Severe Families!!(Part.6)

Donghae terdiam seperti yang sedang melamun, Sungmin yang melihat akan keanehan tingkah Donghae itu segera menghampirinya.

“Apa yang sedang kau lakukan? Tak seperti biasanya kau terdiam dan melamun di tempat ini? Dan lagi mana wanita yang selalu kau permainkan? Apakah kau sudah kehabisan Simpanan wanita?” Ujar Sungmin jail dan memberikan segelas wine pada Donghae.

Donghae hanya tersenyum sembari meminum Wine itu sedikit, “Sepertinya aku sudah benar-benar gila!” Ujar Donghae pelan dan langsung menghabiskan tegukan terakhir.

“Apa yang kau maksud?” Tanya Sungmin heran.

“Apa menurutmu Mi Young perawat Nenek Tua itu cantik?” Tanya Donghae menengok pada Sungmin yang tengah berdiri di sampingnya.

“Bagiku dia memang cukup menarik…” Jawab Sungmin seraya mengangguk, “Tapi bagiku Haneul Noona yang lebih cantik dari pada siapapun!” Ujar Sungmin lagi dan langsung membayangkan Haneul berada di hadapannya.

Bletak! Donghae mendaratkan sebuah pukulan di kepala Sungmin dekat cukup keras, “Bodoh!! Aku tidak menanyakan pendapatmu tentang Haneul Noona!! Aku memintamu berpendapat tentang Mi Young!! Dan lagi walaupun kau mencintai Noona, Aku takkan pernah merestuinya sampai kapanpun! Dia kan Ibuku!!” Ujar Donghae panjang lebar dan sedikit kesal.

“Areo, Areo…” Ujar Sungmin seraya mengelus-ngelus kepalanya yang sakit. “Tapi, Mengapa kau menanyakan pendapatku tentang wanita itu?” Tanya heran Sungmin.

“Itu urusanku!!” Ujar Donghae santai dan kembali duduk.

“Aku tau kau mulai menyukainya kan?” Tanya Sungmin tepat sasaran. Donghae hanya terdiam dan kembali mengisi gelas kosongnya dengan Wine.

###############################

“Nenek, Apa kau sudah meminum obatnya?” Tanya Mi Young ramah pada Nenek Kyora.

“Sudah, Kau ini cerewet sekali sih?!” Ujar Nenek Kyora sembari mematikan tv nya.

“Aigo, Aku ini bukan cerewet! Aku ini kan hanya ingin Nenek Kyora sehat…” Ujar Mi Young sembari duduk di samping Nenek Kyora dan memijit lengannya.

“Kau ini selalu saja bisa mengelak semua ucapanku! Kau mengingatkan aku pada seseorang…” Ujar Nenek Kyora sembari menghela nafas.

“Siapa?” Tanya Mi Young heran.

“Haneul, Dulu dia juga sangat cerewet padaku saat aku mencoba mencuri makanan manis di dapur dan dia mempergokinya…” Jawab Nenek Kyora seraya tertawa kecil mengingat kejadiaan dulu.

“Itu karena dia sayang pada Nenek, Dan aku juga menyayangi Nenek sama halnya seperti Haneul Onnie…” Ujar Mi Young sembari memeluk Nenek Kyora.

“Yah, Aku tau itu. Di balik kelakuan Haneul yang seperti itu padaku, Dia tetap sayang padaku! Dan kau juga pastinya!” Ujar Nenek Kyora sembari memencet hidung Mi Young.

“Aish, Nenek!” Ujar Mi Young cemberut namun kembali tertawa kecil begitupun dengan Nenek Kyora.

##################################

Di depan Halaman Rumah, Nampak Ririn dan Siwon yang baru saja turun dari mobil Assistant.

“Ini semua gara-gara kau!” Ujar Ririn sembari menendang kaki Siwon.

“Aish! Kenapa kau menyalahkanku?!” Tanya Siwon meringis kesakitan dan mengangkat kaki nya yang terasa sakit.

“Tentu saja ini salahmu! Kau pikir semua ini terjadi gara-gara siapa?” Tanya Ririn memojokkan Siwon.

