Egoistic Man (7th Part)

Egoistic Man Ver 2

Tittle                       : Egoistic Man

Author                    : NtaKyung

Art Poster              : NtaKyung

Casts                      : Chou Zhoumi, Shim Miyoung, Shim Changmin, Shin Jaehee and Other Casts (Find By Yourself ^^)

Genre                      : Action, AU(Alternate Universe), Drama, Romance, Thriller and Unrated

Length                     : Series [On Writing]

Rated                      : PG-17

Disclaimer              : Segala hal yang berada dalam fanfic ini, murni adalah imajinasi saya! Jadi, di harapkan untuk tidak meng-COPY-PASTE ataupu mem-BASHING fanfic ini!

*-Egoistic Man-*

Suara derap langkah kaki yang bergema itu, terdengar sampai ke ujung lorong. Rasa panik dan cemas melebur menjadi satu dan langkah mereka pun terhenti ketika tiba di sebuah ruangan gawat darurat.

Seorang dokter dan beberapa susternya, terlihat mendorong keluar sesosok mayat seorang gadis yang telah di tutupi oleh sebuah kain putih hingga ke bagian kepalanya.

Dengan kedua matanya yang memerah, Changmin berjalan ragu ke arah mayat gadis itu. Di sibakkannya dengan perlahan kain putih tersebut dan semua orang yang ada di tempat itu segera memalingkan wajahnya, terlalu miris melihat kondisi mayat gadis itu yang sepenuh tubuhnya telah habis terbakar di lahap oleh sang api besar.

Changmin menatap intens sosok mayat itu dan sesaat kemudian dia menggeleng cepat, tak percaya jika yang ada di hadapannya saat ini adalah kembarannya yang selama ini ia cari, Shim Miyoung.

“Ini bukan dia… gadis ini bukan Miyoung!” Seru Changmin seraya menutup kembali sosok mayat itu dengan kain putih.

“Changmin-ah…” Jaehee segera mendekatinya, “Aku sudah melakukan beberapa interogasi dengan sebagian pelayan rumah itu yang selamat… dan sayangnya, mereka mengatakan jika…”

“Dia bukan adikku, Jaehee-ssi! Percayalah, dia bukan Shim Miyoung! Aku tahu itu!” Seru Changmin, mengelak jika sosok mayat itu adalah Miyoung.

Donghae memilih untuk diam, otaknya terlalu pusing untuk memikirkan semua ini. Entah kenapa, jiwa pria ini seolah tak sedang berada di dalam raganya. Dia hanya termenung di tempatnya, memandang sedih pada sosok mayat yang terbaring kaku dan mengenaskan itu.

“Dokter, bisa aku membaca catatan mengenai tanda-tanda identitas gadis ini?” Kyuhyun beralih menatap sang Dokter.

“Tentu.” Dokter itu mengangguk singkat dan melirik sekilas salah satu susternya, seakan ia memberikan intruksi melalui tatapan matanya.

Sang suster kembali hanya dalam waktu dua menit, dia menyerahkan sebuah papan status ke hadapan Kyuhyun dan pria itu segera membaca catatan itu secara teliti.

“Semuanya nyaris 99% identik, tuan.” Ujar Dokter, mulai menjelaskan rinciannya. “Mereka sama-sama memiliki tubuh yang identik sama, mulai dari rambut, tinggi badan dan hal-hal lainnya… kami juga telah melakukan pengetesan DNA dan hasilnya pun menunjukkan jika mayat ini adalah nona Shim Miyoung, tuan.”

“Tidak! Dia bukan Miyoung!” Seru Changmin cepat, tak terima dengan penjelasan dokter.

“Kami sudah melakukan pengecekan ulang sebanyak tiga kali dan hasilnya tetap sama.”

“Tidak! Aku bilang dia bukanlah adikku!” Bantah Changmin, air mata perlahan keluar dari sudut matanya dan tubuhnya pun merosot lemas ke atas lantai.

Sekujur tubuhnya bergetar karena ia menahan isak tangisnya dan baik Kyuhyun maupun Jaehee, mereka hanya menatap simpati pada sosok Changmin yang begitu terlihat rapuh sekarang ini.

Jelas saja, dia pastilah sangat terpukul saat mengetahui jika sang kembaran yang telah di carinya sejak beberapa hari yang lalu itu, kini di temukan dalam keadaan tak bernyawa. Lebih paranya lagi, kondisi mayat itu begitu terlihat mengenaskan sehingga orang-orang pun begitu enggan untuk melihatnya, terlalu merasa miris dan kasihan.

*-Egoistic Man-*

Setelah melewati perjalanan yang cukup jauh dan melelahkan, Zhoumi dan Miyoung pun akhirnya tiba di bandara Internasional Zurich, Swis.

Keduanya lantas di jemput oleh seorang pria muda berwajah oriental, dia mempersilahkan Zhoumi dan Miyoung untuk masuk ke dalam mobil yang telah di siapkan dan tak butuh waktu lama untuk mereka kembali melanjutkan perjalanan.

“Sebenarnya… kita… akan kemana?” Miyoung bertanya ragu pada Zhoumi, takut-takut jika dia akan merusak suasana hati pria itu.

Pasalnya, sejak perjalanan mereka dari Korea menuju Swis, Zhoumi begitu pendiam dan tak banyak berbicara. Dia hanya akan berbicara ketika bertanya makanan apa yang ingin gadis itu makan? Atau apakah Miyoung ingin selimut lebih atau tidak?

Hanya sekedar itu dan selebihnya pria itu kembali diam. Seolah-olah, sosok Zhoumi yang menyeramkan sekaligus kejam itu, telah menghilang entah kemana dan Miyoung benar-benar bersyukur atas hal itu.

Setidaknya, untuk beberapa jam itu, Miyoung sedikit merasa aman di samping pria itu. Tak ada ketakutan yang kembali meliputinya dan entah ini hanya perasaannya saja atau tidak, tetapi ada perasaan hangat yang menjalar di sekujur tubuhnya. Dia seolah merasa tak asing lagi dengan keberadaan Zhoumi, seakan-akan, dia memang telah tinggal selama bertahun-tahun lamanya dengan pria kejam ini.

Tapi setiap kali pikiran itu hinggap dalam benaknya, Miyoung merasa enggan untuk hanya sekedar mengakui. Dia selalu berusaha keras mengenyahkan perasaan itu, berharap jika dia bisa secepat mungkin menjauh dari pria ini, walau dia sendiri pun tak yakin jika sebenarnya dia dapat terlepas dari pria ini.

Miyoung masih melayangkan tatapan bingung pada sosok Zhoumi yang kini duduk tepat di sampingnya. Pria itu terlihat sibuk mengetik sesuatu di atas laptopnya, headset bluetooth terpasang di telinga kanannya.

Ya, itulah yang di lakukan Zhoumi sejak berada di jet pribadinya itu.

Dia terlihat tenggelam dalam pekerjaannya, seringkali Miyoung mendengar Zhoumi tengah berbicara dengan bahasa asing yang tidak di mengerti olehnya.

“Kita akan pergi ke Montreux.” Zhoumi menjewab setelah cukup lama terdiam, tetapi dia tak sedikitpun mengalihkan perhatiannya dari layar laptop.

“Montreux?” Kening Miyoung mengkerut dalam dan Zhoumi menoleh padanya.

“Ya… Monteux. Kenapa? Apakah kau dapat mengingat sesuatu tentang hal itu?”

“H-huh?” Kebingung jelas terlihat di wajah Miyoung, tak mengerti dengan pertanyaan yang di layangkan Zhoumi. “A-ah.. t-tidak. Aku tidak pernah datang ke negara ini sebelumnya…” Jawab Miyoung terbata-bata.

“Benarkah?” Seulas senyuman kecut terlihat samar di sudut bibir Zhoumi. Dia mengalihkan tatapannya ke arah layar laptop kembali, “Mengecewakan… kupikir, kau ingat jika tempat ini adalah tempat semasa kecilmu dulu.”

“A-apa? Maaf… aku tidak mendengarmu.”

“Tidak. Lupakan saja! Sekarang berhentilah berbicara denganku, ada banyak hal yang masih harus aku lakukan!”

Miyoung beringsut mundur, merasa takut karena dia mungkin saja telah membuat suasana hati Zhoumi sedikit menurun sekarang. Mungkin, karena dia terlalu banyak bertanya.

