Love In The Summer (Part.10)

“Kau datang ke tempat ini juga??” Tanya Haejin memecah keheningan di taman itu.

“Yah…” Jawab Donghae singkat. “Haejin-ah…” Panggil Donghae membuat gadis yang duduk di sampingnya itu menoleh padanya. “Bisakah kita berpisah untuk sementara??”

DEG!!

Kedua mata Haejin membulat, Dan jantungnya seakan berhenti berdetak saat mendengar ucapan Donghae itu. “Apa karena sekarang aku sudah mengandung anakmu?” Lirih Haejin.

“Anniyo… Hajiman, Maksudku bukan seperti itu. Aku hanya perlu waktu untuk…”

“Untuk menghindariku??” Sela Haejin.

Donghae menunduk dalam, “Mungkin…” Jawabnya kembali singkat. “Tapi maksudku yang sebenarnya adalah…”

PLAK!!

Sebuah tamparan yang cukup keras, Mendarat tepat di pipi kiri Donghae. Haejin hanya menatapnya dengan kedua mata yang telah berlinangan air mata.

“Kau pikir aku menginginkan ini semua?!! Lalu bagaimana dengan orang tuaku?!! Bagaimana dengan masa depanku?!! Jawab aku Lee Donghae!!!”

“Haejin-ah… Bukan seperti itu, Maksudku…”

“Kau bajingan!! Kau hancurkan semuanya!! Kau brengsek!!!” Tangis Haejin semakin jadi bersamaan dengan pukulan-pukulan kecil yang ia layangkan tepat kearah dada Donghae.

“Aku benar-benar membencimu, Lee Donghae!!!” Maki Haejin, Sedangkan Donghae hanya tetap terdiam menerima perlakuan Haejin. “Aku…”

SRET!!

Belum sempat Haejin melanjutkan kata-katanya, Donghae langsung menarik tangannya dan membiarkan gadis itu jatuh dalam pelukannya.

“Mianhe… Cheongmal Mianhe, Haejin-ah…” Ucapnya lembut seraya membelai lembut rambut gadis itu.

Haejin tak menjawab, Ia hanya terus menangis sambil tetap memukuli Donghae namun tak sekeras tadi.

“Aku tidak bermaksud untuk menghancurkan semuanya… Aku hanya memintamu untuk memberiku waktu…” Jelas Donghae kemudian. Yang lalu, Ia pun melepakan pelukannya dan menghapus air mata Haejin dengan kedua ibu jarinya. “Aku tidak benar-benar ingin mengakhiri hubungan ini… Aku hanya ingin kau berikan aku waktu untuk membicarakan ini semua dengan kedua orang tuaku…” Tambahnya.

“M-mwo??” Tangis Haejin sedikit mereda, Dan kini gadis itu tengah menatap Donghae bingung.

“Aku akan bertanggung jawab atas semua ini… Aku akan menikahimu, Percayalah…”

Seketika itu juga, Perasaan senang, sedih, kesal seakan bercampur aduk menjadi satu. “Bodoh!! Kenapa kau tidak mengatakan ini sejak awal saja?!!” Haejin kembali memukuli dada Donghae dengan keras.

“Karena itu… Berikanlah aku waktu. Aku harus pergi ke Inggris, Aku akan menceritakan ini semua pada kedua orang tuaku…” Ujar Donghae kembali memeluk gadis itu dengan erat.

“Kau tidak membohongiku kan??” Tanya Haejin memastikan.

“Ehm… Nan yaksokhae…” Donghae tersenyum pada Haejin yang melepaskan pelukannya sejenak dan tak berapa lama merekapun kembali berpelukan.

“Aku harap ini bukanlah mimpi…” Batin Haejin.

**Love In The Summer**

Selama perjalanan, Miyoung dan Zhoumi terdiam. Merasa tidak nyaman dengan posisi seperti ini Zhoumi pun menoleh pada gadis itu.

“Ya! Kenapa kau hanya diam saja, Huh?? Rasanya benar-benar tidak nyaman…” Ujar Zhoumi mencoba mencari obrolan dengan gadis yang duduk di sampingnya itu.

“Aku malas berbicara denganmu…” Sahut Miyoung tanpa menoleh padanya.

“Hey… Apakah sebenci itu kau padaku??”

Miyoung menolehnya dengan malas, “Lalu… Apa kau pikir aku menyukaimu?! Mustahil!!” Balas Miyoung seraya kembali melihat keluar jendela.

“Jinja?? Ya! Ya! Jangan salah… Antara benci dan cinta itu bedanya sedikit… Hati-hati saja jika nanti kau mencintaiku, Tapi aku sudah lari pada gadis lain…” Canda Zhoumi.

“Omong kosong!” Bantah Miyoung ketus.

“Hm… Kita lihat saja nanti!” Balas Zhoumi tetap tenang.

Tak berapa lama, Merekapun tiba di rumah kediaman Zhoumi. Lelaki itu mengajak Miyoung masuk kedalam rumahnya.

“Umma… Aku sudah pulang…” Ujar Zhoumi sambil terus menggandeng lengan Miyoung.

“Haish… Bisakah kau melepaskannya?!” Kesal Miyoung setengah berbisik.

“Anni… Kita harus seperti ini sampai kita pulang. Hmmm…” Zhoumi menyeringai puas pada Miyoung dan kembali mengajak gadis itu masuk lebih dalam.

“Omona…” Ms.Lau yang melihat Miyoung dan Zhoumi masuk bersama dan bergandengan begitu mesra layaknya sepasang kekasih, . “Zhoumi-ah… Kau sudah pulang??” Tanya Ms.Lau semangat.

“Ah, Ne Umma…” Sahut Zhoumi sambil tersenyum kecil.

“Annyeong, Ahjumma…” Sapa Miyoung seraya membungkuk dalam dan tersenyum tipis padanya.

“Aigooo… Kenapa harus sungkan seperti itu?? Panggil saja aku juga Umma… Ne??” Suruh Ms.Lau.

“Eh??”  Miyoung terdiam sambil mengerjap-ngerjapkan matanya tak percaya.

“Chagi… Tak usah malu seperti itu! Sudah sepantasnya kan kau memanggilnya seperti itu…” Goda Zhoumi sambil mengedipkan sebelah matanya pada gadis itu.

Miyoung menoleh padanya sambil menatap tajam. “Zhoumi!! Matilah kau nanti!!” Batinnya mengumpat kesal.

“Iyah, Apa yang di katakan Zhoumi memang benar. Ah iyah!! Kau pasti lapar kan?? Kemari aku sudah siapkan makan malam untuk kalian…” Ajak Ms.Lau dengan semangat langsung menarik Miyoung.

“Aku akan mengganti pakaianku dulu…” Ujar Zhoumi meninggalkan Miyoung dan Ibunya berdua saja, Sedangkan Miyoung yang mendengar hal itu tentu saja kaget dan mencoba menolak tapi tetap saja ia tidak bisa mengatakan apapun.

