Hello, Mr.Stranger! (Part.9)

Hello, Mr.Stranger! Ver.3

Title                : Hello, Mr. Stranger!

Author           : NtaKyung

Art Poster      : NtaKyung

Casts              : Lee Donghae, Shim Miyoung and Other Casts (Find By Yourself^^)

Genre             : AU(Alternate Universe), Drama, Humor, Romance

Length           : Series [On Writing]

Rated             : PG-15

Disclaimer     : Segala hal yang ada dalam fanfic ini, murni dari imajinasi saya sendiri! So, Don’t COPY-PASTE or BASHING!

©Hello, Mr.Stranger!©

Untuk yang kesekian kalinya, Donghae meneguk habis botol soju-nya. Berharap jika dirinya akan terjatuh tak sadarkan diri, dan pada ke-esokan harinya, dia akan melupakan semua. Mendadak amnesia atau apapun itu, asalkan memori kenangan tentang dirinya bersama Miyoung lenyap tak bersisa.

Namun, dia salah besar, kenangan itu tak dapat begitu saja hilang. Wajah Miyoung yang di basahi oleh air mata kembali terlintas dalam benaknya dan itu hanya menambah luka di dalam hatinya.

Dadanya terasa terasa nyeri dan sesak, setiap kali ia mengingat bayangan Miyoung yang tengah menangis di hadapannya.

“Di sini… kenapa harus terasa… begitu sakit?” Lirihnya, menepuk-nepuk keras dadanya.

Berharap jika rasa itu akan menghilang dengan sendirinya. Namun yang terjadi, justru ia meneteskan air matanya.

“Tidak seperti ini… seharusnya, tidak seperti ini…” Gumamnya sedih. Suaranya terdengar berat dan nafasnya sedikit tersenggal-senggal.

Rongga dadanya semakin terasa menyempit, menyebabkan dirinya sulit untuk bernafas. Air mata pun tak hentinya mengalir deras dari kedua sudut matanya. Tangannya meremas kuat dadanya yang terasa sakit sekaligus sesak.

Sungguh, Donghae tak pernah tahu jika rasanya akan se-sakit ini. Belum pernah ia merasa sehancur ini sebelumnya saat berhubungan dengan gadis manapun.

Tetapi, kenapa semuanya terasa berbeda saat bersama Shim Miyoung?

Kenapa… dia harus merasa begitu rapuh dan hancur? Dimana sosok Lee Donghae yang tak pernah mengenal patah hati?

Kenapa semuanya harus berubah di saat ia mengenal sosok Miyoung? Apakah… memang benar jika dia telah jatuh cinta pada gadis itu?

Sosok gadis yang telah ia kagumi selama bertahun-tahun. Sosok gadis yang selalu membuat jantungnya bergemuruh kencang. Dan… sosok gadis yang membuatnya sadar… jika ketika dia berusaha menyingkirkan gadis itu dari kehidupannya… maka, dia pun akan ikut hancur seperti gadis itu.

Ya, dan sosok gadis itu hanyalah Shim Miyoung! Hanya Shim Miyoung yang telah berhasil menjungkir balikkan semua kehidupannya. Merubahnya dari seorang pria brengsek yang tak pernah mengenal kata patah hati, menjadi seorang pria lemah dan hancur hanya karena sebuah kata yang paling di hindarinya… ‘komitmen’.

©Hello, Mr.Stranger!©

Dengan kedua kakinya yang tertekuk, Miyoung menenggelamkan wajahnya di atas lipatan tangannya. Suara isak tangisnya yang bergetar, seolah menggema dalam ruangan gelap itu.

“Brengsek! Aku membencimu!” Umpatan demi umpatan terus terlontar dari mulutnya.

Sepasang matanya berwarna kemerahan dan tampak sembab, beberapa bantal dan barang lainnya terlihat berserakan di atas lantai. Seakan-akan, gadis ini baru saja meluapkan semua kekesalannya, walaupun tak sedikitpun mengurangi rasa sakit yang mendera hatinya.

“Jika kau tak mencintaiku, kenapa kau melakukan semua itu kepadaku?! Kenapa kau harus membuatku nyaman saat bersamamu?! Kenapa kau harus membuatku… jatuh cinta kepada pria bajingan sepertimu?!” Ribuan air mata tanpa henti mengalir deras dari matanya.

Suaranya nyaris tak terdengar, tenggelam dalam isak tangisnya yang semakin menjadi.

“Keterlaluan! Kau tidak seharusnya mengatakan itu kepadaku! Kau benar-benar brengsek, Lee Donghae! Aku membencimu! Aku membencimu seumur hidupku!”

Dan hari itu, Miyoung habiskan dengan menangis sepanjang malam. Tak lupa ia pun terus mengumpat marah, memaki kebodohan dirinya sendiri karena telah jatuh dalam pesona pria brengsek seperti Lee Donghae.

Penyesalan demi penyesalan terus menghantam perasaannya. Menyebabkan luka di dalam hatinya bertambah, tetapi… ada satu hal yang lebih menyakitkan dari itu semua.

Meskipun ia telah menyesal karena telah jatuh cinta pada sosok Lee Donghae. Dia sadar… jika dia pun, takkan semudah itu melupakannya. Karena sesungguhnya, perasaan yang ia miliki kepada Donghae, melebihi perasaannya kepada siapapun.

Bahkan, perasaan ini, terasa begitu kuat. Membuatnya tak yakin, jika luka hati yang tengah mendera dirinya saat ini, akan sembuh dalam waktu cepat.

©Hello, Mr.Stranger!©

Tiga hari berlalu, namun Miyoung masih terlalu enggan untuk beranjak dari rumahnya. Dia memilih untuk mengurung dirinya di rumah dan absen dari pekerjaannya.

Rasanya, masih terlalu sulit untuk berhadapan dengan Donghae. Pria yang telah membuat dirinya menangis selama semalaman suntuk. Jadi, tidak menemuinya selama beberapa hari, mungkin akan sedikit menyembuhkan luka hatinya.

Walau tetap saja, pada kenyataannya dia justru merasa semakin terpuruk. Kenangan indah bersama Donghae selalu berputar-putar dalam benaknya, yang mana justru membuatnya semakin merasa terpukul ketika mengingat bagaimana kejamnya pria itu menolaknya.

Drt… Drt… Drt…

Suara nyaring dari ponselnya, membangunkan Miyoung dari tidur singkatnya. Awalnya, ia tampak enggan untuk menjawab telepon itu, dan malah menutup kepalanya dengan bantal yang lain.

Tetapi, tepat pada dering berikutnya, Miyoung mengerang frustrasi dan melempar kasar bantal yang di gunakannya. Ia lantas beranjak dari posisinya dan meraih cepat ponselnya, menjawabnya tanpa penuh minat.

“Ada apa?!” Jawabnya garang, merasa benar-benar terusik dengan telepon masuk itu.

Kedua matanya terlihat membengkak dan menyipit. Benar-benar memperlihatkan jika dia terus menangis selama bebeberapa hari terakhir ini.

“Ah, Miyoung-ah… ini aku.” Suara Jino terdengar dari seberang sana, terdengar enggan dan kaget di saat yang bersamaan. “Err… apa kau baik-baik saja? Selama 3 hari terakhir ini kau tidak masuk kerja, jadi aku pikir mungkin saja kau sakit.”

Miyoung mendengus sebal. “Lupakan saja! Walau aku memang benar sedang sakit… kau tak bisa mengobatiku!”

“Kau sakit? Benarkah?!” Jino memekik keras, membuat Miyoung refleks menjauhkan ponsel dari daun telinganya.

“Jangan terlalu berlebihan…”

“Ck, bagaimana tidak berlebihan? Sebelumnya, kau tak pernah sakit!” Balas Jino marah. Ia memang begitu peduli pada Miyoung, baginya gadis ini memang sudah ia anggap seperti adiknya sendiri. “Apakah perlu aku panggilkan dokter?” Tawar Jino kemudian.

