How I Can?? (Part 3 of 3)

Title            :  How I Can?? (Part 3 Of 3)

Author        : NtaKyung

Casts          : Cho Kyuhyun, Lee Seungri, Kim Junsu and Kim Haneul

Length        : Series [On Writing]

Genre         : Angst, Romance

Rating        : PG-13

-How I Can-

Haneul terdiam di hadapan Junsu yang tengah duduk tepat di depannya itu. Tak dapat di pungkiri, Tubuhnya bergetar mencoba untuk tidak menangis. “Haneul-ah…” Panggil Seungri kemudian. “Kumohon, Mengertilah keadaanku. Dan saat ini aku terpaksa menunda hari dimana seharusnya aku di operasi hanya demi ingin mengajakmu bersamaku ke sana…” Ungkapnya.

Seungri memegang erat tangan Haneul, Berharap jika gadis itu melontarkan jawaban seperti harapannya sekarang. “Maaf…” Tiba-tiba Haneul menarik tangannya dari genggaman tangan Seungri. “Aku tidak bisa ikut bersamamu…”

“Tapi kenapa? Bukankah…”

“Aku sudah bertunangan dengan Kyuhyun dan dalam waktu dekat ini aku akan menikah dengannya…” Sela Haneul cepat.

Seungri terdiam untuk beberapa saat. “Apa?”

“Maaf…” Haneul tertunduk dalam dan setelah itu ia beranjak pergi dari cafe itu, Meninggalkan Seungri yang mematung.

-How I Can-

Kyuhyun menoleh pada Haneul yang terus diam sepanjang perjalanan sepulang dari cafe tersebut. “Haneul-ah…”

Gadis itu diam. Ia tak menjawab sedikitpun panggilan Kyuhyun, Pandangannya terlalu fokus pada jalanan yang mereka lewati. Hingga akhirnya tak berapa lama, Merekapun tiba di depan rumah Haneul, Gadi itu pun masih tetap diam.

“Haneul-ah…” Panggil Kyuhyun untuk kesekian kalinya.

Gadis itu menghela nafas berat, Lalu perlahan menoleh ke arah Kyuhyun. “Apakah kau sudah mengetahuinya sejak awal?”

“Apa maksudmu?”

“Penyakitnya… Kepergian Seungri ke Amerika dan bahkan pertunangan ini… Apakah kau sudah mengetahuinya sejak awal?”

Kyuhyun terdiam, Tapi bukannya merasa kaget ataupun bersalah. Ia malah tersenyum kecil namun masam, “Jadi kau sudah menebaknya?” Tanya Kyuhyun santai. “Yah… Memang benar. Aku sudah mengetahui semua ini sejak awal, Dan kau tau? Alasanku selama ini mendekati Seungri dan Junsu hanya agar yakin jika kau terlindungi dengan aman, Sebelum aku benar-benar menjadi tunanganmu…”

“Mwo?” Haneul menatap Kyuhyun tak percaya.

“Haneul-ah… Aku berbohong padamu. Sebenarnya sejak awal aku sudah mengetahui jika kita akan bertunangan dan karena itulah selama ini aku bersikap tertutup. Agar semua ini berjalan sesuai rencanaku…”

PLAK!!

Sebuah tamparan yang cukup keras mendarat di pipi kanan Kyuhyun. “Kau bajingan!! Aku tak pernah menyangka kau akan melakukan seperti itu pada sahabatmu sendiri!!”

Tak ada kata-kata yang terlontar dari mulut lelaki itu, Ia hanya memegangi sudut bibirnya yang sedikit mengeluarkan darahnya. Namun tak berapa lama, Ia melirik Haneul dan menatap gadis itu dengan senyum masam yang tak terlepas dari bibirnya.

“Apa katamu? Sahabat? Kau tahu… Aku bahkan selama ini aku tak pernah menganggap mereka sebagai sahabatku. Aku hanya menganggap mereka sebagai seseorang yang menjagamu di saat aku belum sah menjadi tunanganmu… Hanya itu. Selebihnya aku tidak pernah peduli pada mereka, Lagipula kau sudah menjadi tunanganku bukan?” Ucapnya panjang lebar.

“Mwo?? Ya!! Neo…” Haneul langsung memukuli Kyuhyun dengan pukulan-pukulan kecil dan Kyuhyun sama sekali tak melawan ataupun menahannya. “Kau brengsek!! Kau brengsek!! Bagaimana bisa kau melakukan ini semua?!!” Bentak Haneul keras.

Kyuhyun tetap diam, Menerima pukulan itu dengan sukarela seakan ia layak menerima semua itu. Terlebih ia telah membohongi gadis yang tengah memukulinya ini.

“Aku tidak akan pernah mau bertunangan dengan lelaki brengsek sepertimu, Cho Kyuhyun!” Ucapnya seraya mendorong tubuh Kyuhyun dan sesegera mungkin keluar dari mobil itu.

Haneul terus berjalan cepat menuju depan gerbang rumahnya. Tapi langkahnya terhenti saat mendengar Kyuhyun turun dari mobil dan memanggil namanya.

“Ya, Haneul-ah! Kau mungkin bisa menyebutku seperti itu.. Tapi apa kau tahu ada orang lain yang bersikap lebih kejam dariku?” Ucap Kyuhyun setengah berteriak namun tetap kalem.

“Apa maksudmu?” Haneul menoleh ke arahnya. “Apa saat ini kau mencoba melemparkan kesalahanmu pada orang lain?!”

“Kim Junsu… Sahabatmu itu, Apakah kau tahu jika dia juga mengetahui semua ini? Dan bahkan Seungri memintanya untuk memberikan suratnya padamu, Apakah kau tidak tahu hal itu?” Jelas Kyuhyun kemudian.

DEG!!

Kedua mata Haneul membulat, Ia menggelengkan kepalanya pelan. “Itu tidak mungkin… Junsu tidak sepertimu… Kau berbohong!!” Haneul langsung berbalik dan meninggalkan Kyuhyun yang tetap terdiam di tempatnya.

