(Drable Collection) With You

With You

Title                : With You

Author           : NtaKyung

Casts              : (Find By Yourself)

Genre             : Romance

Length           : Oneshot

Rated             : PG-13

Disclaimer     : Segala hal yang ada dalam fanfic ini, murni dari imajinasi saya sendiri! So, Don’t COPY-PASTE or BASHING!

©With You©

Stay

(Cho Kyuhyun – Kim Haneul)

Sepasang kekasih itu terlihat berjalan bersama dengan tangan mereka yang bertautan erat. Langkah kaki mereka membimbing perjalanan mereka, menyusuri setiap ruas jalan taman dengan di suguhi pemandangan beratus-ratus bunga yang tengah bermekaran.

Sang gadis menyandarkan kepalanya di sekitar bahu sang pria dan senyuman bahagia pun nampak jelas muncul di sudut bibir mereka.

“Hah… rasanya, sudah lama sekali kita tidak berjalan-jalan seperti ini. Kapan terakhir kali kita melakukannya?” Kyuhyun mulai bersuara, memecah keheningan di antara keduanya.

“Empat bulan yang lalu.”

“Selama itukah?” Kyuhyun sedikit memiringkan kepalanya untuk melirik sang gadis yang masih tetap setia bersandar di bahunya.

Sang kekasihnya lantas mengangguk dan menghentikan langkahnya. Dia mendongakkan kepalanya, menatap Kyuhyun dengan bibirnya yang mengerucut.

“Akhir-akhir ini kau selalu sibuk dengan pekerjaanmu. Aku bahkan sempat berpikir jika mungkin saja kau lupa padaku…” Ujar Haneul kemudian.

Sebelah alis Kyuhyun terangkat, “Kenapa kau harus berpikir seperti itu?”

“Entahlah…” Haneul mengangkat kedua bahunya cepat. “Hanya saja… pikiran itu selalu saja hinggap dalam benakku. Benar-benar membuatku takut…”

Kyuhyun kemudian tersenyum kecil, jari-jarinya bergerak menyentuh rambut Haneul dan membelainya dengan lembut.

“Apa yang harus kau takutkan tentang hal itu? Melupakanmu adalah hal terakhir yang terpikirkan olehku. Tak sedikitpun aku berniat melakukan hal itu, Haneul-ah…”

“Tapi…” Haneul menggantungkan ucapannya sejenak. “Kupikir… tidaklah susah untukmu mendapatkan gadis manapun yang kau mau. Kau tampan, kau juga masih sangat muda dan sukses… sudah jelas akan banyak gadis yang menyukaimu. Lalu bagaimana denganku? Aku hanyalah gadis biasa-biasa yang tak memiliki kelebihan apapun…”

“Kupikir tidak… kau memiliki kelebihan yang aku sukai.” Ujar Kyuhyun kemudian.

“Benarkah? Apa itu?” Nada suara Haneul terdengar ragu dan tak yakin.

Lagi, Kyuhyun kembali memperlihatkan seulas senyumannya yang menawan dan hal itu cukup membuat debar jantung Haneul menjadi tak karuan.

“Mencintaiku.” Satu kata itu terlontar begitu saja dari mulut Kyuhyun. “Bagiku, hanya kau yang dapat mencintaiku dengan tulus.”

Haneul terpaku, memandang Kyuhyun tanpa dapat berkata-kata.

Perlahan namun pasti, Kyuhyun lantas membalikkan tubuh Haneul. “Lihatlah sepasang kakek-nenek di sana.” Ujarnya kemudian.

Haneul mengerutkan keningnya, dia kemudian menoleh Kyuhyun yang kini berdiri tepat di sampingnya, merangkul bahunya dengan posesif.

“Aku ingin kita terus seperti itu… terus bersama-sama hingga tua nanti.”

“Kyuhyun-ah…”

Kyuhyun berbalik menghadapnya, merengkuh wajah mungil Haneul dengan kedua telapak tangannya. “Dengarlah, Haneul-ah… Bagiku, kau akan menjadi bagian dari masa depanku kelak. Menjadi seseorang yang terus berada di sampingku dan aku akan terbangun dengan senyummu yang selalu menyambut pagiku.”

