Waiting For You

Tittle              : Waiting For You

Author           : NtaKyung

Casts             : Lee Sungmin

Genre             : Angst, Drama, Romance

Length            : Oneshot

Rated              : PG-13

Disclaimer       : Segala hal yang berada dalam FF ini, Murni imajinasi saya! So, Jangan Copy-Paste or BASHING!!

-Waiting For You-

Di saat orang-orang memilih untuk tetap tinggal di dalam rumah akibat cuaca dingin di luar sana, Seorang lelaki berparas imut namun tetap tampan ini justru berlari secepat mungkin tanpa mempedulikan cuaca di musim dingin ini.

“Aish… Aku terlambat! Dia pasti sudah menungguku lama…” Gerutu lelaki ini, Sebut saja namanya Lee Sungmin.

Langkahnya semakin cepat dan cepat, Arah tujuannya pun semakin terlihat. Ia berlari menuju sebuah taman yang berada di pusat kota Seoul. Dengan nafas tersenggal-senggal ia perlahan mulai memperlambat langkahnya.

Sungmin mengedarkan pandangannya ke seluruh penjuru sudut taman itu, Tapi sosok yang di carinya itu justru tak menampakkan batang hidungnya sedikitpun.

“Dimana dia? Apakah dia sudah pulang?” Gumamnya.

Rasa cemas dan bersalah mulai meliputi dirinya, Tapi ia masih berusaha mencari orang itu. Sesosok gadis yang tak lain adalah kekasihnya. Dan hasilnya pun nihil.

Raut wajahnya memperlihatkan jika dirinya sudah sangat lelah, Terdengar dari nafasnya pun begitu menderu. Bahkan bibirnya sudah mulai terlihat memutih dan pucat pasi.

“Dia pasti sudah benar-benar pergi…” Sesalnya. “Argh… Lee Sungmin, Kenapa kau harus terlambat?! Kekasihmu pasti akan sangat marah besar padamu!!” Gerutunya seraya meremas rambutnya. sendiri.

Tak ingin berlama-lama lagi di tempat itu, Sungmin mulai berlari meninggalkan tempat itu dan bergegas menuju suatu tempat yang tak lain adalah tempat tinggal kekasihnya.

Tak butuh waktu lama agar ia tiba di rumah sang kekasihnya, Ia segera menekan bel rumah bergaya minimalis itu berulang kali, Tapi ntah kenapa tak ada yang kunjung membuka-kan pintu rumah.

“Chagiya… Aku tahu kau ada di dalam… Aku mohon bukalah pintunya… Aku menyesal karena datang terlambat tadi… Tapi aku benar-benar tidak bermaksud membuatmu untuk menungguku…”

Sungmin mengetuk-ngetuk pintu bercat cokelat tua itu berulang kali, Berharap jika sang kekasihnya itu akan segera membukakan pintu dan membiarkannya masuk ke dalam.

“Chagiya… Aku kedinginan. Apakah kau tega membiarkanku tetap berada di luar di saat cuaca dingin seperti ini?” Suara Sungmin terdengar merajuk.

Hening, Tak ada respon sedikitpun dari dalam rumah. Pikiran negatif pun muncul secara bertubi-tubi dalam benak Sungmin. Ia berfikir jika mungkinkan sesuatu yang buruk telah terjadi pada kekasihnya itu?

“Aku harus menghubunginya!!”

Sungmin merogoh saku celananya dan segera menekan beberapa nomor. Ia menunggu jawaban dari kekasihnya itu, Tapi tak ada jawaban sedikitpun dari kekasihnya itu.

“Aish…” Sungmin kembali mencoba menghubungi kekasihnya, Tapi tetap saja tidak ada jawabanya. Ia yang merasa kesal pun segera memasukkan ponselnya ke dalam saku celananya lagi dan segera berlari meninggalkan rumah tersebut.

-Waiting For You-

Sungmin berbaring di atas ranjangnya dengan memegangi sebuah gambar sketsa sesosok gadis yang terlihat begitu manis. Ia tersenyum masam saat melihat hal itu, Di liriknya sebentar ponselnya, Berharap jika gadis itu akan menghubunginya, Namun jawabannya adalah tidak sekalipun!