-How I Can-

BRAK!!

Haneul menutup keras pintu kamarnya, Ia bahkan tak menggubris panggilan Ny.Kim yang menanyakannya kenapa dia menangis.

Dengan seketika itu juga tubuhnya ambruk di atas lantai, Kedua tangannya menahan tubuhnya agar tak sepenuhnya terjatuh. Air matanya pun sudah mengalir deras dari ujung matanya.

“Kenapa ini harus terjadi padaku…” Suara parau gadis itu bersatu dengan isak tangisnya yang tak dapat ia sembunyikan. “Kenapa mereka harus melakukan semua ini padaku!! Aku benar-benar tidak tahu harus percaya pada siapa…” Ujarnya lagi.

Knock… Knock… Knock…

“Haneul-ah… Gwenchana?” Tanya Ny.Kim dari luar kamarnya, Ia mencoba mengetuk pintu gadis itu dan memanggil namanya namun tak ada sahutan juga.

“Haneul-ah… Kumohon, Katakan sesuatu! Apakah sesuatu terjadi padamu? Keluarlah nak… Mungkin Umma bisa membantumu…” Ujarnya bijak.

Hening.

Tetap tak ada jawaban dari gadis itu, Dan akhirnya Ny.Kim beranjak dari tempat itu berfikir jika mungkin Haneul butuh waktu sendiri.

-How I Can-

Ting Tong… Ting Tong…

“Ya!! KIM JUNSU KELUARLAH KAU!!” Teriakan yang melengking keluar begitu saja dari mulut Seungri yang memencet tombol bel dengan sembarang.

CKLEK!!

“Seungri-ah…” Kaget Junsu saat mendapati sosok temannya itu ada di hadapannya.

BUGH!!

Seungri langsung menghantamkan sebuah pukulan yang cukup keras membuat tubuh Junsu langsung tersungkur ke atas lantai.

“BRENGSEK!! Jadi selama aku pergi kau bahkan tak menjelaskan apapun pada, Haneul?! Kau tahu betapa tersakitinya aku saat terpaksa meninggalkannya dan bahkan berbohong padanya?!!” Bentak Seungri seraya mencengkram kuat kerah baju Junsu.

“Seungri-ah… Wae geurae? Apa maksudmu?” Bingung Junsu seolah tak mengerti maksud ucapan Seungri.

BUGH!!

Untuk kedua kalinya Seungri kembali melayangkan hantamannya pada wajah Junsu. “Tidak perlu bersikap seolah-olah kau tidak mengetahui apapun!! Aku bahkan tahu jika kau tidak memberikan surat itu pada Haneul bukan?!!”

Kedua mata Junsu langsung membulat dalam seketika, Ia benar-benar terkejut dengan apa yang di katakan Seungri. Ia tak menyangka semuanya akan terbongkar dengan begitu cepat.

“Cih!! Apa kau pikir aku akan cepat mati? Jadi kau tidak memberikannya?? Ah… Atau mungkin kau justru mencintainya juga, Huh?!!” Sentak Seungri keras.

Junsu terdiam untuk beberapa saat. Membuat amarah Seungri semakin melonjak dan ia pun kembali menghantamkan beberapa pukulan tanpa ada sedikitpun perlawanan dari Junsu.

“Kenapa kau diam saja?!! Jawab aku KIM JUNSU!!” Tekannya saat melihat Junsu yang sudah tak berdaya itu.

Bukannya menjawab, Junsu justru mengibaskan tangan Seungri yang sejak tadi memegang kuat kerah bajunya. Kemudian ia tersenyum kecil seraya beranjak dari posisinya.

“Kau sudah mengetahuinya, Lalu untuk apa kau bertanya lagi?” Sahutnya santai.

“Mwo? Jadi kau benar mencintainya?”

“Yah… Apakah ada masalah dengan semua itu?”

“Kau!!” Seungri hendak memukul Junsu lagi, Tapi kini lelaki itu segera menghindari dan tiba-tiba saja rasa pusing kembali terasa begitu menyakitkan baginya. “Argh!!” Ringisnya.

Tubuh Seungri langsung ambruk begitu saja membuat Junsu terkejut dan segera mendekatinya.

“Seungri-ah… Gwenchana?” Cemasnya.

“Jangan sentuh aku!!” Ketus Seungri seraya mengibaskan tangan Junsu yang mencoba untuk membantunya. “Aku tidak pernah membutuhkan bantuan dari seorang pengkhianat sepertimu!!”

“Jangan keras kepala!! Kau sedang sakit saat ini…” Junsu mencoba untuk membantu Seungri yang ingin berdiri namun lagi-lagi lelaki itu mendorong tubuhnya.

“Sudah kubilang jangan sentuh aku!!” Bentaknya dengan keras, Dan di saat ia akan memukul Junsu kembali tiba-tiba saja ia pingsan karena tak dapat menahan rasa sakit yang terus terasa di kepalanya.

“Seungri-ah!!” Seru Junsu seraya mengangkat tubuh Seungri dan langsung membawa lelaki itu ke dalam mobilnya berharap jika sesuatu yang buruk tidak akan terjadi padanya.

Ia melirik sekilas pada Seungri sesaat sebelum ia mengendarai mobilnya. “Mianhe, Seungri-ah. Aku membuatmu jadi seperti ini…” Sesalnya.

-How I Can-

Junsu duduk dengan lemas di koridor rumah sakit, Ia menundukkan kepalanya. Berkali-kali ia memukul keningnya dengan kepalan tangannya.

“Bodoh!! Kau bodoh, Kim Junsu!!” Rutuknya pada diri sendiri.

Ia menoleh ke arah ruangan yang letaknya tepat di hadapannya, Ruang UGD dimana saat ini Seungri tengah di tangani oleh dokter-dokter handal.

