Dangerously in Love (#6th)

Dangerously In Love

Tittle                       : Dangerously in Love

Author                    : NtaKyung

Art Poster              : NtaKyung

Main Casts             : Cho Kyuhyun and Kim Haneul

Other Casts            : Lee Donghae and Shim Miyoung

Length                     : Series [On Writing]

Genre                      : Drama, Fantasy, Friendship, Romance, Supernatural

Rating                     : PG-15

Disclaimer              : Seluruh cast dalam ff ini adalah milik Tuhan, orang tua dan mereka sendiri! Tapi isi dalam cerita ini semuanya milik saya! So, Don’t BASH!!

®Dangerously in Love®

Kyuhyun menyipitkan kedua matanya, melayangkan tatapan penuh antisipasi pada sosok gadis yang duduk tak jauh darinya. Ia berdecak pelan dan keningnya terlihat mengkerut dalam seolah ia tengah memikirkan sesuatu yang cukup rumit.

Memorinya ingatannya pun terpaksa mengulang kembali kejadian beberapa hari lalu saat di mana sosok gadis itu mengatakan sesuatu, yang entah kenapa membuatnya sedikit terusik dengan perkataan sang gadis.

‘Dan aku berjanji untuk berhenti mengganggu kehidupanmu… Kyuhyun-ssi.’

Sekali lagi pria ini berdecak pelan, seolah mengejek ingatannya tentang ucapan gadis itu.

Ia menggelengkan kepalanya dengan cepat, “Tidak, tidak! Ini tidak benar, kenapa aku harus terus memikirkan perkataan gadis gila itu?!” gerutunya sambil mengalihkan pandangannya dari sosok gadis itu.

Dan, ya… kalian bisa menebak siapa sosok gadis itu kan? Ya benar, gadis itu tak lain adalah Kim Haneul.

Sang Dosen segera merapihkan buku-bukunya begitu jam kuliah telah usai. Tetapi, sebelum Dosen itu keluar dari ruangannya, Kyuhyun bahkan telah bergegas lebih dulu pergi dari ruangan itu, membuat sang Dosen berteriak karena kesal.

“Ck! Jika saja keluarganya bukanlah penyumbang terbesar di kampus ini, dan anak itu tak terlahir dengan otaknya yang encer, aku pasti sudah mengeluarkannya dari kelasku!” ujar sang Dosen menggerutu, segera bergegas keluar dari ruangan itu.

Sementara itu, di sisi lain tampak Haneul yang tetap tenang di tempatnya, dia lantas mulai merapihkan buku-bukunya, tak peduli dengan teriakan sang Dosen tadi atas ulah Kyuhyun yang pergi bahkan sebelum sang Dosen itu keluar dari ruangannya.

Sesaat kemudian terdengar suara riuh dari para mahasiswi di ruangan itu, sebagian dari mereka menjerit histeris karena terpesona dengan ketampanan sosok seorang pria yang baru saja masuk ke dalam ruangan ini, dan sebagian lainnya heboh membicarakannya.

Pria itu lantas tersenyum tipis saat melihat Haneul yang baru saja beranjak dari duduknya. Lalu tatapan mereka pun bertemu pandang dan pria itu mengangkat salah satu tangannya sambil tetap tersenyum pada gadis itu.

Haneul mengerutkan keningnya, sementara sosok pria itu yang tak lain adalah Donghae segera berjalan menghampirinya.

“Apakah kau sudah makan siang?” tanya Donghae kemudian, yang tentu saja menambah suara riuh di dalam kelas ini.

Mereka begitu terkejut saat seorang mahasiswa setampan dan setenar Lee Donghae, tiba-tiba saja menghampiri seorang gadis pendiam seperti Kim Haneul.

“Kau mau pergi makan siang denganku?” ia kembali bertanya dengan bersemangat.

Haneul tak mengatakan apapun, hanya tetap menatap Donghae dalam keheningan. Melihat reaksi Haneul ini, tentu saja membuat Donghae sedikit merasa bosan untuk menunggu.

“Aku akan mengartikannya sebagai jawaban ‘iya’. Ayo!” ajak Donghae, segera menarik tangan Haneul dan membuat gadis itu cukup terkejut, meskipun pada akhirnya dia tetap mengikuti langkah Donghae.

®Dangerously in Love®

Tanpa sedikitpun menyentuh makanannya, Haneul hanya terus diam sambil menatap arah lain. Dia bukan mengabaikan ajakan Donghae ataupun bersikap kurang sopan dengan tidak menyentuh makanannya, hanya saja, nafsu makannya sedang menghilang akhir-akhir ini dan Haneul merasa tak mampu menolak ajakan Donghae tadi, karena itulah dia berakhir dengan terdiam membisu di tempat ini tanpa sedikitpun menyentuh makanannya.

Donghae yang pada awalnya tengah asyik mengunyah makanannya, tiba-tiba saja berhenti dan mendongak untuk menatap Haneul, menyadari jika gadis di hadapannya itu sama sekali tak menyentuh makanannya.

“Kau tidak suka makanannya?” tanya Donghae kemudian, membuat Haneul kini menoleh ke arahnya. “Makananmu masih utuh, sepertinya… kau tidak suka makan bersamaku, ya?” cemberut Donghae, terlihat begitu kecewa.

Haneul buru-buru menggeleng cepat, “T-tidak… bukan seperti itu, hanya saja… akhir-akhir ini aku kehilangan nafsu makanku, jadi…”

Tatapan Donghae melebar dan raut wajahnya pun berubah. “Kau sakit, Haneul-ah?” tanya Donghae cepat, terdengar cemas.

“Tidak,” Haneul menggeleng sekali lagi sambil tersenyum kecil, “Ini biasa terjadi padaku…  mungkin, aku hanya sedikit kelelahan karena tugas-tugas yang semakin menumpuk.”

