Forecasters Love (1 of 4)

Forecasters Love

Tittle           : Forecasters Love

Author         : NtaKyung

Casts           : Im Seulong, Kim Heenie, Kim Kibum and OC (Find By Yourself)

Genre          : AU(Alternate Universe), Humor, Romance

Length         : Threeshot

Rated           : PG-13

Disclaimer   : Segala hal yang berada dalam FF ini, Murni imajinasi saya! So, Jangan Copy-Paste or BASHING!!

Note            : FF ini merupakan Side Story dari FF Because Clairvoyant Love. Jadi, Kalo ada yang belom baca ntuh ff, Musti baca dulu, Biar ngerti benang merahnya antara fanfic ini sama fanfic sebelumnya… Hehehehe

-Forecasters Love-

Di sebuah restaurant, Nampak seorang gadis yang tengah duduk di hadapan counter kasir. Ia memperlihatkan wajah murungnya.

“Aaaah… Ini membosankan!” Heenie -sang gadis yang terkenal dengan keahliannya dalam meramal itu- meletakkan dagunya di antara lipatan kedua tangannya.

Seorang lelaki yang tak lain adalah pemilik restaurant ini, Langsung saja mensentil jidat Heenie dengan jari tengahnya. “Ahk! Ya!” Ringis Heenie sambil berteriak kesal pada lelaki itu.

“Kau menghalangi pelangganku untuk bayar, Kim Heenie! Minggirlah!” Ketus lelaki itu, Sukses membuat bibir Heenie langsung mengerucut.

“Kau menyebalkan, Kim Kibum!!” Gerutu Heenie sambil berpindah tempat.

Lelaki itu tak menanggapi gerutuan Heenie. Ia lebih memilih untuk beramah ria kepada sang wanita paruh baya yang tak lain adalah pelanggannya itu.

Setelah pelanggan itu pergi, Restaurant menjadi sepi. Maklum saja, Jam makan siang sudah lewat. Jadi, Restaurant pasti akan sepi. Paling akan ramai lagi saat waktu makan malam nanti.

Kibum yang merasa tidak ada kerjaan lain, Akhirnya berjalan menuju meja Heenie yang berada di sudut ruangan sambil membawa segelas minuman segar yang sempat di buat sang bartender yang bekerja untuknya itu.

“Ini…” Kibum meletakkan gelas berisi minuman segar itu ke hadapan Heenie.

Heenie mengangkat kepalanya, Dan dengan malas ia pun menyesap minuman itu secara perlahan-lahan. Lalu memutar-mutar sedotan itu setelah meminumnya sedikit.

“Kau ini sebenarnya kenapa, Heenie-ya?” Tanya Kibum kemudian.

“Aku sedang bosan!!” Jawab Heenie terdengar sedikit manja. Ia terlihat sangat berbeda jika sudah berpenampilan biasa, Heenie tidak akan terlihat seperti wanita peramal dingin seperti biasanya yang terlihat.

“Bosan kenapa? Bukankah kau ada pekerjaan baru dengan meramal orang-orang bodoh yang mempercayai ramalanmu itu?!” Celetuk Kibum santai.

Mendengar hal itu, Heenie sontak melemparkan tatapan tajam pada Kibum. Dan tentu saja membuat lelaki itu tertegun dan sedikit ngeri akan tatapannya itu.

“Err… Maksudku… Bukan seperti itu, Heenie-ya… Aku…”

“Sudahlah! Lupakan saja! Lagipula… Aku tidak akan pernah bisa melakukan pekerjaan itu lagi…” Sela Heenie cepat.

“Maksudmu? Bukankah kau suka pekerjaan itu?” Kibum mengerutkan keningnya.

Heenie tak menjawab, Ia hanya menghela nafas panjang dan bersandar pada pundak Kibum yang memang duduk tepat di sampingnya itu. Dan sepertinya Kibum tidak keberatan akan hal tersebut. Ia memang sudah menganggap Heenie sebagai adiknya sendiri.

“Heechul Oppa melarangku untuk melakukan pekerjaan itu lagi. Jadi… Aku tidak bisa melakukannya lagi! Karena itu, Aku merasa bosan sekali, Kibum-ah.” Jelas Heenie kemudian.

“Oh…” Kibum mengangguk paham. Tanpa mengatakan sepatah katapun lagi, Ia tetap diam. Membiarkan Heenie tetap bersandar di pundaknya.

Dan tepat di saat rasa kantuk mulai menyerang seorang Kim Heenie, Gadis ini perlahan mulai menutup kedua matanya. Tapi hal itu tak bertahan lama, Karena suara teriakan seorang lelaki langsung menyadarkannya dalam seketika.

“Ya!! Kim Kibum, Kim Heenie!! Kalian harus membantuku!!” Seru lelaki itu dengan suara yang terdengar menggema di seluruh restaurant ini.

Heenie lantas menarik kepalanya dari atas pundak Kibum, Sedangkan Kibum hanya melihat datar lelaki yang kini sudah duduk di hadapan mereka.

“Ada apa, Seulong-ah?” Tanya Heenie terlihat sedikit malas.

“Heenie-ya… Kau harus membantuku!! Pokoknya kalian berdua harus membantuku!” Ujar lelaki bernama lengkap Im Seulong itu.

Kibum menaikkan sebelah alisnya, “Kau bahkan belum memberitahu kami tentang masalahmu itu. Lalu, Bagaimana bisa kita membantumu, Seulong-ah?” Ucapnya.

“Ah yah… Aku lupa!” Seulong menggaruk kepalanya yang tidak gatal sama sekali sambil tersenyum lebar, Memperlihatkan deretan giginya yang rapih dan putih itu. “Sebenarnya aku memiliki masalah dengan…”

“Dengan?” Heenie dan Kibum memandang Seulong bingung, Tak sabar menunggu kelanjutan kata-kata Seulong yang menggantung itu.

Seulong menghela nafas sejenak, Mencoba menenangkan dirinya karena terlalu gugup untuk memberitahu kedua sahabatnya itu. “Dengan kedua orang tuaku…” Jawabnya dengan suara lemah. “Sebenarnya.. Kedua orang tuaku akan datang ke Seoul akhir minggu ini. Dan mereka berdua ingin bertemu dengan kekasihku…” Lanjutnya kemudian.

“Lalu? Dimana letak masalahnya?” Bingung Kibum.

“Justru itu letak masalahnya!! Kalian tahu kan jika aku tidak memiliki kekasih? Dan karena aku tidak ingin di jodohkan oleh kedua orang tuaku, Maka aku berbohong pada mereka… Aku mengatakan pada mereka jika aku memiliki kekasih di Seoul. Dan bahkan kami sudah tinggal bersama… Karena itu! Kedua orang tuaku ingin menemui gadis itu… Tapi bagaimana mungkin aku mengenalkan seorang gadis pada mereka. Aku bahkan tak memiliki seorang kekasih!!” Seulong mengerang frustasi.

“Mwo?! Jadi kau membohongi orang tuamu, Huh?!” Pekik Heenie keras.

“Yah…” Seulong mengangguk lemas dengan wajah yang tertunduk dalam.

