Egoistic Man (8th Part)

Egoistic Man Ver 2

Tittle                       : Egoistic Man

Author                    : NtaKyung

Art Poster              : NtaKyung

Casts                      : Chou Zhoumi, Shim Miyoung, Shim Changmin, Shin Jaehee and Other Casts (Find By Yourself ^^)

Genre                      : Action, AU(Alternate Universe), Drama, Romance, Thriller and Unrated

Length                     : Series [On Writing]

Rated                      : NC-17 [Warning : Not for Children Under+17]

Disclaimer              : Segala hal yang berada dalam fanfic ini, murni adalah imajinasi saya! Jadi, di harapkan untuk tidak meng-COPY-PASTE ataupu mem-BASHING fanfic ini!

*-Egoistic Man-*

@Swis, Montreux -10 March 2014-

Dua bulan telah berlalu dengan cepat dan Miyoung telah semakin terbiasa dengan suasana kehidupannya sekarang. Meskipun terkadang selalu merasa sedikit canggung setiap kali dia harus makan malam bersama Zhoumi. Tapi lama-kelamaan, Miyoung sudah dapat semakin membiasakan diri.

Miyoung juga baru tahu, ternyata Zhoumi memiliki sebuah perusahaan industri di Swis. Ia akan pergi mengecek keadaan perusahaannya itu dan akan pulang pada sore harinya. Pria itu pun tak jarang mengajak Miyoung untuk sekedar berkeliling di kota atau mengajak gadis ini untuk menemaninya ke ladang berkuda.

Tak pernah Miyoung membayangkan sebelumnya, jika Zhoumi akan mampu ‘merobohkan’ dinding pertahanan yang sejak dulu di bangunnya. Pria itu telah berhasil menarik Miyoung ke dalam kehidupannya, menjadikan Miyoung sebagai salah satu ‘miliknya’ dan membuat gadis itu sadar sepenuhnya, jika dia memang telah terperangkap ke dalam genggaman pria itu. Tak ada jalan untuk melarikan diri untuknya.

*-Egoistic Man-*

Malam itu, Miyoung terlihat gelisah di atas kasurnya. Beberapa kali ia mengganti posisinya dan berakhir dengan hanya terduduk cemas di samping ranjangnya.

“Mimpi itu lagi…” Gumamnya, terlihat begitu pucat dan ketakutan.

Ia menyeka cepat keringat dingin yang mengalir turun dari keningnya, detak jantungnya masih terasa berpacu cepat dan kedua telapak tangannya begitu dingin seperti es.

Ya, semenjak ia tinggal di tempat ini, Miyoung memang semakin sering bermimpi tentang sesosok pria muda bersama sang gadisnya. Miyoung tak tahu, siapa kedua orang ini dan kenapa mereka harus terus muncul di dalam mimpinya. Tetapi, yang jelas mimpi-mimpi itu selalu mengganggu dirinya dan membuat Miyoung selalu terjaga di tengah malam.

Gadis ini beringsut turun dari atas ranjangnya, berjalan keluar kamar dan menuju sebuah ruangan yang berada di ujung lantai atas ini.

Cklek!

Miyoung masuk begitu saja ke dalam ruangan yang hanya di terangi sebuah lampu duduk yang cahayanya remang-remang, sebuah ruangan yang di dominasi warna hitam dan cokelat, perpaduan warna yang cukup maskulin, menandakan jika kamar tersebut adalah milik seorang pria.

“Kau belum tidur?” Miyoung menoleh ke arah sudut ruangan yang tak terlalu terkena sinar cahaya lampu dan ia mendapati sosok Zhoumi yang tengah berdiri di sudut kegelapan.

Pria itu terlihat mengusap ujung pistol yang tengah di pegangnya itu.

Gadis ini bergerak mundur selangkah, berjaga-jaga jika saja Zhoumi dalam kondisi yang tak bagus maka dia dapat berlari keluar ruangan ini secepat mungkin.

Well, walaupun Zhoumi tak pernah bersikap kasar lagi kepadanya. Tetapi, aura kegelapan yang mengelilingi pria ini begitu pekat. Membuat Miyoung selalu merasa ter-intimidasi dan ketakutan setiap kali bersama pria itu. Namun, walau begitu, Miyoung akui jika dirinya pun akan selalu merasa nyaman dan terlindungi jika berada di dekat Zhoumi.

“A-aku… bermimpi buruk… lagi.” Sahutnya terbata.

“Lagi?” Zhoumi meletakkan pistolnya ke dalam laci meja kerjanya dan Miyoung sempat mengamati hal itu sebelum akhirnya mengangguk singkat.

“Apakah aku mengganggumu?” Tanya Miyoung kemudian, memperhatikan Zhoumi yang kini mulai berjalan ke arahnya.

“Tidak.” Zhoumi semakin mendekatinya, dan kini dia berdiri tepat di hadapan Miyoung. “Aku tidak pernah merasa terganggu dengan kehadiranmu… justru sebaliknya, aku senang kau datang kemari.” Ucapnya dan samar-samar Miyoung dapat melihat segurat senyuman kecil di wajah tampan Zhoumi.

Zhoumi lantas mengulurkan salah satu tangannya ke hadapan Miyoung dan gadis ini tahu betul dengan maksudnya. Ia sejenak menatap Zhoumi dalam keraguan.

“Aku mungkin tak seharusnya mengganggu waktu tidurmu.” Ada nada penyesalan yang terselip dalam perkataan Miyoung barusan.

“Tapi aku tidak keberatan.” Sahut Zhoumi cepat. “Kemarilah, aku tahu kau sudah sangat lelah. Dan bukankah kau sendiri yang pernah mengatakan jika kau hanya bisa tertidur saat bersamaku. Iya kan?”

Hening. Miyoung kembali diam. Tatapan matanya mengarah pada uluran tangan Zhoumi yang masih terabaikan olehnya dan sejenak dia merasa ingin segera menggenggam tangan itu. Merasakan kembali kenyamanan serta kehangatan yang melingkupi dirinya setiap kali dia tertidur di dalam pelukan Zhoumi.

Dia ingin terus merasakan semua itu, setiap harinya, setiap jamnya dan setiap detiknya. Tapi, kenapa gadis ini harus begitu menginginkannya? Kenapa dia harus memiliki perasaan semacam ini? Apakah… dia mulai menaruh rasa pada seorang pria yang dulu begitu di bencinya ini? Pada seorang pria yang telah menculiknya dan menjauhkan dirinya dari kehidupannya yang dulu, menjauhkan dirinya dari kembarannya sendiri, Shim Changmin!

Miyoung buru-buru mengepalkan tangannya dengan erat, kenangan beberapa bulan lalu saat Zhoumi menculik dirinya kembali terlintas dalam benaknya dan hal ini seolah kembali menyadarkan Miyoung.

“Sebaiknya, aku kembali ke dalam kamarku saja…” Ujar Miyoung kemudian, berbalik cepat dan bergegas menarik kenop pintu di hadapannya.

Brak!

Pintu kembali tertutup dengan kasar, sukses mengejutkan Miyoung dan membuat langkah kakinya seketika terhenti. Gadis ini terpaku di tempatnya, merasakan kehadiran Zhoumi yang kini berdiri di belakangnya dengan salah satu tangannya yang berada di sisi kepala Miyoung, menutup rapat pintu di hadapan gadis ini.

“Apakah… hanya itu? Kau datang… lalu pergi begitu saja, hm?” Bisik Zhoumi pelan, dia mendekatkan ujung hidungnya pada ceruk leher Miyoung, mengendus aroma khas dari tubuh gadis itu.

Miyoung menahan nafasnya, merasakan sekujur tubuhnya menegang. “A-aku hanya tidak ingin mengganggumu…”

“Tapi kau tidak…” Zhoumi mulai mengecupi leher Miyoung, merasakan teksture lembut dari kulitnya. “Aku… ingin… kau… tetap… di… sini.” Ia berucap sembari terus melayangkan setiap kecupannya.

Setiap kecupan itu, memberikan sensasi menyengat sekaligus menggelitik pada dirinya. Seluruh tubuhnya mulai bergetar, sementara kerongkongannya tiba-tiba saja terasa kering serta suhu tubuhnya pun memanas.

Sejujurnya, Miyoung merasa begitu menginginkannya juga. Kedua tangannya terasa gatal untuk menarik pria itu dan merasakan ciuman Zhoumi yang lihai itu tepat di bibirnya. Namun ia tak melakukan semua itu. Dia menahan dirinya sendiri. Bukan hal ini yang ia inginkan, seharusnya dia membenci pria ini! Bukan malah sebaliknya!

Bibir Zhoumi semakin bergerak naik ke atas, menggigit sedikit cuping telinga Miyoung lalu mengulumnya sebentar dan kembali menciumi leher Miyoung sebelum akhirnya dia segera membalikkan tubuh Miyoung agar menghadap kepadanya.

Zhoumi menaikkan dagu Miyoung, memaksa gadis itu untuk menatapnya. Sementara itu, Miyoung bersumpah jika sekarang pipinya pastilah telah bersemu merah padam!

Tatapan Zhoumi yang tajam terasa seolah ‘melahapnya’, Miyoung benar-benar tak sanggup lagi untuk bertatapan langsung dengan mata itu! Dia sadar betul, jika dia hanya akan berakhir ‘kalah telak’ oleh tatapan pria ini.

