I Think… You’re My Destiny(Part 2 Of 2)

Saturday,  9 March 2011…

“Heechul-ssi… Heechul-ssi!!” Panggil Raena karena sejak pertemuan mereka di café itu, Ia hanya tetap diam melamun. Padahal yang mengajak bertemu kan Heechul, Tapi kini lelaki itu justru terlihat sibuk dengan pikirannya sendiri, Itulah pikiran Raena.

“Ah… Mianhe!” Heechul tersadar dari lamunannya. Ia menyesap cofelatte yang di pesannya tadi.

“Waeyo? Bukankah saat itu kau mengatakan ingin membicara kan tentang Haneul. Tapi sepertinya… Anda ada masalah lain…” Tebak Raena yang seakan dapat membaca hal itu  dari raut wajah Heechul saat ini.

“Itu…” Heechul terdiam sesaat, Ia menatap wajah Raena tapi tiba-tiba saja perkataan Haneul yang lalu itu. “Raena-ssi, Maukah kau menjadi kekasihku?” Tanya Heechul secara mendadak yang sontak membuat Raena membulatkan kedua matanya.

“Eh? D-De?”

Seakan tersadar dari ucapannya, Heechul segera menggelengkan kepalanya dan tersenyum enggan. “A-Anniyo… Maksudku…” Heechul menghentikkan ucapannya.

“Aish! Haruskah aku mengatakan hal itu?!” Batin Heechul menimbang-nimbang.

“Heechul-ssi…” Panggil Raena lagi.

“Sebenarnya begini, Raena-ssi… Apakah kau bisa membantuku? Untuk satu hal saja… Aku mohon…” Pinta Heechul seakan menggantung.

“Memangnya apa?” Bingung Raena.

“Err… Maukah kau menjadi kekasih palsuku. Ini hanya untuk mengelabui Miyoung…” Jelas Heechul lagi. Tapi lagi-lagi Raena hanya melongo mendengar hal itu.

Akhirnya, Heechul pun menjelaskan semuanya pada Raena. Sedikit-demi sedikit Raena dapat mengerti keadaan Heechul dan ntah kenapa ia merasa memang harus membantu lelaki di hadapannya itu.

“Baiklah kalau begitu…” Jawab Raena kemudian.

“Ji-Jinja?!” Tanya Heechul masih tak percaya dan Raena hanya mengangguk singkat seraya tersenyum kecil.

“Wuah… Gomawoyo, Raena-ssi… Kalau begitu bisakah nanti malam kau datang ke rumahku untuk makan malam dan bertemu dengan Miyoung?”

“Secepat itukah?”

“Lebih cepat maka akan lebih baik kan?” Heechul tersenyum kecil lalu mencatatkan sesuatu di secarik kertas seraya memberikannya pada Raena. “Itu alamat rumahku… Maaf jika aku tidak bisa mengantarkanmu! Hari ini aku harus bertemu dengan salah satu clientku…”

“Gwenchana…” Raena meraih kertas itu.

**********

“Kenapa kau tersenyum-senyum seperti itu?! Apa kau sedang sakit?” Tanya Miyoung seraya menyentuh kening Heechul.

“Anniyo…” Heechul segera menyingkirkan tangan Miyoung dan bibirnya tak henti terus saja membentuk senyuman lebar.

“Gila!” Hardik Miyoung asal.

“Mwo?!” Heechul yang mendengar hal itu segera menoleh pada gadis yang beranjak pergi itu. “Ya!! Aku ini tidak gila…” Kesal Heechul.

“Kalau begitu pulanglah dan jangan ganggu pekerjaanku di sini! Aku harus melayani para pelangganku!” Usir Miyoung karena ia adalah seorang pemilik toko boutique ternama.

“Hey… Kau dengarkan aku dulu!” Tahan Heechul.

“Mwo?” Tanya Miyoung tegas.

“Aku punya seorang kekasih…” Jawab Heechul langsung.

“M-Mwo?! Ya! Jangan bercanda denganku! Kau tidak mungkin mendapatkan kekasih secepat itu… Tidak mungkin… Tidak mungkin…” Bantah Miyoung tak percaya.

“Aku serius… Kau tau Shin Raena wali kelas Haneul kan? Dia kekasihku…” Jelas Heechul yang sontak membuat Miyoung membulatkan kedua matanya.

“Che-Cheongmal?” Tanya Miyoung masih tak percaya.

“Ehm…” Heechul mengangguk pasti.