Zhoumi yang hendak melangkah kearah kamarnya, Melihat Yoora yang tengah nampak murung. Hal itu dapat ia lihat karena pintu kamar gadis itu yang terbuka, “Yoora-ah…” Panggil Zhoumi lembut.

Gadis itu segera mendongakkan wajahnya, “Zhoumi Oppa…” Kagetnya.

“Wae geurae?? Dangshin-i ul-eo??” Tanya Zhoumi khawatir.

Awalnya Yoora hanya terdiam, Tapi dengan segera ia langsung memeluk Zhoumi dan menangis sekencang mungkin. “Huwaaaaa… Oppa!! Ternyata Henry sudah memiliki yeojachingu!! Hiks… Hiks… Ottohkae??” Ucap gadis itu di tengah tangisnya.

“M-mwo??” Bingung Zhoumi. “Ya… Uljimayo… Aku tidak mengerti ucapanmu, Jika kau terus menangis seperti itu…”

Yoora pun sedikit meredakan isak tangisnya dan melepaskan pelukannya, “Henry… Dia sudah punya yeojachingu, Oppa…” Jelas Yoora kemudian.

“Eh?? Mworago?? Yeojachingu??”

“Ne…” Yoora mengangguk singkat. “Oppa, Dulu kau bilang saat aku masih di China dulu dia tidak memiliki yeojachingu. Tapi kenapa sekarang dia sudah punya?!”

“Huh?? Chakkaman… Chakkaman!” Zhoumi terdiam untuk sejenak. “Kapan Henry bicara seperti itu padamu?” Tanyanya penasaran.

“Tadi siang… Dia mengatakannya saat aku tidak sengaja memergokinya sedang masuk ke dalam kamarku saat aku tidur…” Jelas Yoora lagi.

“Mwo?? Henry masuk dalam kamarmu?!!” Kaget Zhoumi.

“Ne…” Lagi-lagi Yoora hanya mengangguk.

“Omo… Omo… Ya!! Yoora, Kenapa kau tidak sadar juga, Huh?!” Zhoumi langsung mengacak-ngacak rambut gadis itu.

“Eh?? Apa maksudmu, Oppa??” Tanya Yoora tak mengerti.

“Ya… Percayalah padaku, Henry tidak memiliki yeojachingu!”

“Jinjayo?!!”

“Ne…” Zhoumi mengangguk pasti. “Ya! Setahuku selama ini Henry tak begitu dekat dengan gadis seumurannya. Dan jika dia kenal seorang gadispun aku pasti tahu…”

“O…” Yoora mengangguk singkat menanggapi ucapan Zhoumi.

“Dan lagi, Kau ingat tidak sikapnya saat aku menyuruhnya menjemputmu dulu? Dia begitu ketus bukan?!” Tanya Zhoumi dan lagi-lagi Yoora mengangguk cepat. “Itu tentu saja karena dia tidak biasa berdua dengan seorang gadis!! Haish… Masa seperti itu saja kau tidak sadar…” Jelasnya kemudian.

“Ah!! Jadi Henry benar-benar tidak memiliki yeojachingu, Oppa?!” Tanya Yoora mencoba memastikan lagi.

“Keurom…” Sahut Zhoumi. “Dengarkan aku, Yoora… Kau tidak boleh patah semangat!! Aku yakin Henry akan menyukaimu, Karena kalau tidak begitu mana mungkin ia masuk dalam kamarmu, Benarkan??”

“Ah… Kau benar, Oppa!! Woaaaah!! Oppa, Neo neomu… neomu… daebak!!” Puji Yoora kembali menjadi ceria seperti biasanya dan langsung memeluk Zhoumi kegirangan.

“Aku memang hebat…” Puji Zhoumi dengan bangga.

Yoora langsung melepaskan pelukannya seraya menatap mengejek pada Zhoumi. “Haish… Oppa tidak ada bedanya dengan Henry! Benar-benar terlalu percaya diri!! Ejeknya.

“Ya!! Jangan samakan aku dengan bocah itu… Aku jelas berbeda dengan anak bodoh itu…” Elak Zhoumi.

“Oppa!! Jangan menjelek-jelekkan Henry di hadapanku!!” Kesal Yoora.

“Biarkan saja…” Cuek Zhoumi.

“Oppa!!”

“Haish… Kau ini berisik sekali…” Zhoumi langsung mengacak-ngacak rambut Yoora karena gemas saat melihat Yoora mengembungkan kedua pipinya seperti kebiasaannya saat kesal.

“Ya… Oppa… Jangan acak-acak rambutku!!” Rengek Yoora.

Di sisi Lain…

“Miyoung-ah… Tolong kau panggilkan, Zhoumi! Beritahu dia jika makan malamnya sudah siap… Aku harus bersiap-siap dulu… Ayahnya pasti sebentar lagi akan pulang…” Pinta Ms.Lau lembut.

“Ah?? Ngh… D-De.. Ahjumma…” Jawab Miyoung sedikit enggan. “Ehm… Maksudku, Umma…” Ralat Miyoung saat melihat Ms.Lau yang mendelik padanya.

“Nah, Itu terdengar lebih baik…” Sahut Ms.Lau sambil tersenyum tipis dan berlalu meninggalkannya.

Melihat Ms.Lau sudah pergi, Miyoung memutar bola matanya sambil menghela nafas panjang. “Aish… Tidak anaknya, ataupun ibunya sama-sama saja!!” Gerutunya dan ia pun segera beranjak pergi mencoba mencari keberadaan Zhoumi dengan bertanya pada beberapa pelayan yang dilihatnya tadi.

Setelah seorang pelayan menunjukkan kamar Zhoumi, Miyoung segera beranjak pergi tapi langkahnya terhenti saat mendengar suara Zhoumi dan seorang gadis yang terdengar begitu asing baginya.

“Eh?? Suaranya…” Bingung Miyoung segera menoleh kearah kamar Yoora, Melihat pintu kamarnya yang sedikit terbuka Miyoung pun memberanikan dirinya untuk melihat ke dalam.

DEG!!

Ntah kenapa Miyoung merasa jantungnya seakan berhenti berdetak,Bahkan ia merasa sedikit sakit saat melihat Zhoumi sedang bergurau dengan Yoora.

“Ige mwoya?!! Kenapa mereka begitu dekat sekali?!!” Gerutu Miyoung dalam batinnya.

“Ekhem!!” Miyoung berdehem cukup keras sambil berdiri tepat di ambang pintu kamar tersebut.

Mendengar hal itu, Keduanya lantas menoleh padanya. “Oh, Miyoung-ah!!” Ujar Zhoumi sambil melepaskan pelukannya dari Yoora dan tersenyum tipis padanya seraya menghampiri gadis itu.

