Severe Families!!(Part.12)

Akhirnya Donghae, Sungmin, Leeteuk, Mi Young dan Sangmi pun kembali ke Seoul.

“Dari mana saja kalian?” Ujar Nenek Kyora yang sudah berada di depan pintu rumah. Mereka berlima tercengang dengan kehadiran Nenek Kyora yang tiba-tiba dan merekapun hanya terdiam dan tak menjawab sepatah katapun.

Nampak Haneul yang berlari dan menghampiri mereka berdua dengan wajah yang sangat marah, “Kalian semua anak-anak nakal!!” Haneul memukul kepala Donghae, Sungmin dan Leeteuk sedangkan Mi Young dan Sangmi hanya dapat terdiam mematung.

“Mi Young! Sangmi! Kenapa kalian bisa ikut dengan keturunan Iblis-iblis ini??!!” Ujar Haneul dan Nenek Kyora secara bersamaan.

“Sudahlah, Kita kan sudah pulang. Jadi tak perlu di permasalahkan lagi…” Jawab Mi Young yang sedikit terdengar kesal.

“Mi Young, Apa yang terjadi denganmu di sana?! Kemari ceritakan semuanya padaku!! Sangmi kau juga ikut denganku!!” Ujar Nenek Kyora sembari menarik kedua lengan gadis itu.

Di saat Sungmin, Donghae dan Leeteuk akan memasuki rumah, Haneul menghalangi mereka.

“Mau kemana kalian?” Tanya Haneul dengan nada yang dingin.

“Tentu saja masuk, Noona…” Jawab Donghae dengan nada yang sedikit lelah.

“Shiro!! Kalian tidak bisa masuk!! Ikuti aku sekarang!!” Perintah Haneul seraya berjalan tepat di hadapan mereka. Tapi mereka hanya diam saja dan memandangi Haneul bingung, “IKUTI AKU SEKARANG!!” Bentak Haneul yang menyadari jika mereka bertiga masih saja diam, Merekapun terkejut dengan teriakan Haneul dan mengikuti Haneul dengan segera.

Di Kamar Nenek Kyora…

“Apa yang sebenarnya kalian lakukan di sana? Kenapa kalian tidak menghubungiku segera setelah sampai di sana?” Tanya Nenek Kyora secara bertubi-tubi.

“Mianhe, Haelmoni…” Ujar mereka berdua bersamaan.

“Apa hanya dengan kata maaf itu cukup? Huh?!!” Nenek Kyora terlihat sangat marah dan tegas.

Mereka tertunduk dan merasa sangat bersalah, Nenek Kyora seakan tak mampu memarahi mereka lagi dan ia pun memeluk kedua gadis itu. “Aku ini hanya mengkhawatirkan kalian! Aku tak ingin kedua cucu wanitaku ini celaka ataupun kenapa-kenapa…” Ujarnya lembut.

################################

“Apa matamu tak apa?” Tanya Siwon di tengah perjalanan saat melihat mata Ririn sembab.

“Aniyo… Kau kan sudah menanyakan ini sebanyak 10kali, Apa kau tak bosan?” Ujar Ririn dengan santai.

“Syukurlah…” Siwon bernafas lega sembari menggenggam tangan Ririn lembut.

Beberapa saat kemudia mereka sampai di rumah Hyuna Ahjumma. “Ririn, Ada apa dengan matamu?Apa kau habis menangis?” Tanya Hyuna Ahjumma cemas.

“Tidak, Aku hanya kelilipan saat di jalan Ahjumma…” Jawab Ririn berbohong.

“Benarkah itu?” Tanyanya lagi pada Siwon dan Siwon pun hanya mengangguk saja.

##############################

“Kalian bantu mereka semua mempersiapkan pernikahan Siwon dan Ririn!! Donghae kau bersihkan setiap kaca di rumah ini, Sungmin kau bantu pembantu di dapur tapi ingat jangan sampai kau menggodanya!! Dan Leeteuk kau bantu orang-orang yang sedang merias bunga dll untuk resepsi pernikahannya?!” Ujar Haneul memberi hukuman.

“Boe??” Ujar mereka bertiga serempak.

“Waeyo?? Kalian keberatan??” Tanya Haneul dengan dingin.

“Noona, Di sini kan tidak kekurangan tenaga kerja!! Tapi kenapa kau menyuruh kami melakukan semua ini?” Ujar Donghae tak terima.

