Vampire Family (Want to Drink Blood? – Part.4)

Title                : Vampire Family (Fall In Love – Part.2)

Author           : NtaKyung

Casts              : All Member EXO-K, Xi Lu Han, Huang Zi Tao, Kris, Jung Yunho (TVXQ), Kwon Boa, Hwang Sunyoung, Yoo Hanbyul and Cha Minkwang

Length           : Series [On Writing]

Genre             : Family, Fantasy, Humor, Romance, School Life.

Rated              : PG-13

Summary       : Hwang Sunyoung, Seorang gadis biasa yang hidup di tengah-tengah pusat kota Seoul seorang diri karena kedua orang tuanya yang tinggal di Sidney. Sebagai gadis yang cukup pendiam, Ternyata dia memiliki seorang kekasih yang hanya di ketahui kedua sepupunya saja. Tapi, Tahukah dia jika kekasihnya, Kim Jongin adalah seorang lelaki misterius yang mencoba menyembunyikan sesuatu darinya?? Lalu siapa dia sebenarnya?? Akankah Sunyoung mengetahui siapa Kim Jong In itu??

-Vampire Family-

“Eoh.. Kalian sudah datang!” Ujar Miyoung yang baru saja membawakan minuman segar untuk kedua orang itu. “Kenalkan mereka berdua adalah adik Kai…” Ujarnya lagi.

“Apa?!” Minkwang dan Hanbyul sontak menoleh pada Miyoung.

“Miyoung-ah, Bisa kita bicara sebentar?!” Bisik Minkwang lalu segera menarik tangan Miyoung tanpa meminta persetujuannya terlebih dulu.

“Ada apa dengan mereka?” Tanya D.O bingung.

Kai mengangkat bahunya, “Ntahlah… Biarkan saja lah. Minkwang dan Hanbyul memang selalu seperti itu…” Jawabnya santai.

“Tapi Hanbyul sangat lucu dan… cantik!” Ujar Sehun sambil duduk di sebelah D.O kembali.

“Hah… Jangan bertambah lagi!” Keluh D.O sambil melirik Sehun kesal.

Sadar dengan lirikan tajam itu, Kai menatap heran pada Sehun yang justru dengan santainya bisa meminum orange juice yang di buatkan Miyoung itu.

“Hyung… Kau masih saja bersikap sama…” Ujar Kai sambil menggelengkan kepalanya singkat.

“Itu urusanku!!” Jawab D.O dengan datar. Dia mulai mencoba mencicipi orange juice itu tapi tiba-tiba saja ia tersedak dan kembali meletakkan minuman itu. “Minuman macam apa ini?!! Tidak ada rasa sama sekali!!” Keluhnya.

“Haish!! Hyung, Jangan mengatakan hal sekeras itu!!” Keluh Kai. “Dan ingat, Jangan membahas tentang meminum darah sedikitpun saat di hadapan Sunyoung!!”

“Ahh… Dan mau sampai kapan kau menutupi jati diri kita yang sebenarnya, Kai?!” Sindir D.O tapi Kai tak terlalu menggubris hal itu.

Sedangkan Sehun hanya terus diam dan menikmati orange juice itu tanpa mengatakan sepatah katapun dan pandangannya tetap tertuju pada dalam rumah Sunyoung di mana gadis itu tadi di tarik oleh kedua sepupunya.

Di sisi Lain…

“Jadi yang kau maksud adalah saudara Kai adalah mereka?!” Ujar Minkwang nampak terkejut.

“Ehm…” Sunyoung mengangguk.

“Aigo!! Kenapa kau tidak bilang jika mereka lebih muda dari kita!!” Keluh Hanbyul.

“Huh?” Sunyoung menaikkan sebelah alisnya bingung.

“Jika tahu mereka masih muda sepertimu, Kita sudah pasti tidak akan berharap untuk berdekatan dengan saudara Kai itu!!” Ujar Hanbyul sambil melipat kedua tangannya.

“Dan hancurlah harapanku bisa berkenalan dengan seseorang yang tampan seperti Kai!” Keluh Minkwang.

“Hey… Tunggu.. Tunggu!! Sebenarnya apa yang kalian bicarakan sejak tadi?! Aku tidak mengerti…” Ungkap Sunyoung tak mengerti.

“Haish!! Hwang Sunyoung!! Tidak sadarkah kau jika kita sedang membicarakan tentang saudara kekasihmu itu, Huh?!” Kesal Hanbyul.

“Kau ini sepertinya sedikit bodoh sekarang!!” Gerutu Hanbyul.

Sadar dengan hal itu, Sunyoung lantas tertawa kecil membuat kedua saudaranya justru di buat bingung karenanya.

“Jadi maksud kalian adalah itu…” Ucapnya tersadar sesuatu.

“Tentu saja!” Koor Minkwang dan Hanbyul.

“Hey… Apakah aku belum mengatakan jika Kai memiliki tujuh keluarga lelaki!!” Ujar Sunyoung kemudian.

“Apa?! Kau serius?!” Kaget Hanbyul.

“Ehm…” Sunyoung mengangguk cepat.

“Kau tidak berbohong pada kami, Kan?” Tanya Minkwang heran.

“Tentu saja tidak, Aku serius…” Jawab Sunyoung meyakinkan dan kedua sepupunya itu lantas berteriak kegeringan mendengar berita itu.

-Vampire Family-

“Ayo pinta dia, Miyoung-ah. Kau sudah berjanji pada kita berdua kan??” Suruh Hanbyul sambil mendorong tubuh Sunyoung.

“Tapi…”

“Ayolah… Kau kan sudah berjanji!” Ujar Minkwang dengan nada memohon.

“Haish… Baiklah…” Ujar Sunyoung kemudian berjalan meninggalkan mereka dan menghampiri Kai yang sedang duduk di ruang tamu.

Yah, Sejak dua hari yang lalu saat Sunyoung mengatakan pada Hanbyul dan Minkwang tentang keluarga Kai saat itu. Mereka berdua memaksa Sunyoung untuk menyuruh Kai mengajak mereka berdua berkunjung ke rumahnya.

Tapi sejak hari itu juga, Sehun dan D.O tidak berkunjung lagi ke rumah Sunyoung. Mereka selalu beralasan ada keperluan lain, Mungkin lebih tepatnya yang menolak hal itu adalah D.O tapi tidak dengan Sehun yang sebenarnya ingin sekali datang lagi.

“Kai…” Panggil Sunyoung sambil duduk di samping Kai.

“Ehm, Ada apa?” Kai mendongakkan wajahnya dan meletakkan buku komik yang sejak tadi di bacanya, Mungkin dia bosan karena Sunyoung sempat meninggalkannya tadi.

“Itu… Ada… Yang ingin ku katakan…” Ujar Sunyoung sedikit ragu.