“Dokter?” Mendengar kata itu, Miyoung langsung terperanjat kaget. Sosok Donghae pun langsung melintas dalam benaknya. “T-tidak perlu!” Tolaknya cepat. “Lagipula… saat ini, aku sedang tidak ingin bertemu dengan siapapun… terutama Dr.Lee!” Lanjutnya.

Keheningan terasa untuk beberapa saat. Jino yang berada di seberang sana memilih untuk diam dan Miyoung sempat berpikir, jika mungkin saja Jino telah memutuskan sambungan teleponnya.

Tepat ketika gadis ini hendak menjauhkan ponselnya dan mengakhiri sambungan telepon itu, tiba-tiba saja suara Jino kembali terdengar dan apa yang di katakan Jino pun sukses membuat Miyoung terkesiap.

“Miyoung-ah.. sebenarnya…” Jino menggantungkan sesaat kalimatnya. “Donghae Hyeong… pagi ini dia telah berpamitan dengan kami semua, dia… akan pergi ke New York.” Jelas Jino kemudian, tampak ragu untuk mengatakannya.

“A-apa?!” Miyoung memekik tanpa sadar.

“Ya… dia pergi ke Bandara satu jam yang lalu. Pesawatnya akan lepas landas jam 10 nanti.” Ujar Jino, menjelaskan tanpa di minta. “Err… Miyoung-ah, memangnya… Donghae Hyeong tak mengatakan hal ini kepadamu? Kupikir… kalian cukup dekat akhir-”

Sebelum Jino menuntaskan kalimatnya, Miyoung telah lebih dulu memutuskan sambungan teleponnya. Gadis ini meloncat dari atas kasurnya dan meraih jaketnya, bergegas secepat mungkin untuk pergi. Dan ketika Miyoung membuka pintu rumahnya, Kyuhyun muncul di waktu yang tepat.

“Eoh? Kau akan pergi kemana dengan penampilan seperti itu?” Tanya Kyuhyun, melihat penampilan Miyoung dari bagian atas sampai bawah. Benar-benar berantakan!

Namun Miyoung tak peduli, dia hanya menarik cepat tangan Kyuhyun. “Tidak ada waktu untuk menjelaskan! Sekarang antarkan aku ke Bandara!” Pintanya, segera masuk ke dalam mobil Kyuhyun.

Kyuhyun sebenarnya ingin mem-protes, tetapi saat melihat kecemasan serta kesedihan yang terpancar di wajah Miyoung, membuat pria ini seakan enggan untuk bertanya. Dia lantas mengikuti keinginan Miyoung, membawa gadis itu menuju Bandara.

©Hello, Mr.Stranger!©

Meski dengan penampilan lusuh dan berantakan, Miyoung seolah tak peduli. Pikirannya hanya terpokus untuk mencari sosok Donghae di tengah kerumunan orang-orang yang berlalu lalang di Bandara.

Namun, meski ia telah memutar kepalanya, mengamati setiap sudut Bandara untuk terus mencari sosok Donghae. Dia sama sekali tak menemukan pria itu.

Berakhir sudah. Pria itu telah pergi dari kehidupannya dan ia tak akan pernah memiliki kesempatan untuk bertemu dengannya lagi. Seluruh tubuhnya terasa lemas hanya karena memikirkan hal itu. Kedua kakinya bergetar dan seakan tak mampu menopang berat tubuhnya lagi.

Hanya seperkian detik, tubuhnya telah merosot terduduk di lantai Bandara. Air mata tak dapat ter-elakkan dan segera mengalir deras dari kedua sudut matanya.

Nafasnya tersenggal-senggal dan tangan kanannya terlihat membekap mulutnya, mencoba menahan isak tangisnya, sementara tangan kirinya terlihat meremas kuat dadanya yang terasa begitu sakit sekarang.

Miyoung benar-benar tampak hancur dan rapuh sekarang. Tak ada lagi sosok Miyoung yang ceria dan acuh seperti beberapa minggu yang lalu. Yang tersisa sekarang, hanyalah sosok Shim Miyoung yang terluka karena cinta.

Tanpa di sadari olehnya, rupanya Kyuhyun memperhatikan semua itu. Dia tahu siapa yang tengah di cari Miyoung saat ini dan dia tahu alasan kenapa gadis itu begitu terlihat terluka seperti saat ini.

Semua itu hanya di sebabkan oleh satu orang, Lee Donghae.

Dan satu-satunya orang yang menjadi dalang dari semua ini, adalah dirinya! Dia yang telah meminta Donghae untuk menjauhi Miyoung. Tapi, dia tak pernah menyangka jika gadis ini akan begitu terpukul seperti sekarang ini.

Miyoung terlihat lebih hancur, bahkan di saat dulu ia mengkhianati gadis ini, Miyoung tak terlihat se-hancur dan se-rapuh ini. Tapi, lihatlah apa yang terjadi padanya sekarang!

Sedikit rasa penyesalan langsung menggerogoti pikirannya. Membuat keyakinan Kyuhyun tentang pantas atau tidaknya Donghae berada di sisi Miyoung, seketika goyah.

Namun, meskipun begitu, tak ada lagi yang bisa ia lakukan.

Kini, dia hanya dapat berdiri dengan rasa penyesalan yang menghantuinya. Dan perlahan, ia berjalan menghampiri Miyoung, memberikannya sebuah pelukan yang menenangkan, tapi yang terjadi, Miyoung justru semakin menangis hebat dalam pelukannya.

Menyebabkan penyesalan dalam hati Kyuhyun semakin dan semakin bertambah besar. Apa yang telah menjadi keputusannya rupanya adalah pilihan yang salah! Dia malah justru kembali melukai perasaan Miyoung!

“Maafkan aku, Youngie-ya… aku benar-benar menyesal…” Bisik Kyuhyun pelan, nyaris tak terdengar.

Miyoung menggeleng lemah. “Bukan kau yang salah.. tapi dia…” Lirihnya. “Dia pergi tanpa meninggalkan sepatah katapun padaku. Dia benar-benar keterlaluan! Kau benar, Kyuhyun-ah… Lee Donghae memang brengsek! Aku membencinya! Aku membenci pria itu!”

“Tidak… bukan dia yang salah.” Kyuhyun bergumam, sedikit takut untuk mengakui semua kesalahannya. “Aku.. aku yang menyebabkannya pergi.” Bisiknya, tanpa suara. Sama sekali tak terdengar oleh Miyoung.

©Hello, Mr.Stranger!©

1 Tahun Kemudian…

Sosok tampan itu, terlihat tenang memasuki cafe yang dulu sering ia kunjungi hanya untuk sekedar memperhatikan seorang gadis yang telah di kaguminya sejak di bangku kuliah.

Senyuman hangat mengembang di wajahnya dan tatapannya yang lembut, seolah dapat meluluhkan hati gadis manapun yang melihat ke arahnya.

Bahkan, ketika seorang pelayan bertanya kepadanya pun, tutur katanya begitu ramah dan sopan. Seakan-akan, pria sempurna ini terlahir dengan hati se-baik malaikat.

Namun tidak pada kenyataannya. Sudah banyak gadis di luar sana yang terluka karenanya, dan ia seolah mendapatkan karma untuk perbuatannya itu.

Tepat satu tahun yang lalu, seorang gadis bernama Shim Miyoung, telah berhasil membuat dirinya merasakan apa yang di namakan ‘patah hati’. Kehidupannya berubah seratus persen setelah mengenal gadis itu, dia terpuruk dan hancur.

Dan bahkan, untuk waktu yang begitu lama ini, ia masih belum dapat melupakan Miyoung. Tentang bagaimana gadis itu tersenyum, tertawa, marah dan memaki-maki dirinya. Semua itu masih terserap jelas dalam benaknya.

Pria ini, yang tak lain adalah Lee Donghae, tersenyum lirih. Setiap kali mengingat bayangan tentang wajah Miyoung, rasa sesak itu memang selalu menggerayangi hatinya, menyiksa dirinya terus menerus.

