Severe Families!!(Part.15) Ending…

“Donghae, Kau pasti bercanda kan?” Tanya Mi Young sembari menatap arah lain.

Donghae memegang dagu Mi Young dengan lembut dan membuat Mi Young melihatnya. “Aku serius, Mi Young…” Ujar Donghae.

“Tapi.. Kita sama sekali bukan sepasang kekasih?” Ujar Mi Young sembari tersenyum pahit.

“Tapi, Bukankah kau sudah memberikanku kesempatan? Lalu, Mengapa kau tidak memberikan kesempatan untuk menjadi suami mu juga?” Ujar Donghae lembut.

“Aku… Aku masih belum siap untuk menikah, Donghae…” Elak Mi Young.

“Benarkah? Jadi, Kau akan membiarkan Eunhyuk menjadi anak yang tak memiliki seorang Ibu? Memang benar Eunhyuk bukan anakku, Tapi bukankah aku akan mengangkatnya sebagai anakku. Dan, Sepertinya Eunhyuk juga sangat menyayangimu…” Ujar Donghae dengan sungguh-sungguh.

“Aku kan masih bisa menyayangi Eunhyuk, Tanpa harus menjadi Ibunya…” Jawab Mi Young mencoba untuk tetap tak tersudutkan dengan pernyataan Donghae.

“Tapi, Aku mengangkat Eunhyuk sebagai anakku. Karena aku tersadarkan olehmu Mi Young. Dan kasih sayang orang lain dengan Ibu itu berbeda, Mi Young…” Ujar Donghae.

Mi Young menatap Eunhyuk yang tengah asyik bermain. “Ku Mohon, Donghae! Jangan paksa aku, Aku benar-benar…” Ucapan Mi Young terpotong karena Donghae langsung menggenggam tangannya secara tiba-tiba.

“Kumohon, Mi Young… Demi Eunhyuk…” Ujar Donghae serius.

“Berikan aku waktu, Donghae…” Ujar Mi Young dan langsung melepaskan genggaman tangan Donghae dan pergi dari tempat itu.

“Appa, Jumma mau pergi kemana?” Tanya Eunhyuk saat menghampiri Donghae.

“Eunhyuk, Sebentar lagi kau akan memiliki Umma baru. Apa kau senang?” Ujar Donghae sembari membantu Eunhyuk duduk di sampingnya.

“Memangnya siapa yang akan menjadi Ibuku?” Tanya Eunhyuk penasaran.

“Mi Young Ahjumma…” Jawab Donghae sembari tertawa kecil.

“Kalo Mi Young Ahjumma, Aku senang Appa…” Ujar Eunhyuk senang.

“Kalo begitu Panggil Mi Young Ahjumma, Umma mulai saat ini, Ok!” Ujar Donghae sembari menunjukkan jempolnya pada Eunhyuk.

“Ehm..” Angguk Eunhyuk semangat dan memberikan jempol juga pada Donghae.

“Anak pintar…” Ujar Donghae sembari mengacak-ngacak rambut Eunhyuk. “Kau memang anak keberuntunganku…” Ujar Donghae dalam batinnya dan tersenyum penuh kemenangan.

###################################

Pagi Harinya…

“Hah, Lelah Sekali…” Ujar Ririn sembari menatap luar jendela mobil.

“Apa kau suka perjalanan bulan madu kita?” Goda Siwon sembari mengerling nakal.

“Kau ini jangan mencari gara-gara lagi denganku!!” Ujar Ririn sembari menatap Siwon segan.

Araseo, Aku kan hanya bercanda…” Ujar Siwon sembari tertawa kecil.

Merekapun akhirnya sampai di Seoul, Tepatnya di rumah Nenek Kyora dll…

“Ririn…” Teriak Haneul dan langsung memeluknya erat saat Ririn baru saja turun dari mobil.

“Hey, Mengapa hanya Ririn saja yang kau peluk?” Ujar Siwon sembari mengeluarkan barang-barang dari dalam bagasi mobilnya.

“Aku masih rindu pada Ririn! Oppa nanti saja!! Aku masih sedikit marah padamu…” Ujar Haneul sembari mengajak Ririn masuk ke dalam rumah.

“Aish!! Selalu saja begini, Haneul kau keterlaluan pada Oppamu ini…” Gerutu Siwon kesal.

#############################

“Nenek, Apa benar kau merestuiku dengan Teuki Oppa?” Tanya Sangmi sedikit tak percaya.