“Ini hukuman kalian, Karena telah membuat repot kita semua!! Apa kalian tak sadar atas kesalahan kalian, Huh!!” Jelas Haneul dengan nada yang tinggi dan emosi yang meluap.

“Tapi…” Ujar mereka bertiga lagi nyaris bersamaan.

Pletak!! Pukulan yang cukup keras mendarat di kepala mereka…

“Semuanya harus bekerja!! Tak ada yang diam sedikitpun!! Araseo?” Ujar Haneul emosi.

Semuanya terdiam dan hanya meringis kesakitan sama sekali tak menjawab pertanyaan Haneul sedikitpun, “Yakk!! Araseo!!” Bentak Haneul dengan nada tinggi.

Mereka bertiga terkejut dengan bentakan Haneul tadi, “De…” Jawab mereka serempak.

“Baguslah! Kerjakan sampai selesai…” Perintah Haneul dan langsung pergi meninggalkan mereka. Merekapun memulai pekerjaannya dengan malas-malasan, Setiap kali mereka mencoba untuk menyuruh pembantu lain untuk menggantikan mereka, Haneul tiba-tiba ada begitu saja dan melarang semua pelayan untuk membantu mereka bekerja.

###############################

“Ahjumma, Apa kau yakin tidak ingin ikut dengan kami ke Seoul?” Tanya Siwon ramah.

“De… Kondisi tubuhku kan sudah tak mampu lagi untuk berpergian jauh… Lagipula aku membutuhkan udara yang segar jauh dari polusi…” Jawabnya dengan tersenyum.

“Ahjumma, Aku pasti sangat merindukanmu! Aku berjanji akan sering-sering datang kemari…” Ujar Ririn sembari memeluk Hyuna Ahjumma.

“Yah.. Aku pun pasti sangat merindukanmu. Maaf yah, Jumma tak bisa hadir dalam pernikahanmu…” Ujarnya sedikit menyesal.

“De, Gwenchanayo… Dengan restu Jumma menyertaikupun. Aku senang.” Ujar Ririn sembari melepaskan pelukannya.

“Siwon, Jaga keponakan ku ini yah…” Ujarnya lagi sembari mengusap lembut pipi Ririn. “Kau juga harus memaklumi sifatnya yang terkadang manja…” Bisik Hyuna Ahjumma dan tak terdengar sedikitpun oleh Ririn.

“De, Ahjumma…” Jawab Siwon sangat ramah dan sopan santun.

Ririn mulai memasuki mobil dan Siwon memasukkan beberapa barang bawaannya ke dalam Bagasi mobilnya. Lalu mobil merekapun melaju dengan cepat menuju Seoul, Waktupun terus berputar dan tak terasa merekapun akan menikah esok hari.

####################################

“Kyu, Kau pulang cepat hari ini?” Ujar Haneul sembari menghampiri Kyuhyun yang baru saja keluar dari mobilnya.

“Yah, Hari ini kan kita sangat sibuk sekali di rumah. Dan aku kan bertanggung jawab mendekorasi pesta ini sebagus mungkin! Aku tak ingin Siwon mengeluh hanya karena aku sedikit teledor!!” Jelas Kyuhyun sembari merangkul bahu Haneul dan berjalan masuk ke dalam rumah.

“Itu bukannya Donghae dan Leeteuk?! Sejak kapan mereka pulang?” Tanya Kyuhyun saat melihat mereka sedang bekerja.

“Tadi pagi… Aku langsung memberikan mereka hukuman saat pulang!! Sungmin juga aku suruh membantu yang lain di dapur…” Jelas Haneul singkat.

“Whoa, Aku tau hukuman Haneul pasti selalu sangat menyeramkan dan melelahkan?!” Ujar Kyuhyun pelan saat melihat Donghae dan Leeteuk yang terlihat sangat lelah.

“Boe?!! Tadi kau mengatakan apa?” Tanya Haneul yang sepertinya mendengar perkataannya.

“Eh, Aniyo… Aku hanya bilang kau seorang Ibu yang luar biasa.” Ujar Kyuhyun berbohong sembari menunjukkan dua jempol untuknya.

Haneul yang mengetahui jika Kyuhyun berbohong padanya, Langsung menginjak kaki kiri Kyuhyun kencang. “Aww!!” Ringis Kyuhyun dan langsung mengangkat kaki kirinya.

“Kau pikir aku tak mendengarnya, Apa??!!” Ujar Haneul kesal dan langsung pergi.