Namun, setelah ia kembali ke Korea. Rupanya, perasaan sakit itu dapat sedikit terobati. Dan satu-satunya hal yang bisa mengobati luka hatinya, memanglah ketika dia melihat sosok Miyoung yang berjalan di hadapannya, terlihat bahagia dan… baik-baik saja.

Seperti sekarang ini, Donghae akan duduk dengan tenang di sudut cafe, menunggu sosok gadis yang sudah sebulan ini selalu ia perhatikan semenjak kepulangannya ke Korea.

Well, ia seakan di buat kembali ke masa lalunya, saat di mana ketika dirinya hanya berani mengamati Miyoung dari jauh, tanpa menyapanya, tanpa menghampirinya. Hanya benar-benar duduk manis di tempatnya, memperhatikan gadis itu dalam diam, persis seperti seorang penggemar rahasia.

“Eoh! Miyoung-ah! Kau datang lagi! Apakah pesanan yang sama seperti kemarin?” Seorang pelayan terlihat riang ketika sosok yang di tunggu-tunggu Donghae sejak tadi akhirnya tiba.

“Tentu saja, kau tahu kan seberapa bawelnya pasienku kali ini? Dia akan marah besar jika aku tidak membawakan cake dari cafe ini…” Sahut sosok gadis itu.

Suaranya yang lembut dan ceria, seakan mendamaikan hati Donghae. Tatapannya tak lepas sedikitpun dari sosok Miyoung yang kini tengah bercanda ria dengan salah satu pelayan di cafe ini.

Donghae ikut tersenyum senang, “Dia benar-benar tampak cantik. Tak pernah berubah… selalu ceria… dan… menawan.” Gumamnya, terpaku dengan pesona Miyoung.

Well, sebutlah dirinya gila atau apapun itu. Tapi Donghae bersumpah, jika hanya karena melihat senyuman Miyoung dapat terasa se-bahagia ini. Maka, jika dia harus mati untuk dapat melihat senyuman gadis itu, dia akan rela menghembuskan nafas terakhirnya untuk mendapatkan satu senyuman manis dari gadis yang di cintainya itu.

Tatapan Donghae tiba-tiba berubah sendu, “Seandainya saja… aku dapat memutar waktu dan mengungkapkan segala perasaanku padamu… apakah kita akan tetap bersama-sama sampai sekarang?” Bisiknya lirih.

Kedua matanya mulai memerah, seperti menahan air matanya untuk tidak keluar. “Aku… mencintaimu, Shim Miyoung…”

Dan setelah merasa cukup puas karena dapat melihat Miyoung kembali, Donghae lantas beranjak dari duduknya, pergi secepat mungkin dari cafe itu sebelum Miyoung menyadari keberadaannya.

Tetapi, seakan ikatan batin di antara keduanya begitu kuat, Miyoung seperti merasakan seseorang memanggilnya dan ia pun refleks menoleh ke arah meja yang sempat di tempati Donghae beberapa detik lalu.

Gadis ini mengerutkan keningnya, menemukan sesuatu yang tak asing lagi di atas meja itu. Ia kemudian tanpa sadar berjalan menuju meja tersebut, meraih selembar kertas bertuliskan dua huruf ‘A-L’.

“Ini…” Miyoung terkesiap, terkejut dengan apa yang di lihatnya. Buru-buru ia berlari keluar cafe, mencoba mencari sosok pria yang ia yakini sempat duduk di meja ini beberapa detik lalu. Dia memang menyadari sebelumnya jika memang ada yang duduk di tempat itu tadi.

“Tulisan dan kertasnya sama persis! Apakah mereka orang yang sama?” Gumamnya, dia menoleh ke arah kiri dan kanannya, mencoba mencari sosok pria yang bahkan tak di kenalnya sama sekali.

“Hah… dasar bodoh! Dia pastilah sudah pergi jauh! Ck, apa yang kau harapkan?” Miyoung merutuki kebodohannya, ia menggeleng cepat dan segera masuk kembali ke dalam cafe.

Tanpa di sadarinya, rupanya, Donghae yang masih berada tak jauh dari cafe, tersenyum geli melihat tingkah laku Miyoung tadi. Ia terus mengamati gerak-gerik Miyoung dari dalam mobilnya.

“Ck… masih sama seperti dulu! Apakah kau benar-benar terpesona pada pria ber-inisial ‘A-L’ itu, huh?” Senyumnya, merasa jika tingkah Miyoung benar-benar menggemaskan.

Dan setelah memastikan Miyoung keluar dari cafe tersebut dan pergi menaiki mobilnya, Donghae pun ikut meninggalkan kawasan tersebut. Merasa benar-benar puas dan bahagia karena dapat melihat Miyoung yang tampak bahagia dan ceria seperti biasanya.

©Hello, Mr.Stranger!©

Sore itu, Miyoung tengah bersantai ria di teras depan rumahnya, tetapi kehadiran Kyuhyun seakan mengganggu ketenangannya. Pria itu menyodorkan sebuah undangan kepadanya, lengkap dengan senyum sumringah di wajahnya.

“Apa ini?” Miyoung mengerutkan keningnya. Tetapi, pada detik berikutnya dia menjerit keras dan menoleh pada Kyuhyun dengan kedua mata yang melebar. “Ya tuhan! Aku tidak bermimpi kan?!” Pekiknya, nyaris seperti orang gila. “Seorang Cho Kyuhyun… akhirnya akan menikah?!”

Senyuman di wajah Kyuhyun memudar dan berganti menjadi raut wajah kesal, ia memutar kedua bola matanya. “Ck, apakah saat ini kau sedang menghinaku, nona Shim?!”

“Oh tentu saja tidak… aku justru bahagia!” Seru Miyoung girang. “Kemarilah! Biarkan aku berikan satu buah pelukan hangat!” Ujarnya, merentangkan kedua tangannya.

Kyuhyun terkekeh geli dan tentu saja menerima dengan senang hati pelukan tersebut. Pria ini jelas tampak bahagia luar biasa sekarang.

“Well… ini memang terdengar menyebalkan, tapi kuharap… kau mau membantu Haneul untuk mempersiapkan segalanya. Kau tahu kan jika dia sedang hamil sekarang? Aku tidak ingin jika dia terlalu stres ataupun kelelahan karena mempersiapkan pernikahan ini… jadi-”

“Apanya yang menyebalkan?! Tentu saja aku akan membantu!” Sela Miyoung cepat. “Aku akan mempersiapkan segalanya, kau tenang saja… semuanya akan tertangani oleh gadis ahli sepertiku…” Ia tertawa angkuh, mengibaskan sedikit rambut panjangnya.

Kyuhyun mencibirnya, “Ck, terlalu percaya diri!” Ejeknya sambil menoyor kepala Miyoung.

“Aish… jangan kepalaku!” Kesal Miyoung, yang justru di balas oleh tawa Kyuhyun.

Tetapi kemudian, tawa Kyuhyun perlahan menghilang. Tatapannya berubah sendu dan ada penyesalan yang tergambar jelas di raut wajahnya.

“Miyoung-ah… apakah kau tahu jika… Donghae telah kembali ke Korea?” Tanyanya pelan, sedikit ragu untuk mengatakan itu.

Keceriaan di wajah Miyoung pun ikut memudar. Ia mengangguk singkat, berusaha untuk menyembunyikan rasa sedih yang kembali menyergap hatinya. “Well… aku mendengar dari Ahra Eonni jika yang merawat Ayahmu adalah Donghae.” Ia seperti di paksa menelan pil yang begitu pahit ketika harus menyebutkan nama ‘Donghae’.

“Dan karena alasan itu kah, kau tak pernah menjenguk Appa di rumah sakit sekalipun? Kau tahu, dia selalu menanyakanmu!”

Miyoung tersenyum kecut. “Aku hanya berusaha menghindarinya, Kyuhyun-ah… ini yang di inginkannya, jadi… aku harus melakukannya, mau ataupun tidak.”