“Aku menginginkanmu, Miyoung-ah.” Suara Zhoumi yang serak dan berat ini, memberikan gelenyar lain dalam tubuh Miyoung.

Seluruh otot syarafnya terasa menegang dan Miyoung tak dapat melakukan apapun, selain hanya terpaku menatap pria di hadapannya ini tanpa mengatakan sepatah katapun.

“Sangat menginginkanmu, Miyoung-ah.” Zhoumi kembali bersuara seraya mendekatkan wajahnya dengan wajah Miyoung.

Sedetik kemudian, bibir Zhoumi telah melumat bibir Miyoung dengan gerakan yang begitu intens. Kedua tangannya meraup wajah Miyoung, sementara tubuhnya menghimpit tubuh Miyoung di pintu. Zhoumi jelas adalah seorang pria yang begitu ahli dalam berciuman dan Miyoung akui jika dia cukup terbuai dengan ciuman ini, ia seakan tak ingin menghentikan ciuman yang terasa nikmat ini.

Tapi sesaat kemudian, wajah Changmin tiba-tiba saja terlintas dalam benaknya, membuat Miyoung tersadar jika apa yang di lakukannya ini salah besar! Dia tak seharusnya jatuh ke tangan pria bermarga Chou ini!

Sret!

Zhoumi terpaku di tempatnya, menatap Miyoung dalam keheningan. Sementara gadis itu, ia masih meletakkan kedua telapak tangannya di dada Zhoumi, memberi jarak di antara mereka berdua.

“Ma-maaf…” Ia berujar sepelan mungkin. “A-aku… hanya ingin kembali ke kamarku.” Dan setelah itu, Miyoung lantas bergegas keluar dari ruangan itu, meninggalkan Zhoumi yang masih tetap berdiri di hadapan pintu yang kini telah terbuka lebar.

Miyoung tak menyadari, jika ada raut kekecewaan yang terpancar di wajah tampan pria ini. Telapak tangannya terlihat mengepal kuat dan rahangnya pun mengeras. Ia menggertakan giginya, menandakan jika dirinya tengah menahan perasaan emosi sekaligus marah yang luar biasa.

“Persetan dengan semua ini! Bagaimanapun caranya, kau harus segera kembali mengingat diriku, Shim Miyoung!” Kata-kata itu, terdengar seperti sebuah janji yang tak terelakkan.

*-Egoistic Man-*

@Korea Selatan, Seoul -11 March 2014-, 13.00 KST

“Hey! Berhenti!” Teriakan itu terdengar menggema di sebuah bangunan kosong yang sudah lama tak di gunakan lagi itu.

Langkah kaki yang saling memburu satu sama lain pun ikut terdengar dan menggema. Di satu sisi, terlihat seorang pria dengan sebuah bekas luka di tangan kirinya, berlari sekuat tenaga untuk menghindari kejaran seseorang.

Nafasnya mulai terengah-engah dan kedua kakinya semakin melemas, tak kuat untuk dapat berlari lebih jauh lagi. Tapi jika dia tak segera melarikan diri, maka dirinya akan berakhir mendekam di penjara.

Bugh!

Sebuah pukulan yang cukup keras, melayang tepat mengenai bagian mata kanannya. Pria ini berteriak kesakitan sambil mundur beberapa langkah.

“Kau mau lari kemana lagi, huh?!” Sentak seorang pria jangkung yang kini telah berdiri tepat di hadapannya. Ya, pria yang muncul itu adalah Shim Changmin.

“Sialan!” Umpat pria itu, merasa marah karena Changmin lebih cepat darinya.

Dia melaju cepat mendekati Changmin, berniat membalas pukulan pria itu. Tetapi gerakan pria ini tak terlalu cepat, sehingga Changmin dapat dengan mudah menghindari pukulan itu dan justru mengangkat kakinya ke atas sebelum akhirnya menendang sekuat tenaga punggung pria itu.

“ARGH!” Pria itu tersungkur ke atas tanah dengan wajah terlebih dulu.

Changmin berjalan ke arahnya, menarik kedua tangannya ke belakang dan memborgolnya dengan segera. “Sekarang ikut aku!” Ia menarik paksa tubuh pria itu, tak peduli dengan darah segar yang mulai mengucur di ujung pelipis pria tersebut.

*-Egoistic Man-*

Pria bernama Kim Bongguk itu, kini terlihat duduk di ruang interogasi dengan Changmin yang kini duduk di hadapannya.

Sementara itu, di sisi lain ruangan interogasi, terdapat Kyuhyun, Donghae dan Jaehee yang terlihat memantau melalui monitor CCTV yang terpasang di ruangan tersebut.

“Katakan dengan jelas, Bongguk-ssi! Kau dapatkan darimana barang-barang ilegal itu?!” Tatapan Changmin yang tajam dan penuh selidik itu, terarah pada sosok Bongguk yang terus saja diam.

Dia benar-benar tak mengatakan apapun. Pria itu, hanya menatap datar pada Changmin, tak peduli jika dia harus di pukuli sampai matipun, dia takkan pernah memberikan info yang di inginkan agen FBI ini.

“Kau mungkin dapat mengurangi beban hukumanmu, jika saja kau berbicara siapa orang yang telah mengirimkan barang-barang ilegal ini padamu, Kim Bongguk-ssi!”

Bukannya menjawab, Bongguk justru menyeringai licik kepadanya. “Kau pikir aku bodoh?! Aku mana mungkin mengatakan semua yang ingin kau dengar, dasar agen FBI busuk!”

“Kau!” Changmin tak mampu lagi menahan amarahnya. Dengan secepat kilat, dia segera beranjak dari duduknya dan meraih kerah baju pria tersebut. “Brengsek, kau!”

Bugh!

“Apa kau masih tidak ingin mengatakannya, huh?!” Nada suara Changmin meninggi dan kemarahan jelas terpancar di kedua mata pria ini.

Sekali lagi, Bongguk malah kembali menyeringai. “Lebih baik kau membunuhku, daripada aku harus membuka mulut dan mengatakan semuanya padamu!”

“Sialan!”

Bugh!

Terus dan terus, Changmin meninju habis-habisan wajah pria itu, Bongguk bisa merasakan rahangnya yang bergeser dan dadanya yang nyeri.

Ia mulai terbatuk dan darah segar pun keluar dari dalam mulut serta hidungnya. Seluruh wajahnya membiru akibat pukulan yang di layangkan Changmin.

“Apakah kau masih tetap diam?!” Sentak Changmin lagi dan Bongguk memang tetap teguh pada pendiriannya, dia memilih untuk tetap tak mengatakan apapun. “Brengsek kau!”

Sret!

Changmin baru saja akan melayang tinjunya, tetapi seseorang segera menahan tangannya dan menarik tubuh Changmin ke belakang.

“Hentikan, Changmin-ah! Kau tidak boleh membuatnya sampai mati!” Seru Kyuhyun, dia memegangi Changmin dengan erat, tak membiarkan pria ini untuk melakukan hal yang lebih daripada ini.

“Lepaskan aku! Tidakkah kau sadar, jika kita harus membuatnya berbicara?!” Changmin seperti kehilangan akalnya, kedua matanya melebar penuh amarah dan rahangnya pun mengeras.

“Tapi itu tidak sesuai dengan hukum yang berlaku, Changmin-ah! Kau mungkin saja bisa di turunkan dari pangkatmu karena telah membunuh seorang saksi!” Sentah Kyuhyun, ikut terbawa emosi.

“Apa yang di katakan Kyuhyun benar, Changmin-ah!” Sahut Donghae yang ikut masuk ke dalam ruangan tersebut di ikuti dua orang bawahannya, “Bawa pria itu ke ruang tahanan dan pastikan penjagaan yang ketat untuknya!” Suruh Donghae kemudian.

“Baik, pak!” Seru keduanya bersamaan, mereka bergegas mendekati Bongguk yang mulai kehilangan kesadarannya, lalu segera membawa Bongguk ke ruang tahanan.

Kyuhyun mendudukkan Changmin di atas kursi, membiarkan pria itu untuk lebih dapat mengontrol emosinya. “Aku tahu kau berusaha keras dalam hal ini, Changmin-ah… tapi, jika kau bersikap seperti itu, kau justru akan mencelakai dirimu sendiri!” Ujar Kyuhyun mengingatkan.

Changmin terdiam sejenak. Otaknya terasa sulit untuk berpikir jernih tadi, dia terpancing emosi dan alhasil dia nyaris membunuh seorang saksi dengan kedua tangannya sendiri.

Ia menghela nafas berat, “Maaf… aku lepas kontrol.” Sesalnya.

“Kami mengerti posisimu, Changmin-ah.” Sahut Donghae. “Aku rasa, kau membutuhkan istirahat, biar kami berdua yang melanjutkan interogasi.” Suruhnya kemudian.

“Tidak, aku akan-”

“Kau tidak bisa melanjutkan interogasi lainnya, kau harus beristirahat Shim Changmin!” Ujar Kyuhyun, menyela cepat ucapan Changmin.

Donghae beralih menatap Jaehee yang sejak tadi hanya diam. “Jae-ya, antarkan Changmin ke rumahnya. Kau bisa kan?”