“Maafkan, Aku Seungri-ah… Aku tidak bermaksud membuatmu seperti ini…” Sesalnya.

Butuh waktu yang lama untuk menunggu kabar Seungri dari dokter yang menanganinya itu. Ia terdiam, Menunggu dengan gelisah tentang kondisi Seungri sekarang.

CKLEK!

Pintu terbuka, Dan nampaklah seorang lelaki yang mengenakan masker berjalan mendekati Junsu. “Anda yang membawa Tn.Seungri kemari bukan?” Tanya Dokter itu ramah.

“Yah…” Junsu mengangguk cepat. “Bagaimana keadaannya? Apakah ada sesuatu yang buruk yang terjadi padanya?” Cemasnya.

Dokter itu terdiam, Menatap sendu pada Junsu. “Maaf tuan… Tapi aku tidak bisa berbuat banyak lagi. Tumor yang di derita Tn.Seungri mulai merusak sel-sel yang bekerja, Dan mungkin saja ia tak dapat bertahan lebih lama lagi…” Jelasnya kemudian.

“Mwo?? Tapi… Seungri… Bukankah dia baru saja melakukan operasi? Bagaimana bisa tumor itu masih ada di tubuhnya??” Kaget Junsu.

“Tidak… Tumor itu masih berada dalam otaknya. Sepertinya dia tidak melakukan hal itu…” Dokter itu pun lantas pergi meninggalkan Junsu yang justru membatu terdiam mendengar hal itu.

Tubuhnya seketika itu juga ambruk di atas lantai, Ia meremas kuat rambutnya. “Argh!!!” Teriaknya frustasi dan tanpa terasa air mata mulai mengalir dari sudut matanya.

“Bagaimana mungkin kau tidak melakukan hal itu, Seungri-ah?! Lalu apa yang kau lakukan selama ini sementara aku bahkan membohongimu dan mengkhianatimu dengan tak memberikan surat itu pada Haneul…”

Kepala Junsu lemas, Ia benar-benar kesal dan marah pada dirinya sendiri. Ntah kenapa tapi ia justru merasa jika ia lah penyebab semua ini dan jika saja sesuatu yang lebih buruk terjadi pada Seungri maka hal itu akan semakin membuatnya semakin merasa bersalah terlebih lagi pada Haneul.

-How I Can-

Pagi Harinya…

Knock… Knock… Knock…

Junsu mengetuk pintu rumah Miyoung berkali-kali tak ada jawaban juga, Bahkan di saat ia memencet bel pun tak ada yang kunjung membukakan pintu.

CLEK!!

Pintu terbuka, Membuat Junsu terdiam saat melihat gadis yang tak asing lagi untuknya, Yah tentu saja Kim Haneul.

Junsu mencoba untuk tersenyum, “Haneul-ah… Ada yang…”

PLAK!!

Sebuah tamparan yang cukup keras mendarat tepat di pipi kanan Junsu, Membuat lelaki itu terkejut namun tetap diam.

“Haneul-ah….” Lirih Junsu.

“Kenapa kau menyembunyikan semua ini dariku, Huh?!! Kenapa kau tidak memberikan surat yang Seungri titipkan padamu?!!!” Bentak Haneul seakan tak mampu menahan emosinya lagi.

Seakan tak terkejut lagi dengan hal itu, Junsu hanya tetap terdiam membiarkan amarah gadis itu meluapkan segala kekesalannya.

“Kau benar-benar jahat!! Bagaimana bisa kau melakukan hal seperti itu padaku dan juga sahabatmu sendiri, Huh?!” Haneul memukuli dada Junsu dan lelaki itu tetap diam. “Jawab aku, Kim Junsu!! Jangan hanya diam!!” Sentak Haneul.

Junsu menatap kedua mata Haneul lekat, “Aku melakukan ini karena aku mencintaimu…” Ucapnya kemudian.

DEG!!

“Mwo??” Haneul perlahan menjatuhkan kedua tangannya, Ia menggeleng pelan. “Kau tidak mungkin… Ini tidak mungkin!”

“Tapi itulah kenyataannya, Haneul-ah… Aku mencintaimu…” Ungkap Junsu jujur. Ia berharap jika gadis itu akan menamparnya lagi atau apa agar amarahnya terlampiaskan.

Tapi bukannya melakukan hal tersebut, Haneul segera masuk kedalam rumahnya tanpa mengatakan apapun lagi. Mengunci pintu rumahnya rapat, Bahkan ia tak menggubris panggilan Junsu.

“Haneul-ah… Kumohon bukalah!! Aku perlu berbicara denganmu…” Junsu terus mengetuk pintu rumahnya namun gadis itu tetap diam, Menangis tanpa bersuara.

Junsu menatap nanar pada pintu di hadapannya, Ia telah merutuki dirinya sendiri sebagai orang terbodoh yang telah melukai dua orang yang terpenting baginya, Seungri dan Haneul.

“Jika kau tidak mau membukanya… Setidaknya dengarlah perkataanku ini, Haneul-ah…” Ucap Junsu perlahan. “Seungri… Dia telah kembali, Dan kondisinya semakin memburuk, Kecil kemungkinan untuknya agar dapat seperti dulu lagi. Dan…” Junsu terdiam menarik nafas sejenak, Kemudian tertunduk dalam. “Aku ingin kau menemuinya… Memberinya semangat… Karena baginya… Kau adalah gadis terpenting dalam hidupnya…”

DEG!!

Haneul yang mendengar setiap ucapan Junsu dari balik pintu itu, Terdiam. Ia memegangi dadanya, Terasa begitu sesak. “Mianhe Seungri-ah… Mianhe…” Desisnya di tengah isak tangisnya. “Tapi bahkan aku tak mampu bertemud denganmu saat ini…”

Tak lama dari itu, Ia mendengar suara mobil yang semakin lama suara dari mesin mobil itu seakan menjauh. Menandakan jika Junsu telah pergi dari tempat itu.