“Benarkah?” Donghae benar-benar tak mampu untuk menyembunyikan kekhawatirannya saat itu, “Apa kau sudah mencoba untuk memeriksakannya ke Dokter? Kurasa, hal seperti itu bukanlah sesuatu yang bisa di katakan ‘biasa’.” ujarnya kembali merenggut cemas.

Senyuman di wajah Haneul semakin mengembang. Sejak ia mengenal Donghae beberapa tahun lalu, kenapa dia baru menyadari jika pria di hadapannya ini begitu menggemaskan? Donghae juga begitu perhatian kepadanya, benar-benar sosok pria yang menyenangkan dan baik hati. Pantas saja jika selama ini banyak gadis yang mengaguminya, ternyata di balik wajahnya yang tampan, ia pun memiliki sikap yang patut di acungi jempol.

Donghae terdiam sejenak, merasa terpesona dengan senyuman yang menghiasi wajah gadis di hadapannya ini. Dia berpikir, itu adalah senyuman terindah yang pernah dia lihat dari gadis manapun. Dan Donghae bersumpah dalam hatinya, jika dia ingin terus melihat senyum itu terus berada di sana, menghiasi wajah cantik Haneul.

“K-kenapa kau menatapku seperti itu?” tanya Haneul gugup, sedikit merasa salah tingkah saat menyadari tatapan Donghae yang terus mengarah kepadanya, bahkan tanpa berkedip barang sedetikpun!

Donghae menggeleng sambil tertawa kecil, merasa dirinya begitu bodoh karena terlalu jujur dalam memperlihatkan perasaannya. “Tidak… hanya saja, kau terlihat lebih cantik saat tersenyum seperti itu, kuharap aku bisa terus melihatnya…” ujar Donghae mengakui, sedikit terdengar memalukan memang, tapi tidak apalah, selama dia masih bisa melihat senyuman indah itu, kenapa tidak?

Mendengar perkataan Donghae yang jelas-jelas tengah memujinya, tentu saja membuatnya semakain merasa gugup dan salah tingkah. Ia dapat merasakan kedua pipinya memanas dan ketika Donghae melihat ke arahnya sembari tersenyum, ia pun tak dapat menahan dirinya untuk tidak tersenyum dan tersipu malu.

“Kurasa, kau terlalu pintar dalam memuji seseorang.” ujar Haneul tanpa bermaksud untuk menyindirnya, dan kata-kata itu sukses membuat Donghae tertawa terkejut namun pada detik selanjutnya ia tertawa kecil, senang karena ada sedikit kemajuan di antara mereka berdua, setidaknya Haneul tak lagi merasa canggung kepadanya.

Dan keduanya pun larut dalam perbincangan santai yang cukup menyenangkan. Tanpa di sadari keduanya, Kyuhyun tengah memperhatikan keduanya. Ekspresi wajahnya begitu datar tak terbaca, tetapi dari sorot matanya samar-samar terlihat jika ia sedikit terusik dengan pemandangan itu.

“Ck, seperti dugaanku. Kim Haneul, kau tak jauh berbeda dari gadis-gadis kaya lainnya! Tidak mendapatkan pewaris Cho, kini kau beralih pada pewaris Lee, huh?” ia berbalik pergi, merasa jengah dengan pemandangan itu.

®Dangerously in Love®

Miyoung meletakkan majalah yang tengah di bacanya saat melihat sosok Kyuhyun yang hendak menaiki anak tangga menuju kamarnya.

“Eoh, kau sudah pulang? Tidak biasanya sekali,” ujarnya seraya menghampirinya. “Kupikir kau akan pergi keluar bersamanya.” lanjutnya seraya melirik tas yang di bawa Kyuhyun.

“Dia?” sebelah alis Kyuhyun terangkat ke atas, “Siapa maksudmu?”

Miyoung menggedikkan bahunya dengan acuh, “Well… tentu saja si tuan muda Lee itu.”

Dalam seketika raut wajah Kyuhyun berubah cemberut, tatapannya pun menajam dan ia terpaksa kembali mengingat kedekatan di antara Donghae dan Haneul siang tadi.

“Kenapa?! Apa kau tertarik padanya, eoh?! Jika ya, lupakan saja! Dia sudah memiliki gadis lain!” cerocos Kyuhyun dengan kesal, ia kemudian berbalik pergi dan berjalan cepat menaiki anak tangganya, meninggalkan Miyoung yang hanya terbengong di tempatnya, tak mengerti dengan sikap Kyuhyun yang tiba-tiba saja berubah drastis.

“Ada apa dengannya? Bukankah pria itu adalah sahabatnya? Kenapa dia harus semarah itu saat aku menanyakannya?” Miyoung terlihat bingung, berpikir sesaat sebelum akhirnya ia segera mengangkat kedua bahunya, tak mau terlalu peduli dengan hal itu.

®Dangerously in Love®

Kyuhyun segera melemparkan tasnya ke sembarang tempat lalu menjatuhkan dirinya ke atas ranjangnya yang empuk. Sesaat ia mengusap wajah lelahnya, menghembuskan nafas panjang sebelum akhirnya memejamkan kedua matanya.

Niat hati ingin mendapatkan ketenangannya, alih-alih ia justru malah kembali mengingat kedekatan di antara Donghae dan Haneul, dan entah kenapa itu membuatnya merasa kesal.

“Haish… kenapa aku harus merasa terganggu dengan semua itu?!” gerutunya, mengacak frustrasi rambutnya seraya beranjak dari posisi tidurnya.

Ia mendesis marah, merutuki pikirannya sendiri karena terus-menerus mengingat kejadian tadi siang. Mulai dari sikap Haneul yang kini mulai benar-benar mengacuhkan keberadaan dirinya dan tentu saja tentang kedekatan di antara Donghae dan Haneul pun tak luput begitu saja dari benaknya.