“Hah…” Sungmin mendesah pelan, “Chagiya… Kau sebenarnya kennapa, Hm? Aku tidak bisa menemukan kau di manapun. Ponselmu pun tidak aktif… Dan bahkan saat aku melapor pada polisi, Sampai sekarang pun mereka belum memberi informasi apapun…”

Yah, Memang sudah seminggu ini Sungmin tak dapat menemui kekasihnya. Sejak hari di mana ia telat menemui kekasihnya itu, Ia bagaikan hilang bak di telan bumi. Sungmin tak mengerti dengan semua ini. Ingin rasanya ia bertanya pada seseorang yang mungkin kekasihnya itu kenali.

Namun pada kenyataannya, Kekasihnya itu adalah gadis pendiam yang tidak memiliki kerabat dekat satupun. Bahkan temanpun dia tidak punya, Ia hidup sebatang kara di Seoul ini. Sungmin bahkan berfikir, Mungkin hanya dialah yang gadis itu miliki.

Drt… Drt… Drt…

Sungmin segera menoleh ke arah ponselnya saat mengetahui ponselnya berdering keras. Ia segera melihat nama sang kekasihnya terpampang jelas di layar ponselnya, Dengan segera ia pun langsung menerima panggilan tersebut.

“Yeobseyo!! Chagiya!” Sungmin menjawab dengan antusias.

Tut… Tut… Tut….

Sambungan telepon itu terputus, Dan tentu saja membuat Sungmin heran dan menatap layar ponselnya cemas. “Yeobseyo!!” Ia kembali mendekatkan ponselnnya lagi tapi itu tak berguna sedikitpun.

Ia pun segera menelepon balik pada kekasihnya itu, Namun sayangnya sang gadis tak kunjung menjawab panggilannya. Dengan perasaan khawatir, Akhirnya Sungmin pun beranjak dari duduknya dan bergegas pergi ke suatu tempat.

-Waiting For You-

Dengan nafas tersenggal-senggal, Akhirnya Sungmin tiba di taman yang terletak di pusat kota Seoul. Tempat di mana ia pernah berjanji untuk bertemu dengan kekasihnya. Ia langsung memutar matanya, Menjelajahi setiap sudut dari taman itu.

Dan matanya membulat dalam seketika ketika dia melihat sesosok gadis yang tengah terduduk di sebuah bangku panjang yang ada di taman tersebut.

“Chagiya!!” Teriak Sungmin dengan bersemangat. Perasan senang, sedih dan lega pun langsung bercampur menjadi satu dalam perasaannya.Merasa mendengar suara yang tak asing lagi baginya, Sang gadis yang sejak tadi tengah duduk di atas bangku pannjang itu pun menoleh ke arah Sungmin.

Wajahnya terlihat begitu sedih, Kedua matanya memerah seperti habis menangis. Melihat hal itu, Sungmin tentu saja merasa cemas dan segera berjalan menghampiri sang gadis yang kini tengah beranjak dari duduknya dan melihat ke arahnya.

“Chagiya, Apa yang terjadi padamu, Eoh?” Sungmin semakin mempercepat langkahnya dan hendak menarik tangan gadis itu, Ingin segera mendekap tubuh mungil sang gadis.

Tapi…

Deg!!

Sungmin tersentak kaget saat dirinya tak dapat menyentuh tubuh gadis itu, Ia hanya melewati gadis itu begitu saja tanpa bisa sedikitpun menyentuhnya.

“Ada apa ini?!” Panik Sungmin, Ia menoleh pada sang gadis yang kini justru masih tetap memunggunginya. “Ini… tidak mungkin…” Desisnya.

Sungmin segera mendekati gadis itu lagi, Mencoba untuk merengkuh tubuhnya. Tapi hal itu tetap tak bekerja, Ia tak bisa menyentuhnya. Tubuh Sungmin terasa seperti tembus pandang dan ia baru menyadari hal itu.

“Tidak… Ini tidak mungkin!! Apa yang terjadi?! Ini tidak mungkin!!” Sungmin menggeleng cepat sambil berucap histeris. Ia kembali mencoba menyentuh gadis itu dengan terus saja menggerakkan kedua tangannya tapi tetap tak ada hasilnya.

“Chagiya! Chagiya!! Kau dengarkan aku kan? Chagiya!!”

“Sungmin-ah” Suara lirih sang gadis terdengar membuat Sungmin tersentak dan cukup senang, Ia berfikir sang gadis dapat mengetahui keberadaannya.