“Tidak mungkin…”

“Tapi itu kenyataannya! Nanti malam dia akan datang ke rumah kita, Dan kau harus ingat… Sesuai perjanjianmu itu, Aku tidak akan menikah dengan pilihanmu kan?!” Senyum Heechul nampak semakin merekah saat melihat wajah Miyoung yang kesal.

“Baiklah, Tapi kalian harus cepat menikah! Bagaimana?!” Tawar Miyoung.

“M-Mwo?! Ya! Tapi perjanjiannya tidak seperti itu!!”

“Ya sudah… Kalau begitu putus saja dengan Raena itu. Bukankah suatu hal yang wajah jika sepasang kekasih itu menikah?” Miyoung kembali tersenyum dan merasa senang saat melihat wajah Heechul yang tiba-tiba saja menjadi gugup. “Kecuali… Jika kalian bukan benar-benar sepasang kekasih…” Sindir Miyoung seraya meninggalkan Heechul yang masih berdiri terdiam mematung.

**********

Knock… Knock… Knock…

“Yah… Nuguseyo?” Tanya Haneul sembari melirik monitor di samping pintu rumahnya. “Eh? Raena Songsaenim?!” Bingung Haneul.

Ia pun segera membuka pintu dan nampaklah Raena yang berpakaian gaun berwarna hijau muda dengan panjang selutut serta tali spaghetti yang terikat di balik tengkuknya.

“Annyeong Haseyo, Haneul-ah…” Sapa Raena ramah.

“O… A-Annyeong…” Balas Haneul masih tetap terlihat bingung. “Chogi… Songsaenim, Kenapa kau ada di sini?” Tanya Haneul penasaran.

“Raena-ssi…” Panggil Heechul tiba-tiba yang muncul dari belakang tubuh Haneul. Tapi ia terdiam sejenak saat melihat penampilan Raena malam ini. “Cantik sekali…” Gumam Heechul pelan.

“Annyeong, Heechul-ssi. Aku datang…” Raena mengangguk sembari tersenyum kembali.

“Ah, Masuklah kemari…” Ajak Heechul seraya mendekati Haneul dan melewati Haneul yang masih tetap bingung. “Kajja…” Ia pun menarik tangan Raena lembut membuat gadis itu cukup terkejut dan jantungnya seakan berdegup sangat cepat.

“A-Ada apa ini? Kenapa jantungku berdegup sangat kencang seperti sekarang ini? Aneh…” Batin Raena bingung.

Sedangkan Haneul hanya menatap bingung pada kedua orang itu-yang sudah terlebih dulu meninggalkan dirinya. “Heechul Oppa… Dan Raena Songsaenim… Benarkah?!” Ujarnya tak percaya.

“Annyeong, Miyoung-ssi…” Sapa Raena saat menghampiri Miyoung yang sedang menyiap kan makan malam.

“Ah… Raena-ssi… Kau benar-benar datang? Aku pikir Heechul hanya berbohong saja saat mengatakan kau ini kekasihnya…” Sindir Miyoung sembari melirik Heechul sekilas.

Raena hanya tersenyum enggan.  “Err… Maaf juga karena mungkin kedatanganku sedikit mengejutkanmu…” Ujarnya kemudian.

“Gwenchana…” Jawab Miyoung singkat seraya tersenyum lebar.

Haneul yang tengah berlari kecil mendekati Raena dan Heechul. “Songsaenim… Kau benar-benar berpacaran dengan Oppaku?!” Tanya Haneul lagi memastikan.

“Yah begitulah…” Jawab Heechul cepat dan langsung merangkul Raena erat hingga gadis itu terlonjak kaget di buatnya.

“Heechul-ssi… Ini sedikit berlebihan…” Batin Raena, Tapi gadis itu tidak bisa mengatakan hal itu langsung. Karena saat ini Haneul dan Miyoung berada tepat disampingnya, Nanti yang ada semuanya akan terbongkar.

 “Kalau begitu mari kita makan malam sambil mengobrol…” Ajak Miyoung kemudian.

Kemudian, Merekapun mulai menyantap makan malam yang telah dihidangkan Miyoung tadi. Dan dengan sengaja Heechul selalu saja bersikap manis dan perhatian Raena. Karena dia yakin jika saat ini Miyoung dan Haneul pasti sedang memperhatikannya.

“Jadi… Sudah berapa lama kalian berhubungan?” Tanya Miyoung memulai perbincangan di antara mereka berdua.

“Eh?!” Heechul dan Raena serempak menatap Miyoung dengan tatapan kaget.