“Tapi Miyoung-ah… kau tahu kan alasan Donghae pergi saat itu… itu… itu karena-”

“Aku tahu.” Miyoung terlihat lebih tenang daripada sebelumnya, walau tetap saja pancaran sorot matanya, masih memperlihatkan kesedihan yang mendalam. “Kau yang memintanya untuk menjauhiku karena prinsipku… tetapi, pada akhirnya dia melakukanya karena dia memang takut untuk berkomitmen… jadi, aku pikir… dia memang tak benar-benar jatuh cinta padaku.. aku sudah tak berharap tentangnya lagi, Kyuhyun-ah. Jadi lupakan saja.”

Kyuhyun tahu betul jika Miyoung tengah berusaha menutupi perasaan yang sebenarnya. Ia memang tak berpengalaman dengan apa yang di namakan cinta sejati atau apapun itu tentang berkomitmen dan lainnya.

Tapi, dia sebenarnya sadar jika Miyoung tengah terluka saat ini. Dia pernah mengalaminya saat Haneul pergi dari kehidupannya, rasanya begitu menyakitkan dan menyesakkan.

Dan Kyuhyun pun tahu, tak semudah itu melupakan seseorang yang kita cintai. Terkadang meskipun kita membenci orang itu, tetapi rasa cinta selalu mengalahkan segalanya dan kita akan berakhir dengan terus mengingat orang yang kita cintai.

“Miyoung-ah… kau hanya tidak tahu perasaan Donghae yang sebenarnya. Meskipun aku bukanlah seseorang yang ahli dalam sebuah hubungan… tapi aku yakin, jika sebenarnya… Donghae pun memiliki perasaan yang sama sepertimu.”

Miyoung menunduk, tanpa terasa setitik air mata menetes begitu saja dari matanya tapi di saat itu juga ia segera mengusapnya dengan kasar.

“Sudahlah… lupakan saja! Aku tidak ingin membahas hal ini lagi, Kyuhyun-ah.” Ujarnya, segera beranjak dari duduknya. “Aku akan mengambil minum, apakah kau ingin sesuatu?”

Kyuhyun menggeleng, “Tidak perlu.”

Dan detik itu juga, Miyoung telah melesat masuk ke dalam rumahnya. Sejujurnya, dia tak benar-benar berniat untuk mengambil minum. Dia hanya ingin menutupi kenyataan dari Kyuhyun, bahwa sebenarnya dia masih sangat-sangat terluka.

Tangisnya seketika pecah, tanpa bisa di hentikan air mata pun mengalir begitu saja. Sebelah tangannya segera membekap mulutnya, mencoba untuk meredam suara isak tangisnya agar tak terdengar.

©Hello, Mr.Stranger!©

Seperti hari-hari sebelumnya, Donghae akan menemani Haneul yang baru saja melakukan pemeriksaan tentang kondisi kehamilannya.

Sejujurnya, dia sedikit terkejut saat mengetahui jika rupanya Haneul yang tak lain adalah mantan kekasihnya semasa kuliah dulu, kini berhubungan dengan saudaranya sendiri!

Konyol memang, mengingat jika dirinya pun ternyata jatuh cinta kepada mantan kekasih dari Kyuhyun, saudaranya itu. Tapi mau bagaimana lagi? Takdir seolah sudah menuntun mereka berempat untuk membuat benang merah di antara hubungan mereka.

Belum lagi, Donghae merasa sedikit bersalah kepada Haneul. Walau bagaimanapun juga, ia telah menyeret-nyeret nama Haneul dalam masa lalunya. Tepat, ketika dia membohongi Miyoung dan mengatakan jika dia masih memiliki perasaan khusus terhadap mantannya yang bernama Kim Haneul.

Apakah Miyoung akan terkejut saat mengetahui jika calon isteri dari Cho Kyuhyun adalah mantan kekasih yang ia ceritakan saat itu?

“Aku yakin jika Kyuhyun memaksa untuk mengantarmu lagi. Benar kan?” Percakapan di mulai ketika mereka berdua telah duduk di bangku taman rumah sakit.

Donghae tahu betul, jika sikap Kyuhyun sedikit berubah setelah mengenal sosok Haneul. Ia lebih terkesan posesif dan pecemburu, dan Donghae mengerti akan alasan itu. Dulu ketika dia mengenal Miyoung pun, dia memiliki perasaan yang sama seperti itu. Hanya saja, berbeda halnya seperti Kyuhyun dan Haneul yang akhirnya dapat hidup bersama setelah perjalanan kisah cinta mereka yang rumit.

Dia dan Miyoung justru tak bisa bersatu. Mereka sama-sama tersakiti dan berusaha untuk melupakan satu sama lain, menganggap jika kisah di masa lalu mereka hanyalah sebuah mimpi indah yang tak akan pernah menjadi kenyataan.

“Jadi… bagaimana dengan gadis itu?” Suara lembut Haneul menyadarkan Donghae dari alam bawah sadarnya.

Pria ini menoleh, berpura-pura terlihat bingung. “Gadis? Gadis yang mana?!” Tanyanya dengan kening mengkerut, walau dalam hati dia tahu, maksud arah pembicaraannya.

Beberapa waktu yang lalu dia memang sempat bercerita pada Haneul jika ada seorang gadis yang telah berhasil membuat dirinya mendapatkan sebuah karma karena telah membuat hati banyak gadis terluka di masa lalu.

Dan rupanya, Kim Haneul begitu penasaran dengan sosok gadis yang tersebut. Haneul tak bisa membayangkan, betapa hebatnya gadis itu karena telah membuat seorang Lee Donghae yang dulu terkenal sebagai seorang ‘Cassanova’, kini hanya menjadi seorang pria yang patah hati karena cinta.

“Jangan bercanda lagi, Lee Donghae! Bukankah kau pernah mengatakan padaku jika kau sedang dekat dengan seorang gadis!” Seru Haneul, kesal dengan kepura-pura-an Donghae.

Raut wajah Donghae sekejap berubah murung, kesedihan terpancar dalam sorot matanya yang sayup dan sejenak, ia menghela nafasnya dengan frustrasi.

Haneul mengerutkan keningnya, dia yakin pastilah ada hal yang tidak beres. “Ada apa, Donghae-ya?”

Donghae menggeleng sambil menggedikkan bahunya acuh, “Entahlah, Haneul-ah… aku hanya merasa tidak yakin dengan semua ini. Aku rasa… aku memang tidak akan dapat bersama dengan gadis itu.”

“Eh? Kenapa?”

“Well.. gadis itu mempunyai suatu prinsip berkomitmen dengan satu pasangan saja. Dan aku tidak yakin dengan hal itu…”

“Kenapa tidak?! Bukankah itu bagus?”

Lagi, Donghae menggedikkan bahunya acuh. “Aku tidak tahu. Aku hanya merasa aku tidak dapat melakukannya.. kau tahu kan aku seperti apa dulu, Haneul-ah? Dan kau tahu dengan jelas jika aku bukanlah seorang pria yang senang berkomitmen… jadi, aku hanya merasa tidak yakin dengan semua itu…”

Haneul menyipitkan kedua matanya, menatap sebal pada pria ini. “Kau tahu? Jujur saja… aku sebal mendengar kata-katamu itu. Kau terdengar seperti seorang pria pengecut!”

Seulas senyuman kecut di bibir Donghae pun terlihat samar, “Aku tahu… karena itu, aku rasa… aku memang tidak dapat bersama gadis itu.”

Haneul terdiam, di perhatikannya raut wajah Donghae yang terlihat murung. Gadis ini yakin jika sebenarnya Donghae pastilah sangat mencintai gadis -yang entah siapa itu-, hanya saja pria ini tak yakin dapat membahagiakan gadis itu.

“Donghae-ya… kau hanya tak pernah menyadari kebaikan hatimu yang sebenarnya. Kau tidak seburuk apa yang kau pikirkan, Donghae-ya. Kau memiliki hati yang tulus… percayalah.”

