When You Come (Sequel Don’t Leave Me) Part.1/2

Kyuhyun menatap seorang perempuan yang kini tengah berdiri di hadapannya dengan wajah tertunduk dan tak berani menatap Kyuhyun sedikitpun. “Kau tahu kenapa kau dipanggil ke ruanganku?” Tanya Kyuhyun masih tetap sibuk memeriksa filenya.

“Yah, Sajangnim…” Singkat wanita itu.

“Kalau begitu aku tidak perlu repot-repot lagi mengatakannya kan? Kau di pecat!” Ujar Kyuhyun kemudian yang tentu saja membuat perempuan itu membulatkan kedua matanya.

“Sajangnim…” Lirih wanita itu. Dengan segera ia bersimpuh di tempatnya dengan air mata yang mulai menetes dari ujung matanya. “Maafkan aku… Aku takkan mengulangi kesalahan itu lagi. Berikanlah aku kesempatan satu kali lagi, Sajangnim…”

“Pergilah!! Kau hanya membuang-buang waktuku saja!” Dingin Kyuhyun seakan tak peduli dengan perempuan itu.

“Sajangnim, Aku mohon…” Pinta perempuan itu di tengah isak tangisnya. “Aku berjanji takkan mengulangi kesalahanku lagi…”

Kyuhyun menghela nafas panjang, Ia meletakkan file-file yang sejak tadi di periksanya. “Baiklah. Kali ini kau kumaafkan! Tapi jika kau mengulangi hal ini lagi, Aku benar-benar takkan memberikanmu kesempatan lagi!” Tekan Kyuhyun pada perkataan terakhir.

“Kamsahamnida, Sajangnim. Kamsahamnida…” Perempuan itu membungkuk beberapa kali karena senang.

“Sekarang pergilah dari ruanganku!” Suruh Kyuhyun.

“De…” Perempuan itu pun segera beranjak dari tempatnya dan lalu meninggalkan ruangan tersebut.

Seperginya perempuan itu dari ruangannya, Kyuhyun melepaskan kaca mata yang sejak tadi melekat pada kedua matanya. Ia memijat-mijat ujung batang hidungnya dengan kepala yang tersandar. Ia menatap foto Haneul yang terpajang di meja kerjanya, “Haneul-ah… Aku benar-benar merindukanmu saat ini…” Gumamnya pelan.

Diliriknya kalender yang ada di meja kerjanya juga, Sebuah lingkaran merah terpampang jelas di kalender tersebut. “Besok aku akan mengunjungimu lagi, Haneul-ah…” Senyum tipis terlukis di wajahnya.

*             *             *

“Soo-ya… Ottohkae??” Tanya seorang perempuan seraya menghampiri perempuan lain yang baru saja turun dari lantai atas yang tak lain adalah ruang Kyuhyun.

Perempuan yang bernama Park Eunsoo itu hanya tersenyum kecil. “Gwenchana… Aku di maafkan…” Jelasnya.

“Jinja?? Ah… Syukurlah!” Lega perempuan lain yang bernama Hwang Neulrim itu.

“Ne…” Eunsoo mengangguk singkat.

Merekapun berjalan mendekati beberapa orang yang sedang berkumpul karena saat ini sedang jam istirahat. “Eunsoo-ah, Gwenchana?” Tanya salah satu lelaki yang bernama Eunhyuk.

“Hum…Kali ini aku di maafkan…” Jawab Eunsoo tenang.

“Oh, Baguslah…” Eunhyuk mengangguk singkat.

“Ah, Tapi yang kudengar dari yang lain. Kyuhyun Sajangnim bersikap dingin seperti itu semenjak tunangannya meninggal dunia…” Celetuk Neulrim.

“Jinja?!” Tanya Eunsoo tak percaya.

“Ne, Memangnya kau tidak tahu?” Bingung Neulrim.

“Anniyo…” Eunsoo menggeleng singkat.

“Jelas saja dia tidak tahu. Dia kan baru anak baru di tempat ini…” Sela Eunhyuk.

“Ah, Iyah benar juga…” Neulrim mengangguk singkat.