“Ini benar-benar menggelikan!” ia tersenyum kecut, seolah menyindir sikapnya yang entah kenapa terasa konyol baginya. “Aku seharusnya merasa senang karena akhirnya gadis itu tak lagi muncul di hadapanku! Tapi kenapa aku… Argh! Gadis itu benar-benar membawa pengaruh buruk untukku!” geramnya marah.

Ia menghentakkan tubuhnya kembali ke atas ranjang, berbaring dengan perasaan marah dan frustrasi. Sekali lagi ia memejamkan kedua matanya, berusaha untuk menenangkan dirinya dari perasaan aneh yang membuatnya begitu marah dan frustrasi.

Namun, baru sekejap ia merasa terlelap dalam tidurnya. Kyuhyun merasa seperti jiwanya di tarik secara paksa ke dimensi yang lain, ke waktu di masa lampau saat ia masih sangat kecil dulu.

Sebuah tangan yang terlihat putih pucat itu mengulur ke hadapannya, menyentuh wajah Kyuhyun dengan telapak tangannya yang terasa dingin dan di penuhi bau obat-obatan yang menusuk indera penciumannya.

Kyuhyun kecil yang masih berusia 5 tahun itu, jelas terlihat tak suka. Ia berusaha untuk menjauh dari sentuhan yang terasa menjijikan baginya itu, tetapi kemudian ia merasakan sebuah pelukan dari sang pemilik tangan itu. Aroma obat-obatan semakin melekat dalam penciumannya dan rasa-rasanya ia seperti ingin muntah sebentar lagi.

“Hyunnie… ibu mencintaimu…” suara bisikan itu terasa mengerikan untuknya. Seolah-olah kata-kata itu mampu merenggut nyawanya dalam hitungan detik, dan Kyuhyun kecil tahu bahwa sosok yang tengah memeluknya ini bukan lagi Ibunya yang ia kenal dulu.

Wanita ini seperti seorang monster baginya. Begitu mengerikan, misterius dan berbahaya.

Lalu, tanpa di sadari olehnya, sebuah telapak tangan dingin yang berwarna putih pucat itu telah melingkar di leher mungilnya, bersiap mencekik lehernya dengan sekuat tenaga.

Kyuhyun refleks memegang tangan itu, berusaha melepaskan cekikan yang mulai membuat dirinya tak mampu bernafas. Bocah kecil berusia 5 tahun itu, terlihat ketakutan dan terbatuk di saat yang bersamaan, nafasnya tersenggal-senggal serta raut wajahnya pun memucat.

Tatapannya bertemu pandang dengan sepasang mata yang memancarkan kemarahan dan kebencian. Ia mulai merasakan pandangannya mengabur dan kepalanya mulai berdenyut nyeri, terasa berdengung dan berputar-putar.

Sedetik kemudian sebelum ia kehilangan kesadarannya, Kyuhyun jelas mendengar sebuah teriakan dari wanita lain. Tubuhnya seperti di tarik dan hanya dalam sekejap, ia merasakan sebuah pelukan yang menenangkan, nyaman dan membuatnya merasa… terlindungi.

Deg!

Kyuhyun dengan cepat membuka kedua matanya, terbangun dari tidurnya dengan nafas tersenggal-senggal dan keringat dingin yang membasahi sekujur tubuhnya.

Sesaat ia tampak ketakutan dan gelisah, kedua bola mata hitamnya bergerak dengan panik dan jantungnya bergemuruh dengan cepat. Seakan-akan dia baru saja melakukan sebuah balapan lari maraton yang mampu membuat degup jantungnya berdegup sekencang itu.

Seluruh otot tubuhnya terasa menegang dan kaku, begitu sulit rasanya untuk di gerakkan. Ia seperti kehilangan kontrol atas tubuhnya untuk beberapa saat, sebelum akhirnya dia dapat kembali mengatur nafasnya dan ketenangan pun kembali menyergapi dirinya.

Kyuhyun mengusap wajahnya yang di penuhi keringat dingin, hembusan nafas berat lolos dari mulutnya dan ia pun mulai beranjak dari posisi tidurnya lalu duduk bersandar pada kepala ranjang. Ia melirik meja kecil samping ranjangnya dan pria ini mulai mengumpat pelan, merasa kesal karena tak menemukan segelas air putih yang di perlukannya saat ini.

Dengan malas, ia menyeret kedua kakinya menuju dapur. Di raihnya sebotol air dingin dari dalam lemari es dan ia langsung meneguknya sampai habis, menghilangkan rasa dahaga pada kerongkongannya yang terasa kering.

“Mimpi buruk lagi?” sebuah suara dari arah belakang sudah terasa familiar baginya dan Kyuhyun hanya mengangguk sebagai jawabannya. Sentuhan lembut di pundaknya cukup membuat ketegangan Kyuhyun lambat laun memudar, “Kau baik-baik saja?”

Kyuhyun menghela nafas sejenak, lalu berbalik, menghadap sosok Miyoung yang terlihat mencemaskannya. “Aku baik-baik saja, Young… tak perlu mengkhawatirkanku.”

“Kuharap begitu,” Miyoung mengusap pelan pundak Kyuhyun. “Aku akan membuatkan teh untukmu…” ujarnya kemudian.

Kyuhyun hanya mengangguk singkat, meng-iya-kan.

Tetapi, belum lama ia mendapatkan ketenangannya. Sebuah ‘penglihatan’ seolah kembali menghantam dirinya, suara teriakan orang-orang yang berdengung di telinganya, di susul suara sirine ambulan dan juga darah yang berceceran di mana-mana.

Sebuah tubuh tergeletak di atas aspal yang dingin, tubuhnya yang mungil menandakan jika ia adalah seorang gadis, dia hanya mengenakan sebuah gaun tidur berwarna putih yang terlihat sangat kontras dengan darah yang mengalir dari tubuhnya.

Dan ketika para petugas ambulan mulai mengangkat tubuh gadis itu, Kyuhyun tersentak dengan wajah sang gadis itu. Dia mengenalinya… gadis itu… Kim Haneul.