“Hem, Aku menyetujui kalian berdua. Tapi Sangmi, Apa benar pilihanmu itu adalah Leeteuk?” Ujar Nenek Kyora masih belum sepenuhnya menyetujui.

Sangmi mengangguk malu, “Aku sudah terlanjur mencintainya, Nek. Aku yakin Teuki Oppa adalah pilihan yang tepat untukku…” Ujar Sangmi mantap dan menatap Leeteuk yang berdiri di belakangnya.

“De, Araseo…” Jawab Nenek Kyora pasrah.

“Gomawo, Nek…” Ujar Sangmi senang dan langsung memeluk Nenek Kyora sedangkan Leeteuk mengedipkan sebelah matanya pada Nenek Kyora yang nampak masih marah padanya.

“Kira-kira, Kapan kalian akan menikah?” Tanya Nenek Kyora penasaran.

“Sekitar 2 Minggu lagi…” Jawab Leeteuk semangat dan di sertai anggukan Sangmi.

“Secepat itu?” Tanya Nenek Kyora seakan tak dapat menerimanya dan mereka berdua hanya tersenyum kecil dan mengangguk padanya.

################################

“Siapa anak kecil itu?” Tanya Siwon pada Kyuhyun saat melihat Eunhyuk sedang bercanda dengan Donghae di balkon belakang.

“Anak Donghae…” Jawab Singkat Kyuhyun sembari memakan apelnya.

“Boe??” Siwon terkejut dan menatap Kyuhyun tak percaya. “Bagaimana bisa secepat itu? Aku dan dirinya saja. Masih cepat aku yang menikah…” Ujar Siwon sedikit terbata-bata.

“Maksudku dia adalah Anak Angkatnya. Wajah Donghae dengan Appa anak itu sangat mirip, Jadi anak itu menyangka Donghae adalah Appanya. Dan akhirnya Donghae bersedia mengangkat anak itu sebagai anaknya…” Jelas Kyuhyun panjang lebar.

“Oh, Ku Pikir itu memang anaknya…” Ujar Siwon sembari mengangguk dan bernafas lega.

“Jika itu anaknya pun pasti tidak akan sebesar itu usianya!! Pasti baru sekitar 1 tahun atau masih bayi…” Ujar Kyuhyun santai.

Byurrr.. Siwon memuncratkan air yang di minumnya tadi tepat ke wajah Kyuhyun. “Yak!!” Bentak Kyuhyun kesal.

“Mianhe, Kyu! Habis tadi kau berkata yang tidak-tidak, Memangnya kau mau jika anakmu sudah mempunyai anak dan kau menjadi kakek?” Ujar Siwon sembari memberikan tisu pada Kyuhyun.

“Kan aku bilang seandainya, Hyung…” Ujar Kyuhyun kesal dengan nada tertahan. “Lagipula kenapa tidak? Aku saja mempunyai anak di usiaku yang 17 tahun…” Ujar Kyuhyun dan langsung pergi meninggalkan Siwon.

“Benar juga apa yang di katakannya, Haneul kan mempunyai anak saat umur 15 tahun!” Ujar Siwon sembari kembali minum.

##################################

Di Balkon Belakang…

“Appa, Kenapa akhir-akhir ini Mi Young Ahjumma seperti menghindarimu?” Tanya Eunhyuk malu.

Donghae terdiam terlihat seperti yang sedang berfikir, “Hmmm… Dia itu malu pada, Appa jadi dia tak mau bertemu Appa…” Ujar Donghae berbohong. Eunhyuk hanya manggut-manggut mengerti dengan polosnya.

Tak lama dari itu nampak Mi Young sedang terdiam melamun di dekat balkon belakang…

“Appa, Itu Ahjumma…” Ujar Eunhyuk sembari menunjuk pada Mi Young.

Donghae melihat Mi Young yang sedang melamun dan ia pun tertawa kecil, “Ayo kita kejutkan!” Ajak Donghae jail dan Eunhyuk pun mengangguk senang.

Merekapun menghampiri Mi Young dan saat mereka sudah sangat dekat dengan Mi Young, Donghae langsung menutup kedua mata Mi Young sedangkan Eunhyuk langsung memeluknya dari depan. “Yak!! Lepaskan!!” Ujar Mi Young yang terkejut dan langsung melepaskan tangan Donghae dari matanya.

