Secret Campus (Part.11) PG-15

Akhirnya bel masuk pun berbunyi dan merekapun kembali belajar dengan waktu yang lebih panjang dari biasanya… Yah, Karena kini sudah memasuki Kelas Asrama… Mau tidak mau mereka harus belajar dengan waktu yang cukup lama dan tentu saja tugas sekolahpun yang lebih banyak dari biasanya.

Sore Haripun tiba…

“Hah… Akhirnya selesai juga…” Ujar Miyoung sembari merentangkan kedua tangannya yang terasa pegal karena sudah berjam-jam dia duduk di kelas ini tanpa beranjak sedikitpun.

“Miyoung…” Panggil Haneul seraya masuk ke dalam masuk ke dalam kelasnya. “Hey, Ku lihat tadi kau sedang belajar di Perpustakaan dengan Zhoumi… Apa kau tidak sedang sakit kan? Kau benar-benar Miyoung yang aku kenalkan??” Ujar Haneul sembari memegang kening Miyoung tapi Miyoung segera menepis tangannya.

“Aku tidak apa-apa… Aku hanya ingin belajar saja…” Jawab Miyoung dengan santai dan merapihkan semua buku yang ada di hadapannya.

“Miyoung…” Panggil Zhoumi yang tiba-tiba saja masuk ke dalam kelas. “Hah, Sejak kapan anak ini ada di sini?” Gerutu Miyoung dan Haneul secara bersamaan dan terlihat kesal dengan kehadiran Zhoumi.

“Mau apa kau ke sini?” Tanya Miyoung ketus. “Hey, Kau tidak lupa kan dengan jadwal kita hari ini…” Ujar Zhoumi seraya melingkarkan tangannya di leher Miyoung. “Singkirkan tanganmu!!” Ujar Miyoung dingin dan menyingkirkan tangan Zhoumi dari lehernya.

“Yoora, Lihatlah!!! Mereka sekarang sudah sangat susah untuk di pisahkan!!” Ujar Haneul kesal dan menggerutu pada Yoora. “Hahahaha… Wajarkan mereka ini pasangan baru…” Ujar Yoora sembari tertawa kecil.

“Apa kau iri? Apa kau ingin aku seperti itu juga?” Ujar Kyuhyun yang kini sudah ada di samping Haneul begitupun Henry yang ada di samping Yoora. “Omona… Kau mengagetkan aku! Ani.. Aku bukan iri, Tapi aku ingin Miyoungku…” Ujar Haneul manja.

“Hah… Kau ini korban Friendship Complex sih!! Pantas saja kau tidak rela jika sahabatmu mempunyai pacar…” Ujar Henry mengejek Haneul.

“Boe?!! Enak saja kau!!” Ujar Haneul sembari memukul Henry dengan cepat. “Hey… Sudah hentikkan…” Ujar Yoora seraya memisahkan Haneul dan Henry yang seperti anjing dan kucing itu.

Henry segera bersembunyi di balik tubuh Yoora, “Yoora, Lindungi aku dari sahabatmu yang seperti monster itu!!” Ujar Henry sembari menjulurkan lidahnya pada Haneul.

“Hya!! Jangan bersembunyi di belakang Yoora!! Takkan ku izinkan kau dekat dengan Yoora!” Teriak Haneul sembari mencoba memukul Henry yang ada di belakang Yoora. Tapi Haneul mencoba membantu Henry dan menghindarkan Henry dari pukulan Haneul.

“Haneul… Sudah lah tenang saja…” Ujar Kyuhyun sembari memangku Haneul di pundaknya. “Kyaaaaa… Kyu, Turunkan aku!!” Ujar Haneul meronta-ronta.

“Hah… Selama kalian ribut-ribut di situ kami pergi duluan yah… Kami masih ada urusan lain yang lebih penting daripada melihat kalian ribut…” Ujar Zhoumi seraya menarik lengan Miyoung.

“Hya, Hya… Miyoung, Zhoumi!!” Panggil mereka berempat secara bersamaan. “Hah, Apa kini mereka benar-benar susah untuk di pisahkan?!” Ujar Kyuhyun yang sepertinya sedikit iri dengan hubungan Zhoumi dan Miyoung.