Kyuhyun terkesiap, kembali merasakan dadanya yang bergemuruh cepat dan nafasnya yang tersenggal-senggal. Kedua bola mata hitamnya itu sekali lagi terlihat bergerak panik.

Miyoung yang berada di sampingnya tentu menyadari hal itu, kecemasan kembali terlihat di wajah gadis itu. “Kyuhyun-ah… apa yang terjadi?” tanyanya khawatir.

Hening, pria itu tak menjawabnya, dia seperti tengah bergelut dengan pikirannya sendiri.

Beberapa hari yang lalu, ia mendapatkan ‘penglihatan’ secara acak tentang gadis itu dan itu bukan hanya sekedar ‘penglihatan’, semuanya benar-benar terjadi! Gadis itu di ‘serang’ oleh beberapa gadis jalang tak tahu diri.

Dan sekarang… apakah ‘penglihatannya’ benar-benar akan terjadi?

“Oh sial!” umpat Kyuhyun, tanpa sadar kedua kakinya segera bergerak dan berlari secepat mungkin, tanpa menggunakan jaketnya ia hanya berlari keluar dari rumahnya.

“Kyuhyun-ah!” teriak Miyoung, berusaha mengejar langkah Kyuhyun, tetapi sia-sia, pria itu telah lebih dulu menaiki mobilnya dan segera melajukan mobilnya secepat mungkin.

Miyoung terkesiap kaget, merasa bingung sekaligus cemas dengan reaksi Kyuhyun yang mungkin saja dapat membahayakan nyawanya sendiri. Ia mengusap keningnya, terlihat khawatir dan takut jika sesuatu yang buruk mungkin akan terjadi pada Kyuhyun.

“Apa yang sebenarnya kau lihat, Cho Kyuhyun?!” gumamnya cemas.

®Dangerously in Love®

Dengan tatapannya yang begitu kosong, ia hanya terus berjalan menyusuri jalanan trotoar. Keadaannya yang bertelanjang kaki serta hanya mengenakan sebuah gaun tidur tipis di tengah-tengah cuaca malam kota Seoul yang ekstrim, jelas menarik perhatian pejalan kaki lainnya.

Orang-orang itu berjalan sambil berbisik dan memperhatikannya, melemparkan tatapan aneh dan penuh tanya pada sosok gadis yang tak lain adalah Kim Haneul itu.

Bruk!

Seorang wanita berusia sekitar 40-an itu tanpa di sengaja bertabrakan dengannya.

Tetapi, seolah tak peduli, Haneul hanya terus berjalan tanpa mengatakan sepatah katapun. Berbeda halnya dengan wanita itu, ia terlihat mengomel sembari berbalik dan berteriak.

“YA! Berhenti kau di sana, dasar gadis jalang!” teriaknya dengan penuh kemarahan.

Tak mendapatkan respon dari gadis yang bertabrakan dengannya itu, dia lantas berjalan dengan cepat, mengejar langkah Haneul. “YA! Aku bilang untuk berhenti! Dasar kau gadis jalang sialan!” ia kembali berteriak, tangannya mengulur ke depan, hendak menjangkau Haneul dan menjambak rambutnya.

Namun, sebelum hal itu terjadi, Haneul telah lebih dulu berbalik dan menangkap tangan wanita tersebut. Dia jelas terkejut, terlebih ketika tatapan Haneul yang datar tadi seketika berubah menjadi tajam.

“Jangan macam-macam denganku, wanita tua!” Haneul memberikan penekanan di setiap kata-katanya, membuat wanita itu jelas merasa terintimidasi dengan tatapan Haneul yang tajam serta intonasi nada suaranya yang dingin.

Wanita itu meringis kesakitan, merasakan cengkraman Haneul di pergelangan tangannya semakin erat dan rasa-rasanya mampu membuat pergelangan tangannya yang mungil itu patah dalam sekejap mata.

“A-ahk! L-lepaskan! YA!” ringisnya kesakitan, berusaha untuk melepaskan tangannya dari cengkraman Haneul. “YA!” ia berteriak kembali untuk kesekian kalinya, berharap jika dia dapat membuat Haneul sedikit merasa takut dengan pelototan yang di berikannya serta teriakannya itu.

Tapi wanita ini salah, Haneul sama sekali tak terpengaruh. Ia justru menarik salah satu sudut bibirnya, memperlihatkan sebuah seringaian licik yang langsung membuat wanita itu bergidik ngeri. Seolah, ia dapat merasakan aura berbahaya yang mengelilingi gadis ini.

“Berhenti berteriak padaku, atau kau akan tahu akibatnya.” seringai Haneul, ia kemudian menghentakkan dengan kasar tangan wanita itu, lalu berbalik kembali tanpa mengatakan apapun.

Seluruh tubuh wanita itu terlihat bergetar hebat karena ketakutan, pergelangan tangannya yang sempat di cengkram Haneul tadi, tampak membiru dan linu.

Beberapa orang yang sempat memperhatikan mereka, mulai menghampiri wanita itu dan ada kengerian yang tersirat di wajah orang-orang itu, ketika melihat pergelangan tangan sang wanita yang begitu membengkak.

“DASAR GADIS GILA!” murka wanita itu dengan marah, ia lantas berlari secepat mungkin lalu di dorongnya tubuh Haneul dengan sekuat tenaga, membiarkan tubuh mungil Haneul seketika limbung dan terdorong ke tengah-tengah jalanan yang di penuhi kendaraan yang berlalu lalang. “MATI KAU, DASAR GADIS JALANG!” teriak wanita itu dengan murka.

Suara klakson mobil yang begitu nyaring dan sorot cahaya lampu mobil memenuhi jalan.

Akan tetapi hal itu, seolah tak membuat Haneul takut. Ia hanya diam terpaku di tempatnya seraya melemparkan tatapan penuh kebencian pada wanita itu yang sontak saja membuat wanita itu kembali merasa ketakutan, dia mulai berbalik dan segera pergi dari tempat itu.