“Ahjumma…” Teriak Eunhyuk riang, sedangkan Mi Young hanya tertawa miris seakan tak begitu senang dengan smeua ini.

“Gwenchana?” Tanya Donghae saat melihat Mi Young seperti itu.

“De… Aku harus memberikan obat dulu pada Nenek Kyora…” Ujar Mi Young pelan dan langsung masuk ke dalam rumah.

“Appa, Ada apa dengan Ahjumma? Apa dia marah?” Tanya Eunhyuk heran.

“Aniyo… Dia hanya sedikit lelah…” Jawab Donghae sembari tetap memperhatikan Mi Young yang nampak berbeda.

##################################

“Mi Young, Apa kau yakin?” Tanya Nenek Kyora terlihat tak dapat menerima.

“De, Keputusanku sudah bulat Nek!” Jawab Mi Young sembari mengangguk.

“Jika, Itu sudah keputusanmu! Aku tidak bisa berbuat apa-apa…” Ujar Nenek Kyora dengan nada sedih.

“Gomawo, Haelmoni…” Ujar Mi Young seraya memeluk Nenek Kyora erat.

########################################

2 Minggu Kemudian…

Sangmi terduduk tegang di ruangan tata rias pengantin, Yah… Tepat hari ini ia akan menjadi Isteri dari orang yang di sayanginya, Leeteuk. “Apa pengantin wanitanya sudah siap?” Tanya Ririn dengan wajah berseri.

“De, Onnie…” Jawab Sangmi dengan gugup.

“Aigo… Kau cantik sekali, Leeteuk beruntung mendapatkanmu…” Ujar Haneul sembari memeluk Sangmi. “Gomawo, Onnie. Tapi sejujurnya aku sangat gugup…” Jawabnya gugup.

“Tidak apa-apa, Itu hal yang wajar. Aku dan Ririn pun sangat gugup saat di hari pernikahan kami…” Ujar Haneul sembari tersenyum.

“Benar apa yang di katakan Haneul, Itu suatu yang wajar…” Ujar Ririn memberi semangat.

“Pengantin, Wanitanya bersiap untuk keluar…” Ujar seseorang dari luar dan Sangmi pun mengangguk.

#######################################

Leeteuk dan Sangmi telah mengucapkan janji mereka dan akhirnya mereka kini telah terikat satu sama lain. Sangmi telag resmi menjadi Isteri Leeteuk.

“Donghae, Sepertinya kau sedang mencari seseorang. Siapa?” Tanya Sungmin saat melihat Donghae seperti tak menikmati pesta pernikahan Leeteuk dan Sangmi ini.

“Sungmin, Apa kau melihat Mi Young? Sejak pertama pesta di mulai, Aku tak melihatnya juga…” Ujar Donghae dengan tetap melihat ke sana kemari mencari keberadaan Mi Young.

“Mi Young?? Aku juga sama sekali tak melihatnya sejak tadi!” Jawab Sungmin bingung.

“Donghae, Sungmin!! Kemari, Bergabunglah… ” Ajak Leeteuk pada Donghae dan Sungmin.

“Sungmin, Tolong jaga Eunhyuk! Aku harus pergi sebentar!” Ujar Donghae dan berlari pergi meninggalkan Eunhyuk dan Sungmin.

“Ahjusshi, Appa mau kemana?” Tanya Eunhyuk heran.

“Ntahlah… Sudahlah lebih baik kita berpesta dengan Leeteuk Ahjusshi dan Sangmi Ahjumma, Kaza!!” Ajak Sungmin sembari menuntun Eunhyuk.

####################################

“Appa, Apa kau melihat Umma?” Tanya Donghae pada Kyuhyun (Note: Jika di tempat resmi Donghae akan memanggil Kyuhyun Appa dan Haneul Umma).

“Aniyo… Waeyo?” Jawab Kyuhyun dan berbalik bertanya.

“Tidak bisa ku jelaskan sekarang!” Jawab Donghae dan langsung pergi meninggalkan Kyuhyun.

“Ternyata anak itu bisa memanggilmu dan Haneul Appa, Umma juga yah?” Sindir Siwon sembari meneguk minumannya.

“Hanya untuk saat-saat tertentu, Dia mengatakan itu…” Jawab Kyuhyun dengan santai.

Di tempat Lain…

“Umma, Apa kau melihat Mi Young?” Tanya Donghae saat bertemu dengan Haneul.