“Kau gila! Bagaimana bisa kau membohongi orang tuamu sendiri, Huh? Kau seharusnya tidak melakukan hal seperti itu… Kau bisa mengecewakan mereka!” Kesal Heenie.

“Aku tahu…” Sahut Seulong dengan raut wajah yang terlihat putus asa. “Tapi aku lebih tidak ingin jika harus di tunangkan dengan gadis pilihan mereka. Aah… Apa yang harus aku lakukan sekarang?!”

“Kenapa kau tidak mencari gadis sungguhan saja? Maksudku… Mencari seorang kekasih yang sesungguhnya…” Saran Kibum kemudian.

Seulong mengangkat wajahnya, Tersenyum lebar pada Kibum. Tapi sedetik kemudian senyum itu langsung hilang dan berubah menjadi wajah kesal Seulong. “Dasar bodoh! Bagaimana bisa aku mencari seorang kekasih hanya dalam waktu tiga hari, Kim Kibum?! Haish…” Kesalnya.

“Yah… Aku kan hanya memberi saran…” Sahut Kibum santai.

Tatapan Seulong langsung tertuju pada Heenie, Dan tentu saja hal itu membuat Heenie risih dengan tatapannya yang terbilang penuh arti itu.

“Waeyo?!” Tanya Heenie bingung.

“Ya… Heenie-ya, Kurasa kau bisa membantuku…” Ujar Seulong menggantung.

“Mwo? Apa maksudmu?”

“Err… Begini… Bagaimana jika kau membuat orang tuaku melupakan hal ini, Hm? Kau cukup menggunakan keahlianmu itu untuk membuat ingatan mereka akan perjodohan dan tentang kekasihku hilang… Otte?” Pinta Seulong sambil memasang wajah memelas.

Kedua mata Heenie membulat dalam seketika. “Mworago?!” Pekiknya keras. “Ya!! Bagaimana bisa aku melakukan itu, Huh?!” Sentaknya. “Aku tidak akan melakukannya, Aku tidak mau membantumu mengurusi masalah itu. Urus saja masalahmu sendiri!!”

Heenie langsung beranjak dari duduknya dan bergegas pergi ke arah toilet. Dan hal itu tentu saja membuat Seulong menghela nafas berat, Sedangkan Kibum hanya meresponnya dengan gelengan kepala singkat.

“Aaaah… Tamatlah sudah riwayatku! Masa mudaku akan hancur karena perjodohan…” Ujar Seulong dengan nada yang di buat-buat se-mengenaskan mungkin.

Kibum hanya terdiam, Memandang Seulong yang tengah tertunduk dalam. Dan tiba-tiba saja sebuah ide cemerlang melintas dalam benaknya.

“Hey… Seulong-ah. Aku punya ide!” Seru Kibum dengan antusias.

“Sudahlah, Kibum-ah. Idemu itu takkan membantu… Saranmu yang tadi saja sudah cukup membuat diriku kesal…” Balas Seulong tanpa mau menengadahkan kepalanya.

“Ya! Aku serius kali ini…” Ujar Kibum kesal karena tak mendapatkan respon yang baik dari lelaki di hadapannya ini.

Seulong menengadahkan kepalanya, Lalu menopangkan wajahnya pada tangan kanannya. Ia lalu menatap Kibum dengan tatapan malas. “Hah… Baiklah… Kalau begitu, Katakan padaku ide apa yang kau punya itu…”

“Begini… Bagaimana, Jika kau meminta seorang gadis untuk berpura-pura menjadi kekasihmu. Lalu… Kau memperkenalkannya pada kedua orang tuamu dan meminta gadis itu juga untuk tinggal di apartementmu sementara waktu… Yah, Sampai orang tuamu kembali ke London… Dengan begitu, Kau akan terbebas dari soal perjodohan itu? Dan juga orang tuamu tidak akan mengetahui kebohonganmu itu. Bagaimana? Ideku cemerlang kan?” Jelas Kibum kemudian.

Sejenak Seulong hanya terdiam, Namun setelah ia dapat mencerna setiap kalimat Kibum tadi. Senyuman bahagia langsung terpancar di wajah tampannya itu.

Dengan segera, Seulong pun langsung meraih tangan Kibum. Lalu dengan di buat-buat, Ia pun memasang raut wajah terharu.

“Kim Kibum… Kau memang sahabatku yang terbaik!” Puji Seulong. Tapi kebahagiannya itu hanya bertahan sebentar saat ia mengingat sesuatu. “Tunggu… Memangnya, Gadis mana yang akan mau aku ajak bersandiwara? Aku tidak terlalu memiliki sahabat wanita… Dan lagi, Hal itu bukanlah sesuatu yang mudah… Aku tahu mereka pasti menolaknya!”

“Ah, Kau benar juga…” Kibum mengangguk singkat, Meletakkan jarinya di dagunya, Seakan ia sedang berfikir sesuatu. Sedangkan Seulong lagi-lagi memasang tampang murung.

Tatapan Kibum langsung tertuju pada Heenie yang baru saja keluar dari toilet, Ia segera saja menepuk tangan Seulong dengan cepat.

“Seulong-ah…”

“Waeyo?”

“Aku punya saran yang bagus untuk gadis itu…” Ujar Kibum menggantung.

“Jinja?! Memangnya siapa gadis itu?!” Tanya Seulong antusias.

Kibum menggedikkan dagunya, Memberi isyarat pada Seulong agar menoleh ke belakangnya. Dan di saat itu juga Seulong menoleh dan hanya mendapati Heenie yang tengah berjalan ke arah mereka.

“Kim Heenie, Maksudmu?” Seulong kembali menoleh pada Kibum.

“Yah, Kau pikir siapa lagi?” Sahut Kibum dengan santai.

“Mwo?!” Seulong mengerutkan keningnya, Dan di saat Heenie sudah ada di hadapan mereka. Dengan seksama, Seulong memperhatikan Heenie dari bagian atas sampai bawah.

Merasa risih dengan tatapan Seulong, Heenie lantas mengecek seluruh tubuhnya. Tapi di saat ia tidak menemukan hal aneh yang ada pada dirinya, Heenie pun menoleh pada Seulong.

“Apa yang kau lihat, Bodoh?!” Ketus Heenie.

“Diamlah!” Sahut Seulong terlihat begitu serius. Ia beranjak dari duduknya, Mendekati Heenie dan langsung memutar tubuh Heenie, Membuat Heenie pusing karena perbuatannya.

“Ya!!” Teriak Heenie keras. “Apa yang kau lakukan?! Hentikan!” Heenie menepis tangannya.

“Aish… Kau benar-benar kasar, Kim Heenie! Sifatmu itu harus di rubah!” Ujar Seulong seraya mencubit kedua pipi Heenie.

Heenie lagi-lagi menepis tangan Seulong dengan kasar. “Mworago?! Memangnya kau siapa berani menyuruhku untuk merubah sifatku?!”

“Diamlah…” Seulong mengibaskan tangannya, Lalu dengan segera ia pun merangkul Heenie dengan erat, Dan tentu saja Heenie di buat terkejut setengah mati dengan sikapnya ini.

