Vampire Family (Promise… – Part.5)

Title                : Vampire Family (Promise… – Part.5)

Author           : NtaKyung

Casts              : All Member EXO-K, Xi Lu Han, Huang Zi Tao, Kris, Chen, Jung Yunho (TVXQ), Kwon Boa, Hwang Sunyoung, Yoo Hanbyul and Cha Minkwang

Length           : Series [On Writing]

Genre             : Family, Fantasy, Humor, Romance, School Life.

Rated              : PG-13

Summary       : Hwang Sunyoung, Seorang gadis biasa yang hidup di tengah-tengah pusat kota Seoul seorang diri karena kedua orang tuanya yang tinggal di Sidney. Sebagai gadis yang cukup pendiam, Ternyata dia memiliki seorang kekasih yang hanya di ketahui kedua sepupunya saja. Tapi, Tahukah dia jika kekasihnya, Kim Jongin adalah seorang lelaki misterius yang mencoba menyembunyikan sesuatu darinya?? Lalu siapa dia sebenarnya?? Akankah Sunyoung mengetahui siapa Kim Jong In itu??

-Vampire Family-

Sunyoung memperhatikan Minkwang dan Hanbyul yang tengah asyik menceritakan apa yang terjadi saat mereka di rumah Kai saat itu.

“Kau tahu? Kurasa… Aku benar-benar jatuh cinta pada seseorang…” Ujar Minkwang sambil menopang dagunya dengan kedua tangannya.

“Huh? Siapa?! Jangan katakan kau menyukai orang yang sama sepertiku?” Ujar Hanbyul sambil memandang penuh selidik pada Minkwang.

“Memangnya siapa yang kau suka, Byul-ah?” Tanya Sunyoung mulai ikut mengobrol.

Hanbyul tersenyum malu-malu, Lalu menoleh pada Sunyoung. “Kim Suho!” Jawabnya semangat. “Dia itu benar-benar tampan…” Hanbyul terdiam seakan memikirkan Suho.

“Kau bisa bilang jika Suho-lah yang paling tampan, Tapi menurutku Kai memiliki kakak-kakak lelaki yang tampan. Terutama Tao…” Ungkap Minkwang sambil tersenyum tipis.

“Tidak…” Hanbyul menggelengkan kepalanya cepat, “Aku yakin, Suho lebih tampan dari kakak lelaki manapun yang di miliki Kai!”

“Sudah kukatakan Tao lebih tampan!” Timpal Minkwang sambil memeluk bantal.

“Suho!!”

“Tao!!”

Sementara kedua sepupunya itu sedang asyik memperdebatkan hal yang menurut Sunyoung tak perlu di bahas, Sunyoung memilih untuk beranjak dari tempatnya dan berdiri di balkon depan rumahnya.

Ia memeriksa ponselnya, Dan ia menghela nafas panjang. “Sudah tiga hari…” Gumamnya pelan. Ia benar-benar tak habis pikir, Sudah tiga hari ini Kai tidak masuk sekolah. Bahkan mengabarinya pun tidak.

“Ada apa dengannya? Kenapa dia tidak juga membalas smsku?! Setidaknya dia kan meneleponku sekali saja! Aku jadi benar-benar mencemaskannya…” Pikir Sunyoung.

Gadis itu terdiam, Menatap langit-langit yang terlihat terang karena cahaya bintang dan bulan yang memancar dengan indahnya. Tapi tak berapa lama, Sunyoung menoleh ke arah lain terlihat seperti dia sedang memikirkan sesuatu.

“Tunggu… Kenapa aku baru menyadarinya sekarang?!” Ujarnya perlahan, Sunyoung kembali melirik ke atas langit dan kedua matanya sedikit membulat seakan menyadari sesuatu.

“Kai… Bukankah dia selalu seperti ini setiap kali bulan purnama akan tiba?!” Pikirnya.

-Vampire Family-

Suasana malam ini terasa begitu sepi dan mencekam di daerah kawasan rumah Kai. Namun saat kita mulai memasuki rumah-rumah yang ada di kawasan itu, Jeritan dan erangan akan terdengar sangat jelas dan membuat bulu kuduk kita merinding dalam seketika.

“ARGH!!” Teriakan Chanyeol terdengar bergema di rumah tersebut.

“Appa, Bisakah kita tidak hanya tinggal diam seperti sekarang ini?! Kita seharusnya melakukan sesuatu!” Ujar Kai saat mendengar teriakan itu.

Yunho terdiam, Ia memegang ujung pelipisnya dan sedikit memiringkan kepalanya seakan dia sedang memikirkan sesuatu.

“Appa… Kenapa kau diam saja?!” Kesal Kai.

“Kita tidak bisa melakukan apapun, Kai. Ini adalah pilihan Chanyeol, Maka kita hanya bisa diam tanpa melakukan apapun…” Ujar Boa mencoba menenangkan Kai.