-How I Can-

Kyuhyun berdiri di samping ranjang putih, Di sana nampak Seungri yang terbaring lemah dengan beberapa selang, alat medis tertancap di tubuhnya. Kulitnya begitu pucat pasi, Ia terlihat seakan mayat hidup yang bisa hidup karena terbantu alat-alat medis saja.

“Haruskah Haneul tersiksa karenamu, Seungri-ah? Aku bahkan berfikir jika kau tak pantas untuknya…” Ucap Kyuhyun pelan. “Kenapa kau harus membuat Haneul membenciku?! Kenapa kau harus kembali?!!”

Tanpa terasa air mata mulai mengalir dari ujung matanya, Namun tatapannya serta raut wajahnya yang terlihat begitu tegar, Seakan menggambarkan jika Kyuhyun tak merasa terenyuh dengan apa yang ada di hadapannya. Namun pada kenyataannya? Air mata itu seperti menggambarkan perasaan Kyuhyun yang sebenarnya. Ia pun mungkin tidak akan datang kemari jika Junsu tak memberitahunya tadi pagi.

“Kyuhyun-ah…” Tiba-tiba suara parau itu terdengar begitu jelas dari lelaki yang jelas sedang terbaring lemas itu.

Kyuhyun menatap Seungri tak percaya, Lelaki itu sadar. Dan kini ia tengah mencoba menoleh padanya meski sedikit sulit.

“Mianhe…” Desis Seungri.

“Mwo?” Kyuhyun terdiam. Tak percaya dengan apa yang di dengarnya.

“Mianhe… Aku telah merebut Haneul dari tanganmu… Aku… Aku bahkan berbohong jika tidak menyadari hal itu…” Ucap Junsu sedikit terbata.

“Apa yang kau maksud?”

Dengan wajah yang begitu pucat, Seungri mencoba untuk tersenyum. “Kau pikir aku tidak pernah mengetahui perasaanmu pada Haneul selama ini?”

Kedua mata Kyuhyun membulat dalam seketika, Bagaimana mungkin Seungri mengatakan hal itu. Jelas-jelas sejak awal pertama kali mereka bertemu dan belum menjadi sahabat dia sudah memperkenalkan Haneul sebagai kekasihnya.

“Apa yang kau bicarakan?”

“Sebenarnya… Aku sudah mengetahui sejak awal jika kau adalah tunangan Haneul. Aku tahu kedua orang tua kalian telah menjodohkan kalian sejak kecil, Dan aku yang mengetahui hal itu justru malah sengaja mengejar Haneul habis-habisan hanya karena takut jika kau akan terlebih dulu memilikinya… Dan mungkin juga Junsu…” Jelasnya kemudian.

“Mwo??”

“Apa kau tahu jika Junsu menyukai Haneul?” Junsu tersenyum tipis mengingat kenangannya dulu. “Kurasa… Selama ini, Bukan kau dan Junsu lah yang jahat. Tapi sebaliknya… Aku!”

Seungri menarik nafas sejenak, Sedangkan Kyuhyun masih menatapnya bingung. “Sejak Junsu mengenalkan aku pada Haneul sebagai teman kecilnya sekaligus adiknya… Aku jatuh cinta padanya. Tapi tak lama dari itu, Aku sadar… Junsu memiliki perasaan khusus padanya. Bukan perasaan sayang sebagai kakak… Tapi sebagai seorang kekasih…” Ia terdiam sesaat.

“Awalnya, Aku berfikir jika mungkin itu hanya perasaanku sesaat. Tapi semakin lama aku semakin merasa takut jika Haneul benar-benar di rebut orang lain, Maka dari itu… Aku langsung menggunakan segala cara untuk membuat hatinya luluh dan akhirnya jatuh cinta padaku… Tanpa peduli perasaan Junsu saat itu…” Ia menoleh lagi pada Kyuhyun. “Bukankah aku begitu jahat?”

Kyuhyun mengernyitkan keningnya, “Lalu apa hubungannya denganku?” Tanyanya.

Lagi-lagi Seungri tersenyum tipis. “Apa kau tidak sadar juga??” Ia terkekeh kecil meskipun terlihat jelas jika sebenarnya itu adalah tertawa paksaan.

“Saat itu, Setelah aku menjalin hubungan dengan Haneul selama dua bulan… Aku sadar jika ada seseorang yang selalu membuntuti Haneul. Akhirnya, Aku memutuskan seseorang untuk melacaknya dan kau tahu apa yang kudapat??” Seungri menatap Kyuhyun tajam. “Namamu. Aku tahu jika dia adalah suruhanmu…” Lanjutnya.

DEG!!

Sontak Kyuhyun begitu terkejut dengan apa yang di katakannya. Padahal selama ini suruhannya itu tak pernah mengatakan apapun padanya. “Lalu… Apa yang kau tahu lagi tentangku?” Tanya Kyuhyun seakan menantang.

“Hm.. Jadi kau benar-benar tak menyadarinya. Yah… Aku menyelidiki semua hal tentangmu, Hingga akhirnya aku mencoba bertanya pada Ny.Kim tentangmu dan dia menjawab… Jika kau adalah lelaki yang telah di jodohkan dengan Haneul sejak kecil…” Sambungnya kemudian. “Awalnya aku terkejut mendengar hal itu… Tapi… Di saat aku mengenalmu, Dan kau bersikap seolah-olah tak menyukai Haneul, Membuatku cukup lega… Tapi semua itu seakan percuma saja… Karena pada akhirnya Haneul tetap padamu kan?”

“Kenapa kau tidak mengatakan hal ini sejak awal, Seungri-ah?” Tanya Kyuhyun kemudian.

“Seperti yang aku katakan sejak awal… Aku tidak pernah ingin kehilangan Haneul… Maka dari itu, Aku selalu bersikap jika kau dan Junsu hanyalah sahabatku. Tak lebih… Dan itu berhasil… Aku bahkan sempat berfikir jika kalian telah berkhianat padaku…” Jelasnya santai.

