Secret Campus(Part.3)

“Boe?? Jadi yang mengajar Sebagai Guru Baru di Kelas kalian itu adalah Hyorin Onnie?” Tanya Haneul terlihat sangat terkejut dengan apa yang di dengarnya dari Yoora tadi. (Note:Karena sekarang guru sedang mengadakan Rapat Lagi, Semua Siswa-Siswi di bebaskan)

Yoora mengangguk pelan, “De. Dan apa kau tau reaksi Miyoung saat mengetahui itu adalah Hyori Onnie?” Tanya Yoora dan Haneul menggeleng. “Dia sangat marah besar!! Kau tau kan bagaimana hubungan Hyorin Onnie dan Miyoung itu sangat buruk! Bahkan mereka tidak terlihat seperti adik kakak lagi karena kejadiaan 3 Tahun yang lalu…” Jelas Yoora serius.

“Kau benar! Walaupun mereka adalah kakak adik, Tapi karena kejadiaan 3 tahun yang lalu itu mereka jadi tidak dekat lagi!!” Ujar Haneul mengerti ucapan Yoora. “Lalu apa sekarang kau lihat Miyoung?” Tanya Haneul penasaran.

“Aniyo… Sejak pengumuman guru rapat tadi, Miyoung tidak ada!” Jawab Yoora.

Haneul dan Yoora saling bertatapan dan tiba-tiba saja mata mereka berdua membulat, “Jangan-Jangan…” Haneul tak melanjutkan perkataannya itu.

“Pasti mereka bertengkar lagi!!” Terka Yoora yang sepertinya sudah tidak heran lagi.

Di Tempat Tersembunyi…

“Kibum, Coba lebih dekatkan lagi gambarnya!” Pinta Ryeowook penasaran dan Kibum pun mengikuti keinginan Ryeowook dengan mengklik ‘zoom’ pada layar laptopnya.

“Ternyata memang benar, Ririn Songsaenim…” Ujar Heechul sangat yakin dengan wanita yang ada di foto itu sedang bersama dengan Siwon.

“Apa mungkin mereka ada hubungan special?” Tanya Ryeowook heran. “Molla, Tapi apa mungkin Kepala Sekolah itu berpacaran dengan Ririn Songsaenim?” Ujar Kibum bingung.

“Pasti ada rahasia di balik ini semua!!” Ujar Heechul sangat percaya diri. Ryeowook dan Heechul kembali focus pada gambar itu, Tapi tak lama dari itu Kibum malah memindahkannya. “Yakk, Kibum!! Kita kan sedang melihat gambar tadi!!” Bentak Heechul kesal. “Sebentar saja! Aku mau membalas chatingan ku ini! Lagipula ini kan laptopku…” Jawab Kibum dengan santai.

Heechul membaca nickname orang yang sedang chating dengan Kibum itu, “Bora? Seperti nama teman sekelasku saja, Kim Bora…” Ujar Heechul pelan dan mencoba memikirkan sesuatu.

Suasana di Halaman Belakang yang Sepi…

“Apa yang kau lakukan di sini?” Tanya Miyoung sinis.

“Tentu saja untuk mengajar, Memangnya apa lagi?” Jawab Hyorin Songsaenim dengan santai.

“Yak!! Apa sebenarnya maumu, Huh?!” Bentak Miyoung kesal melihat tingkah laku Hyorin yang seolah-olah tak ada apa-apa.

“Aigo… Dongsaengku yang manis ini telah berubah menjadi seorang gadis yang galak yah?” Goda Hyorin sembari mencoba menyentuh Miyoung, Tapi Miyoung segera menepis tangannya.

“Kenapa kau pulang dari Inggris? Bukankah suamimu yang kaya raya itu berada di sana?” Tanya Miyoung dingin.

“Aku kan merindukan kota Seoul, Dan aku juga sangat merindukan Dongsaengku ini…” Jawab Hyorin sembari tersenyum manis.

Miyoung menatapnya dingin, “Jangan pernah memperlakukanku seakan-akan kau memang peduli padaku!!” Ujar Miyoung sinis dan langsung pergi dari tempat itu.