“YoungMi, Memang sulit untuk di pisahkan!!” Gerutu Haneul kesal. “YoungMi? Untuk apa kau membalikkan nama Miyoung?” Tanya Yoora heran. “Maksudku itu YoungMi Couple… Yang artinya.. Miyoung-Zhoumi!!” Jelas Haneul masih terlihat kesal dan Yoora hanya mengangguk mengerti.

Suasana di Rumah Siwon…

“Ririn… Aku tau kau masih marah padaku… Tapi jika kau terus mendiamkan aku seperti ini pun aku tidak dapat menahannya…” Ujar Siwon mencoba berbicara dengan Ririn yang ada di sampingnya saat ini, Tapi dia hanya terdiam saja.

“Hoaaaam… Aku mengantuk…” Ujar Ririn seraya menguap seraya beranjak dari tempat duduk di samping Siwon. Tapi saat ia hendak melangkah Siwon menggenggam tangannya dengan cukup erat. “Lepaskan tanganku!! Aku mau pergi tidur!!” Ujar Ririn dengan nada yang sangat ketus.

Siwon hanya terdiam dan tak melepaskan tangan Ririn sedikitpun. “Yakk!! Lepaskan tangan ku!!” Bentak Ririn dengan nada yang cukup tinggi. Siwon segera menarik lengan Ririn dan Ririn pun terjatuh tepat di samping tempat duduk Siwon itu. “Bisakah kau dengarkan aku sebentar saja…” Ujar Siwon pelan dan Ririn pun terdiam.

“Hyorin… Dia adalah Kakak kandung Miyoung…” Ujar Siwon memulai ucapannya itu. Ririn menatap Siwon tak percaya, Selama ini dia selalu menjadi guru di kelas 2C dan ia sangat mengenal siapa Miyoung. Tapi ia tak tau jika Miyoung ternyata masih memiliki Kakak Perempuan.

“Dia datang kembali untuk menjemput Miyoung pergi ke Inggris. Tapi sebenarnya ada masuk lain dia datang kembali ke Seoul, Dia ingin menghancurkan sekolah kita sebagai balas dendam. Kau tau kan jika sekolah itu adalah milik Sungyoung dan orang tua Sungyoung saat dulunya pernah menghancurkan perusahaan kedua orang tua mereka tanpa di sengaja hingga membuat perusahaan kedua orang tua mereka bangkrut. Karena itu dia ingin menjadikan Miyoung sebagai alat untuk meruntuhkan sekolah ini. Selama ini kau pasti tau kan jika nilai-nilai Miyoung selalu di bawah rata-rata, Karena itu Hyorin akan menjadikan nilai-nilai itu untuk mencoreng nama sekolah kita dengan mengatakan pada Dinas pendidikan jika sekolah kita tak mampu mendidik seorang murid. Dan jika dia berhasil melakukan ini, Sekolah ini akan di tutup…” Jelas Siwon panjang lebar.

Ririn terdiam dan tak mampu berkata-kata. “Itulah yang selama ini aku sembunyikan darimu aku sama sekali tak ada hubungan yang special dengannya, Percayalah padaku…” Ujar Siwon sembari menatap lembut sepasang mata Ririn.

“Tapi, Bagaimana dengan Miyoung sekarang? Apa dia sudah mengetahui rencana kakaknya?” Tanya Ririn penasaran dan Siwon pun mengangguk pelan, “Tapi kini dia bersedia membantu sekolah kita dan dia akan mencoba untuk mengagalkan rencana kakaknya itu…” Jawab Siwon yang terlihat senang saat mendengar Ririn akhirnya berbicara.

“Dengan cara?” Tanya Ririn heran. “Tentu saja dia akan memperbaiki nilainya. Asrama ini pun sebenarnya hanya untuk mengelabui Hyorin agar dia tidak dapat bertemu dengan Miyoung dengan bebasnya…” Jelas Siwon sembari tertawa kecil.

Ririn hanya mengangguk. “Lalu, Siapa yang mengajar Miyoung? Bukankah selama ini tidak ada guru yang mampu mengajarnya…? Kecuali aku…” Tanyanya sembari mengecilkan suara nya di saat perkataan terakhirnya itu.