“Kenapa?! Bukankah aku yang telah menolongmu dari orang GILA itu?! Seharusnya kau berterima kasih padaku, Bukannya malah memarahiku dan menyalahkanku!!” Ujar Siwon kesal dan menarik lengan Ririn agar Ririn melihat wajahnya.

Ririn terdiam saat Siwon mengatakan hal itu, Dia berfikir memang ada benarnya juga apa yang di katakan Siwon padanya. Jika tidak ada dia saat itu mungkin ntah bagaimana jadinya ia sekarang.

“Kalau begitu apa kau punya jalan keluarnya dari masalah itu?!” Ujar Ririn sedikit tenang.

Siwon terdiam seperti sedang berfikir, Tak lama dari itu sebuah senyuman terukir di wajahnya. “Aku dapat jalan keluar yang lebih baik daripada kita bertunangan!” Ujar Siwon sembari tersenyum manis.

“Memangnya apa?” Tanya Ririn bingung.

“Kita menikah saja!” Jawab Siwon dengan riang.

“Boe?! Bercanda!!” Ujar Ririn sembari memalingkan wajahnya dan tersenyum pahit.

Siwon mengangguk dengan semangat, Tapi Ririn langsung menendang kakinya lagi dan memukul kepala Siwon dengan tasnya.

“Dasar Bodoh!!” Ujar Ririn sinis dan langsung meninggalkan Siwon yang meringis kesakitan.

“Hey, Aku serius…” Ujar Siwon sembari tertawa kecil dan setengah berteriak, Lalu ia pun berlari kecil menghampiri Ririn dan di saat mereka sampai pada pintu rumah.

Saat di Depan Pintu nampak seorang wanita yang tak lain adalah Haneul tengah berdecak pinggang dan berwajah sinis pada mereka berdua.

“Haneul…” Ujar Siwon dan Ririn secara bersmaan.

“Darimana saja kalian berdua? Pulang malam-malam dan tak menjelaskan sedikitpun padaku!” Ujar Haneul dengan sinis.

“Hey, Tak perlu marah seperti itulah Adik Ipar!” Ujar Siwon sembari merangkulkan tangannya pada Haneul.

“Cih!!” Ujar Haneul menepis tangan Siwon dan pergi masuk ke dalam rumah.

“Ini semua gara-gara kau!” Ujar Haneul seraya mendegungkan kepala Siwon dan masuk ke dalam rumah mengejar Haneul.

“Jadi, Aku lagi yang di salahkan?! Aish!!” Gumam Siwon kesal dalam batinnya dan menunjuk dirinya sendiri.

#####################################

Sangmi memasuki kamar Nenek Kyora dan melihat Nenek Kyora sedang bercanda gurau dengan Mi Young, “Sangmi…” Panggil Nenek Kyora saat melihat Sangmi.

“Nenek, Aku mau meminta izin padamu…” Ujar Sangmi ramah sembari menghampiri Nenek Kyora.

“Mau meminta izin apa?” Tanya Nenek Kyora heran.

“Aku akan keluar sebentar untuk berjalan-jalan, Apakah boleh?” Tanya Sangmi lagi.

“Malam-Malam seperti ini?” Tanya Mi Young ikut berbicara.

“Memangnya dengan siapa?” Tanya Nenek Kyora juga.

“Apakah aku harus jujur saja? Ah, Sepertinya jangan saja…” Gumam Sangmi dalam hatinya. “Ehm, Aku… Aku pergi dengan teman lamaku…” Jawab Sangmi setengah tergagap.

“Baiklah, Tapi usahakan jangan terlalu malam pulangnya yah…” Ujar Nenek Kyora memperingatkan.

“Untung saja Sangmi tidak dekat dengan cucu-cucumu, Nek!” Ujar Mi Young pelan.

Deg!! Sangmi merasa terkejut mendengar itu dia terdiam bagaikan sebuah patung. “Benar, Apalagi kalau dia sampai kenal Teuki si EvilAngel!!” Ujar Nenek Kyora menghela nafas.