“Tapi, Chanyeol Hyung…”

“Biarkan saja dia sendiri. Setelah dia puas meminum darahpun dia akan baik-baik saja…” Timpal Yunho dengan tenang.

“Hah…” Kai menghela nafas panjang lalu duduk di samping Sehun dan D.O yang sejak tadi hanya memilih untuk diam.

Tak berapa lama, Suho, Luhan, Baekhyun dan Tao turun dari lantai atas. Mereka berkumpul di ruangan itu bersama yang lain.

“Bagaimana keadaannya?” Tanya Yunho kemudian.

“Untuk saat ini dia sudah cukup tenang…” Jawab Suho sambil menjantuhkan dirinya di atas sofa yang empuk.

“Berapa kemasan yang dia habiskan?” Kini giliran Boa yang bertanya.

“Lima… Ntah… Tujuh… Yang pasti, Dia benar-benar menghabiskan darah kemasan itu dengan cukup cepat dan jumlah yang tidak sedikit…” Sahut Tao dengan santai.

“Dia bahkan membuatku ingin meminum darah saja. Benar-benar pemandangan yang tak aku sukai…” Timpal Baekhyun sambil meneguk segelas darah yang ada di hadapannya.

“Aku menyarankan… Agar Ahjumma dan Ahjusshi menyiapkan lebih banyak darah. Terlebih lagi, Sebentar lagi bulan purnama akan tiba…” Ujar Luhan kemudian.

“Ehm, Kau benar…” Yunho mengangguk singkat. “Aish… Kalian semua ini merepotkanku saja. Kenapa kalian tidak meminum darah manusia secara langsung saja, Huh?!” Ia melirik Kai, Sehun dan Luhan.

“Kami memiliki alasan tertentu untuk hal itu. Appa tidak perlu mengeluh…” Jawab Kai dengan ekspresi datarnya.

“Eoh!” Kedua mata Yunho membulat mendengar ucapan Kai. “Tentu saja aku harus mengeluh!! Aku yang selama ini menyiapkan darah untukmu. Kau tidak sadar betapa sulitnya hal itu, Huh?”

“Apa kita ini benar-benar merepotkan?” Sehun melirik Boa dengan wajah yang se-polos mungkin dan tentu saja hal itu membuat Boa seakan merasa kasihan padanya.

“Yeobo!! Kau tidak perlu mengatakan hal seperti itu di depan mereka!!” Seru Boa kemudian. “Kau ini senang sekali bergurau. Mereka kan tidak menyusahkan kita sama sekali…”

“Apa katamu? Bergurau?! Ya… Aku serius mengatakan itu, Aku… AW!!!” Ucapan Yunho terhenti dan berubah menjadi ringisan kesakitan Yunho. “Jagiya, Kenapa kau menginjak kakiku?” Gerutu Yunho.

“Itu karena kau tidak bisa menutup mulutmu itu!!” Desis Boa dengan memasang tampang yang cukup menakutkan untuk Yunho. Dan tentu saja lelaki itu bergidik ngeri.

“Lalu… Sebenarnya apa alasan Chanyeol Hyung tidak meminum darah?” Tanya Sehun penasaran.

“Ini terjadi karena perjanjian bodoh itu!” Ujar D.O akhirnya bersuara.

“Eh?! Perjanjian bodoh? Apa maksudnya?” Tanya Sehun semakin merasa tertarik dengan cerita masa lalu kakaknya itu.

“Itu bukan perjanjian bodoh, D.O-ya… Itu adalah janji Chanyeol pada seorang manusia…” Ujar Baekhyun kemudian.

“Sebenarnya apa yang terjadi?” Tanya Sehun tak sabar.

Suasana hening tiba-tiba terjadi di ruangan itu, Tak ada yang bersuara sedikitpun. Dan tentunya hal ini semakin membuat Sehun merasa penasaran, Terang saja. Yang tidak mengetahui tentang hal itu hanyalah dia, Jadi pantas saja dia merasa penasaran.

“Eomma…” Sehun melirik Boa.

“Akan aku ceritakan…” Ujar Luhan setelah cukup lama mereka semua terdiam.

<Flash Back Start>

Seorang lelaki nampak sedang asyik mendengarkan MP3, Kedua matanya terpejam membiarkan cahaya matahari sore ini menerpa kulitnya yang berwarna putih pucat. Tanpa ia sadari, Seorang lelaki lainnya tengah berjalan ke arahnya sambil membawa dua kaleng soda dingin.

“Chanyeol-ah!” Panggil lelaki itu kemudian, Membuat lelaki yang sedang asyik mendengarkan MP3 itu berbalik padanya, Dan yah… Dia Park Chanyeol.

“Eoh… Chen-ah…” Chanyeol tersenyum tipis padanya. Lelaki itu lantas duduk di samping Chanyeol seraya melemparkan salah satu kaleng soda itu pada Chanyeol.

