It’s You (Sequel How I Can)

Title            :  It’s You (Sequel How I Can)

Author        : NtaKyung

Casts          : Cho Kyuhyun, Kim Haneul and Kim Junsu

Length        : Oneshot

Genre         : Romance

Rating        : PG-13

-It’s You-

Kring… Kring…

Seorang gadis tengah mencoba menggapai jam wekernya yang terus berbunyi nyaring sejak tadi.

Trik!!

“Ngh…” Gadis yang tak lain adalah Kim Haneul itu, Mulai terbangun dari tidurnya. Dengan kedua mata yang masih menyipit ia melirik pada kalender yang terpajang di meja kecil sisi tempat tidurnya. “Hari ini adalah hari peringatannya…” Senyumnya.

-It’s You-

Kyuhyun membuka kaca mata hitamnya saat ia baru saja keluar dari bandara Incheon, 5 Tahun bukanlah waktu yang sebentar baginya untuk meninggalkan kota kelahirannya ini. Namun hal itu harus ia lakukan demi seseorang, Kim Haneul.

“Ah… Aku benar-benar merindukan Negara ini…” Gumamnya.

Dan kemudian ia pun menaiki sebuah mobil yang terpakir di hadapannya. Lalu tersenyum kecil saat melihat seseorang yang tak asing lagi baginya.

“Bagaimana kabarnya sekarang?” Tanyanya kemudian.

Lelaki itu mengangguk tanda hormat pada Kyuhyun, “Seperti yang anda perkirakan, Tuan. Dia semakin bertambah manis dan cantik…”

“Ah, Jinja??” Kyuhyun mulai menyandarkan tubuhnya, Dan lelaki yang tak lain adalah kepercayaannya itu mulai melajukan mobilnya. “Haneul-ah… Apakah kau sudah memiliki seseorang yang special untukmu?”

“Tuan… Lalu apakah kita akan langsung pulang atau…”

“Aku ingin menjenguk sahabat lamaku dulu…” Senyum Kyuhyun. “Dan jangan lupa, Kita mampir dulu ke toko bunga. Aku akan sangat malu jika tidak membawa apa-apa untuk Seungri…”

“Baiklah, Tuan…”

-It’s You-

Haneul mengenakan sebuah dress cream yang panjang selutut, Lalu ia pun mulai merias rambutnya sambil tersenyum tipis.

“Aku tidak sabar untuk bertemu denganmu lagi, Seungri-ah… Ini sudah peringatan yang ke-5 sejak kau pergi…”

Setelah ia selesai merias diri, Haneul mulai bergegas pergi ke toko bunga yang letaknya tak jauh dari tempat pemakaman.

“Ahjumma… Annyeong…” Sapanya ramah karena sudah terbiasa dating ke tempat itu.

“Oh, Haneul-ah… Seperti biasa?” Tanya bibi penjaga toko bunga itu, Begitu hapal dengan pesanan Haneul.

“Yah, Tentu saja…” Haneul mengangguk semangat.

Haneul mulai memperhatikan bunga-bunga yang lain untuk menunggu rangkaian bunga yang biasa di pesannya itu siap. Namun ia di sentakkan dengan suara lelaki yang sepertinya baru saja membeli bunga.

“Kamsahamnida…” Ucap lelaki itu dan mengambil rangkaian bunganya, Lantas berjalan melintasi Haneul yang memunggunginya sehingga mereka tak dapat bertatap wajah.

Dengan cepat Haneul menoleh ke arah lelaki itu, Tapi sayangnya lelaki itu telah pergi terlebih dulu ke luar toko. “Suara dan Parfume yang di gunakan lelaki itu… Kenapa mengingatkan aku padanya?” Pikir Haneul sedikit terlihat murung.

“Haneul-ah… Pesananmu sudah siap!” Ujar bibi penjaga toko itu kemudian.

Setelah membayar pesanan bunga itu, Haneul lantas pergi keluar toko bunga tersebut. Tapi ntah kenapa pandangannya langsung tertuju pada lelaki yang tadi sempat ada di toko bunga itu juga dan saat ini lelaki itu tengah memunggunginya dengan ponsel yang ia pegang.

Drt… Drt… Drt…

Tiba-tiba ponsel Haneul berdering, Membuat gadis itu segera mengambil ponselnya di dalam tas kecil yang di bawanya.

“Yoboseyo…”

“…”

“Ehm… Oh, Wae?”

“…”

“Mwo?!! Ya!! Kau berjanji akan menemaniku hari ini! Dan lagipula kau memang sudah seharusnya mengunjunginya kan…”

“…”

“Jadi kau lebih mementingkan pekerjaanmu daripada aku dan temanmu sendiri?!”

“…”

“Jika kau tidak datang untuk waktu 15 menit, Maka aku akan membencimu, Kim Junsu!!” Ancam Haneul seraya memutuskan sambungan teleponnya begitu saja.

Sesaat setelah mendengar nama Junsu di sebutkan, Kyuhyun langsung berbalik padanya. Tapi di saat yang bersamaan juga, Haneul telah bergegas pergi menaiki taxi.

“Suaranya… Begitu mirip dengannya…” Batin Kyuhyun. Dengan cepat ia menggelengkan kepalanya lalu tersenyum sedikit kecut. “Ah… Haneul-ah, Baru saja aku tiba di Seoul. Tapi kenapa kau sudah menjadi halunasi tinggiku?”

Tak ingin berlama-lama lagi di tempat itu, Kyuhyun pun segera menaiki mobilnya dan pergi menuju sebuah tempat yang sudah lama tak di kunjunginya itu.