“Tenang saja, Yang mengajarnya itu adalah Zhoumi.. Dia cukup mendapatkan nilai yang nyaris sempurna di setiap pelajaran. Di tambah lagi dia itu adalah adik Hankyung dan juga ketua osis di sekolah ini apalagi sekarang saja mereka tinggal di kamar asrama yang sama agar dapat belajar bersama secara leluasa…” Jawab Siwon dengan tenang.

“BOE?? Jadi mereka tinggal dalam satu ruangan??” Ujar Ririn terkejut dan sedikit meninggikan suaranya. “Ehm… Waeyo?” Tanya Siwon tak mengerti dengan reaksi Ririn.

“Bodoh!! Bagaimana bisa kau membiarkan mereka tinggal berdua dalam satu ruangan?!!” Ujar Ririn sembari memukul kepala Siwon dengan bantal sofa. “Tapi tidak apakan jika itu justru membuat Miyoung menjadi cepat pintar??” Ujar Siwon sembari meringis kesakitan.

“Dasar Bodoh!!” Hardik Ririn dan memalingkan wajahnya dari hadapan Siwon. “Ehm, Ya… Ririn. Jadi, Kau tidak marah lagi kan padaku? Aku boleh tidur bersamamu lagi kan?” Ujar Siwon sembari menggoda Ririn.

Ririn mendeliknya dengan tatapan tajam. “Aniyo!! Aku masih marah padamu, Araseo?!” Ujar Ririn dengan nada yang cukup tinggi. “Boe? Wae?” Tanya Siwon terkejut dan nampak kesal.

“Pertama, Kau tidak memberitahu aku tentang kejadiaan ini. Kedua, Kau telah membiarkan Miyoung tinggal bersama dengan Zhoumi si anak mesum itu!! Jadi aku takkan memaafkan mu!! Aku tidak akan tidur bersama orang yang telah membuat seorang gadis kecil seperti Miyoung itu menderita karena harus bersama dengan Zhoumi!! Kau dengar itu kan? Jadi kau tidur saja di kamar tamu!!” Jelas Ririn dengan nada tinggi dan bergegas pergi masuk ke dalam kamarnya.

“Lagi-lagi seperti ini!! Aish!!!!” Gerutu Siwon sembari mengacak-ngacak rambutnya dan melemparkan bantal sofa ke lantai.

Di Kamar Asrama Miyoung dan Zhoumi…

“Yak!! Apa yang kau lakukan dari tadi, Huh?!!! Sudah 2 jam kau mengerjakannya tapi tak ada satupun yang benar!!” Bentak Zhoumi saat melihat hasil kerja Miyoung. “Aish!! Aku ini memang tidak bisa!! Aku tak mau mengerjakan semua ini lagi!!” Ujar Miyoung kesal dan membanting pensilnya.

Zhoumi hanya tersenyum dan melonggarkan dasi baju seragamnya yang masih ia pakai sampai sekarang, Dan Zhoumi memegang kedua tangan Miyoung. “Hya, Kau mau apa??” Tanya Miyoung bingung dan sedikit aneh dengan sikap Zhoumi yang seperti ini.

“Jadi, Apakah kau masih tetap tak ingin mengerjakan tugas ini?!” Ujar Zhoumi sembari tersenyum kecil.

“Jika yah!! Aku sudah lelah aku mau tidur saja!!” Ujar Miyoung sembari melepaskan tangan Zhoumi dan segera beranjak tapi Zhoumi langsung menarik tubuhnya dan melingkarkan tangan Zhoumi di pinggang Miyoung.

“Yak!! Kau mau apa!! Lepaskan aku, Aku mau tidur!!” Ujar Miyoung sembari mencoba melepaskan pelukan Zhoumi yang terbilang erat. “Kau kan tadi bilang jika kau ingin tidur, Jadi bagaimana jika kita tidur bersama…” Goda Zhoumi sembari memperat pelukannya.

“Yak!! Jangan macam-macam yah.. Padaku!! Aku bisa melaporkan ini semua pada Han Songsaenim…” Ancam Miyoung tetap mencoba melepaskan pelukan Zhoumi. “Jika kau tak ingin melanjutkan belajar ini, Mau tidur pun tak apa… Tapi bagaimana jika kita tidur bersama saja sekarang…” Ujar Zhoumi seraya menghimpit tubuh Miyoung hingga terduduk di atas meja belajar.