“Hya, Haneul! Aku kan hanya bercanda tadi…” Ujar Kyuhyun sembari berjalan kecil mengejar Haneul walaupun dengan langkah terpincang-pincang.

###############################

“Oppa, Apa kau perlu bantuanku?” Tanya Sangmi dengan lembut saat mengetahui Leeteuk sedang di hukum.

“Ani, Lebih baik kau beristirahat saja! Kau pasti sangat lelah…” Jawab Leeteuk lembut.

Sangmi menggeleng dan berdiri di samping Leeteuk yang sedang menata bunga dan juga beberapa fitur lainnya. “Aku sama sekali tak lelah, Aku ingin membantumu. Boleh yah…? Aku juga kan ikut menikmati perjalanan ini…” Ujar Sangmi sembari tersenyum.

“Baiklah kalau begitu, Tapi kau cukup menata bunga ini saja yah! Aku tak ingin kau terlalu lelah…” Ujar Leeteuk perhatian dan Sangmi pun mengangguk sembari tersenyum riang. “Oh yah, Apa kau di marahi Nenek Tua itu?!!” Tanya Leeteuk cemas.

“Ani… Justru dia sangat mencemaskan kita semua…” Jawab Sangmi dengan singkat dan Leeteukpun hanya mengangguk sembari kembali fokus pada tugasnya.

######################################

Sungmin menggerutu tak jelas, Ia terus saja mengomel-ngomel karena hukuman ini. “Mi Young…” Ujar Sungmin saat melihat Haneul mengambil beberapa buah untuk Nenek Kyora.

“De? Ada apa?” Tanya Mi Young heran.

“Tidak apa-apa, Aku hanya memanggilmu saja.” Jawab Sungmin sembari tersenyum kecil dan mendekati Mi Young. “Hey, Apa kau dan Donghae …” Sungmin sedikit menyiku Mi Young pelan. “Aku tak ada apa-apa dengannya…” Potong Mi Young dengan dingin.

“Hah? Apa kau yakin? Bukankah kau ini adalah Cinta Masa Kecil Donghae?” Ujar Sungmin yang sudah mengetahui cerita mereka berdua.

“Tapi tidak denganku.” Jawab Mi Young dengan singkat sembari tetap fokus mengupas buahnya.

Sungmin terdiam saat mendengar pernyataan Mi Young barusan, “Jadi, Kau sama sekali tak menyukainya?” Tanya Sungmin penasaran dan Mi Young pun hanya diam saja.

Mi Young telah selesai mengupas buahnya dan siap membawanya pada Nenek Kyora, Tapi saat ia baru melangkahkan kakinya. “Donghae, Sangat mencintaimu. Ia selalu saja ingat pada janji saat kalian kecil dulu. Mungkin Donghae memang tak menepatinya sesuai janjinya, Tapi asal kau tau. Ia sangat mengharapkanmu, Dapat menerimanya sebagai pasangan hidupmu kelak…” Jelas Sungmin panjang lebar.

Mi Young tetap terdiam, “Andai dia tau berapa lama aku harus menunggunya, Aku pun takkan sedingin ini padanya…” Ujar Mi Young dan langsung pergi meninggalkan Sungmin.

“Jadi, Mi Young? Menunggu… Donghae?” Ujar Sungmin dalam batinnya.

Mi Young hendak menaiki tangga menuju kamar Nenek Kyora, Tapi padangannya langsung tertuju pada seseorang yang sedang sibuk mengelap kaca rumah ini, Dan tak lain pria itu adalah Donghae. “Maaf, Apa kau bisa membawa ini pada Nenek Kyora. Ia sangat menginginkan buah ini…” Ujar Mi Young pada seorang pelayan dan pelayan itupun hanya mengangguk sembari pergi membawa buah yang tadi sempat dikupas Mi Young.

Mi Young menghampiri Donghae dan meminjam sebuah Lap pada seorang pelayan.

“Perlu bantuan?” Ujar Mi Young dan langsung mengelap kaca yang berada di samping kaca Donghae, Donghae menatapnya dengan pandangan heran.

“Mi Young…” Paggil Donghae pelan. “Waeyo?” Tanyanya tanpa menatap Donghae.

“Apa kau salah minum obat pagi ini? Sepertinya kau meminum obat Nenek Tua itu sehingga menjadi aneh seperti ini…” Ujar Donghae sembari menunjuk-nunjuk pada kepalanya.