“Ehm… Memangnya tunangan Kyuhyun Sajangnim itu meninggal karena apa??” Tanya Eunsoo penasaran.

“Tabrak lari… Tapi sebelumnya dia sempat koma dulu 3 bulan. Hingga pada akhirnya gadis malang itu menghembuskan nafas terakhirnya… Itu yang kudengar.” Jelas Eunhyuk kemudian.

“Kasihan sekali…” Ujar Eunsoo merasa iba saat mendengar penjelasan Eunhyuk tadi.

“Yah… Memang benar-benar naas. Ah, Tapi itu tidak penting lagi sekarang! Yang terpenting kau tidak jadi di pecat, Benarkan?” Sela Neulrim semangat.

Eunsoo menoleh pada Neulrim dan tersenyum tipis. “Ne… Untung saja…” Lega Eunsoo.

*             *             *

Sunday, 19 October 2011

Kyuhyun turun dari dalam mobilnya, Sebuket bunga mawar putih di bawanya dalam tangan kanannya. Tanpa memperhatikan orang di hadapannya, Tiba-tiba saja Kyuhyun menabrak seorang perempuan membuat perempuan itu tersungkur keatas tanah dan mawar putih yang di bawanya pun terjatuh.

“Ahkkk!!” Ringis perempuan itu kesakitan.

“Oh, Mianhe…” Kyuhyun mendekati perempuan itu dan mengulurkan tangannya. “Apa anda terluka?” Tanya Kyuhyun sopan.

“Ne, Gwenchana…” Jawab perempuan itu seraya meraih tangan Kyuhyun dan di saat kedua mata mereka saling bertemu keduanya terdiam.

Ntah kenapa, Kyuhyun merasakan suatu desiran yang berbeda dalam hatinya. Bola mata hitam milik gadis itu mengingatkannya pada seseorang yang selama ini di cintainya. Dan angin yang sedikit menerbangkan rambutnya semakin membuat Kyuhyun seakan terpesona.

“Kyuhyun Sajangnim…” Batin perempuan yang tak lain adalah Park Eunsoo itu. “Ehm, Mianhe…” Eunsoo melepaskan tangan Kyuhyun dengan segera.

“Ah, Ne…” Kyuhyun tersadr dari lamunannya. “Aku minta maaf karena telah menabrakmu tadi…” Sesal Kyuhyun yang seakan tak sadar dengan Eunsoo.

Yah, Penampilan Eunsoo saat ini memang begitu berbeda dari biasanya. Jika setiap ia masuk kantor ia selalu mengenakan kaca mata dan rambut yang di ikat satu serta pakaiannya yang begitu formal. Namun saat ini Eunsoo menguraikan rambutnya yang panjang itu dan mengganti kaca matanya itu dengan soft lens.

“Gwenchana…” Enggan Eunsoo. Dilihatnya mawar putih yang di bawa Kyuhyun tadi, “Err… Sajangnim. Bunga milikmu…” Tunjuk Eunsoo pada mawar putih yang sudah sedikit rusak itu.

“Oh, Gwenchana…” Kyuhyun mengangguk singkat. “Kalau memang kau tidak terluka, Aku permisi dulu, Agaesshi…” Pamit Kyuhyun dan pergi meninggalkan Eunsoo yang sebelumnya telah mengangguk singkat padanya.

“Agaesshi??” Bingung Eunsoo. “Apakah dia tidak menyadari jika aku ini bawahannya??” Pikir Eunsoo. Namun ia tak ingin terlalu memikirkan hal itu, Dengan segera Eunsoo pun beranjak dari tempat itu seakan tak ingin berlama-lama lagi di tempat itu.

Ntah kenapa Kyuhyun merasa tak asing lagi baginya. “Aneh… Kenapa rasanya aku pernah melihat gadis itu??” Batin Kyuhyun.

“Kenapa ada bunga mawar putih disini??” Langkah Kyuhyun terhenti saat melihat sebuket bunga mawar putih yang terlihat masih segar itu tersimpan di atas makam Haneul. Dengan segera, Kyuhyun menoleh ke segala sudut berharap jika ia dapat menemukan seseorang.