-It’s You-

Kyuhyun berdiri di hadapan sebuah makam,  Yah.. Ini adalah makam Seungri, Sahabatnya. Setelah ia berdoa dengan khusu kemudian ia meletakkan bunga yang di bawanya tadi.

“Seungri-ah… Mianhe,  Aku baru datang kembali…”

Ia tersenyum tipis, Memegang batu nisan yang menampangkan nama seseorang yang telah lama menjadi sahabatnya,  Dan bahkan pernah ia khianati sebelumnya.

“Seharusnya kau bahagia di sana, Seungri-ah. Aku yakin tuhan memberikan tempat yang terbaik untukmu… Maafkan segala kesalahanku…”

Kyuhyun mulai berbalik, Berjalan perlahan meninggalkan makam tersebut. Namun belum sampai beberapa langkah, Ia di kejutkan dengan kehadiran dua orang yang sudah tak asing lagi baginya.

“Kyuhyun-ah…” Desis orang yang ada di hadapannya.

Sedikit tersenyum kecut, Kyuhyun pun sedikit membungkukkan badannya. “Annyeong, Junsu-ah… Haneul-ah…” Ujarnya sedikit enggan.

-It’s You-

Haneul terus berdiri, Menunggu kedatangan Junsu. Dan setelah menunggu beberapa saat akhirnya Junsu datang dengan nafas yang sedikit tersenggal-senggal.

“Hhh… Mianhe, Haneul-ah…  Hhh, Aku, Aku… Tadi benar-benar sedang sibuk…” Ucap  Junsu dengan nafas yang memburu.

“Cih! Beralasan saja!” Haneul membuang wajahnya kesal. “Kau ini selalu saja begini! Apa kau tidak bisa…”

“Haneul-ah…  Berhentilah berceloteh seperti anak kecil! Aku benar-benar lelah…” Keluhnya sambil memegangi dadanya.

“Aish… Neo…”

“Ah, Sudahlah. Bukankah hari ini kita akan menemui Seungri?” Sela Junsu cepat seraya merangkul tubuh Haneul dan menarik tubuhnya untuk berjalan.

“Hah… Kau ini selalu pintar dalam mengalihkan pembicaraan! Kim Junsu!” Gerutu Haneul.

Junsu hanya terkekeh kecil mendengar gerutuan Haneul,  Kemudian ia mengacak rambut Haneul asal membuat gadis itu merenggut. Namun di saat mereka sedang asyik berjalan diiringi candaan ringan, Langkah mereka terhenti saat tersadar dengan orang di hadapannya.

“Kyuhyun-ah…” Desis Junsu pelan, Sedikit terkejut dengan keberadaannya yang sudah lama meninggalkan kota Korea ini.

“Annyeong, Junsu-ah… Haneul-ah…” Balas Kyuhyun sedikit tersenyum kecut.

-It’s You-

Kini ketiga orang ini hanya dapat terdiam di sebuah café yang dulu sering kali mereka kunjungi. Keduanya terlihat kaku dan enggan satu sama lain, Seakan jika mereka baru saja saling mengenal karena suatu kesalahan tertentu.

“Err… Jadi kau sibuk apa saat ini? Rasanya sudah begitu lama kau meninggalkan Seoul…” Junsu memulai membuka pembicaraan bermaksud untuk mencairkan suasana.

“Hanya bekerja. Tak ada yang lain…” Jawab Kyuhyun kemudian.

“Benarkah?” Junsu mencoba untuk mencari obrolan lebih lanjut. “Memangnya kau tidak memiliki seorang kekasih?”

Kyuhyun terdiam sesaat, Pandangannya tak sengaja terarah pada Haneul yang terus saja diam. Dan setelah itu ia pun tersenyum kecil seraya menggeleng singkat. “Anni…”

“Ah, Jinja?”

“Ehm…” Kyuhyun kembali mengangguk. “’Lalu bagaimana dengan kalian berdua? Apakah mungkin kalian…” Kyuhyun menggerakkan tangannya seakan mengisyaratkan sesuatu.

“Ah, Soal itu…” Junsu menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

Melihat hal itu, Haneul seakan terlihat kesal dan dengan secara tiba-tiba dia mengaleng lengan Junsu yang tentu saja membuat  Junsu terkejut seraya menoleh padanya.

“Haneul-ah…”

“Kami berdua telah bertunangan. Maaf, Sebelumnya kami tidak sempat mengundangmu dalam acara pertunangan kami.  Jujur saja, Kami tidak tahu alamatmu selama di London…” Ucap Haneul kemudian.

Junsu menatap Haneul tak percaya, Matanya sedikit membulat. Namun dengan mantap Haneul tetap mengaleng tangan Junsu erat.

Sedangkan Kyuhyun yang mendengar hal itu terlihat begitu kalem. Tak ada respon yang berlebihan darinya. Ia hanya tetap diam, Memandang pada kedua orang itu.

“Chukkae…” Akhirnya Kyuhyun kembali bersuara. “Kalian memang serasi. Maaf, Aku hanya bisa memberikan ucapan selamat ini pada kalian…”

Deg!

Ntah kenapa Haneul merasa ada sedikit kekecewaan di hatinya saat mendengar ucapan Kyuhyun. Namun ia mencoba menyembunyikan perasaan itu.

“Gomawo…” Balasnya kemudian sambil tersenyum tipis.

Keadaan mereka pun terasa sedikit mencair saat  Junsu dan Kyuhyun mulai mencari obrolan lain. Tapi tidak dengan Haneul yang terus diam, Dan pada kenyataannya bahkan gadis itu sempat sesekali melirik  Kyuhyun sekilas.