Donghae menoleh padanya dan senyum khas di wajah pria ini pun kembali terlihat. Ia mengusap lembut puncak kepala Haneul, bertingkah seolah gadis di hadapannya itu adalah adiknya sendiri.

“Terima kasih, Haneul-ah. Kau memang gadis yang baik…”

“Apakah kau sedang memujiku?”

“Ehm… bisa di bilang seperti itu…” Jawab Donghae terlihat tak yakin.

“Haish…” Haneul segera memukul pelan lengan Donghae.

Kemudian, keduanya tertawa bersama, terlihat akrab satu sama lain, layaknya sepasang adik-kakak.

Namun, meski ia terlihat bahagia sekarang, hati dan pikirnnya selalu sibuk memikirkan sosok Miyoung. Dalam hati ia menggumam, mencerna kata demi kata yang baru saja di dengarnya.

“Benarkah aku memiliki hati yang tulus?” Gumamnya dalam hati, tak yakin dengan dirinya sendiri. “Aku bahkan tak yakin dengan kebaikanku sendiri… lalu, kenapa mereka semua selalu yakin jika aku memiliki hati yang tulus dan baik?”

Dan hanya karena memikirkan hal itu, rasa sesak dan sakit itu kembali menghantamnnya. Mengingatkan Donghae akan wajah terluka Miyoung saat itu. Sungguh, Donghae tak akan pernah bisa melupakan, bagaimana Miyoung terlihat begitu sangat terluka dan rapuh saat itu. Dan semua itu di sebabkan olehnya!

Jadi, masih pantaskan pria sepertinya di sebut sebagai pria yang memiliki hati yang tulus?

©Hello, Mr.Stranger!©

Seperti yang di katakan Miyoung sebelumnya, dia benar-benar menepati janjinya dengan membantu persiapan Kyuhyun dan Haneul selama tiga minggu terakhir ini.

Dan hasilnya benar-benar memuaskan!

Hari ini, tepat di hari pernikahan Kyuhyun dan Haneul. Gadis itu tampak anggun, cantik dan mempesona dalam balutan wedding dress berwarna putih. Dekorasi pernikahannya pun tampak sempurna dan tak sedikit para tamu yang berdecak kagum saat melihat pesta pernikahan seorang CEO besar seperti Cho Kyuhyun.

Semuanya sempurna, sesuai dengan apa yang di harapkan semua orang. Terutama untuk sepasang pengantin muda itu.

Namun, kebahagiaan Miyoung hanya berlaku untuk beberapa jam saja. Kesedihan langsung terlihat di raut wajahnya ketika ia melihat sosok Donghae di antara kerumunan para tamu yang hadir.

Bahkan, ia sudah berniat untuk segera pergi dari pesta pernikahan ini. Memilih satu alasan dari berbagai ribuan alasan lainnya yang berputar dalam benaknya.

Akan tetapi, niatnya itu tertahan kala tatapan matanya bertemu pandang dengan tatapan mata Haneul. Gadis itu melambaikan tangannya dengan antusias, mengajak Miyoung untuk mendekat ke arahnya.

Well, Miyoung tak keberatan jika saja Haneul dan Kyuhyun sedang bersama orang lain. Tapi yang menjadi masalahnya adalah, di antara Haneul dan Kyuhyun, sekarang tampak sosok pria lainnya!

Sosok pria yang selama ini di rindukannya sekaligus di bencinya, Lee Donghae.

Dengan enggan, Miyoung berjalan menghampiri ketiga orang itu. Dalam hati ia mengumpat karena tak bisa menghindarinya, padahal jika saja ia bergerak lebih cepat, mungkin dia tak akan bertatap muka secara langsung dengan pria itu.

“Miyoung-ah… kenalkanlah… dia Lee Donghae, dokter yang sempat menangani operasi Kyuhyun dan Appa! Dia juga temanku!” Seru Haneul antusias, memperkenalkan Donghae pada Miyoung.

Ketegangan jelas tergambar di wajah Donghae. Seluruh otot-otot syarafnya pun langsung ikut menegang, seluruh aliran darahnya terasa berhenti dan tubuhnya seperti sulit untuk di gerakkan.

Miyoung tersenyum dengan sedikit di paksakan, “Benarkah? Woah… benar-benar kebetulan sekali ya?” Balasnya tanpa penuh minat.

Dengan berat hati, Donghae menoleh kepadanya dan kedua mata mereka pun saling bertemu pandang. Senyum khas seperti biasanya menghiasi sudut bibir Donghae. “Hai, Miyoung-ah… sudah lama tidak bertemu denganmu.” Sapa Donghae kemudian.

Haneul melongo, terkejut dengan sapaan akrab yang di lontar Donghae untuk Miyoung. “Eoh?! Kalian sudah saling mengenal?!” Tanya Haneul terkejut.

“Ya, tentu saja…” Donghae mengangguk singkat. “Benarkan, Miyoung-ah?” Ujarnya tanpa terlihat canggung, tatapan matanya sepenuhnya tertuju pada sosok Miyoung.

Hati kecilnya berteriak, memberontak dan meminta dirinya untuk merengkuh erat tubuh Miyoung. Merasakan aroma khas dari tubuh gadis itu, mencicipi bibir mungilnya yang tak pernah lelah melontarkan umpatan untuknya, tetapi terasa manis ketika ia menciumnya.

Namun, Donghae harus menekan kuat perasaan itu. Berusaha mengenyahkan pemikiran aneh itu dalam pikiran dan hatinya. Dia sadar, tak seharusnya dia merasakan perasaan itu.

Tetapi, sekuat dan sebisa mungkin ia mencoba. Maka, hal itu hanya menyadarkan Donghae jika dia memang tak pernah bisa melupakan Miyoung. Dia… benar-benar telah jatuh cinta.

“Hm… ya, kami sudah saling mengenal, Haneul-ah…” Balas Miyoung kemudian, tersenyum kecil, terlihat jelas sekali jika senyuman itu adalah senyum yang di buat-buat.

“Benarkah? Wuah… benar-benar suatu kebetulan!” Senyum Haneul riang.

“Mereke pernah bekerja di satu tempat yang sama, Haneul-ah… karena itulah, mereka bisa saling mengenal satu sama lain…” Ujar Kyuhyun kemudian dan di balas anggukan paham dari Haneul.

Gadis ini tak menyadari sama sekali tentang kecanggungan yang terasa kental di antara Miyoung dan Donghae.

“Sepertinya aku harus pergi ke suatu tempat… permisi.” Miyoung segera berbalik, merasa tak sanggup berdiri lebih lama lagi di samping Donghae.

Melihat reaksi Miyoung yang seolah menjauhinya, seakan menambah luka hatinya. Pria ini dapat mendengar suara hatinya, berteriak dan memakinya, menyuruh Donghae untuk segera mengejar Miyoung dan tak melepaskan gadis itu untuk yang kedua kalinya.

“Aku permisi.” Ujarnya kemudian, ikut bergegas pergi.

Tekadnya sudah bulat, dia tak akan melepaskan Miyoung lagi. Meskipun dia tak yakin jika dirinya mampu memiliki sebuah hubungan yang di landasi komitmen, tapi dia yakin, jika dia memang telah sepenuhnya mencintai Miyoung!

Dan dia tak ingin kehilangan gadis ini lagi. Dia harus memperjuangkan cintanya! Dia tak peduli jika harus menerima penolakan dari Miyoung, yang dia harus lakukan sekarang hanyalah kembali membuat Miyoung jatuh cinta kepadanya.

Karena dalam hati ia bersumpah, jika Miyoung hanya akan menjadi miliknya! Takkan ada pria lain yang dapat berdiri di samping Miyoung, selain dirinya, Lee Donghae.

©Hello, Mr.Stranger!©

Miyoung bergegas memasuki mobilnya, bersiap untuk pergi secepat mungkin dari tempat ini. Tetapi, anehnya, meskipun ia benci sekali karena harus bertatap muka secara langsung dengan Lee Donghae. Ada perasaan lain yang tumbuh dalam hatinya.