Jaehee mengangguk singkat. “Ya, tentu saja.”

“Aku bisa pulang sendiri, kau tak perlu mengantarkanku, Jae-ya.” Ujar Changmin sembari beranjak dari duduknya.

“Tapi aku memaksa, sudahlah… ayo jangan keras kepala! Aku akan mengantarkanmu!”

Dan Changmin hanya dapat menghela nafas panjang, sebelum akhirnya dia bergegas keluar dari ruang interogasi bersama Jaehee yang berjalan di sampingnya.

*-Egoistic Man-*

Gadis dengan penuh memar di wajah serta lengannya itu, terlihat berlari ketakutan sambil terus menangis. Sebuah teriakan samar-samar terdengar dari arah belakang tetapi ia terlalu takut untuk berbalik dan melihat orang yang berteriak itu.

Dia tahu siapa pemilik suara keras itu dan gadis ini benar-benar merasa takut dengan orang tersebut. Ingin rasanya ia mempercepat langkahnya, tetapi apalah daya? Sepasang kaki miliknya telah menjadi lemah dan semakin lemah.

Brugh!

“Ahk…” Ia terjatuh ke bawah, dengan dagunya yang menghantam keras tanah. Darah pun mulai mengalir dari dagunya yang terluka dan gadis muda berusia 12 tahun ini, semakin menangis dengan seluruh tubuhnya yang bergetar.

Langkah kaki yang terdengar tak asing, semakin mendekat kepadanya dan saat gadis ini mendongakkan wajahnya, ia mendapati sosok menakutkan itu tengah menyeringai licik ke arahnya sambil memegangi sebuah pistol di tangan kanannya.

“Tidak…” Gadis itu menggeleng ketakutan bercampur panik.

“Ck! Sudah kukatan untuk tidak lari kan? Sekarang… lihatlah apa yang kau lakukan dengan wajah cantikmu itu, eoh?! Kau merusaknya!” Orang itu melangkahkan kakinya, semakin berjalan mendekati sosok gadis mungil itu.

Sang gadis menyeret tubuhnya ke belakang, tak mampu lagi bergerak dengan kedua kakinya yang penuh dengan luka. Ketakutan semakin melingkupi dirinya dan air mata tak henti-hentinya mengalir membasahi wajah pucat gadis ini.

Greb!

“Ahk!” Gadis ini kembali berteriak dan meringis, memegangi sebuah telapak tangan dingin yang tengah menjabak kasar rambutnya itu. “A-appa… t-tidak! Hen-tikan!” Gadis ini mulai merengek dan memohon, mengharap belas kasihan dari sosok pria berusia sekitar 40 tahun-an itu.

Sosok pria itu kembali menyeringai dan semakin menarik kasar rambutnya. Di dekatkannya wajahnya di sisi gadis itu, ia lantas berbisik tepat di telinga gadis ini.

“Walaupun kau anakku… tapi aku tak pernah mengharapkanmu! Aku tak suka pada gadis kecil dan lemah sepertimu! Aku benci pada wajahmu! Dan aku membenci seluruh hal yang ada pada dirimu!”

“Tidak… le-lepaskan aku…” Tangisnya semakin tak terkendali, ia tak kuasa menahan rasa sakit pada rambutnya yang di jambak secara kasar oleh pria tersebut. Namun, yang lebih menyakitkan adalah, karena pria itu mengatakan jika dia begitu membencinya.

Ya, pria itu adalah Ayahnya sendiri. Bukankah sangat menyakitkan saat mendengar jika Ayahmu sendiri mengatakan dia membencimu?

“Berhentilah menangis! Aku membencimu! Aku membencimu… Shim Miyoung!”

*-Egoistic Man-*

Deg!

Untuk kesekian kalinya, Miyoung kembali terbangun dari alam bawah sadarnya, keringat dingin membasahi seluruh tubuhnya dan nafasnya tersenggal-senggal.

Air mata pun tanpa terasa mengalir dari sudut mata gadis ini dan tubuhnya bergetar hebat sekarang. Seakan-akan, dia seperti mengalami hal yang di rasakan oleh gadis kecil yang ada di mimpi buruknya itu.

Dia seolah dapat merasakan seluruh kesakitan dan penderitaan gadis kecil itu. Mimpinya terasa begitu nyata, tapi terlalu mengerikan jika memang benar menjadi kenyataan. Tadi, dia sempat merasa jika pria dalam mimpinya itu menyebut namanya, tapi mungkin itu hanyalah perasaannya saja kan?

Cklek!

Pintu terbuka dan Miyoung segera menoleh ke arah ambang pintu, seorang pelayan wanita pun masuk ke dalam sambil membungkuk hormat pada Miyoung.

“Nona, ini sudah saatnya sarapan pagi. Tuan muda Zhoumi menunggu anda di bawah…” Ujar sang pelayan itu dengan ramah.

Miyoung melirik ke arah jam yang terpajang di dinding dan ia baru menyadari jika hari sudah pagi dan waktu telah menunjukkan pukul 8 pagi.

“Ah, maaf… aku kesiangan. Bisakah kau mengatakan padanya untuk lebih dulu sarapan? Aku akan sarapan nanti saja…” Ujar Miyoung kemudian.

“Tidak, nona. Tuan muda ingin anda sarapan bersamanya, dia bilang dia akan menunggu sampai kau turun ke bawah.” Jelas pelayan itu, tak mengurangi rasa hormatnya.

“Benarkah?” Miyoung melihat pelayan itu mengangguk singkat. “Ah, baiklah… aku akan bersiap-siap sekarang.” Ujarnya seraya beranjak dari atas tempat tidurnya.

“Kalau begitu, saya akan membantu menyiapkan pakaian anda…”

“Ah, ya… terima kasih…” Miyoung tersenyum kepadanya dan pelayan wanita itu pun ikut tersenyum, merasa senang karena dapat melayani seorang gadis sebaik Miyoung dan begitu pun dengan Miyoung yang senang karena mendapat seorang pelayan sebaik dirinya.

Setengah jam kemudian, Miyoung telah bergabung bersama Zhoumi untuk sarapan pagi bersama. Para pelayan terlihat sibuk menyiapkan hidangan dan setelah semua hidangan tersaji, para pelayan tersebut bergegas pergi meninggalkan ruangan makan.

Untuk beberapa saat, mereka terlihat larut dalam keheningan. Zhoumi menyantap dalam diam sarapannya, sementara Miyoung nampak tak terlalu bersemangat untuk menyantap sarapan. Pikirannya masih sibuk melayang pada mimpi buruk yang menghantui tidurnya semalam.

“Apakah kau tidak suka dengan menu sarapannya?” Zhoumi bertanya setelah cukup lama terdiam, membuyarkan lamunan Miyoung.

“H-huh? Kau mengatakan sesuatu?” Tanya Miyoung kemudian, terlihat bingung.

Zhoumi mengamati raut wajah Miyoung sejenak, mendapati sebuah lingkaran hitam di bawah mata Miyoung.

“Semalaman kau tidak tidur nyenyak lagi kan?”

Miyoung mengangguk singkat, “Ya…”

“Mimpi buruk?”

“Ya…”

Zhoumi lantas menghentikan aktivitasnya dan beranjak, ia kemudian berjalan mendekati Miyoung, membuat gadis itu kembali bingung dan mengerutkan keningnya.

“Ayo ikut aku ke suatu tempat…” Ajak Zhoumi seraya mengulurkan tangannya.

“Kemana?”

“Suatu tempat yang indah… mungkin, ini bisa sedikit menghiburmu dan menghilangkan rasa depresimu karena terus bermimpi buruk…”

“Kau yakin ada tempat seperti itu?”

Zhoumi sedikit memperlihatkan senyumnya, “Kau hanya perlu percaya padaku…”

Sejenak, Miyoung masih nampak enggan untuk beranjak dari tempat duduknya. Tetapi ia kemudian menyambut uluran tangan Zhoumi dan keduanya pun berjalan keluar bersama-sama.

Mereka berjalan menuju sebuah bukit yang berada di belakang rumah mewah milik Zhoumi itu. Hanya butuh 10 menit untuk mereka tiba di atas bukit yang tak terlalu tinggi itu dan mereka langsung di suguhi oleh sebuah ladang yang di penuhi dengan tumbuhan indah.

Sebuah ilalang tinggi tumbuh di sekitarnya, melingkari sebuah kolam kecil yang berada di tengah-tengah bukit tersebut dan di samping kolam kecil itu, terdapat berbagai bunga indah berwarna-warni.

Di samping kanannya, terdapat pohon tua yang masih berdiri dengan kokohnya. Daunnya begitu lebat dan pohon itu sangatlah tepat untuk di jadikan tempat berteduh dari sinar matahari ataupun hujan. Benar-benar terlihat nyaman dan terlindungi.

“Woah… ini indah sekali…” Miyoung menatap takjub pada pemandangan di sekelilingnya. Ia menoleh pada Zhoumi, “Kenapa kau tidak mengajakku kemari sebelumnya?” Tanya Miyoung, terlihat sedikit kesal karena baru mengetahui tempat seindah ini sekarang.

“Aku sibuk…” Jawab Zhoumi sekenanya.