“Katakan saja. Kenapa kau gugup sekali?” Bingung Kai sambil sedikit tersenyum kecil.

“Itu…” Sunyoung menggaruk kepalanya yang tidak gatal lalu menoleh ke belakang dan mendapati kedua sepupunya yang tengah memelototinya, Seakan mengancam padanya.

Kai yang sadar dengan hal itu lantas menaikkan sebelah alisnya dan kembali menoleh menatap Sunyoung yang terlihat salah tingkah.

“Ada apa dengan Minkwang dan Hanbyul?” Tanya Kai penasaran.

“Eoh!! Itu sebenarnya…” Sunyoung masih nampak enggan untuk mengatakan hal itu.

“Ada apa, Sun-ah?”

“Ehmm… Sebenarnya… Mereka memintaku untuk mengajak mereka pergi ke rumahmu. Katanya mereka ingin mengenal keluargamu juga…” Ujar Sunyoung pada akhirnya.

“H-Huh?!” Kai menatap Sunyoung dengan kening berkerut. “Mereka ingin bertemu keluargaku? Untuk apa?”

“Ahh… Jika kau keberatan juga tidak apa-apa. Tak perlu pedulikan permintaan mereka…” Ucap Sunyoung cepat, Dia takut Kai akan marah padanya.

Kai menoleh kembali pada Hanbyul dan Minkwang yang siap memberikan ‘death glare’ pada Sunyoung karena telah mengatakan hal tersebut, Tapi hal itu tertunda karena Kai telah terlebih dulu menatap mereka.

“Sudahlah, Tidak perlu di pikirkan lagi. Lagipula waktu itu kau sudah mengenalkanku pada semua keluargamu, Itu sudah cukup…” Ujar Sunyoung lagi.

Kai masih terdiam, Membuat Sunyoung tentu saja semakin merasa tidak enak dan berfikir jika Kai akan marah padanya. Ia bahkan sempat merutuki dirinya sendiri.

“Baiklah, Seperti biasa. Kita akan pergi ke rumahku akhir pekan ini…” Ujar Kai kemudian.

“Apa?!” Sunyoung menatap Kai tak percaya.

“Suruh kedua saudaramu untuk bersiap-siap, Kau tahu kan sikap keluargaku seperti apa. Nanti mereka berfikir jika keluargaku aneh…” Ujar Kai sambil sedikit menyelipkan candaan.

Sunyoung terkekeh kecil mendengarkan celotehan Kai. “Tentu saja tidak! Mereka justru keluarga yang menarik…” Sahut Sunyoung.

Ia menoleh pada Minkwang dan Hanbyul yang ternyata sudah tidak ada di tempatnya, Sepertinya mereka sedang merayakan keberhasilan mereka karena bisa datang ke rumah Kai nanti.

-Vampire Family-

Akhirnya, Hari itu pun tiba. Hari di mana Minkwang dan Hanbyul pergi ke rumah Kai. Dan akan seperti biasa, Kai tidak mengizinkan mereka untuk pergi sendiri. Dia datang dengan membawa mobilnya.

“Ayo…” Ajak Kai saat mereka telah tiba di rumahnya.

“Woah, Rumahmu besar sekali…” Celetuk Minkwang.

“Tapi… Aku merasa tempat ini sedikit menyeramkan…” Ujar Hanbyul pelan.

“Byul-ah!” Sunyoung sedikit menyikut lengan gadis itu, Dia benar-benar tak ingin membuat Kai tersinggung dengan kata-kata itu.

“Maaf, Aku hanya mengutarakan apa yang aku rasakan…” Ujar Hanbyul jujur.

“Hey… Mau sampai kapan kalian berdiri di tempat itu?! Cepat kemari!!” Ajak Kai.

Merekapun mulai mendekati Kai, Sedangkan lelaki itu perlahan membuka pintu rumahnya dan untuk kedua kalinya Sunyoung merasakan hawa dingin yang menerpa dirinya saat ia mulai memasuki rumah Kai. Sama seperti saat dulu dia berkunjung ke rumah ini.

“Aku datang…” Ujarnya.

Cklek!!

“Eoh!! Ada manusia di sini rupanya!” Ujar seseorang saat membuka pintu yang ada di ruang tamu.

“Hyung!!” Kai menatap Suho yang baru saja keluar dari sebuah ruangan, yang ntah ruangan apa.

Untung ketiga gadis di dekatnya itu tak begitu mendengar ucapan Suho tadi. Mendengar kata-kata ‘Hyung’ terlontar dari mulut Kai, Hanbyul dan Minkwang lantas menoleh pada Suho.

“Woah!!” Keduanya terdiam, terpaku pada Suho.

Sedangkan Suho menatap mereka dengan datar, Ia lalu menggedikkan bahunya malas. “Jadi kau berkunjung lagi kemari?” Tanyanya pada Sunyoung, Menghiraukan kedua gadis itu.

“Ah, Ne…” Sunyoung mengangguk sambil tersenyum tipis.

“Baiklah, Selamat bersenang-senang…” Dan untuk pertama kalinya Sunyoung melihat Suho sedikit menyunggingkan bibirnya membentuk satu senyuman lembut, “Tapi ingatlah… Mungkin suatu saat akan ada yang… menyerangmu!” Bisik Suho tepat di telinga Sunyoung.

“Hyung, Geumanhe!” Kai lantas menarik tubuh Suho agar menjauh dari Sunyoung, Ia pun berdiri di hadapan kekasihnya itu. “Kau tidak berhak mengatakan hal seperti itu!!” Desisnya dengan nada yang penuh penekanan.

“Ah, Baiklah… Aku mengerti, Kim Jongin!” Balas Suho dengan santai kemudian berlalu pergi dari tempat tersebut.

Sunyoung mengerutkan keningnya bingung, Dia menatap Kai yang menoleh padanya dengan lekat dan tajam.

“Ada apa?” Tanya Kai dengan memasang tampang polos.

“Kau melakukannya lagi, Kai…” Ucap Sunyoung menggantung.

“Apa?!” Bingung Kai sambil mengangkat kedua bahunya dan menaikkan sebelah alisnya.

“Kau bertingkah tidak sopan lagi pada keluargamu!! Bukankah sudah kukatakan untuk berhenti bertingkah seperti itu, Kau seorang pelajar…” Rentetan amukan keluar dari mulut Sunyoung, Dan sepertinya gadis ini tak begitu menyadari dengan arti ucapan Suho.

“Hah… Baiklah, Baiklah… Maafkan aku…” Kai memperlihatkan senyum tipisnya pada Sunyoung.

“Yaksokhae?” Ucap Sunyoung sambil menunjukkan jari kelingkingnya dan Kai pun mengangguk sambil menautkan kelingkingnya pada jari Sunyoung.

“Ya!! Kai!! Lelaki tadi siapa, Huh?” Tanya Hanbyul memotong pembicaraan ‘manis’ di antara Kai dan Sunyoung.

