Because Clairvoyant Love (3 OF ?)

Title: Because Clairvoyant Love

Author: NtaKyung

Casts: Choi Siwon, Jung Yunho, Park Jungsoo, Shim Changmin, Shin Jaehee

Genre: Alternate Universe (AU), Fantasy, Humor, Romance.

Rating: PG-15

Summary: Shin Jaehee, Seorang gadis yang selalu saja gagal dalam masalah percintaan. Dan lagi, Berbeda dari gadis lainnya yang terkadang percaya pada ramalan. Jaehee justru sebaliknya tidak mempercayai hal itu dan berfikir jika itu adalah omong kosong belaka.
Tapi bagaimanakah, Jika tiba-tiba seorang peramal membuatnya harus terikat dengan empat lelaki tampan yang menyatakan perasaan mereka dengan tiba-tiba padanya? Akankah dia akhirnya percaya pada sebuah ramalan? Dan bagaimanakah kehidupan Jaehee selanjutnya?

-Because Clairvoyant Love-

Waktu sudah menunjukkan jam 1 dini hari, Tapi Changmin dan Jaehee tak kunjung terlelap juga. Keduanya nampak terlihat bingung, Tak jarang dari mereka selalu berusah memejamkan mata dan berpura-pura untuk tidur, Namun tetap saja mereka tak tertidur.

“Aish! Aku tidak bisa tidur jika terus seperti ini!” Gerutu Changmin seraya beranjak dari posisi tidurnya.

Jaehee yang memang belum tertidur, Segera menoleh pada Changmin yang tengah duduk di sampingnya sambil memainkan ponselnya.

“Wae?” Tanya Jaehee berpura-pura untuk tetap tenang, Padahal sejak tadi jantungnya terus saja berdegup dengan kencang.

Changmin tak menjawab, Ia malah langsung mengenakan jaketnya. “Kau tidur lagi saja. Aku ingin menghirup udara segar sebentar di luar…” Ujar Changmin kemudian pergi dari ruangan tersebut.

“Baiklah…” Jaehee kembali merebahkan dirinya di atas ranjang.

Tapi hasilnya tetap saja, Walaupun Changmin sudah keluar dari ruanga itu ia tetap tidak bisa tidur. Jaehee segera menyibakkan selimut dan beranjak dari atas ranjangnya.

“Sepertinya aku juga butuh udara segar!” Ujarnya seraya beranjak dan mengenakan jaketnya. Lalu ia pun bergegas pergi dari ruangan itu.

-Because Clairvoyant Love-

Changmin berjalan perlahan-lahan sambil sesekali menghela nafas panjang. Ia memasukkan kedua tangannya pada saku celananya kemudian menatap langit-langit.

“Hah… Kenapa aku harus tidak bisa tidur? Kenapa aku harus merasa setegang tadi? Aigo…” Keluh Changmin sambil menggelengkan kepalanya pelan.

Ia kembali melanjutkan langkahnya, Setiap kali ia melihat batu kecil di hadapannya ia pasti selalu menendang batu kecil itu. “Haish…” Gerutunya sambil menendang kuat-kuat batu kecil di hadapannya.

“Guk!! Guk!!”

Tiba-tiba suara gonggongan anjing terdengar, Dan tentu saja hal itu cukup mengejutkannya. Dengan panik, Changmin melirik kiri dan kanannya mencoba mencari tempat yang aman untuk menghindari anjing tersebut.

Tapi terlambat sudah, Changmin melihat satu anjing berukuran cukup besar tengah melihat ke arahnya, Dan hanya dalam hitungan detik anjing itu langsung berlari ke arahnya.

“Argh!!!” Changmin segera berbalik dan berlari sekencang mungkin. Meskipun tak tahu arah tujuannya dan tak terlalu mengenal tempat ini, Changmin terus saja berlari. Yang ada dalam pikirannya sekarang adalah, Bagaimana caranya ia menghindari anjing tersebut!! Hanya itu.

Di sisi Lain…

Jaehee yang tengah berjalan santai sambil menghirup udara segar di malam hari. Tiba-tiba saja mendengar suara teriakan yang tak asing baginya. Ia mengerutkan keningnya, “Seperti suara Changmin…” Pikirnya.

Dengan segera Jaehee pun berjalan mendekati asal sumber suara, Semakin ia mempercepat langkahnya maka semakin jelas suara itu terdengar.

“Changmin-ah!! Kau di mana?!” Teriak Jaehee sambil tetap berjalan cepat, Mencoba mencari keberadaan Changmin. “Changmin-ah!!” Teriaknya lagi.

“Guk!! Guk!!”

“Arrrrrghhh!!!”

Jaehee menyipitkan kedua matanya saat melihat seseorang yang tengah berlari cepat dengan seekor anjing besar di belakangnya. Dan kedua mata Jaehee langsung saja membulat begitu sadar siapa orang tersebut.

“Omo!! Changmin-ah!!” Panggilnya dan segera berlari untuk mengejarnya.

-Because Clairvoyant Love-

“Hah… Hah… Hah…” Dengan nafas yang tersenggal-senggal, Changmin langsung bersandar pada sebuah dinding.

“Sial! Gara-gara anjing itu, Aku jadi harus lagi marathon di tengah malam seperti ini!” Gerutu Changmin sambil memegangi perutnya yang terasa sakit.

Ia menoleh ke beberapa sudut, Wajah kesal nampak jelas di wajahnya. “Aish!! Lengkap sudah penderitaanku ini! Setelah di kejar anjing, Sekarang aku tersesat dan tidak tahu harus jalan ke arah mana!!” Umpatnya.

Wush…

Angin berhembus pelan, Cukup membuat Changmin bergidik kedinginan dan langsung saja merapatkan jaketnya. Ntah apa yang ada di pikirannya saat ini, Tapi tiba-tiba saja ia merasa cuacanya menjadi berbeda.

Suasana di tempatnya sekarang seakan dingin mencekam, Changmin merasa sekujur tubuhnya tak mampu bergerak. Ia hanya mampu menggerakkan bola matanya saja untuk mengetahui apa yang sedang terjadi saat ini di tempatnya.

“Eoh, Apa itu?!” Kaget Changmin ketika mendengar suara lolongan anjing yang menurutnya cukup mengerikan dan membuat bulu kuduknya merinding dalam seketika.

Greb!!

Sebuah tangan yang terasa dingin tiba-tiba saja menepuk pundak Changmin. Yang tentu saja langsung membuat sekujut tubuh Changmin kaku dalam seketika.

“Changmin-ah…” Panggil sosok yang di belakangnya itu dengan pelan.

Deg!!

“Argh!!” Changmin segera menarik tangan itu tanpa mau menoleh siapa orang tersebut.

“Ya… Changmin-ah!” Panggilnya. “Andwae! Kyaaa!!”

Brugh!

“Ahk…” Ringis orang tersebut ketika Changmin telah membanting tubuhnya ke atas aspal yang dingin.

Merasa mengetahui suara itu, Changmin membuka kedua matanya. Dan ia begitu terkejut saat tahu siapa orang yang di buatnya hingga terbaring di atas jalan itu. “Jae-ya!” Kagetnya.

“Aish, Apa yang kau lakukan, Huh?! Ahk…” Gerutu Jaehee sambil meringis kesakitan.

“M-maaf… Tadi aku pikir kau orang jahat…” Ujar Changmin sambil mengulurkan tangannya, Membantu Jaehee untuk beranjak dari posisinya.

“Ck! Kau pikir aku apa, Huh? Ahk…” Jaehee merasakan pergelangan kakinya berdenyut, Mungkin kakinya terkilir akibat gerakan mendadak Changmin tadi.

“Gwenchana?” Cemas Changmin.

“Ehm…” Jaehee mengangguk singkat, Ia hendak melangkah namun karena rasa nyeri pada kakinya itu semakin terasa, Jaehee merasa tubuhnya oleng dalam seketika. “Aaa!”

Sret!!