“Sudah berapa lama kalian berhubungan?” Ulang Miyoung.

“Oh… Itu… Sudah sejak 1 tahun yang lalu…” Jawab Heechul cepat.

“1 Tahun? Wuah… Hebat sekali kalian menyembunyikan hubungan kalian berdua selama itu dariku…” SIndir Miyoung lagi masih dengan senyuman manis di wajahnya.

“Ahahaha…” Raena dan Heechul hanya dapat kembali tertawa enggan dan seakan dipaksa kan saat mendengar sindiran Miyoung tadi.

“Lalu… Kenapa Songsaenim tidak mengatakan hal itu saja sejak awal padaku? Padahal bukankah kemarin lalu kita sempat membicarakan Heechul Oppa?!” Tanya Haneul mulai bicara.

“I-Itu… Se-Sebenarnya…” Raena terdiam sesaat dan menoleh pada Heechul yang hanya dapat menatapnya bingung. “Justru saat itu sebenarnya aku ingin mengatakan hal itu. Tapi aku masih belum berani mengatakannya…” Bohong Raena.

“Ah… Begitu…” Haneul dan Miyoung hanya mengangguk mengerti.

“Sudah… Sudah… Ayo kita selesaikan dulu makannya! Jika terus mengobrol seperti ini makan sampai jam 11 pun tidak akan selesai!” Sela Heechul yang merasa sedikit takut karena kedua gadis ini terus saja menanyai mereka berdua.

**********

Setelah makan malam tadi, Raena menghampiri Miyoung yang tengah mencuci piring, Sedangkan Heechul dan Haneul nampak asyik bercanda berduaan di ruang tengah.

“Biar aku bantu …” Tawar Raena.

“Boleh…” Miyoung sedikit menggeser tubuhnya ke samping dan dengan segera Raena meraih piring kotor. “Maaf yah… Acara makannya biasa saja. Padahal kau adalah kekasih Heechul…” Ujar Miyoung tiba-tiba.

“Eh? Anniyo… Gwenchana. Ini sudah lebih dari cukup…” Raena tersenyum manis.

“Raena-ssi… Boleh aku mengatakan sesuatu padamu?”

“Tentu…”

“Tolong jaga Haneul dan Heechul… Aku yakin kau pasti gadis yang baik. Jadi jika suatu saat nanti aku tidak ada di rumah ini lagi, Kau bisa menggantikanku kan?”

“Eh? Kau ini bicara apa… Seperti orang akan mati saja!” Canda Raena.

“Bukan seperti itu… Maksudku kau tau kan jika seorang gadis tidak mungkin selamanya sendiri? Aku akan segera menikah, Karena itu… Aku ingin kau menjaga mereka… Kau bisa kan?” Miyoung menoleh padanya seraya tersenyum.

Deg!!

Tiba-tiba saja jantung Raena berdegup kencang. Ntahlah, Dia merasa jika perkataan Miyoung itu seakan menyindirnya dan membuatnya sedikit bersalah karena telah membohonginya.

“Ngh… Aku pasti menjaga mereka dengan baik…” Jawab Raena asal.

“Baguslah…”

“Raena Onnie, Kemarilah… Aku akan menunjukan sesuatu padamu!!” Ajak Haneul saat tiba-tiba ada di dapur itu.

“Tapi aku sedang mencuci pirng…” Tolak Raena.

“Gwenchana… Kau ikut saja dengannya!” Suruh Miyoung dan Raena pun mengangguk cepat yang kemudian bergegas pergi meninggalkan Miyoung setelah mencuci tangannya terlebih dulu.

Setelah melihat Raena pergi dari ruangan itu, Miyoung malah tersenyum kecil namun tersirat sedikit arti di balik senyumannya itu. “Bocah-bocah tengik! Berani-beraninya mereka semua membohongiku… Tidak tahu apa aku bahkan sudah menjodohkan mereka berdua!” Batin Miyoung sembari kembali mencuci piring.

**********

“Waeyo?” Tanya Raena penasaran.

“Lihat… Lihat! Ini foto Heechul Oppa dan Miyoung Onnie saat masih kecil…” Tunjuk Haneul sembari memberikan beberapa foto lagi.

“Wuah… Kyeopta…” Raena tersenyum kecil lalu kembali melihat foto yang lain. Ia nampak senang melihat hal itu.

“Nah, Kalau yang ini Appa dan Umma…” Ujar Haneul ceria, Namun sesaat sesudah itu wajahnya nampak murung dan Raena menyadari akan hal itu.