“Seperti biasa… Kau menikmati cuaca sore hari ini?” Ujar Chen kemudian.

“Ehm…” Hanya kata itu yang terlontar dari mulut Chanyeol.

Mereka terdiam satu sama lain, Tak ada percakapan di antara keduanya. Tapi mereka seakan telah terbiasa dengan hal ini. Chanyeol menatap kaleng soda yang di berikan Chen padanya tadi, Senyum kecut nampak jelas di wajahnya dan ia pun mendesah pelan.

“Chen-ah… Jika suatu saat nanti kau mengetahui rahasiaku. Akankah kau membenciku?” Ujar Chanyeol setelah cukup lama terdiam.

“Apa maksudmu?” Tanya Chen tak mengerti.

Chanyeol menghela nafas panjang seraya membenarkan posisi duduknya, “Sebenarnya… Aku ini memiliki rahasia… Dan kau tidak tahu itu. Jadi, Jika kau mengetahui rahasia ini akankah kau membenciku?”

Chen menyunggingkan senyumnya, Lalu kembali meneguk soda yang ada di genggamannya itu. “Delapan tahun… Waktu yang cukup lama, Dan selama delapan tahun itu juga aku mengenalmu Park Chanyeol. Sejak kita SMA, Kita selalu bersama-sama. Kau juga membantuku agar aku dapat memiliki gadis yang kusayangi…”

Hening, Lelaki itu terdiam sesaat. “Dan kurasa… Hanya karena sebuah rahasia yang tidak pernah aku ketahui selama delapan tahun itu, Tidak akan membuatku membencimu secepat itu…”

“Benarkah?” Chanyeol menoleh pada Chen yang lagi-lagi tersenyum lembut.

Chen menganggukkan kepalanya singkat, “Chanyeol-ah… Biarkanlah sebuah rahasia tetaplah menjadi rahasia. Dan kuharap, Aku tidak mengetahui hal itu…”

“Kau tahu, Chen-ah?” Chanyeol menatap langit-langit yang perlahan-lahan mulai menjadi gelap. “Aku juga… Berharap kau tidak mengetahuinya. Karena jika ada seseorang yang mengetahuinya maka aku akan membunuhnya…” Dan hal itu hanya di balas tawa kecil dari Chen.

*****

“Argh!!” Chanyeol memegang lehernya yang terasa panas, Dirasakannya dua buah taring yang tajam mencuat dari dalam mulutnya, Dan kedua matanya memerah saat tatapannya tertuju pada langit, Yah… Malam ini terjadi bulan purnama.

Dan seakan tak mampu mengontrol dirinya sendiri, Chanyeol berlari dengan cepat menuju sebuah perumahan yang letaknya tak terlalu jauh darinya. Dihirupnya aroma di sekitarnya.

“Darah yang segar…” Gumamnya pelan.

Hanya dalam hitungan detik, Chanyeol pun sudah tak berada di tempatnya ia lenyap begitu saja dan semenit setelah itu terdengar teriakan yang begitu menyayat hati.

Di sisi Lain…

Chen tengah berjalan menelusuri kawasan jalan menuju rumahnya, Ia baru saja pulang dari café yang di kelolanya itu.

“AAAAAA!!!”

Tep!

Langkah Chen terhenti, Ia menoleh ke sudut jalan yang tak terlalu terlihat jelas dari posisinya sekarang. “Seperti ada yang berteriak…” Pikirnya.

Dengan penasaran, Akhirnya dia berjalan secara perlahan-lahan mendekati sudut jalan yang menuju sebuah gang yang sepi dan gelap itu.

Deg!!

Kedua matanya membulat dala seketika saat mendapati dua orang gadis yang tergeletak tak berdaya dengan darah segar yang mengalir dari lehernya. Serta seorang lelaki yang tengah memeluk atau lebih tepatnya mencengkram satu orang gadis yang tubuhnya pun sama tak berdayanya seperti dua gadis lainnya.

Lelaki yang tengah asyik menghisap darah segar dari leher sang gadis itu pun menyadari akan keberadaan Chen yang mungkin sedikit mengusiknya. Ia lantas menjatuhkan tubuh gadis yang telah tak berdaya itu ke atas tanah.

“Park… Chanyeol?” Ucap Chen sedikit terbata.

Lelaki itu mengusap ujung bibirnya yang terdapat bercak darah merah. “Yah… Ini adalah aku… Apakah kau terkejut?” Lelaki yang tak lain adalah Chanyeol itu tersenyum kecut.

“Apa… yang kau… lakukan?” Tanya Chen masih tak percaya dengan apa yang di lihatnya.

“Seperti yang kau lihat. Inilah aku… Inilah rahasiaku… Aku… Seorang Vampire…”

Deg!!