“Nuguseyo, Oppa??” Tanya Yoora penasaran.

“Mwo?? Bahkan gadis itu memanggil Zhoumi, Oppa?!!” Batin Miyoung kembali. Ntah itu dalam keadaan sadar atau tidak. Yang pasti saat ini Miyoung merasakan kesal yang begitu besar pada Zhoumi dan Yoora, Atau lebih tepatnya pada Yoora.

“Ah, Itu… Dia kekasihku…” Jelas Zhoumi sambil merangkul Miyoung dengan mesra.

Kaget dengan hal itu, Miyoung hanya dapat menoleh padanya dengan kedua mata yang membulat.

“Yeojachingu?? Woaaah… Jinjayo?!!” Tanya Yoora tak percaya.

“Tentu saja…” Jawab Zhoumi mantap. “Benarkan, Chagiya??” Zhoumi mengerlingkan matanya pada Miyoung.

Dengan enggan Miyoung pun hanya dapat tersenyum kecut, “Ah?? De…”

“Woah… Tidak aku sangka Oppa memiliki kekasih secantik Onnie…” Puji Yoora tapi tentu saja itu tak membuat Miyoung senang sedikitpun. “Nan Kwon Yoora Imnida… Senang berkenalan denganmu, Onnie…” Ujarnya memperkenalkan diri seraya tersenyum tipis.

“Shim Miyoung Imnida…” Balas Miyoung singkat.

Mendengar suara Miyoung yang tak seperti biasanya, Zhoumi menatap gadis itu bingung. Tapi tak berapa lama ia tersenyum kecil seakan menyadari akan sesuatu.

“Nah, Yoora kalau begitu cepatlah turun kebawah! Sepertinya Umma sudah menyiapkan makan malam untuk kita…” Suruh Zhoumi.

“De, Oppa…” Yoora pun berlalu meninggalkan Zhoumi dan Miyoung di dalam kamar tersebut.

Setelah memastikan Yoora tak ada dalam jarak yang begitu dekat, Zhoumi segera memeluk Miyoung dengan erat dan tentu saja hal itu kembali mengejutkan Miyoung.

“Omo!! Ya!! Apa yang kau lakukan?!!” Bentak Miyoung.

“Aigooo… Miyoung-ah, Mianhe… Aku tidak bermaksud membuatmu cemburu seperti itu… Mianheyo??” Ujarnya dengan manja.

“Mworago?!!” Miyoung menaikkan sebelah alisnya sambil melepaskan pelukan itu. “Apa yang kau bicarakan?!! Aku cemburu?? Padamu?? Cih!! Kau gila, Huh?!!”

“Anniyo…” Jawab Zhoumi santai seraya menggelengkan kepalanya.

“Lalu, Dapat darimana pemikiranmu yang mengatakan aku ini cemburu padamu, Huh?!!” Kesal Miyoung. “Babo!!” Miyoung langsung menoyorkan kepala Zhoumi dan keluar dari ruangan tersebut.

Zhoumi hanya terkekeh saat melihat sikap Miyoung yang menurutnya sedikit salah tingkah dan aneh. “Cih… Kau pikir aku tidak mengetahui hal itu?? Aku bisa melihat semua itu dari kedua matamu, Miyoung-ah…” Gumamnya pelan.

**Love In The Summer**

BRAK!!

Heechul membuka pintu dengan begitu kasar, Terlebih lagi terdengar panggilan para-para pelayan yang berteriak kaget dan panik atas sikap Heechul itu.

“Dimana wanita itu, Huh?!! Mana dia sekarang?!!” Teriak Heechul seperti orang gila.

“Kau mencariku, Heechul-ah??” Tanya Ms.Kim dengan kalem. “Apakah kau tidak bisa bersikap lebih tenang saat bertemu dengan ibumu ini??”

“Apa kau pikir, Kau masih pantas aku anggap sebagai seorang ibu, Huh?!!” Emosi Heechul seakan semakin meluap saat melihat Ms.Kim yang begitu santai.

Ms.Kim terdiam, Tapi sebisa mungkin ia tetap mengontrol emosinya. “Lalu ada apa kau datang kemari??” Tanyanya kemudian.

“Biarkan, Haneul keluar dari rumah ini!! Kau tidak berhak mengurungnya di tempat ini!!”

“Atas dasar apa kau meminta seorang ibu berpisah dengan anaknya sendiri?” Sahut Ms.Kim masih tetap tenang.

“Karena kau tidak pernah bisa bersikap sebagai seorang ibu yang baik!! Karena itu aku ingin membawanya kembali keluar dari sangkar emas yang tak berguna ini!!” Jelas Heechul.

“M-mwo??” Ms.Kim mulai mendekati Heechul. “Apa yang kau maksud dengan aku bukanlah seorang ibu yang baik, Huh?? Lalu, Apa kau pikir kau adalah anak yang berbakti pada orang tuamu ini, Huh?!!” Balas Ms.Kim mulai terpancing emosi.

Heechul terdiam untuk beberapa saat seakan mencoba menahan amarahnya agar tidak semakin meledak-ledak. “Aku memang bukanlah anak yang dapat berbakti padamu… Aku bahkan membawa Haneul keluar dari rumah ini dan memisahkanmu dari anakmu… Tapi apa kau tidak pernah berfikir, Bagaimana bisa Haneul ingin ikut denganku jika dia merasa nyaman denganmu, Umma?” Ujar Heechul kemudian.

DEG!!

Seakan tersontak dengan perkataan Heechul, Ms.Kim terdiam tanpa berani membalas perkataan Heechul sedikitpun.

“Apa kau pernah berfikir, Selama ini kedua anakmu ini begitu menyayangi kedua orang tuanya. Hanya saja mereka terlalu sibuk mengurusi pekerjaannya dan selalu meninggalkan mereka berdua saja. Bahkan… Di saat aku mengenalkan seorang gadis yang aku cintai, Kau tak merestuiku sama sekali kan?? Apakah itu yang kau maksud dengan berbuat baik pada anakmu selama ini??”

“Geumanhe…” Desis Ms.Kim seakan tak mampu mengatakan apapun lagi dan bahkan tak sanggung mendengar lebih jauh.

“Apa kau pernah melihat Haneul dan aku tersenyum saat bersamamu?? Apakah kau pernah melihat kami berdua merasa nyaman saat bersamamu?? Apakah kau ingat jika kita tak pernah meminta apapun padamu selama ini?? Apakah kau sadar sudah berapa banyak permintaanmu yang selalu kami turuti?? Apa…”

“Geumanhe!! Geumanhe!!!”

PLAAK!!

Sebuah tamparan yang cukup keras langsung mendarat di pipi kanan Heechul, Tapi sadar dengan apa yang dia lakukan dia segera tersentak dan sedikit menjauh dari Heechul.