Raena tersenyum kembali dan membelai lembut rambut gadis itu. “Jangan bersedih… Mereka pasti tidak suka melihatmu sedih seperti ini, Haneul-ah…”

“Songsaenim…” Haneul menatap wajah Raena dan langsung memeluknya. “Gomawo… Ah, Aku benar-benar senang jika memang Songsaenim yang menjadi kakak iparku…” Ujar Haneul kemudian.

DEG!!

Seketika itu juga jantung Raena kembali berdegup kencang. Ia semakin merasa bersalah dengan hal ini. Ntahlah, Rasanya ia tak mampu lagi berbohong lebih jauh pada keluarga Heechul. Semakin ia berbohong maka ia semakin merasa sangat bersalah.

Hari semakin malam, Dan Haneul pun sudah nampak tertidur pulas. Raena yang sejak tadi berada di sampingnya mulai beranjak perlahan. “Dia sudah tidur nyenyak yah?” Tanya Heechul saat mendapati Raena hendak keluar dari kamar gadis itu.

“Ehm…Dia bercerita banyak…”

“Mau pulang sekarang?” Tawar Heechul.

“Baiklah…” Raena pun meraih tas kecil yang di bawanya lalu mengikuti langkah Heechul dari belakang.

“Miyoung-ah… Kita akan pulang…” Pamit Heechul saat akan pergi.

“De… Lain kali main lagi yah, Raena-ssi… Sepertinya Haneul benar-benar dekat denganmu!” Ujar Miyoung sembari tersenyum ramah.

“De… Kami pergi dulu, Miyoung-ssi…” Pamit Raena lalu mereka berduapun beranjak dari tempat itu.

“Hah…Benar-benar mereka ini! Masih bisa terlihat seperti kekasih yang sebenarnya di hadapanku seperti itu? Hebat sekali acting mereka… Tapi jika tau mereka memang aku tunangkan… Apa mereka terkejut yah?” Batin Miyoung.

**********

“Gomawo…” Ujar Heechul saat mereka berada di perjalanan.

“Untuk?”

“Karena kau telah mau membantuku…” Jawab Heechul dengan tenang.

“Ah…” Raena tersenyum kecil. “Itu bukan apa-apa… Lagipula…” Ucapan Raena terhenti membuat Heechul menoleh padanya namun kembali fokus pada setirnya.

“Lagipula apa?” Tanya Heechul penasaran.

“Heechul-ssi… Apa kau tidak berniat benar-benar mencari seorang gadis dan memperkenal kannya pada keluargamu? Aku rasa keluargamu itu benar-benar mengharapkan kau memiliki pendamping yang baik…” Ujar Raena kemudian.

DEG!!

Ntah kenapa mendengar hal itu, Ada sedikit rasa sakit pada hati Heechul. Ia merasa jika saat ini jika Raena benar-benar kekasihnya, Tapi saat gadis itu mengatakan hal itu senyumnya seakan menghilang dan pikirannya menjadi kacau.

“Ah, Mianhe… Aku tidak bermaksud untuk menyinggung perasaanmu…” Sesal Raena merasa jika Heechul seakan berubah saat mendengar hal itu.

“Gwenchana…”  Heechul kembali memamerkan senyumnya, Namun senyum itu seakan berbeda dan membuat Raena semakin menyesal telah mengatakan hal itu.

Jujur, Ia sebenarnya juga merasa jika ia ingin menjadi kekasih Heechul yang sebenarnya karena tidak ia pungkiri, Ia merasa mulai jatuh cinta pada pria di sampingnya itu, Kim Heechul. Lelaki yang telah membuatnya harus berpura-pura menjadi kekasihnya namun justru membuatnya malah jatuh cinta padanya.

Merekapun terdiam satu sama lain, Tak ada obrolan lagi di antara mereka berdua selama perjalanan itu. Hingga akhirnya mereka tiba di rumah Raena.

“Terima kasih telah mengantarku pulang, Heechul-ssi…”

“Tidak masalah…”

Raena melangkah pergi meninggalkan Heechul, Namun di saat baru beberapa langkah gadis itu menoleh pada Heechul yang ternyata masih tetap berdiri di belakangnya. “Kenapa diam saja? Ini sudah malam… Pulanglah!” Suruh Raena lembut.

“Aku akan pulang setelah memastikan kau sampai di rumahmu dengan selamat…” Jawab Heechul santai.

