Love Story(1st Part)

Title                      : Love Story

Author               : NtaKyung

Assisted            : Ticko Freysha

Casts                    : Choi Minho, Kim Jonghyun, Lee Jinki, Choi Hyechan, Choi Yusan, Kim Hyora, Choi Seunghyun.

Length               : Series (On Writing)

Genre                  : Romance, Friendship, School Life, Humor.

Rating                 : PG-15

FF Re-Make from movie ‘Mohabattein’

Seorang lelaki tengah terduduk dsebuah stasiun, Dengan sebuah kursi panjang yang ia jadikan sandarannya. Tak berapa lama sebuah kereta berhenti tepat dihadapannya dan seorang lelaki dengan membawa ransel yang cukup besar turun dari kereta tersebut.

Lelaki itu lantas menghampiri lelaki yang tengah terduduk itu. “Seoul High School?” Tanya lelaki itu dengan ramah.

“De…” Jawab lelaki itu sambil mengangguk singkat.

Lelaki itu tersenyum lalu mengulurkan tangannya. “Choi Minho Imnida… Aku juga adalah siswa baru Seoul High School…” Ujar lelaki itu memperkenalkan diri.

“Jinki… Lee Jinki…” Sahut lelaki yang terduduk itu sambil membalas uluran tangannya.

20 Menit Kemudian…

Sebuah kereta kembali berhenti ditempat yang sama, Membangunkan kedua lelaki itu yang tengah tertidur lelap karena harus menunggu rekan mereka yang lain.

Dan seorang lelaki pun meloncat dari dalam kereta tersebut setelah sebelumnya melempar kan ransel besar yang dibawanya.

“Jalan!!” Teriak lelaki itu sambil memukul kereta itu dengan cukup keras.

Melihat kedua lelaki itu, Ia pun berjalan kearah keduanya. “Seoul High School?” Tanyanya terlihat begitu bersemangat.

“De…” Jawab keduanya bersamaan.

“Ah, Kim Jonghyun Imnida!” Ujar lelaki itu sambil mengulurkan tangannya.

“Choi Minho Imnida…”

“Lee Jinki Imnida…”

Disaat yang yang berlawanan bersamaan, Keduanya mengulurkan tangan membuat lelaki yang bernama Kim Jonghyun itu bingung tapi tak berapa saat ia tersenyum kecil dan lalu menjulurkan kedua tangannya dengan arah.

**********

Kini ketiga lelaki itu tengah pergi menuju Seoul High School. Sekolah asrama khusus lelaki yang memang sudah begitu terkenal dengan cara pembelajarannya yang dapat membuat hampir 90% siswanya lulus dengan prestasi yang baik.

Akhirnya mereka tiba diasrama yang akan mereka tempati, Diruangan itu terdapat 1 ranjang berukuran kecil dan 1 ranjang tingkat dengan ukuran yang sama.

“Permisi…” Desis Jonghyun lalu segera membantingkah tubuhnya diatas satu ranjang biasa. “Ahk! Kenapa ranjang ini begitu sakit sekali?? Apa mereka tidak bisa menyediakan ranjang yang lebih empuk…” Keluhnya saat merasakan betapa kerasnya ranjang tersebut.

Minho hendak mengambil ranjang dibagian bawah, Tapi Jinki meminta tempat itu dan akhirnya Minho pun tidur diranjang atas.

“Hey, Apa kalian tidak berfikir kamar ini terlalu kecil atau apa…” Celoteh Jonghyun terus saja mengomentari ruangan tersebut.

Tapi tak berapa lama terdengar suara seseorang dengan nada menggema dan sekan berwibawa. “Kalian dengar itu? Sepertinya aku dengar sesuatu…” Tanya Jonghyun.

Jinki pun akhirnya membuka jendela yang ada diruangan tersebut, Dan dapat mereka lihat seorang lelaki tengah seperti berdoa dengan arah kebagian matahari terbit.

“Siapa dia?” Tanya Jonghyun bingung.

“Dia Choi Seunghyun… Kepala Sekolah disini…” Jelas Jinki singkat.

“Ah… Begitu…” Jonghyun mengangguk mengerti.

“Yah, Dan kudengar lelaki itu terkenal dengan sifat tegasnya akan peraturan sekolah ini…” Tambah Minho kemudian.

Tak berapa lama, Lelaki yang merupakan kepala sekolah ditempat itu mulai berbalik sambil berjalan secara perlahan namun terkesan begitu angkuh dan berwibawa.