“H-Huh? Siapa?” Tanya Kai bingung.

“Lelaki tadi… Siapa dia?!! Yang kau sebut dengan panggilan ‘Hyung’!!” Jelas Hanbyul penasaran.

“Ahhh… Suho Hyung?!” Jawab Kai kemudian.

“Suho? Jadi namanya Suho?!” Tanya Minkwang seakan sadar dari lamunannya dan Kai hanya menjawab dengan anggukan singkat.

Hanbyul dan Minkwang terdiam untuk beberapa saat, Mereka sama-sama tersenyum tipis dan pipi mereka nampak memerah.

“Ada apa dengan mereka?” Bingung Kai.

“Molla…” Sunyoung menggeleng singkat. “Hey… Apakah kalian baik-baik saja?!” Tanya Sunyoung penasaran.

“Aku menyukai Suho!!” Tiba-tiba Hanbyul dan Minkwang berseru secara bersamaan dan tentu saja hal itu membuat keduanya langsung bertukar pandang secara bersamaan.

“Kau menyukainya?!!” Seru mereka berdua lagi nyaris bersamaan.

“Tidak bisa!! Aku yang lebih dulu melihatnya, Sudah jelas aku yang menyukainya terlebih dulu!!” Ujar Minkwang kemudian.

“Apa katamu?! Enak saja!! Yang lebih tahu mengetahui namanya adalah aku, Jadi sudah pasti aku yang menyukainya duluan!” Balas Hanbyul tak terima.

“Apa?!! Tidak!! Kau harus mundur untuk kali ini, Byul-ah!!”

“Tidak!! Kau yang harus mundur, Kwangie-ya!!”

Sementara kedua gadis itu ribut, Sunyoung dan Kai hanya dapat membulatkan kedua matanya dan tetap terdiam di tempatnya.

“Lebih baik kita ke kamarku saja, Ayo…” Ajak Kai.

“Eh?! Tapi mereka…” Sunyoung menuju dua sepupunya itu.

“Biarkan saja, Ayo…” Kai menarik tangan Sunyoung dan mereka pun bergegas pergi dari ruangan tersebut.

-Vampire Family-

Luhan tengah memainkan rukbiknya, Sementara Baekhyun tengah tertidur di ranjang yang ada di ruangan tersebut. Tapi tak berapa lama, Kedua matanya terbuka dan sorot matanya nampak begitu tajam. Bola mata hitamnya berubah menjadi merah ke-emasan.

“Ada manusia di sekitar sini, Aku bisa mencium aroma darah mereka…” Gumamnya pelan.

Ia lantas beranjak dari posisi tidurnya, Membuat Luhan menoleh padanya. “Duduklah!” Suruhnya yang kembali fokus pada rukbik di tangannya.

“Aku lapar…” Jawab Baekhyun sekenanya.

“Kau tidak akan bisa menyerang mereka!!” Ujar Luhan tanpa mengalihkan pandangannya.

Baekhyun menoleh pada Luhan dengan sebelah alis yang terangkat, “Jangan katakan jika gadis itu adalah Sunyoung?! Kau tenang saja… Aku sudah hapal aroma darah gadis itu, Jadi aku tidak akan menyerangnya… Aroma yang ini berbeda dari yang di miliki gadis itu…”

“Tapi mereka adalah sepupu Sunyoung. Kau masih ingin menyerangnya juga?!” Jawab Luhan dan pada akhirnya ia menatap Baekhyun bersamaan dengan rukbiknya yang telah tersusun sesuai warna-nya dengan sempurna.

“Apa?!! Aish!! Jinja!!” Baekhyun menghela nafas berat sambil menghentakkan kakinya keras.

“Karena itu… Aku menyuruhmu, Duduk. Baekhyun-ah…” Sahut Luhan santai sambil tersenyum tipis.

“Haish!!” Mendengar ucapan Luhan, Akhirnya ia pun menghempaskan kembali tubuhnya ke atas ranjang di sampingnya.

Cklek!!

Luhan menoleh ke arah pintu dan nampak Chanyeol yang memasuki ruangan itu dengan kalem, Dia berjalan mendekati Luhan dan terdiam untuk beberapa saat.

“Kau kenapa?” Tanya Luhan memecahkan kesunyian di ruangan itu.

“Aku… Di luar… Itu…”

Melihat sikap Chanyeol yang nampak aneh, Baekhyun lantas beranjak dari duduknya dan duduk di hadapan lelaki itu.

“Kau haus, Chanyeol-ah? Apakah karena kau mencium aroma darah?!” Tanyanya kemudian.

“Yah…” Chanyeol mengangguk singkat.

“Kalau begitu kau harus meminum darah…” Suruh Luhan.

“Tidak bisa…” Chanyeol menggeleng pelan, “Persediaan darahku habis… Erngh!!” Ia memegang dadanya yang terasa begitu menyesakkan dan cukup menyakiti dirinya.

“Haish!! Ini mengganggu, Kemarilah!!” Baekhyun menarik tangan Chanyeol.

“Kau akan membawanya kemana?” Tanya Luhan saat melihat Baekhyun hendak beranjak pergi dari tempat itu, Sedangkan Chanyeol. Jangan tanyakan tentang lelaki itu, Tentu saja dia kini sedang memerangi dirinya sendiri, Mengontrol diri agar tidak menyerang seorang manusia yang kini ada di dekatnya. Hanbyul dan Minkwang.

“Membawanya ke tempat di mana persediaan darah lebih banyak!” Jawab Baekhyun.

“Errrrnggghh!!” Suara erangan itu terdengar jelas dari Chanyeol, Dan kedua taring mulai muncul dan menyembul keluar dari mulutnya.

“Baiklah, Bawa dia. Jangan sampai para manusia itu melihatnya!” Ujar Luhan dan di tentu saja setelah itu pun Baekhyun dan Chanyeol pergi dari ruangan tersebut.

“Aish… Benar-benar. Mungkin karena ini mendekati hari di mana bulan purnama akan muncul. Kita semua jadi tidak bisa menahan diri…” Pikir Luhan.

Sret!!

Sehun yang sebenarnya sejak tadi berbaring di atas ranjang Luhan membuka selimut yang dari tadi menutupi seluruh tubuhnya.

“Hyung, Apakah rasanya harus sehaus itu? Aku bisa mencium aroma darah mereka, Tapi aku tidak merasakan apapun…” Ujar Sehun sambil menatap langit-langit.

“Karena kau berbeda…” Jawab Luhan santai.

“Berbeda? Apanya yang berbeda?” Tanya Sehun dengan polos.

“Hah…” Luhan menghela nafas panjang, Ia beranjak dari duduknya dan duduk di samping Sehun sambil meraih sebuah buku yang tersimpan di meja kecil samping ranjangnya. “Kau akan tahu akan hal itu nanti, Sehun-ah…” Ujarnya kemudian.