Sementara Haneul, dia masih berdiri di tempatnya sembari menatap tajam pada sosok sang wanita yang semakin lama semakin menjauh dari tempat itu.

Tiiit… Tiiitt…

Bunyi klakson yang cukup panjang itu, tak sedikitpun mengalihkan perhatian Haneul. Dia hanya terdiam di tempatnya, seolah tak peduli akan bahaya yang di hadapinya saat ini. Cahaya lampu mobil semakin dekat dan suara klakson itu bertambah kencang.

Sret!

Seseorang menarik tubuhnya ke jalanan, mereka berguling di atas aspal yang dingin dan Haneul pun terselamatkan dari bahaya yang nyaris mengancam nyawanya itu.

Haneul mengerjapkan kedua matanya, seakan baru tersadar dari tidurnya yang panjang. Ia melihat sekelilingnya, tampak kebingungan saat mendapati dirinya tengah menjadi pusat perhatian orang-orang, dan terlebih kini dia berada di pusat kota Seoul.

Apa yang terjadi pada dirinya? Dia hanya ingat, jika beberapa waktu yang lalu dia telah bersiap untuk tidur, tetapi…

Perhatian Haneul teralihkan ketika tatapannya menemukan sosok lain di sampingnya, dan ia terkesiap kaget saat menyadari jika sosok itu adalah Cho Kyuhyun!

Kyuhyun terlihat meringis kesakitan, memegangi lengannya kanannya yang terluka dan mengeluarkan darah segar.

“Cho Kyuhyun-ssi,” dia tampak khawatir sekaligus terkejut melihat keadaan Kyuhyun saat ini. “Cho Kyuhyun-ssi, bertahanlah…” cemasnya. “Ya tuhan… apa yang terjadi di sini…” ia semakin terlihat panik dan dengan tubuhnya yang bergemetar, Haneul mulai melirik orang-orang yang mengelilinginya saat ini. “Tolong panggilkan ambulan! Siapapun itu… tolong bantu aku panggilkan ambulan!” teriaknya dengan panik, lalu kembali menatap Kyuhyun.

“Kyuhyun-ssi… kumohon, bertahanlah sebentar lagi…” tanpa sadar Haneul mulai menangis dan merengkuh tubuh Kyuhyun, membuat pria itu berbaring di atas lahunannya.

Kyuhyun hanya terdiam, merasakan kepalanya yang berputar-putar dan pandangannya yang mulai mengabur.

Dan sebelum ia kehilangan kesadarannya, Kyuhyun merasa ada yang tidak asing dengan kejadian ini. Semuanya terasa deja vu baginya, seolah-olah dia pernah mengalami kejadian serupa di masa yang lampau.

Kecelakaan, suara tangis, perkataan minta maaf yang terus terlontar dari bibir seseorang dan suara sirine ambulan yang terus berdegung nyaring. Dia… pernah mengalaminya.

‘Hyunnie… maafkan aku… maafkan aku…’ tangisan gadis kecil berusia 5 tahun itu tak berhenti juga, tangan mungilnya memeluk erat seorang bocah lelaki yang setengah tak sadarkan diri dengan darah yang mengalir dari kepalanya.

Suara ambulan mulai mendekat dan sedetik kemudian terdengar sebuah jeritan melengking dari arah lain. ‘Tidak! Lepaskan aku! Aku hanya menginginkan anakku! Lepaskan aku!’

‘Berikan aku suntikan obat penenang!’ titah seorang Dokter yang baru saja turun dari ambulan itu.

Petugas ambulan lainnya mulai bergegas menghampiri kedua anak kecil berusia 5 tahun itu. Mereka mengangkat tubuh sang bocah lelaki ke atas brankar dan gadis kecil itu berlari mengikutinya.

‘Ahjusshi, tolong selamatkan dia… aku tidak ingin Hyunnie pergi… tidak ingin.” tangisnya sambil berucap polos yang tentu saja di balas senyuman lirih dari sang petugas ambulan.

‘Dia akan baik-baik saja, kau tenang saja…’ ujarnya menenangkan gadis kecil itu.

Dan sebelum brankar itu di masukkan ke dalam ambulan, bocah lelaki itu sempat tersadar sesaat, di liriknya sesaat gadis kecil itu dan tangannya terulur ke depan, berusaha menjangkau gadis kecil itu.

Mulutnya terbuka, hendak mengatakan sesuatu, tetapi lidahnya terasa kelu dan suaranya pun seperti tercekat di dalam tenggorokannya.

Lalu… pintu ambulan pun tertutup dan dia tak dapat melihat gadis kecil itu lagi.

®Dangerously in Love®

Kyuhyun membuka kedua kelopak matanya secara perlahan, hal pertama yang di lihatnya adalah langit-langit atap yang di cat putih serta suara bip yang terdengar berulang dari layar monitor di sampingnya.

“Kyuhyun-ssi, kau sudah sadar?” Haneul segera beranjak dari duduknya begitu melihat kedua mata Kyuhyun yang terbuka.

Pria itu menoleh padanya, sedikit bingung dengan apa yang terjadi. Ia mengamati sejenak wajah Haneul, kedua mata gadis itu sembab dan ada jejak air mata di kedua pipinya.

Ia menghembuskan nafasnya, kepingan-kepingan ingatannya telah kembali dan Kyuhyun sekarang ingat, alasan kenapa ia berbaring di sini, di dalam ruangan rumah sakit yang jelas-jelas sangat di bencinya.

“Kupikir aku yang terluka, lalu unuk apa kau menangis?” suara Kyuhyun terdengar sedikit serak, tapi tak sedikitpun sinisme yang di milikinya terhadap Haneul berkurang.

Haneul menunduk sedih, merasakan air mata mulai kembali menggenang di matanya. “Ini salahku… jika saja kau tidak menyelamatkanku, kau tidak mungkin seperti ini… aku benar-benar minta maaf…” ujarnya dengan bergetar, berusaha untuk tidak menangis kembali.