Kedua mata Haneul terlihat mulai berkaca-kaca, air mata telah bersiap tumpah dari kedua pelupuk matanya. “Kyuhyun-ah… Aku tidak pernah tahu jika kau bisa mengucapkan kata-kata manis seperti itu…” Ujarnya, begitu tersentuh dengan perkataan sang kekasihnya itu.

Well, seorang Cho Kyuhyun memang terkenal dengan sikapnya yang acuh dan cuek. Jarang sekali Kyuhyun mengungkapkan perasaannya secara bersungguh-sungguh padanya.

Tapi, lihatlah pria ini sekarang! Dia rupanya dapat mengeluarkan kata-kata manis itu tanpa ada kecanggungan ataupun kedustaan pada kata-kata itu.

Kyuhyun benar-benar tulus mengungkapkan isi hatinya pada Haneul.

“Apa kau menangis?” Tanya Kyuhyun ketika melihat setitik air mata yang perlahan turun dari sudut mata Haneul.

Haneul buru-buru mengusapnya. “Ini air mata bahagia tahu!”

Kyuhyun terkekeh kecil dan lantas memeluknya dengan erat. “Kalau begitu… jangan buat aku mengatakan hal-hal itu lagi, eoh? Kurasa… itu terasa sedikit aneh ketika aku sendiri yang mengatakannya…” Ujar Kyuhyun mengakui.

“Arraseo…” Haneul ikut tertawa di dalam pelukannya.

Keduanya kemudian saling menatap satu sama lain, menikmati momen indah yang tengah tercipta di antara mereka.

Kyuhyun lantas sedikit menundukkan wajahnya, “Mulai sekarang, jangan pernah berpikir jika aku akan meninggalkanmu lagi. Karena aku, hanya akan tetap berada di sampingmu sampai ajal menjemputku nanti.”

“Ehm.” Haneul mengangguk singkat sambil tersenyum tipis. Ia menjijitkan kedua kakinya dan kemudian berbisik pelan. “Aku mencintaimu.” Sebelum akhirnya ia mendaratkan satu kecupan lembut tepat di bibir Kyuhyun.

Sejenak, Kyuhyun terpaku sesaat di tempatnya. Tetapi, pada detik selanjutnya Kyuhyun segera mengeratkan pelukannya dan mulai membalas ciuman yang di berikan Haneul.

©With You©

Promise

(Chou Zhoumi – Shim Miyoung)

Sosok gadis itu terlihat mengetuk-ngetukkan jarinya di atas bantal sofa yang di peluknya saat ini. Sesekali ia menoleh pada jam dinding yang tergantung di ruangan itu dan setelah itu ia akan menghela nafas panjang sembari memasang wajah masam.

Cklek!

Suara pintu terbuka, menyadarkannya jika seseorang yang sejak 2 jam lalu yang di tunggu olehnya itu telah datang.

“Aku pulang…” Ujar sebuah suara yang berasal dari sesosok pria yang baru saja masuk ke dalam rumah itu.

Namun, Miyoung seolah tak peduli. Dia mendengus kesal seraya melipat kedua tangannya, tak menyahut ucapan sang pria yang tak lain adalah suaminya, Chou Zhoumi.

“Eoh? Miyoung-ah… kau belum tidur?” Tanya Zhoumi, segera berjalan ke arahnya seraya melonggarkan dasinya dan meletakkan tas kerjanya di salah satu sofa.

Hening. Miyoung terlihat mengacuhkannya, berpura-pura tak mendengarkan pertanyaan Zhoumi tadi.

“Miyoung-ah…”

Gadis itu masih tetap diam.

Zhoumi melirik sesaat ke arah meja makan yang masih di penuhi beberapa sajian makanan yang tentu saja adalah buatan Miyoung dan tiba-tiba saja pria ini tersadar satu hal.

Dia menghela nafas berat dan kemudian duduk di samping Miyoung. “Kau marah padaku kan? Apa karena aku datang terlambat dan tak mengabarimu?”

“Menurutmu?!” Balas Miyoung dengan nadanya yang terdengar dingin.

Lagi, Zhoumi menghela nafas berat. “Maaf… aku lupa mengabarimu. Tadi aku benar-benar sibuk karena meeting itu di adakan secara mendadak, jadi aku tidak berpikir jika-”

“Lupakan sajalah! Lagipula, aku memang tidak lebih penting daripada pekerjaanmu itu!” Sela Miyoung cepat, tak ingin mendengar alasan apapun dari suaminya itu.

