku dengan mengobrol tidak penting…” Ujar Sangmi Songsaenim dan pelajaran di mulai.

20 Menit Kemudian…

Knock.. Knock.. Knock…

Sungyoung Songsaenim masuk ke dalam kelas itu dan ia pun tersenyum ramah pada Sangmi Songsaenim. “Sangmi Songsaenim, Maaf telah mengganggu pembelajaran anda tapi bisakah saya meminjam Cho Minmi sebentar… Kami perlu berbicara denganya di Ruang Kepala Sekolah…” Jelas Sungyoung Songsaenim.

“Silahkan saja…” Jawabnya santai dan Sungyoung pun melirik Minmi yang terlihat sedikit terkejut saat mendengar namanya di panggil. “Minmi… Ikut aku sekarang…” Ujarnya dan Minmi pun mengangguk pelan.

“Dasar!! Kelas ini memang sering sekali membuat keributan… Sampai-sampai seorang siswi pun di panggil ke ruang Kepala Sekolah…” Gumam Sangmi dalam batinnya dan menggeleng pelan lalu dia pun memulai pemelajaran kembali.

Di Kelas 2A…

“Eh, Kenapa Shindong Songsaenim itu masuk kelas kita?” Tanya Yoonrae heran. “Benar apa-apaan guru kelas 2C itu!! Untuk apa dia masuk kelas kita?” Ujar Jesoo seraya menunjuk Shindong Songsaenim.

“Nah, Anak-anak… Selama Masa Kelas Asrama ini ada beberapa guru yang di ganti bertugas seperti aku dan Sangmi Songsaenim.. Jadi, Mulai saat ini saya akan mengajar kalian semua…” Jelas Shindong Songsaenim sembari tersenyum ramah. Tapi mereka semua tak menggubrisnya dan hanya terdiam seraya memandang Shindong Songsaenim dengan tajam. “Hah… Aku merindukan kelas 2C.. Setidaknya walaupun mereka sama-sama siswa-siswi di sekolah ini tapi kelas 2c masih bisa menyambutku dengan baik… “Gumam Shindong dalam batinnya.

Knock.. Knock.. Knock…

Pintu kelas itu terbuka dan nampak Kangin Songsaenim yang sudah berada di hadapan pintu. “Shindong Songsaenim, Aku meminta izin agar Lee Sungmin keluar kelas sebentar denganku ada sedikit urusan dengannya di ruang kepala sekolah…” Ujar Kangin Songsaenim langsung.

“Oh, De.. Silahkan…” Ujarnya sembari mengangguk dan tanpa aba-aba lagi Sungmin pun sudah mengikuti Kangin Songsaenim di belakangnya.

Di Ruang Kepala Sekolah…

Minmi masuk ke ruangan itu dan nampak seorang lelaki separuh baya duduk di hadapan Siwon. “Appa…” Ujar Minmi terkejut. Lelaki itu pun menengok pada Minmi dan dia pun terlihat sangat marah.

“Tuan Cho.. Silahkan jika anda ingin mengobrol dengan Minmi. Saya permisi keluar sebentar agar kalian berdua dapat berbincang dengan lebih leluasa…” Ujar Siwon dan Lelaki itu pun mengangguk pelan.

“Appa… Ada perlu apa ke sekolahku?” Tanya Minmi dengan sedikit gugup dan duduk di samping Appanya itu. Appa Minmi menengok tajam padanya dan Minmi pun menulan ludahnya yang terasa berat.

“Minmi, Apa benar kau berpacaran dengan Lee Sungmin?” Tanya Appanya dengan nada yang menggelegar. “Ah?? Appa.. Tau dari mana berita itu?” Tanya Minmi dengan gugup lalu Appa Minmi pun memberikan sebuah majalah yang ternyata cover depan yang terpampang di depan majalah itu adalah foto nya bersama Sungmin yang sedang berciuman.

Kedua mata Minmi membulat dan keringat dingin mulai mengucur di wajahnya. “Jawab Appa, Minmi!!” Ujarnya dengan dingin dan Minmi hanya mampu terdiam.

Di Tempat Lain…

“Kepala Sekolah, Apa anda memanggil saya?” Tanya Sungmin sopan dan duduk di hadapan Siwon. “Yah… Aku ingin menanyakan ini padamu…” Ujar Siwon sembari memberikan sebuah majalah yang sempat di lihat Minmi tadi.