“Jadi… Inikah yang kau sebut dengan rasa kasih sayang??” Ejek Heechul dengan kedua mata yang telah berkaca-kaca. “Umma… Kenapa kau terus saja diam??”

“Tuan Park!!” Panggil Ms.Kim tanpa menggubris ucapan Heechul.

“Yah, Nyonya??” Ucapnya segera menghampirinya.

“Bawa Haneul keluar dari kamarnya dan biarkan dia pergi bersama anak pembangkang ini!!” Suruhnya kemudian.

“Baik, Nyonya…”

Lelaki tersebut lantas pergi meninggalkan tempat tersebut dan tak berapa lama ia membawa Haneul mendekati mereka berdua.

“Oppa…” Senang Haneul segera berlari kearah Heechul dan memeluknya.

“Haneul-ah, Neo gwenchana??” Tanya Heechul cemas.

“Ehm… Nan gwenchana…” Jawab Haneul sambil tersenyum tipis.

“Sekarang kau sudah mendapatkan apa yang kau mau kan?? Lalu untuk apa lagi kau ada di sini?? Bukankah kau benci tempat ini??” Ujar Ms.Kim seraya berbalik seakan tak mau menatap mereka berdua.

“Umma…” Kaget Haneul tak percaya dengan apa yang di dengarnya.

Heechul hanya terdiam untuk sesaat, “Gomawo, Umma…” Untuk pertama kalinya Heechul bersikap seperti biasa lagi padanya.

“Oppa…” Bingung Haneul. “Kenapa kau mengatakan hal itu?!! Oppa, Asal kau tahu saja!! Umma yang telah membuat Raena Onnie berpisah dengan kita semua, Oppa!!” Kesal Haneul.

Awalnya Heechul hanya terdiam, Tak begitu menanggapi ucapan Haneul. Ia seperti telah mengetahui itu sejak awal. “Sudahlah, Haneul-ah… Biarkan saja… Ayo kita pulang…” Ajak Heechul kemudian.

“Oppa… Kenapa kau seperti ini?!!” Bingung Haneul.

“Tidak apa-apa… Ayo kita pulang saja!!” Ajak Heechul.

“Shiro!!” Haneul segera melepaskan pegangan tangan Heechul.

Gadis itu segera menghampiri Ms.Kim dan berdiri di hadapannya. “Umma… Apa sekarang kau puas?!! Apa sekarang kau puas telah memisahkan keluarga kecil kami?!! Kebahagian yang bahkan sebelumnya tidak pernah aku dapatkan darimu sebelumnya!! Kau ini benar-benar Umma yang jahat!!” Hardik Haneul begitu emosi.

Semua orang terdiam, Begitupun Heechul ia tidak mengatakan sepatah katapun. Ia hanya terus menunduk dalam diam.

“Kenapa Umma, Memisahkan Raena Onnie dari kami berdua?!! Jelas-jelas dia adalah orang yang baik!! Hanya dia yang dapat membuat kami berdua merasa nyaman saat bersamanya!! Dan hal itu yang tak dapat Umma berikan pada kami sedikitpun, Apa kau tahu itu?!!” Bentak Haneul lagi.

Ms.Kim berlalu meninggalkan Haneul. Tanpa Heechul dan Haneul sadari setetes air mata mulai mengalir dari sudut matanya.

“Usir mereka berdua keluar dari rumah ini!!” Suruh Ms.Kim dan lalu pergi kedalam ruang kerjanya.

“Umma!! Umma!!” Teriak Haneul.

“Haneul-ah… Sudahlah, Ayo kita pergi dari sini…” Ajak Heechul.

“Hajiman, Oppa…”

“Haneul-ah!” Potong Heechul dan pada akhirnya Haneul pun menuruti keinginan Heechul untuk segera pergi dari tempat itu.

“Oppa… Harusnya kau tadi tidak diam saja, Harusnya…”

“Haneul-ah…” Sela Heechul. “Lebih baik kita tidak membahas Umma saat ini… Aku sedang tidak ingin membicarakan apapun…” Pinta Heechul.

“Oppa… Apakah kau marah padaku karena pergi kerumah Umma tanpa mengatakan apapun padamu??” Tanya Haneul.

“Anniyo…”

“Lalu??”

“Tidak ada apa-apa… Sudahlah, Lebih baik kau istirahat saja! Aku akan membangunkanmu saat tiba dirumah nanti…”

“Baiklah…” Jawab Haneul menuruti keinginan Heechul.

Haneul menoleh pada Heechul sekilas, Dapat ia lihat dengan jelas justru saat ini perasaan antara marah dan kesal yang sedang dirasakan Heechul tak dapat ia pungkiri sedikitpun.

“Oppa… Apakah kau memikirkan Raena Onnie??” Batin gadis itu seakan dapat menebak apa yang ada dalam pikiran Heechul saat ini.

**Love In The Summer**

Siwon terdiam, Memandangi layar ponselnya yang dapat ia lihat dengan jelas fotonya saat bersama Ririn terpampang pada layar ponselnya itu.

“Chagiya…” Seorang gadis tiba-tiba memeluknya dari belakang dan memanggilnya dengan nada yang begitu manja.

Merasa malas dengan semua ini, Siwon menggeliat kecil. “Tidak untuk saat ini, Jaehee…” Pintanya.

“Waeyo?? Apa kau tidak ingin bersamaku lagi?!!” Gerutu gadis yang tak lain adalah Shin Jaehee itu.

“Bukan begitu, Maksudku…”

“Kalau begitu jangan bersikap seperti itu padaku!!” Kesal Jaehee sambil bersikap seolah-olah dia sedang marah pada Siwon.

“Anniyo… Mianheyo…” Siwon tersenyum tipis padanya, Tapi di saat ia menatap wajah Jaehee ntah kenapa wajah Rirn yang justru terbesit dalam pikirannya. Dengan segera ia menjauh dari posisi Siwon sekarang.

“Chagiya… Wae geurae??” Tanya Jaehee cemas.

“Mianhe, Hee-ya… Tapi aku pikir, Kita harus akhiri hubungan ini…” Pinta Siwon secara tiba-tiba.

“Mwo??”

“Aku ingin akhiri hubungan ini, Hee-ya…” Ulang Siwon.

“Shiro!! Oppa… Kenapa kau tiba-tiba saja berkata seperti itu padaku?? Aku tidak ingin mengakhiri hubungan ini denganmu, Jebal Oppa…” Rajuk Jaehee.

“Mianhe, Hee-ya… Tapi aku benar-benar tidak bisa melanjutkan hubungan ini denganmu…”

“Hajiman, Wae?!! Apa aku pernah berbuat salah padamu, Kalau begitu aku minta maaf. Aku tidak ingin berpisah denganmu…”

“Anniyo… Kau tidak salah sama sekali. Justru aku yang salah… Karena hubungan inilah… Aku membuat Ririn bersedih…”

“Mwo?? Ririn?? Oppa… Jadi, Maksudmu…”

“Yah, Aku sudah putus dengan Ririn karena dia mengetahui hubungan kita…” Jelas Siwon seakan mengerti maksud ucapan Jaehee.