“Apakah mungkin gadis tadi…” Kyuhyun langsung berlari mencoba mencari perempuan yang sempat bertabrakan dengannya tadi, Tapi hasilnya sia-sia. Ia tidak dapat menemukan gadis itu di manapun. “Hah… Sepertinya gadis itu sudah pergi.” Kyuhyun menghela nafas panjang dan berbalik menuju kembali pada makam Haneul.

Bunga mawar putih yang ada di makam Haneul tentu saja membuat Kyuhyun bingung, Selama ini Haneul hanyalah gadis sebatang kara. Kedua orang tuanya meninggal saat dia SMA dan sejak itulah keluarga Kyuhyun yang merawatnya.  Hingga mempertemukan Kyuhyun dengan Haneul.

“Haneul-ah… Apakah kau tenang di alam sana??” Ujar Kyuhyun sambil berjongkok di hadapan makam itu. “Aku yakin jawabannya pasti, Yah…” Kyuhyun tersenyum tipis.

Ntah kenapa Kyuhyun mengingat kembali pada gadis yang bertubrukan dengannya itu. Ia merasa jika gadis itu ada hubungannya dengan mawar putih yang ada pada makam Haneul ini. “Apakah orang itu memiliki suatu hubungan denganmu, Haneul-ah?”

*             *             *

“Ya! Eunsoo-ah… Darimana saja kau?! Kenapa kau baru datang?” Tanya Neulrim saat Eunsoo baru saja tiba dirumahnya.

“Aku harus pergi dulu ke pemakaman saudaraku. Ini hari peringatan kematiannya…” Jawab Eunsoo seraya melepaskan syal yang di kenakannya.

“Oh, Mianhe… Aku tidak tahu…” Neulrim segera bergegas mengambil air minum untuk Eunsoo dan lalu mereka berduapun duduk di ruang tv.

“Gomawo…” Ujar Eunsoo saat menerima minuman tersebut.

“Eunsoo-ah, Boleh kutahu kenapa saudaramu meninggal?” Tanya Neulrim penasaran.

“Aku tidak tahu pasti… Karena saat itu aku masih berada di Jepang. Tapi yang kudengar, Dia meninggal karena tabrak lari…” Wajar Eunsoo langsung terlihat murung saat mulai menceritakan hal itu. “Padahal… Satu bulan lagi dia akan menikah dan berniat mengenalkan calon suaminya itu padaku…” Jelas Eunsoo lagi.

“Kau pasti terpukul karena hal ini… Maaf, Aku membuatmu mengenang masa yang buruk…” Sesal Neulrim.

“Gwenchana…” Eunsoo tersenyum tipis.

“Lalu… Siapa nama saudaramu itu?” Tanya Neulrim lagi.

“Kim Haneul…”

“Kim?? Kenapa marga kalian berbeda?” Bingung Neulrim.

“Itu karena dia adalah anak dari bibiku…” Jelas Eunsoo kemudian.

“Hm… Pantas saja berbeda…” Neulrim mengangguk mengerti. “Tapi… Rasanya aku tidak asing lagi dengan nama itu…” Celetuk Eunsoo.

“Jelas saja… Nama Kim Haneul di Korea kan tidak hanya saudaraku saja…” Ungkap Eunsoo sambil meneguk minumannya.

“Anni… Aku memang merasa tidak asing lagi dengan nama itu. Tapi di mana aku pernah mendengar nama itu yah…”

Tiba-tiba saja ingatan Eunsoo kembali pada Kyuhyun yang ditemuinya tadi. “Kenapa dia sepertinya tidak mengenaliku yah…” Pikir Eunsoo.

“Err, Neulrim-ya… Apa kau pikir aku terlihat berbeda dengan dandanan seperti ini?” Tanya Eunsoo kemudian.

“Eh?? Hm…” Untuk beberapa saat ia terdiam memandangi Eunsoo cukup lama. “Memang terlihat berbeda… Kau ingat? Saat pertama kali aku mengenalmu pun aku sempat tak mengenalimu saat kau berdandan seperti ini…” Ungkap Neulrim.

“Jinja??”