“Sepertinya, Kau terlihat begitu takut Miyoung… Apa yang kau takutkan?” Ujar Zhoumi smakin mendekati wajah Miyoung. “Yak!! Jika kau tidak melepaskanku aku akan…” Ucapan Miyoung terhenti saat bibir Zhoumi kini membungkam bibirnya dan mencium bibirnya dengan lembut.

Kedua mata Miyoung membulat, Ia begitu terkejut dengan hal yang di lakukan Zhoumi ini. Ia mencoba melepaskan dirinya tapi ia tak mampu melakukannya. Lidah Zhoumi kini mulai menelisik masuk ke dalam mulut Miyoung. Kini lidahnya pun dapat dengan bebas menelusuri setiap sudut dalam mulut Miyoung dan lidah mereka pun saling bertautan.

Miyoung sebisa mungkin melepaskan dirinya dari Zhoumi dan menghentikkan ciuman Zhoumi yang terbilang sangat panas ini. Zhoumi semakin menghimpitkan dirinya ke tubuh Miyoung dan kini tangannya mulai masuk ke dalam balik rok seragam yang masih Miyoung kenakan itu.

Miyoung terkejut dengan perbuatan Zhoumi ini, Ia memegang tangan Zhoumi yang kini sudah berada di bagian kewanitaan Miyoung, Bahkan kini tangannya membelai lembut bagian itu.

Miyoung semakin memberontak dan mencoba melepaskan diri dari perbuatan Zhoumi ini. Zhoumi melepaskan ciumannya dan mulai beralih ke leher putih Miyoung hingga membuatnya sedikit mendesah pelan.

“Jang..an, Hen..tikan… Zhoumi…” Pinta Miyoung di tengah desahnya.

“Jadi, Apa kau akan mengerjakan semua ini…” Ujar Zhoumi menghentikkan segala ‘aktivitas’ nya itu. “Eh?” Miyoung terlihat bingung dengan perkataan Zhoumi.

“Jika kau mau mengerjakan soal-soal tadi sampai bisa, Aku baru menghentikkannya… Bagaimana?” Ujar Zhoumi sembari tersenyum kecil, Miyoung terdiam dan hanya terkejut saat mendengar penjelasan Zhoumi tadi.

“Jadi, Bagaimana?” Ujar Miyoung yang mulai memegang bagian kewanitaan Miyoung lagi. Dan itu sontak membuat Miyoung terkejut. “Ah, Ah.. De!! Aku akan mengerjakannya…” Ujar Miyoung di tengah desahnya dan Zhoumi pun langsung melepaskan pelukannya itu.

“Nah, Bukankah lebih enak jika kau mengatakannya dari tadi…” Ujar Zhoumi dengan santai sedangkan Miyoung hanya terdiam dan masih membatu karena masih sedikit syok dengan tingkah Zhoumi tadi.

“Hey, Mau sampai kapan kau diam saja? Cepat kerjakan soal-soal itu…” Ujar Zhoumi dengan santai dan menunjuk buku tugasnya itu. Miyoung hanya mengangguk dan kembali terfokus pada bukunya itu.

“Hmm… Berciuman denganmu sangat manis sekali…” Bisik Zhoumi tepat di telinga Miyoung dan Wajahnya pun terasa memanas. “Ah.. Aku mau mandi sebentar…” Ujar Zhoumi seraya masuk ke dalam kamar mandi yang ada di kamar asrama itu *Bayangin aja Kamar Asrama di Hana Kimi*.

Seminggu Kemudian…

Walaupun semua siswa-siswi cukup lelah dengan semua ini, Tapi mereka tak mampu menolak lagi karena beginilah Masa Kelas Asrama. Perlahan-lahan Miyoungpun sudah dapat mengerjakan semua pekerjaan yang Zhoumi berikan. Tapi tetap saja dia masih sempat mengeluh kesal jika soal yang Zhoumi berikan cukup sulit.

“Hey…” Donghae menyapa Haejin yang sedang terduduk santai di kursi panjang yang ada di lorong sekolah ini. Haejin hanya terdiam dan tak menggubris sapaan Donghae sedikitpun.