Kedua mata Chen langsung membulat dalam seketika, Dia berjalan cepat mendekati Chanyeol dan langsung mencengkram kuat tubuh Chanyeol.

“Apa yang kau lakukan, Huh?!! Kenapa kau seperti ini, Park Chanyeol?!!” Ia mencengkram kuat tubuh Chanyeol namun tak ada sedikitpun reaksi dari Chanyeol.

“Kau tidak seharusnya melakukan ini!!!” Sentak Chen dengan suara tinggi.

Sret!

Chanyeol melepaskan cengkraman Chen yang sedikit melonggar, “Bukankah sudah kukatakan sebelumnya? Aku adalah seorang Vampire…”

“Lalu haruskah kau membunuh mereka?!! Mereka bahkan tidak mengetahui apapun!! Mereka tidak berdosa dan kau membunuhnya?!!” Chen menatap tajam pada Chanyeol.

“Karena aku membutuhkannya! Aku membutuhkan darah, Itulah caraku bertahan hidup…”

“Apa katamu? Bertahan hidup?!” Chen menatap nanar padanya. “Yah… Kau hidup dan mereka mati. Kau pasti puas melihatnya bukan?”

“Tidakkah kau sadar selama ini? Aku berbeda darimu, Chen. Aku tak pernah menyentuh apa yang kau makan, kau minum dan bahkan… suhu tubuhku selalu dingin. Tak sadarkah kau akan hal itu?”

Chen terdiam, Dia mengingat semua hal yang terjadi padanya dan Chanyeol selama ini. Dan hal itu memang benar adanya. Meski telah delapan tahun dia menjadi sahabat Chanyeol, Ia bahkan tidak pernah mengetahui asal-usulnya. Dan ia tak pernah melihatnya sekalipun menyentuh makanan ataupun minuman yang di berikannya.

“Bunuh aku!” Ujar Chen kemudian.

“Apa?”

Chen mendongakkan wajahnya, Menatap Chanyeol tajam. “Kau bilang kau membutuhkan darah untuk bertahan hidup lan? Maka… Hisap darahku…”

Kini, Kedua mata Chanyeol yang membulat. Dia tidak menyangka kata-kata itu akan terlontar dari mulut Chen.

“Aku tidak bisa!”

“Kenapa? Apa karena kau sudah puas dengan meminum darah tiga gadis itu?”

“Aku tidak terbiasa meminum darah seorang lelaki… Terlebih dia seseorang yang kukenal…”

“Alasan!” Cibir Chen. “Kau tidak mau meminum darahku hanya karena kau sudah puas bukan? Akuilah hal itu, Park Chanyeol…”

“Karena kau sahabatku!! Aku tidak akan pernah membunuh sahabatku sendiri!!” Sela Chanyeol dengan penekanan dan nada suara yang tinggi.

“Kukatakan bunuh aku!!” Chen menatap dingin pada Chanyeol.

“Sudah kukatakan aku tidak akan menyerangmu!! Kau adalah sahabatku!!”

“AKU BUKANLAH SAHABATMU!!”

Deg!!

Chanyeol terdiam, Menatap kaget pada Chen. Tatapan tajam dari keduanya saling bertemu pandang. Namun tak dapat di pungkiri, Tatapan lirih dari keduanya tak dapat di sembunyikan.

“Maka dari itu… Kau harus membunuhku… Bukankah aku sudah mengetahui rahasiamu? Dan kau pernah berkata… Jika seseorang mengetahui rahasiamu. Maka kau akan membunuhnya, Benar bukan?”

“Chen-ah…”

“Dan jika kau membunuhku, Maka berjanjilah satu hal padaku… Hentikan semua ini, Chanyeol-ah. Jangan pernah menghisap darah manusia lagi, Maka di saat itu… Aku akan mati dengan tenang. Tapi… Jika kau tidak melakukannya dan bahkan kau tidak membunuhku saat ini. Maka, Kau akan membuat hidupku tidak akan pernah tenang, Selamanya. Bahkan ketika aku mati…”

Chanyeol terdiam, Tertunduk lemas. Ia tidak mungkin menyerang sahabatnya sendiri, Tapi jika ia tidak melakukan hal itu. Maka… Selamanya, Dia pun akan merasa bersalah seumur hidupnya.

“Maafkan aku, Chen-ah…”

Greb!!

Dan setelah itu, Chanyeol menancapkan kedua taringnya. Mengoyak leher Chen dengan ganas tapi bahkan teriakan kesakitan pun tak terlontar dari mulut Chen.

Chen tersenyum tipis saat Chanyeol menatapnya dengan kedua mata yang memerah bagaikan darah itu.

“Senang bisa menjadi sahabat terbaikmu selama ini, Chanyeol-ah. Terima kasih…” Dan detik berikutnya pun Chen menutup kedua matanya secara perlahan, Menandakan jika dirinya telah tidak bernyawa lagi.