“Ehm…” Sehun mengangguk singkat.

Tapi setelah itu, Sehun segera beranjak dari posisi tidurnya dan berjalan mendekati pintu kamar ini. “Mau kemana?” Tanya Luhan penasaran.

“Aroma darah ini… Aku mengetahuinya, Hyung!” Jawab Sehun dengan sumringah.

“Eh?!” Luhan menatap Sehun bingung.

“Aku harus menemuinya!!” Girang Sehun dan akhirnya ia pun benar-benar pergi dari ruangan itu. Sedangkan Luhan hanya menaikkan sebelah alisnya, Menatap bingung pada arah pintu.

“Aneh… Tidak biasanya Sehun bisa se-sensitiv itu penciumannya.” Gumam Luhan.

-Vampire Family-

Nampak seorang gadis tengah memeluk Tao erat, Ia tersenyum menggoda padanya membuat Tao berbalik padanya dan membalas senyuman gadis itu.

“Kau sungguh tampan…” Ujar gadis itu sambil mengalungkan kedua tangannya di leher Tao.

“Dan kau nampak begitu cantik, Sungguh…” Balas Tao seraya mengelus lembut wajah gadis itu, Hal itu tentu saja membuat sang gadis merasa senang.

Wajah Tao mulai mendekati wajah gadis itu, Mengetahui apa yang akan terjadi selanjutnya gadis itu pun menutup kedua matanya, Menunggu Tao memberikan satu kecupan manis padanya. Tapi ternyata hal itu justru meleset dari perkiraannya.

Kedua mata Tao berubah menjadi merah ke-emasan serta dua buah taring nampak begitu jelas. Dan setelah itu pun ia lantas menarik kepala gadis itu dan menancapkan kedua taring tajamnya itu tepat pada leher gadis itu, Menyebabkan darah mulai mengalir karena gigitan Tao.

“AAAAAAAHHHHK!!!” Kedua mata gadis itu membuka dan jeritan memilukan itu pun terlontar dari mulut gadis itu.

Di sisi Lain…

“Suara apa itu?” Tanya Minkwang terkejut, Ia dan Hanbyul menghentikan pertengkarannya karena mendengar teriakan itu.

“Ntahlah… Apakah suara seorang gadis berteriak?” Hanbyul menoleh pada Minkwang dengan raut wajah tegang. Ntah kenapa keduanya menjadi merasa tegang.

“Eh?? Di mana Kai dan Sunyoung?!” Ujar Minkwang tersadar jika kedua orang itu tak ada di situ.

“Ah, Iyah?! Di mana mereka?!”

“Begini saja… Kita berpencar untuk mencari mereka. Kupikir itu akan lebih cepat, Lagipula rumah ini cukup besar…” Saran Minkwang kemudian.

“Ehm, Baiklah…” Hanbyul mengangguk paham.

Merekapun bergegas berpencar untuk mencari kedua orang itu, Minkwang mencari di sekitar luar dan bagian bawah rumah sedangkan Hanbyul di bagian lantai atas.

“Aish!! Kemana mereka?! Kenapa mereka meninggalkan aku dan Minkwang sendiri saja?!” Gerutu Hanbyul sambil terus berjalan menaiki anak tangga.

Tep!!

Gadis itu menghentikan langkahnya, Ntah kenapa dia merasa seperti sedang di awasi dan ntah itu hanya perasaannya saja atau bukan, Tapi dia juga merasa jika lukisan-lukisan bergambarkan orang-orang dulu itu kedua matanya seakan bergerak dan terus mengamati dirinya.

Wush!!

Angin berhembus pelan, Meniup setiap helaian rambutnya dari belakang hingga lehernya sedikit terekspos dan jujur saja hal ini cukup membuatnya merinding. Hanbyul segera berbalik untuk memastikan jika di belakangnya tak ada orang.

“Aneh…” Gumamnya pelan lalu menggedikkan kepalanya.

Greb!!

“Omo!!!” Hanbyul kembali berbalik dan di lihatnya D.O yang ada di belakangnya. “Ah, D.O-ssi. Kau mengejutkanku…” Kaget Hanbyul.

D.O terdiam dan tak mengatakan apapun, Ia menatap Hanbyul lekat dan tentu saja hal itu cukup membuat Hanbyul panik. Terlebih tatapan D.O seakan lebih tajam, Berbeda saat pertama kali dia bertemu dengannya.

“D.O-ssi, Gwenchana?” Tanya Hanbyul mencoba menenangkan dirinya sendiri.

“Kau… Untuk apa di sini?!” Tanya D.O dingin.

“Ah… Itu, Aku sedang mencari Kai dan Sunyoung. Kau… Melihatnya?”

“Tidak!!”

Dan setelah itu D.O pun berbalik meninggalkan Hanbyul yang hanya menatapnya bingung karena merasa jika laki-laki itu cukup aneh baginya.

“Ada apa dengannya?” Pikir Hanbyul.

Tanpa Hanbyul sadari, Kedua mata D.O berubah menjadi merah ke-emasan, Dan sepasang taring tajam menyembul dari dalam mulutnya. Wajah lelaki itu pun memucat namun terlihat datar.

Sret!!

D.O kembali berbalik dengan gerakan yang begitu cepat, Membuat Hanbyul yang hendak pergi kembali terkejut dengan sikapnya itu.

“Omo!! D.O-ssi, Neo wae geurae?!!” Tanya Hanbyul sedikit kesal dengan sikap D.O, Namun dia belum menyadari dengan perubahan warna mata serta taring yang muncul dari mulut D.O. Tapi Hanbyul merasa takut padanya, Terlebih saat D.O mulai mendekati wajah Hanbyul.

“Hanbyul Noona!!” Panggil seseorang menghentikkan gerakan D.O yang tadi hendak mendekati wajah Hanbyul.

“Eoh! Sehun-ssi..” Hanbyul segera beranjak dari tempatnya dan mendekati Sehun. Mencoba untuk menghindari D.O yang cukup membuatnya bergidik ngeri sekarang.

Sehun menoleh pada Hanbyul sekilas lalu kembali menatap D.O, “Hyung, Dia teman Kai Hyung. Kau tidak boleh seperti itu. Hentikan…” Ujar Sehun.

“H-Huh?? Apa katanya tadi??” Pikir Hanbyul tak mengerti ucapan Sehun.

“Aku tahu!!” Balas D.O dingin dan ia pun beranjak pergi dari tempat itu.

“Kau tidak apa-apa, Noona?” Tanya Sehun seraya menoleh pada Hanbyul.

“H-Huh??” Hanbyul tersadar dari lamunannya. “Yah… Aku tidak apa-apa…” Jawabnya ragu.