“Ne…” Neulrim mengangguk singkat. “Waeyo?” Tanya Neulrim penasaran.

“Ah?? Anniyo… Hanya saja tadi aku sempat bertemu dengan Kyuhyun Sajangnim. Dan sepertinya dia tidak mengenaliku…” Jelas Eunsoo mengingat kejadian tadi.

“Begitukah??” Kaget Neulrim seakan tak percaya dan Eunsoo hanya mengangguk singkat. “Hmm… Mungkin karena kau begitu cantik, Jadi dia tidak mengenalimu…” Puji Neulrim yang tentu saja membuat Eunsoo terlihat malu-malu.

“Kau ini bisa saja…” Ujar Eunsoo terlihat begitu malu.

“Ah, Sudahlah! Lebih baik kita bicarakan hal lain saja…” Usul Neulrim sambil bergegas kearah kamarnya dan mengambil sebuah majalah wanita.

*             *             *

Monday, 20 October 2011

“Ahhh!! Untung saja aku tidak terlambat…” Eunsoo sedikit berlari kecil menuju pintu lift yang baru saja terbuka itu. Dan di saat ia baru saja akan masuk lift tersebut ia menghentikan langkahnya karena melihat Kyuhyun ada dalam lift itu.

“Untuk apa kau diam saja? Masuklah…” Suruh Kyuhyun terdengar lembut namun cukup tegas.

“Ah?? Anniyo… Sajangnim, Duluan saja…” Jawab Eunsoo terlihat begitu sungkan.

Kyuhyun melirik jam tangannya, “Sebentar lagi jam kantor masuk, Jika kau harus menunggu lift lain maka kau akan terlambat dan itu artinya kau akan kupecat. Apa kau mau?!” Ucapan Kyuhyun sukses membuat Eunsoo terkejut dan dengan segera perempuan itu pun masuk kedalam lift yang sama dengannya.

Selama di dalam lift mereka berdua hanya tetap terdiam, Apalagi Eunsoo terlihat begitu enggan pada Kyuhyun yang notabene adalah atasannya itu. Ia hanya terus menunduk dan berharap jika ia akan segera sampai di lantai 7.

<Kyuhyun PoV>

Sejak tadi kulihat perempuan ini hanya tetap diam dan menunduk seakan enggan padaku. Yah, Mungkin karena aku atasannya jadi dia tak berani bersikap biasa padaku. Tapi ntah kenapa aku bisa mencium wangi parfu memiliknya yang ntah kenapa aku sangat hapal wangi dari parfume yang digunakannya itu.

“Harum ini…” Batin Kyuhyun segera menoleh pada Eunsoo.

TRING!!

Pintu lift terbuka dan sialnya dia langsung keluar begitu saja setelah sebelumnya dia membungkuk padaku. Lebih bodohnya lagi aku justru hanya tetap terdiam di tempatku tanpa mengatakan apapun.

“Sial!! Kenapa aku hanya diam saja?!! Seharusnya aku menanyakan padanya, Tapi… Dia terlihat berbeda dari gadis yang baru saja aku temui kemarin… Haish!! Kenapa aku jadi memikirkan hal ini…”

Pintu lift kembali terbuka dan dengan segera aku pun masuk kedalam ruanganku. Setelah sebelumnya aku membalas sapaan bawahanku yang membungkuk sopan padaku.

*             *             *

<Author PoV>

Eunsoo langsung duduk di hadapan meja kerjanya, Ntah kenapa ia merasa jantungnya terus berdebar-debar dengan kencang. Jujur saja, Ia cukup terpesona pada ketampanan Kyuhyun tapi mana mungkin dia berani menyukai atasannya yang bahkan sama sekali tak pernah melihatnya itu.

“Omona… Kenapa jantungku terus berdebar-debar seperti ini??” Eunsoo memegangi dadanya yang terasa sesak karena jantungnya yang terus berdetak cepat.

“Eunsoo-ya!!”