Changmin merangkul pinggulnya secara reflex ketika Jaehee hampir saja terjatuh. Keduanya lantas saling menoleh di saat bersamaan, Dan kedua bola mata hitam itu pun saling bertemu. Cukup lama dalam posisi -Changmin yang merangkul pinggul Jaehee yang nyaris terjatuh-, Membuat keduanya seakan larut dengan pikiran masing-masing.

“Aku baru sadar ternyata Changmin memiliki paras yang cukup tampan… Dan lagi ia memiliki tubuh yang tegap dan sempurna…” Batin Jaehee, Mengamati lelaki yang posisinya kini begitu dekat dengannya itu.

“Jae-ya, Gwenchana?” Tanya Changmin kemudian.

Hening, Tak ada jawaban dari gadis itu. Sepertinya Jaehee terlalu asyik mengamati wajah Changmin -yang baru ia sadari jika Changmin tampan-.

“Jae-ya!” Changmin mengguncang-guncangkan tubuh Jaehee.

“E-Eoh?” Jaehee tersadar dari lamunannya, “A-Anniya… Aku baik-baiksaja…” Bohong Jaehee sambil mencoba melepaskan dirinya dari rangkulan Changmin.

“Kau yakin?” Ragu Changmin. Ia memperhatikan sekilas Jaehee, “Menurutku kau tidak baik-baik saja! Wajahmu memerah…” Ujar Changmin, Sadar akan wajah Jaehee yang memerah.

“M-mwo?” Jaehee langsung memegangi kedua pipinya, “A-aniya.. Ini tidak apa-apa. Mungkin ini hanya karena cuacanya yang sedikit panas saja!” Elak Jaehee, Seakan menyembunyikan sesuatu.

“Panas?” Changmin terdiam sesaat, “Aku justru merasa jika sekarang cuacanya begitu dingin! Kau pasti benar-benar sakit, Jae-ya!”

“A-Anniya… Aku bisa berja-Ahk!”Jaehee meringis kesakitan begitu ia mencoba berjalan dan merasakan kakinya yang berdenyut nyeri. “Sial!” Umpatnya dalam hati.

Changmin menghela nafas cepat, Sebelum akhirnya ia berjongkok di hadapan Jaehee dengan posisi tubuhnya yang membelakangi Jaehee. “Apa yang kau lakukan?” Bingung Jaehee sambil memperhatikan Changmin.

“Naik ke punggungku!” Suruh Changmin tanpa basa-basi.

“Eh?”

“Cepatlah, Jae-ya. Kau tidak ingin tetap di tempat ini sampai besok kan?”

“Err… Tapi, Aku… Aku berat…”

“Tidak masalah, Cepat naik ke punggungku!” Changmin menggedikkan kepalanya.

Akhirnya, Jaehee pun naik ke atas punggung Changmin, Meski terlihat sedikit ragu. Wajahnya memanas dalam seketika dan jantungnya pun berdetak sangat cepat.

“Sial, Kenapa aku harus segugup ini?!” Batin Jaehee.

“Lingkarkan tanganmu di leherku jika kau tak ingin terjatuh!” Ujar Changmin saat merasakan Jaehee hanya mencengkram pundaknya pelan.

Jaehee menuruti kata-kata Changmin dengan enggan, Ia melingkarkan kedua tangannya pada Changmin, Semakin merapatkan tubuhnya pada punggung Changmin.

“Aku baru sadar jika Changmin ternyata memiliku punggung yang terasa nyaman dan lebar… Terlebih, Dia benar-benar memperlakukanku dengan sangat hati-hati. Seakan aku adalah barang berharga yang tak ingin terjatuh dari gendongannya…” Pikir Jaehee.

“Apakah tadi aku menarik tanganmu terlalu keras? Atau mungkin… Membantingmu dengan keras juga, Jae-ya?” Pertanyaan Changmin sukses menyadarkan Jaehee dari lamunannya.

“Eoh?” Jaehee terdiam sesaat. “Yah, Seperti itulah! Kau tidak lihat akibat perlakuanmu tadi kakiku jadi terkilir seperti sekarang ini?!” Ujar Jaehee berpura-pura bersikap ketus.

“Hah.. Maaf, Tadi aku terlalu panik…” Sesal Changmin sambil sedikit memiringkan wajahnya.

Blush!!

Lagi-lagi kedua pipi Jaehee memerah, Ntah apa yang di rasakannya. Tapi yang jelas ketika Changmin memiringkan wajahnya, Ia seakan dapat melihat sisi lain seorang Shim Changmin yang terlihat menarik baginya. Jaheee merasa jika Changmin terlihat begitu mempesona.

Sret!

Jaehee memegang kepala Changmin dan membuat lelaki itu menatap lurus ke depan. “Jangan terus melihat ke arah belakang! Kau bisa membuat kita berdua tertabrak ataupun terjatuh!!” Ujar Jaehee kemudian.

Sedikit membuat Changmin terkejut, Memang. Tapi Changmin tak berkomentar banyak. Tapi sebenarnya, Jaehee melakukan hal itu hanya karena ingin mengelak perasannya saja. Ia tak ingin Changmin mengetahui jika wajahnya tengah merona merah akibat melihat ketampanan wajah Changmin saat ini.

Keadaan hening dan canggung terasa untuk beberapa saat. Changmin hanya terus menelusuri jalan sambil memangku Jaehee tanpa mengatakan sepatah katapun, Begitupun Jaehee yang sibuk mengontrol dirinya sendiri. Berharap dapat bersikap normal pada Changmin.

“Changmin-ah!” Suara Jaehee langsung memecah keheningan yang ada.

“Ada apa?” Sahut Changmin bingung.

“Lihat ke atas!! Bintangnya banyak sekali!!” Pekik Jaehee sambil menepuk-nepuk pundaknya dengan sangat keras. Membuat Changmin sedikit meringis kesakitan dan menggerutu kesal.

“Haish, Jae-ya… Berhentilah memukuli pundakku!” Keluh Changmin.

“Kalau begitu turunkan aku!! Cepatlah!!” Pinta Jaehee tetap menepuk-nepuk pundaknya. Akhirmya, Changmin pun menuruti keinginan Jaehee dengan menurunkan gadis itu dari atas pangkuannya, Kemudian ia pun menoleh pada Jaehee yang tengah asyik memandangi langit.

“Kupikir kebiasaanmu menatap bintang-bintang sudah menghilang! Ternyata tidak…” Seru Changmin sambil melirik Jaehee sekilas.

“Siapa yang bilang? Aku tidak mungkin melupakan hobiku ini. Kau tahu? Dengan menatap bintang-bintang ini, Aku akan dapat melupakan masalahku sejenak…” Celoteh Jaehee.

“Aku tahu… Dulu, Saat kecil pun kau selalu mengatakan hal yang sama padaku kan?” Sahut Changmin santai.

Deg!!

Jaehee reflex segera menoleh ke arah Changmin dengan kedua mata yang membulat. “Kau… Masih mengingat ucapanku saat dulu?”

Changmin balas menatap tatapan gadis itu, “Aku tidak memiliki ingatan yang buruk seperti dirimu, Nona Shin Jaehee…” Sindirnya dan langsung membuat Jaehee mendengus kesal.

Keduanya kembali menatap langit-langit, Menikmati pemandangan yang jarang terlihat di kota besar seperti Seoul.

“Ah!! Ada bintang jatuh!!” Pekik Jaehee sambil menunjuk ke atas langit. “Ayo kita membuat permohonan!!” Ujarnya bersemangat sambil mengepalkan kedua tangannya bersamaan dan memejamkan matanya.

Changmin terkekeh kecil saat mendengar seruan Jaehee yang begitu semangat, “Ya… Jae-ya, Kau masih mempercayai soal permohonan bintang jatuh it-” Ucapan Changmin seketika terhenti ketika ia menoleh ke arah Jaehee dan mendapati Jaehee yang masih tetap serius memejamkan matanya dan membuat permohonan dalam hati.

Ia merasa jantungnya berdegup sangat kencang, Matanya terus menjelajahi setiap inchi dari wajah Jaehee, Mengamatinya lebih lekat. Membuat dirinya sadar, Betapa cantiknya gadis yang berada di sampingnya saat ini.