“Tolong jelaskan apa yang di maksud majalah ini? Kenapa ada foto kau dan Minmi dengan adegan yang cukup vulgar ini? Apa kau tau ini mampu merusak nama baik sekolah ini dan juga karir mu sebagai artis?” Ujar Siwon panjang lebar.

Sungmin hanya terdiam sembari menatap majalah itu tanpa menjawab pertanyaan Siwon. “Sungmin, Jawab aku sekarang!!” Ujar Siwon mulai tegas. “Sebenarnya… Sebenarnya, Minmi dan aku sudah berpacaran lama… Dan kami berniat untuk bertunangan saat lulus sekolah nanti, Mangkannya aku tidak sengaja menciumnya karena senang saat Minmi menyetujuinya…” Jawab Sungmin berbohong.

“Apakah benar seperti itu kenyataannya?” Tanya Siwon tak yakin. “Tentu saja… Anda seperti tidak tau anak muda zaman sekarang saja..” Canda Sungmin sembari tersenyum kecil dan Siwon hanya memandangnya dengan tatapan bingung.

Di Ruang Kepala Sekolah…

“Minmi… Kenapa kau tidak bilang sejak tadi jika kau benar berpacaran dengan Sungmin? Appa sudah sangat lama menginginkanmu berpacaran dengan artis terkenal sepertinya…” Ujar Appa Minmi seraya memeluk Minmi erat.

Minmi melepaskan pelukan Appanya itu. “Mwo?? Jadi Appa tidak marah jika aku berciuman dengannya?” Ujar Minmi bingung dan Appa Minmi pun mengangguk senang. “Hah?? Apa yang harus kulakukan sekarang? Kenapa aku tadi berbohong padanya? Kenapa aku mengata kan jika aku berpacaran dengannya? Jika tau respon Appa akan seperti ini, Aku mana mungkin akan berbohong…” Gumam Minmi dalam batinnya seakan mendapat syok berat.

“Appa… Begini, Sebenarnya…”

“Minmi, Jangan lupa yah untuk memberikan berita Eklusif pada Appa… Kau tau kan jika Appa sangat membutuhkan berita ini… Aigoooo… Anak Appa memang hebat…” Ujar Appa sangat senang.

“Yah… Inilah penyebabku benci pada orang terkenal… Karena Appa selalu saja menyuruhku untuk mengenal orang terkenal. Memang ini demi kebaikkan perusahaan Appa yang bekerja di bidang majalah idola-idola terkenal… Tapi aku benci dengan hal ini…” Ujar Minmi dalam batinnya dan hanya dapat terdiam.

Tak lama dari itu, Sungmin dan Siwon pun masuk ke dalam ruangan itu dan Minmi hanya terdiam berbeda jauh dengan Appanya yang terlihat senang. “Jadi, Minmi apa benar kau akan bertunangan dengan Sungmin? Mangkannya kalian berani berciuman?” Tanya Siwon dan Minmi hanya dapat melongo tak mengerti.

Minmi memandang Sungmin yang nampak santai dengan semua permasalahan yang sedang mereka hadapi ini. “Eh, Maksud anda anak saya akan bertunangan dengan Lee Sungmin…” Ujar Appa Minmi terkejut.

“Ye, Ahjusshi… Saat aku dan Minmi berciuman itu di saat itu pula lah Minmi menyetujui ajakan ku ini. Kami akan bertunangan saat sudah lulus nanti, Benarkan Minmi?” Ujar Sungmin sembari tersenyum manis padanya.

“Eh, Mwo??” Ujar Minmi terlihat terkejut. “Waeyo? Kau kan sudah menyetujuinya kemarin” Ujar Sungmin dengan wajah yang terlihat santai.

“Mau apa anak ini?! Apa maksudnya dia berkata seperti itu?! Dasar kurang ajar!!” Ujar Minmi dalam batinnya terlihat kesal. “Minmi benarkan?” Ujar Sungmin semakin memojokkan Minmi. “Oh… Ye… Itu benar…” Jawab Minmi sembari tersenyum manis.

“Baguslah jika begitu, Tapi kuharap kejadiaan ini takkan terulang lagi sampai kalian lulus nanti, Araseo?” Ujar Siwon dan Keduanya pun mengangguk pelan seraya berpamitan keluar untuk kembali ke kelasnya masing-masing.