“Memangnya kenapa dia di sebut EvilAngel?!” Tanya Sangmi memberanikan diri.

“Maksud Nenek Kyora itu Teuki dari luar terlihat bagaikan malaikat, Tapi hatinya tak beda jauh dari seorang Iblis…” Jelas Mi Young. Sangmi yang mendengar itu hanya dapat terdiam terpaku.

“Kau mengerti kan?” Tanya Mi Young dan Nenek Kyora bersamaan.

Sangmi tersadar dari kediamannya. “Oh, Yah aku mengerti. Aku pasti akan berhati-hati jika bertemu dengannya…” Ujar Sangmi sembari tersenyum pahit dan berpamitan untuk pergi.

#################################

Leeteuk sudah bersiap menunggu Sangmi di luar gerbang rumah, Karena keinginan Sangmi yang bertemu di luar rumah.

“Apa aku lama?” Tanya Sangmi seraya memasuki mobil BMW New 3.

“Tidak juga…” Jawab Leeteuk sembari tersenyum manis dan menengok pada Sangmi.

Leeteuk mendekati wajah Sangmi dan ia berbisik tepat di telinga Sangmi, “Kau terlihat cantik mala mini, Bahkan cahaya bulan dan keindahan bintang malam inipun dapat kau kalahkan dengan kecantikanmu ini…” Ujarnya lembut.

Sangmi yang mendengar itu sangat tersanjung sekaligus malu, Kini kedua pipinya memerah bagaikan sebuah tomat.

“Terima kasih, Jadi apa bisa kita berangka sekarang?” Ujar Sangmi mengalihkan rasa malunya.

“Baiklah, Let’s Go…” Ujar Leeteuk sembari menyalakan mesinnya dan menancap gas.

##############################

“Memangnya kita mau kemana sih?” Tanya Sangmi penasaran karena sedari adi Leeteuk terus saja berjalan tanpa memberitahu arah tujuan mereka pergi.

“Tenang saja, Kau pasti akan menyukai tempatnya…” Jawab Leeteuk dengan tenang dan tersenyum nakal pada Sangmi.

“Omona~ Bagaimana jika yang di ucapkan Nenek Kyora dan perawatnya itu benar?! Jangan-Jangan dia akan membawaku ke sebuah hotel? Atau jangan-Jangan…” Sangmi membayangkan sesuatu yang membuatnya semakin merinding dan ketakutan.

“ANDWAE!!” Teriak Sangmi secara spontan dan langsung meletakkan kedua tangannya di dadanya.

“Kau kenapa?” Tanya Leeteuk heran. “Ayo kita turun! Kita sudah sampai!” Ujar Leeteuk sembari keluar dari mobil dan Sangmi hanya mengangguk saja.

Saat di Luar Mobil, Sangmi melihat ke sekelilingnya. Banyak Orang berlalulalang di tempat itu, Yah tak salah lagi ini adalah Pasar Malam yang sebelumnya Sangmi jarang sekali ke tempat seperti ini.

“Hey, Apa kau mau terus diam di sana?!” Ujar Leeteuk berteriak karena posisinya yang terletak sedikit lebih jauh dari Sangmi.

Sangmi hanya menggelengkan kepalanya dan berlari kecil menghampiri Leeteuk. “Pegang Tanganku!” Ujar Leeeuk sembari menyodorkan tangannya pada Sangmi.

Sangmi melihat tangan Leeteuk saja tanpa mau menyambutnya sedikitpun, “Apa kau mau terpisah dariku di banyak kerumunan orang seperti ini?!” Ujar Leeteuk yang sudah mulai bosan menunggu.

“Anniyo…” Ujar Sangmi menggelengkan kepalanya dan langsung menggengam erat tangan Leeteuk.

“Kenapa kau mengajakku ke tempat seperti ini?” Tanya Sangmi memulai pembicaraan.

“Hmm… Jawabannya sangat mudah, Tentu saja aku ingin jalan-jalan bersamamu…” Jawab Leeteuk Santai dan tersenyum manis lagi. “Wae? Apa kau tak suka?” Tanya Leeteuk.