“Apa yang kau lihat?” Tanya Jaehee yang ntah sejak kapan telah membuka kedua matanya dan memergoki Changmin yang tengah mengamatinya.

“Uh?” Changmin langsung terlihat salah tingkah dan segera saja membuang tatapannya ke arah lain. “K-kau… Sudah selesai? Kalau begitu ayo kita pulang!” Ujar Changmin kemudian.

“Baiklah…” Jaehee mengangguk singkat.

Changmin segera saja berjalan cepat meninggalkan Jaehee, Tanpa sadar jika Jaehee saat ini sedang terluka dan tak dapat berjalan.

“Ya! Shim Changmin, Bukankah kau harus membantuku?!” Teriak Jaehee kesal.

Langkah lelaki itu terhenti, Dan tidak perlu berlama-lama ia pun langsung berbalik kemudian segera membungkuk di hadapan Jaehee.

“Cepat naik ke punggungku!” Suruh Changmin tanpa mau bertatap muka dengannya.

Jaehee menuruti perintah Changmin, Ia segera naik ke atas punggung Changmin dengan kedua tangannya yang melingkar di leher Changmin.

“Kau ini kenapa sih? Aneh sekali…” Sindir Jaehee saat mereka mulai berjalan kembali.

“A-a-apa? Tidak… A-aku tidak apa-apa…” Gugup Changmin.

“Benarkah?”

“Y-yah…” Changmin mengangguk cepat, “A-aku hanya sedikit heran dengan sikapmu…” Elak Changmin.

Jaehee mengerutkan keningnya, “Sikapku? Memangnya kenapa?”

“Yah… Kau percaya terhadap bintang jatuh tapi justru tidak percaya dengan ramalan!” Ujar Changmin mencoba menutupi perasaan gugupnya.

“Hey, Itu dua hal yang berbeda, Shim Changmin!”

“Sama saja!”

“Berbeda!”

Dan perjalanan menuju rumah pun seakan di ramaikan oleh perdebatan mereka berdua yang terus berlanjut hingga akhirnya mereka pun tiba di rumah.

-Because Clairvoyant Love-

“Pagi…” Sapa Jaehee sambil menguap kecil dan berjalan menghampiri meja makan.

Di sana terdapat Raena, Shindong dan Nari. Mereka membalas sapannya seraya tersenyum tipis padanya.

“Aku tidak melihat Changmin. Kemana dia?” Tanya Jaehee kemudian.

“Kenapa? Apakah kau sudah merindukan kekasihmu itu, Padahal… Bukankah tadi malam kalian terus bersama-sama?!” Goda Shindong sambil mengedipkan sebelah matanya.

“A-apa?! Oppa!! Bagaimana bisa kau berkata seperti itu?” Wajah Jaehee langsung bersemu merah.

“Ahh… Sudahlah, Jae-ya. Jangan mengelak lagi! Aku tahu kau dan Changmin pergi ke luar bersama… Dan kalian baru datang saat menjelang pagi. Benar-benar mencurigakan!” Raena menatap sepupunya itu dengan tatapan yang seakan menyudutkan.

“Rae-ya!! Kau ini bicara apa sih? Aish… Kalian itu kenapa terus berfikir aku dan Changmin berpacaran, Huh?” Gerutu Jaehee, Mencoba menyembunyikan rasa gugupnya saat ini.

“Sudah.. Sudah… Kalian ini senang sekali menggoda Jaehee…” Ujar Nari sambil terkekeh kecil saat melihat reaksi Jaehee yang kesal itu. “Jae-ya, Jika kau ingin bertemu dengan Changmin, Dia ada di pekarangan belakang… Dia bermain dengan beberapa anak-anak desa di tempat ini…” Ujarnya kemudian.

“Baiklah…” Jaehee mengangguk sambil beranjak dari duduknya.

“Eoh… Lihatlah! Bahkan dia langsung beranjak dari tempat ini hanya karena ingin cepat-cepat bertemu dengan sang pujaan hatinya!” Goda Shindong lagi.

“Shindong Oppa!” Kesal Jaehee seraya bergegas pergi dan membuat ketiga orang itu langsung tertawa.

-Because Clairvoyant Love-

“Apa-apaan mereka itu?! Kenapa mereka senang sekali menggodaku?! Aish…” Gerutu Jaehee sambil berjalan menuju perkarangan belakang.

Langkah Jaehee terhenti saat ia mendapati Changmin yang tengah bermain dengan beberapa anak seusia 7-8 tahun-an. Changmin nampak senang saat memainkan permainan anak kecil bersama mereka semua.

“Sudah lama aku tidak pernah melihatnya tersenyum seperti itu…” Gumam Jaehee. Ia terus saja menatap lekat pada Changmin sambil tersenyum tipis.

“Ya, Shin Jaehee!” Panggil Changmin yang ntah sejak kapan berada di hadapan Jaehee dan membuyarkan lamunan Jaehee dalam seketika.

“Waeyo??” Tanya Jaehee berpura-pura ketus.

“Bagaimana dengan kakimu, Apakah sudah jauh lebih baik?” Tanya Changmin kemudian. Ia tak peduli dengan sikap Jaehee yang berpura-pura ketus padanya.

“Sudah…” Jawab Jaehee singkat.

“Hm, Baguslah…” Changmin tersenyum tipis sambil mengangguk singkat.

“Jaehee-ya!!” Panggil Raena yang berjalan tergesa-gesa mendekati Jaehee dan Changmin yang tengah berdiri di teras perkarangan itu.

“Jangan jalan terlalu cepat, Rae-ya. Kau sedang hamil. Kau tidak ingin terjatuh kan?” Ujar Jaehee mengingatkan.

“Ah yah… Tapi… Jae-ya, Bagaimana bisa seorang Jung Yunho mengenalmu, Hm?”

“Eh?” Jaehee terdiam sesaat, Memandang Raena bingung.

“Jung Yunho!! Actor terkenal itu!! Dia berada di depan rumah kita sekarang!!” Jerit Raena histeris.

Untuk beberapa saat Jaehee terdiam, Ia menoleh pada Changmin sesaat dan di saa itu juga kedua matanya langsung membulat.

“MWO?” Pekiknya reflex. “Dia berada di depan rumah sekarang?!”

Raena mengangguk cepat, Dengan segera Jaehee pun langsung berjalan ke arah depan rumah dengan di ikuti Changmin di belakangnya. Dan benar saja, Saat ini, Seorang Jung Yunho tengah di kerumuni para tetangga yang sibuk meminta tanda tangan dan foto bersama.

“Dia benar-benar di sini…” Desis Jaehee tak percaya.

“Sepertinya dia gila!” Ejek Changmin yang ikut mengintip lewat balik jendela rumah.

“Yah…” Jaehee mengangguk singkat, “Lalu aku harus bagaimana, Changmin-ah?” Tanyanya terlihat sedikit panik.

Changmin hendak mengucapkan sesuatu, Namun terhenti saat mendengar sebuah teriakan yang langsung membuat orang-orang yang berkumpul itu langsung bersorak.

“Shin Jaehee!! Aku tahu kau ada di dalam, Dan aku kemari untuk datang menjemputmu, Jagiya!! Saranghaeyo!!” Teriak Yunho tanpa ada rasa malu sedikitpun.

Changmin dan Jaehee langsung bertukar pandang tak percaya. Kedua pipi Jaehee bahkan sampai memerah akibat mendengar pernyataan langsung dari seorang Jung Yunho. Dan sadar akan hal itu pun Changmin terlihat tidak suka.

“Kau suka dengan pernyataan cinta aktor itu?!” Ketus Changmin.

“M-mwo? A-anniya…” Jaehee langsung menggeleng gugup.

“Tapi pipimu memerah!” Sindir Changmin sambil mendelik tajam pada Jaehee. Benar-benar memperlihatkan ketidaksukaannya terhadap reaksi Jaehee akan ucapan Yunho tadi.