“Omo!! Neo nuguya?!” Tiba-tiba Boa ada di hadapan mereka berdua dengan Yunho tentunya. Dan sepertinya mereka baru pulang kerja, Terlihat jelas dengan Yunho yang masih mengenakan jas putih karena propesi-nya yang sebagai Dokter.

“Eoh!! Appa!! Eomma!!” Sehun menoleh pada kedua orang tuanya itu.

“Apakah mereka orang tuamu?!” Kedua mata Hanbyul membulat, Dia seakan tak percaya jika orang di hadapannya ini adalah orang tua lelaki di sampingnya ini. Padahal tadi dia sempat berfikir jika mereka adalah kakak tertuanya, Tapi nyatanya?

“Keureom…” Jawab Sehun sambil mengangguk cepat.

“Uhm, Memangnya dia siapa. Sehun-ah?” Tanya Yunho sambil menunjuk Hanbyul.

“Annyeong haseyo, Naneun… Yoo Hanbyul Imnida…” Sahut Hanbyul memperkenalkan diri. Dia membungkuk dalam, Menunjukkan rasa hormatnya.

“Aigooo… Kau sungguh cantik sekali!” Sumringah Yunho.

“YEOBO!!” Sentakan Boa mengejutkan ketiga orang itu. “Kau memulainya lagi!! Saat ada Sunyoung kau bertingkah seperti itu dan sekarang kau seperti ini juga!! Haish!!” Renggut Boa.

Yunho lantas mendekati Boa, “Anniya… Bukan seperti itu, Aku hanya bercanda saja. Jangan kau anggap serius…” Dia membujuk Boa, Mencoba merangkul isterinya itu.

“Lepaskan aku!!” Boa menghempaskan tangan Yunho.

“Aish… Jagiya jangan seperti ini.. Ayolah, Kau lebih cantik saat tersenyum…” Rayu Yunho.

Boa berbalik pada Yunho, Masih dengan wajah yang merenggut seperti anak kecil, Benar-benar tak menunjukkan usia yang sebenarnya. “Jangan lakukan hal ini lagi, Arraseo?!” Ujarnya kemudian.

“Arraseo…” Yunho terkekeh kecil lalu memeluk Boa erat. “Sehun-ah, Appa dan Eomma ada urusan dulu. Bilang pada yang lain untuk tidak mengganggu… Dan kekasihmu itu! Ajak dia untuk berkeliling saja!” Suruh Yunho seraya menarik Boa dalam gendongannya lalu mereka pun pergi dari tempat itu.

“Ne, Selamat bersenang-senang. Appa… Eomma…” Sahut Sehun dengan santai.

Sedangkan Hanbyul yang melihat pemandangan itu hanya dapat melongo, Dia tidak menyangka di balik wajah yang berkarisma dan anggun yang di miliki oleh kedua orang tua itu justru menyimpan suatu sifat yang sedikit… errr… konyol!

“Apakah… orang tuamu memang selalu seperti itu?” Tanya Hanbyul kemudian.

Sehun mengangguk cepat, “Mereka memang begitu. Tidak pernah berubah sedikitpun..” Jawabnya dengan santai.

“Jinja?!” Kaget Hanbyul masih tak percaya.

“Yah.. Mereka memang seperti itu…” Lagi-lagi Sehun mengangguk mantap. “Memangnya kenapa?” Tanya Sehun kemudian.

“Hah?” Hanbyul menoleh pada Sehun dan…

Deg!!

“Omo!! Kenapa tiba-tiba saja jantungku berdebar secepat ini??” Batin Hanbyul merasa ada sesuatu yang aneh pada dirinya.

“Oy… Noona!!” Sehun mengibas-ngibaskan tangannya di hadapan Hanbyul.

“Eoh??” Hanbyul mengerjapkan matanya dan tersadar dari kediamannya. “Anniya… Gwenchana!” Jawabnya cepat. “Oh iyah, Sehun-ah… Apakah kau melihat Kai dan Sunyoung?”

“Kai Hyung dan Sunyoung? Anniya… Aku tidak melihat mereka…”

“Begitukah?? Haish!! Lalu di mana mereka sekarang?!” Gerutu Hanbyul kesal.

“Kita cari mereka bersama saja, Noona. Ayo…” Ajak Sehun sambil menarik tangan Hanbyul dan tanpa lelaki itu sadari Hanbyul nampak terkejut serta kedua pipinya memanas.

“Omo!! Aku tidak mungkin menyukai seorang lelaki yang lebih muda dariku kan?!” Pikir Hanbyul mencoba menegaskan pada dirinya sendiri.

-Vampire Family-

Kai dan Sunyoung tengah berada di sebuah ruangan yang sepertinya adalah ruang musik. Di sana terdapat beberapa alat musik, Dan kini Sunyoung tengah menikmati permainan gitar Kai yang begitu sangat mahir dalam hal ini.

“Woaaaah… Kau benar-benar pintar memainkan gitar!” Puji Sunyoung sambil bertepuk tangan.

“Benarkah?” Kai tersenyum sumringah pada Sunyoung.

Gadis itu mengangguk cepat, “Sungguh. Kau bermain dengan mahir…” Puji Sunyoung lagi. “Hey, Kau mau mengajariku?” Tanya Sunyoung kemudian.

“Kau mau aku mengarimu?!” Tanya Kai dan lagi-lagi Sunyoung mengangguk. “Baiklah, Kemarilah duduk di sini…” Kai menepuk tempat di hadapannya menyuruh Sunyoung duduk di hadapannya.

Sunyoung lantas menuruti permintaan Kai. Dia duduk di hadapan Kai dan mulai mencoba untuk memegang gitar itu, Tentunya dengan Kai yang menuntunnya agar bisa memegangnya terlebih dulu.

“Apakah seperti ini?” Tanya Sunyoung saat mulai meletakkan jari-jarinya pada senar gitar.

“Ehm, Seperti itu… Ini namanya kunci A..” Jelas Kai.

“Ahh… Arraseo…” Sunyoung mengangguk paham.

Mereka nampak senang dengan bermain gitar itu, Terkadang mereka menyelipkan candaan kecil hingga hal itu tak membuat mereka merasa bosan sedikitpun.

“Lalu bagaimana dengan ini?” Sunyoung berbalik pada Kai sambil tersenyum tipis.

Keduanya terdiam saat kedua mata mereka saling bertemu pandang, Tak ada hal yang mereka lakukan kecuali saling menatap satu sama lain. Dan tiba-tiba saja Kai mendekati wajah Sunyoung membuat gadis itu semakin menegang, Dia pun segera menutup kedua matanya.