“Chagiya, Aku di sini…” Ia segera berjalan ke hadapan gadis itu, Dan di lihatnya wajah gadis itu telah basah oleh air mata yang terus mengalir dari ujung matanya. “Chagiya… Uljima… Aku di sini…” Bisiknya.

“Kenapa kau pergi meninggalkanku?” Ujar sang gadis pelan, Secara perlahan tubuhnya jatuh ke atas bangku panjang itu dan ia pun mulai menangis sejadi-jadinya.

Sungmin seakan tak mampu berkata-kata, Ia begitu tertegun saat mendengar ucapan kekasihnya itu. Ia membulatkan kedua matanya, Masih tidak menyangka dengan hal ini. Dan tiba-tiba saja, Bagai sebuah film yang sedang di putar secara ulang, Ingatan-ingatan Sungmin akan tujuh hari yang lalu seakan berputar dalam otaknya saat ini.

Kedua kaki Sungmin pun melemas, Ia menjatuhkan dirinya di atas aspal dengan posisi bersimpuh di hadapan sang gadis, Dan seketika itu juga tangisnya pun mulai pecah.

“Ternyata… Aku sudah tiada…” Lirih Sungmin.

-Waiting For You-

Sungmin terus berlari dengan kencang, Sesekali ia melirik jam tangan yang melingkar di tangan kirinya. Lalu mengumpat kesal karena lima menit lagi jam sudah menunjukkkan jam tiga. Dan itu berarti dia telah membuat seseorang yang sedang menunggunya itu telah menunggu dirinya setengah jam!!

“Argh, Kalau saja tadi aku tidak terlambat bangun! Pasti aku tidak akan terlambat!!”

Ia semakin mempercepat langkahnya, Dan di saat ia akan menyebrang jalan menuju taman kota yang berada di pusat kota Seoul itu, Sungmin melewati zebra cross itu dengan terburu-buru tanpa peduli akan rambu-rambu lalu lintas.

Tin… Tin… Tin…

Suara klakson mobil terdengar begitu nyaring, Menyadarkan Sungmin akan bahaya itu. Ia segera menoleh ke arah kirinya dan kedua matanya membulat dalam seketika saat melihat sebuah truk besar tengah melaju kencang ke arahnya.

Brak!!

Tubuh Sungmin terpental sejauh satu meter saat truk yang melaju kencang itu menabrak tubuhnya. Rangkaian bunga mawar merah yang sejak tadi di pegangnya pun terjatuh tepat di hadapan Sungmin.

Kedua mata Sungmin menatap nanar ke arah rangkaian bunga mawar merah yang telah hancur berantakan itu. Dengan tangan bergetar, Sungmin mencoba meraihnya, Tapi di saat itu juga, Ia memuntahkan begitu banyak darah dari dalam mulutnya.

Orang-orang pun segera mengerumuninya dan langsung memanggil ambulance, Namun itu semua seakan sia-sia. Karena pada akhirnya, Sungmin telah kehilangan nyawanya saat itu juga.

-Waiting For You-

Aku melihat kerumunan orang-orang yang tengah berkumpul di tengah jalan raya itu. Awalnya aku ingin mendekatinya dan mencari tahu akan hal itu, Tapi aku segera saja mengurungkan niat tersebut saat mengingat jika kekasihku sudah menungguku saat ini.

Lalu dengan segera aku pun bergegas pergi meninggalkan tersebut dan memilik untuk terus melanjutkan langkahku menuju tempat itu, Aku tidak ingin membuatnya menungguku terlalu lama lagi, Aku bahkan sudah terlambat saat ini.

-Waiting For You-

Aku terus menunggu kedatangan Sungmin, Sesekali aku melirik layar ponselku yang memampangkan fotoku bersamanya. Aku tersenyum tipis saat mengingat moment-moment indah yang pernah aku lalui bersamanya selama tiga tahun ke belakang ini.

Lalu ku alihkan pandanganku pada sebuah kotak yang aku bungkus seindah mungkin dengan kertas kado pink. Lagi-lagi aku tersenyum geli saat mengingat jika ternyata kekasihku yang jago bela diri itu justru menyukai warna pink.

“Ugh… Dia itu kemana sih? Kenapa belum datang juga?” Gerutuku.

Lagi-lagi kulirik ponselku, Hanya berniat untuk mengetahui jam berapa sekarang. Dan benar saja, Ini sudah jam tiga sore, Dan lelaki bernama Lee Sungmin itu belum juga muncul di hadapanku?!