**********

Hari penyambutan siswa baru telah tiba, Kini seluruh siswa tengah berkumpul disebuah aula yang tersedia. Beberapa siswa nampak ricuh begitupun dengan ketiga lelaki yang napak di tengah kerumunan itu yang tak lain adalah Jinki, Minho dan Jonghyun.

“Kau mau?” Tawar Jonghyun pada kedua teman sekamarnya itu, Sebuah permen karet.

Keduanya menggeleng singkat dan dengan santainya lalu Jonghyun pun mengunyah permen karet itu sambil sesekali menggumam kecil, Tapi tak berapa lama seorang pria yang tak lain adalah Choi Seunghyun kini tengah berdiri dihadapan mereka semua.

GLEK!

Dengan cepat Jonghyun menelan permen karet itu saat melihat wajah Seunghyun yang terlihat begitu menyeramkan dengan mimic yang serius dan menatap tajam pada seluruh siswa yang tengah berkumpul di aula tersebut.

“Di sini… Aku hanya ingin memberitahukan beberapa peraturan yang harus kalian taati di sekolah ini…” Ujarnya begitu menggema diseluruh ruangan itu.

“Pertama, Kalian dilarang keluar dari sekolah ini jika bukan karena kepentingan sekolah. Kedua, Selama kalian berada disekolah ini kalian tidak boleh berpacaran ataupun membawa seorang gadis kemari. Jika kalian ditemukan telah melakukan hal tersebut maka aku akan segera mengeluarkan kalian dari sekolah ini.” Jelas Seunghyun kemudian.

Para Siswa pun hanya tetap terdiam sambil menundukkan wajahnya, Seakan tak ampu menatap wajahnya sedikitpun. Dan tak berapa lama, Ia pun beranjak pergi dari tempat tersebut, Membiarkan para siswa keluar dari aula tersebut.

**********

Satu minggu telah berlalu, Kini para siswa baru itu sudah dapat beradaptasi dengan baik bahkan telah mengenal satu sama lain. Begitupun dengan ketiga lelaki itu yang adalah Jinki, Minho dan Jonghyun yang sudah semakin akrab dan menjadi sahabat satu sama lain. Terlebih lagi mereka tinggal didalam satu kamar yang sama, Membuat ketiganya dapat menjadi dekat dalam waktu yang singkat.

Dengan santai, Jonghyun masuk kedalam kamarnya dan mendapati Jinki tengah menatapi fotonya dengan seorang gadis yang terlihat begitu cantik. Dengan segera Jonghyun langsung merampas foto itu.

“Hey… Hey… Coba lihat siapa gadis ini?!” Jail Jonghyun sambil menghindari Jinki yang mencoba untuk mengambil foto tersebut.

“Jonghyun-ah! Kembalikan!” Pinta Jinki sambil mencoba mengambil foto tersebut, Tapi dengan cekatan Jonghyun menghindar.

Tak berapa lama, Terdengar derap kaki yang membuat keduanya menghentikan kegaduhan tersebut dan dengan gerakan yang begitu cepat kini keduanya telah diam dengan tenang di tempatnya.

Jinki duduk di hadapan meja belajar sambil berpura-pura membaca buku, Begitupun dengan Jonghyun yang duduk di atas tempat tidurnya sambil memegang buku yang ntah apa itu.

CKLEK!

Ternyata yang masuk adalah Minho, Mereka berdua pun bernafas lega dan segera beralih dari tempatnya.

“Oh, Minho-ah! Aku pikir kau adalah guru yang sedang berkeliling untuk memeriksa setiap kamar…” Lega Jonghyun sambil beranjak dari tempatnya.

“Memangnya kenapa?” Tanya Minho bingung.

“Kemarilah, Coba liat apa yang aku temukan…” Jonghyun duduk tepat disebelah Minho.

Sedangkan Jinki tetap mencoba merebut foto tersebut. “Jonghyun-ah!” Kesalnya.

“Lihat, Cukup cantik bukan?” Ujar Jonghyun sambil memperlihatkan foto tersebut pada Minho.

“Siapa dia?” Tanya Minho penasaran.

“Tentu saja Juliet dari seorang Lee Jinki…” Jawab Jonghyun seenaknya.

“Bukan Juliet! Tapi teman masa kecilku… Dan namanya adalah Choi Yusan” Dengan segera Jinki merebut foto tersebut dan memandang foto tersebut sekilas.

“Teman masa kecil? Ah… Manisnya…” Goda Jonghyun.