“Dia tak banyak berubah…” Batin Haneul.

-It’s You-

Kyuhyun melirik Haneul sekilas. Ia tersenyum tipis saat melihat Haneul yang telah tertidur pulas di dalam mobil Junsu, Mungkin gadis itu terlalu lelah.

“Senang bisa bertemu lagi, Kyuhyun-ah…” Ucapan Junsu membuyarkan lamunan Kyuhyun itu.

“Ah, Ne. Aku juga senang bisa bertemu denganmu lagi. Junsu-ah…” Balas Kyuhyun.

Kemudian, Merekapun saling berpelukan melepas rindu antara sahabat yang sudah lama tak bertemu.

“Berkunjunglah ke tempat kami jika kau ada waktu selama di  Seoul ini…” Ujar  Junsu.

“Ehm, Akan aku usahakan…” Kyuhyun mengangguk singkat, Lalu ia pun menepuk pundak Junsu dan setelah itu ia pun beranjak pergi menaiki mobilnya.

Selepas mobil Kyuhyun pergi,  Junsu akhirnya masuk ke dalam mobilnya. Ia terdiam sesaat, Tak menyalakan mesin mobilnya.

“Kenapa kau harus berkata seperti itu padanya di saat kita baru saja bertemu lagi. Haneul-ah?” Tanya Junsu seraya melirik Haneul yang masih tertidur itu.

Namun tiba-tiba saja kedua mata Haneul terbuka secara perlahan-lahan lalu ia menoleh pada Junsu. “Lalu aku harus bagaimana? Bersikap manis padanya?” Ujar Haneul terdengar sedikit menekan perkataannya.

“Kau tahu? Bahkan untuk mengucapkan sesuatu di hadapannya pun terasa sulit sekali. Dan sekarang kau berkata seperti itu padaku?!”

“Bukan seperti itu,  Haneul-ah…  Aku hanya…”

“Sudahlah, Junsu-ya.  Jangan membahas ini lagi. Aku lelah, Aku ingin pulang…” Sela Haneul cepat memotong ucapan Junsu.

“Hah…” Junsu menghela nafas sejenak. “Baiklah kalau begitu…” Ujarnya dan setelah itu ia pun mulai melajukan mobilnya.

Di sisi  Lain…

Kyuhyun melemparkan jasnya ke atas sofa, Lalu ia menjatuhkan dirinya di atas ranjang. Pandangannya menatap langit-langit, “Secepat itukah semuanya terjadi? Kenapa aku harus mengetahui semua ini?”

Bayangannya akan Haneul dan Junsu tadi membuatnya tak dapat memungkiri jika mereka berdua terlihat seperti sepasang kekasih. Terlebih di saat Haneul mengatakan hal itu, Ntah kenapa ucapannya itu terlihat sungguh-sungguh.

“Haneul-ah… Kenapa kau terus saja masuk ke dalam hidupku? Kenapa bayangan akan dirimu tak pernah menghilang?!” Kyuhyun memegang kepalanya.

-It’s You-

Haneul baru saja turun dari anak tangga dan tatapannya langsung tertuju pada Junsu yang sudah menunggunya di ruang makan.

“Aish…  Sudah umur berapa kau ini. Jam segini baru bangun!” Ejek Junsu seraya melahap roti isinya.

“Ya! Kau mau mencoba mencari masalah denganku, Huh?!” Haneul menjitak kepala Junsu pelan.

Ny.Kim hanya dapat tersenyum simpul saat melihat anaknya yang sedang bercanda dengan Junsu. Yah, Sejak beberapa tahun yang lalu Junsu seakan menjadi bagian dari keluarga ini.  Terlebih lagi di rumah ini tak ada anak lelaki satupun, Membuatnya seakan menjadi penjaga di rumah ini.

“Sudah, Sudah… Kalian tidak perlu bertengkar seperti anak kecil…” Ujar Ny.Kim bijak.

Haneul hanya mengerucutkan bibirnya lalu mulai melahap roti isinya juga bersamaan dengan segelas susu strawberry seperti kesukaannya.

“Haneul-ah. Apakah tadi malam kau kurang tidur?” Tanya Junsu tiba-tiba.

“Eh? Kenapa kau berfikir seperti itu?”

“Tidak… Hanya saja, Kupikir jika kau sudah bertemu dengan Kyuhyun. Mungkin saja kau akan menjadi sulit tidur…” Sindir Junsu.

Haneul sedikit tersentak dengan ucapan Junsu yang tiba-tiba itu, Ia lantas melemparkan tatapan death glare padanya.

“Kim Junsu!” Tekannya.

“Eh? Memangnya Kyuhyun ada di Seoul?” Tanya Ny.Kim kemudian.

“Yah, Kemarin kita bertemu saat akan berkunjung di makam Seungri…” Jelas Junsu santai.

“Jinja? Bagaimana keadaannya? Dia  bertambah tampan bukan?” Ny.Kim sedikit menggoda Haneul dengan nada ucapannya itu, Lalu ia menoleh pada Haneul.

“Umma!” Haneul merenggut kesal. “Sudahlah, Lebih baik kita pergi sekarang saja. Kajja!”  Ajak  Haneul seraya menarik tangan Junsu.

“Ahjumma, Kami pergi dulu…” Ujar Junsu setengah berteriak.

“De,  Hati-hati di jalan…”  Balas Ny.Kim santai.