“I-itu tidak penting!! Yang terpenting sekarang adalah bagaimana caranya aku kabur darinya, Changmin-ah…” Elak Jaehee.

Changmin masih terlihat kesal, Namun setelah itu ia terdiam untuk beberapa saat. “Ikut aku..” Ujar Changmin seraya menarik tangan Jaehee secara tiba-tiba.

“Eh, Kita mau kemana?”

“Tentu saja menghindari lelaki gila itu!”

Changmin menarik Jaehee keluar dari rumah dan melewati para kerumunan itu. Tapi seakan tak dapat meloloskan sosok Jaehee dalam penglihatannya, Yunho pun menyadari hal itu.

“Jaehee-ya!!” Serunya dengan senyum sumringah.

“Gawat! Dia melihat kita, Changmin-ah!” Panik Jaehee.

Changmin menoleh ke arah Yunho yang mencoba keluar dari orang-orang yang tengah mengerumuninya itu. Ia pun menatap Jaehee dan sekilas melirik kaki gadis itu.

Dan dengan tiba-tiba, Changmin menarik tubuh Jaehee dan segera memangku gadis itu. “Ya!! Apa yang kau lakukan?!” Kaget Jaehee.

“Kau tidak mungkin bisa berlari saat ini kan?” Changmin meliriknya sekilas sambil tersenyum tipis. Kemudian di saat itu juga ia berlari sekencang mungkin dengan Jaehee yang berada di dalam pangkuannya.

“Jae-ya!! Ya!! Kau mau bawa kemana calon kekasihku?!!” Teriak Yunho masih tetap mencoba keluar dari kerumunan orang-orang itu.

Jaehee menoleh ke arah belakang, Dan ia terkekeh kecil saat mendapati Yunho yang tengah bersusah payah untuk mengejar mereka dengan orang-orang yang terus mengerumuni dirinya.

“Kita berhasil, Changmin-ah!!” Teriaknya senang.

“Tentu saja!!” Jawab Changmin tak kalah senang, Namun ia tetap berlari dengan kencang. Seakan beban tubuh Jaehee tak jadi masalah untuknya.

Mereka akhirnya tiba di sebuah ladang dan memasuki sebuah rumah penyimpan peralatan. Changmin langsung menurunkan Jaehee secara hati-hati sambil mencoba mengatur nafasnya.

“Ha ha ha ha ha…” Tiba-tiba saja Jaehee tertawa keras.

“W-hah… hah.. wae?” Tanya Changmin heran sambil tetap mencoba mengatur nafasnya yang tersenggal-senggal itu.

“Tidak ada,,, Hanya saja aku pikir ini lucu!!” Ujar Jaehee di sela tawanya.

Changmin mengerutkan keningnya sesaat, Tapi tak berapa lama dar itu ia pun langsung ikut tertawa bersama Jaehee. Mereka terus tertawa sampai mereka terengah-engah karena merasa lelah terus tertawa seperti itu. Keduanya pun saling menoleh dan tatapan mereka pun saling bertemu, Senyum tipis pun nampak jelas di wajahnya.

Changmin perlahan mendekati Jaehee, Dan gadis itu hanya tetap diam sambil menatapnya lekat. Jarak di antara keduanya semakin menipis, Hingga akhirnya Changmin menarik tubuh Jaehee untuk semakin merapat dengan tubuhnya.

Tinggi Changmin yang notabene lebih tinggi dari Jaehee, Membuat gadis itu mendongakkan kepalanya untuk menatap wajahnya. Dan begitu dengan Changmin yang menunduk. Tangan kanan Changmin perlahan mulai bergerak dan mengusap-usap lembut wajah gadis itu.

Dan hanya dalam hitungan beberapa detik, Bibir Changmin kini telah mendarat mulus tepat di bibir Jaehee, Tanpa sungkan ia melumat bibir bawah Jaehee, Menelisikkan lidahnya ke dalam rongga mulut Jaehee dan menautkan lidahnya dengan lidah Jaehee.

Kedua mata Jaehee pun menutup, Ia melingkarkan kedua tangannya di pinggang Changmin. Jaehee bahkan ikut membalas ciuman itu, Membuat Changmin semakin memperdalam ciumannya dan merengkuh tubuh Jaehee dengan erat.

Ciuman yang cukup intens itu terjadi cukup lama, Hingga akhirnya Changmin menghentikan hal itu. Masih dengan kedua mata yang terpejam ia merapatkan keningnya dengan kening Jaehee. Kedua tangannya pun masih memegang kepala Jaehee dengan lembut.

“Aku… mencintaimu… Shin Jaehee…” Bisiknya dan perlahan ia kembali melanjutkan ciuman tersebut. Tanpa ingin menunggu jawaban Jaehee terlebih dulu, Ia telah kembali merasakan bibir manis milik gadis itu.

Suara petir mulai terdengar, Dan rintik-rintik hujan mulai turun ke bumi. Dan hanya dalam beberapa menit saja, Bumi ini telah basah akibat hujan deras yang turun dengan tiba-tiba.

Namun hal ini seakan tak mengganggu keduanya, Changmin justru semakin mendorong tubuh Jaehee hingga membuat gadis itu terjatuh ke atas tanah dengan Changmin di atasnya. Ciuman keduanya tak terhenti, Bahkan mereka terlihat semakin bernafsu untuk melakukan sesuatu yang lebih. Suara petir serta suasana hujan yang membuat udara di sana semakin dingin justru seakan mendukung mereka berdua untuk berbuat lebih.

Akan tetapi, Di saat Changmin hendak menelisikkan tangannya ke dalam pakaian Jaehee, Ponselnya berdering keras dan menyadarkan keduanya akan tindakan yang sedang mereka lakukan saat ini.

Keduanya sontak melepaskan ciuman itu dan berpandangan cukup lama, Tapi nada dering ponsel Changmin kembali terdengar.

“Ponselmu berbunyi, Changmin-ah. Angkatlah dulu, Mungkin itu penting…” Suruh Jaehee kemudian.

“Ah.. Yah…” Changmin segera beranjak dari atas tubuh Jaehee dan segera merogoh saku celananya. Sedangkan Jaehee segera bangkit dari posisi tidurnya dan duduk di samping Changmin.

“Argh!! Bodoh!! Apa yang baru saja kau lakukan, Jae-ya?! Kau bahkan hampir melakukan hubungan itu bersama sahabatmu sendiri!!” Rutuk Jaehee dalam hati, Memarahi perilakunya sendiri. Ia benar-benar merasa salah tingkah saat ini.

“Yeobseyo…” Ujar Changmin di saat mengangkat panggilan masuk itu.

“Changmin-ah, Kau bersama Jaehee sekarang?! Cepat berikan ponselmu padanya sekarang!! Aku butuh bicara dengannya sekarang!!” Ujar orang di seberang sana yang tak lain adalah Miyoung.

Changmin menoleh ke arah Jaehee yang justru melihat arah lain, Ia pun langsung memberikan ponselnya kepada Jaehee.

“Apa?” Bingung Jaehee.

“Itu dari Miyoung, Dia ingin berbicara denganmu…” Ujar Changmin kemudian.

“Eoh, Baiklah…” Jaehee mengangguk singkat dan segera beranjak dari posisinya sambil menjawab telepon itu.

Changmin menatap punggung Jaehee, Lalu ia meringis dalam hati. “Kau bodoh, Changmin!! Bagaimana bisa kau lepas kontrol dan hampir saja melakukan hal itu padanya?!” Ujarnya dalam hati, Merutuki kebodohannya sendiri.

-Because Clairvoyant Love-

“Ada apa Miyoung-ah?” Ujar Jaehee saat merasa jika ia dan Changmin sudah berjarak cukup jauh.

“Jaehee-ya, Aku akhirnya menemukan peramal itu! Dan aku sudah mengetahui alasan kenapa semua ini terjadi padamu, Jae-ya!!” Pekik Miyoung dari seberang sana.

“Benarkah?” Senang Jaehee.

“Tentu saja!! Jaehee-ya, Ternyata memang benar!! Peramal itu yang membuat mereka semua tergila-gila padamu!!”