“Boe?? Sudah untung aku mau membantumu!!” Ujar Mi Young kesal dan langsung melemparkan lapnya pada muka Donghae.

Donghae terkekeh kecil sembari memegang Lap itu, Lalu menatap Mi Young yang nampak cemberut. “Aku kan hanya bercanda! Aku hanya sedikit heran dengan sikapmu yang berubah tiba-tiba…” Jelas Donghae sembari mengelap lagi kaca.

Mi Young menatapnya dengan pandangan bersalah, “Mianheyo…” Ujar Mi Young pelan.

“Untuk apa?” Tanya Donghae heran dan tetap fokus pada pekerjaannya.

“Karena sikapku yang dingin akhir-akhir ini…” Jawab Mi Young seadanya.

Donghae menghentikan pekerjaannya dan menatap Mi Young. Pandangan mereka saling bertemu, “Aku akan memaafkanmu dengan satu syarat…” Ujar Donghae mantap.

“Mwo? Memangnya apa syaratmu itu?!” Tanya Mi Young yang sedikit curiga.

“Cium aku!!” Jawab Donghae dengan senyum sumringah.

“Boe?? Shiro!! Lebih baik aku tak usah meminta maaf padamu!!” Ujar Mi Young sembari berbalik dan melangkahkan kakinya untuk kembali ke kamar Nenek Kyora.

“Syaratnya, Berikan aku satu kesempatan lagi!!” Ujar Donghae setengah berteriak.

Mi Young menghentikan langkahnya dan berbalik, “Kesempatan?” Tanyanya heran dan Donghaepun mengangguk. “Berikan aku kesempatan untuk kembali pada Shim Mi Young yang aku kenal 16 tahun yang lalu…” Jawab Donghae serius.

Mi Young terdiam dan menatap Donghae dengan tatapan seakan tak percaya, Ia menghela nafas panjang dan mengangguk, “Aku akan mencoba memberikan kesempatan itu, Padamu” Jawab Mi Young sembari menatap Donghae dan Donghaepun tersenyum. Akhirnya merekapun kembali fokus pada pekerjaannya mengelap kaca.

Keesokan Harinya…

Treng… Treng… Treng…Treng…

Seorang wanita berparas cantik yang tak lain adalah Ririn muncul dari balik pintu, Dengan di iringi alunan lagu yang indah. Ririn memantapkan langkahnya menghampiri Siwon yang kini berada tepat di hadapannya, Menunggunya dengan senyuman termanisnya.

Siwon menggenggam lembut tangan Ririn saat ia sudah berada sangat dekat dengannya. Pernikahan pun berlanjut pada janji sumpah setia sehidup setia semati, Baik sedang sedih maupun bahagia akan terus bersama.

Akhirnya merekapun mengadakan pesta pernikahan dengan cukup meriah dan semua orang di sana sangat berbahagia dengan pesta ini, Kecuali…

“Sudahlah, Haneul… Jangan menangis lagi…” Ujar Kyuhyun dan Ririn menenangkan Haneul yang sedari tadi menangis.

“Hya, Hya! Apa kau tidak senang sahabatmu menikah dengan Oppamu yang tampan ini…” Ujar Siwon dengan percaya diri dan sedikit narsis.

Haneul menatapnya tajam, “Justru karena menikah denganmu, Aku jadi sedih seperti ini! Huwa… Ririn, Kenapa kau harus menikah dengan orang seperti dia…” Ujar Haneul sembari memeluk Ririn.

“Yak!! Aish…” Siwon terlihat kesal dengan jawaban Haneul barusan, Tapi ia tak terlalu memperlihatkan kekesalannya karena ada banyak tamu di tempat itu.

“Sudahlah, Kau kan selalu mengatakan jika kau ingin melihatku menikah. Nah, Sekarang aku sudah menikah, Mengapa kau bersedih…” Ujar Ririn menenangkan.

“Haneul, Jangan bersikap Friend Complex!” Ujar Siwon menyindir.

Haneul menginjak kakinya dan membuat Siwon meringis kesakitan. “Kyu, Fotokan aku dengan Ririn sekarang…” Ujar Haneul yang tidak memperdulikan Siwon yang meringis kesakitan.