Saat di perjalanan, Haneul hanya terus menatap Junsu kesal. Sedangkan orang yang bersangkutan nampaknya tetap tenang dengan hal itu.

“Kau tak seharusnya membahas tentangnya lagi di hadapan Umma. Kim Junsu!” Kesal Haneul.

“Waeyo?” Junsu menoleh sejenak pada Haneul lalu kembali focus pada jalanan.

“Karena aku tidak suka!!”

Mendengar hal itu, Tiba-tiba saja Junsu menyisikan mobilnya dan memberhentikannya. Lalu ia menoleh pada Haneul yang masih menatapnya tajam.

“Kau tidak menyukainya karena kau masih belum bisa melupakannya kan?” Balas Junsu seakan tepat sasaran karena kedua mata Haneul langsung membulat saat mendengar hal itu.

“Mworago?” Kagetnya.

“Haneul-ah… Akui sajalah, Dari lubuk hatimu yang terdalam kau masih menyukainya kan? Kau masih belum bisa melupakan Kyuhyun. Dan kau tak bisa menyangkal akan hal itu…”

“Junsu-ah!!” Bentak Haneul seakan tak sanggup mendengarnya.

“Wae?! Yang aku ucapkan benar bukan?! Haneul-ah… Kau tak bisa membohongiku…” Junsu menggeleng singkat menatap penuh arti pada Haneul.

“Aku membencimu!!” Haneul memukul Junsu dengan tas kecilnya lantas keluar dari mobil tersebut.

“Haneul_ah…” Panggil Junsu namun tak di gubrisnya oleh gadis itu. Ia bahkan malah segera menaiki taxi yang berhenti tepat di hadapannya.

-It’s You-

Kyuhyun yang baru saja bertemu dengan clientnya, Memutuskan untuk pergi menuju sebuah café yang tak jauh dari tempatnya meeting tadi. Tapi pandangan Kyuhyun langsung terfokus pada seorang gadis yang baru saja memasuki sebuah toko bunga.

“Dia… Haneul…” Gumam Kyuhyun.

Tanpa pikir panjang lagi, Kyuhyun pun menghentikan mobilnya tepat di hadapan toko bunga tersebut dan masuk kedalamnya.

“Selamat datang…” Sapa seorang pelayan saat Kyuhyun memasuki toko tersebut.

Kyuhyun hanya mengangguk singkat, Lalu matanya mulai menelusuri toko tersebut hingga akhirnya ia mendapatkan sosok gadis yang di carinya itu. Dengan sedikit ragu akhirnya ia pun berjalan mendekati Haneul.

“Haneul-ah…” Panggil Kyuhyun kemudian.

Mendengar ada yang memanggilnya, Haneul pun segera menoleh padanya. Dan nampaknya gadis itu begitu terkejut dengan kehadiran Kyuhyun.

“Kau… Bagaimana bisa ada di sini?” Tanya Haneul bingung.

“Hanya tidak sengaja mampir…” Bohong Kyuhyun.

Haneul mengangguk singkat. Seakan malas untuk mencari obrolan lain dengan orang yang jelas menjadi bahan perdebatannya dengan Junsu saat pagi tadi.

“Mau mengobrol di café yang tak jauh dari sini?” Tawar  Kyuhyun kemudian.

“Eh?” Haneul menoleh kembali pada Kyuhyun.

“Tapi jika kau keberatan atau sedang sibuk tidak apa-apa… Aku tidak memaksa…” Ujar Kyuhyun sadar dengan reaksi Haneul yang sepertinya bingung untuk menjawabnya.

“Aniya, Bukan begitu maksudku…”

“Jadi?”  Kyuhyun menatap Haneul penuh harap.

Dan pada akhirnya Haneul pun mengangguk singkat sambil tersenyum enggan pada Kyuhyun. “Baiklah kalau begitu…”

Kyuhyun tersenyum puas mendengar hal itu. “Kajja…” Ajaknya seraya mempersilahkan Haneul untuk berjalan terlebih dulu, Dan Haneul pun mulai berjalan mendekati mobil Kyuhyun yang terpakir di hadapan toko tersebut.

Merekapun tiba di sebuah café yang mulanya menjadi tempat tujuan Kyuhyun. Dan sejak tiba beberapa menit yang lalu, Mereka hanya tetap terdiam tanpa mengatakan apapun.

“Ini pesanannya tuan, nona…” Ucap sang pelayan kemudian memecahkan keheningan di antara mereka berdua.

“Ah, Ne. Kamsahamnida…” Haneul mengangguk ramah.

Kyuhyun menatap Haneul sekilas. Sungguh, Ia seakan bersyukur dapat bertemu dengan gadis ini saat ini. Setidaknya wajah Haneul dapat membuatnya cukup senang.

“Kau tidak banyak berubah, Haneul-ah…” Ucap Kyuhyun kemudian.

“Kau juga…”  Balas Haneul singkat.

Kyuhyun kembali tersenyum tipis sambil menggaruk ujung pelipisnya dengan jari. “Jadi, Apa kesibukanmu saat ini?”

“Tidak ada. Saat ini aku hanya sedang mencoba membantu Umma di toko butiknya… Dan kau?”

“Seperti yang aku katakan sebelumnya. Aku sedang sibuk dengan pekerjaanku di sini, Dan karena alasan itulah aku ada di sini sekarang…” Jawab Kyuhyun santai.

Mereka kembali terdiam untuk beberapa saat sampai akhirnya Kyuhyun melontarkan pertanyaan yang membuat Haneul langsung tersontak kaget.