Kyuhyun terdiam, Tak sanggup melanjutkan mengatakan apapun lagi. Ia benar-benar tak percaya jika Seungri ternyata telah mengetahui hal ini sejak awal. Bahkan lelaki ini berpura-pura untuk tidak mengetahuinya dan berfikir jika mereka itu adalah sahabat terbaiknya.

Tanpa Kyuhyun dan Seungri sadari, Junsu yang sejak tadi telah berada di ambang pintu yang sedikit tertutup itu mendengarkan semuanya. Penyesalannya pun seakan semakin bertambah.

“Bagaimana bisa kau masih menganggapku sebagai sahabatmu, Seungri-ah? Aku bahkan telah mengkhianatimu…” Lirih Junsu.

Ia terdiam cuukp lama, Namun suara Kyuhyun yang terdengar begitu jelas menyadarkannya jika sesuatu yang buruk telah terjadi.

“SEUNGRI-AH!! Bertahanlah!! Aku akan memanggilkan Dokter!!” Kyuhyun bergegas keluar dan tak berapa lama seorang Dokter dengan di dampingi beberapa Suster datang.

“Kyuhyun-ah, Ada apa?? Apa yang terjadi?” Tanya Junsu saat pintu tertutup dan suster itu melarang Kyuhyun dan Junsu untuk masuk.

Kyuhyun menggeleng singkat, “Ntahlah… Tadi tiba-tiba saja ia meringis kesakitan sambil memegangi kepalanya… Mungkin penyakitnya…” Ia tak dapat melanjutkan perkataannya. “ARGH!! Sialan!!” Ia tiba-tiba menendang dinding dengan begitu keras.

Junsu tak berkomentar banyak, Ia hanya menghela nafas berat. Menunduk dalam sembari memegangi ujung pelipisnya yang sedikit berdenyut jika memikirkan hal ini.

Drt… Drt… Drt…

Tiba-tiba saja ponsel Kyuhyun berdering cukup keras, Ia merogohnya dengan cepat dan langsung mengangkatnya.  “Yoboseyo…”

“…”

“Mworago?!!” Kedua mata Kyuhyun langsung membulat dan mendengar suara Kyuhyun yang terdengar sedikit panik itu membuat Junsu mendongakkan kepalanya, Menatapnya bingung.

“…”

“Ne, Ahjumma. Arraseo… Aku akan mencarinya…”

FLIP!!

Kyuhyun memutuskan sambungan teleponnya, Dan bergegas pergi namun Junsu segera menahannya. “Ada apa?” Tanyanya.

“Haneul menghilang… Aku harus mencarinya sekarang…” Jawab Kyuhyun singkat.

“Mwo?? Biar aku membantumu mencarinya…”

“Tidak perlu! Kau disini saja… Menunggu kabar Seungri, Dan beritahu aku nanti jika ada apa-apa… Aku akan menghubungimu juga jika telah mengetahui Haneul…”

Dengan segera Kyuhyun pergi meninggalkan Junsu yang hanya dapat terdiam tanpa dapat melakukan apapun.

“ARGH!! SH*T!!” Umpatnya seakan frustasi. Tubuhnya langsung merosot secara perlahan-lahan ke atas lantai.

Dua jam telah berlalu, Meskipun jam masih menunjukkan pukul 2 siang. Tapi langit sudah nampak mendung seakan seperti sore yang menjelang malam.

“Haneul-ah… Sebenarnya kau pergi kemana??” Lirihnya. Ia terus mengitari pusat kota Seoul dan mencoba mencari gadis itu di tempat yang mungkin akan di datanginya, Tapi ia tetap tak menemukan gadis itu.

Akhirnya ia teringat akan sesuatu tempat dan kemudian ia pun mulai berbalik arah seraya menginjak gas sedalam-dalamnya berharap jika gadis itu ada di tempat itu.

-How I Can-

Haneul tengah terdiam menatap pemandangan di depan matanya, Yah.. Tempat ini adalah tempat di mana Kyuhyun pernah mengajaknya dulu, Tapi ntah kenapa ia justru menyukai tempat ini dan memutuskan untuk datang ke tempat ini.

“Haneul-ah…” Haneul menoleh saat mendapati Kyuhyun dengan nafas yang tersenggal-senggal berdiri di belakangnya. Ia tersenyum tipis, “Akhirnya aku menemukanmu…”

Sejujurnya Haneul begitu terkejut dengan kedatangan Kyuhyun, Atau lebih tepatnya getaran pada jantungnya itu seakan terasa lebih kencang dari biasanya. “Apa yang kau lakukan di sini?” Tanyanya mencoba menutupi perasaan terkejutnya.

“Mencarimu…” Singkat Kyuhyun. “Kenapa kau pergi tanpa memberitahu Ahjumma? Dia begitu mengkhawatirkanmu… Ayo, Kita pulang sekarang saja. Sepertinya akan turun hujan…” Ajak Kyuhyun seraya berjalan mendekati Haneul.

“Aku tak mengerti dengan jalan pikiran kalian semua..” Tiba-tiba langkah Kyuhyun terhenti saat perkataan itu terlontar dari mulut Haneul.

“Apa maksudmu?”

“Kalian berkata padaku… Jika kalian menyayangiku… Kalian tak ingin kehilanganku… Tapi haruskah kalian menyakitiku juga hanya agar aku tetap berada di sisi kalian semua?”

“Mwo?” Kyuhyun tertegun mendengar ucapan Haneul.

“Apakah kalian tak sadar jika selama ini kalian lah yang membuatku menjadi seperti ini. Kau, Seungri, Junsu… Kalian sama saja. Kalian semua membuatku begitu sakit… terpuruk… Apakah sebenarnya itu yang ingin kalian lihat dariku?” Haneul menoleh menatap Kyuhyun dengan kedua mata yang berkaca-kaca.