“Oh ayolah, Youngie-ya… maafkan aku, hm?” Bujuk Zhoumi, menyesal karena membuat sang isteri harus menunggunya begitu lama.

Miyoung tak mempedulikannya, ia malah menyingkirkan bantal sofa yang semenjak tadi di peluknya, “Aku tidak ingin mendengarkan apapun lagi. Aku lelah…” Sahutnya dan segera saja beranjak dari duduknya.

Tetapi, belum sempat ia melangkahkan kakinya, Zhoumi telah terlebih dulu menahannya dan memegang salah satu tangannya dengan erat, menyebabkan Miyoung kembali duduk di tempatnya semula.

“Aku tahu, aku salah Youngie-ya… tapi tidak seharusnya kau mendiamkanku seperti ini. Ayolah… maafkan aku, aku benar-benar menyesal karena tak mengabarimu…” Ujar Zhoumi bersungguh-sungguh.

Namun tetap saja Miyoung memilih tak bergeming. Dia melipat kedua tangannya dan juga memasang raut wajah masam.

“Youngie-ya.” Nada suara Zhoumi berubah, terdengar lebih lembut dan manja. Dia menarik perlahan dagu Miyoung, membuat isterinya itu menatap ke arahnya. “Maafkan aku, hm?” Ujarnya lagi, memasang wajah se-memelas mungkin.

Sebenarnya, Miyoung masih belum benar-benar memaafkan suaminya ini. Namun, sejak awal mereka berpacaran dulu, Zhoumi memang telah mengetahui kelemahan Miyoung dengan baik.

Ya, gadis itu memang takkan pernah bisa berlama-lama marah kepadanya. Terlebih lagi, setiap kali Zhoumi berucap dengan suaranya yang lembut, entah kenapa Miyoung merasa jika semua perasaan marahnya pada pria ini akan lenyap dalam seketika.

Miyoung mengembungkan pipinya, menghembuskan nafasnya dengan cepat. “Ini tidak adil! Kau jelas mengetahui kelemahanku!” Gerutunya, masih tetap terlihat kesal.

Zhoumi terkekeh kecil, di ciumnya bibir Miyoung sekilas. “Jangan marah lagi padaku, hm? Aku berjanji jika takkan pernah lupa untuk mengabarimu lagi…”

“Kau yakin?!”

“Ya, aku yakin. Ini untuk pertama kalinya dan terakhir kalinya aku melakukan ini, aku benar-benar takkan mengulanginya lagi.”

Miyoung masih tetap mengembungkan pipinya, tetapi beberapa saat kemudian ia perlahan merubah raut wajahnya. Menjadi sedikit santai dan tak lagi memasang wajah masam seperti beberapa saat yang lalu.

“Baiklah, berjanjilah padaku!” Ujar Miyoung seraya menyodorkan jari kelingkingnya.

Zhoumi menatap jari kelingkingnya sejenak, tetapi kemudian dia membalas hal yang sama dan tersenyum kecil. “Kalau begitu, tersenyumlah… kau benar-benar terlihat buruk jika memasang wajah masam seperti itu!”

“Kau pikir karena siapa aku seperti ini, eoh?”

“Eii… sudahlah, ayo cepat tersenyum…” Ujar Zhoumi, menyela cepat ucapan Miyoung. Ia menarik kedua bibirnya, memperlihatkan senyuman lebarnya. “Ayo tersenyumlah… seperti ini…” Ujarnya lagi, menarik kedua sudut bibir Miyoung dengan telunjuknya.

Sesaat Miyoung masih tetap terdiam, tetapi beberapa detik kemudian ia tak bisa menahan dirinya untuk tertawa, merasa geli dengan tingkah Zhoumi yang menurutnya terlihat sedikit konyol.

“Nah… seperti itu kan lebih baik…” Senyum Zhoumi, senang karena akhirnya dapat melihat Miyoung kembali ceria seperti hari-hari sebelumnya.

Zhoumi lantas meraih kedua tangan Miyoung, menggenggamnya dengan erat dan lembut.