“Argh, Lihat saja nanti!! Aku akan membalasmu, Sungmin-ah!!”

Aku segera beranjak dari posisiku, Ntah kenapa tapi tiba-tiba saja aku merasa begitu penasaran dengan untuk melangkahkan kakiku menuju jalan raya. Dan aku begitu terkejut saat melihat sebuah mobil ambulance serta beberapa orang yang tengah berkumpul ada di tempat itu.

“Maaf, Ada apa ini?” Tanyaku saat menghampiri kerumunan tersebut dan bertanya pada salah seorang yang ada di sana.

“Ah itu… Ada seorang anak muda yang menjadi korban tabrak lari oleh sebuah truk…”

“Apa?!” Aku tersentak mendengar jawabannya. Pandanganku teralihkan pada taburan kelopak bunga mawar yang bersatu dengan bercak darah yang ada di jalanan itu.

Dengan rasa penasaran yang tinggi, Aku pun mendekati hal itu dan di saat itu juga aku menemukan secarik kertas kecil berwarna merah muda, Aku pun membaca tulisan yang ada pada kertas tersebut.

‘From your lovely, Lee Sungmin’

Deg!!

Tubuhku menegang dalam seketika, Kedua kakiku melemas dan aliran darahpun terasa terhenti membuat otakku membeku tanpa bisa berfikir apapun.

Tapi aku mencoba menggerakkan tubuhnya dan bergegas menghampiri ambulance itu. “Biarkan aku melihatnya! Biarkan aku melihat lelaki itu! Dia kekasihku!!” Teriakku saat para petugas dari rumah sakit itu hendak memasukkan tubuh lelaki tersebut.

Dengan tangan bergetar, Aku perlahan menarik kain putih yang menutupi seluruh tubuh lelaki yang sudah kaku dan tak bernyawa lagi itu. Aku pun langsung membekap mulutku saat aku melihat wajahnya, Air matapun langsung jatuh dari pelupuk mataku.

“TIDAK!! Sungmin-ah!! TIDAK!! LEE SUNGMIN, IREONA!!”

Aku mengguncang-guncangkan tubuhnya yang sudah terasa dingin itu, Aku menangis dan berteriak histeris sambil mencoba untuk membuat hanya bergerak, Setidaknya biarkan aku tahu jika kau tidak mati!! Setidaknya gerakkan tubuhmu sedikit saja dan yakinkan aku jika kau masih ada di dunia ini, Lee Sungmin!!

Orang-orang menarik tubuhku dan mencoba menjauhkan diriku darinya, Tapi aku terus memberontak dan menangis sejadi-jadinya.

“Tidak!! Lepaskan aku!! Lepaskan aku!! SUNGMIN-AH, KATAKAN PADAKU JIKA KAU BELUM MATI!! SUNGMIN-AH!!” Aku berteriak histeris dan perlahan tubuhku pun merosot tersejatuh ke atas aspal yang dingin ini.

-Waiting For You-

Tujuh hari berlalu setelah kematiannya, Aku terduduk di atas bangku panjang yang ada di taman pusat kota Seoul ini. Tempat ini adalah saksi bisu di mana aku pertama kali mengenal seorang Lee Sungmin, Saat aku menjalin kasih bersamanya dan bahkan tempat ini mungkin adalah tempat terakhir yang aku kunjungi dengannya sebelum ia tiada.

Perlahan, Air matapun mengalir dari ujung mataku. Aku menundukkan wajahku, Sudah kucoba untuk tegar menghadapi semua ini. Tapi tidak  bisa, Nyatanya aku benar-benar rapuh tanpa seorang Lee Sungmin.

“Chagiya!!” Aku tersentak begitu mendengar suara Sungmin tengah memanggilku. Aku pun menoleh ke arah kananku dan aku begitu terkejut saat melihatnya kini tengah berdiri tak jauh dariku. “Sungmin-ah…” Bisikku nyaris tak terdengar.

Tapi akal sehatku seakan bekerja, Aku mengedipkan kedua mataku dan di saat itu juga sosoknya lenyap begitu saja dari hadapanku. Aku pun terdiam, Tubuhku bergetar hebat dan lagi-lagi air mata mengalir deras dari mataku.

“Sungmin-ah..” Lirihku. “Kenapa kau pergi meninggalkanku?” Dan seketika itu juga, Aku merasa kedua kakiku melemas. Aku menjatuhkan diriku di atas bangku panjang itu, Tanganku meremas kuat dadaku yang terasa sesak dan menyakitkan ini. Lalu aku pun menangis sejadi-jadinya di tempat ini.