Tapi tanpa Sunyoung sadari, Di saat itu juga kedua mata Kai berubah menjadi merah ke-emasan, Taringnya pun sudah sangat terlihat jelas. Tatapan lelaki itu tertuju pada leher Sunyoung yang begitu terlihat jelas dan tentunya ‘menggiurkan’. Dan seakan tak dapat mengontrol dirinya sendiri lagi, Dia semakin mendekati leher Sunyoung bersiap untuk mencicipi darah gadis itu dengan menancapkan taring-taring tajamnya di leher sang gadis.

Sret!!

“Maaf…” Tiba-tiba Kai memeluk Sunyoung, Membuat kedua mata gadis itu terbuka dan jujur saja ia sedikit terlonjak kaget dengan sikap Kai yang tiba-tiba ini.

“Kai… Ada apa?” Bingung Sunyoung yang tak mengerti dengan sikap Kai yang tiba-tiba saja berubah.

“Maafkan aku, Sun-ah… Maaf…” Lirih Kai dengan suara yang nyaris tak terdengar.

“Eh? Tapi… Untuk apa?”

“Maaf karena semuanya, Kumohon… Kau mau memaafkan aku kan?” Kai masih tetap memeluk Sunyoung erat.

Sunyoung terdiam masih tak mengerti dengan hal ini. Tapi setelah itu ia pun membalas pelukan Kai dan menepuk-nepuk punggung lelaki itu.

“Tidak apa-apa, Kai.. Aku tidak marah padamu. Aku memaafkanmu…” Balas Sunyoung kemudian.

“Terima kasih…” Ucap Kai pelan.

Perlahan Sunyoung pun menarik tubuh Kai, Melepaskan pelukan tersebut dan menatap lekat pada lelaki itu.

“Tapi… Apakah kau baik-baik saja?!” Cemas Sunyoung.

“Aku…”

Kai merasakan jika dirinya belum dapat mengontrol rasa hausnya ini dengan baik. Kedua matanya kembali memerah dan dengan segera ia pun menoleh ke arah lain tak ingin jika Sunyoung menyadari hal ini.

“Aku harus ke kamarku sebentar. Tunggulah di sini, Sun-ah…” Elak Kai dan beranjak secepat mungkin dari tempat itu meninggalkan Sunyoung yang hanya dapat terdiam di tempatnya.

Kini, Kai sudah benar-benar pergi dari ruangan itu. Sedangkan Sunyoung hanya dapat menghela nafas berat dan raut wajahnya langsung berubah menjadi sedih.

“Lagi-lagi kau seperti ini, Kai… Sebenarnya apa yang kau sembunyikan dariku?” Gumamnya.

-Vampire Family-

Kai mengobrak-ngabrik ruangannya yang nampak begitu berantakan itu, Dia memegangi lehernya yang terasa begitu panas. Di lihatnya isi lemari es kecil yang ada di kamarnya itu, Namun ia tak menemukan apapun.

“Sial!! Penyimpananku habis!!” Gerutunya kesal. “Errrrngghh!!” Kai mengerang kesakitan dan tubuhnya pun ambruk tepat di sisi ranjangnya.

Cklek!!

“Minum ini!!” Tiba-tiba Tao masuk ke ruangan itu dan memberikan gelas besar berisikan cairan merah kental yang tak lain adalah darah.

Kai melirik Tao dengan mata yang nyaris hampir tak terbuka, Dia mencoba menggapai hal itu tapi tubuhnya terasa begitu lemas.

“Aish!! Kau ini… Bagaimana bisa kau menjadi selemah ini, Huh?!” Tao segera menarik tubuh Kai dan membantu lelaki itu untuk meminum darah itu.

Satu tegukan darah telah berhasil masuk dalam kerongkongan Kai, Dan tanpa ragu Kai menarik gelas besar itu dan semakin semangat untuk meminum darah itu hingga tetes akhir, Bahkan ada sedikit darah yang mengalir dari sudut bibirnya.

“Kau sudah merasa baikan?” Tanya Tao kemudian.

“Ehm. Gomawo Hyung…” Kai mengangguk pelan, Dia masih merasa lemas.

Kai mencoba beranjak dari posisi duduknya, Tapi tubuhnya masih belum sepenuhnya pulih. Hal itu tentu saja membuat Kai tak dapat menjaga keseimbangannya, Dan dengan cepat Tao pun menahan tubuhnya dengan memegang lengannya.

“Kau mau kemana, Huh?” Tanya Tao terdengar sedikit kesal.

“Aku harus menemui Sunyoung. Dia menungguku… Aku tidak ingin dia merasa cemas…” Jawab Kai sambil melepaskan pegangan Tao pada lengannya.

“Haish… Jinja!!” Tao melipatkan kedua tangannya, Menatap kesal pada Kai. “Kau membiarkan dirimu terus menyembunyikan ini dengan bersembunyi darinya setiap kali meminum darah. Kau bersedia menahan perasaan itu, Sementara kau sendiri merasa kesakitan. Kau ini bodoh, Kai!!”

Kai terdiam mendengar perkataan Tao, Tapi dia tidak berbalik. “Aku akan mengatakannya suatu saat nanti, Hyung…” Ujarnya kemudian.

“Kapan?! Menunggu kau benar-benar tak dapat mengontrol dirimu sendiri lagi hingga akhirnya kau menggigit gadis itu dan akhirnya dia mengetahui jati dirimu sendiri. Apakah itu yang kau inginkan?!”

“Hyung!!” Ia berbalik padanya. Tapi justru dia mendapatkan tatapan yang begitu tajam dari Tao.

“Kenapa?! Yang ku ucapkan benar bukan? Kai… Kau berbeda dari Luhan Hyung yang sudah mampu menahan semua ini. Kau bukan Eomma maupun Appa juga, Dan kau bukanlah Sehun ataupun Chanyeol… Bahkan Chanyeol Hyung pun terkadang tak dapat menahan hal itu!!”

“Apa maksudmu, Hyung?” Kai mengerutkan keningnya, Masih tetap menatap Tao tak kalah tajamnya.

“Kau tahu maksudku. Jongin-ah… Jadi kuharap, Kau bisa mengatasi semua ini dengan segera…” Balas Tao dan setelah itu pun ia bergegas pergi dari tempat itu, Bahkan begitu cepat hingga hanya dalam satu kedipan mata dia telah tak ada lagi di ruangan itu.

“Argh!!” Kai meluapkan kekesalannya dengan memukulkan kepalan tangannya pada tembok dan tembok itu pun tampak retak akibat hal itu. “Sial!!” Umpatnya.

-Vampire Family-

“Ayo, Minum ini Chanyeol-ah…” Suruh Baekhyun sambil menarik tubuh seorang gadis yang tak sadarkan diri itu.

“Aku tidak akan meminumnya!” Jawab Chanyeol sambil mencoba rasa sakitnya.

“Apa?!! Ya!! Kau membutuhkan hal ini…” Ujar Baekhyun terlihat kesal dengan sikap Chanyeol.

“Tapi aku tidak mau meminumnya!!” Tegas Chanyeol.