“Ck, beralasan!” Cibir Miyoung, sejenak melupakan rasa canggung dan enggan pada sosok Zhoumi. Ia kemudian beralih menatap kembali pemandangan indah di hadapannya ini, benar-benar merasa terhipnotis oleh keindahan yang ada.

Di belakang, Zhoumi hanya tetap berdiri di tempatnya. Menatap Miyoung yang kini mulai menyentuh air jernih di kolam tersebut dan bermain-main dengan air yang terasa dingin sekaligus menyegarkan itu.

Segurat senyuman bahagia, terpancar di wajah Zhoumi. Melihat senyuman Miyoung yang begitu lepas seperti sekarang ini, membuat serambi-serambi dalam hati Zhoumi bercahaya terang. Ketenangan menyelimuti perasaan pria ini dan untuk beberapa saat, ia seperti di tarik ke masa lalu.

Saat di mana ia seringkali bersama sosok gadis yang sangat di sayanginya. Menjadi satu-satunya tempat perlindungan bagi gadis itu dan hanya dirinyalah yang mampu membuat gadis itu tersenyum bahagia, membuat gadis itu merasa nyaman dan terlindungi saat bersama dirinya.

“Kyaa… Zhoumi-ssi! Lihatlah, ada banyak kelinci di sekitar sini!” Teriak Miyoung girang. Ia tak tahu jika di ladang ini terdapat kelinci yang tinggal di sana.

Miyoung terlihat larut dalam kebahagiaannya, asyik bermain dengan para kelinci dan juga menikmati keindahan yang ada pada bukit ini. Sedangkan Zhoumi, pria itu hanya diam sambil terus mengawasi setiap langkahnya.

Sesekali ia tersenyum dan sesekali ia kembali mengenang masa lalunya. Sebuah masa lalu yang indah sekaligus menyakitkan di saat yang bersamaan.

*-Egoistic Man-*

Knock… Knock… Knock…

“Hey, tuan keras kepala! Apakah aku boleh masuk?” Seru Jaehee dari ambang pintu yang telah terbuka, Changmin menoleh pada sosok Jaehee dan ia pun tersenyum kecil sembari mengangguk singkat.

“Masuklah, Jae-ya…”

Jaehee berjalan masuk ke dalam ruangan kerja Changmin. Mengamati beberapa buku yang terpajang di lemari buku yang berada di sudut ruangan ini.

Namun tatapan Jaehee beralih pada berkas-berkas yang kini berceceran di sekitar meja kerja Changmin. Ia mengerutkan alisnya, “Kupikir… baru kemarin Donghae dan Kyuhyun telah memintamu untuk beristirahat sejenak?!” Jaehee jelas tengah menyindir Changmin.

“Aku hanya bosan karena terus diam, oke? Lagipula… aku sudah tidur nyenyak semalaman. Jadi, kupikir… membaca beberapa berkas kejahatan yang menumpuk, tidak ada salahnya kan?” Balas Changmin sambil tersenyum kecil dan merapihkan berkas-berkas tersebut.

Ya, semalam Jaehee memang mengindap di rumah Changmin. Hubungan keduanya telah semakin dekat satu sama lain dan bahkan sebagian anggota FBI yang mengenal mereka, mengira jika keduanya berpacaran.

Tapi, sesungguhnya mereka tidak, kedekatan mereka itu tidak dapat dikatakan sebagai pasangan kekasih, karena tidak ada di antara keduanya yang pernah mengutarakan perasaan mereka masing-masing.

“Well… aku benci harus mengatakan ini… tapi…” Jaehee berjalan mendekati Changmin dan di rebutnya berkas-berkas itu dari tangan Changmin. “Aku tak suka jika kau lebih tertarik pada berkas-berkas sialan itu daripada aku!” Ia kemudian melemparkan berkas tersebut ke sembarang tempat.

Kedua tangannya bergerak menelusuri dada Changmin, mengusapnya perlahan dan ia pun mulai menarik tubuh Changmin untuk mendekat.

“Jaehee-ya… kau bisa menghancurkan berkas-berkas penting itu.” Peringat Changmin, tapi ia tetap mendekatkan wajahnya pada wajah Jaehee, menghirup aroma khas dari tubuh gadis itu.

“Aku tidak peduli!” Sahut Jaehee, jari-jari lentiknya bergerak melepaskan kancing kemeja yang di gunakan Changmin sekarang. “Aku hanya ingin kau memikirkanku sekarang…” Bisiknya, mendaratkan setiap kecupannya pada dada telanjang Changmin.

Changmin terlihat memejamkan matanya sejenak, menikmati setiap kecupan yang tengah di berikan Jaehee. “Oh, sialan kau Shin Jaehee!” Ia menarik kepala Jaehee dan segera melumat kasar bibir gadis ini.

Tanpa sungkan, Jaehee pun mulai membalas setiap lumatan tersebut. Lidah mereka saling bertautan satu sama lain, melumat bibir masing-masing secara bergantian dan kembali membelitkan lidah mereka sambil terus berusaha memperdalam ciuman tersebut.

Suara gemelatuk gigi yang saling beradu karena ciuman mereka yang semakin bertambah liar pun terdengar. Keduanya saling bertukar saliva satu sama lain dan saling menuntut lebih dari sekedar ciuman saja.

Kedua tangan Changmin mulai bergerak liar, melepaskan satu-satunya kaos kebesaran yang di gunakan Jaehee sekarang. Ia menarik ke atas kepala Jaehee, menghentikan ciuman mereka untuk beberapa saat sebelum akhirnya mereka kembali berciuman dengan penuh hasrat.

“Kau sudah sangat basah…” Bisik Changmin, memperlamat tempo ciumannya sementara salah satu tangannya terlihat mengusap-ngusap daerah sensitif Jaehee.

“Ehnn… Changmin-ah…” Jaehee mendesah pelan. Kedua kakinya terasa bergetar dan lemas, tak mampu lagi menopang berat tubuhnya.

Changmin mengangkat tubuh Jaehee ke atas meja dan mendudukkannya di sana, kedua kaki Jaehee di biarkan terbuka lebar dan tanpa ragu Changmin mulai menarik celana dalam yang di gunakan Jaehee.

Sesaat kemudian, Jaehee merasakan sesuatu yang keras menghantam miliknya, jari-jarinya mencengkram kuat punggung Changmin.

“Ahh… Ooohhh… Changmin-ah…” Desahan Jaehee semakin terdengar keras.

“Jaehee-ya…” Changmin mulai menggerakkan pinggulnya sambil sesekali mendaratkan kecupannya di sekitar leher dan kedua payudara Jaehee yang terekspose tepat di hadapan kedua matanya.

Ciumannya yang liar memberikan banyak tanda kemerahan di sekitar leher serta dada Jaehee, lalu ciuman itu pun beralih pada bibir Jaehee, kembali melumat bibir tersebut dan merasakan betapa nikmatnya berciuman dengan bibir semerah cherry milik Jaehee ini.

Semakin lama, gerakan pinggul Changmin semakin cepat dan tak jarang ia menghentakkan miliknya dengan begitu dalam sehingga Jaehee meringis sekaligus mendesah nikmat di saat yang bersamaan.

“Jae-ya… A-aku… oohh… aku akan datang!”

“Ya! Ya! Aku juga… ahhh…”

Dan keduanya pun mencapai klimaks di saat yang bersamaan, suara desahan kepuasaan lolos dari keduanya dan getaran kenikmatan pun memenuhi perasaan mereka.

Tubuh keduanya di basahi oleh keringat dan nafas mereka pun nampak terengah-engah, sejenak keduanya saling berpandangan satu sama lain sambil bertukar senyuman.

Changmin mendekatkan wajahnya pada wajah Jaehee, memberikan sebuah kecupan lembut pada bibir Jaehee. “Kau membuatku gila, Shin Jaehee…” Bisiknya seraya meletakkan kepalanya di antara ceruk leher Jaehee.

Merasakan aroma khas yang tercipta di tubuh Jaehee setelah percintaan singkat mereka yang terbilang luar biasa dan cukup memuaskan keduanya. Ya, keduanya memang telah melakukan hal ini sejak satu bulan yang lalu, sejak keduanya semakin menjadi lebih dekat.

Jaehee tersenyum dan membelai-belai rambut Changmin yang tebal dan lembut itu. “Kalau begitu… jangan pernah melepaskan aku.”

“Takkan pernah.”

“Takkan pernah? Kau yakin?” Jaehee berbisik pelan, merasa kantuk perlahan-lahan mulai menyerang dirinya.

“Takkan pernah terjadi, Jaehee-ya. Kau adalah milikku sekarang… nanti… dan selamanya.”

Dan setelah mengucapkan itu, Changmin kemudian menarik tubuh Jaehee ke pelukannya lalu membawa tubuh lelah gadis itu ke dalam kamarnya yang berada tepat di samping ruangan kerjanya ini.

*-Egoistic Man-*

Meski waktu sudah menunjukkan jam makan siang, Kyuhyun dan Donghae masih terlihat sibuk mengurus beberapa berkas hasil interogasi dengan beberapa tersangka.

Mereka harus bisa menyelesaikan kasus kali ini jika ingin mendapatkan waktu istirahat, sudah dua minggu ini mereka mengawasi sebuah perusahaan gelap yang menjual barang-barang ilegal ke daerah Gyeongju.