“B-baiklah…” Ia mengangguk cepat dan mengalihkan tatapannya ke arah luar jendela.

Sisa perjalanan, Miyoung habiskan dengan terus menatap jalanan. Menikmati setiap hal yang di lewati, benar kata orang bahwa negara Swis memanglah terlihat cantik dan indah.

Sementara itu, di sisi lain, Zhoumi sesekali menoleh pada Miyoung. Senyuman tipis terlukis jelas di wajah tampan pria ini dan setelah itu pun, ia memilih untuk kembali melanjutkan pekerjaannya.

*-Egoistic Man-*

Langit sudah semakin gelap dan merekapun akhirnya tiba di sebuah bangunan tua yang masih nampak berdiri kokoh sekaligus megah. Zhoumi dan Miyoung keluar dari dalam mobil, menghirup sejenak udara seger di sekeliling mereka.

Miyoung memperhatikan bangunan tua di hadapannya ini, rasa takjub tak dapat ia tutupi ketika melihat betapa luas dan mewahnya bangunan tersebut. Halaman yang luas dan di penuhi oleh berbagai rumput hias serta air mancur di tengah-tengahnya.

Bangunan yang bertingkat dan cahaya yang terang itu benar-benar menambah keindahan serta kemewahan bangunan tersebut.

Tetapi, tepat ketika Miyoung melihat ke arah ayunan yang berada di bawah sebuah pohon tua, jantungnya seakan berdegup kencang dan dia di seakan tertarik ke masa yang lalu.

Tiba-tiba saja, ia dapat melihat seorang pria muda yang tengah mengejar sang gadis yang berlari tak jauh darinya. Teriakan serta tawa renyah keduanya pecah ketika sang pria muda telah berhasil menangkap sang gadis dan keduanya pun berbaring di atas rumput yang lembut dan tebal itu.

“Aah.. rasanya menyenangkan sekali jika aku bisa terus berada di sini.” Seru gadis itu riang, kebahagiaan terpancar jelas di wajahnya yang manis.

“Kalau begitu tinggallah di sini selamanya, bersamaku…” Balas sang pria muda itu, dia menoleh ke arah sang gadis sambil tersenyum lebar.

Gadis itu memiringkan sedikit tubuhnya, membalas senyuman sang pria muda. “Baiklah… aku akan dengan senang hati menjadi seorang putri cantik di istana ini..” Sahutnya antusias.

“Dan dengan begitu, aku akan menjadi pangerannya!” Jawab pria muda itu dan keduanya pun langsung kembali tertawa renyah.

Ketenangan serta perasaan senang tiba-tiba saja hinggap dalam perasaan Miyoung ketika melihat kedekatan di antara pria dan gadis muda itu.

Tetapi, senyuman di wajah Miyoung perlahan memudar saat di lihatnya sesosok pria paruh baya yang berjalan cepat ke arah mereka dan hanya pada detik selanjutnya, dia telah berhasil menarik kasar tangan gadis muda itu.

“AHK!” Gadis itu menjerit kesakitan sekaligus terkejut.

“Ahjusshi!” Pria muda ikut bangkit dari posisinya dan menahan pria paruh baya itu untuk tidak menarik kasar tangan sang gadis muda. “Lepaskan! Kau membuatnya kesakitan!”

“Apa pedulimu, bocah tengik?! Menyingkirlah! Jangan halangi jalanku! Aku hanya ingin membawa anakku pergi dari rumah bajingan sialan ini!” Umpat pria paruh baya itu, tak sedikitpun segan untuk mendorong kasar tubuh sang pria muda.

“Tapi, Ahjusshi…”

“DIAMLAH!”

Bugh!

“OPPA!” Jerit gadis itu, terkejut karena sang pria paruh baya memukul keras wajah sang pria muda.

Tubuh pria muda itu tersungkur begitu saja ke atas rumput, dia terbatuk dengan keras dan darah segar pun mengalir dari mulutnya.

“OPPA!” Gadis muda kembali menjerit histeris, tetapi pria paruh baya itu seolah tak peduli dan malah menyeretnya masuk ke dalam mobil. “OPPA! Oppa! Tolong selamatkan aku!” Ia meraung dalam tangisnya.

Tetapi, pria itu tak berkutik. Dia hanya tetap terbaring di atas rumput itu.

Sementara sang gadis muda terlihat memukul-mukul jendela mobilnya, berharap jika pria muda itu akan segera tersadar dan menolongnya. Namun percuma saja, mobilnya segera melaju dengan kencang, meninggalkan sang pria muda yang masih terbaring lemah.

Jeritan histeris dari seorang pelayan yang muncul dari dalam rumah itu pun terdengar dan tak berapa lama, orang-orang telah berkumpul lalu membopong masuk pria muda itu ke dalam rumahnya.

Sedangkan Miyoung, dia nampak histeris di tempatnya. Sejak tadi, dia berusaha untuk berteriak sekeras mungkin dan meminta pertolongan seseorang, tapi tak ada yang datang. Semuanya terlambat dan hanya menyisakan pria muda itu yang terbaring lemah di atas rumput dengan darah yang mengalir dari mulutnya.

Dia memegangi dadanya yang entah kenapa mendadak berubah sesak, nafasnya tersenggal-senggal dan dia masih berusaha keras menemukan suaranya yang tiba-tiba saja terasa menghilang itu.

“Tidak! Tidak! Seharusnya kalian tiba lebih awal! Tidak!” Miyoung tiba-tiba saja menjerit seperti orang gila, ketakutan dan kepanikan segera melanda dirinya.

*-Egoistic Man-*

“Miyoung-ah…” Sebuah tepukan di pundaknya, seakan menyedot kesadaran Miyoung dari waktu lain.

Dia terperangah dan segera berbalik, mendapati tatapan Zhoumi yang tajam dan cemas di saat yang bersamaan. “Apa yang kau pikirkan?” Tanya Zhoumi kemudian.

Sejenak Miyoung terdiam, memikirkan kejadian tadi dan sesaat kemudian dia sadar jika hal itu hanyalah bayangannya semata. Semua hal itu tak benar-benar terjadi dan mungkin tadi dia hanya sedikit berhalusinasi saja sehingga membayangkan kejadian mengerikan itu.

“T-tidak… bukan apa-apa…” Ia menggeleng lemah, nafasnya masih tersenggal-senggal dan jantungnya berpacu dua kali lebih cepat daripada biasanya.

Rongga dadanya terasa menyempit sekarang dan Miyoung merasa semakin kesulitan untuk bernafas. Kepalanya terasa berputar-putar dan keringat dingin perlahan mulai mengucur dari kening gadis ini. Pandangan matanya pun mulai mengabur sekarang.

Zhoumi memperhatikan semua itu dan kecemasan sekilas terlintas di raut wajah pria ini. Ia lantas segera menarik tubuh Miyoung ke dalam pangkuannya.

“Sial!” Miyoung mendengar samar-samar suara Zhoumi yang mengumpat.

Dan sebelum Miyoung benar-benar kehilangan kesadarannya, ia masih sempat mendengar teriakan panik dari Zhoumi. Pria itu seakan mengintruksikan beberapa perintah sebelum akhirnya, Miyoung merasakan pandangannya menggelap dan ia pun tak sadarkan diri.

*-Egoistic Man-*

Sosok pria itu, menggenggam erat tangan sang kekasih yang terasa sedikit kaku. Senyuman lebar terbentuk jelas di kedua sudut bibirnya, berharap jika dia dapat membagi kebahagiaan yang di rasakannya saat ini dengan sang kekasih.

Tapi sayangnya, sang kekasih tak kunjung membuka kedua matanya. Dia seolah enggan untuk sekedar sadar dari alam bawah sadarnya, menjadikan dirinya seperti seonggok mayat hidup yang masih bernyawa namun tak dapat berbicara, bergerak ataupun membuka kedua matanya.

“Kita telah berhasil sayang…” Pria itu mulai bergumam dengan nada riang. “Tidak lama lagi… dia akan merasakan bagaimana rasanya kehilangan. Dia akan hancur dan menderita sepertiku.. dia akan mendapatkan perlakuan setimpal seperti apa yang dia lakukan padamu dulu…” Ia mengusap lembut rambut sang kekasih.