“Huh? Maksudmu?”

“Yah… Jadi, Dia dengan kekuatannya membuat mereka semua jatuh cinta padamu. Kau ingat kan tentang permintaanmu pada peramal itu jika kau ingin di cintai empat lelaki sekaligus?!”

“Apa? Aku masih belum mengerti, Miyoung-ah…”

“Aish… Intinya, Mereka semua memang berada di bawah pengaruh magic itu, jae-ya!! Lelaki yang mengejarmu… Mereka semua terkena magis peramal itu, Coba kau ingat lelaki seperti apa saja yang saat itu kau inginkan? Bukankah saat itu kau ingin seorang actor, dokter, pengusaha dan… ah, Ntahlah! Aku lupa…” Celoteh Miyoung dari seberang sana.

Jaehee tersentak begitu mendengar ucapan Miyoung itu, Dan bagaikan sebuah teater film yang berjalan dalam otaknya, Jaehee langsung dapat mengingat kejadian beberapa hari yang lalu itu.

“Baiklah, Akan aku lakukan itu… Tapi kau harus menerima konsekuensinya. Ingat, Di gila-gilai, Banyak lelaki belum tentu membawa kebaikan untukmu…”

“Tentu…”

“Kalau begitu katakan… Lelaki seperti apa yang kau inginkan?”

“Lelaki yang aku inginkan jelas harus memiliki paras yang tampan, Tubuh yang sempurna dan tinggi! Lalu, Aku ingin mereka kaya raya! Dan memiliki profesi yang hebat! Seperti, Seorang Actor, Dokter, Pengusaha dan pemilik toko Bakkery!! Satu hal lagi… Mereka harus pintar berkelahi!! Bagaimana bisakah kau mengabulkannya?”

Deg!!

Jantung Jaehee seakan berhenti berdetak, Ia menjauhkan ponsel tersebut dari telinganya. Tak peduli dengan panggilan Miyoung dari seberang sana. Perlahan namun pasti, Jaehee pun menoleh ke arah belakang dan mendapati Changmin tengah berjalan ke arahnya.

“Pemilik toko Bakkery…” Bisiknya pelan.

“Jae-ya, Apa yang di katakan Miyoung? Apa yang terjadi?” Tanya Changmin penasaran.

Jaehee tak menjawab, Hanya tetap diam sambil menatap Changmin dengan kedua mata yang mulai berkaca-kaca.

Sadar akan kediaman Jaehee, Changmin mengibas-ngibaskan tangannya di hadapan wajah Jaehee, “Jae-ya… Gwenchana?” Cemasnya.

“Ini tidak mungkin.. Kau… Adalah salah satu dari mereka, Changmin-ah…” Lirih Jaehee sambil menggeleng lemah.

Changmin mengerutkan keningnya, “Apa maksudmu?” Tanya Changmin tak mengerti.

“Aku ingin pulang sekarang!” Jaehee berbalik, Hendak beranjak pergi.

Namun dengan segera Changmin menahannya dengan cara memegang pergelangan tangan Jaehee dengan cukup erat.

“Apa yang kau lakukan? Di luar hujannya masih deras!” Tahan Changmin.

“Aku tidak peduli! Lepaskan aku!! Aku ingin pulang sekarang!!” Nada Jaehee berubah menjadi dingin, Ia pun mencoba untuk melepaskan cengkraman Changmin.

“Tapi, Jae-ya..”

“Sudah kukatakan aku ingin pulang!!” Sentak Jaehee sambil menatap sinis pada Changmin.

Merasa kesal dengan sikap Jaehee yang tiba-tiba berubah ini, Membuat Changmin justru semakin mengencangkan cengkramannya.

“Sebenarnya kau kenapa, Huh?! Apa kau marah karena tadi aku menciummu?!”

“Aku tidak peduli dengan hal itu!”

“Lalu kenapa kau tiba-tiba bersikap seperti ini?”

“Sudah kukatakan aku tidak peduli!! Pokoknya aku ingin pulang!” Jaehee menghempaskan tangan Changmin dengan kasar kemudian berlari keluar.

Changmin tak tinggal diam, Dia berlari mengejar Jaehee dan menghadang langkah gadis itu. Mereka tak peduli akan hujan deras yang membuat sekujur mereka langsung basah kuyup dalam seketika.

“Berikan satu alasan padaku kenapa kau tiba-tiba bersikap seperti ini padaku? Kau pasti marah padaku atas kejadian tadi kan?” Tekan Changmin.
“Biarkan aku pergi, Changmin-ah…” Ujar Jaehee dengan nada dingin.
“Shin Jaehee, Jawab aku!! Kenapa kau seperti ini, Huh? Tidak tahu kah kau, Aku melakukan itu karena aku begitu mencintaimu!!”

Deg!!

Jaehee mendongakkan wajahnya dan menatap Changmin tajam. “Mwoya?” Lirihnya nyaris tak terdengar.

“Aku mencin-”

Plak!!

Satu tamparan yang cukup keras mendarat tepat di pipi kanan Changmin, “Jangan pernah kau mengatakan kata-kata itu lagi di hadapanku, Shim Changmin!”

Bukannya meringis kesakitan, Changmin justru tersenyum kecut dan menoleh pada Jaehee dengan tatapan tajamnya. “Kenapa? Apa karena kau tidak menyukai lelaki sepertiku? Apa menurutmu aku tidak pantas menjadi kekasihmu?” Tanyanya dengan dingin.

Hening, Jaehee tak menjawab ucapan Changmin. Gadis itu hanya menunduk, Tak berani untuk menatap mata Changmin sedikitpun.

“Jawab aku, Shin Jaehee!!”

“Karena kau hanyalah korban keegoisanku dan kebodohan peramal gila itu!!” Jerit Jaehee. “Kau tidak benar-benar mencintaiku, Changmin-ah. Perasaanmu saat ini hanya sedang di permainkan oleh magis gila yang aku buat… Maaf…” Kedua mata Jaehee berubah menjadi sayup, Tak ada yang sadar jika gadis ini kini telah meneteskan air mata yang telah bersatu bersama air hujan itu.

“Apa?” Changmin menatap Jaehee tak mengerti.

“Kau… Tidak benar-benar memiliki perasaan itu padaku, Changmin-ah… Kau… Tidak benar-benar mencintaiku…” Lirih Jaehee dan sesaat setelah itu pun, Gadis ini berbalik. Berjalan cepat meninggalkan Changmin yang hanya dapat mematung.

To Be Continued…

Iklan

101 thoughts on “Because Clairvoyant Love (3 OF ?)

  1. Am I the 1st???? Yeaaayyyyyyyy \(^o^)/

    Pas baca part ini, ada 1 scene yang bikin saya ngebayangin pilem India!!!
    “Suara petir mulai terdengar, Dan rintik-rintik hujan mulai turun ke bumi. Dan hanya dalam beberapa menit saja, Bumi ini telah basah akibat hujan deras yang turun dengan tiba-tiba.”
    sumpah ye, lari2an ke padang rumput, trus adegan ujan. INDIA ABISSSSSSS!!!! *puterkuchkuchhotahai*naribarengsharukhkan

    Aih aih aihhhhhh… ciuman nih yeeeeeeeeeee
    MinJae couple d BEST deh dsni!! Changmin udah mulai berani nyentuh Jaehee. Jaehee juga bales ciumannya… tapi saya tidak suka moment telepon berdering yang mengusik keasyikan mereka *glaringtoMiyoung
    Udah diduga pasti telepon dari Miyoung itu MENGGANGGU mereka! N bener kan? Jaehee jadi inget tentang ucapannya yang minta disukain 4namja skaligus beserta pekerjaannya, n voila Changmin jadi salah satunya, pemilik bakery…
    tapi tapi tapiiiii… Ini Changmin tulus kan? Ga kena sihir kan? Oke, mungkin ada dikit pengaruh sihir. Tapi pada dasarnya emang udah suka kan sama Jaehee? cuma ditambah efek sihir aja jadi makin brani. ya kan? ya kan? *gatrimakaloitucumakarenasihir
    Pokoknya d ff ini Jahee kudu jadi sama Changmin!!!!