“Haneul-ah…”

“Aku bahkan tidak pernah meminta kalian untuk mencintaiku… Tapi kenapa kalian semua melakukan hal seperti ini padaku??” Gadis itu berucap dengan suara bergetar.

DEG!

Ucapan Haneul seakan menusuk jantungnya. Ntah kenapa, Tapi Kyuhyun merasa jika kata-kata itu seakan benar-benar menghancurkan perasaannya. Membuatnya berfikir, Jika caranya itu adalah salah.

“Aku lelah… Aku lelah dengan semua kebohongan ini… Aku lelah dengan sikap kalian yang terus seperti ini… Jadi, Bisakah… Kalian menghentikan semua ini?” Ucapnya seakan memohon.

“Haneul-ah…” Kyuhyun hanya dapat memanggil namanya dengan lirih.

Gadis itu terdiam dan kembali berbalik. Hujan pun mulai turun secara perlahan, Tapi kedua orang ini tetap diam di tempatnya tanpa melakukan apapun. Mereka membiarkan tubuh mereka terguyur hujan deras dengan jangka waktu yang lama.

Drt… Drt… Drt…

Kyuhyun merogoh saku celananya dan mengangkan telepon yang masuk ke ponselnya. “Yoboseyo…”

“Kyuhyun-ah…” Ujar orang di seberang sana.

“Oh… Ne, Wae?”

“Seungri… Dia… Dia… Telah meninggal…”

Kyuhyun tersentak kaget saat mendengar ucapan Junsu dari seberang sana, Seketika itu juga ia memutuskan sambungan teleponnya dan menatap nanar pada Haneul yang tetap memunggunginya.

-How I Can-

Di tengah cuaca yang cerah, Kini Kyuhyun, Junsu dan Haneul serta beberapa orang lainnya yang satu persatu mulai pergi meninggalkan sebuah gundukan tanah merah yang masih nampak baru, Yah.. Itu adalah makam Seungri.

Tak ada tetesan dari ketiga orang itu, Mereka seakan nampak tegar menerima semua ini. Namun pada kenyataannya, Raut penyesalan dan kesedihan tetap tak hilang dari mereka.

“Junsu-ah… Bisakah kita berbicara sebentar?” Ajak Kyuhyun kemudian.

“Ehm…” Junsu mengangguk singkat dan kemudian berjalan mengikuti Kyuhyun, Meninggal kan Haneul yang masih tetap di makam Seungri.

“Ada apa?” Tanya Junsu kemudian.

“Aku… Hanya ingin berpamitan padamu… Hari ini aku akan pergi ke Amerika…” Ucap Kyuhyun to the point.

“Mwo? Tapi… Bagaimana dengan Haneul?? Bukankah kalian…”

Kyuhyun tersenyum masam, “Aku rasa Haneul tidak membutuhkan lelaki brengsek sepertiku jadi aku tidak memberitahunya tentang kepergian ini…”

“Kyuhyun-ah… Jangan mengulangi hal yang sama seperti Seungri!!” Ujar Junsu mengingat kan sahabatnya itu.

“Tidak… Aku tidak seperti si ‘bodoh’ itu! Aku sudah memikirkan hal ini matang-matang… Karena itu aku berpamitan padamu sekarang. Aku akan pergi…”

“Hah… Baiklah…” Junsu memeluk Kyuhyun erat dan menepuk punggung lelaki itu sesaat. “Aku harap kau bisa bersenang-senang di sana…”

“Yah… Tentu…” Kyuhyun tersenyum tipis dan tak lama dari itupun ia berpamitan untuk pergi meninggalkan Junsu dan Haneul yang bahkan tak mengetahui kepergiannya itu.

“Junsu-ah… Ayo kita pulang…” Ajak Haneul seraya mendekati Junsu.

Junsu menoleh pada gadis itu, Ntah kenapa dia tak bisa menahan pikirannya itu. “Haneul-ah…” Panggilnya kemudian.

“Yah?”

“Apakah… Kau menyukai Kyuhyun?”

Haneul membulatkan kedua matanya, “Bagaimana bisa kau menanyakan hal seperti itu sekarang? Bisakah kita membicarakannya lain kali?” Elak Haneul.

“Jawab aku sekarang, Haneul-ah…” Junsu sedikit menekan perkataannya.

Haneul terdiam untuk beberapa saat, Lalu ia pun menatap Junsu kembali. “Ntahlah… Aku bahkan tak mengerti dengan perasaanku sendiri, Junsu-ah…” Jelasnya.

“Jika begitu pergilah ke Bandara Incheon sekarang! Kyuhyun akan pergi ke Amerika, Dan jika kau bertemu dengannya… Maka kau akan bisa mengerti perasaanmu padanya…”

“Tapi…”

“Pergilah!!”

Dan di saat itu juga Haneul langsung mengangguk seraya berbalik mencoba mengejar Kyuhyun dan berharap jika lelaki itu belum pergi.

-How I Can-

Kyuhyun menatap pasportnya, Ia menghela nafas berat. Mungkin tak sepenuhnya ia rela meninggalkan tempat ini, Tapi ia sudah mantap dengan keputusan ini dan tak mungkin ia akan membatalkan semuanya begitu saja. Ia mulai menarik kopernya hendak beranjak pergi.

“YA!! CHO KYUHYUN!!” Teriakan suara yang sudah tak asing lagi bagi Kyuhyun membuatnya menoleh padanya dan di saat itu juga ia begitu terkejut dengan apa yang di lihatnya.

“Haneul-ah…” Kagetnya.

Haneul langsung berjalan cepat kearahnya. “Bodoh!! Kenapa kau pergi tanpa memberitahu ku terlebih dulu, Huh?!” Bentak Haneul keras.

“Eh?? Kau… Apakah Junsu memberitahumu tentang kepergianku ini??”

“Memangnya kau pikir siapa lagi?!!” Haneul menatap tajam padanya.