“Ani… Justru aku menyukainya…” Jawab Sangmi sembari tersenyum manis pada Leeteuk, Leeteuk yang melihat senyuman manis terukir di wajah cantik Sangmipun ikut tersenyum lagi.

Sudah 30 menit, Leeteuk dan Sangmi berjalan-jalan dan bersenang-senang di tempat itu. Hingga akhirnya Leeteuk berinisiatif mengajak Sangmi ke sebuah kedai Jajanan Tteokbokki.

“Kita makan di sini?” Tanya Sangmi penasaran dan Leeteuk hanya mengangguk sembari tersenyum dan dia pun menyuruh Sangmi untuk duduk di sampingnya.

“Kenapa? Apa kau keberatan makan di tempat seperi ini?” Tanya Leeteuk seperti menantang Sangmi.

“Ani, Aku hanya terkejut ternyata Seorang Pangeran seperti kaupun bisa mengajak seorang wanita ke tempat sederhana seperti ini…” Jawab Sangmi sembari duduk.

Leeteuk hanya terdiam sembari terus melihat Sangmi hingga akhirnya Tteokbokki yang Leeteuk pesanpun di berikan oleh seorang ibu tua pemilik kedai. “Ayo makan! Aku benar-benar sudah lapar!” Ujar Sangmi sembari melahap langsung Tteokbokki.

Tapi tiba-tiba wajahnya langsung memerah dan tangannya menggibas-gibas bibirnya. Leeteuk yang melihat itupun segera memberikan minum dan terkekeh.

“Apa ini, Pedas sekali rasanya!!” Gerutu Sangmi yang merasa sudah tak pedas lagi.

“Ini namanya Tteokbokki, Masa kau tak tau!! Sudah lah makan saja! Ini enak koq! Asalkan kau menikmatinya saja!” Ujar Leeteuk dan dengan santainya dia melahap Tteokbokkinya.

Sangmi terus menatap Leeteuk yang sedang makan Tteokbokki dengan santainya tanpa merasakan kepedasan sedikitpun. “Tidak kusangka, Ternyata orang seperti dia bisa sesederhana ini. Dan lagi ia sangat terlihat lucu saat memakan jajanan ini…” Gumam Sangmi dalam batinnya. “Omo, Omo… Ada apa denganku ini? Mengapa aku jadi memikirkannya?!” Ujar Sangmi dalam batinnya lagi seraya menggeleng-gelengkan kepalanya.

“Kau kenapa? Kau tak lapar?!” Tanya Leeteuk yang heran melihat Sangmi seperti itu dan makanannya masih utuh.

“Eh? Tidak! Sekarang aku juga akan memakannya koq!” Jawab Sangmi dan langsung mencoba Tteokboki itu dengan perlahan dan saat ia mencoba menikmatinya. “Hmm, Enak…” Ujar Sangmi dan iapun menyantapnya dengan santai. Leeteuk hanya dapat tersenyum melihat Sangmi seperti itu.

Akhirnya mereka selesai makan Tteokbokki, Mereka berjalan menuju sebuah lapangan yang sudah di kerumuni banyak orang di tempat itu. Dan nampak banyak orang yang menyalakan sebuah lampu lampions yang sangat lucu.

“Apa kau tau maksud dari semua ini?” Tanya Leeteuk pada Sangmi yang sedang terkesima dengan pemandangan indah tersebut.

“Memangnya apa? Bukankah menyalakan semua lampions ini hanya untuk menambahkan keindahan saja…” Jawab Sangmi masih bingung.

“Kau salah! Yang benar itu mereka meyalakan lampions ini dan sebelum mereka melepaskan Lampions ini mereka meminta sebuah harapan, Berharap akan tercapai keinginannya…” Jelas Leeteuk dengan rinci.

“Melepaskan? Membuat permintaan?” Tanya Sangmi masih sangat bingung.

Leeteuk hanya mengangguk dan tersenyum, “Maksudku seperti ini…” Ujar Leeteuk dan langsung merentangkan tangannya dan di saat yang bersamaan semua orang melepaskan Lampions  itu dan Lampions itu terbang dengan indahnya di atas langit.