Jaehee terdiam, Sejujurnya ia mengetahui hubungan Siwon dengan Ririn tapi dia tidak mempedulikan hal itu sedikitpun karena ia pun memiliki perasaan cinta yang begitu kuat pada Siwon.

“Hee-ya… Mianheyo. Aku benar-benar tidak bisa melanjutkan hubungan ini…” Siwon segera mengambil jasnya dan hendak beranjak dari tempat itu.

“Apa sebegitu besarnya kah kau mencintai, Park Ririn hingga sampai-sampai kau pun mengakhiri hubungan kita ini karena dia telah mengetahui semuanya?!!” Tanya Jaehee setengah berteriak. “Jawab aku,Choi Siwon!!”

“Kenapa kau hanya diam saja?!!” Bentak Jaehee karena kesal melihat Siwon yang terus diam.

Siwon berbalik padanya, “Aku benar-benar sangat mencintainya, Bahkan perasaan ini yang tak pernah aku miliki untukmu…” Jawab Siwon kemudian.

DEG!!

Hanya dalam beberapa detik, Setetes air mata mulai menetes dari ujung matanya. Tapi Siwon seakan tak peduli dengan hal itu.

“Mianhe, Jaehee-ah… Aku harus segera pergi…” Siwon pun beranjak dari tempat tersebut tanpa menoleh pada Jaehee yang bahkan kini tubuhnya telah terjatuh lemas di atas lantai.

“Oppa… Bahkan kau tak pernah mengatakan rasa cintamu terhadapku sama sekali…” Isak tangis gadis itu begitu terdengar jelas.

**Love In The Summer**

“Otte?? Masshita??” Tanya Ms.Lau saat Miyoung mencicipi makan malamnya.

“Ehm?? Tentu saja… Um-ma…” Sahut Miyoung begitu gugup.

“Ah… Syukurlah kalau begitu…” Senang Ms.Lau.

“Kau ini benar-benar pintar membuatnya begitu senang, Miyoung-ah…” Puji Mr.Lau sambil terkekeh kecil.

“Ya…” Kesal Ms.Lau.

“Anniyo… Ini memang benar-benar enak…” Jawab Miyoung sambil mengangguk pasti.

“Ya! Miyoung-ah… Coba kau panggil dia dengan sebutan, Appa!” Suruh Ms.Lau semangat.

“Ah, Ne??” Kaget Miyoung.

“Hm… Yah, Aku juga ingin kau mendengarku dengan panggilan Appa…” Tambah Ms.Lau dengan tenang.

Zhoumi menoleh padanya, Dan sedikit menyenggol tangan Miyoung pelan. “Ya… Chagiya, Ayo lakukan…” Pinta Zhoumi dengan manja.

Tidak dapat menolak permintaan mereka semua, Akhirnya Miyoung pun mengangguk singkat. “Ah… Ye, Appa…” Ujarnya pada akhirnya.

“Woaaaah… Kalian pasangan yang begitu romantis!!” Puji Yoora senang saat melihat Zhoumi dan Miyoung.

“Apanya yang romantic?? Hanya ucapan seperti itu??” Celetuk Henry saat mendengar ucapan Henry.

Secara serempak, Ms.Lau dan Yoora menoleh padanya. “Karena itu kau takkan pernah bisa bersikap manis pada seorang gadis!!” Ejek mereka berdua nyaris bersamaan.

“Ya!! Ya!! Apa kalian berniat menyerangku, Huh??” Kesal Henry saat mendengar kekompakan mereka itu.

“Haish… Harusnya kau juga sama seperti Kakakmu ini!!” Ujar Ms.Lau kesal.

“Ah… Kau benar juga! Aku tidak pernah melihat, Henry membawa gadis sebelumnya…” Tambah Mr.Lau.

“Mwo?? Itu tidak penting…” Elak Henry.

“Bilang saja kau tidak bisa mencari pacar…” Ejek Yoora dengan santai.

“Mworago?!! Ya!! Aku ini sudah punya pacar tahu!!” Ujar Henry tak mau kalah.

“Kalau begitu tunjukan pada kami semua…” Celetuk Zhoumi seakan menantang Henry.

“M-mwo?!! Uhuk! Uhuk!!” Tiba-tiba saja Henry langsung tersedak saat mendengar ucapan Zhoumi itu.

“Ya!! Minum yang benar…” Suruh Ms.Lau.

“Wae?? Apa kau takut, Huh??” Canda Zhoumi lagi.

“Anniyo!! Tentu saja tidak!!” Bantah Henry.

“Hah… Sudahlah-sudah… Kalian ini berisik sekali!! Apa kalian tidak mau pada kedua gadis yang ada di dekat kalian…” Sela Mr.Lau dengan bijaksana.

Merekapun hanya terdiam, Tapi di saat itu juga Yoora menoleh pada Zhoumi dan tersenyum tipis padanya sedangkan Zhoumi mengedipkan sebelah matanya.

Menyadari akan hal itu, Miyoung mendengus kesal. “Haish!! Aku benar-benar tidak suka dengan pemandangan ini!! Sok romantic!! Cih…” Gerutu Miyoung kesal dan lalu dia kembali melahap makanannya dengan semangat.

Tapi di balik itu semua, Ternyata Zhoumi pun menyadari akan sikap Miyoung yang menurutnya bukanlah sikap Miyoung yang seperti biasanya. Tapi lelaki itu hanya menanggapinya dengan senyuman kecil.

Tak berapa lama, Akhirnya Miyoung dan Zhoumi pun memutuskan untuk pulang. “Omona… Harusnya kau menginap saja di rumah ini saja!! Akumasih ingin kau menginap di sini…” Rajuk Ms.Lau manja.

“Yeobo… Kau tidak boleh seperti itu! Walau bagaimanapun juga, Miyoung harus tetap bekerja besok… Benarkan??” Ujar Mr.Lau.

“Ah, Ye… Ap-pa…” Jawabnya.

“Nah, Kalau begitu sekarang aku harus mengantarkannya pulang…” Ujar Zhoumi seraya mengajak Miyoung masuk kedalam kamarnya.

“Kami pamit dulu, Appa… Umma…” Ujar Miyoung berpamitan seraya membungkuk dalam padanya dan kemudian tersenyum tipis padanya.

“De…” Balas mereka berdua dan lalu melambaikan tangannya saat melihat mobil Zhoumi yang telah melaju terlebih dulu.

Dari kejauhan terlihat Henry dan Yoora yang berdiri tak jauh dari mereka berdua. “Hah… Kapan aku punya kekasih sebaik Zhoumi Oppa??” Celetuk Yoora sambil mendesah panjang.