#################################

Akhirnya pesta pernikahan pun usai, Siwon dan Ririn akan pergi berbulan madu. Kyuhyun dan Haneul mengantarkan mereka sampai ke bandara. “Berhati-hatilah di sana…” Ujar Haneul sembari melirik Siwon sebentar yang sedang mengobrol dengan Kyuhyun.

“Ye, Aku pasti akan berhati-hati di sana…” Jawab Ririn sembari tersenyum.

“Ingat, Jika dia berani macam-macam padamu. Kau langsung hubungi aku atau kau telepon saja yang bisa kau hubungi, Araseo!!” Ujar Haneul sangat khawatir.

“Araseo.. Araseo..” Jawab Ririn sembari terkekeh kecil.

Pletakk!! Siwon memukul kepala Haneul dari belakang dan membuatnya meringis kesakitan. “Aish!! Sakit tau!!” Ujar Haneul sedangkan Kyuhyun hanya menggeleng-gelengkan kepalanya.

“Kau pikir aku ini monster atau binatang buas, Huh!! Aku ini kan suaminya, Bisa-bisanya kau bilang aku akan macam-macam padanya…” Ujar Siwon kesal.

“Tapi aku benarkan…” Ujar Haneul tak mau kalah.

“Sudah.. Sudah, Ini waktunya kalian berangkat! Pesawat sebentar lagi akan pergi…” Jelas Kyuhyun melerai mereka berdua.

Merekapun saling berpelukan, Siwon dan Ririnpun pergi menaiki pesawat menuju tempat bulan madunya, Kyuhyun dan Haneul pun menuju mobilnya yang di parkir tak terlalu jauh.

“Eh…” Haneul langsung berbalik saat merasa ada yang memegang bajunya saat akan memasuki mobilnya.

“Kenapa Haneul?” Tanya Kyuhyun sedikit khawatir dan langsung menghampirinya.

Haneul dan Kyuhyun hanya terdiam saat melihat seorang anak lelaki yang berusia sekitar 8 tahunan berada di hadapannya sekarang dan memandang dengan wajah memelas padanya.

“Kau siapa adik kecil?” Tanya Haneul heran.

Anak itu terus diam seribu bahasa dan tetap menatap mereka dengan tatapan memelas. “Adik kecil, Di mana orang tuamu?” Tanya Kyuhyun sedikit membungkukkan tubuhnya menyamai tinggi anak kecil itu.

“Umma, sudah meninggal. Aku mencari Appa…” Anak kecil itu hanya mengatakan itu dengan singkat.

“Lalu di mana, Appamu sekarang?” Tanya Haneul penasaran, Tapi anak kecil itu hanya menggeleng pelan. “Kyu, Apa yang harus kita lakukan sekarang?” Tanya Haneul bingung.

“Lebih baik kita bawa dia ke kantor polisi, Dan menanyakan apakah ada berita tentang anak yang hilang, Barangkali saja anak ini termasuk dari salah satunya…” Saran Kyuhyun dan Haneul pun menyetujuinya.

1 Jam kemudian…

Kyuhyun dan Haneul sudah menanyai setiap kantor polisi yang ada di tempat ini, Akan tetapi tak ada berita tentang anak ini sedikitpun. “Hah, Aku sudah lelah…” Ujar Kyuhyun sembari menyenderkan kepalanya pada setir mobilnya.

“Bagaimana dengan nasib anak ini…” Ujar Haneul merasa iba pada anak ini, Haneul menatap anak itu yang sedang tertidur di jok belakang mobil. “Kyu, Bagaimana jika kita membawanya ke rumah untuk sementara? Kasihan kan jika dia tidak mempunya tempat tinggal, dan pasti ia sangat lapar nanti. Setidaknya kita tunggu sampai ada kabar tentangnya dari polisi…” Ujar Haneul yang merasa sangat kasihan pada anak itu. Kyuhyun menarik nafas panjang dan menghembuskannya, “Kau benar, Lebih baik kita bawa dulu dia ke rumah…” Ujar Kyuhyun menyetujui keinginan Haneul.

Saat di Rumah…

Kyuhyun, Haneul, Nenek Kyora, Sangmi, Mi Young dan Leeteuk terus saja menatapi anak ini dan bertanya-tanya padanya. “Siapa namamu adik kecil?” Tanya Mi Young penasaran.

“Namaku Eunhyuk…” Ujarnya pelan dan mereka semuapun mengangguk. Tak lama dari itu Donghae dan Sungmin datang. “Ada apa ini? Ramai sekali?” Tanya Sungmin penasaran.