“Jadi, Kapan kau dan  Junsu akan menikah? Bukankah kalian sudah bertunangan? Dan sepertinya kalian berdua terlihat begitu mesra…” Ujar Kyuhyun kemudian.

“Ne?” Haneul menatap Kyuhyun syok.

“Kenapa? Tidak mungkin kalian belum memikirkan hal seperti itu kan?” Ucap Kyuhyun semakin membuat Haneul terdiam. Ntahlah, Haneul merasa jika saat ini dadanya terasa begitu sesak setiap kali Kyuhyun mengatakan hal itu.

“Aku tidak tahu… Kami memang belum memikirkan sampai itu…” Jawab Haneul setelah cukup lama terdiam.

“Ah, Begitukah…” Kyuhyun mengangguk singkat.

“Lalu kau?”

“Aku? Ada apa denganku?”

“Maksudku apakah kau belum memiliki seorang kekasih?” Tanya Haneul kemudian.

Kyuhyun tersenyum tipis. Lalu ia pun sedikit membenarkan posisi duduknya agar lebih nyaman. “Apa kau benar-benar ingin tahu?”

“Tentu..”

“Yah, Aku memang belum mempunyai kekasih. Tapi sejujurnya… Aku sudah bertemu dengan gadis itu… Gadis yang membuatku gila dan memaksaku harus terus memikirkan dirinya. Setiap detik, setiap menit, setiap jam dan di setiap aku bernafas… Dia benar-benar seakan menyatu dalam ragaku…” Jelas Kyuhyun kalem.

Deg!!

Tubuh Haneul membeku, Ia merasa sebuah hentakan yang begitu keras terasa begitu semakin menyesakkan dadanya saat ini. Tapi ia berusaha untuk dapat menahan semua rasa sakit ini.

“Woah, Tentu bagus bukan jika seperti itu?” Ucap Haneul mencoba menyembunyikan perasaan yang sebenarnya.

“Tidak…” Kyuhyun menggeleng singkat. “Tidak bagus karena sampai saat ini aku tidak bisa mendapatkannya. Bahkan untuk menjamahnya pun terasa begitu sulit…” Kyuhyun menatap lekat pada kedua mata Haneul. Seakan ada makna di balik tatapan dan perkataannya itu.

Sedangkan Haneul hanya terdiam, Bingung harus mengatakan apa lagi. Ia sudah terlalu sakit untuk mendengar cerita Kyuhyun tentang gadis itu.  Ia tak ingin mendengarnya lebih jauh. Karena itu hanya akan menyiksanya saja.

“Kau yakin tidak ingin aku antar ke rumah?” Tanya Kyuhyun saat  Haneul menolak ajakan Kyuhyun untuk mengantarkannya ke rumah.

“Tidak. Aku masih ada urusan lain, Lebih baik kau pulang dan beristirahat saja…” Ujar Haneul kalem.

“Hm, Baiklah. Aku tidak memaksamu…” Ujar Kyuhyun seraya masuk ke dalam mobilnya.

“Ne…”

“Haneul-ah…” Kyuhyun menatap Haneul. “Terima kasih untuk hari ini. Kau sudah mau untuk ku ajak mengobrol bersama…”

“Tentu…” Balas Haneul singkat.

“Kalau begitu aku pergi dulu…” Kyuhyun mulai menutup jendela mobilnya dan setelah itu ia pun mulai melajukan mobilnya.

Haneul melambaikan tangannya singkat saat mobil itu melaju. Perlahan senyuman yang sejak tadi terkembang di wajahnya mulai lenyap secara perlahan-lahan.

“Kenapa kau harus datang kembali jika pada akhirnya hanya akan menjadi seperti ini? Aku benar-benar tidak sanggup dengan semua ini, Kyuhyun-ah…”

-It’s You-

Di tengah perjalanan menuju hotel. Pikiran Kyuhyun terus saja di penuhi dengan Haneul. Tapi pikiran itu seketika buyar saat di melihat Junsu tengah berpelukan dengan seorang gadis.

“Dia…”  Kedua mata Kyuhyun membulat dalam seketika.

Dengan segera Kyuhyun memberhentikan mobilnya, Lantas keluar dari mobilnya.  Ia berjalan secepat mungkin mendekati Junsu.

“KIM JUNSU!!”

Bugh!!

Sebuah pukulan yang cukup keras langsung mendarat di wajah Junsu, Tubuhnya langsung tersungkur ke atas tanah sedangkan sang gadis yang sejak tadi bersama Junsu begitu terkejut.

“Kyuhyun-ah…” Kaget Junsu.

“Oppa…” Gadis itu mencoba membantu Junsu untuk beranjak dari posisinya.

“Kyuhyun-ah.  Wae geurae??”

Tapi dengan tiba-tiba Kyuhyun menarik kerah bajunya. “Apa yang kau lakukan di belakang Haneul, Huh?!! Kenapa kau bersikap seperti ini?!!”

“Mworago?” Junsu menatap bingung pada Kyuhyun.

“Apa kau ingin menyakiti Haneul lagi, Huh?!! Tidak akan kubiarkan!!” Kyuhyun hendak melayangkan satu pukulan lagi untuk  Junsu, Namun gadis itu menahannya dengan sekuat tenaga.

“Ya!! Geumanhe!!” Bentak gadis itu sambil mendorong tubuh Kyuhyun dan memeluk Junsu. “Kenapa kau memukulnya, Huh?! Apa salah kekasihku ini??”

Senyum kecut terukir jelas di wajah Kyuhyun. “Neo namjachingu?” Kyuhyun menatap sinis pada gadis itu. “Ya!! Dia itu sudah bertunangan dan tunangannya itu adalah Kim Haneul, Dan sepertinya kau sudah di bohongi lelaki brengsek ini…” Tunjuk Kyuhyun pada Junsu.