Minho hanya tersenyum saat mendengar celetukan Jonghyun itu yang tentu saja dapat membuat Jinki terdiam dan nampak malu.

“Lalu dimana dia sekarang?” Tanya Minho penasaran.

“Di Seoul… Dulu kami memang tinggal di Mokpo. Tapi saat kami berusia 14 tahun, Dia pindah ke Seoul…” Jelas Jinki.

“Ah… Tapi sepertinya kau menyukainya. Bagaimana tidak? Sekarang usiamu sudah 18 tahun dan bukankah berarti kau sudah menyimpan foto ini selama 4 tahun? Pasti kau benar-benar menyukainya kan??” Goda Jonghyun lagi.

Jinki tersenyum tipis. “Tidak, Aku hanya menyukainya sebagai sahabatku tidak lebih… Dan meskipun begitu bahkan aku tidak tahu sekarang dia ada dimana…” Sahutnya santai.

Tiba-tiba terdengar suara dari arah luar, Menandakan jika jam tidur mereka telah tiba dan itu tandanya mereka harus menghentikan segala aktivitas mereka sekarang.

“Sudahlah, Lebih baik sekarang kita tidur saja…” Ajak Minho sambil naik keatas ranjangnya.

“Hah… Cinta itu memang membingungkan yah?” Celoteh Jonghyun. “Dan bahkan peraturan di sekolah ini pun begitu memusingkan…”

**********

Pagi Harinya…

Teng… Teng… Teng…

“Oh, Shit!! Kenapa aku bisa terlambat, Dan kenapa juga Jinki dan Minho tidak membangun kan ku?! Aish… Akan kubalas mereka nanti…” Gerutu Jonghyun sambil berlari dengan tergesa-gesa seraya memasangkan dasinya.

Tapi disaat ia hendak memasuki halaman utama sekolahnya, Ia melihat seseorang tengah mengambili buah apel di kebun depan sekolahnya itu.

“Ya! Ya!!” Teriaknya sambil berlari kearah orang itu.

Sadar akan kehadiran Jonghyun, Orang itu mencoba untuk kabur tapi dengan cepat Jonghyun menarik jaket yang dikenakannya. Sehingga kupluk yang dikenakan orang itu terlepas begitupun dengan jaket tersebut. Membuat rambut panjang gadis itu tergerai dengan indah dan Jonghyun dapat melihat wajahnya.

Disaat itu juga, Orang itu berbalik dan ternyata dia adalah seorang gadis. Untuk sesaat, Jonghyun tetap terdiam sambil memegang erat pergelangan tangan gadis itu. Ia seakan terpesona dengan kecantikan gadis itu.

“Eng!! Lepaskan!!” Pinta gadis itu sambil mencoba memberontak.

Tapi Jonghyun tetap diam, Masih tetap terpesona dengan kecantikan gadis tersebut. “Ya!! Lepaskan!!” Bentak gadis itu mulai kesal.

“Hyechan-ah!! Ppalli, Cherry Songsaenim telah datang…” Teriak beberapa gadis yang berada tak jauh dari posisi mereka berdua sekarang.

“Lepaskan!!” Berontak gadis itu, Karena Jonghyun hanya tetap diam dengan terpaksa gadis itu pun menggigit tangan lelaki itu hingga Jonghyun meringis kesakitan.

“AHK!!” Ringisnya.

“Weeeeek!!” Ejek gadis itu sambil menjulurkan lidahnya dan berlari meninggalkan Jonghyun.

Bukannya kesal, Jonghyun malah tersenyum kecil. “Hyechan?” Desisnya sambil mengecup bekas gigitan gadis tersebut. Dan lalu ia pun lantas berlari kearah sekolahnya sambil memegangi jaket yang sempat dikenakan gadis itu.

**********

Kini Jinki dengan beberapa teman lainnya tengah berbelanja keperluan mereka, Karena itu mereka diperbolehkan keluar dari sekolah.

“Ah, Aku lupa membeli beras!!” Ujar salah seorang dari teman Jinki itu.

“Haish… Kau ini kenapa bisa melupakan hal yang paling penting, Huh?!” Kesal salah satunya lagi.

“Sudahlah, Biar aku saja yang beli. Kalian duluan saja, Nanti aku menyusul…” Saran Jinki sambil bergegas pergi.

Akan tetapi, Langkahnya terhentikan saat melihat seorang gadis tengah menawar sebuah gelang di sebuah toko perhiasan. Sebuah senyuman terhias diwajahnya, Ia seakan teringat dengan seseorang yang berarti baginya.