Jantungnya berdegup kencang, pilar-pilar hatinya terasa berdenyut dan bercaya terang. Ia tahu jika tak seharusnya perasan itu kembali muncul, tetapi harus ia akui, jika selama satu tahun ini pun, sebenarnya dia tak pernah bisa melupakan sedikitpun sosok Lee Donghae.

“Haish… tak perlu kau hiraukan dia, Shim Miyoung! Ingat, pria itu telah membuangmu dan meninggalkanmu tanpa sepatah katapun! Jadi, masih pantaskah dia menerima perasaan tulusmu itu, huh? Sudahlah! Lupakan saja pria brengsek itu!”

Miyoung terus berdebat dengan hati kecilnya, berharap jika ke-egoisannya lah yang akan memenangkan perdebatan ini.

Tetapi dia salah besar, perasaan cintanya justru memenangkan perdebatan ini dan Miyoung hanya dapat mendesah frustrasi. Sadar jika perasaannya terhadap Lee Donghae tak pernah sedikitpun berkurang meski satu tahu telah berlalu.

Dia baru saja akan menyalakan mesin mobilnya, ketika tiba-tiba saja seseorang mengetuk kaca jendela mobilnya.

Miyoung mendengus sebal, merasa terganggu dengan ketukan itu, tetapi gadis ini tetap saja membuka sedikit kaca jendelanya. “Ya?” Ujarnya, berusaha untuk bersikap ramah.

Tetapi, senyuman tipis di wajahnya seketika memudar begitu ia menyadari sosok yang saat ini tengah berdiri tepat di samping mobilnya.

Bukannya tersenyum, pria itu justru menatap Miyoung dengan tatapan sinis. Kedua tangan pria itu terlipat di depan dadanya dan dengan angkuh, ia menggerakkan satu jarinya, memberi isyarat kepada Miyoung untuk keluar dari dalam mobilnya.

Miyoung melongo untuk beberapa saat, terkejut dengan sikap angkuh pria itu. Ya, sosok pria itu tentu saja adalah Lee Donghae.

“H-huh?” Miyoung mengerutkan keningnya. Ia menunjuk dirinya sendiri dan Donghae hanya mengangguk singkat sebagai jawabannya.

Miyoung kembali mendengus sebal dan segera memalingkan wajahnya, “Lupakan saja, tuan! Aku tidak punya waktu untuk berbincang-bincang!” Ujarnya dengan nada sarkastik.

Miyoung jelas berpura-pura tak mengenali Donghae. Ia berniat untuk segera menutup kaca jendela mobilnya, tetapi dengan segera Donghae menahannya.

“Hey nona Shim!” Seru Donghae lantang, membungkukkan sedikit tubuhnya dan menatap penuh seringai pada Miyoung yang sedikit terkejut dengan sikapnya ini.

“A-apa?!” Tanya Miyoung, berpura-pura terlihat ketus, meskipun hasilnya gagal total!

Donghae menggedikan dagunya dan seringaian di sudut bibirnya itu semakin terlihat jelas. “Jika kau tidak keluar dari dalam mobilmu dalam hitungan 5 detik, aku bersumpah jika aku akan segera menyeretmu keluar dari dalam mobilmu dan saat itu juga, aku akan segera membawamu ke dalam mobilku dan bercinta denganmu saat itu juga!” Ancam Donghae.

Glup!

Kata-kata Donghae sukses membuat Miyoung menegang di tempatnya, gadis itu mengerjap beberapa kali. Masih tampak mencerna setiap kata yang meluncur dari mulut Donghae.

Tetapi, Donghae mulai menghitung mundur dan ketegangan pun semakin di rasakan oleh gadis ini. “5… 4… 3…”

To Be Continued…

Note : Nyiahahahahahaha… Finally~~~ bisa juga update part.9-nya. Well… harus aku akuin, kalo fanfic ini sudah saya ketik sampai ending… Hohohoho So, buat semua para My Lovely Readers… apakah kalian semakin merasa penasaran dengan akhir kisah cinta Donghae-Miyoung ini? Hihihihihi Kalau penasaran, tungguin aja yoo~~~~ Aku usahain buat update lanjutannya secepatnya… Hehehe. Dan untuk part ini juga, aku memang sengaja publish cepat… itung-itung bonus lah, karena kemarin-kemarin lama update-nya… Hehehehe Akhir kata seperti biasa ya… jangan lupa buat komentarnya… ^o^

Iklan

140 thoughts on “Hello, Mr.Stranger! (Part.9)

  1. Yiiihaaaaaaay….

    MIYOUNG BALAS DENDAM EUY….!!!

    wkwkwkwk…ini semcm senjata makan tuan yee…kemaren Miyoung udh ungkapin perasaannya ,dan ternyata donghae malah memilih pergi meninggalkan youngie.KE-TER-LA-LUAN…!! *geplakIkan

    sekrang giliran hae udah kembali dan berusaha mengejar kembali cintanya,malah miyoung yang pura-pura tak mengenal si nemo…

    tp,tp….begitu si ikan nemo sok tampan bilang : “Jika kau tidak keluar dari dalam mobilmu dalam hitungan 5 detik, aku bersumpah jika aku akan segera menyeretmu keluar dari dalam mobilmu dan saat itu juga, aku akan segera membawamu ke dalam mobilku dan bercinta denganmu saat itu juga!”

    dan,

    SATU…..!!! (seret miyoung kemobil ikan)

    MHUAHAHAHAHAHAHAHA…..tawa MESUM pun membahana diruang kerjaku sekarang.Untungnya baru aku yang hadir di kerjaan,jd gkd yang bilang aklu gila….xDDDD

    Ahh…Hae DEBAK!! Aku suka gaya loe,nemo tampan…jd tringat pict donghae atas ranjang dengan gaya sexynya nan menggoda…AWW!!!

    klepeek-kleepeek oiii……wkwkwkwkwk!

    Ahh,,,penasaran dengan apa yang akan terjd selanjutnya..hmmm….

  2. eh? kayanya pendek yah yg chapter ini tiba2 udah tbc aja hahahaha ditunggu selaluuuuj keep writing and fightingggg!!

  3. ykkkk… tanggung bgtiiiii… lg seru” ni ..
    donghae lucu kkkkk
    waah sdh mo end kyk tanda”a
    sayang sekali 😦

  4. Huaa…daebak!!!
    Aku kira butuh beberapa part menuju pertemuan mereka di pesta pernikahan haneul-kyuhyun,Eh ternyata cukup dengan satu part,
    Tapi jujur meski diselesaikan dengan satu part,ini gx kerasa seperti kecepetan,hehe
    Aku suka kalimat terakhir si donghae,Frontal!!!
    Next partnya cepetan yak,

  5. huwa,apa yang akan terjadi?? Haeppa gg sriuskan ama kta2nya?? :O#pnasaran bngitZ~~ >_<

    Ayo thor! bruan nextnya cptan dpost!
    Uda kbelet pnasaran nie!!
    🙂

  6. Wah bener2 jadi penasaran sama endingnya nih…
    Miyoung harus segera keluar dari mobilnya tuh, daripada terjadi hal yang tidak diinginkan sama sekali, walaupun diingini oleh Donghae sih… hehehehehe…
    Ditunggu next part nya ya Nta, bener2 penasaran nih… ^_^

  7. Huweee, bener-bener nyesek bacanya eon hiks:”
    Sebenernya pengen banget nyakar-nyakar muka donghae, sesusah itu kah berkomitmen sama 1cewek huh? Jelas-jelas donghae cinta sama miyoung kenapa susah banget komitmen sama miyoung, geregetan sendiri sama donghae
    Setelah 1tahun ngilang dengan enaknya dia balik lagi dikehidupan miyoung well memang harusnya gitu, karna aku nggak terima miyoung disakitin:'(
    Bener-bener kerasa banget gimana sakit hatinya miyoung ditolak ditinggalin… Selama 1tahun udah agak tenang dan tadaaaa datang lagi dan siap memporak-porandakan hati miyoung
    Tapi tapi tapi semangat buat abang ikan buat dapetin hatinya miyoung lagi -sebenernya udah dapet sih-
    Haaaah keren banget pokoknya ini cerita, selalu ditunggu deh
    Keep writing and fighting buat eonni! ^^

  8. terkejut diriku waktu baca di bagian akhirnya .
    aku kira donghae bakalann lemah lembut gitu minta balikan.
    eh gak taunya malah ngancam .
    seru tuh …..
    lanjut ?