“I’m waiting for you here… But, You go forever out of my life…”

The End

Note : Hmmm… Lagi-lagi, Ide GAJE, ANEH BIN ABABIL ini muncul dalam otakku hingga akhirnya terciptalah FF tak berbobot seperti ini… (“-__-) Dan maaf buat bini-bini Sungmin, Karena saya bikin dy errr… yah gitu deh di ff ini!! LoL XDD. Tapi ini hanya fiktif belaka doang yaaah… ^^ Hehehehehe

Oh yah, Jangan lupa buat comment yah kalo baca ff ini… Walau gimanapun juga, Comment kalian yang terpenting buat aku!! Hehehe Love You all readers… ^o^ Ah, Satu lagi!! Aku bikin nieh ff cuman dalam waktu 2 jam! Jadi kalo ada typo dan feelnya gak dapet mohon di maklum yeeeh… Hehehehehe

71 thoughts on “Waiting For You

  1. The first…hehehehehehe
    owh in flashback,kirain pacarnya yg ga dateng.
    Kasian bgt ya sungmin,pas mw ktemu pacarnya mlah ketabrak
    Nta emang raja tega ternyata ckckckckck….

    Eh betewe, forever ya disatuin😀.

    • ​​‎​:D=))º°˚˚°º≈нåнåн庰˚˚°º≈º=)):D
      Yah, Tak apeulaaaah…
      Kali2 lah buat angst story…
      LOL
      XDD

      *lirikketulisannya*
      *tepokjidat*
      Slah ktik kan saya tuuuh!! (“-___-)
      Bentar deh edit dlu…
      ƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑ
      ♣:)ƭћǟπƙ-Ǚ<3ƭћǟπƙ-Ǚ:)♣,,,,
      *chu*
      Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

    • ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ
      Abis ngebut sieh ngetiknya… Lgian nieh.. Onn emng gk bakat bikin oneshot kyaknya…
      LOL
      ​​‎​:D=))º°˚˚°º≈нåнåн庰˚˚°º≈º=)):D
      Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

    • Tepat sekali!!!

      Mangkannya itu ci Sungmin jelas gk bsa nemuin ntuh cwe..
      Scara kan udh beda dunia…
      ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ
      Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

  2. oh tidaaaaaaaakkk….

    knapa harus sungmin???!

    tadinya aku pikir cast cweknya yg meninggal,ternyata oh ternyta si sungmin..

    nah,skrg masalahnyaa siap yg jd kekasih sungmin ituu????
    wah ini ma kependekaaann..

    kurang.panjaang…😉

    • ƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑ
      Cweknya? Rahasia dong! XP

      Hm, Idenya emang cuman mpe sni doang Oma…
      H[e̲̅]H[e̲̅][e̲̅]H[e̲̅]H[e̲̅]H[e̲̅]
      Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

  3. aq kira si cewek yg mati trnyata uminnya..
    hiks hiks hiks

    ngebyg.in umin lari2an nyari si cewek k sna k mari, g pduli ma cuaca, eh trnyata dy ud mati..

    😦

  4. Huuuaaa pagi2 baca beginian😥
    Sungmin is death… Andwaaeeee, eonni idupin sungmin kembali!!!
    Coba klo cast YoungMi, mungkin aku nangis tersedu2😄

  5. aish pas awal bacanya dikira pacarnya sungmin itu cuma khayalan sungmin aja. u,u ternyata tidak terduga fact nya. bagus eon, tapi (maaf eon ._.v) sedikit cacat.

    • ƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑ
      Tak apeu say…
      Emang nieh ff mnurut Onn jg cacat koq… (“-____-)
      ​​‎​:D=))º°˚˚°º≈нåнåн庰˚˚°º≈º=)):D
      Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

  6. sungmin mencemaskan kbar kekash’ny yg hilang slama sminggu.v pas ktemu dia harus mengetahui bahwa diri’ny tlh meninggal aduh sedih dech
    kbayang cwe’ny udah sbtang kara truz d tinggal ma satu”ny 0rang yg d cintai nya

    v k0 bisa ya sungmin ngelap0r ma p0lisi kan dia dah meninggal

    • Itu jadi cuman perasaan dy aja bsa ngelapor ke polisi…
      Padahal itu dy gk bsa berinteraksi §ą♍å polisinya…
      Gitu…
      ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ
      Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

  7. Gak nyangka ternyata sungmin yang meninggal , padahal aku kira ceweknya yang meninggal .

    Kasihan deh jadinya sama mereka , oiya onnie cast ceweknya kok gak disebutin namanya ?