“Pokoknya aku ingin membeli gelang ini dengan harga 2 won!!” Paksa gadis itu.

“Tapi nona harganya adalah 1 won…” Jelas lelaki separuh baya yang merupakan penjual toko perhiasan itu.

“Aku ingin membelinya dengan harga 2 won!! Kemarin saja temanku membeli disini dengan harga 2 won!!”

“Tapi nona…”

“Aku tidak mau tahu!!” Sela gadis itu. Ia berbalik pada Jinki yang telah berdiri tepat disampingnya. “Tolong pegangkan dulu!” Ujarnya pada Jinki.

Dengan pasrah, Jinki akhirnya memegang barang bawaan gadis itu. Jinki kembali tersenyum saat melihat tingkah laku gadis itu, “Tapi nona… 2 won itu lebih besar daripada 1 won…” Jelas Jinki dengan nada sepelan mungkin.

Gadis itu sedikit menoleh padanya, “Benarkah apa yang dia bilang?” Tanyanya pada sang pemilik toko pehiasan tersebut.

“Itu yang saya maksud sejak tadi, Nona…” Jawab sang pemilik.

“Kalau begitu berikan aku satu…” Pinta sang gadis dan lalu pemilik toko tersebut pun memberikan gelang tersebut.

“Ini nona…”

“Terima kasih…” Ujar gadis tersebut sambil tersenyum tipis. Dia mengambil barang-barangnya yang ada pada Jinki, “Terima kasih sudah mau memegangnya…” Ujarnya sambil berlalu pergi.

Pada awalnya, Jinki terus memperhatikan gadis itu tapi disaat gadis itu menoleh padanya dengan segera Jinki berpura-pura melihat gelang-gelang yang terpajang ditoko tersebut.

“Ah, Tuan coba aku ingin lihat gelang yang merah itu…” Ujarnya.

“Hah? Untukmu?” Tanya sang pemilik toko sedikit terkejut.

“De… Ah, Anni… Maksudku untuk temanku…” Ujarnya sedikit gugup.

Gadis itu terus mendekati Jinki, Dan menatapnya dengan tatapan bingung. “Jinki… Lee Jinki?” Tanya gadis itu sedikit ragu.

Jinki pun menoleh padanya dan lalu tersenyum seraya mengangguk singkat padanya. “Halo, Yusan…” Sapanya dengan ramah.

“Kya!! Ternyata ini benar kau…” Gadis yang tak lain adalah Choi Yusan itu segera memeluk Jinki erat. “Sejak kapan kau ada di Seoul?! Kenapa tidak mengabariku ataupun Appa?!” Tanya Yusan semangat.

“Aku menjadi murid Seoul High School sekarang…” Jelas Jinki sambil memperlihatkan pakaian yang dikenakannya.

“Ternyata kau berhasil masuk?! Woah… Chukkae. Kalau begitu sekarang kau harus datang ke rumahku dan merayakan ini semua…” Ajak Yusan sambil menarik Jinki.

“Tapi aku tidak bisa, Yusan… Aku masih harus masuk sekolah…”

“Aish… Kalau begitu akhir pekan ini kau harus datang kerumah, Arraseo?” Paksa Yusan.

“Ehm, Baiklah…” Jawab Jinki kemudian.

**********

Hari sudah mulai gelap, Dan saat ini Minho tengah menunggu seorang professor yang akan mengajar di Seoul High School nanti. Karena memang merupakan siswa terpintar disekolah, Karena itu Minho diutus untuk menjemput Professor tersebut.

Tiba-tiba saja pandangannya langsung tertuju pada seorang gadis yang tengah berdiri di seberang sana. “Ahjusshi, Boleh aku tanya siapa gadis yang berdiri disana itu?” Tanya Minho pada seorang penjaga stasiun yang kebetulan lewat di hadapannya.

“Oh, Dia Kim Hyora… Setiap malam dia selalu berdiri disana dan setelah tidak ada kereta lagi. Dia akan pergi dengan sendirinya…” Jelas pria separuh baya itu.

“Kamsahamnida, Ahjusshi…” Ujar Minho dengan ramah.

“De…”

Tak berapa lama, Kereta melintas tepat di hadapan Minho. Membuat lelaki itu tak dapat melihat gadis itu, Meskipun ia mencoba untuk melihat gadis itu dari celah-celah kereta api tapi tetap saja hasilnya nihil.