“Ya!!” Sentak Heenie untuk kesekian kalinya.

“Kibum-ah… Apa kau pikir, Kita memang terlihat cocok?” Seru Seulong kemudian, Tak peduli dengan sentakan Heenie.

“Kurasa… Jawabannya adalah ‘iya’…” Jawab Kibum sambil tersenyum tipis.

“Bagus!” Seulong mengangguk mantap. “Kalau begitu, Perubahan akan di mulai dari sekarang juga!” Ujar Seulong kemudian. “Kau harus membantuku, Kibum-ah!” Serunya.

“Tentu saja… Bukankah ini ideku?” Sahut Kibum dengan antusias.

“Eh?” Heenie menatap bingung pada Seulong dan Kibum secara bergantian. “Tunggu dulu!” Ujarnya menyela ucapan Kibum dan Seulong. “Hey… Sebenarnya, Apa yang kalian bicarakan, Huh? Dan kenapa kau harus merangkulku semesra ini, Im Seulong?!” Heenie langsung saja melepaskan dirinya dari rangkulan Seulong.

“Eii… Memangnya kenapa? Bukankah kau adalah kekasihku?” Ucap Seulong santai.

“Apa? Kau gila! Sejak kapan aku berpacaran denganmu?!” Pekik Heenie dengan kedua mata yang membulat, Tak percaya dengan apa yang di dengarnya.

“Hari ini…” Jawab Seulong kalem. “Sudahlah, Jangan banyak bicara lagi, Kita harus segera pergi untuk membeli segala kebutuhan untuk nanti! Kajja!” Ajak Seulong sambil menarik tangan Heenie dengan tiba-tiba.

“Mwo? Ya! Ya!! Tunggu sebentar! Ya!! Kibum-ah, Tolong aku!!!!” Teriak Heenie saat Seulong menariknya untuk keluar dari restaurant milik Kibum itu.

“Aku akan menyusul saat restaurant sudah tutup!!” Sahut Kibum dengan santai.

“Aku mengerti…” Sahut Seulong seraya melambaikan tangannya ke arah Kibum.

“Mworago?! Ya!! Kau pasti tahu sesuatu tentang ini, Kim Kibum!! Awas kau, Lihat saja nanti!” Ancam Heenie sambil menunjuk Kibum, Tapi dengan cepat Seulong menariknya membuat Heenie terpaksa harus mengikutinya.

Kibum hanya terkekeh kecil saat melihat Heenie yang terus memberontak pada Seulong. Tapi Seulong tetap saja memaksanya untuk masuk ke dalam mobilnya. Yah, Seulong dan Heenie memang sulit sekali untuk akur. Bahkan, Kibum seringkali menjadi penengah bagi mereka.

“Hm… Kurasa… Sesuatu yang menarik akan segera terjadi…” Senyumnya dengan penuh arti.

-Forecasters Love-

“Turunlah…” Suruh Seulong, Kini mereka berdua telah tiba di sebuah pusat perbelanjaan yang letaknya ada di Gangnam.

“Tidak mau! Kau saja yang masuk ke dalam sana!” Tolak Heenie dengan nada ketus. Kedua tangannya ia lipat di depan dadanya.

“Heenie-ya… Jangan bertingkah kekanak-kanakan. Kau harus turun sekarang!” Suruh Seulong.

Heenie menoleh pada Seulong sambil menatap lelaki itu kesal. “Kau yang kekanak-kanakan! Bagaimana bisa kau memutuskan semua ini tanpa berbicara denganku, Huh? Pokoknya aku tidak mau berpura-pura menjadi kekasihmu!”

“Oh ayolah, Heenie-ya… Aku tidak ada pilihan lain. Hanya kau satu-satunya orang yang bisa membantuku sekarang. Aku mohon…” Bujuk Seulong.

“Sudah kukatakan aku tidak mau melakukannya!” Tegas Heenie sambil membuang muka.

Seulong menghela nafas berat, Ia lantas menatap Heenie dalam diam. “Baiklah… Aku takkan memaksamu. Jika kau memang tidak mau melakukannya… Aku tidak apa-apa…”

“Baguslah…”

“Yah, Dengan begitu… Kau pasti akan senang karena takkan bisa melihatku lagi. Mungkin.. Di saat orang tuaku datang dan mengetahui kebohonganku nanti. Mereka akan membawaku ke London untuk selamanya dan aku pasti tidak akan bisa bertemu denganmu ataupun Kibum…”

Deg!!

Ada perasaan bersalah dalam diri Heenie ketika ia mendengar ucapan Seulong, Ia menoleh ke arah Seulong, Raut kesedihan begitu nampak jelas dalam raut wajah Seulong. Dan tentu saja Heenie semakin merasa bersalah, Ia merasa jika mungkin ia terlalu egois jika ia sampai tidak ingin membantu Seulong, Dan membiarkan salah satu sahabatnya itu pergi meninggalkannya dan takkan pernah bisa bertemu dengannya lagi.

“Baiklah, Kalau begitu aku akan mengantarkanmu pulang saja…” Ujar Seulong sambil bersiap menyalakan mesin mobilnya.

“Seulong-ah…” Heenie menahan gerakan tangan Seulong.

“Ada apa, Heenie-ya?” Seulong menoleh pada Heenie dengan tatapan bingung, Namun, Raut kesedihan itu masih nampak jelas.

Heenie terdiam sejenak, “Errr… Apakah memang tidak ada jalan lain? Mm… Atau mungkin… Kau tidak memiliki kenalan gadis lain yang bisa membantumu?” Ujar Heenie kemudian, Jelas sekali ia terlihat ragu untuk mengatakan hal itu.

Seulong tersenyum kecut mendengar ucapan Heenie, “Sayangnya tidak ada… Jika saja ada… Aku pun pasti tidak akan memaksamu, Heenie-ya. Tapi sudahlah… Mungkin, Memang sudah harus seperti ini. Aku tidak akan memaksamu…”

Perasaan bersalah itu seakan bertambah besar ketika mendengar ucapan Seulong. Apalagi saat ia mendapati raut wajah Seulong yang benar-benar terlihat sedih.

“Seulong-ah…” Lagi-lagi Heenie menahan gerakan tangan Seulong yang hendak menyalakan mesin mobilnya.

“Ada apa lagi, Heenie-ya?” Tanya Seulong sambil kembali menoleh padanya.

“Aku… Aku…” Heenie terdiam, Menggantung ucapannya. Sedangkan Seulong hanya menatap Heenie dengan alis yang terangkat sebelah. “Aku…”

“Yah, Kau kenapa, Heenie-ya?”

“Aku…” Heenie kembali terdiam, Dengan segera gadis itu pun menghela nafas cepat sambil memejamkan kedua matanya sejenak. “Aku akan membantumu, Seulong-ah.”

“Mwo?”

“Aku akan membantumu… Aku akan berpura-pura menjadi kekasihmu…”

Kedua mata Seulong membulat dalam seketika, Senyum bahagia pun langsung nampak jelas di raut wajah tampannya, “Kau bersungguh-sungguh, Heenie-ya?”