“Aku akan membuatnya hancur secara perlahan-lahan, merasakan setiap rasa sakit dari penderitaan yang di alaminya. Aku bersumpah akan hal itu!” Bisiknya, penuh dengan tekad pembalasan yang begitu besar.

Ia kemudian beranjak dan mengecup sekilas kening sang kekasih yang masih terbaring tak berdaya dan koma itu. “Besok aku akan kembali menemuimu… kau baik-baiklah di sini… dan berjanjilah padaku jika kau akan segera sadar… kita harus merayakan kemenangan ini, sayang…” Ia tersenyum tipis dan setelah itu pun berbalik pergi dari ruangan tersebut.

Tepat ketika dia baru saja menutup pintu ruangan tersebut, sesosok gadis telah berdiri tepat di belakangnya, memandang pria itu dengan tatapan tajam.

“Kau masih mengharapkan dia untuk sadar?” Sebuah pertanyaan sarkastik, lolos begitu saja dari mulut gadis ini.

Pria itu berbalik padanya, menatap sosok sang gadis yang tak lain adalah Shin Jaehee. “Ini bukan urusanmu!”

Jaehee menggedikan bahunya acuh, “Memang bukan urusanku. Tapi sekarang aku dan kau bekerja sama, ingat? Aku hanya ingin tahu, hal apa saja yang kau lakukan selain me-mata-matai para agen FBI itu dan ternyata… kau masih menemui gadis koma ini, huh?”

Greb!

Hanya dengan satu gerakan saja, pria itu telah berhasil mendorong tubuh Jaehee ke arah dinding di belakangnya. Telapak tangannya melingkar di sekitar leher Jaehee dan seulas seringaian licik pun terpancar di wajah pria ini.

“Jaga ucapanmu, Shin Jaehee! Aku tak akan membiarkan siapapun menghina kekasihku! Sekalipun jika itu adalah dirimu ataupun Zhoumi!”

Jaehee tak menampakkan ekspresi apapun, tatapan gadis ini begitu datar, tak merasa gentar karena pria ini mampu mencekiknya kapan saja.

“Katakan padaku… apa tujuanmu sebenarnya membantu Zhoumi?!”

Deg!

Bola mata pria ini sedikit melebar dan perlahan ia mulai menjauh dari tubuh Jaehee serta melepaskan cengkraman tangannya di sekitar leher Jaehee.

“Kenapa kau tiba-tiba saja bertanya seperti itu? Apa yang ingin kau dapatkan dariku, Shin Jaehee?!”

“Tidak. Hanya saja aku mulai berpikir, bagaimana bisa seorang agen FBI berbakat seperti dirimu begitu rela menghianati kedua sahabatmu dan memilih untuk membantu Zhoumi melakukan semua rencananya itu…”

“Itu tidak ada urusannya denganmu! Ini sudah menjadi pilihanku sejak awal! Lagipula, siapa yang kau sebut dengan sahabatku? Aku bahkan tak pernah peduli pada kedua orang itu!” Balas sosok pria itu dengan nada sengit.

Jaehee hanya kembali menggedikkan bahunya acuh. “Well… aku memang tidak akan peduli dengan hubungan kalian bertiga. Aku hanya akan menjalankan tugas yang di berikan Zhoumi dan setelah itu aku akan kembali terbebas…” Jaehee berbalik, siap melangkahkan kedua kakinya untuk bergegas pergi.

“Shin Jaehee…” Panggil pria itu, menghentikan langkah Jaehee dan membuatnya menoleh ke arah pria itu kembali.

“Ada apa?”

Pria itu menyeringai padanya, ia melipat kedua tangannya dan bersandar pada dinding. “Apakah selama ini… kau… tak pernah merasa penasaran dengan hubungan di antara Zhoumi dan Miyoung, eoh?”

Deg!

Ketenangan Jaehee seolah terusik dan gadis ini tentu saja merasa terpengaruh dengan kata-kata pria tersebut.

“Apa maksudmu? Hubungan… di antara Zhoumi dan Miyoung?”

“Aah… jadi kau benar-benar tak tahu soal itu? Ck… sayang sekali…” Seringaian di wajah pria itu semakin melebar.

Dan Jaehee bersumpah, jika rasanya ia ingin sekali melayangkan tinjunya ke arah wajah sang pria yang terlihat begitu menyebalkan ini.

“Katakan saja padaku!” Tekan Jaehee, merasa benar-benar perasaan.

Pria itu sejenak hanya diam, tetapi kemudian dia melanjutkan, “Shim Miyoung… gadis itu, dia adalah gadis yang sejak kecil di lindungi oleh Zhoumi.”

Kening Jaehee mengkerut. “Apa katamu? Di lindungi… oleh Zhoumi? Maksudmu… mereka, telah saling mengenal sebelumnya?!”

Pria tersebut mengangguk singkat. “Ya. Mereka memang telah saling mengenal sejak kecil! Dan asal kau tahu, Jae-ya.. Changmin… bahkan telah mengenal Zhoumi juga. Mereka bertiga telah mengenal satu sama lain sejak mereka masih kecil dulu.”

Kenyataan yang baru di dengarnya ini seolah menyentak kesadaran Jaehee. Pikiran gadis ini kembali berkelana pada beberapa kejadian dimana ia seringkali memergoki Zhoumi yang tengah membicarakan seseorang dengan anak buahnya, seakan pria ini memang telah merencanakan semua ini sejak awal.

“Zhoumi benar-benar merancang semuanya dengan baik. Mulai dari pertemuan awal di antara kalian… kemudian, menculik gadis itu dan mengirimkanmu sebagai mata-matanya yang lain di agen FBI. Bukankah seharusnya kau menyadari semua ini dari awal?”

Jaehee terpaku. Memang benar apa yang di katakan pria ini. Zhoumi tentu saja telah menyiapkan secara matang rencananya ini.

Ia jadi ingat kejadian beberapa minggu yang lalu, saat dimana Zhoumi memintanya secara mendadak untuk kembali ke Korea. Setelah itu, tanpa di sengaja mereka bertemu dengan seorang gadis yang tengah di kejar-kejar oleh sekomplotan pria jahat.

Belum lagi, sikap Zhoumi yang berubah semenjak bertemu dengan gadis bernama Miyoung itu. Sial! Chou Zhoumi, memang telah merencanakan semua ini dan Jaehee justru sama sekali tak menyadari semua ini!

“Seharusnya kau mengetahui hal ini lebih awal, Shin Jaehee…” Ujar pria itu, berjalan tepat di sampingnya dan menepuk singkat pundak Jaehee.

Sedangkan Jaehee, dia masih berdiri terdiam di tempatnya. Pikirannya terlalu sibuk untuk menghubung-hubungkan segala kejadian beberapa hari yang lalu. Ia lantas kembali ingat dengan perkataan Zhoumi beberapa hari lalu saat di apartementnya itu.

‘Buat pria bernama Changmin itu mempercayaimu seutuhnya. Besok pagi, aku akan segera pergi meninggalkan negara Korea dan ada sebuah pertunjukkan besar yang nanti akan aku berikan pada kalian semua…’

Senyuman kecut pun nampak di wajah muram Jaehee. “Jadi… ini rencanamu sejak awal, Chou Zhoumi? Kau ingin aku menjadi pengganti gadis itu kan? Menggantikan posisi Miyoung di samping Changmin dan akhirnya kau bisa memiliki gadis itu seutuhnya. Iya kan?” Ia bergumam pada dirinya sendiri, merasa yakin dengan semua tebakannya itu.

*-Egoistic Man-*

Para pelayan baru saja selesai mengelap tubuh Miyoung dan mengganti pakaian gadis itu. Zhoumi masuk ke dalam kamar setelah seluruh pelayan keluar dari ruangan tersebut.

Tatapannya tertuju pada Miyoung yang sampai saat ini masih terbaring tak sadarkan diri di atas ranjang. Ia berjalan pelan mendekati, berdiri sedekat mungkin dengan Miyoung. Raut wajah Zhoumi masih memperlihatkan kecemasan.

Jemari Zhoumi bergerak mengusap setiap surai lembut rambut Miyoung. Sepasang manik mata miliknya, menelusuri setiap inchi dari lekuk wajah Miyoung.

“Seharusnya, jika kau merasa demam… kau memberitahuku.”

Kelopak mata Miyoung perlahan terbuka dan dengan tatapan yang sayup, gadis ini melihat ke arah Zhoumi. “Bisakah… aku mempercayaimu, Zhoumi-ssi?”