“AAAARRRRGGGHHH!!!” Teriak Chanyeol dengan keras.

Chanyeol menjatuhkan tubuh Chen yang sudah tak bernyawa ke atas tanah, Dan tanpa terasa air mata mulai turun dari sudut matanya. “Maafkan aku… Maafkan aku, Chen-ah…” Lirihnya.

Dan sejak kejadian itulah, Chanyeol memegang teguh janjinya pada sahabatnya itu. Dia tak pernah lagi menghisap darah manusia secara langsung. Ia memilih menyiksa dirinya sendiri dengan menahan perasaan itu demi memenuhi janjinya pada sahabatnya yang telah lama tiada.

<Flash Back End>

-Vampire Family-

“Woaaah… Itu benar-benar keren. Aku tidak menyangka jika Chanyeol Hyung memiliki janji yang seperti itu!” Sehun bertepuk tangan sendiri, Seakan bangga akan sikap Chanyeol.

“Apanya yang keren?! Dia itu bodoh!! Menyiksa dirinya sendiri hanya demi janji bodoh itu!” Ujar Tao dengan dingin.

“Itu bukan hal bodoh, Tao-ya!” Suara Chanyeol membuat seluruh mata yang ada di ruangan itu langsung tertuju padanya yang ntah sejak kapan telah berdiri di anak tangga.

“Tidak bodoh katamu?! Kau bahkan membuat dirimu selemah saat ini hanya karena hal itu!! Apakah kau pikir itu bukanlah hal bodoh?!” Seru Baekhyun dengan tatapan tajamnya.

“Kau bahkan sudah menyalahi kodratmu sendiri dengan melawan perasaan itu!” Tambah Suho.

“Kau hanya melakukan hal yang sia-sia dengan melaksanakan janji bodoh itu! Kurasa…” Celetuk D.O dengan cuek.

Chanyeol tersenyum tipis mendengar celotehan mereka, “Hey… Sadarkah kalian jika tidak hanya aku yang tidak meminum darah secara langsung di rumah ini?”

“Kau menyindir kami?” Seru Luhan sambil menunjuk dirinya, Kai serta Sehun.

“Tentunya… Jika kalian memang merasa… Ah! Eomma dan Appa juga sama halnya seperti kami…” Ujar Chanyeol.

“Apa?! Kau berkata kami?” Ujar Yunho sambil ikut menunjuk dirinya sendiri. “Aku hanya sudah terbiasa tidak meminum darah lagi. Benarkah jagiya?” Ia menoleh pada Boa.

“T-Tentu…” Boa mengangguk cepat, Seakan salah tingkah.

“Aish… Daripada terus mendengarkan perdebatan ini, Lebih baik aku pergi menemui Sunyoung saja…” Ujar Kai seraya beranjak dari tempatnya.

“Aku juga lebih baik mencari mangsaku…” Ujar Baekhyun ikut beranjak dari duduknya di ikuti yang lain yang mulai ikut beranjak pergi pula.

“Eh? Eh? Kenapa semuanya pergi??” Bingung Sehun. “Ah… Lebih baik aku menyiapkan untuk sekolah besok saja…” Ujar Sehun dengan semangat, “Dan aku akan meminta Sunyoung untuk membuatku bertemu lagi dengan Hanbyul Noona…”

-Vampire Family-

Besok Harinya…

“Annyeong…” Sunyoung memasuki ruang perpustakaan dengan raut wajah murung.

“Hey… Ada apa denganmu? Kau nampaknya tidak bersemangat hari ini…” Ujar Kris yang sedang menata beberapa buku di rak buku di sampingnya.

Sunyoung menghela nafas berat, Lalu mulai meraih buku lainnya dan membantu Kris untuk menata buku-buku tersebut.

“Kris Seongsaenim…”

“Eii… Jika tidak ada murid lain di sini. Jangan sebut aku dengan sebutan tua itu! Panggil aku Oppa saja. Berapa kali harus kubilang hal itu, Huh?” Sela Kris memotong ucapan Sunyoung.

“Arraseo…” Ujar Sunyoung cepat, “Tapi… Apakah belum ada kabar juga?” Tanya Sunyoung seraya menoleh pada Kris.

“Hah? Kabar apa?”

“Jangan berbohong, Kau pasti tahu hal itu kan. Ayolah… Katakan padaku, Oppa…” Ujar gadis itu sedikit merengut seperti anak kecil.

“Aigo… Aku benar-benar tidak tahu maksud ucapanmu, Sun-ah…” Jawab Kris dengan santai.

“Haish!! Tentang Kai… Dia dan kedua saudaranya itu tak kunjung masuk sekolah juga. Dan kau orang yang terdekat dengan Kai. Kau pasti tahu alasannya kan? Ini sudah hari ke-empat mereka tidak masuk sekolah…” Ujar Sunyoung kemudian.