Dan mereka mulai mendapatkan titik terang dari semua kasus ini. Rencananya, mereka ber-dua bersama Jaehee dan Changmin akan melakukan penyelidikan ke daerah Gyeongju sore ini. Mereka juga sudah mendapatkan izin untuk melakukan penangkapan jika terbukti orang-orang itu bersangkutan dengan para pengusaha ilegal itu.

Drt… Drt… Drt…

Ponsel Kyuhyun bergetar cukup keras, membuat fokus pria ini teralihkan dan begitu ia melihat layar ponselnya, ia segera beranjak dari duduknya lalu berjalan keluar dari ruangan tersebut.

Donghae mengerutkan keningnya, “Akhir-akhir ini… dia seperti menyembunyikan sesuatu.. apakah mungkin, dia memiliki masalah pribadi?” Gumam Donghae dalam hatinya.

Tapi, tak ingin terlalu mengusik kehidupan pribadi sahabatnya itu. Donghae kemudian memilih untuk kembali mendata beberapa orang yang terkait kasus tersebut.

Sementara di sisi lain, Kyuhyun terlihat cemas saat menjawab panggilan masuk itu. Buru-buru ia memencet tombol hijau, begitu berada cukup jauh dari ruangan kerjanya itu.

“Hallo… ya, ini aku…” Ujarnya, raut wajahnya berubah panik, takut jika sesuatu kabar buruk akan di terimanya.

“…”

“A-apa?”

Kepanikan di wajahnya berubah, menjadi senyuman bahagia yang tak tertahankan. “Baik, aku mengerti. Aku akan segera ke sana satu jam lagi…”

Dan setelah mengatakan itu, Kyuhyun segera bergegas memutuskan sambungan telepon itu lalu melangkahkan kedua kakinya menuju area parkir.

Tanpa pikir panjang lagi, ia segera menancap gas mobilnya, pergi menuju sebuah tempat untuk bertemu dengan seseorang.

*-Egoistic Man-*

Gadis muda berusia 12 tahun itu, terlihat bergembira saat mengejar para kelinci yang tengah meloncat di sekitar ladang tersebut. Dia memang senang bermain di ladang ini bersama seorang pria yang selalu menemani dirinya.

Sesekali tawa renyah lepas darinya dan sesekali ia menggerutu setiap kali dia tak dapat menangkap kelinci itu dan malah dirinya sendiri yang terjatuh, beruntung rumput di sekitarnya begitu lembut dan tak membuat dirinya terluka.

“Eoh? Eoh? Aaah… kenapa aku tidak bisa menangkap mereka?” Gadis kecil itu terus saja menggerutu, sesaat ia dapat melupakan seluruh rasa sakit pada bekas memar yang masih nampak terlihat di sekitar lengannya.

“HAP! Aku mendapatkannya!” Seru seorang pria bertumbuh tambun dengan senyumnya yang sumringah.

Gadis itu mendongakkan wajahnya, menatap takjub pada sosok pria bertumbuh tambun yang ia kenal sebagai sahabat dari pria yang selalu menemaninya.

“Kyaaa!! Oppa! Kau hebat!” Seru gadis ini kegirangan.

Pria bertumbuh tambun itu lantas tertawa bangga, “Ha ha ha ha, tentu saja. Kau tahu kan jika aku begitu hebat dalam hal seperti ini?” Balasnya sambil membusungkan dadanya.

Sang gadis mengangguk dengan antusias. “Bolehkah aku menggendongnya?” Tanyanya kemudian, tatapan matanya yang berbinar-binar hanya tertuju pada se-ekor kelinci yang di pegang oleh pria bertumbuh tambun itu.

“Ya, tentu saja. Tapi hati-hati… mereka bisa melompat dengan gesit, kau harus memegang dengan erat kelinci ini.”

“Ehm!”

Pria itu lantas memberikan kelinci itu ke dalam pelukan sang gadis muda dan gadis itu terlihat begitu senang bukan main.

“Wuaaah… bulunya begitu lembut dan dia juga begitu lucu!” Seru gadis itu.

“Ha ha ha ha, ya.. ya… ya… bersenang-senanglah dengannya.” Ujar pria bertumbuh tambun itu.

Seorang pria lainnya berjalan ke arah gadis muda itu dan ia dengan gemas mengusap lembut kepala gadis tersebut. “Kau senang?” Tanyanya kemudian.

“Tentu saja!” Sahut sang gadis riang. “Lihatlah ini, Oppa! Dia begitu lucu kan?” Ujarnya lagi, begitu sangat antusias dan bahagia.

Pria muda bertubuh jangkung dengan senyuman lembutnya itu lantas mengangguk singkat kepadanya. Ia sempat bertukar senyum dengan sahabatnya yang telah menangkap kelinci untuk gadis tersebut. Kedua pria ini sepertinya merasa senang jika dapat melihat gadis ini tersenyum ceria seperti ini. Tak lagi menangis seperti hari-hari sebelumnya.

“Shindong Oppa… terima kasih untuk kelincinya! Kau memang hebat!” Seru gadis itu, lalu berlari ke arah lain sambil bersenang-senang kembali dengan para kelinci itu.

Mereka berdua hanya dapat menggelengkan kepalanya sambil bertukar senyum saat melihat sosok gadis yang usianya 4 tahun lebih muda dari mereka itu tersenyum riang.

“Bukankah seharusnya seperti itu? Dia lebih terlihat cantik saat tersenyum seperti itu…” Ujar sang pria bertumbuh tambun.

“Ehm…” Pria lainnya mengangguk sambil tetap tersenyum, mengarahkan tatapannya pada sosok gadis muda itu.

*-Egoistic Man-*

Semilir angin yang berhembus pelan, membuat tidur Miyoung begitu nyenyak. Kepalanya bersandar pada salah satu paha Zhoumi yang sengaja di selonjorkan oleh pria itu.

Awalnya Miyoung memang tertidur dengan bersandar pada batang pohon tua itu, tetapi Zhoumi segera mengganti posisinya agar Miyoung dapat merasa lebih nyaman dan terbukti gadis ini tertidur nyaris selama hampir 2 jam.

Tangan Zhoumi tak lelah mengusap lembut kepala Miyoung dan tatapan matanya terus terarah pada setiap inchi raut wajah Miyoung. Menikmati kedamaian yang terpancar di wajah gadis ini saat ia tertidur dan samar-samar ia melihat Miyoung yang tersenyum di dalam tidurnya. Mungkinkah gadis ini bermimpi indah sekarang?

Perlahan namun pasti, Miyoung mulai membuka kedua kelopak matanya dan terbangun dari tidurnya. Dengan sepasang mata sayupnya, khas seseorang yang baru bangun tidur, Miyoung menatap Zhoumi dalam keheningan.

Zhoumi tersenyum kepadanya, “Kau tidur nyenyak?” Tanyanya kemudian.

Sesaat, Miyoung melupakan semua yang ia rasakan pada pria ini. Tergantikan dengan rasa nyaman dan tenang, belum lagi dengan usapan lembut tangan Zhoumi di kepalanya, seperti mengingatkannya pada seseorang. Tapi siapa? Siapa yang harus di ingatnya?

“Aku bermimpi lagi…” Miyoung akhirnya bersuara, tapi masih nampak enggan untuk sekedar bangun dari posisi tidurnya.

“Bermimpi buruk lagi?”

Miyoung menggeleng singkat. “Tidak. Ini berbeda..” Ujarnya mengambang, berusaha untuk mengingat setiap detail mimpinya tadi. “Mimpi kali ini… terasa begitu menyenangkan. Aku melihat gadis dan pria muda itu tersenyum… mereka begitu bahagia dan… aman.” Ujarnya menjelaskan mimpi tersebut.

“Lalu… apakah kau ikut bahagia karena melihat mereka berdua bahagia?”

“Ya…” Miyoung mengangguk singkat.

“Kalau begitu, bukankah itu bagus?” Zhoumi kembali tersenyum lagi dan entah ini hanya perasaannya saja atau bukan, tetapi kenapa senyuman Zhoumi terasa begitu tak asing baginya?

Kenapa… senyuman Zhoumi… terlihat seperti senyuman… pria muda di dalam mimpinya?

“Zhoumi-ssi…” Panggil Miyoung kemudian.

“Ya?”

“Apakah… kau… mengenal pria… bernama Shindong?”

Deg!

Sekujur tubuh Zhoumi seketika menegang, jantungnya seolah berhenti berdetak dan kedua mata pria ini sedikit melebar. Senyuman di wajahnya pun memudar, tergantikan oleh raut wajah terkejut pria ini.

“Miyoung-ah… kau… mengingat sesuatu?” Bisiknya, nyaris tak terdengar.