“Jangan pernah marah lagi padaku, hm? Sungguh… aku benar-benar tidak bisa melihatmu marah seperti itu lagi padaku.” Ungkap Zhoumi kemudian.

Miyoung menghentikan tawanya dan kini memandang Zhoumi dengan tatapan lembut dan penuh cinta, berbeda halnya seperti tadi.

“Itu takkan pernah terjadi lagi.” Sahut Miyoung kemudian.

Zhoumi mengulas senyuman khasnya, “Aku memang tak berjanji jika suatu saat nanti aku takkan membuatmu kecewa lagi karena kelalaianku… tapi… aku berjanji jika senyuman itu akan terus kembali menghiasi wajahmu. Aku berjanji… jika kau takkan pernah merasa menyesal karena telah menikahi pria sepertiku.”

“Kau ini bicara apa sih? Tentu saja aku tidak akan menyesal menikahimu, karena aku-”

“Aku mencintaimu.” Sela Zhoumi cepat, segera mengunci mulut Miyoung dengan sebuah ciuman yang begitu manis dan lembut itu.

Semakin lama, Zhoumi semakin merapatkan tubuhnya dengan tubuh Miyoung, lalu tanpa melepaskan ciumannya itu, ia lantas mengangkat tubuh Miyoung sementara gadis itu mengalungkan tangannya di leher Zhoumi.

Dan langkah kaki pria itu pun mengarah pada satu ruangan. Ya, tentu saja itu adalah kamar mereka. Sepertinya, malam ini akan menjadi salah satu malam terindah bagi sepasang pengantin muda ini.

©With You©

Reason

(Shim Changmin – Shin Jaehee)

Seperti malam-malam sebelumnya, Changmin dan Jaehee terlihat duduk berdua di ruang tv sambil sesekali mengobrol dan mengomentari beberapa tayangan televisi yang di tonton oleh mereka.

“Omo! Jung Yunho!” Pekik Jaehee histeris, senang karena melihat sang idolanya muncul.

Changmin, yang notabene adalah suaminya itu, sebenarnya tak terlalu mengambil pusing tentang hal itu. Dia memang tahu jika Jaehee menyukai Jung Yunho-sang aktor terkenal itu-.

“Oh ya ampun… bagaimana bisa dia begitu tampan?! Omo! Omo! Belum lagi tubuhnya juga begitu bagus! Kyaaa… siapapun yang menjadi kekasihnya pastilah sangat beruntung!”

Seperti biasa, Jaehee terlihat begitu berbunga-bunga setiap kali membahas sang idolanya itu. Dia benar-benar tak menyadari perubahan pada raut wajah Changmin.

Well, walaupun Changmin terbiasa mendengarkan Jaehee yang memuji-muji idolanya itu, tetap saja, lama-kelamaan dia akan merasa jengah juga.

Dia benar-benar tak tahan jika isterinya itu harus memuji pria lain, sementara dirinya yang tak lain adalah suami dari gadis itu malah di abaikan begitu saja.

“Apa yang bagus dengan semua itu?! Aku pikir… ada banyak aktor yang memiliki wajah dan tubuh yang lebih baik daripada Jung Yunho itu!” Ujar Changmin tiba-tiba, dia bahkan tak sadar jika kata-kata itu benar-benar terlontar dari mulutnya.

Tetapi, ini sudah terlanjur, jadi biarlah. Dia tak peduli.

Jaehee mendelik ke arahnya. “Mwoya? Kau hanya iri saja kan pada kesempurnaan yang di miliki olehnya? Aigoo… Ck!”

“Apa? Iri katamu? Ck! Pria itu bahkan tak lebih tampan dariku! Untuk apa aku harus iri kepadanya?” Balas Changmin, penuh percaya diri.

“Omo… Omo… ck! Kau benar-benar terlalu percaya diri, tuan muda Shim!” Sindir Jaehee, walau dalam hati ia membetulkan apa yang di ucapkan suaminya itu.

Yeah, Jaehee tak memungkiri jika Jung Yunho itu memang tampan. Tapi tetap saja, baginya hanya Changminlah, suaminya, pria paling tampan dan sempurna di dunia ini.

Dia benar-benar beruntung karena bisa mendapatkan Changmin sebagai pendampingnya.