“Geezzz… Anak itu memang tidak bisa di percaya!!” Gerutu Kyuhyun. Lalu ia membalas tatapan Haneul. Kemudian tersenyum, “Mianhe… Aku tidak berpamitan padamu terlebih dulu…”

Amarah Haneul sedikit menyurut saat melihat senyuman Kyuhyun itu. “Kau… Kenapa harus pergi?” Tanyanya kemudian.

“Tidak apa… Hanya karena aku ingin mencari suasana baru saja…” Bohong Kyuhyun sambil tetap tersenyum ramah.

“Benarkah?” Ragu Haneul.

“Yah…” Kyuhyun mengangguk singkat.

Mereka terdiam satu sama lain, Seakan canggung dengan keadaan itu. Tapi sebuah suara yang menyadarkan Kyuhyun untuk segera pergi.

“Err… Tidak adakah salam perpisahan untukku? Misalnya… Pelukan terakhir?” Tanya Kyuhyun ragu.

Haneul tersenyum tipis, Namun sedikit di paksakan dan setelah itu ia pun menghambur dalam pelukan Kyuhyun. “Aku pasti akan merindukanmu…” Lirihnya.

“Yah, Begitupun aku…” Balas Kyuhyun seraya mengusap lembut punggung gadis itu.

Mereka melepaskan pelukan hangat itu, Dan kemudian saling tersenyum tipis. “Haneul-ah… Bisakah aku mengatakan sesuatu sebelum aku pergi?”

“Ehm… Apa?”

“Jika suatu saat nanti aku kembali… Dan kau masih sendiri, Bisakah… Bisakah aku yang berada di hatimu nanti?”

“Eh??” Haneul tertegun mendengar ucapan Kyuhyun.

Melihat ekspresi Haneul yang hanya terdiam dan nampak terkejut itu membuat Kyuhyun tertawa kecil.

“Hahahaha… Aku hanya bercanda…” Ia mengacak rambut Haneul pelan. “Baiklah… Kalau begitu aku pergi dulu… Sampai jumpa…” Kyuhyun melambaikan tangannya dan kemudian berbalik meninggalkan Haneul yang hanya dapat membalas lambaian tangannya itu dengan sedikit ragu.

“Selamat tinggal, Kyuhyun-ah…” Ucap Haneul lirih.

Jujur saja, Ia merasa perasaan yang menyesakkan begitu menyiksanya saat ini saat melihat Kyuhyun berbalik dan pergi meninggalkannya. Namun apa yang dapat ia perbuat? Ia hanya dapat terdiam menatap kepergian Kyuhyun.

“Saranghae…” Desisnya dan kemudian berbalik mulai meninggalkan bandara yang begitu ramai itu.

Di saat yang bersamaan juga, Kyuhyun berbalik menatap nanar pada punggung Haneul yang berjalan perlahan mulai menjauhinya. “Selamat tinggal… Haneul-ah… Saranghae…”

The End…

Annyeong Readersssss… Seperti biasa aku menyapa kalian dulu yang udah setia tongkrongin neh blog dan bahkan baca + comment… Hehehehehehehehe

Ah,,, Akhirnya ff neh udah ending juga… Hohohohoho Dan semoga aja, Ending dari ff ini tidak mengecewakan readers… Dan untuk semua readers, Arigatou… Xie-Xie… Merci… Gomawo… Danke and Thank Youuuuuu… Buat nungguin ff ini setiap saat.. Hehehehehehehe Pokoknya LOVE YOU FULL DAH… Hahahahahaha

75 thoughts on “How I Can?? (Part 3 of 3)

  1. hmm,,, istilah klasik,,, cinta gak harus memiliki kan,,, ^___^
    mudah2an author berbaik hati buat sequelnya y,,,heheheheee
    *ngarep*

  2. ya..walaupun dalam keadaan sakit kepala,gelap-gelapan dikamar bermodalkan cahaya laptop,saia berhasil menuntaskan untk membc ff ini..*lap keringat*

    yah,sebenarnya bukan salah Kyuhyun,junsu n seungri kalau mereka mencintai Miyoung,tapi salahkan authornya yang udah bikin crita cinta segi empat kyk gini…*digorok Nta*

    endingnya gantung,msh ada epilog kah??? wajib atuhh…hehehehe…

    ps bwt junsuh : aku selalu ada untuk menerima mu dgn tangan terbuka…*plakk*

  3. kyuhyun brengsek, tpi ganteng *eh* #plaak wkwkwkwk
    imy jdi bingung eon, buat milih siapa yg salah, kyu junsu atau seungri lols
    ehehe
    huehh onnie kenapa seungri.a meninggal T.T
    dan yah yah ko kyu pergi ke amrik, trus nasib pertunangan kyuhan gmana eon???
    ini mah wajib d bikin sekuel.a eon ehehe xD
    daebak daebak eon😀

  4. sebenernya cerita ini gantung,,tapi masih bisa d simpulkan bahwa sbenarnya Haneul dan Kyu saling mencintai,,,butttttt yaa itu tadi, cinta mereka ngk bisa bersama😦
    huhuhu….
    di tunggu yaa,,kisah2 yang lainnya🙂

  5. Ntaa,,,,ini knpa? knpa endingny gni? *mewek*
    ksian tuh couple, sma2 cinta tpi sma2 mnderita…hueeeeeeeeeee😥
    tpi,,nice ff..spt biasa, aq trhanyut dlm critany…
    dtunggu yg When You Believe y ta.. ^^

  6. kenapa beginiii???
    gak terimaaaaaa… kyu harus dgn haneul… *maksa..
    ending na sedih deh..
    seungri meninggal, kyu pergi, junsu jg menyesal..
    haneul kenapa ngk ditahan kyu na?? klo ditahan kyu pasti ngak pergi deh..
    dibuat epilog na donk… sedih klo ending na gt.. hehhhee…