“Ternyata anak itu masih saja mengingat hal itu!! Ternyata dia memang tipe pendendam…” Ujar Hyorin pelan dan tersenyum kecil melihat Miyoung yang semakin menjauh darinya.

Suasana Di Kelas 2A…

“Aish!! Kau memang lihai dalam bermain games!!” Gerutu Henry terlihat kesal.

Kyuhyun tertawa puas karena menang, “Kalau begitu cepat jemput Haneul di ruang UKS! Aku merindukannya…” Ujar Kyuhyun manja.

“Ah, Waeyo? Dia kan pacarmu!” Tanya Henry sedikit keberatan.

“Tapi kau kan sudah kalah, Dan seperti perjanjiannya yang kalah akan menuruti semua yang menang!! Lagipula aku malas ke UKS, Nanti aku pasti bertemu dengan Miyoung! Setiap aku bertemu dengannya aku selalu merasakan hawa tak enak dan pandangan matanya itu sangat tajam!!” Jelas Kyuhyun dan sontak membuat Henry sedikit ketakutan dan menelan ludahnya.

Henry langsung melirik Zhoumi yang duduk di hadapannya, “Wae?” Tanya Zhoumi yang sepertinya mengerti dengan tatapan Henry itu.

Henry langsung merangkul Zhoumi, “Zhoumi aku tau kau temanku yang paling baik! Kau pasti mau mengantarku ke UKS kan?” Ujar Henry memelas.

Zhoumi langsung melepaskan tangan Henry yang berada di lehernya, “Kau tidak lihat aku sedang mengerjakan sesuatu!!” Ujar Zhoumi sinis dan memukul kepala Henry dengan map yang di pegangnya saat ini.

Henry langsung memajukkan bibirnya, “Kalian memang keterlaluan!!” Ujarnya kesal dan pergi ke ruang UKS sedangkan Kyuhyun kembali bermain games di PSPnya.

Di sisi Lain Kelas 2A…

“Hei, Apa yang sedang kau lakukan?” Tanya Eunji seraya duduk di samping Bora.

“Seperti biasa, Aku sedang Chating dengan seseorang…” Jawab Bora sembari tetap focus pada layar laptopnya dan mengetik balasannya.

Eunji menatap layar laptop Bora, “Killer Smile? Nama apa itu?” Tanya Eunji heran.

“Hanya nama Nickname saja…” Jawabnya santai dan Eunji pun mengangguk. Tiba-tiba Yoonrae yang duduk tak jauh dari mereka berdua berteriak histeris.

“Kyaa… Lihat!! Gara-gara semalam aku menonton terlalu lama, Mataku menjadi seperti ini. Aish!!” Ujar Yoonrae histeris dan menatap cermin kecil yang ada di peralatan make upnya.

“Aduh!! Lihat ini!! Ada jerawat tumbuh di keningku…” Gerutu Je Soo manja dan tak kalah histeris.

“Iuh!! Itu sangat menggelikan!!” Hardik Yoonra saat melihat jerawat yang tumbuh di wajah Je Soo.

“Hari ini kita haru ke salon, Kita kan tidak mau penampilan kita menjadi bertambah hancur!” Saran Ran dan di ikuti dengan anggukan Yoonrae dan Je Soo.

“Benar! Jika mataku seperti ini, Kangin Songsaenim takkan suka lagi padaku…” Ujar Yoonrae yang memang menyukai Kangin Songsaenim.

“Iyah, Kangin Songsaenim pasti tidak akan suka melihat jerawat ini!!” Ujar Je Soo yang juga sama dengan Yoonrae menyukai Kangin Songsaenim.

“Cih, Dasar sekumpulan wanita, Genit!!” Hardik Eunji yang sebal melihat tingkah mereka.

“Sudahlah, Biarkan saja… Mereka kan memang seperti itu sifatnya…” Ujar Bora tenang.