“Lagipula… aku tidak mengerti.” Changmin kembali berbicara, “Kenapa para gadis begitu senang menuntut para pria untuk terlihat tampan dan sempurna?”

Jaehee menoleh padanya, “Memangnya para pria juga tidak? Kalian sama saja!” Jawabnya dengan nada sengit, tersinggung dengan kata-kata Changmin.

“Tapi kami para pria mengakuinya, ya… memang benar jika kami melihat para gadis dari tampilan luar mereka terlebih dulu. Tapi… para gadis pun sebenarnya melakukan hal yang sama, hanya saja kalian para gadis tak mau mengakuinya dan malah menyalahkan para pria dan mengatakan jika para pria itu pemilih! Padahal para gadis pun sama saja!” Celoteh Changmin lagi, seolah menyindir Jaehee karena selalu memuja-muja sang idolanya itu.

Jaehee baru akan mengatakan sesuatu, tetapi otaknya telah terlebih dulu meresapi kata-kata Changmin tadi. Dan yaa… harus dia akui, apa yang dikatakan Changmin memang benar.

Jaehee berdehem pelan sambil mengibaskan rambutnya ke belakang, “Tapi… tapi dengan begitu… kita memiliki alasan untuk menyukai orang tersebut kan?” Ujar Jaehee lagi, masih tak ingin menerima jika ia kalah dalam perdebatannya dengan suaminya itu.

“Sekarang aku tanya padamu… kau memilihku dan bahkan menjadikanku sebagai isterimu, pasti kau memiliki alasannya kan? Err… mungkin, karena aku cantik? Atau… kaya… atau-”

“Hanya ada satu alasan kenapa aku melakukan hal itu.” Jawab Changmin, tak mengelak pertanyaan Jaehee tadi.

“AH! Aku benar kan?” Ujar Jaehee bersemangat, “Jadi… apa alasannya?”

“Karena aku mencintaimu.”

Deg!

Kata-kata itu sukses membuat Jaehee terpaku di tempatnya. Mulutnya tiba-tiba saja terasa sulit untuk terbuka dan suaranya pun seolah hilang tertelan angin.

Changmin memandang Jaehee dengan lekat, memberikan seulas senyuman tipis yang tentu saja semakin membuat debaran jantung Jaehee semakin berpacu dua kali lebih cepat.

“Ada satu hal yang perlu kau ketahui, Jae-ya.” Ujar Changmin menggantung, di tariknya tubuh Jaehee agar merapat dengan tubuhnya dan salah satu tangannya bergerak untuk menarik dagu Jaehee, membuat gadis itu mendongakkan wajahnya dan menatap tepat ke arah sepasang manik mata milik Changmin.

“Sejujurnya… aku tak pernah memiliki alasan khusus kenapa aku begitu tertarik padamu. Hanya saja… setiap kali aku bersamamu…” Changmin terdiam sejenak, menarik salah satu tangan Jaehee dan meletakkannya tepat di bagian dadanya. “Setiap kali aku bersamamu, maka jantungku akan selalu berdegup kencang seperti ini…”

“Hanya dengan melihat senyummu, semua rasa letih dan sakitku lenyap dalam seketika.” Ungkap Changmin tulus, mengatakan hal yang sesungguhnya. Tentang perasaannya jika tengah bersama Jaehee.

“Changmin-ah…” Jaehee tak mampu lagi mengatakan apapun, air mata tiba-tiba saja terasa menggenang di pelupuk matanya dan gadis ini segera saja memeluk Changmin dengan erat.

Changmin balas memeluk tubuh Jaehee dengan erat. “Aku mencintaimu, Jaehee-ya. Itulah alasanku satu-satunya kenapa aku memilihmu untuk menjadi pendamping hidupku…” Bisiknya tepat di telinga Jaehee.

“Aku juga mencintaimu, Changmin-ah…” Balasnya kemudian, senyum bahagia pun jelas terlihat di wajah keduanya.

Mereka kemudian melepaskan pelukan itu sesaat, memandang intens satu sama lain sambil merasakan irama detak jantung mereka yang terasa bertalu-talu, seperti sebuah melodi.

Perlahan-lahan, keduanya pun saling mendekat kembali dan hanya butuh beberapa detik saja hingga akhirnya bibir mereka saling bersentuhan.