  7. yhaaaaaa sad ending … buatin sekuelnya dung thor jeebbbaaaaalll TTTTTTTTT~~ bgs bgt ni ff aku suka gyahahahaha :D~ aku penggemar sad ending #plak n aku suka akhrnya kyk gn krn jd adil gt n_n sekuel thor ~ hehehe terus brkarya yaak FIGHTING chingu :3

  8. tnglin jejak dulu ah,.mian thor bru coment. .hehe
    yakin ya bca part 1-3 nyesek bgt bkin mewek:(
    kshan mrka smua pnya mslah rumit. .tpi seru kog thor epepnya

  9. Aaaaaah great ending. jadi kayaknya nggak ada yang dapat Hanuel hehehe tapi kan sebeenarnya ada yang cintanya terbalas hehe great… ditunggu ff-ff lainnya…

  10. ternyata Seungri *speechless*
    ini kasihan Haneul ya, 3 orang cinta dia tapi pada bohongin Haneul -..-
    kyaaaa Kyuhyun so sweet sampai nyuruh pengawal ngikutin Haneul, mastiin Haneul baik” aja *envy*
    endingnya sengaja nggantung ya saeng? hihi
    mereka sama” mencintai tapi status nggantung :p
    anyway nice ff saeng🙂

  11. Yah….saya berharap endingnya Kyu sama HaneuL wLpn mereka saLing suka setidaknya mereka jadian jgn berpisah seperti ini (˘̩̩̩⌣˘̩̩̩)

    Kasian bgt Seungri hrs meninggal *hug my panda* tp untung masaLahnya terselesaikan sehingga Seungri bs meninggaL dgn tenang #Eeeaaa

    Seperti biasa Nta ffnya Daebak ◦^⌣^◦ dtunggu karya yg Lainnya ya😀

  12. Gak ada epilognya thor? Aku kira mereka bakal benar” jadi menikah hikss..
    Tapi ff-nya sedih.. Pasti berat banget bagi Haneul menghadapi semua itu…
    Daebak, ceritanya hebat🙂

  13. Hmmmm…
    Masih pada butuh waktu buat meyakinkan perasaan masing” yaaa…
    Sequelnya musti buru” publish nih Nta!! *maksa*

    Mau tw gimana nasibnya Junsu, trus Haneul bakal tetep jaga hatinya buat Kyu ato justru dy ngebuka hatinya buat Junsu?

    Dtunggu sequelnya Ntaaaaa~ ( ˘ з(˘⌣˘)

  14. yah masa ending y begini padahalkan mau y haneul sama kyu,,,,, walaupun bsgus y begini ngak ada yg dapet tp q mau egois n ending y mau happy ending jd harus ada sequel dong baca y udah sampe nangis nih n mana q sambil dengerin lagu y t-ara yg we were in love tu jd mewek y makin jd…..
    sequel…..

  15. Annyeong ~~~
    Its been a long time ga ngerusuh disini
    *siapaguwehjuga *gapntg

    Comment nya di satuin aja gpp x ya.
    Baca part 1 n 2 rasanya complicated sangat.
    Cinta segiempat.
    Kyuhyun di bilang jahat , ga jga.
    Junsu pengkhianat , mendekati la.
    Seungri jahat, agak tepat la.😀
    Part 3 nya akhirnya menjelaskan keriweuhan ceritanya.
    ^^d

  16. Kox bisa ad junsu ngtok rmah nya miyoung pdhal castnya can gx ad miyoung……. Ckckckckck mkzudnya rmah haneul yaw thor?????

  17. haduhhhh tuh 3 cowo cakep smua enak bgt sii haneul di cintai 3cwo skaligus.. teruz udah ga ada yg salah di antara kalian *nunjuk junsu seungri guixian* yg salah authornya yg buat ni ff (?) ㅋㅋㅋㅋ

    adududuhhhh ini endingnya gantung bikin geregetan pengen ngunyah tiang listrik (?) so ni akan ada squelnya ga??? kalo engga nelen tiang listrik btulan niii… *muka melas

  18. huweeehhhh….awalny aq mnduga klu hati seungri la yg trskti tp trnyata haeul la yg lbh sakit krn perbuatan 3 org itu:‘(
    jd haneul gx sm sp2 y????bnr2 mnyedihkan
    daebak thor^^konflikny dpt bgt^^

  19. hMMMM
    kok Kyu Oppa kok pergi sich. bkannya dia cintrong yach ma Haneul..
    Haneulnya jg knpa nggk ju”r aj wktu d Bndra. jd kn klau Kyu Oppa tw, mngkin dy nggk jd pergi.
    Tp bgus kok Eonn..
    Daebak…..
    .
    Kpikiran bwt sequel nggk EOnn??
    Buat ya…ya..ya….
    #maksa

  20. Lngsung ningglin jejak d sni yach Eonn
    .
    Yaaaaaaaaaaaaaaaaaa
    knpa Sad Ending Eonn…
    Haneul knpa nggk jujur aj sich ma Kyu oppa. kn biar Kyu Oppa nggk jd prgi…
    Seungri Oppa knpa hrus mninggl scepet ptu sich…
    Junsu Oppa jg ksihn. dr dlu cnta nya nggk prnh k bles…..
    .
    Eonni daebak…………
    dn skrng q mo bca Sequelnya yach Eonn….
    mdah”an Happy Ending……

  21. Waduh,,,,aq pikir kyu bkal jd ma haneul,,tp trnyta ngg😦
    Pdhl kek.a junsu udh rela klo seandai.a haneul jd sm kyu…

    Tp y udh deh,,,kan stiap crta g selalu hrs happy ending🙂
    Lg pula yg pntng mrka smua g musuhan😀

  22. si eonni seneng banget dah kayaknya sama kata* (darah diujung bibirnya)😀
    ehh endingnya ngga terduga. kirain mah kek d pilem2 gitu ngejar di bandara terus sayang2an ngga jadi pergi deh.. ternyaataaa…….
    ddaebak deh buat eonni author thumb up (y)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s