Raena tersenyum kecil mendengar hal itu, “Baiklah kalau begitu…” Raena kembali berbaliik dan hendak masuk ke sebuah gedung yang tak lain adalah gedung Apartementnya itu.

“Err… Raena-ssi…” Panggil Heechul kemudian.

“Yah?” Dengan segera Raena berbalik kembali.

“Mulai saat ini, Kau tak perlu menjadi kekasih palsuku lagi. Aku mengerti mungkin kau memang sedikit risih jika harus melakukan hal itu. Jadi… Aku pikir, Kita akhiri saja ini… Aku akan menjelaskan semuanya pada keluargaku, Nanti…” Jelas Heechul kemudian.

Ntah kenapa kedua mata Raena seakan memanas. Ia seperti ingin menangis, Rasanya saat ini Heechul seakan memutuskannya padahal berpacaran pun mereka tidak. “Oh… Baiklah…” Hanya kata itu yang terlontar dari mulut Raena.

“Kalau begitu masuklah, Ini sudah malam…” Suruh Heechul.

“Ehm…” Raena kemudian melangkah pergi.

“Raena-ssi…” Panggil Heechul lagi. Namun gadis itu tak berbalik karena suaranya begitu pelan dan bahkan gadis itu telah memasuki gedung Apartementnya. “Selamat malam…” Desisnya pelan.

**********

1 Minggu Kemudian…

Heechul dan Raena tidak pernah bertemu lagi, Mereka seakan sibuk dengan pekerjaan masing-masing. Heechul pun sudah mengatakan semuanya pada Miyoung dan Haneul, Seperti awalnya Miyoung memang mengetahui hal itu sedangkan Haneul begitu kecewa.

Tapi selama itu pun Heechul menyadari, Jika sebenarnya ia menyesal telah mengatakan hal itu pada Raena. Bahkan kini semangatnya pun mengilang, “Sebenarnya perasaan apa ini? Kenapa aku terasa begitu seakan membutuhkan Raena saat ini?” Batin Heechul.

Ia memegang kepalanya frustasi, Matanya pun memiliki kantung hitam sepertinya ia sedang kurang tidur. Dan tiba-tiba saja bayangan Raena terlintas di pikirannya dengan senyuman manisnya sama seperti malam itu.

“Oh tidak!!” Ia segera menggelengkan kepalanya. “Kenapa aku seperti orang gila seperti ini?!” Gerutu Heechul pada dirinya sendiri.

CKLEK!!

“Heechul-ah…” Panggil Miyoung yang tiba-tiba saja masuk kedalam ruangannya.

“Miyoung-ah… Waeyo?” Bingung Heechul berpura-pura menyibukkan dirinya dengan beeberapa file yang memang tidak ia lihat sejak tadi.

“Hari ini… Kau antarkan aku bertemu dengan Zhoumi yah? Dan lagi… Aku ingin memperkenalkanmu dengan seseorang, Mau kan?” Ajak Miyoung berubah manis.

Heechul mengerutkan keningnya, “Aku tidak mau… Kau tidak lihat aku sedang sibuk?!” Tolak Heechul.

“Oh… Ayolah, Chul-ah… Kau harus ingat! Aku sudah memaafkanmu karena masalah Raena waktu itu?! Jadi kau harus mau mengikuti permintaanku…” Pinta Miyoung sedikit manja.

Heechul terdiam sesaat, Ia kembali teringat pada wajah Raena namun dengan cepat ia kembali menggelengkan kepalanya. “Yah, Baiklah…” Jawab Heechul pada akhirnya pasrah.

“Bagus!!” Senang Miyoung.

“Tunggu sebentar! Aku ambil jasku dulu…” Lalu merekapun beranjak pergi dari ruangan itu menuju café tempat Miyoung berjanjian dengan Zhoumi-tunangannya. Di tambah lagi gadis yang ternyata telah Miyoung jodohkan dengan Heechul.

“Hey, Youngi-ah! Kemari…” Teriak Zhoumi saat mereka berdua telah sampai di café tersebut.

“Zhoumi-ah…” Miyoung melambaikan tangannya singkat, Lalu ia pun menarik tangan Heechul untuk mendekati Zhoumi yang duduk ntah dengan siapa. “Annyeong…” Sapanya kemudian.

Merasa kenal dengan suara itu, Gadis itu pun mendongakkan kepalanya dan terkejut saat melihat wajah Heechul. “Hee-Heechul-ssi?” Tanya gadis itu sembari menunjuknya.