“Omo!!” Kaget Eunsoo saat Neulrim tiba-tiba saja muncul di hadapannya. “Aish… Neulrim-ya! Kau mengagetkanku…”

“Waeyo??” Neulrim segera duduk di hadapan Eunsoo dan menatap Eunsoo bingung. “Kau sepertinya sedang memikirkan sesuatu??”

“Ah?? Anniyo… Aku tidak memikirkan apapun!” Elak Eunsoo.

“Hum… Jinja??” Goda Neulrim.

“Ne…” Eunsoo mengangguk sedikit ragu. “Sudahlah! Aku ingin mengerjakan tugasku, Aku tidak ingin kena marah Kyuhyun Sajangnim lagi…” Dengan segera Eunsoo mengalihkan pandangannya ke arah beberapa file di hadapannya.

“Benarkah?? Ah… Aku tidak percaya…”

“Aish, Berisik!!” Keluh Eunsoo kesal.

Di sisi Lain…

Sejak tadi Kyuhyun tak fokus sedikitpun pada pekerjaannya, Pikirannya terus melayang memikirkan Eunsoo. Ntah kenapa ia merasa yakin jika Eunsoo adalah gadis yang ditemuinya saat di makam Haneul itu, Tapi di lain sisi ia pun merasa jika Eunsoo sungguh berbeda dari gadis itu.

“Haish!! Kenapa aku jadi tidak fokus seperti ini?!” Kyuhyun membanting pulpen yang sejak tadi di pegangnya dengan geram.

Dilihatnya fotonya saat bersama Haneul, “Haneul-ah… Kenapa rasanya gadis yang kutemui itu begitu mirip denganmu? Bahkan pancaran matanya benar-benar mirip denganmu…” Gumam Kyuhyun pelan.

“Mungkin aku harus pergi ke makam Haneul lagi… Dengan begitu mungkin saja aku dapat bertemu dengannya kembali…” Pikir Kyuhyun.

*             *             *

Tuesday, 21 October 2011

<Kyuhyun PoV>

Pada akhirnya, Aku memutuskan untuk pergi kembali ke makam Haneul, Aku benar-benar merasa penasaran pada perempuan yang aku temui kemarin itu. Ntahlah… Aku merasa jika ada sebuah ikatan antara aku dan dirinya, Tapi ntahlah… Aku pun tak mengerti dengan hal ini.

Aku mulai melangkah kembali ke arah makam Haneul, Seperti biasa aku membawa bunga mawar putih yang di sukai Haneul. Namun saat aku tiba di makam Haneul, Tak sesosok perempuan pun aku temui. Aku pun memilih untuk menunggunya dan berharap jika perempuan itu kembali datang kemari.

“Hah… Sepertinya dia tidak akan datang…” Kyuhyun beranjak dari tempatnya karena sudah hampir 3 jam dia menunggu namun tidak ada hasilnya juga.

<Author PoV>

Kyuhyun memilih untuk pulang karena sudah terlalu lama menunggu Eunsoo yang tak kunjung datang.

BRUK!!

Tanpa di sengaja, Kyuhyun bertabrakan dengan seseorang dan membuat orang yang di tabraknya itu terjatuh.

“Oh, Mianhe…” Kyuhyun segera membantunya untuk berdiri.

Namun saat kedua mata mereka saling bertemu, Mereka saling terdiam seakan begitu terkejut saat sadar jika mereka saling mengenal.

“Eunsoo-ssi…” Kaget Kyuhyun.

“Kyuhyun Sajangnim…”

To Be Continued…

Annyeong… Masih pada ingatkah ma ff One Shot Kyu-Han yang Don’t Leave Me?? Hehehehehehe. Nah, Ini Sequelnya… Walaupun cewenya berbeda… Tapi gak apa kan?? Hehehehe

Dan ide ini pun muncul saat Vina Umma req ff ma aku… Jadi, Terciptalah sequel ini… Hohhohohoho Selamat menikmati….^^ Comment juga yooo…

50 thoughts on “When You Come (Sequel Don’t Leave Me) Part.1/2

  1. pertam.a aku nyangka c kyu itu kejem bgt, maen pecat orang aja kkeke eh tpi kyu tba2 brubah jdi angel*?* g jdi mecat hehehe
    ahahaha cintaku bersemi d pemakaman lols ^^v
    kyu kaya.a naksir eunsoo dh, apa karna mata eunsoo mirip haneul eon??
    daebak lanjutt eon 😀