Zhoumi tersenyum singkat, tahu jika Miyoung memanglah telah sadar sejak ia masuk ke dalam kamar ini. “Kau tidak perlu mempercayaiku. Kau hanya perlu untuk tetap berada di sampingku dan kau akan tetap aman.”

Hening. Miyoung memilih diam untuk beberapa saat, memandangi gurat kelelahan yang kini terlihat jelas tergambar di wajah Zhoumi.

“Kau seharusnya beristirahat…”

Zhoumi mendengus pelan, sedikit kembali tersenyum. “Apa sekarang kau mulai peduli pada orang yang telah menculikmu ini?”

“Kau kelelahan dan tubuhmu membutuhkan istirahat.” Miyoung seolah mengabaikan kata-kata Zhoumi sebelumnya.

Gadis ini bergeser ke samping lain ranjang tersebut dan tanpa enggan, ia menarik tangan Zhoumi dengan lembut, membuat pria itu akhirnya ikut berbaring di atas ranjang tersebut.

“Kau akan menyesali ini besok pagi…”

Miyoung masih mengabaikan kata-katanya, gadis itu beringsut mendekat ke dada Zhoumi. Menyandarkan kepalanya di sekitar dada Zhoumi dan menarik tangan pria itu untuk melingkar di sekitar tubuhnya.

Sesungguhnya, Zhoumi merasakan sekujur tubuhnya menegang. Dia seolah tak berkutik, menerima begitu saja apa yang di lakukan Miyoung.

Seakan, sosok Zhoumi yang suka memerintah, egois dan kejam itu benar-benar menghilang sekarang. Dan kini, tergantikan oleh sosok Zhoumi yang kaku dalam menghadapi seorang gadis yang kini meringkuk di dalam pelukannya.

“Aku mungkin memang akan menyesalinya besok. Tapi tidak untuk sekarang…” Miyoung mulai membuka suaranya setelah cukup lama terdiam. “Sejujurnya… sejak awal bertemu denganmu… aku benar-benar merasa ketakutan. Tapi… entah kenapa, ketika malam itu kau memelukku… aku… aku sadar, jika kau pelukanmu pun dapat membuatku tenang. Aku tak mengerti dengan apa yang terjadi padaku. Mungkin aku gila karena telah membiarkan seseorang yang telah menculikku dan membuatku ketakutan setengah mati ini, memelukku sekarang… tapi… sungguh, aku membutuhkannya sekarang. Aku… aku begitu ketakutan.”

Zhoumi dapat merasakan sekujur tubuh Miyoung yang mulai bergetar, menandakan jika apa yang di katakan gadis ini memang benar. Dia sedang ketakutan.

Zhoumi lantas mengeratkan pelukannya, memberikan ketenangan pada Miyoung. “Apa yang membuatmu ketakutan, Miyoung-ah?”

“Kenangan itu…”

Kening Zhoumi mengkerut. “Kenangan?”

“Ya…” Miyoung mengangguk singkat. “Aku seperti memiliki kenangan buruk yang terus saja menghantui tidurku. Aku selalu bermimpi tentang seorang pria dan gadis muda. Mereka terlihat bahagia saat bersama-sama… tapi… tapi… pada akhirnya mereka akan selalu tersiksa dan aku hanya dapat mendengar jeritan memilukan dari gadis itu.” Jelas Miyoung, menuturkan mimpi-mimpi yang selama ini di alaminya.

Rahang Zhoumi terlihat mengeras dan tatapan matanya memancarkan kesedihan yang mendalam. “Itu bukan hanya sekedar mimpi, Miyoung-ah… itu memang benar masa lalu-mu…” Bisik Zhoumi, benar-benar sangat pelan sehingga Miyoung tak mampu mendengar ucapannya dengan jelas.

“Apa kau mengatakan sesuatu, Zhoumi-ssi?” Miyoung mendongakkan wajahnya, menatap Zhoumi bingung.

Zhoumi menunduk sambil tersenyum tipis. “Tidak ada.” Ujarnya berbohong. “Miyoung-ah, apakah kau ingin lebih merasa tenang lagi?”

“E-eh? Hmmp!”

Sebelum Miyoung dapat mencerna setiap kata yang di lontarkan Zhoumi, pria itu telah lebih dulu melumat bibirnya dengan gerakan yang begitu lembut.

Tubuh Zhoumi bergerak mendorong tubuh Miyoung, membaringkan tubuh gadis itu tepat di bawah tubuhnya, sementara kedua tangannya memeluk tubuh Miyoung dengan posesif.

Seharusnya Miyoung melakukan perlawanan atau apapun itu untuk menolak ciuman ini. Tetapi gadis ini tak melakukan apapun, dia justru malah memejamkan kedua matanya dan melingkarkan kedua tangannya di sekitar punggung Zhoumi.

Menikmati setiap kecupan dan lumatan yang di berikan Zhoumi. Ciuman ini terasa begitu manis dan lembut, membuat Miyoung semakin terbuai dan sesaat melupakan semua mimpi buruk yang selama beberapa hari terakhir ini menghantui dirinya.

Namun, di sudut hatinya yang lain, sebuah cahaya berpendar samar di sana. Seakan ada sebuah fakta yang akan terkuak sebentar lagi. Hanya tinggal menunggu waktu dan semua fakta itu akan terbongkar dengan sendirinya.

*-Egoistic Man-*

Donghae menjatuhkan diri di atas sofa panjang, seluruh tubuhnya terasa lemas dan lelah. Dia bahkan tak yakin jika dia dapat berjalan ke dalam kamar. Tatapan matanya beralih pada dua buah bingkai foto yang selama ini terpajang di ruang tamunya ini.

Sebuah foto yang menunjukkan dirinya bersama Changmin dan Kyuhyun, lalu foto yang satunya lagi adalah fotonya bersama Miyoung yang tengah tersenyum ke arah kamera.

Hatinya mencelos melihat senyum di wajah gadis itu. Pasalnya, Donghae telah jatuh hati pada Miyoung sejak mereka pertama kali bertemu. Tapi, dia tak pernah berani untuk mengungkapkan semua perasaannya itu.

Dan sekarang, dia harus menerima kenyataan bahwa gadis yang di cintainya itu kini telah tiada. Mati secara mengenaskan karena kebakaran besar yang terjadi di rumah itu.

Dalam hati ia menyesali, kenapa dia tak segera bertindak cepat? Kenapa saat itu bukan dia saja yang mengawasi rumah itu?! Dengan begitu, bukankah ada kemungkinan jika dia masih bisa menyelamatkan Miyoung dari bencana itu?

Tapi apalah daya? Nasi telah menjadi bubur dan pria ini tak mampu berbuat apa-apa lagi. Air mata perlahan turun membasahi wajah tampannya dan pria ini pun tenggelam dalam kesedihan serta rasa sakit yang mendera hatinya.

*-Egoistic Man-*

“ARGH!”

Prang!

Entah untuk yang keberapa kalinya Changmin melempar botol minuman kosong yang telah ia teguk habis sebelumnya. Wajahnya terlihat lusuh dan kedua matanya bengkak karena terus mengeluarkan air mata tanpa henti.

Changmin berniat untuk meneguk kembali botol minuman yang lainnya, tetapi seseorang segera menahan tangannya, membuat pria ini murka dan segera menatap galak pada sosok yang entah sejak kapan telah berdiri di sampingnya itu.

“Hentikan, Changmin-ah! Kau hanya akan menyiksa dirimu sendiri jika terus seperti ini!” Sosok orang yang muncul itu tak lain adalah Jaehee.

Changmin mendengus dan menepis kasar tangan Jaehee. “Jangan ikut campur! Kau tidak tahu apapun tentang masalah ini, Shin Jaehee!” Sentak Changmin, begitu marah.

“Ini jelas urusanku! Aku peduli padamu, Shim Changmin!” Jaehee balas menyentak dan dia segera merebut cepat botol minuman itu, lalu meneguknya sampai habis.

Kemurkaan jelas terlihat di wajah Changmin. “Apa yang kau lakukan, huh?!” Teriaknya, begitu marah sekaligus terlihat terluka dan rapuh di saat yang bersamaan.

Jaehee melempar asal botol minuman tersebut. “Apa kau berpikir ini bisa menyelesaikan semuanya?! Kau hanya memperburuk keadaanmu sendiri, Shim Changmin!”