To Be Continued…

Note : Ulalalalaaaa~~~ Akhirnya, Egoistic Man Part.8 Publish juga… Hohohoho. Tadinya, aku mau publish lanjutan FF The Dark Side, tetapi karena beberapa alasan akhirnya aku memilih untuk publish lanjutan ff Egoistic Man dulu… Hehehehe

Hayooo… siapa yang udah mulai bisa nebak siapa pengkhianat di anggota FBI itu? Hehehe

Gimana para My Lovely Readers? Apakah kalian semakin penasaran dengan kelanjutan fanfic ini? Hehehehe Semoga aja ya, lanjutannya ini gak ngalor-ngidul dan tetap nyambung.. Dan semoga fanfic ini tetap menghibur para My Lovely Readers sekalian… ^^ Hohohoho

Oh iya, selebihnya aku mau bilang makasih untuk semua ‘My Lovely Readers’ yang udah setia mantengin nih ff dan blog aku yang bobrok ini… Padahal cerita dan tulisannya tak seindah milik author lainnya di luar sana, tapi aku harap kalian tetap terhibur dan merasa senang dengan hasil karyaku ini… \^o^/

So… Enjoy it. Oke? And… Please… NO BASHING, NO SILENT READERS AND NO COPY-PASTE! Okee?? Teruslah menjadi seseorang yang menghargai karya orang lain… ^^b

Iklan

129 thoughts on “Egoistic Man (8th Part)

  1. omo apakah suami q si kyu yg berhianat ??????

    ahhhhh ini salah 1 ff yg paling tak tunggu kelanjutannyaa
    truss miyoung apakah mulai mengingat sesuatu ????

    ahhhh penasaran

  2. kyuhyun kan yg jdi penghianat di FBI?
    itu changmin ama jaehee bener2 yaaahh hahahhaa
    ditunggu lg kelanjutannya^^

  3. Akhir πÿ̲̣̣̣ά mncul jga ff Ɣª ªǪ tnggu2….
    Kyak πÿ̲̣̣̣ά kyu itu org Ɣª brkhianat Y‎​ªªª…
    ªǪ ska couple changmin-jaehee,tpi gmna Y‎​ªªª reaksi changmin klo dya tau siapa jaehee itu sbner πÿ̲̣̣̣ά????
    Miyoung cpet inget dong ama zhoumi gege,dya udah trllu lma nungguin kmu…..
    Tapi Ɣª buat penasaran itu hbungan shindong-miyoung-zhoumi itu gmna??
    Dtnggu next part πÿ̲̣̣̣ά Y‎​ªªª eonn….^-^

  4. Kyaaa!
    Aq paling suka zhoumi dan miyoung pov! Lbih nyentuh hati!

    Kok ada yadongny? Untung gak panjang.

    Oky deh! Hwaiting thor! Next yea!

  5. Kyupa kah?????omo,,,masak sich kyupa????whyyy???kyaaa,penasaran thor,,,,,,

    N apakah miyoung bkal ingat smua’y??pliss,thor jgn kelamaan publish next part’y,,,,coz bkin pnasaran abiss, ,,d tunggu ne,,,,,:)

  6. kayaknya kyuhyun yang berhinat ni.. -_- jahat.. tapiiii… KONFLIK nya belum bisa ku baca.. penyebabnya masih misteri.. greget.. haha.. cepet2 publish the dark side dong.. itu seru banget.. ini juga seru sih.. cuman lebih suka yang itu.. 😀

  7. wow…..kemajuan yg pesat antara jaehee dan changmin…..hohoho sungguh romantis
    tpi miyoung jg tk klh pesta zhoumi yah wlo gk scepat mereka
    pasti yg bekerjasama ma zhoumi itu kyu ya????

  8. Wah..
    Ada apa ini shindong …..

    Saya suka chap ini daebak ….

    Semangat ya saya salah satu pens …
    Egoistic man

    .

  9. eh, yg berkhianat itu kyuhyun ya?
    ehm, changmin-jaehee, uhuuk,, hehe
    ayo miyoung cpet balik ingatannya, cpet inget siapa zhoumi, biar makin bnyak scene romantis mereka, kekeke
    next partnya ditnggu…

  10. Jgn2 bnr kan kyuhyun itu org yg mencurigakan, yg nlp kyuhyun pasti dr rumah sakit. Mudah2an miyoung inget masa lalunya… Makin penasaran tingkat dewa ehehe

  11. Kirain youngmi moment tpi ternyata *jeng-jeng* changmin ama jaehee????? Bner entu si abang epil yg jdi pengkhianat cuma kira’ apa ea alasan’a?Gag nyangka yg nyiksa miyoung wkt kcl entu bpk’a sendiri ckckck trus knapa ea distiap mimpi miyoung entu cuma mimi yg jdi penyelamat’a kemana changmin??? Ayo mimi trus b’usaha buat miyoung mengingatmu…Part 9 mga cpet publish ea chingu, fighting

  12. aahhh pasti cho kyuhyun,,,
    wahh miyoung dah mulai inget tuh jd mkin seruuuu ^_^
    jd chang min dah ma jaehee yaaa? bgus deh
    oh ya thor publisnya jngan lma” ya,,,
    dan satu lgi ff HMSnya mna?
    *ih reader bnyak maunya nih* ^_^

  13. Wowwwwww perkembangan yg bagus
    Miyoung sama zhoumi udh mlai deket dan hubungannya udah mulai membaik, wlopun masih ada sedikit rasa canggung
    Kayak2nya, yg pengkhianat di agen FBI itu adlah Kyuhyun deh. Gmna ya reaksi Changmin kalo tau hal itu.
    What!!! Ternyata Changmin sma Jaehee udah lebih krg 1 bln srng ngelakuin kyk gtu, aduuuhhhhhh kyknya Changmin sdh terperangkap pesona Jaehee deh. Gmna ya ntr kalo smpe Changmin tau semua kebenaran itu.
    Sumvehhhhhh thor dag dig dug wktu adegan ciuman hot Zhoumi sm Miyoung dikamar Zhoumi, kirain bakalan berlanjut, ehhh trnyata nggak. Mlh psngn changmin dan jaehee yg making love trus. Hadoooohhhh ayolah miyoung zhoumikapan giliran kalian #plakkkkreaderyadong
    Ditunggu thor utk next ff2 mu
    Keep spirit ya thor

  14. akhrnya dipublish jg.dah lama nungguin kak. 🙂
    emm…udah lumayan kebukak dkit2..ee pnasaran sama appanya miyoung.knapa dia bgtu bnci ma miyoung_?truz shindong kox kyaxnya dkt ma miyoung n zoumi.pnasaran ma kasus pmbunuhan itu.lnjut kak. .
    hello mr.stangeRnya sekalian publish donk kak Nta.semangat buat kakak. .keep writing.

  15. miyoung sudah sedikit mulai inget msa lalunya….
    makin penasaran sama masa lalunya zhoumi sama miyoung…

    itu jaehee sama changmin ngapain????
    hadeuchhhh bikin tambah panas adjha….

    kyuhyun juga semakin mencurigakan….

    keep writing chunguu…
    di tggu next partnya ea….
    jgn lma”… 😉

  16. Tadaaa akhirnya new chapternya muncul 😀
    Bnr2 bingung hub.antara miyoung-zhoumi-shindong ??
    Yg bunuh shindong sapa ??
    kyu punya rahasia apa ??
    Omg changmin-jaehee sdh sedekat itu lalu bgmn perasaan changmin kalo tau sapa jaehee sebenarnya ??

    Aduh nta msh bnyk bgt yg jd tanda tanya diff ini..
    Keep writing yaa n fighting.

  17. Akhirnya dilanjut juga :’) setelah sekian lama menunggu 😀 Sumpah kangen banget sifat Zhoumi yang dulu terlalu obsesi dan bisa dibilang Over 🙂 walaupun ini kurang nge-feel tapi udah bagus kok! 😀 cuma sedikit terkesan buru-buru :)Thor, lanjut nya jgn lama-lama kasian saya bolak-balik mulu di blog ini -,- tapi gak di post-post. Terimakasih sudah dilanjut.

  18. /loading/

    diem….

    diem….

    diem…

    /nahannapas/

    /sesaknapas/

    /kolaps/

    OH NO……..!!!!!!

    sejarahnya,si jae blm pernah mesum2’man sma nTeuk,ini knpa mlh terang-terangan YADONGlan sm si nChangmin…??!!! diatas meja pula,sangat tidak ELIT…!!! tp,tp dgn sangat berat hati aku akui errrr…i–ituu scene HOT pake BANGET…!! /eh? hmmp…

    Sial!! itu sijaehee agresif bnget.SHOCK!! kirain itu adegan diatas meja,tmpt pertama kli dia diperawanin si nChangmin,ternyata oh ternyata,itu adegan mesum BUKAN YG PERTAMA KALI…IGE MWOYA…..!!!