Kyuhyun menatapnya sesaat, “Bodoh!” singkat dan jelas, hanya itu yang terlontar dari bibir Kyuhyun untuk menanggapi permintaan maaf Haneul.

Gadis itu masih menunduk sedih, “Aku tahu,” gumamnya lirih. “Dan aku juga aneh, aku sudah biasa mendengarnya, mereka menganggapku seperti orang gila..”

Ada luka mendalam yang terpancar dari tatapan matanya dan Kyuhyun melihat semua itu dengan jelas. Ia menggerakkan tangan kanannya yang tertancap selang infus, berniat untuk menyentuh gadis itu, tetapi ia segera mengurungkan niatnya itu seraya menarik kembali tangannya.

Sejujurnya, ada sedikit rasa bersalah dalam dirinya, mengingat jika dirinya pernah berkata bahwa Haneul adalah gadis gila, dan sekarang ia mengerti kenapa saat itu Haneul terlihat begitu sedih saat Kyuhyun mengatakan hal itu.

Rupanya, memang ada sesuatu yang lain dalam diri gadis itu dan Haneul jelas menyadari hal lain tersebut. Tapi apa yang berbeda? Benarkah Haneul dirasuki sosok makhluk halus?

Tapi kenapa? Setahunya, hanya orang-orang tertentu yang bisa di rasuki oleh roh-roh itu. Jadi, apakah mungkin… Haneul sama sepertinya? Bisa melihat roh-roh makhluk halus itu?

Pertanyaan-pertanyaan itu terus berputar tanpa henti dalam benaknya, Kyuhyun sekali lagi melirik Haneul dan ia mengerutkan keningnya, mencoba menebak-nebak apa yang saat ini ada di pikiran Haneul.

Namun, sebuah suara gaduh dari luar terdengar, membuyarkan lamunan Kyuhyun dan sedetik kemudian pintu pun terbuka, mengalihkan perhatian Kyuhyun dan Haneul. Mereka berdua secara bersamaan menoleh ke arah ambang pintu dan mendapati sosok Miyoung dan Donghae yang baru saja datang, di ikuti kedua suster lainnya.

Miyoung menatap secara bergantian antara Kyuhyun dan Haneul, ada sorot ketidaksukaan yang terpancar dalam tatapan matanya. Dia melirik sinis pada para suster yang sempat melarang dirinya dan Donghae untuk masuk, karena waktu jam besuk telah habis.

“Kau bilang tidak ada yang boleh menjenguk?!” tegurnya dengan nada dingin, ia melipat kedua tangannya di depan dada, membuat nyali kedua suster itu seketika menciut.

Donghae meringis pelan, sedikit tak tega saat melihat kedua suster itu terkena amukan dari gadis di sampingnya. “Eii.. Miyoung-ah, sudahlah..”

Miyoung mendelik tajam ke arahnya, sebelum akhirnya berjalan mendekati Kyuhyun dan tak mempedulikan kedua suster itu lagi.

Sekali lagi Donghae meringis pelan, merutuki sikap acuh tak acuh yang di perlihatkan oleh Miyoung. “Maafkan dia… biasanya dia tidak seperti itu,” bisik Donghae pada kedua suster itu, yang tentu saja membuat suster itu sedikit merasa senang karena ada pria setampan dan sebaik dirinya, menghibur mereka. “Kami hanya akan berada 15 menit di sini, setelah itu kami akan pergi… tidak apa-apa kan?” lanjut Donghae dan di balas anggukan singkat dari kedua suster itu.

Setelah itu, mereka lantas pergi dan Donghae buru-buru menutup pintunya.

Kyuhyun menghela nafas panjang, memutar kedua matanya dengan jengah. “Bisakah kau tidak datang dengan cara seperti itu, Miyoung-ah?” ujar Kyuhyun kemudian.

“Kenapa?! Kau tidak suka?!” balas Miyoung ketus, ia melirik sesaat pada Haneul dan gadis itu sepertinya menyadari akan tatapan Miyoung itu.

Haneul berdiri dengan tak nyaman di tempatnya, merasa risih dengan tatapan Miyoung. Ia memberanikan dirinya untuk balas menatap Haneul, tersenyum kecil kepadanya.

“A-annyeong haseyo… a-aku Kim Haneul…” ujarnya memperkenalkan diri, mengulurkan tangannya ke depan.

Miyoung menatap tangan Haneul dengan sebelah alisnya yang terangkat, “Aku tahu, kau yang menyebabkan Kyuhyun celaka seperti ini kan?!” Miyoung mengalihkan tatapannya, bersikap angkuh dengan tidak menyambut tangan Haneul.

Rasa bersalah kembali menyergapi dirinya, Haneul mengangguk pelan. “Ya… aku yang membuatnya celaka, maafkan aku…” sesal Haneul.

“Ya! Miyoung-ah, jangan bersikap ketus seperti itu kepadanya! Kau keterlaluan!” Donghae segera berjalan mendekati Haneul, berdiri di antara Miyoung dan Haneul, sementara itu Kyuhyun hanya tetap diam.

“Kenapa?! Apakah aku salah?!” tanya Miyoung tanpa menurunkan intonasi suaranya. “Dia yang telah membuat Kyuhyun celaka, lalu untuk apa aku bersikap baik kepadanya?!”

“Miyoung-ah!” kesal Donghae, jika saja dia tidak mengenal watak Miyoung dengan baik, mungkin Donghae akan benar-benar marah besar kepada gadis berwatak buruk ini.

“Donghae-ya.. sudahlah, tidak apa-apa. Ini memang salahku…” ujar Haneul kemudian, dia tak ingin jika sampai Donghae ribut dengan gadis ini.