“Bagaimana indah bukan?” Tanya Leeteuk pada Sangmi yang saat ini sangat terkesima dengan pemandangan ini.

Sangmi hanya mengangguk sembari terus melihat keatas menikmati pemandangan itu dengan tersenyum manis.

###################################

“Hari ini aku sangat senang sekali, Terima Kasih yah telah mengajakku ke tempat itu…” Ujar Sangmi ramah sembari tersenyum.

“Asalkan kau menyukainya aku sudah cukup senang…” Jawab Leeteuk sembari membalas senyuman Sangmi dan mengelus lembut kepala Sangmi.

Sangmi terdiam seribu bahasa dan yang kini ia rasakan hanya malu dan jantungnya berdetak lebih cepat dari pada biasanya. “A…Aku Masuk duluan…” Ujar Sangmi berpura-pura mengalihkan rasa malunya pada Leeteuk.

“Hmm, Silahkan!” Jawab Leeteuk sembari mengangguk dan tersenyum manis.

Sangmi berjalan pelan menuju pintu masuk rumah sedangkan Leeteuk terus melihatnya tak mau melepaskan padangannya sedikitpun dari Sangmi. “Jika ia menengok sekarang, Maka dia sudah mempunyai perasaan padaku!” Gumam Leeteuk dalam batinnya. Dan di saat yang bersamaan Sangmi langsung menengok ke belakang dan tersenyum malu pada Leeteuk.

“Yes!!” Ujar Leeteuk senang sedangkan Sangmi sudah memasuki rumah.

Bletak!! Sebuah pukulan mendarat tepat di kepala Leeteuk, Leeteuk meringis kesakitan dan langsung menengok ke belakang seraya mengusap-ngusap kepalanya yang sakit.

“Omo~~ Nenek!” Ujar Leeteuk terkejut.

“Ada apa?! Apa kau terkejut? Apa kau takut pada seorang nenek sepertiku!!” Ujar Nenek Kyora dingin.

“Apa maksud Nenek?” Tanya Leeteuk berpura-pura bingung.

“Aigo… Bisa-bisanya kau bertanya seperti itu padaku!! Dasar kau cucu kurang ajar!!” Ujar Nenek Kyora langsung memukul Leeteuk dengan tongkatnya.

Sungmin dan Donghae yang tak sengaja baru dari luar melihat Leeteuk yang di pukuli Nenek Kyora segera menghampiri mereka.

“Ada apa ini?” Tanya Sungmin heran sedangkan Donghae menengahi antara Leeteuk dan Nenek Kyora.

“Aku tidak tau, Tiba-tiba Nenek Kyora memukulku seperti itu!” Jelas Leeteuk sembari meringis kesakitan.

“Boe?! Masih menyalahkanku juga!! Bukankah dulu aku sudah bilang padamu jangan pernah dekati Sangmi!! Tapi kau masih saja mendekatinya, Aigooo…” Ujar Nenek Kyora menjelaskan dengan nada sinis.

“Aish! Nenek Tua!! Mereka ini kan sudah dewasa, Jadi untuk apa kau melarang mereka jika memang mereka saling suka?” Ujar Donghae membela Leeteuk.

“Benar, Nek! Biarkan Sangmi menjadi milik Teuki Saja!” Ujar Sungmin dengan santainya.

“Kalian!! Dasar Cucu-cucu kurang ajar!!” Ujar Nenek Kyora kesal sembari memukul mereka bertiga bersamaan dengan tongkat. “Sebenarnya kalian ini apa sih? Dasar setan-setan kecil!!” Ujar Nenek Kyora kesal dan masih terus memukuli mereka. Mereka hanya dapat menghindar karena tak mampu melawan sedikitpun.

Mi Young yang sedari tadi mencari Nenek Kyora menemukannya sedang memukuli mereka bertiga. “Nenek…” Teriak Mi Young seraya berlari menghampiri Nenek Kyora, Donghae, Sungmin dan Leeteuk.