    Hueeeeeeeeeee…..pasrah si jae bakalan dicerein nTeuk, secara 74 hari lagi nTeuk pulang…hueeeee……ottokhe…???!!! /gelindingan dipelukan nChangmin/cabutin bulu dada nChangmin/

    Hhh….KE.TER.BA.NGETAN

    Dan ternyata,dugaanku ttg ortu ChangYoung itu bner.tp knpa tn.Shim hanya benci dgn miyoung aja,kan pdhal dia kembaran sm changmin.tega n kejam banget klakuannya sm anak perempuannya sendiri /jambak tn.Shim/

    well,eaaa…..akhirnya miyoung mencoba berdamai dgn hatinya untuk bsa mnerima keberadaan zhoumi.perlahan tp pasti bayangan msa llu miyoung mulai terkuak.semoga berdampak baik untuk miyoung dan zhoumi jg.

    dan untuk kyupil,hm….donghae mulai curiga sepertinya dgn kyupil.kurasa jg kekasih kyupil bakalan sadar dr komanya,dan bsa jd itu akan mengurungkan niat kyupil untuk balas dendam dgn nth siapa itu.

    hhh….puas pke banget bcanya,plg bgejleb pas scene gadis cilik yg disiksa ayahnya,itu pasti miyoung kan.dan ternyata lg,shindong tau bagaimna kehidupan miyong kecil dlu,bgtupun dgn zhoumi.artinya,shindong sdh mngenal miyoung sejak kecil jg.

    asli,msh penasaran,bnyk teka teki yg blm terjawab…dan itu artinya next part wajib UPDATE ASAP….AUTHOR-nim…..!! / guncang2NTA

  19. pertama eon ko imey curiga yaa CHO KYUHYUN lah yg berkhianat itu tpi ko bisaaa yaaa kyuuuu masih ga nyangka ><
    dan terus awawaawa onnieee mimi sama miyoung makin sosweet deh :* mimi bener2 pengen melindungi miyoungnya dan cinta mati sama miyoungnyaa ituuu jelass banget kyaaaaaaa youngmi ❤ ❤ ❤
    tpi rada sedikit kecewa sama mimi….tegaaa banget misahin miyoung sama changmin sodara kembarnya TT

    dan oyeyeye cieeeeeee changmin udah terjerat pesonanya jaehee ekheemm ekhemmm. nta eon banyakin part ini couple juga dong hehehe

    pokonya lanjuuut eon kerennnnn :*

  20. Ngak sabar rasanya ngeliat miyoung mengingat semuanya dgn sempurna
    Cerita ini emang selalu dinanti dan ditunggu

  21. Dri awal sih aku ngira’y kyuhyun yg jdi penghianat
    Well di part ini bnyak crita tntang kejadian di masa lalu, jdii penasaran masa lalu mereka tuh gmn sih ?! Sempat mikir miyoung kebngetan bnget deh bisa mulai nyaman dngan hidup’y, tpi gmna changmin ?! Psti depresi krna ngira kalau miyoung udh mati, eh …. tau nya changmin udh punya kesenangan’y sendiri ?! Hehehehe 😀 . Part selnjut’y ditunggu ajja^^
    Fighting \(^_^)/

  22. Yadong nyempil itu kirain bagiannya jomi-miyoung..ternyata si kembaran. Kekeke..
    si kyu mau liat ceweknya yg koma itu kh?
    Greget..greget.. o( >-<)o
    Keep writing,thor~

  23. Kyuhyun kah penghianat di fbi?ada hub apa dimasa lalu yg dilupakan antara miyoung,zhoumi, shindong ditunggu next partnya

  24. 1. Sya te2p brpndpat kyu yg brhianat udah jlaz tanda2x tpi msi bgung motifx apa? Ia mw blaz dendam ksiapa msi gak jelaz..sdkit trabaikan dgn kmunculan si penghianat kyu soalx peranx msi gk trlalu pting..haha..

    2. Sumpah sya sempet frustasi dan pusing 7 keliling dgn masa lalu miyoung yg mncul kepotong2 ddlam mimpix.. Gk bsa nyimpulin critax kyk gmn? Soalx bgung ngngabungin tuh crita soalx smuax blum trkuak msi bnyak teka-teki.. Aq sempet nyerah mikirx..

    3.disela2 frustasi sya trhbur dgn adegan chamin dan jaehee, gk nyangka hbungan mreka sudah smpai segitu,aq kira mreka datar2 sja.. Aq kira chammin it msi cow cool yg gk trtarik sma cew selain adikx.. Trnyata jaehee emank bnar2 pengoda pria sejati bisa menaklukan chammin yg dingin..

    4. Sya mau blang part selanjutx jgn lama2..wkwk..

  25. Kyu pngkhianat ‘mngkin’
    Shin jaehee adik shindong

    Anak d’ mimpi miyoung adlh dya n zhoumi
    Jªϑī mksdny zhoum ingin blikin ingtn miyoung biar k’bongkar smua k’jahatn n kmatian shindong

    Zhoumi jg scara gak lngsung sbnrny nyomblangin jaehee n changm

    Nakh KNP KYU dulu prnah ngrayu HANEUL d’sini

    GMN DONGHAE dya khan suka ama miyoung

    ??????????
    Sorry,,,,, kpanjangan

  26. Aduh,….aku ketinggalan ,.ya dah tinggalin jejak dulu,.thank’s thor,.q ngecek tiap hari loh buat baca part selanjutnya..author hebat udah buatku jadi penguntit sejati

  27. Penghianat FBI? Oh pasti kyuhyun, changmin ma jaehee hot banget. Miyoung dikit2 udah mulai ingat masa lalunya.

  28. Wah, trnyata nc nya mlik changmin n jaehee. . . Bhkan mrka melakukannya sdah stu blan yg lalu?
    Knpa tdak dlihatkan ungkpn cinta merka ya. . . Hemmm
    q nunggu gliran zhoumi n minyoung

  29. woooo .. bener2 d buat penasaran apa yg sebenarnya tlah terjadi
    dannn yaaa changmin what are u doing kekeke
    next part selalu d nanti 😉

  30. wahh .. ternyata changmin n jaehee sudah sejauh itu ..
    makin penasaran sama cerita’a ..
    miyoung makin lama makin mengingat masa lalu’a nhe^^

  31. Kyuhyun kah pengkhianatnya ???? Bingung :/ .. Kesian miyoung nya mimpi buruk terus .. Ayahnya kejam banget 😦 .. Wahhh changmin n jaehee -.- g bayangin gmn skit htnya changmin pas tau jaehee itu suruhannya zhoumi ..

  32. Itu kyu yah jadi penghianat…kalo bner kyu tapi masihtanda tanya knp dy jadi penghianat..

    Omoo changmin n jaehee diem2 sesuatu yah..

    Makin seru deh ditunggu bgt kelanjutannya saeng….fighting yah

  33. Apa kyuhyun yg hianatinya? Bener2 bikin saya berpikir ulang.
    Aiiiiiiih changmin kau apa-apaan gitu-gituan sm jaehee, knp yg awalnya mereka bicara santai ujung2nya jd begitu, huweeeeeee saya agak gmn baca pas adegan itu, Eomma ampuni anak u ini..
    Yes. Miyoung come one, lebih ingat lg.. Ok!

  34. Aduh aduh lg enak enak baca kepotong lg ahahaaha,,, tp keren saeng,,, itu changmin ama jaehee sesuatu banget deh yaaa,,, next part nya jgn lama2 ya saeng, gomawooooooo,,,

  35. Kyaaa .. Aku tau. Aku tau siapa pengkhianat ituu ..

    Daebak, aku kayak bisa nge-bayangin gimana cakepnya zhoumi saat tersenyum krna miyoung .
    Kereenn kereenn .. (y)

    Next part selalu aku tunggu .. Aku selalu pantengin blogmu loh chingu, dan ini ff yang paling paling aku tungguin kelanjutannya 🙂

  36. Aigoo…g nyangka klo hub jaehee sm changmin udh sdkt itu…tp msh pnsaran bgt sich gmn perasaan jaehee bwt changmin kn awal’y dy d’tgzin bwt jd mata”..
    trz yg jg pengkhianat fbi itu kyu y???tp knp???apa dy jg pnya dendam sm changmin?????
    Trz hub miyoung sm zhoumi itu gmn??ky’y mreka udh sling knal lama tp knp miyoung smpai g inget sm zhoumi apa gara” k’jadian wkt itu?????smkin penasaran sm cerita slnjt’y..

  37. Miyoung ah mkn dkt ama zoomi ny…. Mmg ny apasih yg trjdi sma miyoung smpi dia amnesia???
    Truss yg berkhianat tu, apa kyuhyun??

    Penasaraaan deh ma kelanjutan ny. Sellau d tggu kelanjutn ny thorrr.

  38. Yah… Eonni kok suamiku si kyu evil sih penghianatnya??
    Aku agak nggak ridoh deh..
    Aku nggak mau dy brakhir dgan kmatian… Jgan smpai yah….
    N jga jgn lama2 yah episode slanjutnya…
    Juga The Dark Side aku pnasaran jga dgan itu!!
    Smangat eonni nulisnya…

  39. Chingu bukan kyu kan penghianat’a?
    sepertinya mencurigakan sekali kyu’a
    hmmm
    moga cepet ingatannya cepet pulih,biar semuanya jd jelas…

  40. kya kyuhyun pengkianatnya ya?? aigoo knpa kyuhyun 😦
    sepertinnya minyoung mulai mengingat masa lalunnya,,,,
    omo jaehee ama changming knpa jg yadong??
    apa reaksi changming kalu tahu jae hee yg sebenarnnya
    next^^

  41. Hmmmmmmm chap ni kurang greget..
    Tp…. Omo changmin oppa!!
    #kipas2!!#panaaaaas!!#

    next chap gantian mimi oppa dan youngie donk yg “iya2 gitu”
    #plak!otakyadong#
    heeeheee
    next…..