“Haish…” Baekhyun meletakkan tubuh gadis itu dengan sedikit kasar lalu ia kembali menatap Chanyeol dengan tatapan kesal. “Kau ini… Mau sampai kapan kau terus bersikap seperti ini, Huh?!” Tanya Baekhyun kemudian.

Chanyeol tak menjawab, Dia hanya berbalik sambil memegangi dadanya yang terasa begitu sakit dan menyesakannya. Mencoba dirinya untuk berjalan meskipun hampir dari seluruh kekuatannya seakan telah terkuras habis.

“Ya!! Park Chanyeol…” Teriak Baekhyun.

“Aku sudah berjanji padanya untuk tidak pernah menyerang seorang manusia lagi. Dan di saat itu juga, Aku bersumpah takkan pernah meminum darah terkecuali darah hewan atau darah kemasan…” Ujar Chanyeol kemudian dan ia pun berjalan dengan tertatih-tatih.

“Haish!!” Lagi-lagi Baekhyun menggerutu kesal dengan sikap Chanyeol yang keras kepala. Dia lantas berjalan cepat dan kini telah ada di samping Chanyeol, Dia menarik salah satu lengannya dan mengalungkannya pada lehernya.

“Ayo aku bantu!!” Ajak Baekhyun dan hanya di balas senyum kecut dari Chanyeol.

To Be Continued…

Note : Annyeong haseyo yeorobun… Author dateng dengan lanjutan neh ff… Dan untuk ff yang lain ntar yaaah, Author masih sibuk!! #PLAK XDD

Oh iyah, Sekedar pemberitahuan aja… Ada readers yang nanya sama author kalo konflik di ff ini koq gak muncul2?? Ok, Sekarang author jelasin yaaaah…

Gini, Sebenernya author emang gak buat cerita ini dengan masalah yang bisa di bilang cukup ‘berat’ seperti ff yang laen… Author buat ceritanya dengan ide simple dan gak berbelit2… *eaaaaa, ngomong apa saya ini??* LoL XDD

Intinya, Konflik dari cerita ini sendiri.. Yah tentang keluar Vampire ini.. Seperti yang di tulis dalam judul.. Dan selebihnya isi ff ini lebih mengarah pada Sunyoung yang gak tahu identitas Kai gitu… *baca summar-nya yaaaah* Hehehehehe Jadi, Kalo ada yang bingung dengan konflik ff ini apaaaa… Yah konfliknya adalah ini… Tentang keluarga vampire seperti yang di judul…Hohohoho

Ok, Sekian dulu penjelasan author dan makasih buat semua readers yang udah bersedia baca ff ini terus… Comment selalu yaaaah kawan… ^o^

Iklan

48 thoughts on “Vampire Family (Want to Drink Blood? – Part.4)

  1. lucuuu dh ama ke2 teman.a sunyoung apalagi hanbyul seperti.a bakal cinlok sama sehun lols ehehe

    onnie y ampun sumpah yg nama.a D.O sama sehun itu 2 anak kenapa dinginnnn bangettt~ suhoo apalagi kaya judes *pletak xDDD
    yeeyyeyeye secara tidak sadar ada hunhan moment d sini asikkkkk ❤ kyaa onnie hebat dh, hunhan couple paling lucu hehe

    aigooo sumpahhh onnie, imy terharu sama my baby chanyeol, dia tepatin janji.a ke imy buat g minum darah manusaia *pletak ngarep xDDDD
    huaaa chanyeol hebat dia berusaha buat tahan g minum darah manusia buat tepatin janji.a ke seseoramg, yg jd pertanyaan siapa kah cewe itu eon ??
    ko yeoli ampe mati2an gtu buat tepati janji.a???

    sesujuu sama hanbyul, boa sama yunho memang pasutri yg paling KONYOL kkkk

    daebakkk onnie lanjutan.a ASAP y hehe 😀

  2. hhohohohooooo…

    yang ada ntr smua saudara si kai pada pacaran sama temennya sunyoung,

    ,klu itu kejadiannya bsa ga to the wat donk..
    gk bsa nahan taring n nepsong untuk ngisep darah…

    ckckckck…sayang ya,ganteng-ganteng tp vampire, u
    tapiiii…boleh jglah klu hrus jd korban vampire brondong….mhuehehehe….

    Kapan sunyoung sadar ya,klu Kai ada sesuatu….hmmmm…*mikir/ketukjari*

    ehh,tp si sehun kok lain dr sodaranya yg lain ya???

  3. wuaah udah ada lanjutannya .. Aku suka ff ini km buat ga “berat” mgkn udah bnyk jg crta vampire yg brat2 jd rada jenuh juga sbnrnya..kya gni aja jg udah keren .. Omg! Kai ggt aku ajah sinih *plak
    Chanyeol km knp ? Sehun km knp sbnrnya ? Luhan kyeoptaa ih cool ah aku msh ga prcy ni anak lbh tua dr aku u,u
    Kkk yunho ama boa sesuatu bgt ..dtggu ya lanjtnnya ! Semangat ntaa

  4. Suho kok gitu doang reaksi nya, coba gitu Suho suka sama salah satu sepupu nya sunyoung 😀
    Kai duuh kasian…
    yah BoA sama Yunho muncul sedikit, seru kalo Yunho lagi genit 😀
    chanyeol udah janji sama siapa?
    next part ditunggu yaa 🙂

  5. hmm, gak da konflik tp ckp bikin aku bingung..
    gmn da konflik’y yah, haha
    msh blm bs m’bedakan nama2 mereka.. jd ya gt.. hehe #bingungsendiri

  6. lama kelamaan vampire2 itu gak bisa ngontrol rasa hausnya… liat kai ,D.O,chanyeol matanya udah pada merah taringnya muncul juga… masih untung ada yg ngingetin & bisa ngontrol diri… aku suka sehun disini.. dia yg pling bontot(?) pling kalem pula…

  7. aigoo nta Yunho appa genit bgt.
    Uh bacon perhatian bgt m chanyeol.it kai jg knpa gak bilang dilema kyanya y *peluk kai*
    Sehun ak jg noona,*ngarep
    nta ko bsa c luhan,sehun boa yunho gk minum darah.crtain dum nta.