“Eiii… Apakah kau merindukan kekasihmu itu, Huh? Jujur saja… Kau bahkan tidak terlalu peduli pada kedua saudaranya itu kan? Kau hanya peduli pada Kai…” Goda Kris.

“Mwo?? A-Anniya…” Sunyoung langsung terlihat salah tingkah saat itu juga. “Haish… Oppa, Apa kau sedang mencoba mengganti topik pembicaraan, Huh?” Kesal Sunyoung.

“Ah, Lihat… Kedua pipimu! Memerah sekali…” Kris menunjuk wajah Sunyoung sambil tersenyum jail.

“Oppa!!!” Gerutu Sunyoung.

“Hey, Apa benar kau tidak merindukanku?” Terdengar suara yang tak asing lagi bagi Sunyoung.

“Eh??” Sunyoung menoleh ke arah lain. “Oppa, Kau dengar suara tadi?” Tanya Sunyoung.

“Suara apa?” Bohong Kris.

“Haish!!!” Gadis itu lantas berjalan mendekati sumber suara tadi, Dan kedua matanya membulat saat dia mendapati Kai yang tengah berbaring di bangku panjang di sudut perpustakaan ini. “Kai…” Kaget Sunyoung.

“Annyeong…” Kai membuka topinya dan tersenyum tipis pada gadis di hadapannya itu.

-Vampire Family-

“Jadi… Kau kemana saja selama tiga hari ini?” Tanya Sunyoung sambil menunduk menatap pada Kai yang sedang berbaring dengan kepala yang menyandar pada kedua kaki Sunyoung.

“Biarkan aku tidur sebentar lagi…” Ujar Kai masih tetap menutup kedua matanya.

“Jongin-ah…” Kesal Sunyoung mulai memanggil nama asli Kai.

“Hah… Arraseo…” Kai membuka kedua matanya dan menatap lekat pada Sunyoung. “Sebenarnya beberapa hari yang lalu, Aku merasa tidak enak badan. Jadi, Aku tidak masuk sekolah…” Bohong Kai.

“Jinja?” Ragu Sunyoung namun tetap saja terlihat jelas jika gadis itu mengkhawatirkannya.

“Ehm, Apakah kau tidak percaya padaku, Huh? Kau tidak sadar betapa pucatnya aku sekarang? Karena itu biarkan aku tidur sekarang…” Ucap Kai dengan santai.

Sunyoung terdiam, Dia mengamati wajah Kai. Sejujurnya wajah Kai memang terlihat pucat, Tapi baginya ini seakan sama saja seperti biasanya. Bahkan dia merasa jika wajah Kai memang selalu terlihat pucat pasi.

“Baiklah, Aku percaya…” Jawab Sunyoung pada akhirnya.

Kai tersenyum manis padanya, Membuat perasaan curiga Sunyoung terhadapnya sedikit demi sedikit berkurang dan menghilang begitu saja. Ntahlah, Sunyoung selalu merasa seperti ini setiap kali ia mencurigai Kai.

“Sun-ah.. Kau terlihat cantik sekali..” Kai meraba wajah Sunyoung dengan tangannya. Mengusap lembut wajahnya.

“H-Huh?” Sunyoung terpaku mendapat perlakuan ini.

Kai perlahan menarik tubuh Miyoung, Mendekatkan wajah mereka hingga dapat Sunyoung rasakan aroma maskulin tubuhnya serta hembusan nafas Kai yang mulai menerpa wajahnya.

“YA! Kim Jongin… Hwang Sunyoung!”

“Omo!!” Sunyoung langsung menarik tubuhnya dan menatap pada orang yang memanggilnya itu yang tak lain adalah D.O. “D.O-ya… Waeyo?” Tanya Sunyoung terlihat salah tingkah.

D.O menatap mereka datar, Seakan merasa tak ada apapun yang terjadi. “Apakah kalian melihat Sehun? Sejak pulang sekolah tadi aku belum bertemu dengannya…” Ujar D.O kemudian.

“Kami tidak tahu!” Jawab Kai ketus, Ia seakan merasa kesal pada D.O karena telah mengganggu kegiatannya tadi.

“Benarkah?” D.O menaikkan sebelah alisnya.

“Yah! Dan lebih baik kau pergi sekarang juga…” Jawab Kai dengan sinis.

“Kai…” Sunyoung menyikut lengan Kai.

“Baiklah… Aku permisi dulu, Maaf… Telah mengganggu kalian berdua…” Ujar D.O dengan santai. “Tapi kusarankan, Agar kalian melihat waktu dan tempat jika ingin melakukan hal seperti itu…” Sindir D.O selalu berlalu.

Blush!!

Kedua pipi Sunyoung langsung memerah dalam seketika saat mendengar ucapan D.O, Berbeda dari Kai yang justru mendengus kesal.