  8. Aku kira yang meninggal itu pacarnya onn hehe
    Haduu malem2 gini, hujan, trus pas banget bacanya cerita galau gini ._.
    Alurnya bagus kok onn! Cuman td awalnya aku bigung aja ehh abis itu ada cerita sebelumnya ternyata hehe
    Crazy loveyaa onn!! Hehe ^o^

  9. annyeong…slm knal q readrs bru..kekekekekeke
    q qra sungmin oppa yg d’tnggl ama cwe’y tnyta mlh cwe’y yg d’tnggl sungmin oppa…ksian cwe’y,tp mian feel sdh’y krng dpt mngkn trlalu cpt alur’y…

  10. hueeee sedih bgt eonnn ~
    aku kira cewenya emg beneran marah trus niggalin sungmin
    ternyata umin nya yg pergi😦
    ff nya semakin tambah keren eonn , jd pengen baca trus setiap update-an nya hehehe *plakk
    fighting eonn🙂

  11. hm…kirain pacarx sungmin yg meninggl,tpi trnytj sungminx yg meninggl…
    tdix smpt bingung ma critax tpi stlh di bca smua ya,lumayan lha…
    cma critax krang pnjang eonie…
    hwaiting…eonie wat ff nya…^^

  12. kenapa crt.a jd sad ending begini . . .
    huah, nangis darah . .
    sungmin oppa meninggal bnr2 gx percaya, ku kira cwek.a yng ninggalin sungmin oppa, eh malah kebalikan.a . . .
    cerita.a bnr2 sdih bngt onnie . .😦

  13. huaaa.. sedih eon.. T__T

    sungmin-ah! kajima! hueee.. T__T

    bagus eon, hiks, sedih banget eon, gimana dapat idenya ni eon? bisa buat ff sedih kayak gini?? hiks, hiks..
    eonni, tanggung jawab, kau membuatku menangis.. hueeee… T__T

  14. sedih.. T0T
    Terharu bacanya pas umin gak bs meluk ceweknya..
    Kirain yg cewek meninggal..
    Ternyata malah sungmin yang meninggal..
    Kasian sepasang kekasih yg terpisah karena maut..

  15. waaaaaaaaaaaaaaaaaaaaah amazingggggggggg #komentar4l4ydatanglagi😀
    eonni one shoot nya kependekan…
    tapi tetep seru koook… ^_^ #senyumGeJe

  16. TT,TT tanggung jawab kamu nta udah bikin aku mau nangis.uh sedih wae?wae?wae? *langsung denger please dont go Shinee ma in my dream suju

    petamanya aku kira cewenya yg jadi errrr *maf nta ak gk berani nyebut hantu

  17. Kasian cwenya😦
    Jd inget the Sixth Sense, will smith ga sadar klo dia udh meninggal, hhhh…

    Tp feel sedihnya kurang berasa Nta, mungkin efek bkin dlm 2 jam yah, haahahhaaa…

    *ketjupbasah

    • Itu dy eyang…
      Nta ajaa gak yakin maangkannya nieh ff berasa sedihnyaa…
      ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ
      Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

  18. Omona Ternyata oh ternyat umin oppa yang meninggal… aku kira ceweknya
    jeongmal sad ending min
    Jadi ngeri malem2 bacanya…. tapi nice ko min ^^

  19. DEABAK!!!!😀

    Aku kira kekasih sungmin yg meninggal😥

    Ternyata sungmin oppa😥

    ••••••••••

    Yang pasti DEABAK!!!

  20. Ahh.. Sedih bngett eon.. Hikss..
    Awalnya ngira si cwe yg mninggl trnyata uri minnie huhuhu
    feelnya dpet 4 jmpol bwt author *tarik jmpol teukii eh*..🙂

  21. menyedihkan, nyesek rasanya, huhuhu T.T
    awalny aq kira critny cwekny prgi k luar negeri trz pulng” bwa suami, eh trnyata,, malh sungmin yg pergi k rahmatullah,, kasiaannn…
    ehm, sbelmnya aq mw minta maaf sm author, cos aq udh ngobrak-abrik arsip bwt nyari oneshot…hehehe
    maap ya thor,,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s