“Memangnya untuk apa aku bertahan hidup, eoh? Aku telah kehilangan orang yang aku sayangi di dunia ini! Jadi, tidak ada gunanya aku hidup lagi!”

“Ada, kau tentu memiliki alasan lain untuk tetap hidup!” Jaehee meninggikan suaranya. “Setidaknya, jangan membuat adikmu terluka melihat kondisimu yang seperti ini… aku yakin dia begitu sedih jika melihatmu begini. Dia pasti tak ingin kau seperti ini!”

Kemarahan yang terpancar di wajah Changmin perlahan-lahan memudar dan tergantikan dengan raut wajahnya yang terluka.

Ia memegangi dadanya yang terasa sesak dan ia pun mulai berteriak sambil menangis pilu. Jaehee mendekat ke arah Changmin dan di saat itu pula, ia segera memeluk Changmin.

“Dia tidak mungkin meninggalkanku! Aku tahu dia masih hidup! Aku tahu itu!” Changmin berucap lirih di sela isak tangisnya.

“Jangan mengatakan sesuatu yang bisa menghancurkan dirimu sendiri, Changmin-ah. Kau harus menerima kenyataannya… ya, adikmu memang telah mati dalam kebakaran itu…”

Changmin hanya menggeleng kuat, tetapi dia tak mengatakan apapun. Tubuhnya bergetar dan tangisnya semakin menjadi. Pria ini benar-benar terlihat rapuh dan terluka sekarang, ia bahkan seperti kehilangan suaranya sendiri, merasa sulit untuk berkata-kata, terlebih jika harus menerima kenyataan bahwa adiknya itu memanglah telah tiada lagi di dunia ini.

Sementara di sisi lain, Jaehee tak mengerti dengan apa yang di lakukannya sekarang. Dia berpikir, kenapa dia harus melakukan semua ini? Dia seolah merasa tergugah untuk dapat menenangkan pria rapuh ini.

Hati kecilnya menyuruh Jaehee untuk tetap berada di samping Changmin. Melakukan apa yang di rencanakan oleh Zhoumi sebelumnya.

Gadis ini memang yakin, jika Zhoumi tak benar-benar mengirimnya untuk menjadi seorang mata-mata di FBI. Melainkan, menjadi sosok pengganti Miyoung di samping Changmin.

Ya, Jaehee mengerti hal itu sekarang. Sempat ada pikiran jika dia tidak akan melakukan apa yang di inginkan Zhoumi ini. Tetapi, begitu melihat kondisi Changmin yang terpuruk saat ini. Entah kenapa, rasa simpati Jaehee pada pria ini semakin membesar dan dia tak ada pilihan lain selain tetap berada di samping Changmin.

Chou Zhoumi memang benar-benar egois. Demi mendapatkan apa yang di inginkannya, dia telah berhasil menjebak Jaehee dan memperangkap gadis itu untuk terus berada di samping seorang pria yang bahkan baru di kenalnya baru-baru ini.

*-Egoistic Man-*

Pagi harinya, Miyoung bangun dengan perasaan yang lebih ringan daripada sebelumnya. Ia meregangkan seluruh ototnya dan merasakan sekujur tubuhnya terasa lebih sekarang.

Mungkin, dia mendapatkan waktu tidur yang cukup semalaman tadi. Dan jika mengingat kejadian semalam, entah kenapa membuat gadis ini ingin tersenyum.

“Aku seperti bermimpi indah semalam…” Gumamnya pelan.

Ia kemudian beranjak dari atas ranjang, berjalan menuju kamar mandi. Hanya butuh waktu 15 menit untuknya mandi, ia lantas mengganti piyama tidurnya itu dengan sebuah dress sepanjang mata kaki berwarna peach. Sebuah tali menyerupai pita, terbentuk di sekitar bagian pinggulnya dan pada bagian atasnya di bentuk mengkerut tanpa ada lengan.

Miyoung membiarkan rambutnya tergerai rapih di sekitar bahunya yang sedikit terekspose itu, lalu setelah meyakinkan dirinya jika ia telah nampak baik, Miyoung berjalan perlahan menuju pintu kamar tersebut.

Tangannya menggenggam kenop pintu di hadapannya, berharap jika pintu di hadapannya ini akan terbuka.

Cklek!

Dan benar saja, pintunya tidak terkunci seperti halnya saat dia berada di Korea. Pria itu tak mengunci pintunya dan bahkan tidak ada penjaga yang berjaga di sekitar kamarnya itu.

Miyoung tersenyum senang, berpikir jika mungkin saja ada hal yang bisa ia lakukan selain hanya berdiam diri di dalam kamar saja. Dia sudah terlalu bosan untuk terus terkurung di dalam sebuah kamar.

“Jadi kau sudah siap?” Sebuah suara sukses membuatnya terkesiap kaget, gadis ini segera menoleh ke samping dan melihat Zhoumi dalam balutan kemeja santai serta celana jeans berwarna biru tua yang terlihat sangat pas dengan tubuhnya.

Miyoung memperhatikan Zhoumi dari bagian atas sampai bawahnya, merasa ada yang berbeda dengan penampilan Zhoumi ini. Jika sebelumnya pria ini terus berpenampilan resmi dan kaku.

Tapi tidak untuk pagi ini, Zhoumi terlihat lebih muda beberapa tahun. Mungkin, usianya tak terlalu jauh dari usia Miyoung sekarang. Wajahnya pun terlihat lebih segar daripada hari-hari sebelumnya yang selalu memasang ekspresi datar.

“K-kau…” Miyoung menunjuk enggan pada sosok Zhoumi, masih merasa jika apa yang di alaminya tadi malam bersama Zhoumi itu hanyalah mimpi semata.

Tapi jika melihat kondisi Zhoumi sekarang, kenapa Miyoung berharap jika kejadian malam tadi bukanlah sekedar mimpi?

“Apakah kau ingin berjalan-jalan?” Tanya Zhoumi kemudian, seulas senyuman singkat terlihat di wajah tampannya itu.

“E-eh?”

“Ayolah… aku tahu kau sudah sangat bosan dan ingin sekali pergi ke luar kan?”

Miyoung hanya terdiam sambil terus memandangnya. Di alihkannya tatapan matanya pada telapak tangan Zhoumi yang kini terulur di hadapan Miyoung, mengajak gadis itu untuk pergi berjalan-jalan di sekitar kota kecil ini.

Keraguan jelas terlihat di wajah Miyoung. Gadis ini masih sediki was-was, takut jika sampai sikap Zhoumi kembali berubah menakutkan seperti hari-hari sebelumnya dan Miyoung tak bisa membayangkan jika sampai Zhoumi meninggalkannya sendirian di sebuah kota kecil yang tak di ketahuinya ini.

“Jangan membuatku berubah pikiran, Miyoung-ah. Kau mau ikut jalan-jalan atau tidak? Aku tidak akan menyakitmu… ini murni hanya jalan-jalan…” Ujar Zhoumi kemudian, seolah dapat membaca apa yang di pikirkan Miyoung sekarang.

Gadis itu masih tetap diam. Namun, pada detik selanjutnya, salah satu tangan Miyoung terlihat bergerak meski enggan. Lalu dia pun meraih tangan Zhoumi dan membiarkan pria itu menggenggam tangannya dengan lembut.

Ada perasaan hangat yang mengalir di sekujur tubuhnya begitu Zhoumi memegang erat tangannya seperti ini, tapi Miyoung tak mengerti dengan perasaan ini.

“Ayo… aku akan menunjukkan tempat-tempat indah di kota kecil ini…” Ujar Zhoumi, terlihat lebih antusias daripada sebelumnya dan seulas senyuman tulus pun terlukis sempurna di wajahnya yang tampan itu.

Ketenangan kembali menjalar dalam diri Miyoung, gadis itu kemudian berbisik dalam hati, meyakinkan dirinya jika pria ini memang tulus mengajaknya berjalan-jalan.

Miyoung lantas mengangguk singkat sebelum akhirnya kedua orang ini berjalan keluar dari dalam rumah, menikmati setiap keindahan yang ada di kota kecil Montreux.