“Yah…” Heenie mengangguk, Meski terlihat sedikit ragu. “Tapi ingat! Ini untuk pertama kali dan terakhir kalinya aku membantumu. Kau mengerti?” Tegas Heenie kemudian.

“Arraseo…” Senyum Seulong. “Terima kasih, Heenie-ya…” Seulong memeluk Heenie dengan erat, Membuat Heenie terkejut dengan hal itu.

Heenie dapat merasakan jantungnya berdebar keras, Ntah apa yang terjadi pada dirinya. Tapi ini adalah untuk pertama kalinya ia merasakan jantungnya berdegup sangat kencang bahkan dua kali lebih kencang daripada biasanya.

“Ya!” Heenie langsung mendorong tubuh Seulong,

Seulong sedikit terkejut dengan hal itu, Tapi Heenie langsung membuang muka, Tidak ingin Seulong mengetahui jika kedua pipinya kini sudah memerah.

“A-ayo, kita keluar! B-bukankah kau ingin membeli sesuatu?” Ujar Heenie gugup, Sepertinya ia jadi salah tingkah karena pelukan itu. Ia segera saja keluar dari mobil Seulong.

Sedangkan Seulong masih tetap terdiam di tempatnya, Namun sedetik kemudian, Senyuman kecil terukir jelas di wajahnya.

“Kena kau, Kim Heenie. Kau pikir… Aku mau begitu saja ikut dengan kedua orang tuaku ke London? Tentu saja tidak…” Batin Seulong.

“Seulong-ah, Apa yang kau lakukan?! Cepat keluar!” Panggil Heenie.

“Ah, Ne…” Seulong bergegas keluar dari dalam mobilnya.

  -Forecasters Love-

“Aaaah… Seulong-ah. Ini sudah toko ke-empat yang kita masuki. Dan kau tetap akan membeli pakaian sebanyak ini, Huh?!” Kesal Heenie saat Seulong menyuruhnya untuk mencoba seluruh pakaian yang ia pilihkan di toko ke-empat yang mereka datangi ini.

“Tergantung. Jika pakaian itu cocok denganmu… Maka, Aku harus membelikannya…” Sahut Seulong dengan santai, Ia sekarang tengah sibuk mencoba sebuah kemeja yang di pegangnya.

“Apa? Hey… Kau pikir aku tidak punya pakaian?! Untuk apa membeli pakaian sebanyak ini? Jika aku harus tinggal di apartementmu, Maka aku cukup membawa pakaianku yang ada di rumah saja. Apa sulitnya?”

Seulong menoleh pada Heenie, Lalu menggerak-gerakkan telunjuk jarinya di hadapan wajah Heenie. “Tidak… Tidak… Kau tahu? Ibuku memiliki selera fashion tersendiri. Dan jika sampai kau tidak mengenakan pakaian yang di sukai ibuku, Maka… Hancurlah sudah sandiwara kita ini…” Jelasnya kemudian.

Heenie memutar bola matanya kesal, “Ya! Tapi aku ini kan bukan kekasih sungguhanmu. Jadi, Untuk apa kau sulit-sulit memikirkan hal itu!” Ujar Heenie kemudian.

“Tidak, Kim Heenie… Siapa bilang kau bukan kekasih sungguhanku? Memangnya… Di dunia ini ada yang namanya kekasih bohongan?! Sekali kita berpacaran, Maka kita berpacaran! Jadi, Kau harus mengikuti apa yang ku ucapkan! Bukankah kau sudah berjanji untuk membantuku, Hm?” Seulong kembali memperlihatkan wajah memelasnya lagi.

“Haish… Aku bisa mati karena terlalu muak dengan sikapmu ini, Im Seulong!” Gerutu Heenie seraya berjalan menuju ruang ganti sambil membawa beberapa pakaian yang sempat di berikan Seulong tadi.

Heenie mulai mencoba pakaian yang di berikan Seulong padanya satu persatu, Kemudian ia memperlihatkannya pada Seulong. Membiarkan Seulong melihat hasil dari pakaian yang di pilihnya dan memberikan komentar padanya.

“Tidak!” Ujar Seulong untuk pakaian ke-enam yang di coba oleh Heenie.

Kedua mata Heenie membulat, Dan mulutnya terbuka lebar. “Tidak lagi?!” Pekik Heenie. “Ya! Im Seulong! Ini sudah pakaian ke-enam yang aku coba! Dan kau masih mengatakan tidak?!” Geram Heenie.

“Pakaian itu tidak memang tidak cocok untukmu, Heenie-ya. Sudahlah, Cepatlah berbalik ke ruang ganti, Dan tunjukan pakaian yang lain!” Suruh Seulong dengan santai.

“Aish… Kau benar-benar menyebalkan!!” Teriak Heenie frustasi. Ia berbalik kembali ke ruang ganti, Lalu mulai mengganti pakaiannya dengan pakaian lain sambil terus menggerutu.

“Awas saja jika sampai kau menolak untuk pakaian ini juga! Aku benar-benar akan menghajar wajahmu, Im Seulong!” Umpat Heenie sambil mengenakan pakaian tersebut.

Tanpa melihat pantulan dirinya dalam cermin, Heenie segera saja keluar dari ruangan ganti itu. Ia sudah benar-benar tak peduli dengan apa yang di pakainya lagi, Ia sudah terlalu lelah karena terus berganti pakaian sejak tadi.

“Bagaimana dengan yang ini?!” Ujar Heenie ketus.

Seulong menoleh ke arah Heenie, Ia terdiam sesaat, Kemudian beranjak dari posisi duduknya. Berjalan menghampiri Heenie dan mengamati gadis itu dari atas sampai bawah.

Seulong menarik sudut bibirnya, Membentuk sebuah senyuman khas yang di milikinya. “Kau terlihat cocok dengan pakaian itu, Heenie-ya…” Puji Seulong tulus.

“Yah… Yah… Terserahmu sajalah!” Jawab Heenie malas, “Sudahlah… Kalau begitu ayo kita pulang… Aku akan berganti pakaian dulu.” Ujar Heenie kemudian, Hendak berbalik kembali.

“Tidak, Heenie-ya. Aku sungguh-sungguh… Kemarilah…” Seulong menahan langkah Heenie. Ia menuntun gadis itu ke hadapan sebuah cermin besar yang ada di toko pakaian tersebut.

“Lihatlah dirimu, Kau benar-benar cocok dengan pakaian itu.” Ujar Seulong sambil tersenyum tipis. Ia memegang pundak Heenie, Membiarkan gadis itu melihat pantulan dirinya dalam cermin tersebut.

Awalnya Heenie malas mengikuti suruhan Seulong, Tapi akhirnya ia menoleh pada cermin itu. Dan ia pun langsung terdiam saat melihat dirinya dalam pantulan cermin tersebut. Ia benar-benar terlihat cocok dengan dress putih sepanjang lutut yang di kenakannya itu,

“Benarkan apa yang kukatakan? Kau benar-benar terlihat sempurna dengan pakaian ini.” Bisik Seulong seraya mengusap kepala Heenie lembut, Kemudian berbalik meninggalkannya.