Mendengar hal itu, Henry menaikkan sebelah alisnya. “Jadi kau pikir kau ingin memiliki lelaki sebaik Zhoumi Hyung, Huh?” Sela Henry yang berdiri di belakangnya.

“Tentu saja! Mana ada seorang gadis yang bisa menolak Zhoumi Oppa??” Jawab Yoora santai.

“Mwo??”

Yoora menoleh padanya, “Wae??” Tanya Yoora.

“Huh??” Henry mengerutkan keningnya.

“Kenapa kau menanyakan hal ini padaku?? Apakah kau cemburu, Eh??” Goda Yoora.

“M-mwo??” Kaget Henry. “Cih!! Mana mungkin… Ya!! Sudah aku katakan… Aku ini…”

“Sudah punya pacar??” Potong Yoora dengan kalem. “Kau tenang aja, Henry-ssi… Aku tidak mungkin menggodamu lagi…” Canda Yoora seraya beranjak pergi dari tempatnya.

“Mworago?? Hah… Kenapa aku merasa jika gadis itu seolah ingin mengatakan jika aku ini benar-benar cemburu padanya??” Keluh Henry seraya ikut beranjak pergi.

**Love In The Summer**

“Terima kasih sudah mengantarku pulang…” Ujar Miyoung saat mereka telah turun dari dalam mobil.

“Tidak masalah, Lagipula… Kau telah mau menjadi kekasih pura-puraku saja itu sudah cukup membuatku berhutang budi banyak padamu…” Jawab Zhoumi santai.

DEG!!

“Pacar pura-pura??” Batin Miyoung. “Haish… Kenapa sejak tadi aku datang kerumahku, Jantungku terasa begitu sakit…”

“Miyoung-ah… Gwenchana??” Panggil Zhoumi menyadarkan gadis itu dari lamunannya.

“Huh? Ah… De…” Jawabnya kemudian.

“Kalau begitu aku pulang sekarang…” Pamit Zhoumi.

“Ehm…”

“Apa kau tidak berniat mengatakan sesuatu padaku??” Canda Zhoumi.

Pada awalnya Miyoung hanya terdiam, Tapi di saat itu juga ia menghela nafas panjang. “Hati-hati…” Ujarnya pada akhirnya.

Zhoumi tersenyum kecil padanya. “Ne…” Jawabnya dan lalu segera masuk kedalam mobilnya. “Miyoung-ah…” Panggilnya seraya menyembulkan kepalanya dari dalam jendela mobilnya.

“Ne??”

“Gomawo…” Ucap Zhoumi yang lalu segera melajukan mobilnya dengan cepat.

Miyoung pun masih terdiam di tempatnya, Tapi setelah tak melihat mobil Zhoumi pun akhirnya Miyoung berbalik dan masuk kedalam gedung apartementnya.

CKLEK!!

“Onnie… Kau sudah pulang??” Tanya Haejin yang sepertinya sedang menunggunya.

“Oh, Haejin-ah… De, Aku baru saja berkunjung dari rumah seseorang. Lalu… Kau sendiri? Apa kau tidak mengantuk?? Kenapa kau belum tidur juga??” Tanya Miyoung.

“Itu… Ada sesuatu yang ingin aku ceritakan padamu Onnie…”

“Eh?? Apa??” Bingung Miyoung.

Untuk beberapa saat Haejin hanya terdiam sambil tersenyum kecil membuat Miyoung menatapnya bingung. “Kekasihku akan bertanggung jawab untuk semua ini…” Jelasnya pada akhirnya.

“Eh?? Jinjayo??” Tanya Miyoung tak percaya.

“Ne…” Haejin mengangguk mantap.

“Woah… Chukkaeyo…”

Haejin lalu segera memeluk Miyoung membuat gadis itu sedikit kaget tapi tak berapa lama ia pun membalas pelukannya itu. “Gomawo Onnie, Jika saja saat itu kau tidak menolongku… Mungkin aku akan menyesali semua ini selamanya…”

“Ehm…” Miyoung hanya membalasnya dengan usapan lembut pada rambut panjang gadis itu.

“Ah, Iyah…” Haejin pun melepaskan pelukannya. “Bisakah aku menginap beberapa hari lagi di sini?? Aku masih belum berani pulang…” Pinta Haejin.

“Yah… Tentu saja…” Balas Miyoung santai. Haejin tersenyum kecil pada Miyoung dan sekali lagi merekapun berpelukan.

**Love In The Summer**

Besok Paginya…

Eunsoo kini sedang membantu Ririn untuk merapihkan beberapa barangnya karena hari ini adalah hari kepulangannya dari rumah sakit.

“Onnie, Apa tidak apa jika kau pulang sendiri?? Aku khawatir sesuatu yang buruk terjadi lagi padamu…” Ujar Eunsoo cemas.

“Gwenchana… Lagipula aku kan menaiki taxi. Jadi, Sudah dapat di pastikan jika aku akan baik-baik saja…” Jawab Ririn santai.

“Baiklah kalau begitu…” Pasrah Eunsoo.

Knock… Knock…Knock…

Keduanya menoleh secara bersamaan, Dan di saat mereka meliha orang yang baru masuk dalam ruangan itu mereka seakan tak asing lagi baginya.

“Park Ririn… Itu benar namamu kan??” Tanya gadis itu.

“Ne…” Jawab Ririn seraya mengangguk singkat. “Ada keperluan apa kau datang mencariku saat ini?” Tanyanya.

“Ada yang ingin aku bicarakan denganmu… Tapi sebelumnya, Aku akan memperkenalkan diriku terlebih dulu…” Ujar gadis itu seraya berjalan mendekati Ririn. “Nan… Shin Jaehee Imnida… Kekasih Siwon. Kau tahu itu kan?” Ucapnya kemudian.

“Aku tahu…” Jawab Ririn seraya mengangguk singkat. “Eunsoo-ah, Bisakah kau keluar dulu?” Pintanya.

“Hajiman Onnie…”

“Jebal…”

“Arraseo…” Eunsoo pun segera keluar dari kamar itu. Sekilas ia sempat memandang kesal pada Jaehee namun tak di gubrisnya pandangan itu sama sekali oleh Jaehee.

“Jadi, Apa maksud pembicaraanmu??” Tanya Ririn kemudian.

“Ini menyangkut tentang Siwon…” Ujar Jaehee menggantung.

**Love In The Summer**

Knock… Knock… Knock…

“Chakkaman…” Jawab Raena saat mendengar suara ketukan pintu apartement yang baru ia tempati kemarin itu.

CKLEK!!

“Nugu…”

Ucapan Raena terhenti saat melihat seorang wanita yang tengah berdiri di hadapannya. Wanita itu tak lain adalah Ms.Kim. “A-Anda??” Kaget Raena.

“Annyeong, Raena-ssi…” Sapanya.