Di Luar Ruangan…

“Yak!! Lee Sungmin!! Apa yang kau rencanakan sebenarnya, Huh!! Kenapa kau menyeret ku dalam permasalahan ini?!!” Bentak Minmi kesal dan Sungmin pun menghentikkan langkahnya. “Apa kau ingin tau alasanku?” Tanya Minmi sembari berbalik untuk menengok pada Minmi dan Minmi hanya mendengus kesal. “Karena aku menyukaimu…” Ujar Sungmin dengan santai.

Kedua mata Minmi membulat dan anehnya jantung Minmi seakan berdegup kencang. “Kau pasti bohong kan?!” Ujar Minmi dengan nada yang terbata-bata. Sungmin hanya tersenyum kecil saat mendengarnya. “Memang…” Jawab Sungmin singkat. “Dengar baik-baik, Mulai saat ini kau harus mengikuti semua perintahku dan kau harus menarik kata-katamu lagi jika kau itu tidak menyukaiku… Atau kau akan mendapat masalah besar…” Ujar Sungmin sembari pergi meninggalkan Minmi yang terbengong sendiri.

“Mwo?!! Yak, Lee Sungmin!! Jangan seenaknya saja kau!!” Bentak Minmi sangat kesal dengan tingkah Sungmin ini.

“Dasar… Dia masih belum menyadarinya juga…” Ujar Sungmin pelan dan tetap melanjutkan jalannya tanpa menoleh sedikitpun pada Minmi yang sedang menggerutu kesal.

Bel Istirahatpun akhirnya berbunyi…

“Annyeong…” Sapa Henry saat melihat Yoora yang tengah berjalan sendiri menuju arah kanti. “Oh, Annyeong…” Balas Yoora sembari tersenyum manis.

“Ahhhh… Inilah yang paling aku suka… Saat dia tersenyum begitu manis…” Gumam Henry dalam batinnya. “Ehm, Mau ke kantin bersamaku?” Ajak Yoora pada Henry yang masih asyik melamun membayangkanYoora versi bayangannya.

“Ah? Tentu…” Jawab Henry dengan bersemangat dan merekapun pergi ke Kantin bersama. “Ehm… Dimana kedua temanmu itu? Tak seperti biasanya kau sendiri saja…” Tanya Henry penasaran.

Yoora menghela nafas berat, “Haneul sedang bersama dengan Kyuhyun… Miyoung pergi ke perpustakaan dengan Zhoumi… Hah, Mereka sedang sibuk dengan pacarnya masing-masing sampai melupakanku…” Ujarnya lemas.

“Kalau begitu kenapa kau tidak pacaran saja?” Celetuk Henry saat mendengar jawaban Yoora. “Eh?” Yoora terlihat terkejut saat mendengarnya. “Hah!! Bodoh!! Kenapa aku tidak bisa menjaga ucapanku ini? Kemarin Yoora kan bilang padaku jika ia tak ingin berpacaran dulu…” Ujar Henry sembari menutup mulutnya.

“Ehm, Maksudku begini… Ah…” Henry bingung harus menjawab apa. “Gwenchana, Aku hanya terkejut saat mendengar ucapanmu tadi.. Hehehe” Yoora terkekeh kecil saat melihat Henry yang begitu gugup dan menjadi salah tingkah.

“Mianhe…” Ujar Henry merasa tak enak hati. “Gwenchana…” Jawab Yoora ramah dan kembali tersenyum manis padanya. “Ah… Aku bisa melayang terus-terusan jika melihatnya terus tersenyum manis padaku…” Gumam Henry dalam batinnya.

Di Tempat Lain…

Brukk!! Kibum bertabrakan dengan Bora yang saat di lorong sekolah yang terlihat begitu sepi. “Ah, Mianhe… Gwenchana?” Ujar Kibum sembari membantu Bora untuk berdiri.

Bora dapat berdiri dengan bantuan Kibum itu. “Gwenchana… Gomawoyo…” Ujar Bora sembari membungkuk singkat. “Cheonmaneyo…” Jawab Kibum sembari tersenyum ramah dan di balas dengan senyuman ramah Bora.

“Oh yah, Namaku Kibum… Kau siapa?” Tanya Kibum seraya mengulurkan tangannya. “Bora… Kim Bora…” Jawab Bora sembari menjabat tangan Kibum dengan lembut.