Di Depan Ruang UKS…

Henry memberanikan dirinya untuk mengetuk pintu ruang UKS yang lebih terlihat seperti Bungalow atau klinik besar. “Nuguseyo?” Tanya Yoora dari dalam dan segera membukakan pintunya, Henry yang terkejut segera menutup matanya karena teringat dengan perkataan Kyuhyun tadi. “Apa ada sesuatu yang kau butuhkan? Atau kau merasa pusing dan ingin beristirahat di sini?” Tanya Yoora lembut dan Henry pun mencoba membuka matanya perlahan.

Mata Henry seakan terkesima dengan pandangan yang ada di hadapannya saat ini, Yoora tersenyum ramah padanya dan saat itu pula membuat jantung Henry berdegup kencang. “Oh Tuhan!! Siapa dia? Apa dia seorang bidadari yang turun ke bumi untuk bertemu denganku?” Gumamnya dalam batin dan begitu terkesima dengan Yoora.

Yoora mengibas-ngibaskan tangannya di hadapan wajah Henry, “Hei, Apa ada yang bisa ku bantu?” Tanya Yoora sembari terus mengibas-ngibas tangannya.

Henry tersadar dari lamunanya tadi yang sempat berkhayal Yoora memiliki sayap dan cahaya yang mengitari tubuhnya. “Uhm, Itu… Aku datang untuk bertemu dengan Haneul…” Jawab Henry dengan nada terbata-bata karena gugup.

Haneul yang mendengar itupun segera keluar dan menghampiri Henry dan Yoora. “Henry? Ada apa mencariku?” Tanya Haneul bingung.

“Aku di suruh Kyuhyun untuk datang menjemputmu!” Jawab Henry masih sedikit terbata-bata. “Menjemputku?! Memangnya aku anak kecil yang harus di jemput!!” Gerutu Haneul yang terlihat sedikit kesal.

Yoora tertawa kecil melihat Haneul yang bersikap memang seperti anak kecil, Henry menatap Yoora yang tersenyum manis seperti itu, “Aigo… Dia sangat lucu sekali…” Gumam Henry dan kembali berkhayal.

Haneul menjetikkan jarinya di hadapan Henry dan kembali membuat Henry tersadar. “Kenapa kau melihat Yoora seperti itu?” Tanya Haneul curiga.

“A… A…Aniyo…” Jawab Henry gugup. “Oh yah, Yoora ini teman sekelasku dan Kyu namanya Henry!” Ujar Haneul memperkenalkan. “Annyeong… Yoora Imnida…” Sapa Yoora ramah dan mengulurkan tangannya.

“Annyeong, Henry Imnida…” Jawab Henry dan menyambut tangan Yoora dengan lembut dan membalas senyuman Yoora. Saat Yoora mencoba melepaskan tangannya Henry terus saja menggenggam tangan Yoora erat.

Haneul yang merasa ada yang tidak beres dengan sikap Henry ini segera menarik tangan Henry dengan kasar dan dapat terlepas dari tangan Yoora. “Henry, Bukankah kau datang untuk menjemputku?! Kalau begitu ayo kita ke kelas sekarang!!” Ajak Haneul sembari menarik Henry. “Yoora, Aku ke kelas dulu yah…” Ujar Haneul sembari tersenyum.

“De. Bye…” Ujar Yoora sembari membalas senyumannya.

“Bye…” Ujar Haneul dan dengan cepat menarik lengan Henry, “Kaza!!” Ajak Haneul dengan cepat menarik Henry pergi dari tempat itu.

Suasana Di Kantin Sekolah…

Haejin hendak mengambil Gimbap tapi di sisi lain ada seseorang yang akan mengambil Gimbap juga, Haejin memandangnya tanpa berekspresi. “Ladies First…” Ujar orang itu lembut dan ia adalah Lee Donghae.

“Gomawo…” Jawab Haejin dan lekas pergi mencari tempat meja makan yang kosong. Akhirnya Haejin menemukan meja kosong dan saat ia akan menyantap makanannya.  “Boleh aku duduk di sini juga?” Tanya Donghae yang kini ada di hadapannya. Haejin terdiam dan memandangnya bingung. “Tempat lain sudah penuh, Hanya kursi di sebelahmu ini yang kosong…” Ujar Donghae lagi.