To Be Continued…

Note : Kyaaaaaaaa… Pada akhirnya saya mem-publish lanjutan ff Egoistic Man di tengah malam kayak begini… Hihihihi #nyengirkuda. Niatnya sih buat publish besok, eeeh gak tahunya tadi sore sampai rumah ketiduran dan bangun2 lagi malem… karena ada yang di kerjain, alhasil milih buat ngedit nih ff dan taraaaaa~~~ jadilah part.7 dari ff ini… Kekekeke

Tapi maaf yaa kalo masih ada typo, maklum saya adalah ratunya typo, jadi kalo enggak ada typo barang satu aja tuh rasanya hambaar… #eh?! Wkwkwkwk #ngeles! Tapi serius, ini saya ngeditnya di antara sadar dan tidak… LOL Hahahahaa

Aniwei… semoga makin terhibur dengan fanfic ini… ^___^ Dan selamat menebak-nebak bagaimana kelanjutan mereka semua di part berikutnya nanti… #eh?! #PLAK!! XDD

Seperti biasa… abis baca, komentar, terus like… #ngarep! Hahahaha Tapi bener loh ini… komentar para My Lovely Readers adalah salah satu penyemangat aku buat terus ngelanjut fanfic ini… So, aku tunggu ya komentar kalian… dan selamat menikmati cerita fanfic ini… \^o^/

Iklan

118 thoughts on “Egoistic Man (7th Part)

  1. aigoo so sweet banget sih youngmi couple ini…. ^_^
    btw,,cowok yang kekasihnya koma itu kyuhyun yaaa kayaknya…
    aaaa,,kerennnnn bingitsssss …
    lanjut eon,,penasarann bingitsss nie….

  2. Ah.,. Keren! Tp, dbanding itu smua..
    Aku mlah penasaran pda sosok penghianat, kriman zhoumi jd mata2… Itu Kyuhyun yah??
    Kyknya iya deh.. Soalnya donghae kliatan sdih bget pas miyoung dikira mninggal.. Dan spertinya si pria misterius tau miyoung tdk mninggal.. Mkanya Kyuhyun nggak nangis waktu itu.. Krna dialah si pria misterius…
    Ah, eonni.. Kok suamiqu kau jdi kan penghianat sih??*lirik kyu

  3. Kayak πÿ̲̣̣̣ά ªǪ udah bsa nbak siapa polisi Ɣª berkhianat itu & Ɣª buat pnsaran knpa dya bnci ama changmin????
    Zhoumi nyuruh jaehee buat nemenin changmin,,,agak heran sih knpa zhoumi baik sma changmin???
    Keliatan jga jaehee mlai perhatian tuh ama changmin……^o^
    Dtnggu part selanjut πÿ̲̣̣̣ά Y‎​ªªª eonn,moga cpet dpet inspirasi buat part selanjut πÿ̲̣̣̣ά….amiin ^-^

  4. Eh ? Kaya’nya aku udah bisa nebak siapa pria yang lagi nungguin kekasihnya yang sedang koma ituu ? 😀

    Tapi daebak chingu.. Penasaran tingkat akut sama kelanjutannya.

    Next jangan lama-lama yaaa chingu .. Pliiiissss 😀

  5. Publish jga part7, wah mimi bawa miyoung jauh’a ampe ke swiss, wah berarti mata’ mimi entu si kyu ea? Trus pnsrn jga alasan kyu jdi mata’… Benerkan kalo mimi entu penyelamat miyoung dri kecil tpi yg msh buat pnasaran apa alasan knapa hbngn mimi ama changmin gag akur ato mgkn mslh keluarga? Hadoh malah jdi byk nanya, cie cie mimi yg sdh ngurangin sifat kejam’a dikit eh? Si jaehee kyk’a jga sdh mule ada rasa ama changmin
    Ok gag sbr bua nunggu next part

  6. Jangan-jangan cowok yang kekasihnya koma itu kyuhyun ya ? Waahh jadi penasaran aja ma ceritanya. Lanjut eon… ^_^

  7. Oemji,,,
    pnasaran bingits ma latar blkang zhoumii,,,
    bayngan gdis dan pria muda it apkah zhoumi dan miyoung??
    w pnasaran penghianat t sypa??
    Kyu kah?? Onge kah??
    Next next next…..

  8. Terlalu peduli sm changmin, apalagi donghae. Zhoumi memang namja pintar yg udh merancang rencana ini dari dulu.. Jaehee aja baru nyadarkan knp ia disuruh pulang sm zhoumi. Sepertinya miyoung mulai nerima zhoumi disisinya tuh…

  9. Jd makin penasaran ama masa lalu mereka neeeh
    Dan suka bangeeet klo miyoung sudah mulai sadar
    Lanjuuuut…. Buat momen seru dooonk anatara zoumi ma miyoung… Hhhhe

  10. stu sisi sneng liat zhoumi dah mulai baik ma miyoung pi ksian jg changmin huwaaa eon ni ff hrus happy ending ya…

  11. yeeeee kak Nta akhirnya update ni ff…wewewe dipart ini kagak liat zhoumi yang penyiksa.hahaha
    jd penasaran kenaapa zhoumi dan miyoung dlu dpisahkan,emang yang brkhianat sama appa’y miyoung cp?appa zhoumikah?
    dan oow sangat mengejutkan trnyata kyuhyun jg terlibat..blas dendam apa yag dimaksd kyuhyun?aaaarrgh iniii bkin pnasran.
    jgn lama2 lnjutannya kak.. 😀 baik ckup sekian, TERIMAKASIH

  12. kyk namja yg brkhianat itw kyu kn.
    astaga bnr” gk nyngka ap motifx kyu mngkhianti ke dua shbatx…
    pgn bgt te masa lalux zhoumi ma miyoung nie..
    kykx mkin ksni mkin bkin pnsaran ajj.

  13. Wah makin penasarn eon . . .
    Jgn” laki-laki yg kekasih nya lg koma kyuhyun agie . . Dy yg khianati changmin . . .

  14. Aku bener2 nunggu kelanjutan ff ini. Semakin penasaraaaan.. Menurutku Zhoumi baik, yaa setidaknya tidak membiarkan Changmin memperburuk kodisinya karena manipulasi kematian kembarannya dengan menghadirkan Jaehee.. Haha~ tapi mungkin beda halnya dgn pandangan Jaehee yg merasa Zhoumi egois.
    Haalaaah, semangat lanjutinnya 9^o^9

  15. Makin seru cerita ny thor, semakin penasaran. Sebenar ny siapa pria misterius yg menunggu kekasih sadar dri koma itu? Apakah itu kyuhyun? Dan kasian changmin melihat ny terpuruk seperti itu gar2 kehilangan miyoung.

    Di tggu next part ny thor……
    N jgn lama2 d publish ny ya thor….
    Hehehe

  16. Lagi asik asik baca tetiba muncul to be continue itu gondokkkk, hahahaha,,, abisan lg keren keren gini ehh udah slesai, ckckck tuh kan saeng, jatuh cinta kannnnn,,, smoga aja cangmin baik2 aja,, aamiinnn,,, ya ampun deh ah penasaran,,,, jgn lama2 ya part selanjutnya,,,

  17. aku tau! aku tau! jgan2 tu agen fbi yg jd mata2 zhoumi tu kyuhyun? secara mereka kan 3. trus kalo donghae tu kan cinta ma miyoung jd kaga mungkin kan dia? brarti emang bener tu kyuhyun!

    ok eon, ditunggu next partnya! moga2 aja tebakan saya bener^^ hahaa *sotoy*

  18. eonnie, kenapa semua ff mu memiliki alur yg kadang suka susah sekali untuk ditebak? tapi, Anyway aku bisa nebak kalo yg berkhianat itu cho kyuhyun, why? karna kalo donghae ngga mungkin kan? kan dia lg galau miyoung *palsu* meninggal hahah.

  19. Waddohh kasian changmin yg jdi menderita, pdhal miyoung msii idup ?!
    Mmm… tpi mereka kan saudara kembar psti punya ikatan batin 🙂
    Tpi knpa aku lebih suka kalau miyoung ttep sma zhoumi ajja yahh…
    Tpi ntarr gmna sama changmin ??! Well part selanjut’y selalu saya nanti^^ . Fighting \(^_^)/

  20. Gomawo eonni telah melanjutkannya dengan sepenuh hati, jadinya menghasilkan ff yang benar-benar Errr:D Yayaya, walaupun zhoumi telah berpaling ke Miyoung tapi saya berusaha ikhlas lahir batin. Itu cowok yang kekasihnya koma mungkin kyuhyun kali(?) Penasaran tau-,- otak saya pas-pasan untuk menebak jalan FFnya. Penuh misteryy. Lanjuttttt. FIGHTING!!!