“Kyuhyun-ah…” Junsu bingung harus mengatakan apa.

“Yah, Dia memang sudah bertunangan tapi bukan dengan Kim Haneul, Melainkah dengan aku, Hwang Hyona!” Ucap gadis itu penuh penekanan.

“Mwo?!”

“Dia benar Kyuhyun-ah. Tunanganku adalah Hyona…”

“Mworago?! Ya!! Kim Junsu, Neo…” Kyuhyun kembali menarik kerah Junsu tanpa peduli meskipun gadis bernama Hyona itu mencoba mendorongnya dan memukulinya. “Kau mau mencoba mempermainkanku,  Huh?!”

“Anniya… Kyuhyun-ah. Sebenarnya…”

“Haneul hanyalah adik bagi Junsu. Tidak lebih, Apa kau tidak tahu itu, Huh?!” Bentak Hyona dengan keras. Kesal dengan sikap Kyuhyun. “Dan Haneul juga lah yang meminta Junsu untuk berpura-pura bertunangan dengannya!! Dia mengatakan semua itu padaku!!”

Kyuhyun terdiam, Terkejut dengan perkataan gadis itu. Ia mulai melepaskan cengkraman tangannya pada kerah baju Junsu.

“Benarkah itu?” Tanya Kyuhyun kemudian.

“Ne…” Junsu mengangguk singkat. “Mianhe, Aku telah membohongimu…” Sesalnya.

Kyuhyun masih terdiam, Tak percaya jika Haneul melakukan hal itu padanya. “Kenapa dia harus melakukan hal itu?” Lirihnya.

“Karena dia mencintaimu, Kyuhyun-ah. Selama ini tak ada satupun lelaki yang bisa mengisi hatinya. Karena kau tahu? Dia tak pernah bisa melupakan seorang lelaki bernama Cho Kyuhyun. Dan itu kau…”  Ucap  Junsu kemudian.

“Itu tidak mungkin… Aku tahu jika dia…”

“Lalu kau pikir alasan apa lagi yang membuatnya berpura-pura seperti itu padamu. Jika bukan karena dia masih mencintaimu?” Ucap Hyona menatap Kyuhyun sedikit kesal.

“Tapi…”

“Kyuhyun-ah… Percayalah. Haneul masih mencintaimu, Dan jika memang kau masih mencintainya juga. Maka kau bisa membuktikannya…”

Kyuhyun menatap Junsu bingung. “Maksudmu?”

“Aku akan mempertemukanmu dengan Haneul nanti malam…” Ujar Junsu kalem.

-It’s You-

Haneul menatap jam tangannya, Sudah jam 8 malam. Dan Junsu belum juga datang, Padahal dia sendiri yang mengatakan jika Hyona dan dia memintanya untuk bertemu dengannya di tempat yang tak lain pernah menjadi tempat yang di tunjukkan Kyuhyun padanya waktu 5 tahun yang lalu.

“Aigo…  Mereka lama sekali!”  Keluh Haneul.

“Haneul-ah…” Haneul segera menoleh saat mendengar seseorang memanggil namanya. Dan seketika itu juga matanya membulat saat mendapati Kyuhyun yang tengah berdiri di tepat di hadapannya saat ini.

“Kyuhyun-ah…”

“Maaf membuatmu lama menunggu…” Ujar Kyuhyun seraya berjalan mendekatinya.

“Mwo? Apa maksudmu? Aku…”

“Aku yang meminta Junsu untuk berpura-pura mengajakmu bertemu. Maaf..” Sela Kyuhyun cepat.

“Mworago?”

“Haneul-ah… Bisakah aku bertanya sesuatu padamu?” Ucap Kyuhyun tanpa mempedulikan Haneul yang nampaknya masih sedikit bingung.

“Tapi…”

“Hanya untuk satu pertanyaan saja, Haneul-ah. Aku mohon…” Pinta Kyuhyun.

Haneul menghela nafas panjang. “Baiklah… Apa?”

Kyuhyun terdiam sesaat, Menatap Haneul lekat. “Apakah kau mencintaiku?”

Deg!!

Kedua mata Haneul membulat dalam seketika, Debaran jantungnya pun seketika itu juga terpacu lebih cepat dari biasanya.

“Kenapa kau bertanya seperti itu?” Ucap Haneul sedikit ragu.

“Aku yang bertanya terlebih dulu, Haneul-ah. Kau harusnya menjawab terlebih dulu pertanyaanku…”

“Aku tidak akan menjawabnya!” Haneul mencoba untuk menghindari Kyuhyun dengan berniat pergi dari tempat itu.

Namun belum sempat gadis itu melangkah lebih jauh Kyuhyun menggenggam tangannya erat. “Kau membiarkanku bertanya, Maka kau juga harus menjawabnya. Kim Haneul!”

“Lepaskan tanganku, Kyuhyun-ah!” Pinta Haneul tanpa berniat menjawab pertanyaannya terlebih dulu.

“Tidak sampai kau menjawabnya!”

Haneul menatap Kyuhyun kesal, Nampak jelas dari raut wajah Kyuhyun yang serius menunggu jawaban Haneul.

“Aku tidak mencintaimu. Sekarang kau sudah dapat jawabannya, Jadi bisakah kau lepaskan tanganmu ini?!”