“Ya! Siswa Seoul High School?” Tanya seorang pria yang berdiri tak jauh darinya.

“Oh, Ye…” Jawab Minho dengan segera berlari menghampirinya dan membungkuk singkat.

“Tolong bawakan tas ku ini, Yah…” Pintanya sambil berjalan terlebih dulu dari Minho.

“De, Professor…” Jawab Minho sambil menoleh kebelakang sejenak, Dan ia mendapati gadis yang dilihatnya tadi tengah berbalik dan mulai meninggalkan stasiun kereta api itu tanpa ditemani siapapun, Persis dengan apa yang dikatakan penjaga stasiun tadi.

“Hey… Cepatlah…” Panggil professor itu lagi.

“De…” Dengan segera Minho pun berjalan menyusul professor itu tersebut.

To Be Continued…

Iklan

19 thoughts on “Love Story(1st Part)

  1. baru mo baca lanjutan change wedding couple dah ada ff yg baru, jadinya mampir dulu wkwkwk…
    mohabatein teh, film nya shah rukh khan ya? yg jd profesornya shah rukh khan, ya?
    kkkkk.. mian byk nanya soalnya ga terlalu suka film india tp kyk nya bakalan seru..
    lanjut, thorr!

  2. haha mohabbatein….. inget lagi cerita jaman SD
    waaahhh, onewpa, minho ma jjong jd trio mohabbat yg akan membantai pak kepsek, eehh pak kepseknya TOP yah??? waah,,, bisa dibayangkan tampangnya hahahaha,,,
    jadi si onew yg ntar ktmu ama temen kecilnya, minho yg dpt cewek yg katanya janda, n jjong yg agak urakan plus playboy *ditendank fens JJ*
    yg jd shahrukhan sapa dunk??? wkwkwk,,,,,
    ama yg jd hantunya aiswarya rai *ditampol bolak balik***
    ditunggu part 2nya ya Chingu Nta ^^

  3. aku paling suka ma minho ma hyora couple
    karan-kiran versi india
    hahahaha
    mereka ber2 paling sosweet
    jgn2 yg jd sahrul ma aishwara tu miyoung ma zhoumi
    wkwkwkwkwk

  4. Kyaaaa nostalgia jaman sd-smp demen indiaheeeee XDDD

    KKK~~ trio pembuat onar!!!! Rada lupa-ingat sama ni crita tp dsni Shahrukh Khan n Aiswarya Rai nya blum muncul!!!!

    Btw itu ada kalimat yg berantakan Nta…
    “Membuat rambut panjang gadis itu….”
    “Di saat itu juga orang itu berbalik dan ternyata dia adalah seorang gadis”
    –>>piye toh bahasanya? Kata ‘gadis’ d baris pertama mending ganti ‘orang’ 🙂

    Ayo hwaiting bkin lanjutannya Ntaaaaaaaa!!!!
    ( ˘ з(˘⌣˘)

  5. Haduh, nta, pgn.a jd first, tp oh tp lola bgt ni jrgan, tpaksa, pg hri pke hape. Ad bbrapa typo nta. Eh lha koq ad nama aye jd ass. Aye kgk ngsh kontribusi ap2 ma ni ff ya, keren nta. Bnr2 runut

  6. Aku suka bgt ma fiLm india ini seLain Kuch…kuch Hottae (bener kagak ya W nuLisnya??? Keke~)

    Wah…..gak nyangka yg jd KepaLa SekoLahnya Choi Seunghyun… Keke~

    Kira2 yg jd SharuLLkannya dsini siapa ya??? Trs cw yg pcrnnya siapa??? Hmm…..penasaran euy 🙂
    Dtunggu Lanjutannya ya 🙂

  7. onnie yakin da yg idung.a mancung d mohabaten itu minho lols hhhehehe
    mokpo jdi inget c hae kkkekeke
    jdi kaya nonton mohabaten versi korea hhehe
    daebak, lanjutt eon 😀

  8. yeaaa…bca’na sambil denger lagu indiahe…kkkkkk~ jd inget jaman sd-smp..#plaakkk# seru jg castna dibikin BB koREa…eaay..lanjut dahhh cucu bontot!!

  9. woah….
    mohabatein fersi korea….
    hwow….. sayang taemin ma key kug g jdi castx jga y…
    btw spa yg jdi profx unnie….??? g mkin tetep sharukkan kn??? msa sharukkan k dampar k korea…. * yak… nie kan yg bikin author jdi terserah authorx* ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s