Heenie masih terpaku di tempatnya, Bukan karena ia terpaku akan pakaian yang sedang di pakainya saat ini. Tapi, Ia terpaku seperti ini karena ucapan Seulong tadi. Sungguh, Ia belum pernah merasakan perasaan bahagia seperti ini sebelumnya.

Jantungnya terus berdegup kencang, Dan seluruh tubuhnya seakan memanas dalam seketika. “Ini benar-benar perasaan yang aneh…” Batinnya.

Heenie segera bergegas menuju ruang ganti tanpa mau menoleh pada Seulong sedikitpun. Ia tak ingin Seulong menyadari sikapnya yang sedikit salah tingkah karenanya.

  -Forecasters Love-

Seulong dan Heenie tiba di rumah Heenie saat hari sudah larut malam. Seulong mengeluarkan lima kantung belanjaan serta dua kotak besar dari dalam mobilnya, Kemudian ia memberikan semua itu pada Heenie.

“Woah… Aku tidak menyangka jika membeli barang sebanyak ini.” Ujar Seulong takjub pada hasil belanjaannya sendiri.

“Kau jelas tidak merasakannya! Karena kau terus memilih dan aku yang menjadi bonekamu!” Gerutu Heenie seakan menyindir Seulong.

“Hey… Jangan berkata seperti itu. Ingat… Saat kedua orang tuaku ada nanti, Kau tidak boleh bersikap seperti ini lagi padaku, Heenie-ya…” Ujar Seulong dengan santai.

“Ini sudah sifatku! Aku tidak bisa mengubahnya…” Balas Heenie kemudian.

“Kalau begitu pertahankanlah! Aku juga memang lebih menyukaimu jika apa adanya…” Sahut Seulong sambil mengacak-acak rambut Heenie dan terkekeh kecil.

Deg!!

Heenie lagi-lagi dapat merasakan jantungnya berdegup kencang, Ia benar-benar tak mengerti dengan apa yang terjadi pada dirinya. Dulu, Saat ia seringkali bersama Kibum dan bahkan saat ia bersama Seulong pun ia tidak pernah merasakan hal aneh seperti ini. Tapi saat sekarang ia hanya berdua dengan Seulong, Kenapa jantungnya harus berdegu kencang? Terlebih ketika Seulong bersikap lembut dan tersenyum padanya, Itu akan semakin membuat getaran pada dadanya itu bertambah keras.

Sret!

Heenie langsung mundur dua langkah, Menghindari tangan Seulong yang tengah mengacak-acak rambutnya itu. Seulong memang sedikit terkejut dengan reaksi Heenie ini.

“I-ini sudah malam, Pulanglah!” Suruh Heenie dengan sedikit terbata.

“Eoh?” Seulong terdiam, Melirik jam tangannya sekilas. “Ah yah… Kau benar juga! Ini sudah jam 10 malam. Baiklah kalau begitu aku pulang dulu… Selamat malam, Heenie-ya…” Pamit Seulong sambil berbalik hendak meninggalkan rumah Heenie.

Heenie hendak berbalik memasuki rumahnya, Tapi langkahnya langsung terhenti ketika suara Seulong kembali terdengar.

“Heenie-ya…” Panggil Seulong.

“Ada apa lagi, Seulong-ah?!” Ujar Heenie malas, Sungguh, Ia sudah benar-benar lelah karena seharian pergi keluar bersama Seulong.

Sret!

Hanya dalam hitungan detik saja, Kedua mata Heenie membulat dalam seketika kala Seulong membalikkan tubuhnya dan mendaratkan satu kecupan lembut tepat di kening Heenie.

“Mulai hari ini… Kita harus membiasakan diri untuk melakukan ini. Bukankah kita sepasang kekasih yang akan tinggal bersama?” Ujar Seulong pelan, Ia menyeringai kecil saat melihat reaksi Heenie yang begitu terkejut dengan apa yang di lakukannya itu.

“Baiklah… Kalau begitu, Aku pulang dulu… Selamat malam.. Chagiya…” Goda Seulong seraya berbalik kembali dan mulai memasuki mobilnya, Setelah itu pun ia segera melajukan mobilnya setelah sebelumnya melambaikan tangannya pada Heenie.

Sedangkan, Heenie? Dia hanya tetap terdiam di tempatnya, Mematung dengan kedua mata yang tetap terbuka lebar, Tak berkedip sedikitpun. Ia seakan masih mencoba untuk mencerna tentang apa yang baru saja terjadi beberapa menit yang lalu. Dan untuk kesekian kalinya, Ia dapat merasakan debaran pada jantungnya terus berpacu lebih cepat dari biasanya hanya dalam satu hari ini saja. Dan ini semua di karenakan seorang lelaki bernama Im Seulong!

  -Forecasters Love-

Seulong memasuki apartementnya, Ia segera memasuki kamarnya dan menyalakan lampunya. “Aaah…” Seulong langsung menjatuhkan dirinya ke atas ranjangnya yang berukuran king size.

Ia merasakan tubuhnya terasa begitu sangat lelah, Rasanya ia sudah lama sekali tidak pernah berpergian selama ini. Perlahan, Seulong membalikkan tubuhnya, Kedua matanya menatap lurus pada langit-langit kamarnya.

“Hah… Kamar ini… Mulai lusa, Heenie akan tidur di sini bersamaku. Dan… Apa jadinya jika kita berada dalam satu rumah? Kita bahkan selalu bertengkar…” Pikir Seulong.

Dalam benak Seulong, Ingatan akan kejadian tadi siang yang ia lalui bersama Heenie, Seketika itu juga langsung terngiang-ngiang. Ia begitu mengingat bagaimana kerasnya Heenie menolak semua ini, Tapi pada akhirnya ia menerimanya dan bahkan mengikuti semua yang di suruh oleh dirinya.

Seulong terkekeh kecil begitu mengingat gerutuan dan wajah kesal Heenie. Dan senyumnya pun lenyap dalam seketika saat ia mengingat kejadian di mana ia mengecup kening Heenie dan membuat gadis itu mematung karena perlakuannya itu.

Ia menyentuh bibirnya sekilas, Dan lagi-lagi ingatan itu kembali terngiang dalam benaknya. Dan jika boleh jujur, Sebenarnya Seulong sendiri pun sedikit terkejut dengan apa yang di lakukannya saat itu. Seakan tubuhnya bergerak dengan sendirinya.

“Sebenarnya… Kenapa aku melakukan hal itu?” Gumamnya.

Seulong terdiam, Ia langsung meremas dadanya dengan kuat saat dirinya merasakan sesuatu yang menyesakkan pada dadanya.

“Ada apa ini? Kenapa tiba-tiba saja jantungku berdegup sangat kencang?” Ujar Seulong sambil menepuk-nepuk dadanya sendiri.

“Haish… Kurasa aku sudah mulai tak waras karena terlalu khawatir dengan kedatangan orang tuaku nanti!!” Gerutunya sambil terus menepuk-nepuk dadanya.

  -Forecasters Love-

Seulong bergegas keluar dari dalam mobilnya, Setelah itu langkah kakinya pun langsung saja tertuju pada salon di hadapannya itu.