    Entah tiba2 ga suka sama Yunho di ni ff. Keliatan banget FAKEnya! MENGGELIKAN!!!
    Apa2an tuh dateng tiba2, terus triak bilang cinta… itu ga terlihat GENTLE!!! kayak Changmin donk!!! *pasangbenderachangmin

    Eh iya, yang awal sweet tuh gendong2an. Meeeeeettt I guaranted that u loved that scene anyway!! ahahha.
    D part ini, digendong, dicium, aduh meeeeett sempurna idup looooo!!! *tatapaniri

    Shindong-Raena kompak ye ledekin MinJae kopel yang jalan2 ampe pagi…*siul~

    Udah ah, tunggu balesan komennya :p
    Nta fighting \(^o^)/

    • O.o

      met,met…. lu sadar gk klu diatas ada adegan si changmin ngebanting si jaehee???

      HOAAAA…..*gebrakmeja*

      ini penghinaan namanya, met!!

      sejarahnya kan biasanya di jae yg ngebanting org,gelar RAMBOWATI bisa ilang doonk…*eh??

      *natap tajam/nuntut penjelasan nta*

      🙂
      🙂
      🙂

      • =Dkώk=˚°kώk==Dώkψkkώk˚°
        Oh iya yaaa
        ​​‎​:D=))º°˚˚°º≈нåнåн庰˚˚°º≈º=)):D

        Scene itu tiba2 terlupakan berkat adegan ala india MinJae kopel dan adegan2 sweet lainnya :p
        Yah abis dibanting trus digendong ga masalahlah met
        Jadi sweet banget kan? Itu tandanya Changmin bertanggung jawab atas apa yg udah dia lakukan ke Jaehee. Termasuk gendong setelah ngebanting!!!
        ​​‎​:D=))º°˚˚°º≈нåнåн庰˚˚°º≈º=)):D

  2. Hastagaa,hastagaaa…
    Ini,ini….kenapa jd begini????

    Kenpa disaat yg tdk tepat ujan petir, angin topan dan badai bahkan telpon dr miyoung merusaka suasana???

    Eh,bkan,ralat..,bukan hujannya badai dll yg mrusak suasana tp si crewet miyoung itu knapa tiba2 hrus mengingatkan ttg peramal ituuuuu???

    Hueeeeee…..ToT

    tp,tp bner dehh…si mimin bner cinta sm.si jae,bkn ggra magic,prasaan dia kan sjak awal emg udh kesengsem sm tu tiang listriiikk….*blush/sok narsis*

    😉

    Kkkkkkkk~
    Pelem india?!! Wkwkwkwkek….ngakak guling2 ggra bca komen si solmet…

    Well,yeaa….aku akui minjae kopel disini errrrr,eummm,euung…ma-manislah…

    Huaaaaaa…..bsa gawat ini,knpa tba2 minjae kopel lbh eksis drpd yg lain?????? *bingung*

    😦

    Dan adegan dikejer gung-gung asli bkin ngakak stengah metong….xDDDD

    kyaaasaa….dgn sangat menyesal dan berat hati aku-aku akui aku plg suka part ini….*lari menyembunyikan diri dikolong*

    🙂

    aishhh…heran yah,knapa si yunnie bsa ngejer sampe sejauh itu ya?? pdhalkan dia gk tau sm sekali ttg asal usul.si jae,
    truskan seharusnya pas petir menyambar itukan,harusnya kutukan dr ramalan itu ilang dooonk…

    beuhhh…lagi,lagi..
    pataaahhhh hatikuuu jdnyaaaaa,uwooo,uwoooooo,uwooooo….*nyiden*

    xDDD

    • =Dkώk=˚°kώk==Dώkψkkώk˚°

      Emg dikira secret garden, jiwa balik pas badai????
      ​​‎​:D=))º°˚˚°º≈нåнåн庰˚˚°º≈º=)):D

      Eh iya, scene dikejar anjing kocak juga. Kebayang deg2annya dikejar anjing kyk apa, hahaha

      Eh betul kan Miyoung tuh PERUSAK SUASANA!!!! *digeplakNta

      Terus untuk pilem india setuju kan met? Cuma bedanya ini d dlm ruang peralatan aja. Coba di padang rumput sambil muter2, terus adegan RATED nya di atas padang rumput sambil gegulingan, ujan, angin2an… Pas tuh kayak india!!! Kwkwkwkk abis itu main kejar2an, ​​‎​:D=))º°˚˚°º≈нåнåн庰˚˚°º≈º=)):D

      • pretty zinta n sharukh khan met..

        wkwkwkwkwk..

        untung ajj gk sampe gegulingan ditengah ujan,lari2 kliling poon klpa yg berbunga
        *inget sinetron indosiar*
        klu gk bsa gosong nih kopel disamber petir..

        🙂

        oh,ya ampuunn..ini namnya menistakan kopel selingan sendiri

        😦

  3. Ya ampuun,ternyata yunho selalu ngejar2 jaehee sampai ke ujung dunia*?* kemanapun jahee pergi,pasti yunho bakalan tau jahee di mana.
    hohoho ternyata pengaruh magic nya kuat banget

  4. yah, kasihan sama jaehee-changminnya… 😦
    padahal kurasa changmin itu tulus deh suka sama jaehee, bukan penaruh magic… padahal hubungan keduanya udah membaik, udah deket lho… tp jadinya berantakan lagi, mana jaehee lgsg ninggalin changmin… T-T
    onnie, pas depan chapter ini udah seneng, pas endingnya sedih..
    ditunggu lanjutannya ya onnie! fighting! ^^

    • ​​‎​:D=))º°˚˚°º≈нåнåн庰˚˚°º≈º=)):D
      Berarti kebawa §ą♍å jalan critanya Doº°˚˚°ºooNG?? ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ

      Yah, Untuk tau apakah Changmin terkena magic atau tidak…
      Ckup liat ntr ajaa…
      XDD
      Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

    • ƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑ
      Iya nieh ci Changmin slalu aja ambil kesempatan §ą♍å Jaehee…
      LOL

      Hm, Tnggu aja part slanjutnya ntr jg tauuuk… ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ
      Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

  5. Sempet ketawa pas changmin dikejar ‘Guk-Guk’ , jaehee akhirnya sadar juga klu changmin salah satu orang dr empat yg terkena magic tp klu menurutku changmin itu bener2 asli cinta sama jaehee tanpa ada magic sekalipun.

    • Wн̣̣̣̝̇̇̇Ợ̥ķɑ̤̥̈̊=))Wн̣̣̣̝̇̇̇Ợ̥ķɑ̤̥̈̊=))Wн̣̇ ̣̣̇̇ ̝Ợ̥ɑ̤̥̈̊ķɑ̤̥̈̊ķɑ̤̥̈̊=))
      Yakin nieh ci Changmin gak kena magicnya??? ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ
      Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

  6. ud senyum2 d awal td..
    sng bgd bca jaehee ma changmin spt itu..
    moment mreka bikin ngiri bgd..
    pas ciuman hmpir mpe dtindih gtu, aq tegang..
    eh..
    d akhrnya hrz spt itu..
    #nangis
    aq brharap changmin g dlm pengaruh magic peramal itu..
    mreka cocok bgd nta..
    kya!!
    aq gila gra2 pasangan ini..

    next part dtnggu..
    ^^

    • Aaaaaammmmiiiiin…
      *ikutandoa*
      LOL
      *plaaaak!!!*
      Wkwkwkwkwkwkwkwk

      Yah, Qta liat saja nanti apakah ci Changmin trkena magic atau tdak..
      ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ
      Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