“Eh?? Bukankah dia harus pergi ke Belanda? Apakah dia tidak memberitahumu? Tadi pagi kan dia berpamitan pada kita semua…” Jawab Haneul memberitahu.

“Boe?!!” Ujar Donghae terkejut. “Kapan keberangkatan pesawatnya?” Tanya Donghae panik.

“Sekitar 20 menit lagi, Jika kau memang masih menginginkannya berada di Seoul kau harus cepat mengejarnya!” Jawab Nenek Kyora dengan serius.

Tanpa Basa-Basi lagi, Donghae langsung berlari dan memasuki mobilnya dengan cepat. Ia menancap gas dan melaju secepat mungkin. “Shim Mi Young!! Beraninya kau pergi tanpa memberitahuku!!” Ujar Donghae kesal.

############################

Pesawat menuju Belanda dari Seoul akan berangkat sebentar lagi…

Mi Young terduduk di kursi tunggu, Ia nampak bingung dengan semua ini. “Hah, Ini saatnya aku pergi meninggalkan Seoul, Aku pasti akan merindukan kota ini…” Ujar Mi Young sembari bangkit dan mengambil tasnya bersiap untuk pergi.

Mi Young melangkahkan kakinya perlahan dan saat ia memberikan tiketnya, “Shim Mi Young!!” Teriak seorang lelaki dengan nafas yang terengah-engah.

Mi Young berbalik karena terkejut, “Donghae…” Ujarnya pelan dan membulatkan kedua matanya.

“Mau kemana kau, Huh?!! Berani-beraninya kau pergi meninggalkan aku tanpa memberitahu ku terlebih dahulu!! Apa kau tak mengerti perasaanku, Huh?!!!” Ujar Donghae seraya berjalan cepat menghampiri Mi Young.

“Donghae, Aku… Mianhe…” Ujar Mi Young memberanikan diri menatap Donghae.

Donghae langsung menggendong Mi Young di atas pundaknya, “Kyaaa… Donghae, Turunkan aku!!” Teriak Mi Young terkejut dan memukul-mukul punggung Donghae.

“Aku takkan membiarkanmu pergi, Mi Young!! Kau harus tetap disini, bersamaku dan Eunhyuk!” Ujar Donghae tegas tapi Mi Young terus saja memberontak. Semua orang memperhatikan mereka bahkan ada beberapa orang yang mengabadikannya dengan ponselnya.

Donghae berjalan cepat tanpa melepaskan Mi Young sedikitpun, Padahal Mi Young sudah memberontak beberapa kali. Donghae memaksa Mi Young masuk ke dalam mobil, Lalu iapun menancap gas kembali dengan cepat.

“Yak!! Kau membawa mobilnya terlalu cepat!! Turunkan aku, Aku harus pergi!!” Bentak Mi Young yang terlihat kesal.

Donghae tak menggubris ucapan Mi Young, Ia terus saja melajukan mobil itu dengan cepat. “DONGHAE!!” Bentak Mi Young dan Donghaepun mengerem mobil itu secara mendadak.

Mi Young terdiam karena terkejut sedangkan Donghae memandangnya dengan pandangan tajam. “Apa kau tau, Apa yang kau lakukan tadi Huh?!!” Bentak Donghae keras. “Pergi tanpa berpamitan!! Membuatku cemas!! Membiarkan aku tak mengetahui keberangkatanmu yang secara mendadak ini, Apa kau senang mempermainkanku, Huh?!!” Ujar Donghae dengan nada tinggi.

“Bukan begitu, Aku…”

“Kau bilang kau akan memberikan kesempatan padaku!! Tapi nyatanya kau lari dari tanggung jawabmu!!” Ujar Donghae memotong pembicaraan Mi Young.

Mi Young terdiam mencoba tegar menatap Donghae, Padahal matanya sudah mulai berkaca-kaca. “Mianhe… “ Hanya kata itu yang terlontar dari bibir Mi Young.

Donghae memukul setirnya dengan keras dan membuat Mi Young semakin terkejut, Donghae menatap ke arah lain. “Keluarlah!!” Ujar Donghae pelan.

“Maksudmu?” Tanya Mi Young heran.

“Keluar dari mobilku sekarang!!” Ujar Donghae tanpa menatap Mi Young sedikitpun, Mi Young mengikuti keinginan Donghae dan di saat Mi Young membuka pintu mobil, “Jika dalam hitungan kelima kau tidak masuk lagi dalam mobilku, Ku izinkan kau pergi!” Ujar Donghae pelan.