To Be Continued…

Note : Untuk di part ini jika ada yang nanyain kenapa seh gak ada scene KyuHan, Soo-Min or Yang laennya koq jarang muncul…
Tenang aja… Mereka ada di part selanjutnya…^^

Karena berhubungan neh ff banyak cast… Jadi pasti susah ngebaginya.. Harap di maklum yah… ehehehehehe

45 thoughts on “Love In The Summer (Part.10)

  1. woahh.. makin complicated..
    si emaknya heechul meskipun tegas tp dia sayang ma anaknya kok..
    henry ma miyoung mulai cemburu2an.. sadarlah kalo kalian sudah mulai menyukai yoora dan zhoumi..
    hiyaa itu si jaehee mau ngapain lg.. ckckc.

  2. akhinya riwon putus juga??!!!
    Bakal balikan kah lagi cingu..
    Seneng liat ekspresi miyoung ma henry..
    Kayaknya dah mulai cemburu toe..
    Hahaha…
    Cingu.. Gak ada cerita sungmin nya..
    He..
    Gak ada kyumin ..
    Terus knp toe selingkuhan siwon datang ke temu maa ririn mau mintaa siwon..
    Udah kasih aja rin..
    Hahaha…
    Hae akhirnya dikau mau bertanggung jawabb jugga yah..
    Mga klian cepat nikah deh…
    Nice ff cingu..
    Lanjutannya di tunggu

  3. donghae ke inggris mau bilang sma ortu’a trnyta, kirain mau kabur. Fiuuh lega akhirnya donghae mau tnggung jwab jg.
    Itu jaehee ngapain? Mau ng0m0ngin tntng siw0n kta’a.
    Penasaran apa yg mau dia om0ngin.

  4. yey..
    Akhirnya keluar juga..
    Siwonnya nyesel toe putus ma ririn..
    Makanya siwon dirimu gak boleh selingkuh,,,
    hae nya mau ke inggris..
    Smga dapat restu yah..
    Jadi gak terlalu lama ninggalin chejin.. Kasian kandungan chejinnya entar…
    Cingu gak ada part nya kyumin yah…???
    Hahaha aku suka ma kyu dan sungmin soalnya..
    Untuk henry ma youngie moga kalian cepet sadar dan ngaku kalo kalian suka maa yoora ma zoumi..
    Nice ff pokok na cingu…

  5. heeh?
    kok udah tanggung jawab aja si Donghae? #plakk
    ke Inggris, ya yoweslah ati2 di jalan aje deh hae…
    #plakk

    yoora-mochi lucuuuuuu…
    kyeowoooo…
    wkwkwkwkwkwkwkw…

    miyoung-mimi aih aih, nta cembokur kiu kiu suit suit
    #plakk

    haneul sahabatku, dimana kyuhyunmu? :p
    tapi syukurlah Heechul emg bneran udh jadi army, buktinya dia menyelamatkan Haneul #halah wakakakakakak

    ririn-jaehee-siwon-eunsooo
    kalian sepertinya main cast untuk part selanjutnya #plakk
    aigooo nta makin seru…
    lanjuuuut

  6. Apa2an ini -____- gantung woy!!!tabok umma

    Ehhhhh kurang ngenes akh itu rinwon *pergi*dcincangamaumma*

    Akhirnya ya
    Alhamdulillah yah jinhae, youngmi udh kemajuan

    Tinggal chulren(?), soomin(?) *asalajabwtsingkatan*

    Kapan itu bersatu

    Kyuhan moment ga ada huhuhuuh
    Kangen ahjumma

    Ciss pasangg unyu2 yoonri kekekekekekek

    Konflik yg laen udh mau kelar y?

    Rinwon tragisin aja nasipnya umma
    ƪƪ’▿’) (‘▿’ʃʃ ƪƪ’▿’) (‘▿’ʃʃ la la la

  7. Ommo~Ommo!!! Itu si jaehee mau ngomong apa sma ririn????? hweeee…deg~deg’an ..mpuuuutt maaf dakuu yaaaa..tenang ajj cma disini ajj kok selingkuhnya..,#plaaak#
    wahh…chukae bwt haejin ntr lg bkalan dipinang..youngie yg plg eksis aww..ya iyalahh authornya gtu loch…cucu bontot neomu daebak bagaikan nonton sinetron…kwkwkwk..hajaaaarr…;p

  8. Arggggh si Donghae dah mo tanggung jawab.. seeng ni Haejin mo dilamar.. moga selamet bang ikan n direstuin yak…
    YoungMi moment banyak asyeeeeek miyoung dah cemburu mana si Mimi pinter banget tahu aja sikap Miyoung yang beda.
    RinWonHee… cinta segitiga yang menarik… apa yg akan dilakukan Jaehee????
    KyuMin ga ada ya emang… Eunsoo juga ga ada cuma numpang dikit…
    Adik Ipar ===> Haneul akhirnya kau bebas… kau memang pahlawanku Yeobo *lebey….
    omo apa yang akan dilakukan ibu mertuaku? tolong jangan tampar aku lagi #plakkk
    Henry terlalu gengsi untuk mengakui rasa sukanya pada Yoonra…

    ada sedikit salah ketik Nta….
    Keren.. lanjutannya jgn lma2 ya??

  9. senangnya part youngmi agak banyakan hehehe
    tapi masih agak gemes ma pasangan ini
    heran deh
    syukur dah si ikan mau bertanggung jawab
    konfliknya makin seru uhuy

  10. senang, lega, akhir.a hae mau tanggung jawab juga^^
    setiap part heechul kata imy mh sedih eon, kasian heenim dia keinget raena terus t.t
    kkekekeke ketauan mochi bo’ong, sbnr.a dia g punya pcar kan? cuma gengsi aja d dpn yoora kekeke dasar mochi ganteng.
    cie cie udah d suruh panggil uppa amma.a nih berarti tgl sebentar lg dong meresmikan hbgn.a lols hehehe

    maka.a bang iwon, jgn maen selingkuh aja, rasain sndri kan kehilangan org yg d sayang *caelah bhsa imy*
    daebak, lanjut eon ^^

  11. heeee,, hae mau tanggng jwb??? alhamdulillah
    rinwon putus gr2 cewe namane jaehee? ngapain thu jaehee nemuin ririn? penasaran
    omoooo, adegan young-mi ama yoo-ry lucu sngat, miyoung jeles neehh ehmm ehmmm
    antra rae eon ma chul ma eommanya mkin kompleks
    waahh,, part lanjuuuuut

  12. Bisa tolong..ntu emakny heechul cemplungin k laut z..
    Keras bgt..bikin geregetan ga jelas deh tiap bacany..
    Ad couple yg ga ad d sni..tp klo emg d bagi” crta masing”ny jd lbh jelas..