  21. cowo yg menemui cewe koma itu kyuhyun kah??
    koq d ingatan miyoung kyk ngak ada changmin nya eon??
    jangan lama” yah eon publish next part nyaa… hihi #pletak!
    jia you eoni!! xoxoxo

  22. wahh ,, syapa tuh yg jadi agen fbi yg khianatin persahabatan’a ??
    aphkah kyuhyun ??
    wahh penasaran sama cerita selanjut’a ..
    gmana nasib’a miyoung ??

  23. Kalo boleh nebak itu FBI yang jadi mata2 kyu bukan?#so tau

    Omoo ternyata donghae suka sama miyoung,,wahh pokoknya bikin penasaran dah..diantos kelanjutannya,,,

  24. kayaknya musuh dalam selimut itu beneran kyuhyun deh . tapi apa penyebabnya sih eonni ? apa gara” yeoja yg koma itu ?

  25. sebenernya zhoumi juga peduli ama changmin sampe ngirim jaehee gitu?
    cewek yg koma itu ceweknya kyuhyun? kyuhyun kan yg jd mata2 nya zhoumi di FBI?
    masih misterius semua ini
    ditunggu kelanjutannya ^^

  26. q masih penasaran ma masalalu zhoumi dan mi young???zhoumi kyknya lebih tenang dan lembut pada mi young gk sabar nunggu kelanjutan kisah mereka!!!!

  27. Yeee part 7 coming 😀
    Part ini romantisnya

    Sangat penasaran sebenarnya hubungan zhoumi sm miyoung dimasa lalu apaaaaaa ???
    Dan mata2 zhomi selain jaehee ity sapa ?? Apakah kyu ?? Trus dy bls dendam sm siapa ???

    Nta lanjut yaa part 8 nya sesegera mungkin (y)
    Oia yg ff when man in love kpn nih dilanjutin ??

  28. Cieeeee yongie dan mimi q dah baikkn nech..
    Next, prbyk adgn romantis ny y chingu..
    Btw, cow misterius tu bnrkh kyuppa??
    Aigoooo tega s’x chingu bikin suami prtma q jd sosok jaat d sini
    hiks ;(
    aq msh pnsrn kjdian ms laluny mereka smua!!
    Next jgn lm2 y chingu..
    😉

  29. Buset…!!!

    YoungMi ke Swiss…???
    naek jet pribadi zhoumi…?! sialan,sejak kapan si mimi tajir pake banget.ckck…

    hh…gk tau mau komen apa,dr awal bca part ini udh bnyk pertanyaan berkeliaran dikepala.

    mulai dr adegan changmin yg histeris krn kembarannya meninggal.
    trus fakta,klu sebenarnya zhoumi bsa diblg memperalat jaehee untuk menguasai miyoung.ckckck….

    klu dipikir2, mna bsa jaehee menggantikan sosok miyoung bwt chamin kan.secra changmin dan miyoung itu sodara kembar,sdgkan jaehee itu gkd hubungan apa2 dgn changmin kan.kenal aja baru mengjitung hari.

    kemudian,mengenai sosok pria misyerius yg bicara dgn miyoung,yg jg mata2 zhoumi di fbi plus jg jd sahabat donghae dan changmin,tak lain tak bukan adalah KYUHYUN…kan…?! dn jgn blg yg koma itu adalah HANEUL..?!

    pertanyaannya skrg,klu emg itu kyuhyun,trus knpa dy sbnernya dendam sama siapa? dgn fbi atau dgn zhoumi??

    ada modus lainkah kyu menolong zhoumi??
    aku mikirnya,msa kecil miyoung suram, sepertinya tebakan rada2 bner deh,jgn2 orgtua changyoung ada hubungan dr semua kejadian yg menimpa kyu + mimi + ndong + changyoung.

    trus jgn2 miyoung sengaja dibuat ilang ingatan.

    adooooohhh…….terllu banyak.persepsi yg berseliweran dikepala ggr part ini..

    hmm..dan trakhir,seperti dikomenku yg sblmnya,miyoung mulai bsa beepikir positif dan mulai bsa mnerima keberadaan zhoumi disisinya sampai dia menemukan jawaban atas semia pertanyaan yg berkeliaran dipikirannya.

    yooosh..selesai!!!

  30. oh ya…jd bner zhoumi temen msa kecil changmin dan miyoung kan.
    hmm….

    tp knpa changmin seolah bungkam soal kedekatannya dgn zhoumi dlu ya?? srius,msh gk hbs pikir..

    oh ya,ternyata hae jg memendam perasaan dgn miyoung??! aishh…poor ikan..tenang aja hae,di HMS kmu.bsa berkuasa atas miyoung kan…smirk..:3
    mhuahahahahahaa

    di adegan trakhir ya,biasanya miyoung yg jantungan,ini mlh zhoumi yg jantungan dapat sentuhan lembut dr miyoung…hihihi….mendadak egoistic man nya zhoumi ilang.untuk gk jd pervert man.well…setidaknya blm skrg kli ya.scra miyoung itu biasanya kan selalu berakhir pasrah dlm kungkungan hasrat zhoumi…oops!!

    xDD

    aduh,moga2 ci nta lg sibuk,jd gk sempat baca ni komen..
    kyaaaaaaa……./kabooooort/

  31. Sebenarnya si pengkhiant di FBI itu siapa? Kyuhyun kah?

    Maksud zhoumi apa? Bls dendam ke siapa? Changmin?

    Masih bingung kak. .

    Next dong

  32. Qra” siapa y mata” yg d’kirim zhoumi itu???apa kyuhyun???trz cwe yg koma itu siapa????apa hub’y sm changmin atw miyoung?????
    Aigoo..smkin penasaran sbnr’y sm masa lalu’y miyoung….

  33. akhir nyooo wkwkwkwkw ,,, aduhh aku kok nebak yg berkhianat itu kyu wkwkwkwk tp msih bnyak rahasia , sedikit demi sedikit udh mulai kebuka , cuma 1 yg masih ganjal pdh udh part 7 ,, sebenar ny masa lalu mreka knp sich ???

  34. Ya lama2 sikapnya zhoumi berubah lah tapi kasihan donghae jadi sedih gitu. Aku rasa agen FBI yg kerjasama sama zhoumi itu kyuhyun #sotau. Thor untuk next part nya nc 21 dong kekeke

  35. Huwooo… keren.. ㅋㅋㅋㅋ … sebener nya tu jomik orang baek kan ya.. mski agak kasar . Anyway.. jangan ada kkrasan lagi pliz.. hehe kasian … XD liatnya itu gak tega … ditunggu klanjutan nya ya

  36. ih ceritanya makin seru…
    kasian changmin T.T, sumpahnya ini cerita kagak bisa ditebak alurnya??
    memang sih ada beberapa clue tapi tetep bikin penasaran.

    kyuhyun kan? iyakan? aku dah curiga dari awal! gk tw tapi feeling ajah #semoga bener ..v

    ayo cepet” dilanjutin. aku tunggu ^^

  37. Wah…penasaran banget ma hub.an moyaung ma zhoumi di masa lalu. Trus siapa pria misterius ma gadis koma itu! Trus pria itu mau bls dendam ma siapa? Banyak pertanyaan…..moga2 aja kejawab di next chapx!