Mi Young hanya terdiam dan tetap keluar dari mobil sembari mengeluarkan tas yang di bawanya juga. Donghae mulai menghitung, “1…, 2…, 3…, 4…, 5…” Mi Young tetap tak memasuki mobil. “Aku sudah tau jawabannya!” Ujar Donghae dan langsung memindahkan gigi mobil dan menancap gas meninggalkan Mi Young yang masih berdiri terdiam.

“Mianhe, Donghae…” Ujar Mi Young dan mulai meneteskan air matanya, Tubuhnya ambruk di atas tanah dan kedua tangannya menopang wajahnya yang sedang menangis. “Mianhe…” Ujarnya lagi dengan suara terisak.

Tak lama dari itu, Sebuah Mobil berjalan mundur dan berhenti tepat di hadapan Mi Young. Donghae keluar dari mobil itu dan menghampiri Mi Young, Mi Young melihatnya dengan tatapan bingung dan masih tetap menangis “Aku berubah pikiran!! Aku takkan pernah mengizinkan mu pergi kemanapun!!” Ujar Donghae sembari jongkok dan memeluk Mi Young erat. “Jangan menangis… Mianhe aku membentakmu tadi…” Ujar Donghae seraya membelai rambut Mi Young lembut.

Mi Young hanya terus menangis di dalam pelukan Donghae. Donghae menyuruh Mi Young untuk masuk kembali ke dalam mobilnya. Donghaepun mengajak Mi Young ke sebuah pegunungan dan saat sampai mereka hanya tetap berada di dalam mobil.

“Mengapa kau membawaku ke tempat seperti ini?” Tanya Mi Young heran seraya mengusap hidungnya dengan tisu.

“Aku hanya ingin bertanya satu hal padamu, Mi Young.” Ujar Donghae tanpa menatap Mi Young, Mi Young menengok padanya. “Apa kau mencintaiku?” Tanya Donghae serius.

Mi Young membulatkan kedua matanya, “Aku.. Aku tidak tau…” Jawab Mi Young gugup.

“Jawablah menurut hati kecilmu, Mi Young…” Ujar Donghae sembari menatap Mi Young. Mereka berdua saling bertatapan dan tak ada percakapan sedikitpun Mi Young tak mampu menjawab pertanyaan yang di lontarkan Donghae padanya. Donghae mulai mendekati wajah Mi Young dan berbisik, “Kalau begitu kau tak ada pilihan lain selain tetap berada di sampingku dan menjadi Ibu untuk Eunhyuk…” Bisik Donghae lembut dan beralih mencium Mi Young dengan lembut. Mi Young membalas ciuman Donghae sembari mengeluarkan air matanya dan Donghae pun memeluknya erat sembari tetap menciumnya.

#################################

“Kemana anak itu?!! Sampai malam seperti ini dia belum pulang juga!! Kasian kan Eunhyuk terus saja menanyainya!!” Gerutu Haneul kesal sembari terus mencoba menelepon Donghae.

“Biarkan sajalah!! Dia kan sudah besar!!” Ujar Kyuhyun menenangkan.

“Tapi, Bukankah tadi dia sedang mencari Mi Young? Mungkin saja mereka bertemu?” Ujar Ririn mencoba menerka.

“Atau mungkin?? Donghae sudah melakukan sesuatu pada Mi Young…” Ujar Siwon jail. Kyuhyun pun mengangguk dan mereka berduapun saling tos.

“Yakk!!” Bentak Haneul dan Ririn kesal.

“Aku ada sesuatu, Untu kalian!!” Ujar Sungmin yang baru saja selesai menemani Eunhyuk tidur.

“Apa?” Tanya Haneul penasaran.

“Lihat saja sendiri!!” Ujar Sungmin sembari tersenyum nakal dan menyerahkan sebuah cd pada Haneul.

Haneul menyetel kaset itu dengan segera dan mata mereka berdua membulat saat melihat film yang di putar cd itu. “Hya, Darimana kau mendapatkan ini?” Tanya Kyuhyun sembari terkekeh kecil.

“Aku menyuruh suruhanku untuk membuntutinya…” Jawab Sungmin santai.

“Whoaaa… Kau memang hebat!!” Ujar Siwon salut.