Tanpa berkata-kata lagi, Kyuhyun melepaskan tangan Haneul. Lalu dia mundur beberapa langkah dari posisinya. “Kau berbohong padaku. Aku tahu itu…”

“Mworago? Ya… Kyuhyun-ah. Yang hanya mengerti perasaanku adalah aku sendiri. Bagaimana kau bisa menyimpulkan hal seperti itu, Huh?”

“Karena matamu dan hatimu berkata lain…” Jawab Kyuhyun tegas. “Haneul-ah, Apa kau sadar jika gadis yang aku ceritakan saat di café itu adalah seseorang yang sejak dulu selalu mengisi ruang hatiku?”

Haneul terdiam, Tak mengerti maksud ucapan Kyuhyun. Terlebih di saat Kyuhyun kembali mengungkit tentang cerita itu lagi.

“Gadis itu adalah dirimu, Haneul-ah. Dan akan tetap hanya ada dirimu dalam hatiku ini. Apa kau tidak sadar hal itu??”

Deg!!

Lagi-lagi jantung Haneul berdegup kencang. Jika boleh jujur dari lubuk hatinya yang paling dalam, Haneul benar-benar tersanjung dengan perkataan itu. Bahkan ingin rasanya ia berlari dalam pelukan Kyuhyun dan mengatakan jika dia memiliki perasaan yang sama. Tapi ntah kenapa di satu sisi yang lain perasaannya berkata lain.

“Jika kau benar tidak menyukaiku, Maka jika aku lenyap dari dunia ini pun sepertinya kau tidak akan peduli kan?”

“Mwo?!” Haneul tersentak saat mendengar ucapan Kyuhyun itu.

Kyuhyun membalikkan badannya, Dengan tiba-tiba ia membentangkan kedua tangannya dan jika saja dia tidak dapat menjaga keseimbangan tubuhnya, Maka Kyuhyun akan terjatuh ke dalam jurang yang hanya tinggal beberapa centi lagi saja di hadapannya.

“Kyuhyun-ah, Geumanhe!!” Ucap Haneul reflex saat Kyuhyun mulai melangkah perlahan. Tapi Kyuhyun tidak mengidahkannya juga. “Ya!! Cho Kyuhyun!” Bentaknya cukup keras.

Kyuhyun tetap melangkah perlahan, Membuat Haneul semakin takut dan panik dengan hal itu. Tanpa berfikir panjang lagi, Haneul pun langsung berlari dan menarik tubuh Kyuhyun lalu memeluknya erat.

“Andwae!! Kau tidak boleh pergi dariku lagi!! Jangan meninggalkan aku seperti Seungri yang meninggalkanku, Jebal…” Tangis Haneul langsung pecah dalam pelukan Kyuhyun.

“Haneul-ah, Mianhe…” Kyuhyun membalas pelukan Haneul dan mengusap rambut Haneul yang tergerai panjang. “Saranghae…”

Haneul tak menjawab apapun, Ia hanya tetap menangis. Sedangkan Kyuhyun membiarkan gadis itu menangis sepuasnya, Meluapkan kekesalannya pada Kyuhyun.

-It’s You-

1 Tahun Kemudian…

Suara denting bel yang terdengar begitu indah seakan melengkapi hari di mana pernikahan Kyuhyun dan Haneul berlangsung. Bersamaan dengan itu, Nampak Haneul yang berjalan di altar pernikahan dengan di damping Tn.Cho. Sedangkan Kyuhyun nampak tak sabar menunggu kedatangan sang pengantin wanita yang berjalan perlahan mendekatinya.

Senyuman kebahagian terkembang jelas di wajah keduanya. Terlebih di saat mereka berdua berdiri di hadapan sang pendeta yang mulai mengucapkan kata-kata sakral.

“Kim Haneul, Apakah kau bersedia untuk menikah dengan Cho Kyuhyun? Dan mau terus bersamanya meskipun dalam keadaan susah dan senang?”

Haneul tersenyum tipis. “Ne…”

“Dan Cho Kyuhyun.  Apakah kau mampu menjaga isterimu ini dalam keadaan susah maupun senang.  Dan berjanji tidak akan menyakitinya?”

“Ne…” Kyuhyun menjawabnya mantap.

“Dengan ini aku sahkan kalian berdua menjadi sepasang suami isteri. Sekarang kau bisa mencium isterimu…”

Kyuhyun menoleh pada Haneul dan mendekatinya lantas mengecup bibir gadis itu sekilas. Membuat seluruh para tamu di tempat itu langsung bertepuk tangan senang dan ada beberapa orang yang memfotonya untuk mengabadikan moment tersebut.

Tak terkecuali Junsu dan Hyona yang nampak berbahagia terlebih sekarang ini mereka memiliki anak seorang anak laki-laki yang lucu.

“Haneul-ah. Kyuhyun-ah… Chukkae…” Ucap Junsu sambil memeluk Kyuhyun dan menepuk punggung lelaki itu.

“Gomawo, Junsu-ah…” Jawab Kyuhyun tak lepas dari ciumannya.

“Hey, Dan cepatlah membuat seorang keponakan untukku dan Junsu…” Canda Hyona.

“Hyona-ya…” Pipi Haneul langsung bersemu merah saat mendengar hal itu.

Kyuhyun melirik Haneul lalu merangkul gadis itu. “Tenang saja, Aku dan Haneul akan cepat-cepat memberikan keponakan untuk kalian berdua…” Sahut Kyuhyun santai dan tentu saja semakin membuat Haneul terkejut.

“Kyuhyun-ah,  Geumanhe!” Haneul menyiku Kyuhyun pelan.