“Raena-ssi?” Kaget Heechul. Merekapun saling bertatapan kaget sedangkan Zhoumi dan Miyoung hanya terdiam karena mereka sebenarnya yang telah merencakan hal ini dari awal. Terlebih lagi Raena adalah kerabat jauh dari Zhoumi, Karena itu Miyoung mengenalnya.

**********

Saat ini, Heechul dan Raena sedang berjalan-jalan ditengah kota. Kecanggungan terasa di antara mereka berdua, Bahkan mengobrolpun tidak.

“Aku tidak menyangka ternyata kau gadis yang akan dijodohkan denganku kali ini… Ternyata aku dibodohi, Youngi…” Gerutu Heechul sukses mencairkan ketegangan di antara mereka berdua.

Raena yang mendengar itu pun langsung terkekeh kecil. “Ya! Wae? Kau menertawakanku, Huh?!” Kesal Heechul.

“Mwo? Anniyo… Aku… Aku menertawakan hal lain!” Elak Raena sembari menggeleng cepat.

“Aish!! Kau ini!!” Dengan iseng Heechul mengacak rambut Raena asal membuat gadis itu terdiam tapi segera menoleh pada Heechul.

“Wae?!” Tanya Heechul dengan wajah polos.

“Jangan acak-acak rambutku!!” Kesal Raena dan langsung mengacak rambut Heechul.

“Ya! Andwae…” Heechul segera menghindar dan langsung berlari sedangkan Raena langsung mengejar lelaki itu.

“Sudah… Sudah…” Heechul duduk di salah satu tempat duduk di taman kota itu. “Aku lelah…” Dengan nafas tersenggal Heechul mencoba mengatur nafasnya.

“Yah…Aku juga…” Jawab Raena sembari duduk di sampingnya.

Heechul melirik Raena yang mengusap peluh di keningnya, Namun ia dapat melihat senyum gadis itu. Senyum yang selama ini dirindukannya, Senyum yang menghilang dan membuat dirinya menjadi tak semangat.

Menyadari akan hal itu, Raena menoleh padanya dan menatapnya bingung. “Kenapa terus saja menatapku seperti itu?” Bingung Raena.

“Ah?” Heechul tersadar dari lamunannya yang begitu sangat mengagumi pemandangan di sampingnya itu. “K-Kau haus kan? Aku belikan minuman segar untukmu… Tunggu disini!” Tanpa mendengar jawaban Raena terlebih dulu, Heechul segera pergi meninggalkan Raena di tempat itu.

Senyuman kecil terulas kembali pada wajah Raena. “Aku beanr-benar merindukan sifatnya yang seperti itu… Begitu manis…” Gumam Raena pelan.

DEG!!

Lagi-lagi jantung Raena berdegup kencang. Ia memegangi dadanya dan mencoba menarik nafas perlahan. “Ah… Sepertinya aku benar-benar mencintai dia…” Tambahnya lagi.

Di sisi lain…

Setelah menemukan mini market, Heechul segera masuk ke bagian minuman segar yang tersedia di tempat itu. Senyuman lebarnya tak pernah lepas dari wajahnya, Dan tiba-tiba saja jantungnya kembali berdegup kencang membuatnya segera menepuk dadanya cukup keras.

“Tenanglah… Kim Heechul…” Ujarnya pada diri sendiri. “Aish… Kenapa harus ada getaran ini lagi?!” Keluh Heechul.

Kemudian, Ia segera mengambil sebotol minuman segar dan menuju kasir mini market itu. Setelah membayar minuman itu, Heechul menoleh Raena yang masih duduk di tempat yang tak jauh dari posisi duduknya.

“Ini minumannya…” Heechul memberikan minuman itu pada Raena.

“Gomawo…” Raena tersenyum kecil pada lelaki itu lalu meraih minuman botol segar itu.

Heechul kembali duduk disamping gadis itu seraya meneguk minuman yang dibelinya tadi. “Raena-ah?”

BYUR!!

Ucapan Heechul sontak membuat Raena terkejut dan sedikit memuncratkan minumannya. Membuat Heechul terkejut melihat hal itu, Gadis itu pun menoleh padanya. “Kau panggil aku apa tadi?” Tanya Raena memastikan pendengarannya.

“Raena-ah? Waeyo? Tidak apa-apa kan? Rasanya sedikit aneh jika aku harus memanggilmu dengan sebutan formal terus…” Jawab Heechul santai dan kembali meneguk minumannya.

Raena hanya menatapnya tak percaya, Ia masih tetap diam dan memandangi wajah Heechul. Sedangkan orang yang bersangkutan tetap terdiam santai. Lalu sebuah senyuman bahagia pun kembali terukir di wajah gadis itu.