  2. cieeeeeeeeeeeeeeeee….ada Eunso nieeeeee….rela tuh si Haneul ksh kyuhyun bwt Eunsoo??? ahh…kyuhyun,msa gkkenal sma bawahannya#toelkyu# ckckck….sesuatu yah..#syahranimodeon# hehehe….keren Nta…next chapt bakalan bertabur lope~lope….kkkkk~

      • alhamdulilllah ya met… komennya masuk, sesuatu bgt ya… lol XDDD

        nta pas bikin kyknya tetep pke nama Haneul, terus di akhirnya di remplce den namanya jd Eunsoo, jadi ga sakit” bgt ngebayanginnya… :p
        kwkwkwkkwkkkk~~~

  3. asyiiik ff baru.. kelihatannya bakalan suka sm eunsoo nih si sajangnim. bagus-bagus biar nggak mengingat masa lalu terus.. jadi lanjutannya ditunggu ya thor! Ff nya padat, singkat & jelas. which I can’t do that. hehee

  4. Ohoho, awal.a q bgung, msa yg mati idup lg? Ap ni flashback, eh tnyta eh tnyta eunsoo cew.a, gpplah msh sepupu. Lalu lalu gmana slnjt.a ni crta? Lgsg pdkt kah? Wkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwk. Oh ya nta ad sdkt typo. Pas dbag eunsoo ngbrol ma neulrim, hrz.a it eunsoo tp km ktik neulrim, tp slbh.a bysa. Keren. Waduh si Vina joget2 nie dah dpt atsan kren kyk Vina

  5. heheheh,,,, lucu, masa hobinya pada maen ke makam seh *plakkk***
    waaa kyu ma eunsoo deg deg serrr jadinya, yah, kyu wajar lah eunsoo ma haenul mirip2 (dikit) soale kan mereka sodaraan hehe
    jadi, kyu dah sadar kalo cewe misterius d makam itu eunsoo? lanjuuuuuuuuuuuuuuut

  6. Waaahh.. Ada sequel na..
    Jd disini kyu ngak ama haneul ya?
    Tp gpp deh, drpd kyu ndirian kan kasian..
    Tp koq seolah2 eunso tu jd pelarian gt ya.
    Biz kan dy mirip ama haneul..
    Ditunggu lanjutannya^^

  7. hati” eunsoo jadi pelarian tuh..
    gara” mirip ma haneul..
    tapi tetep aja eunsoo bukan haneul..
    kalo emang kyu punya perasaan sih tinggal diyakinin ja kyunya..
    jgn ada bayang” haneul lagi..
    cerita baru dengan cinta baru..

  8. wah sequelnya bagus…gpp beda orang asal ttp kyu oppa mainnya…oh ya ini benih benih cinta di makam hehehe…pertamanya aku kira…eunsoo dapat donor mata dari haneul..alna katanya matanya msirip g taunya dia saudaraan

  9. hehehehe…aq kira haneul ad kmbrn eh gx tauny hny sppuny aj^^
    wahh…eunsoo mulai kesem~sem nih sy kyu sajangmin,hwaiting eunsoo~ya^^

  10. ternyata haneul sama ensoo sodaraan ..

    kyu pasti ntar jadian sma ensoo ..
    syukurlah ada penggantinya haneul ..

    ijin baca next part chingu 🙂

  11. Emmmt…. good ff, tp onn..masih agak keder ni antara si author pov, trs si kyuhyun pov sm si eun soo pov.. ada part yg mnrut sy si kyuhyun msih bsa pov. Tp tb2 author pov.. emmt cm sran aja sh onn, mngkin d ff yg lain bsa diprjlas lg prbedaan pov si author n cast pmainnya..haduh sok bgt ye..just suggest y on..Tq

  12. bos yg maen pecat…. evil’y ga ilang2…..
    kira2 stelah pertemuan kyu ma eunsoo gimana ya kelanjutan hbungan mereka???

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s