  8. Annyeong…^^v
    Ak reader baru dsini…

    Ak ska bnget ffnya,,, dri part 1 ampe part 4 in… critanya kren bnget…
    Jrang” jga ad yg bkin ff tntang vampire…

    Pnasaran bnget gmana akhirnya entr apkh si sunyoung bkal jdi vampire??
    aplgi stiap partnya critanya pnjang”
    Hhehe…:p

    Ak bner” kgum ama si Chanyeol yg brusaha nha bt gg mnum drah mnusia scara lgsung..
    Tpi msih pnasaran yg d mksud ‘ aku sudah brjnji pdanya ‘ it bt siapa…
    Jngan” it ak…xD
    #Plakkk abaikan

    Ffny DAEBAKKK bnget thor… d tunggu part slanjutnya

  9. omo..
    itu lge pada haus muax..
    knp kai mw sih ngajakin sunyoung ma sepupux k rumahx?
    aish..
    serem bgd..
    ad byk rahasia nech..
    pnsaran!!
    next dtnggu

  10. Aigooooo…
    ff ini paling aku tunggu. untung ga dipasword, klo dipasword udah deh ga tau kelanjutannya.

    ini nih, aku paling suka adegan BoA sama Yunho, lucu. hehe
    ditunggu next part…

  11. kasian banget chanyeol 😦
    sunyoung kayaknya dah penasaran banget dengan perubahan” yg sring dialami kai,,, kapan nih kai ceritain smwnya d sunyoung?? trus
    Hanbyul ntar jadi dekat yah sama sehun???

  12. bener kata onni, konfliknya ya ada di dirinya kai & keluarganya itu 🙂
    sehunnnn >< kamu polos banget sih haha penasaran knp dia tahan bgt sama manusia.
    nanti si d.o jadi sama si minkwang deh uhuuukk
    yunho ahjussi bener bener deh -.-
    lanjutannya selalu ditunggu onni hwaiting!! ^^

  13. annyeong, aku reader baru..
    wah .. aku suka banget FF ini ceritanya beda tentang “vampire”
    lanjutannya di tunggu yah 🙂

  14. onnie.,mash ada kesalahan ketik nama..
    .sunyoung kenpa jdi miyoung?? But semuanya bagus..ceritanya makin keren..
    .sehun udh mulai suka sama hanbyul nie..n kayaknya hanbyul udh mulai ada rasa bwt sehun..

    .tao oppa diamdiam tpi perhatian jua sama keluarganya..kkk

  15. ak penasaran deh, kok sehun bisa g merasa haus yaa???
    ya ampun itu bocah kok polos bgt.
    liat boa dan yunho bikin ngakak deh, sifatnya ky anak2 bgt.
    lanjut…

  16. jadi di sini Luhan yang udah bisa nahan haus darah ya?
    sedangkan D.O, Baekhyun, Tao dan Suho itu masih suka haus?
    terus ada apa dengan Sehun dan Chanyeol eon?
    aaaaaah bikin penasaran aja nih!

  17. Wow Kai segitu nya tuk ngak buka jati dirinya……. N chanyeol janji ma sapa tu……..!
    Walau vampir tingkat solidaritasnya tinggi cakep gila…..

  18. Agak bingung sama Kai, kenapa dia ngijinin sepupunya Sunyoung berkunjung ke rumahnya ya? Padahal dulu Sunyoung nunggu lama buat sekedar berkunjung kerumahnya. 😮
    Aah, Sehun lucu. Tadi D.O bilg kalo Sehun itu beda, emg beda knp, Thor? *reders kepo* 😀
    Yunho sama Boa konyol, hahaha. Suka. 😉
    Oh, jadi ngga ada konflik yg terlalu berat gitu ya. Tak kirain bakal ada konflik yg wow(?), gitu.
    Keep writing, author. Hwaiting!!!

  19. wah…….. vampir family pinter banget nyembunyiin identitas mereka……….
    kenapa sehun gak bisa buas???? dia malah kayang manusia setengah vampir…

    aku penasaran ma Chanyeol…….. ada apa dengannya?

    tapi kalau kehausan kasihan kai ma chanyeol pasti tenggorokannya panas banget……………….. 😦

    kenapa gak mau kasih tau sunyoung aja sih biar kai gak tersiksa kayak gitu…… kalau sunyoung suka beneran ma kai past dia mau nerima kok………..

  20. awal baca ~~>>> Miyoung?? cast baru lagi ya siapa ya??
    setelah baca ~>>> oooh author nya typo dikit ya. miyoung itu sunyoung ^^

    sehun emang syp ya? kok D.O ngomong gitu. apa sehun setengah vampire. <<<<~ loh kok malah penasaran ke sehun.

    Kai blum bisa nahan ya naluri vampire nya masih kuat.
    Vampire family ini semua anaknya adopsi ktk twilight saga atau apa ya min bingung juga ambo.

  21. Hello….. I’m comeback *kgk penting ~.~*
    hahaha sy suka ff yg konflik.a kgk mkn otak *?* ky gini krn saya sdh ckp pening dg mslh sy sendiri #curcolbentarye..
    Ok, sbnr.a sehun dkk napa? Koq kt luhan mrk beda sich?

  22. geli sendiri kalo baca pas bagian Yunho sama BoA berantem xD kkkk kaya anak kecil!
    kasian Kainya,_, tapi salah sendiri punya pacar manusia -_- hehehehe
    Itu Minkwang kemana? kok cuma Hanbyul doang yang keliatan?._. itu kenapa sama Chanyeol? dia udah punya pacar kah? kok dia udah berjanji sama seseorang?._.

  23. Sehun beda dri yg laen… Gk begitu nafsu sma akan namanya darah.

    Kasihan chanyeol smpe nahan” gitu untk gk minum darah ?? Janji gk akan minum darah manusia ??? Jnji kesiapa ??

    Hohoho hanbyul suka sma brondong…

  24. Duuuuuuh makin penasaran sama cerita selanjutnya nih 😀 gmn ceritanya kalo kai ga bisa nahan rasa hausnya?*yaelah tinggal minum aja kali kalo haus mah_-* gadis yg pingsan ditangan baekhyun itu bukan minkwang kan min? Duh aku makin penasaran nih! Utk part ini daebaaaak! (y)*prokprokprok\(^o^)/
    aku akan baca part selanjutnya! Thanks thor! Semangat teyuss!

  25. Duuuuuuh makin penasaran sama cerita selanjutnya nih 😀 gmn ceritanya kalo kai ga bisa nahan rasa hausnya?*yaelah tinggal minum aja kali kalo haus mah_-* terus dia kpn jujur ttg jati dirinya? Dan gadis yg pingsan ditangan baekhyun itu bukan minkwang kan min? Kalo bukan, minkwang gmn kabarnya? Aishh pasutri itu bikin aku rada cengo! Jadi ngebayangin gmn kalo beneran-_-‘?
    Aigo tao jahat bener? O.o dia ngelakuin itu dikamar kah? Bilang cantik taunya cantik lehernya:v
    Duh aku makin penasaran nih! Utk part ini daebaaaak! (y)*prokprokprok\(^o^)/
    aku akan baca part selanjutnya! Thanks thor! Semangat teyuss!

  26. Sking tkut khilngan Sunyoung,,Kai smpe mnymbunyikan jati dirinya yg sbnrnya… Mw tdk mw mrka emng brbda,,,tp klo cinta mw bilang apa,, hehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s