Bahkan, dalam hati ia berpikir, mungkinkah gadis ini yang selalu di sebut-sebut mahasiswi di kampusnya? Tentang sosok gadis yang telah bersahabat lama dengan Kyuhyun dan Donghae, dan ada juga desas-desus yang mengatakan, jika Miyoung begitu terlihat serasi dengan kedua pria ini.

Dan jika memang benar yang di maksud mereka adalah Miyoung yang sedang berdiri di hadapannya sekarang, maka dia pun menyetujui ucapan mereka. Dia terlihat cantik dan dewasa, berbeda sekali dengan dirinya yang biasa-biasa saja.

“Tidak seperti itu, Haneul-ah! Aku tahu ini hanya kecelakaan saja, kau tidak bisa hanya mengatakan ini semua adalah kesalahamu!” gerutu Donghae tak terima. Dia menoleh pada Kyuhyun, “Ya! Cho Kyuhyun, apakah kau tidak akan mengatakan sesuatu, eoh?”

Kyuhyun kembali menghembuskan nafasnya, “Apa yang harus aku katakan?”

Donghae meringis kesal, tak suka dengan jawaban Kyuhyun yang seakan membuat Haneul memang benar-benar bersalah dalam kejadian ini.

“Setidaknya kau bisa mengatakan jika ini bukan salah Haneul!” seru Donghae kesal.

“Kenapa dia harus membelanya?!” sungut Miyoung tak terima. “Gadis itu jelas-jelas telah membuat Kyuhyun celaka, Lee Donghae!”

“Bisakah kau berhenti menyalahkannya?!” balas Donghae marah, benar-benar kesal dengan setiap kata pedas yang terlontar dari mulut Miyoung.

“Donghae-ya,” Haneul semakin merasa tidak enak, dia terkesan seperti seorang gadis yang telah berhasil menghancurkan persahabatan di antara ketiga orang ini. Ia lantas menyentuh tangan Donghae dan sukses mengalihkan perhatian pria itu.

Kemarahan Donghae seketika menguap dan ia pun sontak menoleh pada tangan Haneul yang kini tengah memegang tangannya, lalu beralih menatap Haneul.

Sama halnya seperti Donghae, Kyuhyun pun terlihat terkejut. Tatapannya mengarah pada tangan Haneul dan tanpa di sadari ia mendengus, seolah tak percaya dengan apa yang di lihatnya saat ini.

“H-Haneul-ah…” Donghae berusaha untuk bersikap setenang mungkin, tapi gagal bahkan di saat ia baru saja menyebut nama gadis itu.

“Sudah cukup, jangan bertengkar lagi… sekarang, bisa kau antar aku pulang?” ujar Haneul, tak menyadari kegugupan yang saat ini sedang melanda pria di hadapannya itu.

Donghae terdiam sejenak, masih menganggap jika semua ini adalah mimpi yang seakan menjadi kenyataan. Jantungnya berdegup kencang dan seluruh darah dalam tubuhnya seketika memanas, menimbulkan efek hangat yang menyenangkan dalam dirinya.

“T-tentu saja, aku akan mengantarkanmu pulang…” jawab Donghae cepat, tak butuh waktu lama baginya untuk memikirkan jawabannya.

Dengan senyum sumringah yang kini menghiasi wajahnya, Donghae lantas menoleh pada Kyuhyun. Tak ingin tertangkap basah tengah memperhatikan mereka, Kyuhyun pun segera mengalihkan tatapannya ke arah lain sembari berdehem kecil.

“Kyuhyun-ah, aku akan pulang bersama Haneul sekarang, kau baik-baik saja kan jika aku tinggal?” ujar Donghae dengan bersemangat.

Sekali lagi Kyuhyun mendengus, “Kau pikir aku anak kecil? Pergilah, lagipula aku tidak membutuhkan orang sepertimu!”

Donghae mencebikkan bibirnya, mencibir ucapan Kyuhyun. “Well, aku lupa jika sekarang baby sitter-mu telah datang untuk menemanimu!” sindirnya sambil melirik Miyoung.

Miyoung terlihat seperti ingin mengatakan sesuatu, tetapi buru-buru Donghae melotot ke arahnya dan berkata lebih dulu, “Kenapa?! Kau masih ingin berdebat denganku, eoh?! Sudahlah, lupakan saja! Dasar nenek sihir!” cibir Donghae sekali lagi, yang tentu saja dapat membuat Miyoung semakin kesal.

“Donghae-ya, jangan memulai lagi!” sela Haneul cepat, segera menarik tangan Donghae kembali dan untuk kedua kalinya, kekesalan Donghae seketika menguar lenyap begitu saja.

“Aku mengerti. Baiklah, ayo kita pergi dari sini, sebelum nenek sihir ini kembali mengamuk padamu!”

“Donghae-ya.”

Donghae tersenyum kepadanya, kemudian menggenggam tangan Haneul tanpa ragu dan membawanya segera keluar dari ruangan itu.

Sedangkan Miyoung tampak menggerutu kesal, sumpah serapah sudah siap meluncur dari mulutnya itu, tetapi dia menahannya, dia tak ingin menyia-nyiakan waktunya hanya untuk memarahi pria dewasa yang jelas-jelas masih selalu bersikap kekanak-kanakan itu.

“Dia tidak berubah, selalu menyebalkan!” gerutu Miyoung.

Kyuhyun yang pada awalnya tak bisa sedikitpun mengalihkan perhatiannya dari sosok Donghae maupun Haneul yang telah menghilang dari balik pintu itu, akhirnya menoleh ke arah Miyoung setelah mendengar gerutuan gadis itu.

Pria ini menggedikkan bahunya acuh, “Kau juga menyebalkan.”

Mulut Miyoung sontak terbuka, tatapannya berubah kesal. “Cho Kyuhyun!”