“Sedang membaca apa?” Tanya Donghae penasaran dan melihat cover buku itu. “Harry… Potter…” Ujar Donghae saat membaca Cover buku itu dan lagi-lagi Haejin hanya terdiam.

Donghae merebut novel yang sedang di baca Haejin itu, “Hya!!” Haejin terlihat kesal namun akhirnya dia mengeluarkan suaranya sesuai dengan keinginan Donghae sekarang.

Donghae tersenyum kecil pada Haejin, “Aku kan tadi bertanya padamu, Mangkannya aku mengambil buku ini agar kau berbicara denganku…” Ujarnya dengan santai.

“Aku malas berbicara dengan orang sepertimu!!” Ujar Haejin sembari memalingkan wajahnya ke arah lain. “Hey… Kau tidak boleh seperti itu pada seorang teman…” Ujar Donghae seakan sudah sangat akrab dengan Haejin.

“Kembalikan bukuku!!” Ujar Haejin dan mencoba merebut Novel yang ada di tangan Donghae itu tapi Donghae malah mengerjai Haejin hingga di saat Haejin sudah sangat kesal ia mencoba merebut buku itu namun hasilnya ia malah terpeleset dan Donghae berhasil menangkapnya, “Lagi, Lagi… Kau terjatuh di pangkuanku…” Goda Donghae berbisik di telinga Haejin.

Haejin segera bangkit dan merebut buku itu dari tangan Donghae. “Itu hanya kecelakaan saja!” Ujarnya ketus. “Tapi.. Sepertinya wajahmu memerah sekali…” Goda Donghae lagi sembari melirik wajah Haejin yang memang memerah.

“Bukan urusanmu!! Ini memang biasa, Wajahku memang seperti ini!!” Jawab ketus Haejin dan segera pergi dari tempat itu. “Hahahaha… Dia terlihat makin manis saja saat seperti itu…” Ujar Donghae sembari terkekeh kecil.

Di Tempat Lain…

Hyowon berjalan di lorong sekolah, Tapi langkahnya terhenti saat melihat Yesung yang masuk ke dalam rumah kaca yang di gunakan untuk tumbuh-tumbuhan di sekolah itu. “Hyowon, Ayo kita ke kelas…” Ajak Minmi sembari mengaleng tangan Hyowon.

“Ehm… Kau duluan saja… Aku ada urusan sebentar…” Ujar Hyowon sembari tersenyum kecil. “Owh… Ya sudah aku duluan yah…” Pamit Minmi dan segera pergi dari tempat itu.

Hyowon berjalan cepat ke arah rumah kaca itu dan tak lama dari itu dia pun masuk ke dalam rumah kaca itu. Nampak Yesung yang sedang mengamati perkembangan tumbuh-tumbuhan dalam rumah kaca ini dan wajahnya pun nampak berseri-seri.

“Ehem…” Hyowon mengeluarkan suaranya dengan cukup keras dan Yesung pun segera berbalik untuk melihat sumber suara itu. “Annyeong, Yesung Songsaenim…” Sapa Hyowon ramah sembari membungkukkan tubuhnya dan tersenyum.

“Hyowon… Lama tidak berjumpa yah…” Ujar Yesung sembari tersenyum kecil. “Bagaimana kabarmu gadis kecil?” Ujar Yesung sembari mengacak-ngacak rambut Hyowon.

“Songsaenim!!” Ujarnya sembari menghindari tangan Yesung yang membuat rambutnya berantakan. “Jangan sebut aku gadis kecil lagi!! Aku ini sudah 18 tahun tahu!! Lagipula aku ini kan muridmu sendiri, Masa kau tidak pernah melihatku sama sekali… Aku ini baik-baik saja…” Ujar Hyowon sembari melipat kedua dadanya karena kesal dengan tingkah laku Yesung yang seakan tak mengenalnya selama ini.

“Aigo… Kau ini menjadi gadis yang pemarah yah sekarang?” Goda Yesung sembari tertawa kecil. “Selama ini aku memang jarang melihatmu jadi aku tidak tau kondisimu. Tapi kalo urusan gadis kecil itu, Kau memang masih kecil tau…” Ujar Yesung Songsaenim sembari tertawa kecil.