“Haish!! Dia benar-benar mengganggu!” Gerutu Kai.

-Vampire Family-

Knock… Knock… Knock…

“Ngh…” Hanbyul terbangun dari tidurnya, Di lihatnya ke sekelilingnya tidak ada siapapun. Dan sepertinya dia tertidur saat menonton TV tadi.

Knock… Knock… Knock…

Suara ketukan pintu kembali terdengar membuat Hanbyul terpaksa beranjak dari posisinya dengan sedikit malas.

“Aish… Di mana Minkwang atau Sunyoung?! Apakah mereka belum pulang?!” Gerutu Hanbyul kesal. Gadis itu pun bergegas mendekati pintu depan rumah, Setelah sebelumnya merapihkan dirinya terlebih dulu.

Cklek!

“Annyeong…” Sapa seseorang saat Hanbyul membuka pintu.

Hanbyul terdiam, Menatap bingung pada orang yang kini berdiri di hadapannya ini. “Sehun-ah… Apa yang kau lakukan di sini? Jika kau ingin bertemu dengan Sunyoung, Dia belum pulang…”

“Anniya…” Sehun menggeleng singkat, “Aku ingin bertemu denganmu, Noona…”

“Eh?! Naega?!” Hanbyul menunjuk dirinya sendiri.

To Be Continued…

Note : Annyeong haseyo readers… *lambai2* Fiuuuuh… Akhirnya, Author bisa lagi neh publish ff di tengah kesibukan author… *eaaaaa* XDD

Yah, Untuk kali ini gak banyak ngomong deh… Cukup seperti biasa, Menantikan tanggapan readers tentang fanfic buatan author ini… Hehehehehe Don’t Be SIDER!! Ok?? Hohohohoho

51 thoughts on “Vampire Family (Promise… – Part.5)

  1. daebak unni…
    Keluarga Vampir.a g datar…
    Sebnrnya ini part yg pertama kali ku baca lho… ^^V
    Jadi penasaran ama part yg laen…
    Keep writing unni…

  2. akhirnya publish jg🙂
    daebak seru oke *apa lg ya ?
    sempet sedih dgn berakhirnya love kiss heart .
    tapi pas baca yg ini ga kalah kerennya ><
    kai nya keren bgt , tp ko sedikit yadong ya *eh
    hahaha ganggu org aj tuh s D.O , ga tau org lg mesra ap *hahaha

  3. pendek nta!!

    trnyata chaenyol punya janji ma shbat cow.nya q kira ma cew yg dy suka..
    kai yadong tuh pas d perpus..
    wah, wah..
    sayang g jd..
    *mulai yadong*

    oke, next dtnggu

  4. ternyata vampire bsa pegang janji jua ya..salut nie sama chanyeol..
    .onnie banyakin kai sama sunyoung dumz..yayaya
    .sama agedan kissukissu..nanggung nie tiap mau kissukissu pasti ada ja yg ngebatalin..hehehe*otak yadong mulai kumat..plakk.abaikan..

  5. Ya ampun kirain chanyeol ga mau minum darah lgsg dari sumbernya itu karena janji sm cewek eh ternyata sama sahabatnya.
    Klo jd chan udh gila kali ya. Hayo sehun suka sm hanbyul ya? Hahahhahaha
    yg masih bikin penasaran itu si DO

  6. wow, chaenyol keren.. nepatin janji’y..
    awal’y kukira janji ma cwe, ternyata sahabat cwo..
    keren…>,<

  7. yeyeyeyeyeyeyeyeye🙂
    Akhirnya yang di tunggu2 muncul juga🙂
    Chan Yeol oppa,aku makin cinta padamu saja kalau kau seperti Ini🙂

  8. Seperti biasa ff fantasi kmu slalu bgus kkkkkkk, yg vampir ada haneulnya gak d lanjutin lg kah? D sni castnya BB apa ya nmanya?

  9. poor chanyeol ckck😦
    eh Sehun bener2 nih, bikin gergetan aja😀
    main kabur aja lagi pulang sekolah hahaha…
    D.O plis deh kalo muncul bilang2 yaa jangan ganggu dong hihihihi😀
    next part ditunggu🙂 semangat lanjutinnya yaa chingu..

  10. Aigoo..chanyeol oppa jinjja~ teguh bener pegang janjinya…tpi knp uri kim jong dae a.k.a Chen hrus mati..kasian oppa😦 ..boa & yunho bnar” psangan yg aneh tpi unik /eh/ hahaha..sehunnie jatuh hati beneran tuh sm hanbyul..hihihi..D.O sumpah ngeganggu bnget..gk jadikan adegan romantisnya Kai & Sunyoung haha gagal maning gagal maning /abaikan😀
    Next part d tnggu eonn🙂

  11. xiu min msk cast ga ya? Dia ko ga ada…. Loved D.O very much, bs ksh dia pasangan yg bs bkn D.O jatuh bangun bwt dapetin cintany ga?