“Nenek, Sudah hentikan memukul mereka!” Ujar Mi Young seraya memisahkan Nenek Kyora dengan mereka bertiga dan mereka bertiga yang sudah terbebas dari siksaan Nenek Kyora hanya meringis kesakitan.

“Aish! Mi Young utuk apa kau ke sini?!” Ujar Nenek Kyora sedikit kesal.

“Seharusnya aku yang bertanya seperti itu! Nenek sedang apa di sini? Bukankah aku sudah bilang kalau Nenek itu seharusnya beristirahat!” Jelas Mi Young lebih kesal di banding Nenek Kyora.

“Mi Young, Lebih baik kau bawa dia ke dalam rumah!” Ujar Sungmin yang masih meringis kesakitan.

“Kalian ini, Dasar SETAN KECIL!!” Ujar Nenek Kypra kesal.

“Sudah, Nek! Ayo Masuk ke rumah!” Ujar Mi Young mengajak Nenek Kyora ke dalam rumah seraya menenangkannya.

“Hampir saja kita mati karena siksaannya!” Ujar Donghae seraya memegang lehernya yang terasa sakit.

“Kau benar, Rasanya tubuhku sakit semua…” Ujar Leeteuk kesakitan.

“Apa kita ak bisa tenang sehari saja, Tanpa di awasi orang-orang aneh yang ada di rumah ini!” Ujar Donghae kesal.

Mereka terdiam sembari meraba-raba tubuh mereka sendiri karena masih terasa sakit, “Aku dapat ide bagus…” Ujar Sungmin sembari tersenyum nakal.

“Memangnya apa?” Tanya Leeteuk heran. Sungmin memberitah mereka tentang rencananya dan sebuah senyuman licik pun terukir di wajah mereka. “Kau memang pintar…” Ujar Donghae sembari tersenyum nakal dan memukul dada Sungmin pelan.

Suasana di Kamar Ririn.

“Boe?? Andwae!!” Teriak seorang wanita yang tak lain adalah Haneul.

“Tapi ini adalah satu-satunya cara agar kita berda terbebas dari gossip yang beredar itu!” Jelas Ririn sedikit terkejut dengan teriakan Haneul.

“Tapi, Ririn… Kau tau kan Siwon Oppa itu seperti apa?” Tanya Haneul ragu-ragu.

“Areo, Areo… Jadi aku harus bagaimana Haneul? Jika aku dan Siwon tak melakukan rencana ini reputasinya akan hancur sebagai Bintang yang terkenal! Dan lagi Siwon yang telah menolongku dari Junsu, Jadi aku juga harus menerima semua akibatnya atas balas budiku terhadapnya!” Ujar Ririn merasa berhutang jasa pada Siwon.

“Tapi, Siwon Oppa sebentar lagi juga akan menjadi seorang Direktur di salah satu perusahaan Nenek Tua itu!! Jadi kau tak perlu mengkhawatirkan reputasinya…” Ujar Haneul masih khawatir.

“Apa kau pikir seorang bawahan akan patuh terhadap Direktur yang mempunyai berita yang menyimpang seperti ini? Lagipula ini hanya pertunangan bohongan nanti selang beberapa bulan dan beritanya sudah mulai reda, Kami akan seperti biasa lagi. Tak akan pernah ada hubungan sedikitpun anatara kita!” Jelas Ririn panjang lebar.

“Araseo… Tapi…” Haneul terdiam dan masih sedikit ragu dan khawatir dengan pilihan yang di ambil sahabatnya ini.

“Haneul, Percayalah padaku… Aku takkan apa-apa, Lagipula jika dia berani menggangguku aku akan menghajarnya sampai habis!” Ujar Ririn dengan percaya diri dan berusaha membuat Haneul menyetujuinya.

“Araseo, Aku tau kau takkan mudah suka pada lelaki macam Siwon Oppa itu!” Jawab Haneul sembari terkekeh kecil.

“Jadi, Kau menyetujuinya kan?” Tanya Ririn sembari tersenyum kecil dan Haneul hanya mengangguk sembari tertawa kecil.