Dengan nafas tersenggal-senggal, Seulong masuk ke dalam salon itu. Di sana sudah nampak Kibum yang tengah asyik membaca sebuah majalah.

“Apakah dia sudah siap?” Tanya Seulong setelah berhasil menstabilkan nafasnya terlebih dulu.

“Belum… Tunggulah sebentar lagi.” Sahut Kibum sambil tersenyum tipis. “Duduklah…” Suruh Kibum kemudian.

Seulong mengikuti perintah Kibum, Ia segera duduk di samping Kibum. Di perhatikannya para gadis yang tengah berlalu lalang masuk dan keluar salon tersebut. Dan Seulong benar-benar tak dapat memahami hal ini. Ia selalu bertanya-tanya, Kenapa para gadis selalu mau untuk berlama-lama di salon hanya demi mempercantik diri?

“Aaah… Kenapa dia lama sekali? Bahkan di saat aku datang terlambat pun dia masih belum selesai juga…” Gerutu Seulong sambil mendongakkan wajahnya menatap langit-langit.

Kibum tersenyum kecil mendengar celotehan Seulong, “Sabarlah, Seulong-ah. Terkadang kita memang tidak bisa memahami para gadis… Tapi percayalah.. Kau pasti akan sangat menyukai hasilnya…”

“Hm, Tapi bagiku… Jika seorang Kim Heenie… Pastilah tidak akan berubah banyak. Kau tahu? Sebuah labu takkan pernah bisa berubah menjadi sebuah semangka. Dan meski, Labu itu di permak sedemikian rupa… Maka, Kau hanya akan mendapati Sebuah Labu dengan garis-garis tebal tanpa memiliki banyak perubahan yang berarti. Dan begitupun pada Heenie…” Celoteh Seulong.

“Oh yah? Apakah kau yakin dengan hal itu, Im Seulong-ssi?” Kibum menoleh pada Seulong sambil tersenyum penuh arti.

“Yah, Tentu saja…” Sahut Seulong dengan percaya diri.

“Berani bertaruh denganku?” Tantang Kibum sambil menatap Seulong dengan tatapan penuh arti. “Jika kau terpesona pada Heenie, Maka… Kau harus memberikan separuh dari gajimu padaku. Tapi jika kau tidak terpesona pada Heenie, Maka… Kau bisa mengambil separuh dari hasil restaurantku selama satu bulan. Bagaimana?”

Seulong terdiam sesaat, Tapi setelah itu ia langsung tertawa, Seakan mengejek ucapan Kibum tadi. “Ya! Kau sungguh-sungguh, Huh?” Seru Seulong kemudian.

“Tentu. Jadi… Bagaimana?”

“Baik! Kalau begitu aku terima tantanganmu!” Ujar Seulong sambil mengangguk pasti. “Dan bersiaplah untuk menangis karena kau akan kehilangan separuh dari hasil restaurantmu selama satu bulan terakhir ini, Kim Kibum-ssi…” Ujar Seulong, Yakin jika dia tidak akan terpesona akan penampilan Heenie nanti.

“Yah, Kita lihat saja nanti…” Balas Kibum santai.

Hanya butuh lima belas menit saja, Akhirnya Heenie keluar dari dalam ruangan. Ia berjalan ke arah Kibum dan Seulong dengan di temani seorang penata rias yang sejak tadi mendadaninya. Ia berjalan tepat di hadapan Heenie, Membuat Seulong dan Kibum tak dapat melihat jelas penampilan Heenie sekarang.

“Tuan… Tuan… Sekarang, Bersiaplah untuk terkesima dengan kecantikan sang bidadari dari langit ketujuh!” Seru sang penata rias yang sebenarnya adalah seorang lelaki, Tapi dia bergaya layaknya seorang perempuan.

Kedua mata Seulong dan Kibum langsung tertuju pada Heenie, Gadis ini sekarang berdiri di hadapan mereka sambil tersenyum tipis. Rambutnya di buat kerinting gantung, Tubuhnya di balut gaun yang di pilih Seulong saat itu, Serta make up-nya pun tak terlalu tebal, Tapi tetap memperlihatkan kemewahan dalam diri Heenie. Sungguh, Ia terlihat begitu cantik sekali.

“Bagaimana hasilnya, Sangat memuaskan kan?” Ujar sang penata rias itu dengan bangga.

Seulong langsung saja beranjak dari duduknya, Tatapan matanya menatap fokus pada Heenie. Ia seakan terpana dengan kecantikan Heenie yang terlihat begitu alami, Ia tahu jika make up yang di kenakan Heeni pastilah tidak tebal.

Kedua matanya tak berkedip, Seakan ia tak ingin melewatkan satu detik pun hanya untuk mengejapkan matanya dan membiarkan bayangan Heenie menghilang dalam penghlihatan kedua matanya, Meski itu hanya dalam satu detik saja!

Kibum menoleh ke arah Seulong, Dan ia tersenyum puas saat menyadari jika Seulong saat ini pastilah tengah terpana akan kecantikan Heenie.

Trik!

“Jangan lupa untuk mengedip, Tn.Im!” Sindir Kibum sambil menjentikkan jarinya di hadapan wajah Seulong.

Seulong tersadar dari kediamannya, Ia segera menoleh ke arah lain. “Ekhem! Uhuk… Uhuk!!” Seulong berpura-pura batuk, Kemudian ia pun memasukkan kedua tangannya ke dalam saku celananya.

“Jadi, Apakah kita akan pergi sekarang?” Suara Heenie mulai terdengar setelah sebelumnya ia terus diam.

“Eoh?” Seulong menoleh ke arah Heenie, Kemudian ia pun tersadar jika ia seharusnya segera bergegas ke Bandara karena harus menjemput kedua orang tuanya yang akan tiba di Seoul sebentar lagi.

“Ah, Kau benar! Kalau begitu, Ayo kita pergi…” Ajak Seulong, Ia mengulurkan tangannya ke hadapan Heenie.

Meski sedikit ragu dan enggan, Heenie akhirnya membalas uluran tangan Seulong dengan seulas senyum tipis di wajahnya.

“Kajja…” Ajak Seulong kemudian.

“Ne…” Heenie mengangguk singkat, Dan setelah itu pun mereka bergegas pergi dari tempat itu setelah sebelumnya berpamitan pada Kibum dan penata rias itu.

Kibum tersenyum kecil, “Bukankah mereka pasangan yang serasi?” Ujarnya pada penata rias itu. Ia menoleh padanya dan penata rias itu hanya mengangguk singkat, Terlalu kagum pada apa yang di lihatnya barusan.

“Yah… Kurasa, Sebentar lagi aku akan mendapatkan undangan pernikahan…” Gumam Kibum seraya berjalan meninggalkan tempat itu juga.