Haejin melirik ke segala arah dan memang semua tempat sedang penuh. “Silahkan…” Ujar Haejin singkat. “Gomawo…” Ujar Donghae sembari tersenyum. “Kau sendiri saja?” Tanya Donghae mengajak mengobrol.

“Apa aku terlihat sedang bersama orang lain??” Jawab Haejin dingin.

“Memangnya di mana temanmu? Apa kau tidak punya teman? Atau Apa kau punya pacar?” Tanya Donghae bertubi-tubi, tapi Haejin tak menjawabnya dan malah tetap fokus pada makanannya. “Hei, Kenapa kau diam saja?” Tanya Donghae lagi namun tak ada respon sedikitpun dari Haejin. “Nona, Lee Haejin…” Panggil Donghae seraya mendekatkan wajahnya pada wajah Haejin.

Haejin memandangnya tajam, “Nafsu makanku menghilang karenamu!!” Ujar Haejin sinis dan langsung pergi dari tempat itu. “Hey, Haejin…” Panggil Donghae namun Haejin tak menoleh sedikitpun. “Dasar!!” Ujar Donghae pelan dan tersenyum licik.

Di Koridor Sekolah…

Di antara banyaknya siswa-siswi yang sedang berlalu lalang dan mengobrol asyik nampak Eunji dan Eunhyuk yang berjalan dari berlawanan arah. Tak lama dari itu mereka saling berpapasan, “Dasar Pengintip!!” Ujar Eunji pelan saat pas berpapasan dengan Eunhyuk.

Eunhyuk melepaskan earphonenya dan segera berbalik, “Yak!!” Panggil Eunhyuk dan membuat Eunji menghentikan langkahnya. “Apa yang kau bicarakan tadi?” Tanya Eunhyuk sinis. Eunji tersenyum licik, “Apa kau lupa kejadian kemarin, Tuan Pengintip?” Ejek Eunji.

“Boe? Dekka?” Ujar Eunhyuk sembari menunjuk dirinya sendiri dan tertawa pahit.

“Memangnya siapa lagi? Apakah masih ada orang lain?” Jawab Eunji dengan dingin.

Eunhyuk melihat arah lain dan menghembuskan nafas berat, “Yak!! Nona Ikan!! Jaga ucapan mu itu!!” Ujar Eunhyuk sinis.

“Mwo?? Nona Ikan?! Seenaknya saja kau menyebutku seperti itu!!” Eunji terlihat kesal dan tersinggung dengan panggilan Eunhyuk itu.

“Dengar yah… Sejujurnya aku itu sama sekali tidak menikmati pemandangan itu!!” Ujar Eunhyuk sembari menatap tubuh Eunji dari atas sampai bawah.

Eunji menatap Eunhyuk kesal dan sekana ingin memukul Eunhyuk. Eunji menarik nafas nya dan tersenyum licik pada Eunhyuk, “Oh, Jinja?” Ujar Eunji dengan nada tertahan. “Asal kau tau saja, Kemarin pun aku menganggap jika hal itu adalah sebuah malapetaka bagiku. Araseo!!” Ujar Eunji sedikit membentak dan berbalik seraya pergi meninggalkan Eunhyuk.

“Aish!! Wanita itu sangat menyebalkan sekali!!” Hardik Eunhyuk kesal.

Di Ruangan Rapat, Nampaknya Rapat Guru Telah Usai…

“Aish!! Ujung-ujungnya kelasku akan tetap menerima kelas Asrama…” Keluh Sangmi kesal.

“Jika kau keberatan, Kenapa kau tidak bilang saja pada Sajangnim…” Ujar Sungyong santai.

“Jika aku bisa, Aku sudah melakukannya sejak kemarin!!” Jawab Sangmi sinis dan emosi.