To Be Continued…

FF INI PERNAH SAYA PUBLISH D SJFF SEBELUMNYA…^^

 

30 thoughts on “Severe Families!!(Part.6)

  1. bwahahaha kalo teuki Evil Angel berarti kyu, Evil Devil dong?
    ah, emang kyu mah dah evil dari sononya wwkwkwk…
    *sigh* kasian nenek Kyora, dimasa tuanya hrs py anak cucu yg playboy ditambah lg anak-menantu yg kurang ajar…
    makanya nek, drpd nenek dpt penyakit macem2 gara2 mikirin mereka, mending nenek cari pendamping hidup lagi wkwkwkwk…..

  2. Waduh iblis ??
    Jangan dong hoho..

    Nenek kyora udh nganggep leeteuk sm sungmin kayak cucu sendiri yah ??

    Siwon ngajak ririn nikah ? Oh my god..
    Lanjutkan wonn !! Saya dukung deh

  3. SeSuju rin ri, bnget mlah. Siwon, ehm
    klo karakter aslinya kegini pasti dya akn mengalahkan ke anehan yesung, huahahaha

    mash bnyak rintangan seperti nya untk membntuk romantsme cinta y? Kecuali kyuha couple yg udah bhagia.lahkan ke anehan yesung, huahahaha

    mash bnyak rintangan seperti nya untk membntuk romantsme cinta y? Kecuali kyuha couple yg udah bhagia.

  4. ahaha..
    udah udahh nikah nikahh nikahhh *apadah..
    haduuhh sangteukk dmen bnged dahh ngeliatnya..
    untung aja nyawanya donghae , umin sama teuki terselamtkan karena kedatangan miyoung yg nyuruh ntu nenek masuk .. wkwkwk 😛

  5. Iblis kecil?! bwahahaha ukuran tubuh mereka udah gak kecil lagi nek.. 😀

    aigoo aigoo.. dewa cupid sudah mulai banyak menembakkan panah cintanya ke hati para yeoja ternyata 🙂

  6. Wkwkwk siwon cri ksmpatan dlm ksmpitan! Pgen.a nikah aja xD
    Pngen deh,ke festival brg sangteuk…kyk.a asik..
    Nenek kyora gualaknyaaaa…ide gila apa lagi ini? Pnasaran akut dah..lgsg next ah

  7. Aigooo..
    Pasti sakit tuh dipukul ama tongkat..
    Rasakan oppa 😛 hahahaha
    Hoho..teukki romantis juga..
    Hmm..kalo aku di ajak nikah yya langsung mau..
    Napa ri rin ga mau??
    Siwon loh ini #plakk
    Ok..lanjoot..

  8. gyahahhaaha…
    itu siwon bisa banget..alasan aja biar bisa ngikat ririn..xixix
    hhaha…leeteuk gombalnya y ampunn -___-” ahahah.. tapi mengunyukkan.. #plakk..
    pnasaran dgn yg kisah dongha? xixix.. ini agaknya uda fix,punya pasangan masing-masing.. hanya tinggal sungmin..hahha

  9. siwon ngasih usul ke ri rin untuk menikah? Wah playboy satu ìni ke sambet ya? Apa pesona ri rin begitu besar di hati & mata siwon .. ? Ơ̴̴̴̴̴̴͡.̮Ơ̴̴͡»:Dђέђέђέ.
    Ada lg teukie … Aish … Iya betul nek Getok Aja leetuk hehe … ​Ẅǻďϋ♓♓♓ *º°˚ ˚°º≈ X_X. Perut Ku sakit nih tiap baca ìni cerità … Author hrs tanggung jawab nih :p …

  10. demi apa, seperti’nya Minnie sangat tergila” dgn Haneul .. Astaga !!!!!
    *kok aku ttp fokus’nya k’Minnie yaa ..

    Kebayang ga’ sih punya nenek kayak Nenek Tua itu *plakkk* ampun nek ..
    Tapi udh kebayang gmna stres’nya punya cucu kayak si SETAN” KECIL itu, d’tambah anak sulung gitu amat lagi kelakuan’nya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s