To Be Continued…

55 thoughts on “Forecasters Love (1 of 4)

  1. Gyaaaaaaaaaaa…. .

    POSTER!!!! mana POSTER NYA???? harusnya ada donk poster Heenie yg udh di dandanin kyk cinderela ituuuu….

    errrr..nth knapa heenie yg disini imagenya agak beda dari ff sebelah
    muahahahahahaha…….JU to the DES nya masa ampuuuunnn…gkd manis -manisnya jg. …kkkkkkk….

    heran,napa jantung seulong bsa deg deg’an gtu ya?! *membatin*

    eaaaaa….yadong alarm!!! waktu seulong membayangkan hari-harinya bersma heenie dlm stu kamar yg sma….woooooooo…Rated -M,euuiii…*plaak20x

    😉

    🙂

    selamat dinistakan solmetku sayang…..kwkwkwkwkwk..

    • Keduluan komennya sama solmet aye -___-
      Ya pesona Heenie emg ga bs dipungkiri…
      Ong2 aja ampe kebayang2 kan tuh pas d kamar kwkwkwkkwk

      Aq trima aja mau diapain sama authornya met, hihihi

    • Kagak ada gambar…
      Stock gambar lagi kosong sekarang… LoL Wuahahahahaha

      Ihhh…
      Kali2 lah image Heenie di rubah dikit…
      Hahahahaha
      Bosen kalo di buat cerewet minta ampun mulu… Walaupun emang ntar bakalan tetep ada cerewetnya… Wkwkwkwkwkwkwk

      Jiaaah…
      Ih, Oma pikirannya kotor deh… Emangnya siapa yang akan menistakan eyang??
      Wuahahahahahaha

  2. 1stkah??
    Yeaaayyyyy \(´▽`)/
    Ongie… Bummieeeee *peluk satu2

    Ntaaaaaa *nangis haru
    Gomawo chayaaaank akhirnya dpublish juga ni ff, hihihi

    Ngebayangin sikap Heenie yg galak n jutek dsni jd curiga bakal brubah jd yang memuja d part berikutnya, hahaa
    Aduh dirimu membuatku tersipu maluuuuu…
    Ongie : *kissing heenie’s forehead* selamat malam chagiya…
    Woaaaa kalo ga lg diangkot n diliatin bnyk org, rasanya pengen lompat2 n lari2 iniiiiii waaaaaaa ongie knpa di kening? Bibir ini siap menyambutmuuu ( ˘ з(˘⌣˘)

    Mau komen bnyk tapi d WA aja deh, penuh ntar, kwkwkw
    Anyway, thanks a lot Nta chayaaaank ( ◦˘ з(◦’ںˉ◦)~♡

    • Ish…
      Girang dy… Hahahahahaha
      Iyah… Masama eyangku… *hug*

      Wuakakakakakakaka
      Eyang tauk aja dah! *kedip2+toel2samaeyang*

      Idih…
      Ini nieh…
      Yadongnya mulai keluar pan?? Ckckckckckckck

      Hahahahaha
      Sip dah… ^o^

  3. seru nih kayanya
    heenie jutek bgt sih jdi cwe tp pasti lama2 luluh juga deh buktinya td pas seulong kaya muka sedih karna mau ke london dia lgsg luluh mau bantuin
    hati2 tr malah jdi cinta beneran nih
    hayoooo seulong udh mikir macem2 aja nih pas mrka nanti bakal tgl sekamar

  4. Seulong-Heenie!!! Jjinja ini couple fav ke-3 setelah YoungMi and KyuNeul!!!
    Akhirnya Eonni berbaik hati bikin ff mereka lagi ….
    Next chapter ditunggu bangeeett~

  5. aaaaaaa~ eonni~ gabisa ngebayangin u,u kibum nih ya, ga di crazy love ga disini pasti selalu jadi perantara sepasang kekasih *bahasa tingkat dewa* eonni~ sekali kali kibum napa yang jadi pemeran utamanya? u,u

    • ​​‎​:D=))º°˚˚°º≈нåнåн庰˚˚°º≈º=)):D
      Ci Kibum tuh emang cocok jadi mbah comblang tauk..
      LOL
      *plaaaak!!*

      Yaaaah…
      Ntr kalo ada ide, Pasti d buatin yang Kibum-nya peran utama… Hehehehehe

  6. Kyaaa eonni aku suka sma karakternya kibum. Dia di sini sifat nya beda bgt.
    Trus trus apa heenie sma seulong bakalan bnrn pacaran? Soalnya mrka cocok eon.

  7. cie…cie…bwa FF baru cetar membahana buat onnie…
    ihh…..Kim bum sesuatu banget….onnie nta.
    haahaa si seulong udah mikir yadong….
    udah kawini Ja si heenim tkutnya direbut tuh ma bang Kim bum.

  8. Wah…g sbr sm part slnjt’y eonni…untung seulong’y g ng’cez pz liat heenie’y b’ubah??kekekekekekekeke..
    kibum oppa mnk daebak slalu aja pnya ide bwt nyombalangin tmn”y..oppa kau tnyta b’bkt bwt bka biro jodoh..kekekekeke
    jd pnzaran reaksi org tua seulong gmn y liat heenie???

  9. wah kliatan x seru nich
    ˚◦​​°•Ħmmm…(⌣́_⌣̀)
    () Hhhм̲̅м̲̅м̲̅м̲̅м̲̅ ◦
    °◦º =-?
    seulong jd kalah taruhan nich
    ™ђёe..ђёe..ђёe..ђёe..™

  10. woaaaah another new ff. kereen. Heenie & Seulong pasangan baru. sik asiik ada lagi ff yang menarik. Tapi memang ada beberapa typo. Trade mark tuh thor wakaka. hidup imajinasi 😉

  11. Keren ni nta karyany..
    Yey, ada bum oppa.
    Kangen ma oppa yg ini.. Ci oppa knapa jd mak comblang melulu dah?? Truz d jitak jg lg ma si seulong,, seulong ga sopan #pletak *jitak seulong balik*.
    Cie, ini ci kim heenie si peramal cinta wktu itu yah, adenya kim heechul ci namja cantik yg menyeramkan #pletak *dijitak heenim*. Karakternya pazti ga jauh beda ma oppanya #pletak *dijitak heenie*.
    Aduh,, *dijitak mulu saiah*
    Ortuny ulong kayak apa yah?? Wah pasti heenie-seulong dilengket2in biar jd lem ni nanti.. Kkekeke.
    Diatas ada typo nta.
    Tp ga masalah lah…

    Mantabb ni nta, dah create ff baru, lgsg 2 lg.. Smangad teruz nulisx y nta… Yg crazy love jgn dilupain ya.. Kekkeke *tetep nagih*
    Hwaiting nta!^^

    • Hahahahahahaha
      Aku emang suka sama karakter Kibum yang kayak gitu…
      Kesannya gimanaaaa gitu…
      XDD

      Hayoooo…
      Coba di tebak…
      Begimana reaksi ortunya Seulong pas ketemu sama Heenie ntr??? Hehehehehe

      Hu’uhm…
      Typo bentah bener sieh maen sama akuu…
      LOL
      *plaaaak!!*
      XDD

  12. wach2 seperti.a seulong sama heenie sudah mulai ada bnih2 cinta diantara mereka….
    ヽ(^。^)ノ
    keren ff.a onnie, kekasih pura2 psti crt.a makin seruuuu dech….
    @( ̄- ̄)@

  13. Kisah cinta yg manis, berawal dr sandiwara berakhir d pelaminan hehehehehe *lebaii*
    Ihhh mr.im curangg, masa s heenie diboongin wkwkwkwk
    Kayanya ide kibum berhasil nih *makcomblang*
    Ditunggu lanjutannya eonn.
    Fighthing 🙂

  14. akhrnya terpesona jg seulong..
    kekeke

    ud ad tnda2 sling cnta tuh..
    sama2 deg2.an wlwpun tengkar g karu2.an..

    dlnjut nta!!
    pnsaran..