  7. whoa akhr’a tuh prmal blik jgha dri knser’a psy,, hahahaahaha XD
    aduuuuuhhhh de2k changmin dah brani-brani tuh,,,,
    itu miyoung ngpain nlfon ??? -_-”
    gnggu ajha deh,,, eiiiyy perusak suasna aja,, >< klo gg kan bisa itu tuh…….. anuuuuuu …. apaaaa yaaaa… *plak
    #ydongkmat
    ksian jga eon ma jaehee'a ,, kek'a jaehee bneran suka kan ma de2k changmin,, pstie sdih bgeud tuh klo tau orang yang kta sukain trus dia jg ska ma kta,, tpi krna dkndaliin magic,,,,, uuuuuu gg kbyang,,
    pie ending'a bkal ma changmin kan eon ?? mpe brapa part ne eon ???? kek'a bntr gge mao tmat yea ???
    hmmmm yea udh lah next part'a d tnggu yea eon ,,
    ^_^

    • Yah, Ini koq jadi Miyoung yang di slahin??? *mewek+ngadukeMimi*
      LOL
      ƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑ

      Yupz…
      Untuk part slanjutnya itu ending..
      H[e̲̅]H[e̲̅][e̲̅]H[e̲̅]H[e̲̅]H[e̲̅]
      Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

  8. Gokil banget, pd hal kan jaehee cuma minta 3 org artiny changmin ga termasuk donk. Kissuny ke ganggu nih ama miyoung yg telpon pdhal dikit lg udah mau dung, dsr miyoung pengganggu*apa juga maksudny?

    • Dy kan mintanya 4 orang say…
      Bukan tiga… ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ

      Jiahahahahaha
      Miyoung bkan pengganggu tauk, Cuman skedar slah waktu… *eh?!
      Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

  9. OMG nta eon bneran deh imy makin kesemsem sama changmin ❤ ❤
    kira2 apa y isi permintaan jaehee pas ada bintang jatuh itu ? kkk penasaran eon hehe
    jung yunho bneran ekstrim mwahahaha kerenn wkwkwk katakan cinta.a itu lho eon yg bikin ngakak hehe
    dan changmin cemburu waww kemajuan asikk changmin jatuh cinta ke jaehee, yg paling sosweet itu pas jaehee d gendong changmin trus muka changmin ngadep ke blakang dan pndgn mereka bertemu, imy suka yg itu kkk
    huaa changmin hampir lepas kontrol hihi

    daebak

  10. wah, changmin dah nyatain cinta tuh.. kandidat pertama berakhir dgn tamparan, hahaha
    pdhl dah so sweet tuh tp lg2 da penggangu… XD
    smpe saat ini plg suka ma changmin, d’tunggu next part… 😀

    • ​​‎​:D=))º°˚˚°º≈нåнåн庰˚˚°º≈º=)):D
      Iya nieh, Changmin udah dapet tmparan…
      Nah, Bagaimana dgn yang laen??
      *nahloh?!
      Wkwkwkwkwkwk
      Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

  11. Aaaah eonni akhirnya keluar juga chapter 3 nyaa, akhirnya gimana ya? Apa si peramal bakal narik lg kekuatan magisnya? (?) ditunggu chapter 4-tamatnya ya eon =D

  12. akhirnya muncul jg><
    rada` ga pecaya kalo changmin sukanya cma gara" magic s peramal itu..
    *nunjokorangnya*
    **mana..ygmana orangnya?**

    haduh jaehee ingatlah pesanku *kkkkkk* , jgan mudah terbawa arus !

    huahaha..
    semangat terus kk ngelanjutinnya^^

    • ƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑ
      Sabaaaar bu…
      Ntr jg qta tauk apa changmin kna magic or gak…
      H[e̲̅]H[e̲̅][e̲̅]H[e̲̅]H[e̲̅]H[e̲̅]

      Siiip deeh…
      Hohohoho
      Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

  13. Ige mwoya?!!
    Apa-apaan tuh onn, lagi seru banget scenenya changmin sama jaehee, eh tiba2 jadi berantem :O
    Part yg ini sengaja buat mereka berdua ya onn? Keren aduhh~ ternyata jaehee tulusnya sama changmin doang ❤
    Di part ini yunho, siwon, sama yang satunya lagi ahaha lupa onn yea, gak ada ya onn?
    Untung aja gak ada, kalo ada pasti ngeganggu changmin jaehee aja tuh haha
    Part 4 ditunggu onn!! 😀

    • Yupz!!!
      Kan emang Onn buatnya main cast utama dlam ff ini yah mreka…
      ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ

      Siiiiiip ƪäђ …
      Hohohohohoho
      Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

  14. kasian bgt changmin udah ga bisa tidur eh pas jalan2 malah dikejar anjing sampe tersesag bwahahahaha
    eh tp gila aja tu changmin ngebanting si jaehee =,=
    kayanya si changmin beneran suka deh sama jaehee
    duh……….miyoung ganggu bgt sih /tabok/

    • Parno itu dy…
      ƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑ
      Mangkannya asal tarik+banting orang aja… XDD

      Beuh…
      Lagi2 Miyoung kena slah.. (⌣́_⌣̀”)
      Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

  15. Eo?? Changmin bneran atw d hipntis sie??
    Trus yunho,,hahaha gamblang bgt ungkpin cinta ma jaehee.. Aq bc ngbut nta 3 part ini.. Hahaha dtggu ff lain ny y,,

    • Wkwkwkwkwkwkwk
      Semangeeetnya baca ini ff…
      Jadi terharu akuuu… ~(˘̩̩▿˘̩̩)~

      ​​‎​:D=))º°˚˚°º≈нåнåн庰˚˚°º≈º=)):D
      Jawabannya ntr di part slanjutnya yaaah…
      Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

  16. beneran nich changmin mencintai jaehee karna ada unsur magis…klu menurutq kok tulus ya kecuali 3pria yg lain yg beneran kena magis*sok tau*…

    dtunggu next part jgn lama2 ya chingu…

  17. sedihnya pas jaehee bilang “Ini tidak mungkin.. Kau… Adalah salah satu dari mereka, Changmin-ah…”
    hiks airmata gue langsung netes , sedih bgt pas tau changmin jg kena magic.
    tapi dari siwon leeteuk sama yunho , yg paling waras nyatain cintanya cuma changmin selebihnya lucu hahaha (?)
    yah cahngmin bingung deh ga ngerti peramal magic itu apaan wkwk
    mendingkan jae-ya cpt ketemu tuh peramal biar dihapus magic nya tar ketauan deh yg bnr-bnr cinta siapa ~ hehe
    wah itu adegan panas nya kurang eonn *plakk
    ditunggu sangat kelanjutannya eon 🙂

  18. hahahahahaha…asli ngakak baca komen paling atas
    tapi bener part yang di gendong ma dicium itu sempurna abis,udh gitu dikasih backsound ujan,makin deh ya juara

    hadeuh,nyari peramal kyk gitu dmana y?mw dong di majikin bgitu #ngarep
    tpi kyknya changmin cinta beneran deh,gimana klo changmin tw tentang magic itu y??

    ga sabr nunggu nextnya
    ayo nta fighting….

  19. huuaaa itu konyol changminya di kejar anjing.
    hahaha parah saking takutya changmin nyangka jaehee org jahat.
    kebayang deh kalo aku jadi jaehee terus di gendong kaya gitu sama changmin

    omo yunho sarappppp, apa-apan itu tiba-tiba datang dan teriak-teriak

    untung ada changmin yang bawa jaehee pergi.
    changmin so sweet banget lah pake acara lari sambil gendong jaehee *akupengen
    huuuaaa mereka kissu-kissu
    omo changminnya udah mulai berani melakukan hal lebih

    tapi kenapa miyoung jadi pengganggu sih? padahalkan lagi seru-serunya
    jadi sekarang jaehee sadar kalo ke 4 org cowo ganteng itu terkena magis?
    tapi nanti changmin sama jaehee kan?
    ahh eonnie aku udah ga tau mau nanya apa lagi yang pasti aku penasaran sama lanjutannya eon.
    lanjutannya jangan lama-lama yaaa eonn 😀

  20. aku ketinggalan nich….