“Oppa!!” Gerutu Hyowon kesal dan Yesung pun langsung memandangnya dengan heran. “Ups” Hyowon menutup mulutnya dengan kedua matanya. “Bodoh!! Kenapa aku harus memanggilnya Oppa? Dia ini kan sekarang sudah menjadi guruku, Tapi umurku dengannya kan hanya terpaut 8 tahun saja. Kenapa sih dia selalu menganggapku seperti anak kecil!!” Gerutu Hyowon dalam batinnya.

“Tadi sepertinya kau memanggilku Oppa?” Ujar Yesung sembari tersenyum dan melirik Hyowon yang kini terlihat sangat malu dan gugup.

“A… Ani… Aku tidak memanggil Songsaenim dengan sebutan Oppa..” Ujarnya gugup dan memalingkan wajahnya ke tempat lain. Yesung yang melihat tingkah laku Hyowon hanya tersenyum kecil dan mendekati telinga Hyowon, “Dengar yah… Sejujurnya aku lebih menyukai kau menyebutuku Oppa seperti dulu, Daripada sekarang kau menyebutku Songsaenim. Itu terkesan jika kita ini tak dekat… Dan asal kau tau, Kau ini tetap gadis kecil yang manis bagiku… Tak ada yang berubah darimu…” Goda Yesung dan dalam seketika wajah Hyowon pun memerah bagaikan sebuah tomat yang sedang matang.

“Aku.. Aku harus kembali ke kelas… Sebentar lagi pelajaran akan di mulai…” Ujar Hyowon gugup dan bergegas pergi meninggalkan Yesung sendiri di tempat itu.

“Manisnya, Masih sama saja seperti dulu… Andai saja waktu itu Kakaknya tidak Kuliah di luar negeri, Aku pasti akan bisa main setiap hari ke rumahnya dan melihat tingkahnya yang lucu itu…” Gumam Yesung pelan dan ternyata Yesung adalah sahabat Kakak Hyowon yang kini kuliah di luar negeri. Karena itu mereka berdua sebenarnya sudah saling mengenal sejak dulu, Bahkan sejak Hyowon belum masuk SMA.

To Be Continued…^^

 Ini Fanfic udah aku publish Sebelumnya di SJFF…

Iklan

13 thoughts on “Secret Campus (Part.11) PG-15

  1. Aish .. Kyu .. Hobi bgt sih ” naruh ” haneul di pundak nyà .. (˘_˘)čĸ! (˘_˘)čĸ! (˘_˘)čĸ! ..
    Hehe yg lain pd ngìri tuh liat zhoumin ngerankul Mesra mi young .. Wkwk .. Haneul memang friendship complex tuh .. Ga boleh tmn nya pacaran

    Huahahaha .. Kasihan siwon .. Dah jujur sama istrinya .. Eh malah kena marah lg plus tetep tidur di kamar tamu … Ơ̴̴̴̴̴̴͡.̮Ơ̴̴͡»:Dђέђέђέ. ( aq temenin ya )

    Ommo .. YAK .. Zhoumin … Ngapain tuh ngeraba raba ” wilayah terlarang ” mi young … Ommò .. STOP…. ANDWE .. Hush hush ..
    Fuih untung .. “aksi ” zhoumin berhenti … Aman …
    Mi young a .. Mulai Bsk lebih baik KAMU kerjain deh semua tugas dr zhoumin dgn baik .. Drpd “masalah”

    Aish .. Ada lg 1 nih .. Tiap ketemu .. Main pangku pangkuan (˘_˘)čĸ! (˘_˘)čĸ! (˘_˘)čĸ! .. Aigoo dong hae – haejin …

    Hyowon .. Ga sopan .. Masa yesung di panggil oppa .. Yesung jg iseng godain anak murid ..

    Pada ” error ” semua tuh Ơ̴̴̴̴̴̴͡.̮Ơ̴̴͡»:Dђέђέђέ.

  2. astaga..ternyata yg ri rin seosaengnim bilang ttg miyoung itu bnr y..bahaya jg buat miyoung..tp yg terakhir apa yesung suka sama hyowon y..

  3. Mimi apa yg kau lakukan pada miyoung? Dasar mesum kekeke tpi cra itu b’hasil buat miyoung mau belajar lagi hehehe omaigat yeye ama hyowon???

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s