  13. wah miyoung dah mulai suka nih ma mimi.
    tapi pa bener ya donghae mau tanggung jawab?
    low gak mau tanggngjawab bakalan aku panggang kau.
    ayo lanjut eonnie

  14. wah jadi kasian sama ms.Kim, makin complicated aja nih. buruan Heechul-Raena balikan u.u
    akhirnya Donghae gentle juga mau bertanggung jawab *dancing*
    woaah Miyoung cemburu tuh wkwk keluarga Lau narsis semua orangnya like it 😀
    Mochi mulai cemburu juga ya sama Yoora kekeke aigo percintaan maknae /plak.
    PS: mau juga dong punya namjachingu kayak Zhoumi Oppa /plak hehe
    eh Ms.Kim ke apartemen Raena? wooah perang dunia kah? :p
    eniwei nice ff as usual thor 😀
    bagian Kyuhyun-Haneul ngga ada ya? kangen deh sama couple inihul-Raena balikan u.u
    akhirnya Donghae gentle juga mau bertanggung jawab *dancing*
    woaah Miyoung cemburu tuh wkwk keluarga Lau narsis semua orangnya like it 😀
    Mochi mulai cemburu juga ya sama Yoora kekeke aigo percintaan maknae /plak.
    PS: mau juga dong punya namjachingu kayak Zhoumi Oppa /plak hehe
    eh Ms.Kim ke apartemen Raena? wooah perang dunia kah? :p
    eniwei nice ff as usual thor 😀
    bagian Kyuhyun-Haneul ngga ada ya? kangen deh sama couple ini

  15. tanda-tanda kebahagiaan mulai terlihat #aseek
    tapi mungkin udah mau the end donggg T___T

    Chukkahae buat JinHae 😀
    Young-Mi . aihhh “sesuatu yahh” sama pasangan ini 😀
    Heechul you are our hero !!!
    wish in next part Raena-Heechul will be back 😀

    di tunggu lanjutan nyaaa :):):)

  16. pas baca kaget kirain donghae mau kabur. tapi akhirnya mau tanggung jawab, asiik kayak.y tu haejin gendok bgt.

    kayak.y bakalan terjadi perang dingin ririn sama ex pacar siwon #lupalaginamanya

    aiih miyoung udah mulai ngerasain benih-benih cinta haha

    iih mr.kim makin lama makin nyebelin …

    ditunggu lanjutannya ya onn ..^^

  17. wah miyoungnya sudah mulai ada rasa tapi ngga nyadar.
    donghae juga udah mulai sadar ya..
    hmm… situasi ffnya udah mulai membaik kalau gitu…

  18. Emaknya heechul egois bangeeeeettt…
    Shin jaehee kyknya sama egonya.
    Henry sok jual mahal, pdhal demen jg sama yoora.
    Akhirnya donghae mau bertanggungjwb juga… Jdnya heejin gak galau lagi deh!
    Kalo sampai hae gak tanggungjwb, udah aku gebukin kali ya! hahaha

  19. Akhrnya Donghae tanggung jwb jg, krain ga bkal tnggung jwb.
    Klo udah bag Heechul Haneul n umma y ribet bgt mslhnya,ksian Chulpa 😥
    mga blikan ma Raena y
    Gpp part ini ga ada scene KyuHan, cz scene YoungMi ckup bnyak di part ini jd puaslah 😀
    Miyoung y udah mulai cmburu tuh 😀
    umma Chulpa nemuin Raena ada apa ni ?

    langsung baca part11

  20. wah akhirny post jg part 10….wah miyoung udh jtuh cnt n cmburu tuh dg zhoumi…seru….
    mdh2an hae bnr3 brtnggung jwab dgn khamilan haejin….

  21. Aigooooo manisnya Mi Young kalau lagi cemburu 😀
    Sungmin oppa sudah menyadari perasaannya.. Tinggal Henry nihh hhe
    Donghae juga hebat, akhirnya dia bsa berpikir dewasa..
    Aish.. Next pasti lebih seru.. Lanjuut

  22. mau ngapain tuch eommanya heechul oppa nemui raena eonni ?
    moga aja dia minta ke raena eonni utk blik ke heechul oppa
    fiuh syukurlah dnghae oppa mau tanggung jwab begitu donk oppa
    dan lagi ngapain tuch si jaehee nemuin ririn eonni ??

  23. haejin syukurlah donghae udah ngomong kalo dia bakal tanggung jawab ..
    donghae bakal ke inggris? chingu, aku takut donghae ga bakal balik buat haejin (?)

    alaaah, henry belagak ga suka, padahal dianya suka juga hahahahaha 😀

    semakin complicated, tapi semakin seru chingu

  24. Penuh konflik. Huff, aku jadi ragu Donghae bakal tanggungjawab. Gmn klo seandainya dia pergi tapi balik lagi krena ortunya ga ngijinin dia nikah?

    Aishh, Henry juga cuek2 butuh. kkkkkkkk

  25. Hem Jd donghae Minta Wkt Sama haejin ? Ok let See .. What happened next ..

    Wkwkwk .. Ini Part Favorit aq ( gara2 sering Baca ff di blog Ini .. Aq Jd cinta Sama zhoumi Ơ̴̴̴̴̴̴͡.̮Ơ̴̴͡»:Dђέђέђέ. )
    Miyoung kembali lg ke rmh zhoumi .. Wahhh ahjumma seneng bgt sampai minta di panggil omma

    Ommo … Yoora nangis Sambil meluk zhoumi & curhat kalo Henry dah punya yeojachingu .. Ehm .. Itu ky nya lebih cocok zhoumi Jd gege nya yoora deh drpd gege nya Henry .. Perhatian bgt Sama yoora

    Ơ̴̴̴̴̴̴͡.̮Ơ̴̴͡»:Dђέђέђέ. Ada yg cemburu Nih … Miyoung ” Panas ” tuh Liat adegan pelukan Itu & kelakuan zhoumi & yoora … Yesss .. Zhoumi pintar memanfaatkan situasi ini ..

    Huahaha umma & Appa .. Aigoo miyoung. Habislah Kau .. .. Ga ßišª lepas Dr Zhoumi

    Rasain henry di ” serang ” abis2 an Sama Zhoumi – yoora … Ommo yoora blg ga akan ganggu henry lg & suka Zhoumi .. Hehe .. Henry lsg panaskan

    Ώããħħħ Gitu donk siwon … Putusin selingkuhannya .. Kembali raih ririn ok .. Fighting
    Ehhh… Ngapain tuh selingkuhan siwon nemuin ririn?

    Ommo heechul berantem Sama umma nya ..
    Kya Itu umma heechul ngapain nemuin raena? Mau damai ya ?

    Nexttttttttt

  26. wah..donghae gentle jg mw bertanggung jwb..haejin udh mulai bisa tenang..smoga miyoung n henry mw mengakui perasaanny k zhoumi n yoora..gemes dh liat mereka jual mahal mulu..huhuhu..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s