“Kelas Asrama kan tidak terlalu buruk…” Ujar Ririn santai dan tetap focus pada berkas-berkasnya untuk mempersiapkan Kelas Asrama dan pembagian Asrama.

“Yak!! Apa kalian ini tidak mengerti perasaanku sebagai Wali Kelas mereka?” Ujar Sangmi kesal dengan ucapan Sungyoung dan Ririn. “Aniyo…” Jawab mereka berdua datar dan tetap fokus pada pekerjaannya. “Aigo… Kalian ini memang keterlaluan…” Gerutu Sangmi semakin kesal.

“Kau ini berisik sekali!! Hal seperti itu terlalu di lebih-lebihkan…” Ujar Kangin yang risih dengan keluhan Sangmi.

“Dan kau marah-marah seperti itupun takkan merubah keputusan Sajangnim, Jadi terima saja…” Ujar Yesung memberi nasehat.

“Yah, Marah-marah itu hanya akan membuang energimu secara percuma… Lebih baik jika kau menyiapkan semuanya untuk Kelas Asrama nanti…” Saran Leeteuk yang samanya dengan Guru lainnya.

“Omo, Omo… Jadi kalian semua berniat menyerangku dan senang melihat kelasku masuk Kelas Asrama?!” Ujar Sangmi semakin kesal. “Tenanglah…” Ujar In Hye menenangkan Sangmi dan Sangmi pun hanya mengeluh tak jelas.

“Memangnya kelasmu saja yang mendapatkan kelas Asrama? Kelasku juga, Dasar berlebihan!” Gerutu Shindong kesal.

“Jangan mulai lagi!!” Ujar para guru di tempat itu serentak bersamaan karena malas mendengar keluhan mereka tentang kelas mereka yang masuk Kelas Asrama dan hal itu sukses membuat Shindong terlonjak kaget.

Di Ruang Kepala Sekolah…

“Bagaimana dengan rencanamu itu? Apa kau yakin akan berhasil?” Tanya Siwon serius.

Hankyung mengangguk, “Rencana itu pasti akan berhasil, Aku yakin. Kau percayakan saja semuanya pada dia…” Jawab Hankyung yang tak kalah serius, Siwon mengangguk dan melihat sebuah document yang ada di atas mejanya.

“Semoga saja ucapanmu dapat ku percaya, Aku yakin Hyorin Songsaenim mempunyai berbagai trik licik untuk menghancurkan kita….” Ujar Siwon.

To Be Continued…^^

 Ini Fanfic udah aku publish Sebelumnya di SJFF…

26 thoughts on “Secret Campus(Part.3)

  1. Konflik d skolah yg mmbingungkan….
    Tp klu da skolah kya gto aq pst betah dh…
    Kepala skolah,guru+murid ganteng”
    Hee 😉

  2. awal na ak pikir hyorin ke sekolah itu krn pgn deket sm miyoung..
    secara dia kan oenni na miyoung…
    tp sepertinya ada konflik lain…

  3. MWO .. Hyo ri .. Mi young onnie ? Trus knp hub mrk buruk? Apa krn cowo ?

    Yak itù heechul dkk wartawan sekolah ya? Dan target mrk siwon – ririn ya ?

    MWO .. Kyu hyun – henry takut sama mi young ? Knp? .. Aih .. Henry aaaa .. Mana ada bidadara turun ke bumi hanya untuk seorang henry hehe .. Jatuh cinta tuh sama yoora …

    Ciye ciye dong hae deketin haejin tuh .. Fighting hae
    Aigoo eunhyuk ktm lawan .. Eunji .. Mk nya jgn ngintip orang berenang .. Mesum …

  4. knp siwon berbicara begitu,emangnya mereka saling kenal,dan kejadian apa yg tlh dialami ma miyoung,sampai dia benci ma hyorin kakaknya sendiri????

  5. kaka ade tohh…
    tp knp dgn kejadian 3 thn yg lalu?
    terus hubungan siwon dan ririn knp d sembunyikan bgtu?
    terus hyorin tuh penjahat kah?
    next deh^^
    Keep write and hwaiting thor^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s