  9. Haha dasar ikan mesum setelah nyakitin hati sendiri n nyakitin hati miyoung malah bersikap angkuh malah ngancem ngajak bercinta lagi hayooo di tunggu kelanjutan ni ff semangat yaa unn n tetep keep smile

  10. benang merahnya kini dah terlihat jelas percintaan mereka berputar disekitar mereka sama sama saling cinta tinggal nunggu tindakan donghae 5 detik lagi bakal tau minyoung ma donghae mo ngapain ehh tbc lagi

    next ditunggu ya

  11. Ternyata kisah donghae persis seperti kisah kyuhyun ..
    Nah loh .. aphkah miyoung akan keluar setelah hitungan ke 1 ??

  12. ternyata satu tahun mereka berpisah tapi tetep aja masih pada susah move on :v aaaaa belakangnya bikin penasaran banget masa -_- ayo lee donghae ajak miyoung bercinta #plak

  13. 5 4 3 2 1
    tbc…….
    huwaaaaa >_<
    minyoung… cepatlah keluar dan selesaikan masalanya…
    oppa!!!! ancaman seperti apa itu.. huft -_-"

  14. Lebih bagus kalau belum hitungan ke-1, Miyoung udah udah diseret DongHae ke mobil terus bercinta dech. Hoakakkkkk…. *OtakYadongModeOn* *UntungPuasaLagiAbsen XD* suka banget dach ma gaya paksaannya Dong Hae. Enteng banget ya dia ngomong, kayak nggak pernah nyakitin Miyoung aja. Ckckckck…

  15. Wuaa.. Donghae frontal banget,, jiakakak
    Sikurin luh ikan, sapa suruh dulu maen ninggal2 miyoung, sekarang di cuekin kan..
    Next part eon, udah penasaran sama next part sama endingnya kek apa.. Apakah ada adegan… *puasawoyy ahaha

  16. Aigoo…anceman’y hae itu loh sesuatu bgt??hahahahahahaha…apa miyoung bnr” mw nurutin prmintaan’y hae bwt trun dr mobil atw justru hae bkln kena mslh yg bru lg????penasaran sm part slnjt’y..mdh”an couple ini jg punya happy ending ky haneul sm kyuhyun…

  17. waaaaa dokter lee benar benar ya……. aku suka sama lee donghae yang bersikap jahil dan pemaksa itu. semangat terus jangan menyerah untuk mendapatkan minyeong lagi!!!!!!! part selanjutnya aku tunggu……

  18. wuah pas baca awalnya sedih banget:)tpi pas diakhir” cerita bikin gregetan dan lucu banget hahaha:D
    Hae tetep gak berubah hahaha:D
    oke ditunggu part selanjutnya ya eonni:) semoga cepet dipublish#berharap
    #HWAITING

  19. Omg!!!! Asli deh ending part nya bikin gigit bantal(?) Wkwkwk yeayyyy donge akhirnya yakin sama perasaannya
    semangat eon lanjutinnya!!! Mwahhhh! Wkwkwk

  20. Oooo .. jdi disini nyambung sma crita hello my boss yah, pas kyuhyun sma haneum nikah … disitu kan miyoung ktmu donghae dan dsini kelanjutan crita’y
    So apa part slnjut’y udh end ??? Tpi moga ajja sepeti kyuhyun sma haneul, donghae sma miyoung pun bisa nikah, dan bikin adegan romntis’y dong thorr. Prasaan mereka marahan mulu . Sekali’y romantis eh pasti lngsung brantem lgii, trus status hubungan’y gantung terus lgii . Nah kalau udh saling mengutarakan prasaan masing² kan enak, jdi pas adegan romantis’y lebih manis^^ . Kekekeke, kalau bisa sih yg menjurus ke nc #plakkkk
    Wahaha 😀 , mmm… karena author udh bikin crita nyampe end moga ajja postingan nya bisa cepet yahh thorr^^
    Fighting\(^_^)/

  21. omg….
    itu donghae mau ngapain….
    aq bantu ngitung ea oppa…
    5

    4

    3

    2

    1

    ayo tarik miyoung oppa……
    n say saranghae…..

    so swittt bngit dach….
    di tggu next partnya nta???
    keep writing n good luck ea

  22. ah ini to alurnya yang di oh my boss waktu si haneul sama kyuhyun nikah? dan disitu si miyoung sama donghae ketemu. ternyata nyambung di alurnya oh my boss,baru ngeh disini:3 Aaaaaa neomu joha eonnie,fighting ya buat lanjutannyaaaaaaa:))))

  23. Wahh cepat sekali kelanjutannya d post thoorr .. Hehehehe
    Tapi bagus dehhh mengurangi rasa penasaran kita para readerss ..
    Ya memang harusnya begitu .. Donghae harus mempertahankan cintanya sama Miyoung ..
    Mereka kan saling mencintai jadi gak ada salahnya dijalanin bareng2 ..
    Lanjuuttt thooorrr
    Dan kelanjutan egoistic man masih ditungguuuu

  24. Wah wah wahh 😮 makin seru ceritanya. Ei dasar donghae kata2ny itu bener2 ‘dan bercinta dengan mu saat itu juga’ widihh sadis 😄

  25. Huaaaaaaaaaa nyesek banget sumpaaaha 😦 ,, donghae harusnya berjuang dong , jgn main pergi aja ,, kesian miyoung 😦 .. Ckckck 1 thn br ketemu lagi , eh mereka sm2 judes ,, ahahahahha lucu banget 😀

  26. Hoho.. akhirnyaaa.. keluarrr.. uda nulis sampe ending??? Di tungguuuu.. oya eoni.. btulan ga da sequel buat cerita kyuhyun tu ya?? Pengen banget soalnyaaa…. 😦

  27. wow wow wowwwww!!!!! aku pikir part ini alurnya agak kecepetan but yah namanya juga mau ending hahaha well aku sih maunya pas mau ending ratednya agak naik lah biar greget gak pg-15 aja hehe. next chapternya ditunggu loh kak, kalo bisa cepet-cepet dipublish 😀 hwaiting!~^^

  28. Gregett banget, akhir ceritanya bikin sebel. kenapa harus ada TBC sih?
    ini ff mau END.kah? semoga kak Nta bisa post ff cepet ya!!!

  29. whoaaaaaa penasaraann sm lanjutannyaaa >v<
    donghae kocak stlh 1thn g ktmu tiba2 ngmng yg vulgar sm miyoung…wkwkwkwk 😀
    ditunggu lanjutanny thor ^^
    KEEP FIGHTING n WRITING ^^

  30. Wow Wow Wow
    dasar ikan, selalu deh ancemannya begitu ~~
    dari FF OMB aku emang selalu nunggu part yongHae sih jadi suka suka banget lah sama cerita ini, apalagi kemaren udah ketauan duduk perkara pertengkaran mereka itu apa dan sekarang tau kecanggungan mereka saat bertemu kembali lagi ^^ ayoo finall partnya ditunggu banget, Happy ending kan ya kaya Haneul sama Kyu ❤

  31. ah…. akan kah Donghae bisa membuatmu Miyoung kembali kepadanya?? akan kah Donghae mau berkomitmen??

    sifat pemaksa mungkin masih saja ada Hae!! di tunggu kelanjutan nya Chingu, penasaran gimana akhir nya mereka nanti 😉
    semangat 🙂

    • kenapa ga jujur aja sama perasaan masing2 aja sihh. rasanya seperti biasa eon, imey pengen narik mereka berdua ke KUA LOL hahaha

      dan btw imy ngakak abis2an + merinding eon pas hae bilang ini “Jika kau tidak keluar dari dalam mobilmu dalam hitungan 5 detik, aku bersumpah jika aku akan segera menyeretmu keluar dari dalam mobilmu dan saat itu juga, aku akan segera membawamu ke dalam mobilku dan bercinta denganmu saat itu juga!” hmmmmm sepertinya boleh juga tuh hae di coba di mobil *EHimeyingetpuasa xDDD wkwkwkwk hae hae ttepp yee maksa mecuuumm lagi kkkk
      penasaran kira2 miyoung keluar ga ya dri mobilnya atau ………. haha

      penasaran penasaran >< kkk~

  32. keren, keren bgt.
    semuanya gara” kyu.
    cba aja kyu ga ngomong kyk gtu, pasti miyoung sama donghae ga bakal sakit hati.
    pkoknya miuong sma donghae harus bersama.
    cepet ngepost chap selanjutnya ya eon.