  38. Emng egois man bgtvdh zhoumi
    tp kyknya zhoumi jga pduli kok sma changmin
    kn bktinya ada jaehee yg gantiin miyoung
    makin penasaran tntng masa lalu miyoung

  39. Part 7 muncuuuuuuuuuuuuulllll
    Siapa ya cwo yg ngmng sama pcrnya dirumah sakit?
    Penasaran banget
    Kyknya Zhoumi itu org baik deh cmn keadaan yg bkin Zhoumi trlht seolah2 spt org jahat
    Cie Jaehee jatuh cintrong nih ama Changmin
    Hore Miyoung udh mulai agak inget dikit2
    Gpp lah sedikit2 yg pntg happy ending

  40. yaaaah .. walaupun udah sedikit nampak masalalu miyoung sama zhoumi tapi tetep aja masih penasaran sama keseluruhan ceritanya.. 🙂
    ecieeeeeee jaehee jadi yah sama om changmin !! penasaran juga sama agen fbi yg tadi bicorin rahasia ke jaehee.. itu siapa coba?

    ok well, terlalu banyak comment ga jelas.. hehehehe.. 😀 ☆*:.。. o(≧▽≦)o .。.:*☆

  41. bingung mo ngomong apa next part aja ya jgn kelamaan

    ff yg laen masih byk yg belum ending padahal ceritanya bagus bikin penasaran aja,saeng…… maaf ya aq panggil saeng coz kyaknya qm lbh muda dr aq….hehehehe

  42. aku ga punya blog jadi cuma bisa kasih komentar ya ka hihi. Aku penasaran loh sm laki2 yg punya kekasih yg koma itu. Kyuhyun kah? Soalnya klo donghae gamungkin #plak minyoung udah mulai inget nih sm masalalunya, bagus deh tp kasian changmin T.T pokonya nunggu kelanjutannya deh 🙂

  43. paling seneng kalo mimi udah serabatserobot kiss miyoung *eh haha

    tuh kan ikatan batin antara sodara kembar itu memang kuat…changmin ttep yakin kalo miyoung masih hidup. itu juga haeeee makanya perasaan itu jangan dipendem nyesek kan sekarangggg ><

  44. Daebakk thorr makin seru ffnya:)) tapi kalo aku boleh saran minyoungnya jgn suka sama zhoumi eon biar lebih greget wkwk kebanyakan ff endingnya gitu mulu jdi bosen:( semangat ya eonni^^

  45. Wooooooah…
    Keren bnget Eonn…
    Lngsung aja yach .

    Itu Kyuhyun oppa kan? Dan gdis yg koma itu Haneul. Bner kan Eonn…
    Soalnya, dr crita td. Itu smua mngarah pda Kyuhyun oppa….
    .
    Zhoumi trxta cm pngen ngelindungi Miyoung. Tp knpa cranya gtu? N ksian Changmin….
    .
    Tp dr kseluruhan bgus bnget Eonn. D tnggu yach lnjutnnya.
    Nta Eonni Fighting!!!!

  46. Benerkan kyu yg nusuk dongchan. Alasannya dia apasih ? Miyoung buat sakit parah dong krn ingatan2 nya supaya zhoumi kebingungan dan panik sampe overdose yaya eon 😉 fighting eonni

  47. Miyoung itu bukan mimpi tp kenyataan
    hmmm
    mereka itu bikin iri ajja
    sebenernya aku penasaran sama masa lalu mereka…

  48. ff ni masih menyimpan banyak rahasia…
    kyuhyun jd mata2 zhoumi d FBI??
    makin penasaran sm kisah youngmi disini…
    tp tetep, ak kangen jg ma ff lamamu, chingu…
    mana lanjutan love minstake, two witch and me, forcasster’s love??

  49. eonie,posternya bgus…
    sbnernya apa sich rencana zhoumi??

    kalo miyoung n changmin tman msa kcilnya,knp dia jhat mlakukan hal itu??

    and kyax yg berkhianat itu kyuhyun ya ??

    entahlah,yg jelas mkin seru n menggugah hati untk membaca ff nya.

  50. terlalu banyak rahasia jadinya terlalu bgt kalo hrs ngelewatin ff ini. jotha~ jotha~
    annyeong reader baru disini *bow
    ff ini msk list ff favorit and recommended lah buat aku. next part ditunggu. Keep writing thor!
    *p.s : posternya keren ih!^^

  51. ooow,jdi miyoung ama zoumi dulu wktu kecil itu temn sepermainan trus dia org pisah karna ayh miyoung ama zoumi pisah ato musuhan dan punya ambisi untuk saling menjatuhkah….
    #trus itu yg berhianat itu kyuhyun to aku kira si abang donghae…
    tapi yg masih buat binggung itu kenpa zoumi musuhan ama changmin trus kenpa tunangannya kyuhyun koma?
    moga dipart selnjutnya kejwab ea…
    sukses eonni…

  52. Yuhuuu lagi bosen ngecek blog blog author favorit, ehh ngeliat egoistic man part 6 dan 7 langsung teriak2 geje 😀 eh siapa ya pria yg ngomong sama jaehee? Donghae atau kyu? Penasaran jadinya :/

  53. penasaran bgt tntg masa lalu mereka yg penuh misteri,,,awwwwww q tau agen fbi yg mata2 itu kyu oppaa huaaaa knp???? lol smgt thor

  54. Sseruuu eonnn…. kelanjutannya makin kecthe… !!! jadi penasaran kenapa msalalu young kayak.nya nyakitin bngeut.. ampe lupa ingatan gituh…

    Au suka couple ini sangat…
    Rasanya pas lau mereka bersama…
    Terlebih donghae oppa jadi pihak ketiga lagi … kekeke #poor lu ikan… :p

    Eh tadi siapa eonn iankk jadi mata2 fbi selain jaehee …?? Apakah kyuhyun…??????
    Omegat… !! O.O

    LANJUT KE PART SELANJUT.NYAAA…
    FIGHTING EONNIIIII…. !!!!!

  55. penasaran sma org yg ngomong sma jaehee.. ktanya shbat dkt min.. tpi siapa y .? mgkn kh kyu?? idk.. lol :p
    sedih juga lihat min gtu.. 😦

  56. tuh kan aku tahu pasti kyuhyun mata” zhoumi yg ada di fbi !
    tapi siapa gadis koma itu ? dan kenapa kyu mau jdi mata” zhoumi ??
    akhirnya ketauan juga hub miyoung dan zhoumi di masa lalu
    jadi ahjussi yg nyiksa miyoung itu ayahnya ?
    ff kamu ini bener deh
    di tiap part itu yah satu jawaban di part sebelumnya kejawab tapi muncul lagi pertanyaan baru
    dan itu bikin penasaraaaaaan !
    keren bingiiiits lah ini ff ^^

  57. ternyata mata2 lain d fbi bkn donghae berarti kyuhyun..tp knp dia jd mata..
    Yg dmimpi miyoung itu kayany miyoung n zhoumi wkt muda bgt..hmm..bnyk misteriny,

  58. Aku senyum” gaje banyangin sikap manis nya zhoumi ke miyoung. Jauh dri kata kejam…

    Tpi kasihan sma changmin, dia benar” menderita. Ada maksud baik dibalik zhoumi ngirim jaehee jadi mata” FBI….

  59. Ksian bgt changmin, dy g tw kalo adikny msh hdup. Sbnrny ap motif zhoumi mlakukan it… Ap dy mau memisahkan changmin dr adikny sndri,, mk ny dy kyk gt.
    Omo.. Jd donghae diam2 ad rasa am miyoung.?
    Cie,, kykny miyoung udh mulai dkt am zhoumi. Nympe tdur breng gt :p

  60. Seru seru seru..
    Baru baca yg ini..
    Eonni maafkan selalu keasikan baca ff eonnni..
    Sumpah seru seru bgt..
    Yah knp oh my boss di pw..gabisa dibuka 😥

  61. Makin keren, makin penasaran:) Zhoumi sma Miyoung udah mulai so sweet:) ceritanya nambah Daebakk:) keep writing…

  62. wahhhh….trnyata zhoumi sma minyoung tman msa kcil..tpi msih bgug sih sbnarny gmn msa lalu mreka…prkmbangan yg bgus hub antra zhoumi n minyoung..!!!daebak…wlopun zhoumi tu kejam tpi dy gak smpai nglakuin hal lbih dri skedar ciumn ja sma minyoung hehe…

  63. wahhhh….trnyata zhoumi sma miyoung tman msa kcil..tpi msih bgug sih sbnarny gmn msa lalu mreka…prkmbangan yg bgus hub antra zhoumi n miyoung..!!!daebak…wlopun zhoumi tu kejam tpi dy gak smpai nglakuin hal lbih dri skedar ciumn ja sma miyoung hehe…

  64. Jadi zoumi,changmin,sama miyoung sudah mengenal sejak kecil.. Pantesan di part” awal ada baca kalo zoumi pernah ngomong tentang kejadian dulu..
    Cowok yang di rumah sakit itu kayaknya kyuhyun deh, tapi kenapa dia ngihanati changmin sama donghae yah.. Apakah ada hubungannya sama wanita yang koma itu

  65. Ping-balik: Rekomendasi Fanfiction Part 2 | evilkyu0203

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s