  15. kibum sangat berbakat jd mak comblang yah, intuisi’y tajam… hahahaha

    jrg2 nih main cast’y seulong, seru…
    smg eomma’y gak galak, malah lgsung nyuruh kawin.. 😀
    d’tunggu next part, smg hot… hahaha

    • ​​‎​:D=))º°˚˚°º≈нåнåн庰˚˚°º≈º=)):D
      Loh??
      Gak tau yah??
      Ci Kibum kan emang udah buka tmpt Biro Jodoh!
      LOL
      *plaaaaak* *dipelototinKibum*
      XDD

      Hu’uhm…
      Emang jarang bgt yang castnya dy…
      ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ

  16. FF baruu ! asiiik !!
    waaah .. akhirnya ada juga ffnya si heennie nih .. tadi waktu baca castnya, aku langsung seneng soalnya ada si kibum ..

    wiiih .. benih2 cintanya udah tumbuh ni yee ..
    kalo udah pura2 pacaran gini, pasti ujung2nya bakal disuruh buruan nikah 😀 ahahaha

    oh ia .. ada yg kurang nih chingu.. mana gambarnya heenie waktu abis di make over .. aku penasaran serius. seharusnya ada atuh .. biar aku juga bisa ikutan terpesona gitu 😀

    trus,si seulong itu siapa ya? penyanyi kah? atau aktor? mian au kurang tahu ..

    next partnya buruan chingu ..
    HWAITING 😉

    • ​​‎​:D=))º°˚˚°º≈нåнåн庰˚˚°º≈º=)):D
      Iyah nieh…
      Aku emang lagi demen2nya masukin ci Kibum buat jadi cast d ff meski bkn cast utama…
      XDD

      Hm…
      Koq jadi bnyak yang minta foto Heenie yang udah di dandanin sieh??
      (“-____-)

      Loh?
      Gak tau yah??
      Seulong itu penyanyi say… Dy member-nya 2AM…
      Tau 2AM kan? ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ

  17. NTAAAAAAAAAAAAAAAA……….!!!!!!!!!!!!!!
    HUWAAAAAAAAAAAAAA…..!!!!!!!!!!!!!
    KIBUM PUNYA RENCANA SETAN APA ITU….????!!!!
    Hahahahahaa

    Kalimatnya Seulong tentang labu n semangka mengingatkan umma pada kalimatnya Detective Hwang di Vampire Prosecutor 2….
    Hehehehehe…..

    Hayooooo…..
    Seul-Nie couple mulai ada rasa-rasa cintaaaa…..
    CUIT CUIT…!!!!
    *gila sendiri*

    tadinya kirain bakal jadi cinta segitiga gt…
    eh ternyata….
    abang mbum malah jadi jejelmaan(?) mak comblang gt…
    hahahahahaha

    Ud ah, ga mw banyak ngomong…
    MW MINTA LANJUTANNYA…!!!
    hahahaha

    • Jiaaaah…
      Gak ada rencana apa-apa koooq…
      Kibum pan cuman ngasih saran ja… *eaaaaaa*
      XDD

      ​​‎​:D=))º°˚˚°º≈нåнåн庰˚˚°º≈º=)):D
      Nta emang terinspirasi kata2 dari ntuh Drama!
      Nta kan cinta stengah mati ama tuh Vampire Prosecute… Hahahahahahay

      Ehmmmm…
      Niatnya sieh mau cinta segitiga…
      Tapi… Gak tau jg sieh… Liat ntr ja deh…
      XDD

      ƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑ
      Sip2lah Umma… ^^

  18. kibum oppa brlagak jd mak comblang nih,kkkkkkkkk……
    im seulong…….siap2 lah separoh gajimu untk kibum oppa^^

    daebak chingu^^
    next…next…next^^

  19. Huwaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa,,,,, Kucing ama tikus bersatuuu?????????????
    ckckckckckckck seulong emng cilik *plak slah* licik mksud’a,,, 
    pura2 msang tmpang mnyedihkan,,, huuuuufttttthhh, pie gg pa2 lah yng pnting heenie akhr’a mau jghaaaaaaaaaaaaaa,,,, Cuit cuit cuiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiittttttttttttt,,,, ^_^
    iiiiiiiiiiiihhhhhhhhhh anhie ktwa2 ndiri deh bca’a eon,,, co cweeeeeeeeeeeeeeeetttt,,, ^_^
    pie nhie ksian jgha deh ma heenie,, heechul oppa jhat bgeud,, pke nglrang2 heenie buat brentie jdhie prmal,,, pdhal kn bsa nmbah2 uang saku tuuuuuuhh,,, hehehehehe
    pie2 gg pa lah,,, ntar jgha heenie gg prlu krja,, kn udh ada seulong,,,  uuuuuuuuuuuuuhhhhhhhhhhhh ^_^
    eeeeeeeeeeeeehhh tpie anhie jgha kget kibum mau naruhin stengah dari hsil restaurant’a buat seulong,,,, cba ajha tdhie seulong gg trpesona,,, psti bkalan nyeseeeeeeeeeeeeeeellll bgeud tuh oppa,,, ckckckckck
    next’a buruaaaaaaaaaaannnn yea eon,,, pstie bklan terjadhie hal2 yg mnrik tuuuuuhhh,,
    uuuuuuuuuuuuuuuuhhhhhhhhhhhh jdhie gg sbar,,,, ^_^

  20. aduuuc Eonni, Mianhae q bru coment skrng. soalnya msih sbuk ma tgas” ni
    bcanya sich udah dr awal Eonni publish….
    .
    itu yg jd couple cast nya Heeni ma Seloung yach??
    q kra ma Kibum….
    tak apalah…
    .
    q tnggu klnjutnnya yach Eonn..
    Hwaiting!!!!!!!!!!!!!

  21. Hmmmm
    blom jg sndiwranya d mulai tp rsa”nya udh mulai ada ssuatu sma Seulong ma Heenie.
    Ihh gmes dech. Kibum dlu jd dtektif. eh,, skrng dy brubah jlur jd Mak Comblang
    jd nggk sbar bca part slnjutnya nich Eoon…
    cpet yach. q tnggu
    Bwt Nta Eonni #Hug…

  22. Ahahahaha…. sahabat jadi pasangan, lucu juga. mereka bakal tinggal bareng, tidur bareng juga gak tuh eon? Zzz .-.
    orangtuanya seulong ribet juga ya, apa mungkin takut anaknya jadi perjaka tua ya. makanya sampe mau dijodoh-jodohin gitu. ini kimbumnya suka juga gak sama heenienya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s