  33. yihuuuuuuuuuuuuy.. kayanya part dpan rate nih… hahahahaahahaa *tawa mesum..
    aiish!! hae ga ada ancaman yg leih cool apa?.. lol :D..
    oke eon.. d tunggu next chap ny.. banget banget sangat!! 😀

  34. aish dong hae kata2 satu tahun gak ketemu miyoung klu tidak keluar mau diseret terus di aja bercinta,.terus kenapa jadi ada tbc thor..he..he.author next part tamat ya..rated’y naik dong he..he..he

  35. next part nya ad adegan soft mc yg romantis dong jeng…plalk abaikan soalnya donghae oppa kya nya pervet bgt haha

  36. donghae abis nyakitin anak org, pulang2 main langsung2 nyerang ajah.
    sakit hati juga, habis nolak terus ninggalin anak org gitu ajah.
    moga miyoung nya gag langsung luluh. kasih donghae nya pelajaran dulu tuh.

  37. baru sempet baca pdhal dah di publish 2 hr lalu…sorry yach!!!!
    “lebih baik terlambat dr pd gk sama sekali”
    pelan2 dah terurai benang kusut-nya walo dg rasa penantian yg cukup panjang.
    memang yach dunia selebar celana kolor cinta segi empat ini muter aja kyk gasing…dr mantan pacar ke mantan pacar.
    itu juga si ikan…puasa2 ngomongnya mesum
    @miyoung-gk usah keluar deh walo sampe hitungan ke 100 sekalipun biar bibir si ikan dower menghitung toh pintu mobil di lock…kasih pelajaran ‘tu si ikan biar gk seenak puserx php’in orang.
    wkwkwk…semakin seru aja nich romansa si ikan n miyoung.
    keep writing n 4 jempol…aja dach buat yg dah mencurahkan pemikiran bikin ff ini 😉

  38. Haha lucu2 part akhirnya ..
    Ah ini pas acara wedding ny kyu ya, astaga donghae gk minta maaf malah ngajakin itu kekeke
    lanjut ya thor, keep writing:)

  39. Hmmm
    bang ikan kena karma rupanya
    tp walau miyeoung’a cuek n pura2 g peduli terus semangat oppa buat dapetin kembali cintanya miyeoung
    fighting
    omooo
    itu ancamannya
    seret ajabang,hahahahahahaaaa
    d tunggu next’a sama yg egoistic man jg

  40. Ya Allah kasian banget miyoung
    Giliran miyoung ngungkapin perasaannya ke donghae
    Dengan sangat seenak jidatnya donghae pergi ninggalin miyoung
    Kalo aku jadi miyoung psti bklan benci banget sama laki2 yg udh nyakitin aku #curhat
    Tp kan kepanjangan benci itu bener2 cinta
    Haneul sama miyoung gk tw ya thor klo mrka prnh memiliki hbgn dgn psngn masing2
    Fighting donghae, kejarlah cintamu, yah yah yah wlopun terlambat tp jgn prnh brhnti brusaha
    Waduh kata2 donghae mau bgajak miyoung brcnta dimobil klo miyoung gk klr slm 5 dtk
    Hahahaha, kyknya lbh suka miyoung gk klr dan ahirnya mrka making love #readeraneh
    Kan seru tuh
    Penasaran sama kelanjutannya
    Apakah ada enceh nya
    Ntahlah
    Hny author yg tau
    Ditunggu thor next part
    Keep spirit thor
    Keep writing thor thor

  41. I LIKE THIS ^^.
    Donghae bahasa lo bang “Jika kau tidak keluar dari dalam mobilmu dalam hitungan 5 detik, aku bersumpah jika aku akan segera menyeretmu keluar dari dalam mobilmu dan saat itu juga, aku akan segera membawamu ke dalam mobilku dan bercinta denganmu saat itu juga!” berasa gede ternyata hahaha…. Aku sampe ketawa sendiri sampe sampe di omelin mamah haha…. Keren thour cepet ya buat chapter 10 nya aku selalu setia pada mu

  42. Ya ampun
    Gmana akhir Cinta dongHae minyoung???
    Kyaa..pastix penasaran
    penasaran!!!

    KyuHaneul aja udah nikah
    fiuh…

  43. astaga astaga astaga
    penasaran penasaran penasaran 🙂
    dua jempol untuk ff ini
    aku suka banget
    gimanakah kelanjutannya.?
    next part eon 😉
    faighting!!!!! 😀

  44. Ha….ha…lucu banget pas baca endnya, ancaman donghae oppa ada2 aja! Miyoung jgn mau kalah ma donghae oppa, kita liat apa oppa berani melakukan ancamannya!!!

  45. semakin kesinii tambah sukaaaa..
    tadinya kesel ma donghae soalnya ninggalin minyoung gitu ajja. tapii eh tapi diakhir part suka ma donghae .. ayo, hae jangan jadi pengecut lagi kejar minyoung. minyoung si masih suka ma hae . lanjuttt eonnni.

  46. Wah aku baru baca nih sist, bagus bgt tapi aku langsung baca di part ini dan ketagihan.hehe aku ijin baca dari part 1 ya boleh yah ^.^

  47. Nice …sumpah…apalagi ad kyuq disitu… 😛
    Oiy thor..kl mw mnt PW bwt again and again gmn??
    Kyna PWna beda ma yg ud ditulis di about password y??

  48. Omo! Omo! Lagi2 aku tersentuh.. Huwaaa…
    Lee Donghae!! Awas aja kalo smpe nyakitin Miyoung lagi! Huhuhu.. Daebakk buat part ini.. Terus terang FF HMS by Nta eonni bener2 kerenn!
    Next…

  49. Donghae bner2 yaa… Pngen gue jitak kepalanya pergi bgitu ajh Dan skrng dia malah mau minta balik, ywdh seret ajh kemobil lu sana mohon2 sama miyoung klo nga mau lakukanlah xD hahaha

  50. Gimana gak kaget klo baru ketemu ajah udah diancam dengan gaya sevulgar itu..
    Beneran niy si ikan, Baru gak ketemu setaun ajah makin yadong, gimana klo beberapa taun gak ketemunya, makin …… *slurp**elap iler* hehehe

  51. Apa yg kau katakan ikan mesum. BERCINTA jika miyoung tidak keluar dlm hit 5 detik Hebat !!! Hahaha…

    Ceritanya miyoung balas dendam nih…

  52. Hiks..hiks..kasian miyoung
    Tpi akhirnya oppa kembali juga…skrng miyoung yg tmbh jutek:-D
    Woooww ancamannya hae oppa,seremm

  53. LOL aku pikir Donfhae bakal nangis-nangis minta maaf sama Miyoung. Ternyata dia memilih jalur lain… Daebak author! Haha

  54. Jiah .. Mereka berpisah dan di pertemukan kembali yuhuuu
    Hhahaha itu Donghae frontal bnget ngomongnya pas di ending wkwk Miyoung ampe bengong gk percya gtu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s