**********

Kini mereka berdua sedang perjalanan pulang. Hanya dengan berjalan kaki, Karena tadi Heechul memang tidak membawa mobil. Tidak ada obrolan kembali di antara mereka berdua, Namun setidaknya keadaan canggung pun terasa menghilang di antara mereka berdua.

“Nah, Sudah sampai… Terima kasih telah mengantarkanku pulang…” Ujar Raena saat mereka telah sampai dirumahnya.

“Sebegitu cepatkah?” Bingung Heechul.

“Eh?” Raena mengerutkan keningnya. “Kau bicara apa tadi?” Bingung Raena tak mengerti dengan ucapan Raena tadi.

“Ah… Sudahlah lupakan! Sudah sana, Kau masuk saja kerumah…” Suruh Heechul sembari tersenyum kecil.

“De…” Raena membalas senyumannya lalu berbalik sembari masuk kedalam pintu Apartementnya.

Awalnya, Heechul hanya terdiam untuk beberapa saat. Tapi sesuatu dalam hatinya seakan mendorong untuk memanggil namanya. “Ya! Shin Raena!!”

“Yah?” Bingung Raena seraya kembali berbalik.

CUP!!

Tiba-tiba saja Heechul mengecup bibirnya dengan lembut, Membuat kedua mata gadis itu membulat dan terkejut. “Saranghaeyo…” Desis Heechul kemudian setelah melepas ciuman singkat nan lembutnya itu.

“M-Mwo?” Tanya Raena masih tak percaya dengan ucapan Heechul tadi.

“Aku mencintaimu, Shin Raena…” Ujar Heechul lagi.

“Mwo?”

“Ya! Shin Raena, Harus berapa kali aku mengatakan hal ini padamu, Huh?! Aku ini mencintai dirimu, Lalu apa jawabanmu?!” Ujar Heechul terlihat sedikit kesal dengan pikiran gadis ini yang menurutnya cukup lamban.

“Kau… Tadi bilang… Mencintaiku?” Tanya Raena memastikan.

“Aigo…” Heechul langsung mencubit gemas pipi Raena dan mengacak rambut gadis itu asal. “Lalu, Apa jawabanmu nona?”

“Eh?” Nampaknya Raena masih sedikit terkejut dengan sikap dan perkataan Heechul padanya tadi.

Heechul mendengus kesal, Lalu ia pun segera memeluk gadis itu erat. “Kalau begitu aku artikan sikapmu ini dengan jawaban ‘Iyah’!” Tekan Heechul namun sedikit bercanda.

“Heechul-ssi…”

“Berhenti memanggilku seperti itu!”

“Tapi tunggu dulu…” Raena segera melepaskan pelukan Heechul tadi. “Yang… Kau ucapkan itu benarkah?” Tanya Raena lagi.

Lalu, Heechul pun meletakkan kedua telapak tangannya tepat di kedua pipi gadis itu dan menatap kedua matanya lekat. “Apa kedua mataku terlihat berbohong?” Tanya Heechul serius.

Raena hanya menjawabnya dengan gelengan kepala yang cepat. “Lalu? Kenapa kau tanyakan lagi hal itu?” Kesal Heechul tapi masih tetap terkontrol. “Dengar Raena… Awalnya pun aku tidak menyadari perasaanku ini. Akan tetapi setelah malam itu, Setelah kita tidak berpura-pura menjadi sepasang kekaish lagi, Ntah kenapa… Aku merasa kehilanganmu dan setiap kali mengingat senyummu rasanya jantungku berdegup kencang…Semangatku pun terasa hilang saat tak dapat bertemu denganmu lagi. Tapi setelah tadi siang aku bertemu denganmu lagi… Aku sadar.. Aku mencintaimu, Raena…”

“Aku juga…” Tiba-tiba ucapan itu terlontar dari mulut Raena begitu saja.

“Mwo?”

“Aku mencintaimu juga, Kim Heechul…” Ujar Raena malu-malu.

“Jin-Jinjayo?!” Tanya Heechul memastikan dan mendapat balasan anggukan cepat dari gadis di hadapannya itu.

Heechul segera menarik Raena dalam pelukannya dan mengecup kening gadis itu singkat. “You Know? I think… You’re my destiny, Shin Raena…” Bisik Heechul pelan. Raena hanya tersenyum mendengar ucapan Heechul itu. Dan semakin lama pelukan di antara merekapun menjadi semakin erat dan terasa hangat.