“Hya, Kim Bora. Cepatlah… Aku sudah lapar…” Teriak Eunji yang berada tak jauh dari posisi mereka sekarang. “Ah, Mianhe. Aku pergi duluan yah… Annyeong Kibum-ah…” Ujar Bora seakan sudah sangat dekat dengan Kibum dan pergi meninggalkan Kibum yang terdiam.

“Bora? Kim Bora… Nama ini sudah tak asing lagi di telingaku.. Nama siapa yah?” Ujar Kibum pelan dan terlihat sangat bingung memikirkan sesuatu yang mungkin bisa diingatnya.

Di Perpustakaan…

“Argh… Aku sudah bingung dengan semua ini!! Bisakah kita pergi untuk membeli makanan sebentar saja?” Tanya Miyoung sembari memegang perutnya yang terasa lapar.

“Sebelum kau menyelesaikan soal itu, Aku takkan mengizinkanmu untuk makan!!” Jawab Zhoumi singkat dan kembali pada buku Astronomi yang ada di hadapannya. Miyoung hanya dapat membuka mulutnya lebar-lebar dan memandang kesal pada Zhoumi.

“Kau ini sebenarnya manusia atau bukan sih?! Masa kau tidak merasakan jika perutku ini lapat sekali!! Haish…” Miyoung menggerutu kesal walaupun dia tetap mencoba menyelesai kan soal-soal yang ada di hadapannya kini.

“Jangan banyak menggerutu!! Lebih baik kau kerjakan soal-soal itu dengan benar!!” Ujar Zhoumi tanpa menatap Miyoung sedikitpun dan Miyoung pun hanya mendengus kesal.

Di Tempat Lain…

“Annyeong, Ririn Songsaenim…” Sapa Hyorin saat di ruang guru dan kebetulan sekali ruang guru kini sangat sepi dan tak ada guru lain selain mereka berdua.

“Mau apa kau?” Tanya Ririn ketus. “Hey, Aku hanya menyapamu saja… Apa itu salah? Oh, Atau kau masih memikirkan perkataan ku jika aku menyukai suami tercintamu itu…” Ujar Hyorin dengan nada menyindir dan Ririn pun segera meliriknya.

“Yak!! Sebenarnya apa yang kau tau? Kenapa kau bisa tau aku sudah menikah dengan Siwon?” Ujar Ririn dengan nada yang sedikit membentak. “Ssst… Kau tidak ingin ucapanmu ini terdengar oleh guru lain kan Ririn Songsaenim…” Ujar Hyorin dengan santai.

“Kau!! Jawab saja pertanyaanku!!” Ujar Ririn sudah sangat kesal.

“Jika kau ingin tau siapa aku… Tanyakan saja pada suamimu itu… Dia tau segalanya dariku bahkan dia lebih mengetahuiku lebih dari orang lain yang aku kenal…” Bisik Hyorin pelan dan pergi dari tempat itu.

“Mwo? Siwon mengetahui segala hal tentang Hyorin? Sebenarnya ada hubungan apa mereka? Kenapa dia tak menjelaskannya padaku? Apa yang Siwon sembunyikan dariku?” Ujar Ririn terlihat sangat bingung dan gelisah dengan keadaan ini.

To Be Continued…

 Ini Fanfic udah aku publish Sebelumnya di SJFF…

Iklan

16 thoughts on “Secret Campus (Part.10)

  1. Sungmiiiiiin…..
    Aigoo….my cutie bunny bnr” brubah jd bad boy….
    Huwaaaaaaaaa…..

    Bnr” penasaran sm hyorin….
    Mksd’a apa coba ???

  2. (˘_˘)čĸ! (˘_˘)čĸ! (˘_˘)čĸ! Itù trio (siwon – kang in – han kyung ) aneh ya .. Masa orang susah di ketawaain .. Betul itù zhoumin Adik hankyung pst sifat nya ga jauh beda .. Mesum nya huahahahahaha

    Mi young2 masa dah tinggal di asrama hampir telat jg
    Kasian mi young di ” siksa “. Guru privat nya hehehe

    MWO minmi appa ga marah dgr kabar minmi pacaran ma sung min? Trus kok bisa2 nya sungmin blg akan bertùnangan sama minmi ?

    Ehhh sebenarnya ada hub apa antara siwon – hyorin ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s