    Penasaran nich perasa’an changming ma jaehee pa karna magic tw memang tulus….v mudah” perasa’an itu tulus…
    Taw bisa jd kan perasa’an ke 4 cw0 itu tulus bukan krna magic n peramal nya cuma gadungan kaya nya tmbh seru kekekek

    d tunggu lanjutan’ny onn…

  21. wah , wah , s jaehee.y sampe d banting banting segala sma cangmin(nakal y cangmin:-D), trus jga ada adgan romantis smbl hujan2 gt ! Bisa bisa 😀 !. . Hem. . .penasaran sama crta selanjt.ya !

  22. kyaaaaa onnie..
    Akhirnya uts q dah selese..wkwk^^..baca ff lagi..
    Tau tau udah ampe segini ja nie…
    hahaha..
    Ngebayangin changmin dkejar2 ma anjing tengah malem..hoho gk kuattt..
    Gk dikira maling tu.?
    aduh jaehee…
    Masa situ gk bsa mbedain mana yang tergilagila ma situ sma yang bener2 mencintaimu siih..
    Changmin tu mencintaimu tau..

    • Karena di kira malinglah makanya ci Changmin di kejar2 sama ntuh doggie…
      Wkwkwkwkwkwkwkwkwk

      Hhhmmmm…
      Emangnya yakin ci Changmin ska ma Jaehee tanpa unsur magic???
      XDD
      Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

  23. aigo…. kasian changmin *loh 😀
    hmhmhmh semakin d buat penasaran kira” changmin bener” cinta atau memang kena pengaruh magic magic *ala secret hihihih

  24. Aaaah Yunho ganggu aja nih. Hehe. Ow ow Jaehee nggak percaya kalo Changmin benar2 punya rasa buat dia. Kasian. Jadi Jaehee terpuruk lagi fiiiuuuh.. Menyedihkan di saat mulai melihat Changmin datang berita tdk menyengkan. Kayak balon ketusuk pasti. Lanjutannya ya thor.

    • Nah, Itu dy…
      Mangkannya ci Jaehee syok bgt kan tuh..
      Scara dy tkut kalo Changmin slah stu cowok yang kena magic dari ntuh peramal…
      ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ

      Sip2 deeeeh…
      Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

  25. Wkwkwkk ngakak pas baca bagian Yunho nya muncul, kasian bgt 😀
    Waah ini rating nya hampir 17, kenapa ga 17 aja #plak (ʃ⌣ƪ) n’ Miyoung nelpon disaat yg ga tepat bgt!!!
    Peramalnya udh ketemu, brrti partnya tinggal dikit lagi dong *soktau*

    Eonni, ff yg Gossip Girl dilanjutin lg dong, aku nungguin YoungMi neehh ҉(ˆ▽ˆ҉) ҉(ˆ▽ˆ)҉ (҉ˆ▽ˆ)҉

    • (¯―¯٥)
      Kagak deh…
      Kalo ratednya 17 ntr aja kapan2 deeh… ƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑ

      Hm…
      Secret Girls???
      ƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑ
      Baiklaaah…
      Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

  26. Huaaaa idk what I’ve to say… This story is d best bngeeeeeeet lah pkoknya..
    Naega MinJae fan-iyeo..jeongmal jhoaaaaaa every scenes make me crazy just read it…
    Gk sabar nunggu next part…gidarilkkeyo 😀

  27. gyahahahahaaahaaa………ngbayangin gmn tampang changmin wktu dikejar anjing psti kocak abis^^
    omona…changmin tega bgt ngebanting jaehee smpe jaehee jd trkilir bgt,ckck
    aihhhh….yunho oppa nekad bgt smpe ngejer jaehee smpe ke busan
    jaehee~ya….changmin itu bnr2 cinta sm qm tau bkn krn peramal itu#plakkkk readers sok tau^^

    daebak chingu,next partny jgn lm2 y^^

  28. Gak bisa ngebayangin deh gimana tuh si changmin
    di kejar kejar anjing hahahaha.
    Onnie , changmin enggak kena pengaruh sihir kan ? Dia bener suka sama jaehee kan ?
    Onnie pokoknya endingnya jaehee harus sama changmin !!

  29. Wedew, jaehee dibanting changmin. Ngebayangin sakit bgd tuh.
    Truz miyoung ngeganggu minjae aja nih, adeganx udah hampir bgd tuh padahal.. *oops
    tp q rasa changmin bner2 tulus deh, secara temenan sejak kecil. Pazti uda ada benih2 lope tuh, d tambh magic jd makin jd perasaanx.
    Daebak, ditunggu lnjutanny thor.

    • (¯―¯٥)
      Lagi2 Miyoung kena amuk readers daaaaah…
      *pergibrengMimi*
      LOL
      ƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑ

      Lanjutannya udh ada tuuuh…
      ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ
      Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

  30. itu changmin bener suka sama jaehee gak….?
    Mudah-mudahan bener-bener suka, soalnya aku suka bngt sama pasangan ini, apalagi *KyuhyunHaneul,MiyoungDonghae*
    Aigo, changmin oppa terus berusaha ya buat mendapatkan jaehee onnie, sepertinya oppa benar-benar suka pada jaehee onnie… Fighting oppa…
    Lanjutkan ceritanya onnie, ceritanya bener-bener seeruuuuuuuu onnie…
    🙂

  31. ha ha ha , itu anjing pas banget datangnya bikin ngocak aja…ho ho tapi ga kira2 juga sakit.a kayak apa si jaehee di banting changmin.

    Waduh itu telepon dari Miyoung bener2 merusak suasana..tapi kalo gada tlpn, mrk ntr mala keterusan..

    Moga aja Changmin ga kena sihir, moga aja dia tulus coz kayak.a Jaehee suka.a sama Changmin

  32. ommo karena sibuk UTS aku ketinggalan 😦
    banyak banget ff yang uda di publish

    aduuuh kebiasaan selalu bikin aku penasaran
    changmin ah semoga kau tak terkena sihirnya yaaa :’)
    next part chiguuuuuu ditunggu 😀

    • Gak apa2..
      UTS kan lbih penting…
      H[e̲̅]H[e̲̅][e̲̅]H[e̲̅]H[e̲̅]H[e̲̅]

      Untuk dapat jawabannya mari deh silahkan di lirik2 part slanjutnya…
      ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ
      Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

  33. Yunho parah ni. Walo pu qm tampan, tp terlalu intensive(?) dlm mengejar sesuatu. Mending dikejar anjing spt Changmin yg sekali sembunyi diany langsung pergi. = =v
    -perbandingan yg aneh-

    Andwee! Padahal Jaehee ama Changmin udah romantisnya puol tp cm pengaruh sihir!

    • Wн̣̣̣̝̇̇̇Ợ̥ķɑ̤̥̈̊=))Wн̣̣̣̝̇̇̇Ợ̥ķɑ̤̥̈̊=))Wн̣̇ ̣̣̇̇ ̝Ợ̥ɑ̤̥̈̊ķɑ̤̥̈̊ķɑ̤̥̈̊=))
      Perbandinganmu itu bener2 bkin ngakak deh…
      Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

  34. waduuhh…
    Kasian na Changmin..
    Pas uda nyatakan cinta malah ditampat krn dikira gegara peramal itu..
    Padahal Jaehee jg cinta tuh ama Changmin..

    Perannya Yunho ama JUngsoo bikin ngakak deh..
    Keq ngak laku gt saling berebut cew.. wkwkwkw..

  35. Waduh makin rumit ni ff..
    Tp changmin oppa keren bgt lari2 sambil gendong jaehee..gak berat y bang??hehe

    ckckck yunho oppa jd kyk obral cinta ni????

  36. ya ampun! si yunho ngejer jaehee sampai ke busan??
    ckck.. peramal itu canggih bener bisa ngebuat yunho kya gtu ..

    yaaa yaaa ..
    jaehee sama changmin kok berantem ..

    endingnya gimana ni thor ?
    penasaran

  37. Aigoo….
    Bingung yg mw d kasianin siapa…
    Jaehee kasian…
    Changmin jg kasian….
    Pa bnr prasaan changmin cm krn magic ???

  38. ngebayangin changmin lari2 dkejar anjing…hihii
    kyknya changmin jg bner2 suka jaehee… bukan krn peramal itu…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s