The End…

Hohohoho… Ini FF Buat Onnieku~~ Ticko Freysha…^^

Semoga gak mengecewakan yah Endingnya Onn… Hehehehe

Dan maaf juga jika endingnya kesannya maksa… Ini udah maksimal pikiran author mpe segitu… Wkwkwkwkwkwkk

 

Iklan

30 thoughts on “I Think… You’re My Destiny(Part 2 Of 2)

  1. baru ngeh kl main castnya heechul /plak.
    ku kira kyuhyun-haneul juga masuk jadi main cast *reader sotoy*
    alurnya simpel tapi ceritanya bagus thor 🙂 tapi mungkin kurang greget *reader ngga tau malu* *ampun*
    hwaiting thor 😀

  2. Wkwkwkwkwk…
    Heechul dn raena sebenarnya tunangan…
    Nice ff!
    Haneul pasti seneng bngt dng ya… 😄
    Daebakk!! 😀

  3. Q ska. Ska bgt. Bang chul nyium q, waa mau ciuman.a lg#plakk
    mian kment.a skrg,,
    keren. G mksa koq. Yeyeye. Mksh y nta. Q g tau mau ngmg ap lg. Kekekeke

  4. Tuchkan bener kL Raena bakal djadiin pacar boongan ma Heechul…
    Mana Haenul dah seneng banget kalo Raena bakal jd Kakak Iparnya eh, ternyata cuma pura2 😦

    Jyah….t’nyata Miyoung dah niat mau jodohin merekakan. keke~
    Emang deh mereka dah jodoh dr awaL. saLing suka tapi malu mengungkapkan. ckckck
    Nice ff 😀 dtunggu ff yg Lainnya ya 😀

  5. hohohoo..miyoung daebak!!! Akhirnya heechul nembak raena juga…#chup# wahhh…raena lucu,lugu amat….pura2 bingung waktu heechul blg’saranghe’ kwkwkwk….

  6. happy ending….
    kyaaaaaaaaaaa……
    unnie saranQ sma kyak commentQ yg di part satu….^^
    aigo…. psangan yg lucu …….^^ suka….
    oke…. di tunggu krya slnjutnya…^^

  7. hahaha… ternyata heechul takut ma miyoung…
    miyoung terkesan jd wanita dingin + sinis *ditabok ma author*
    soalnya pas dinner nyindir2 raena ma heechul terus wkwkwk…
    yeaayyyy… pasangan setia miyoung, zhoumi aka calon selingkuhan aye berikutnya, nyempil2….

  8. ichul ma raena emang udah takdir keknya
    dari ketemu di sekolah
    pacar boongan
    dan akhirnya mereka ternyata dijodohkan
    hahaha

  9. Yeeeee abang aye akhirnya punya pacar beneraaaannnn….
    Slamat y kakak ipaaaarrr #pelok Frey eonni

    Endingnya sweetttttt…

    Love it Nta :*

  10. Ahh~~ ff pertama yg aku baca. Berhubung cast nya bang chullie. Hahahahah

    hyaa itu miyoung galak bgtt, oh ternyata ada alesannya.. Hahahahah

    bagus ko thor ceritanya, tapi kecepatan… #ditabok author *reader nga tau diri* hahaha tapi sumpah endingnya bagusss. Happy ending. I like it…

    Okeh deh segtu dulu aja deh yaa komennya..

    Makasi~~

  11. raena-heechul emg jodoh ya
    awalnya emg cma pura2 pacaran tp trnyata malah mw dijodohin ma miyoung
    haneul seneng tuh dpt kakak ipar kaya raena

  12. ada typo nama, harusnya heechul tapi tulisan.a raena…
    Ah, raena kenapa jadi orang baik banget?
    Miyoung DAEBAK!
    Kalau dipikir2, gara2 haneul dipanggil jdi heechul bsa ktmu raena jadi ending.a kya gni, kalo nurutin perjodohan miyoung aja, bisa aja nasib raena kaya cewe yg laen~

  13. Hmmmm
    hihihihi
    ternyata tidak semudah itu membohongi shim miyoung
    sebelum jujur udah tau duluan
    padahal yg mau d jpdohkannya ya raena…
    aigoooo
    bang chullie bikin gemessss…

  14. Hehehe ternyata miyoung entu sdh tau kalo heenim ama raena boong, untung aja miyoung gag ngamuk kekeke kejutannya lagi ternyata miyoung emang mau jodohin heenim ama raena. Cin youngmi…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s