Donghae duduk di samping Mi Young dan langsung heran saat melihat anak itu, “Siapa dia?” Tanya Donghae pada Mi Young.“Dia Eunhyuk, Dia sedang tersesat saat ini…” Jawabnya santai.

Eunhyuk terus saja memperhatikan Donghae, Donghae yang heran berbalik menatapnya. Tak lama dari itu sebuah senyuman tersirat di wajah Eunhyuk. “Appa…” Ujarnya sembari memeluk Donghae. Mereka semua termasuk Mi Young langsung menatap Donghae dengan tatapan terkejut dan terkejut. “Boe?? Donghae?? Appa??” Ujar mereka semua hampir bersamaan karena terkejut.

Donghae hanya dapat terdiam dan ia pun sangat terkejut dengan semua ini karena iapun sama sekali tak mengenal anak ini, Tapi sekarang Eunhyuk malah memanggilnya dengan sebutan ‘Appa’.

To Be Continued…

FF INI PERNAH SAYA PUBLISH D SJFF SEBELUMNYA…^^

29 thoughts on “Severe Families!!(Part.12)

  1. sukurin tuh trio alat kelamin berjalan dpt hukuman dari haneul wkwkwk….
    tp hukumannya msh kurang, apalagi teuki ma donghae dibantuin sangmi ma mi young…
    wkwkwk…. haneul sedih liat ririn ma siwon nikah?
    *sigh* kyknya haneul tau level kebuasan siwon, kalo gitumah jd kasian ma ririn…..
    kalo donghae appa nya eunhyuk berarti haneul ma kyu jd halmoni dan n haraboji trus nenek kyora jd buyut wkwkwk…
    kasian jd haneul, usianya msh muda dah jd nenek….
    nenek haneul, kakek kyu wkwkwkwkwk…..

  2. ahahhaa emank enak pada dihukum ratunya iblis *dgetok haneul
    jiahh dasar ikan mesummm *dikeroyok fishy 😛
    wahh rinwon bulan maduuu.. aigooo *geleng geleng…
    jiahh suamiku knapa jdii anak kecil unn *plakk…
    unyukkk sayang *kedipkedip 😛

  3. Huahahaha… Waktu tau nma anak itu Eunhyun aku ketawa geli thor.. Omooo sumpah ini FF daebak bgt.. Semua fell dpet di FF ini.. Penasaran sma endingnya..
    Aduuh.. Gmna itu Donghae hhe

  4. Trio mesum dhukum..hahaha #riang gembira
    aih..aih..ririn ma won bulan madu..haneul lcu deh,yg nama.a blan madu ya emg biar bisa “macem2” kok ga boleh..wkwkwk
    eunyuk kecil pgl hae appa? Hae,trnyata kmu…#plak next next

  5. Omo..omo..
    Apa yg terjadi dgn donghae??
    Knp anak itu manggilnya appa??
    Astaga..
    Eunhyuk??
    Hohoho..biasanya couple sekarang anak bapak??
    Aigooo..lanjoot ke part berikutnya!!

  6. hahaha keren”….
    Part ini kejutan nya dasyat karna ada eunhyuk yg mnggil d0nghae apa hihihi kira” nie anak chapa ya…???
    Lanjut baca ach
    next →

  7. Rasaiinnnnnn tuh 3 serangkai mesum … Di hukum haneul .. Ga boleh di bantu lg .. Emang enak .. Makanya jgn main Kabur n bawa anak cewe orang tnp izin .. Ky nya setiap haneul marah .. Kyu slalu Kenà getah nya deh .. Ơ̴̴̴̴̴̴͡.̮Ơ̴̴͡»:Dђέђέђέ.
    Akhirnya siwon – ri rin menikah .. Kok haneul malah nangis? Kik kik ga rela ya temannya masuk ” mulut macan ” Ommo .. Itu eunhyuk anak dong hae ? Kok ßišª? Kan eunhyuk 8 th .. Hae 21 th .. Masa umur 12 thn dah bs ” menghasilkan ‘ ? Umma nya siapa?

  8. Huaahhh… Kenapa tiba2 Eunhyuk hadir trus jadi anak kecil??? Wah, Donghae perlu dicurigai tuh, abis si unyuk manggil donghae ‘appa’… Hehe… Pasti eunhyuk kecil’y polos kali ya, apa malah muka’y ttp yadong?? *eh? Hehe… Just kidding 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s