Menciptakan sebuah ciuman yang penuh hasrat akan cinta mereka. Mencicipi setiap manis yang tercipta dari ciuman tersebut.

“Jae-ya… bukankah kau ingin memiliki seorang anak perempuan yang cantik, hm? Jadi… bagaimana jika kita membuatnya sekarang saja, eoh?” Changmin menyeringai kecil selagi menghentikan ciuman tersebut.

Kedua pipi Jaehee tiba-tiba saja bersemu merah dan matanya pun membulat. “A-apa? I-itu-”

“Sst… sudahlah! Lagipula, aku juga memang ingin cepat-cepat memiliki anak darimu!”

“Eh?!”

“Kajja!”

“Kyaaa!!”

Dan tanpa berniat untuk menunggu jawaban dari Jaehee terlebih dahulu, Changmin telah lebih dulu mengangkat tubuh gadis itu dan membawanya menuju kamar utama.

The End

Note : Kyaaaaaa… tengah malam kayak begini malah tiba-tiba posting drable gaje kayak begini. Hahahaha. Yaa… maklum aja, suasana hati dan lagu sedang mendukung untuk suasana yang romantis… alhasil, di tengah keisengan jadilah fanfic ini… Hahahaha #senyumgaje

Yaa… okelah… anggep aja ini sebagai selingan karena saya belum sempat publish ff lainnya, hehehe. Dan semoga para My Lovely Readers terhibur yaaa dengan isi fanfic ini… ^^

Akhir kata, seperti biasa… jangan lupa untuk tinggalin komentar kalian yaaah… dan kalo misalkan suka sama ceritanya, Like juga boleeeh… Hehehehe

So… Enjoooy… ^^b

63 thoughts on “(Drable Collection) With You

  1. Ohh sweet bngett ^^
    Ga tau msti komen apa ?! Crita’y sangat manis seperti permen kapas🙂. Terasa ringan namun sngat manis .

  2. Haiii say ini aku desti ….

    Aku menyukai pasangan minyong dan zhoumi …

    Mereka terlihat seperti nyata ada nya …

    Keke mungkin aku lagi kena demam zhominyong

  3. abang ikan mana…abang ikan kok gk ada c??????
    sebenerx couple-nya miyoung si jangkung apa abang ikan yach…eehhhmmm
    couple miyoung si abang ikan aja dech biar si jangkung buat aq aja…wkwkwk ngarep.com
    drabble yg co cuuuwwiiittttt…dech

  4. Romantiz’y..sukses bkin ngiri d’tengah mlm..hahahahahaha
    aigoo..g d’sangka changmin naris’y psti k’tularan raja narsis y siapa lg klo bkn kyu..kwkwkwkwkwkwkwkwk..

  5. eonni kenpa abng kyu dipsangkan bereng haneull,kenapa ndx bareng aku aja*eh!
    #ne ff romantisnya buat ngiri aja,:(

    eonni mau tanya tg when i love you itu dipost nya nunggu yg egoistic man ama yg hello mr stranger! apa masih lma lagi,aku ndx maksa looo cuma tanya aja:)
    wkwkwkwkwkw………

  6. eih….apa ini..???

    O’oh…..mlm minggu kelabu,dan ktemu ni ff brasa ujan Lope~Lope….

    Aah…..

    -:¦:-_-:¦:-_-:¦:-_@”v”@
    (¨`•.•´¨). ×’___( *♥* )
    ‘`•.¸.•´×.-:¦:-_(♥,) – (♥,)
    ¸.•´(_¸.¤ ¤´¯) ¤(♥,)(♥,)
    ♥♠ So sweet♥♠

    (*˘︶˘*).。.:*♡

  7. KYUHAN —-> aaaaaa kyuuuu sosweet *.* tpi ga tau kenapa rasanya itu pengen ngakak hahaha kau lebih cocok jahatin cewe alias jdi badboy dingin2dingin ganteng charming gimana gitu *ehhdijitakkyu xD
    tpi seriusan eon, imey suka cara yakinin kyu ke haneul kalo orang yg di cintainya itu cuma haenul dan sampai kapanpun ga akan pernah ninggalin haneul. kyaaaaaaaaaaaaaa cho kyuhyun :*