  12. Keren nta , kai nya keren smua kren dah hehe part slnjtnya d tnggu yaa…
    Sdkit Ada typo y td hehe perasaan dr awal mau kisseu gagal mulu ya kasian kai kwkwk

  13. part ini…perasaan lebih pendek dari yang sebelumnya yaah? Hehe .__.v
    Makin penasaran sama lanjutannya,eon… Hwaiting~! ^^

  14. oke ak setuju sam sehun, chanyeol kereeeennn. chanyeol memenuhi janjinya bagus bagus.
    terkadang ak merasa kasihan kpn kai-sunyeong, dr kmrn mau mesra2an pasti g jadi ada aja halangannya.
    penasaran bgt dgn bebe luhan, gmn crt nya dy bisa mengendalikan keinginan minum darah manusia secara langsung.
    sehun falling in love deh ky.a

  15. Chenyeol daebak bisa jaga janji…….
    Baekkyu dari awal makan mulu…..
    Sehun ih suka ya yang polos2 ta….
    Kai aku bisa bilang apa2 lanjutttt…

  16. wahhh chanyeol bener” hebat bs menahan rasa haus karena janjinya sm chen :”
    aigoo sehuna! km bener” polos dan imud bgd disinii! ><

  17. Aah, Chanyeol setia banget sama Chen, sampe beneran ngga mau minum darah manusia walaupun bikin dia ngerasa kesiksa.😦 :3
    Eungh, penasaran deh sama Kris. Dia siapa sih sebenrnya? Dia tetangganya Kai apa gimana? Deket banget sama Kai, sampe Sunyoung curhat segala ke Kris.
    Uwah, Sehunnie mulai pedekate sama Hanbyul. Tapi Hanbyul malu2 gegara si Sehun lebih muda, kkk~ Hwaiting Sehun, semoga bisa dapetin hatinya Hanbyul yaa! *nyemangatin / bawa banner*😀
    Keep writing, author. Hwaiting. ^o^

  18. ternyata gitu kenapa Chanyeol gak mau minum darah dari korbannya langsung………..

    kasian banget sih. pasti batinnya terpukul banget. gara-gara chen mati di tangannya..😦

    aku bisa sampai nangis waktu chen bilang “AKU BUKANLAH SAHABATMU!!” kayak aku bisa ngrasain apa yang di rasain mereka berdua.

    karena itu Chanyeol lebih suka menyiksa diri daripada ingkar janji ma Chen…….
    persahabatan yang keren………….

    aku jadi suka ma Chanyeol……

  19. ternyata gitu kenapa Chanyeol gak mau minum darah dari korbannya langsung…

    kasian banget sih. pasti batinnya terpukul banget. gara-gara chen mati di tangannya..😦

    aku bisa sampai nangis waktu chen bilang “AKU BUKANLAH SAHABATMU!!” kayak aku bisa ngrasain apa yang di rasain mereka berdua.

    karena itu Chanyeol lebih suka menyiksa diri daripada ingkar janji ma Chen…….
    persahabatan yang keren………….

    aku terharu banget.😥

  20. Hiks😥 chanyeol so sweet banget deh. demi sobat tercinta rela tersiksa. tambah suka chanyeol.

    min aku blum nemu karismanya kai di ff ini hmmn butuh ketelitian dan pemahaman lebih lanjut. jadi mau lanjut baca lagi

  21. nangis pas bagian chanyeol sama chen :””( duh di chapter ini bener-bener dapet feelnya :”( itu hanbyul suka sama suho ya ? ._. yah kasian donk tar sehunnyaaaa:”) dah sehun kasih ke aku aja (?) daebak daebak ! talanghae authorrrr

  22. Chanyeol oppa, you really really gentleman
    maybe I haven’t something to comment right now *Jiah, gaya.a*

  23. ternyata Chanyeol janji sama Chen:O hidup yang sangat tragis(?)
    coba aja Baekhyun, Suho, Tao, D.O kaya Kai dll, pasti ga sejutek dan senyebelin itu -_-
    aaahhh, entah kenapa lebih seneng Sehun, kayanya disini lagi cute”nya:3

  24. Ecieeee sehun suka sama hanbyul tapi hanbyul suka sama suho😀 D.O ngeganggu aja deh kan sunyoung sama kai hampir **/? Sehun nakal! D.O nyariin sehun eh taunya sehun nyangkut dirmh sunyoung,- *duh bang daripada lu nyariin c bubble tea mending cari gue :v eh!*
    minkwang ko bisa suka sama tao? Kan dia belum ketemu?terus juga ko dia bisa selamat dirmh c kai?
    Duh penasaran nih! Aku akan baca part selanjutnya thor! Thanks! Semangat teyuss thor! ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s