“Mi Young, Ternodai…” Ujar Ririn sembari menggeleng-gelengkan kepalanya.

“Andwae!! Dongsaengku… Huwaaaa… Donghae!! Aku takkan mengampunimu!!” Ujar Haneul tak rela sembari mengepal-ngepal kedua tangannya.

“Anakmu memang seorang maniak, Haneul…” Ujar Ririn sembari menepuk pundak Haneul.

Tiba-Tiba…

“Yakk!! Apa-apaan itu?!! Mengapa Mi Young bisa seperti itu dengan Bocah nakal itu!!” Bentak Nenek Kyora kesal dan sangat marah. Semua orang hanya menggeleng-gelengkan kepalanya sedangkan Sungmin hanya terkekeh kecil.

“Dia sangat lihai melakukannya di dalam mobil, Apa kau yang mengajarinya, Kyu??” Ujar Siwon sembari menyikunya.

“Aniyo… Aku bahkan belum tentu bisa melakukannya…” Jawab Kyuhyun santai.

“Donghae, Sangat hebat dalam hal yang satu ini…” Ujar Sungmin ikut nimbrung.

“Yakkk!! Kalian bertiga memang Yadong!!” Bentak Haneul, Ririn dan Nenek Kyora secara bersamaan dan langsung melemparkan bantal sofa pada mereka bertiga sedangkan mereka bertia membulatkan kedua matanya sembari mencoba menghindar.

The End…

FF INI PERNAH SAYA PUBLISH D SJFF SEBELUMNYA…^^

 

Iklan

20 thoughts on “Severe Families!!(Part.15) Ending…

  1. yeeaaayyyy… akhirnya tamat bacanya untuk yg kesekian kali…
    ff yg unik dan endingnya so sweet……
    kalo dipikir laki2 di keluarga nenek kyora + 2 temennya donghae kyknya otak mereka perlu di format ulang wkwkwkwk….
    ato kalo dibedah otak, pasti isinya pasir semua soalnya otak mereka kan, ngeres LOL..

  2. ahahhaaha 😀
    kelar juga aku bacanya unn…
    koplakk bngedd… ini crita yg paling aku suka 😀
    happy ending smuanya ..aigooooo
    tpiii umiin sedih amat yahh kaga ada pasangannya yahh.. sama aku aja dahh bang *pletakk*dijitak unyukk 😛

  3. ~OMO~
    benar2 keluarga AB..
    Donghae,siwon,kyuhyun,sungmin,sama leeteuk gx ada yang waras *dcincangelf
    ceritanya lucu..ngakak terus baca tingkah mereka yang kelewat waras..^_^

  4. akhirny tamat jg bc ff ini,happy ending yg kerenz^^
    eh….kira2 ap yg dilakukan hae oppa trdp miyoung y????
    adkh sequel???!
    4 jempol bwt author yg udh bwt para readers ketawa skligus pnasaran dg jln crta ff ini^^

  5. akhirnya aku baca ff ini tamat juga ..
    happy ending ya 🙂
    eh, donghae sama miyoung ngapain dimobil ..
    jangan2 …………………………………?

    tpi, kok .. sungmin ga ada pasangannya?
    ya udah .. sungmin sma aku aja ntar . hahahaha 😀 *ngarep*

  6. Yessssssss happy end …. DAEBAK … Author …
    Mi young bersedia menerima hae .. Malah mereka melakukan ” itu ” di mobil … Dasar mesummmmmm
    (˘_˘)čĸ! (˘_˘)čĸ! (˘_˘)čĸ! Semua namja di cerità ìni mesum semua .. Aigoò …
    Huah… Ending ya? Ga liat adegan mukul kepala lg deh .. Jg ” kegilaan ” n mesum nya. .. Para namja itu deh … Tp DAEBAK loh cerità nya author .. Gomawo… Muach

  7. Hadooohhhhh keluarga yang parang banget kocaknya!!! Dr part 1 sampe terakhir ngakak sampe sakit perut euy. Jadi pingin punya keluarga kayak gini… ✽* •͡ωҽҝҽҝҽҝҝ✽◦≈
    <=))҉『ωҽҝҽҝҽҝټ』
    \\ ωҽҝҽҝҽҝҝ✽
    ҉,/﹋

  8. Sumpah nih keluarga koplak abis……dr awal sampe akhir kelakuan mereka semua sebagian besar abnormal semua hahaha…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s