    YOUNGMI —–> nta onnieee kalo yg ini WAJIB dibikin chapter yayayaya😀 kyaaaaaaa miyoung zhoumi kangen cerita tentang mereka yg tema nya pernikahan eon hehe

    JAEMIN —–> “Karena aku mencintaimu.” AAAAAAAA SHIM CHANGMIN I LOVE YOUR STYLE :* ayooo lanjutkan bikin anakanya *ehh kkkk

  8. Haha ahayy.. Semuanya so sweet.!! Tapi, kenapa cuma kyuhyun sm haneul doang yg blm nikah?😀 kurang puasss gimana gitu kalo mereka blm nikaah😀 hehe

  9. donghae? where’s donghae part unn??
    krystal dan minhyuk juga ga ada,,
    romancenya dapet unn, haaahaha
    intinya mereka ga pernah bisa marah2 kan ke pasangan mereka,, good job

  10. daebakkk…..😉
    kisah cinta para couple… bener2 keren
    alurnya manis bnget & alami menurut aku
    iiihhhhhhhhhhhhhhhhh … jadi iri …😦

  11. Daaaaeeeebaaakkk..
    So sweet banget eon…
    Andai ja aq y d posisi haneul, miyoung dan jaehee.
    Bener2 beruntung heheehhee
    #ngelantur

  12. so sweet bgt..

    bleh usul gak eon??
    wat ff yg cast couple nya changmin-jaehee,kyanya seru jga tuh eon..

    lagian,kyax slama ini castnya kyu-haneul,youngmi n lain nya.

    ya,tpi itu cma usul ja sich eonie. gomawo

  13. Authornya lagi jatuh cinta ya? keke
    Ceritanya manis,lucu,dan romantis. Gak sabar nunggu ff selanjutnya. Egoistic man nya jangan lama2 ya author yg cantik😀

  14. Ommo…

    ini kisah singkat yg sangat manis.aq yg bca aja senyam-senyum bayangin aq yg jd haneul+miyoung +jaehee apalg yg nulisnya..;p

    gk kebayang bahagianya seperti apa
    >.<

    bner2 so sweet.jgn2 authornya lg jatuh cinta,sm seperti HanYoungJae
    suka dehh sm critanya😀

  15. Aaaaaaa…. Kyu ya romantis bngt masa ♥♥♥♥♥♥♥♥
    Caranya menyakinkan haneul so sweet bngt.
    org yg jarang mengungkapkan isi hatinya , sekali ngucapin buat haneul terharu.
    ahhh cho kyu knpa bisa semanis itu. beruntung haneul berdaping sama kyu begitu jga sebaliknya. haneul tetap setia di sisi kyu selama kyu sibuk dengan pekerjaan.

  16. Hoho…sweet couple..
    kyu..bs jg mngtkan hal“ yg yaaa..ckup mnis..kk
    zoumi..hmm..pke jurus andlanny si..jd miyoung g lm“ ngmbekny..
    changmin..bs ajj ngrayuny…xixi
    lucu x ea..mrk pny ank d wkt bersmaan…kkk

  17. Bener-bener sweet couple~ Aaaaaakkk
    Ngenvy ah, ekekek
    Tapi di cerita ini suka sama couple zhoumi-miyoung haha, tapi kyuhyun haneul juga manis:’) aah, suka semua lah jaehee sama changmin juga
    Jadi suka semuanya!^^
    Jadi melted gini aah bacanya ekekek
    Sweet scene inii! keren eon! ^^

  18. Drablenya bagus-bagus..
    Apalagi yg kyuppa, maklum q sparkyu :3
    Selalu d tunggu karya2 selanjutnya..
    (ง’̀⌣’́)ง

  19. Ah kyu haneul kapan nyusul.a . Dari ketiga cerita disini cwe.a yang dapet kata² romance dari cwo.a . Trus di bumbuhi dengan ciuman yang manis . Poko.a sweet dah . Halo author saya datang dengan komen ga penting lagi🙂

  20. Aku baru ketemu nih ff ==” kok gak di kasih tw d fb sih? Untung malam ni aku bongkar blog mu! Klo nggak,gak bakal ketemu.. -_-”

    semuany pda so sweet ^o^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s