Dan tawa keempat orang itu pun langsung terdengar, Seakan benar-benar melengkapi acara yang penuh kebahagian ini.

            -It’s You-

Kyuhyun memeluk tubuh Haneul dengan erat dari arah belakang. Dan tanpa menolak sedikitpun, Haneul menerima pelukan itu.

“Kyuhyun-ah, Berjanjilah kau tidak akan pernah pergi lagi…” Ucap Haneul kemudian.

“Tentu… Aku tidak akan pernah meninggalkanmu lagi. Haneul-ah, Kau begitu berharga bagiku… Dan suatu yang mustahil aku dapat meninggalkanmu…”

“Yaksok?” Haneul menunjukkan telunjuknya pada Kyuhyun dan dibalas senyum tipis Kyuhyun.

“Yaksok…” Kyuhyun pun membalasnya dengan kelingkingnya juga. Dan setelah itu merekapun larut dalam suasana malam yang begitu hangat ini.

The End

49 thoughts on “It’s You (Sequel How I Can)

  1. kyaaaaaa sosweettt akhir.a haneul ama kyu nikah juga^^
    kirin haneul itu bnrn tunangan ama junsu, tpi untung.a engga ehehehe
    eyyy tpi keren lho eon pas kyu mukul junsu kkk keliatan bgt ku cinta mati ke haneul hhehe
    bikin sekuel.a lg aja eon tpi pas mereka punya anak *plakk xDDD
    daebak eon 😀

  2. yeeeeyyyy…akhirnya habeul kambali pada kyuhyun….

    kirain td bneran sama junsuh..ternyata oh ternyata….

    ҉(˘▽˘҉) ҉(˘▽˘)҉ (҉˘▽˘)҉”

  3. asyiiikk… ada sequelnya ternyata..

    gregetan deh liad pasangan kyuhan nih..
    jelas2 masih sama2 suka, tp masih jg ditahan2 bikin menderita aja..
    untung aja junsu yg bantu..
    suka baca pas adegan kyu ngancam mau mati tuh..
    baru sihaenul mau akuin perasaannya.. hahaha

  4. karna blum baca cerita yg sblum jdi rada bingung –”
    tp aku suka ffnya
    romantis bgt
    kirain haneul beneran tunangan trnyata cma bohong aja
    kyu smpe emosi gt pas liat junsu ma cwe
    untung aja akhirnya mrka nikah ya

  5. baru sempat baca+komen u.u
    5 tahun bukan waktu yg singkat…
    dan dengan kepaboannya Haneul malah ngaku kalo udah tunangan sama Junsu -..-
    serba salah paham semua *evillaughs*
    gyaaaah gantian Kyuhyun ngomongin ttg cewek, Haneul malah patah hati *jitak* :p
    ah finally mereka udah ngga bohongin perasaan masing” & nikah juga 😀 *dancing*
    nice ff 🙂

  6. Jiahh.. endingnya manis eon. Akhirnya setelah semua lika liku *tsaaah*
    Asyik dah.. akhirnya mereka nikah juga. Haneul sih oon. Kaga inget apa omongan kyuhyun dulu.. pake acara pura2 tunangan sama junsu lagi. dan oonnya lagi masa ga ngeh yg ucapan kyuhyun di cafe itu..ckck
    Cieee~ adegan yang meluk pas kyuhyun mau jatoh itu jadi inget prince frog..wkwk~ ihh kerenlah.. akhirnya haneul ngaku dan jadi sama kyu.. horeeeeeee >.<

  7. dr how i can judul yang cocok buat aku susah tebak yg mana bener kkkk dan sequelny rasanya haneul gengsi bgt ama kyu hahahah lebih suka lgi ucapan kyu “Yah, Aku memang belum
    mempunyai kekasih. Tapi sejujurnya…
    Aku sudah bertemu dengan gadis
    itu… Gadis yang membuatku gila dan
    memaksaku harus terus memikirkan
    dirinya. Setiap detik, setiap menit,
    setiap jam dan di setiap aku
    bernafas… Dia benar-benar seakan
    menyatu dalam ragaku…” ke haneul gak sadar klo itu gambaran buat haneul. kata2 itu buat aku klepeklepek….

  8. akhirnya nemu squelnya niii.. bakal ada after story sesudah mereka nikah ga ni? punya anak teruz jodohin ma anaknya junsu (?) kkkk.. keren unn aku suka..

  9. Kyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
    akhirnya Kyuhyun oppa nkah ma Haneul Eonni……
    sneng dech…………………
    .
    tp knpa dlu Haneul pura” benci sich ma Kyuppa…
    Gengsi yach….
    buat Nta Eonni…..
    1 kata “DAEBAK…..”

  10. Yeeeeh finally happy ending..
    Akhir.a Kyuhyun-Haneul menikah…
    Eonn tp entah kenapa, selalu d.kata2 entah jd “ntah” apa itu d.sengaja?? #keep writing 🙂

  11. Seungri nda jd oprsi to yg wkt k amrik..
    kirain haneul bnrn ma junsu..trnyta boongn
    Hmm..untgny haneul mau dtg k cafe jg..
    akhrny kyu-haneul merried jg..

  12. Annyeong eon 😀 , ini ff d upload 2012 dan bru aku bca 2015 ..
    Kekeke , kudet bingit mh aku ni ..
    Kyaaa , sweet banget ni ffx eon , aku suka ..
    Mesti awalnya kcwa krna ku kira mrka ngk bkalan brsatu 😀 😀 ..
    Tapi akirnya brsatu juga , gomawo buat eon yg udh buat ff yg mnarik ini ..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s