  42. ak dh duga dr awal klo kyu yg brkhianat o_O aigooo gk nyangka sm changmin bsa begi”itu” sm jaehee -_- udh gk brduka ato gmn sm miyoung
    ahhh ak tw sdkit trnyta knp zhoumi terobsesi sm miyoung o_O ak tunggu dark side nya nde ^^

  43. Wow wow wowwww, seneng banget miyoungnya udh santai, terus zhoumi juga mulai melembuut.. Rasanya seneeeng bacanya

  44. Wah daebak thor, kyuhyun kah? Semoga miyoung inget sm zhoumi dan mreka pacaran hehehe kirain adegan nc nya miyoung sm zhoumi ternyata kembarannya miyoung hehehe

  45. kyuhyun ya thor yang berkhianat . tapi kok aku ga nyangka hehehe. Tapi ini seru serius aku masih rada bingung sama masa lalu nya Miyoung itu masih abu – abu . Tapi sebenernya Jae itu siapa sih Shindong tuh siapa ? tapi over all aku sukaa like banget next nya ditunggu ya

  46. Huuuaaaa annyeong author *bow setelah 8 part baru kali ini aku comment, mianhae 🙂 pas part awal” mikir kalo Donghae yg berkhianat tapi setelah baca part ini malah aku berpikir Kyuhyun yg berkhianat. Siapa pun di antara mereka yg berkhianat aku tetap menerima mereka dgn lapang dada koq #eehh
    kalo baca fanfic author emank selalu bikin ketagihan … setelah Oh! My Boss yg bikin geregetan sekarang di ganti sama Egoistic Man yg bikin tegang tapi seneng… Jalan ceritanya beda dengan penggambaran yg aku gampang pahami hehehe …
    HWAITING!!!!! Jangan lama” ya thor lanjutannya.. sedih tiap malem buka blog author tp yg di tunggu” gak muncul …
    KAMSAHAMNIDA *chuuu :*

  47. wuahhhh,
    part 8 dah keluar, makin seru aja nih ceritannya,
    Kira2 miyoung dah mulai inget blom ya,
    aduh jadi nggak sabar sama kelanjutannya,
    lanjur chingu

  48. aigoo sudh sejauh itw hubngnx changmin ma jaehee…
    jd yeoja itw dh sdr pntz ajj kyu sibuk bgt..
    miyoung mulai ingt kh…
    jd jhat bgt ya appa nya miyoung …

  49. hallo,, aku member baru di aini,, aku baru dapat ini bloh lalu langsung baca yang part 7 dan 8,, kayaknya cerita nya ini akan bagus banget,, lalu buat org penasaran gitu

  50. Bnr bnt jaehee jd nggnti mlh lbh fr penggnti miyoung buat changmin
    smga miyoung bsa ingt msa lalunya wlpn dr yg dbca skrng kyknya masalalunya menakutkn bgt

    hwaiting buat lanjutnnya author nta

  51. Cerita top bgt
    Bnr bnr jaehee jd nggnti mlh lbh fr penggnti miyoung buat changmin
    smga miyoung bsa ingt msa lalunya wlpn dr yg dbca skrng kyknya masalalunya menakutkn bgt

    hwaiting buat lanjutnnya author nta

  52. Aku tidak menyangka Changmin kenapa jd seperti itu zzzzz.. Haha sebenernya kisah masa lalu Miyoung yg trs jd mimpi berasa lama bgt pasti selalu ada tiap part, maksud aku kenapa ga di selesaikan satu part khusus aja gitu, kenapa ga Zhoumi jelasin aja sendiri? Iyaa sih mungkin author pengen buat kita penasaran tp aku geregetan bgt, Miyoung selalu mimpi tp dia gapernah inget mulu. Haduhh.
    Ditunggu part selanjutnya ~

  53. Sebelum baca komen dulu ahhh 😀
    Ehh kebalik yahh??? Aturannya kan baca dulu baru komenn!!/?? Ah yaudalah yang penting ga jadi silent readers *bow bareng chanyeol 😉 *

  54. Ommo!! Kyuhun kah yang jd penghianat di FBI???? Atas dasar apa?? dendam sama sapa?? O.O

    Ahh…agak senyam-senyum gaje liat zhoumi udh bersikap lembut sama miyoung.begitu jg dengan Miyoung..lumayan romacenya mereka,fluff bow /plaak
    ada positifnya jg miyoung diculik zhoumi keluar negri.gila! ke swiss bow…ah..mupeng aku.. xD

    dan bikin shock itu MINJAE…!!!! OMMOONAA..mereka udh bertindak sejauh ITU?! Changmin dan jaehee udh melangkahi zhoumi dan miyoung yah..HAHAHAHAHA Debak!

    duhh,,cenat-cenut plus deg-degan bacanya..llanjut unnie..

  55. akuuuu ketinggalan pdh aku kiraa blm update ,,

    yaa ampun ini cerita asm manis asin rsa ny wkwkwks

    dari kemajuan hbgn zhomin minyoung smapaii jae dan changmin woww bingitt ,, yaa ampun bnyak bnget keadaan msa lalu mreka kd bertnya* knp yahh dlu

  56. Udah lama ga buka blog ini ternyata nemu ff lama yang baru dilanjutin ..
    next author, penasaran banget dari part pertama penghianatnya kyuhyun kan ? tapi masih bingung kenapa kyuhyun berhianat sama FBI tapi benci juga sama zhoumi ..
    udah ada titik terang nih di part ini ..
    cepet-cepet nih next ya author ..

  57. Huweeeeeeeeee
    Ituuu changmin sama jaehee, eonni, itu beneran? Astagaaaaa
    Kyuhyun kenapa itu? Apa kyuhyun pengkhianatnya? Aaaaa
    Ayooo miyoung harus bisa inget sama zhoumi, waktu baca partnya zhoumi sama miyoung aku senyamsenyum sendiri masak._.
    Kayak seneng banget liat miyoung yg nyaman gitu sama zhoumi eh hehehe
    Fighting for nexr part eonni!;)

  58. hah, kayanya kyuhyun yang jadi pengkhianat deh..
    dari gerak.geriknya…. mi young kayanya juga sudah mulai mencintai zhoumi…

  59. aaaa!!! dulu aku memang menanti ff ini X) dan ternyata.. udah part kedelapan aja ._. typonya gak ada deh.. walaupun sedikit tapi gak mengganggu ^^ apa.. miyoung perlahan-lahan akan tau siapa houmi dan shindong? ditunggu kelanjutannya ya~^^

  60. Wahhh sudah mulai titik terang ini…miyoung udh mulai rada2 ingat sama zoumi….smoga happy ending…yg pasti yg berkhianat itu my kyuhyun oppa….

  61. Terharu… T.T
    Uda itu aja…. ^^
    *gaje.
    Coba bayangin… orang iank kita sayang iank melupakan kita tiba2 mengingat sesuatu iank bisa mengingatkan dya tentang kita…
    Pasty bahagiaaa bngeut… meski lum spenuh.nya … halaah…

    Next part selnjut.nya eonnn…
    Fighting… *v*
    Au sabar kok nunggu.nya… ^^

  62. tumbeen gak di proteks,,,???kan ada enceh nya!!! #tunjuk changmin,,,

    ish ish ish,,,,,kyu emang si iblis muka malaikat,,,,malaikat maut!!!gkgkgkgkgkgk,,,,,

  63. oke.. ya.. rahasia.. oh rahasia.. knp smakin bnyak.. lol :D.. zho-miy
    y eon.. aku nunggu ff the darkist side ny… hwaiting eon..

  64. cepatlah ingat nona shim kkk
    kyu ya apa alasanmu jadi pengkhianat? cewe kyu kah yg koma? kalau iya kenapa? aahhh keeeppppooo…
    dtggu lanjuuuuuutttaan nya eonni :*

  65. jawaban aku tetep kyu ! yakin ! *terlalu pede*
    haha
    aku lupa harusnya komen dri part sebelumnya aku mau bilang kalau aku suka sama posternya, kereeeen 😀
    makin banyak pertanyaan ini.
    jadi miyoung kenal shindong jugaaaa ???
    sukses deh bikin penasarannyaaaaa
    omo! changmin-jae heee apa yg mereka lakukan ???
    gak nyangka deh itu >,<"
    oke lanjut ^^

  66. kyuppa jdi pnghianatnya yaa… wah changmin dan jaehee makin lengket …. makin penasaran sama masa lalu.a mimi dan miyoung…makin bingung

  67. Nah loh cp tu yg nelpn kyu? Kok jd curiga am kyu y..
    Q jd pnasaran am ms lalu ny miyoung n zhoumi. Kok kykny miyoung slalu dhantui am mimpi burukny..
    Ett dah it changmin am jaehee so hot baby.. Gila deh akhrny changmin takluk jg am pesonany jaehee. Q kira yg bkal kyk gt dluan zhoumi am miyoung, tau ny malah changmin n jaehee :p .. Awas loh kalo jaehee smpe hamil, si changmin g mau tgung jwb gr2 nti tau jaehee suruhanny zhoumi.
    Shindong? Ap miyoung ingat am shindong?

  68. Kyanya si Kyu deh yg berkhianat, dari gerak-geriknya udah ketauan eonn…. Tambah keren, seru and Daebakk eonn:) keep writing…

  69. wuihhh…trnyata pngkhianatny tu kyuhyun tpi knpa dy bnci kali sama changmin.q kira donghae….wah…trnyta miyoung knal jga sama shindong????mkin pnsran sama klnjuttanny…..

    keep fighting n writting…
    we lov u..

  70. Ping-balik: Rekomendasi Fanfiction Part 2 | evilkyu0203

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s