Kyuhyun balas menatapnya datar, “Apa? Aku tidak salah kan? Kau datang seperti angin ribut yang tiba-tiba memarahi seluruh orang di tempat ini, mulai dari para suster, lalu pada Haneul.” cerocos Kyuhyun. “Ya! Miyoung-ah, kurasa temperamentalmu yang buruk itu harus di perbaiki…”

Miyoung terlihat ingin mengatakan sesuatu, tetapi ia menahannya. Kekesalan jelas terlihat di wajahnya dan tanpa mengatakan apapun dia lantas berbalik.

“Hey, kau mau kemana?” tanya Kyuhyun sedikit meninggikan nada suaranya.

“Pulang!”

“Apa?! Lalu bagaimana denganku?!”

“Aku tidak peduli!”

“YA! Shim Miyoung, jangan keterlaluan, eoh! Kau pasti tahu sudah berapa banyak makhluk sialan yang bergentayangan di ruangan ini sekarang!”

Miyoung tak menggubrisnya, dia hanya segera membuka pintunya dan segera menutupnya kembali, tak peduli dengan panggilan Kyuhyun yang semakin terdengar keras dari dalam ruangannya.

“Sialan kau Cho Kyuhyun! Kau bahkan tidak menyadari betapa khawatirnya aku!” gurat kesedihan mulai tampak dalam sorot mata Miyoung.

®Dangerously in Love®

“Terima kasih sudah mengantarkanku, Donghae-ya.. dan terima kasih untuk jaketnya, aku akan mengembalikannya saat di kampus..” ujar Haneul ketika turun dari mobilnya.

“Ah, tidak perlu sungkan.. kau bahkan bisa memiliki jaket itu..” jawab Donghae malu-malu.

Haneul mengerutkan keningnya, bingung. “Apa?”

“H-huh?” Donghae terkesiap sejenak, terkejut dengan apa yang di katakannya sendiri. “A-ah.. itu, m-maksudku… kau bisa mengembalikan jaketnya kapan saja… he he.” jawabnya kikuk, menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

“Oh, baiklah…” senyum Haneul, benar-benar tak menyadari kegugupan yang tengah di rasakan Donghae saat ini.

Keduanya terdiam untuk beberapa saat, kehilangan topik untuk di obrolkan. Hanya untuk beberapa detik saja, sampai akhirnya Donghae kembali memecah keheningan itu.

“Ehm, soal kejadian di rumah sakit tadi… kuharap, kau tidak perlu memikirkan apa yang di ucapkan Miyoung. Terkadang, gadis itu memang sedikit pemarah…”

Haneul segera menggeleng cepat, dia tak ingin jika siapapun merasa bersalah atas hal ini. Kecelakaan yang di alami Kyuhyun murni adalah kesalahannya, walaupun dia sendiri tak tahu kenapa Kyuhyun bisa datang di saat yang tepat, tetapi kecelakaan itu tetaplah kesalahannya karena telah melibatkan Kyuhyun.

“Aku sudah mengatakan tidak apa-apa, Donghae-ya… aku baik-baik saja.”

“Benarkah?” tanya Donghae masih ragu dan di balas sebuah anggukan singkat serta satu senyuman tipis yang cukup meyakinkan dari gadis itu. “Oh, syukurlah…” leganya. “Tapi.. jika aku boleh tahu, sebenarnya kenapa kecelakaan ini bisa terjadi… maksudku, kenapa kalian bisa bersama-sama saat itu?” tanya Donghae kemudian.

Hening, Haneul tampak diam membisu, seolah dia enggan untuk menceritakan apa yang sebenarnya terjadi pada saat kecelakaan itu. Karena faktanya, dia sendiri pun masih bingung, dia tak tahu apa penyebab dia bisa berada di tengah-tengah kota dan kenapa bisa ada Kyuhyun saat itu, dia benar-benar tak dapat mengingatnya dengan jelas.

“Err.. jika kau tidak ingin mengatakannya, tidak apa-apa…” ujar Donghae cepat, menangkap ada rasa tidak nyaman dalam diri Haneul ketika dia menanyakan hal tersebut.

Haneul lantas tersenyum enggan dan bercicit pelan, “Maaf…”

“Tidak apa-apa…”

Sekali lagi mereka kembali larut dalam keheningan sesaat, dan pada detik selanjutnya kini Haneul lah yang lebih dulu memulai pembicaraan.

“Donghae-ya, boleh aku tanya sesuatu?” ujarnya kemudian.

Donghae dengan bersemangat langsung mengangguk, “Tentu, tanyakan saja, apa?”

Sejenak  Haneul tampak ragu untuk mengatakannya, tetapi jika dia tidak menanyakan hal ini, dia pasti akan benar-benar merasa penasaran.

“Ehmm… apakah Kyuhyun dan Miyoung… memiliki hubungan khusus?”

Semangat dalam diri Donghae seketika meluntur, senyum di wajahnya pun memudar dan di ganti dengan seulas senyuman enggan yang sedikit di paksakan.

“Kenapa kau bertanya seperti itu?” tanyanya balik, tanpa berniat untuk menjawab terlebih dulu pertanyaan yang di berikan Haneul.

“Oh?” Haneul terdiam sesaat, sedikit salah tingkah. “Ah… tidak, hanya penasaran saja…” jawabnya berbohong, padahal jika boleh jujur, ia merasa cemburu dengan kedekatan yang di tunjukkan Miyoung dan Kyuhyun.

Belum lagi, saat di rumah sakit tadi pun, Kyuhyun sama sekali tak membelanya. Bahkan di saat Donghae meminta Kyuhyun untuk sedikit saja membelanya, pria itu hanya bersikap acuh kepadanya.

Ternyata cinta pertamanya benar-benar menjadi sebuah cinta bertepuk sebelah tangan yang menyakitkan. Kyuhyun sepertinya telah memiliki gadis lain yang mungkin di sukainya dan Haneul bisa menebak siapa gadis itu.

“Haneul-ah…” panggil Donghae kemudian.

Lamunan Haneul tentang hubungan di antara Kyuhyun dan Miyoung seketika buyar saat suara Donghae menginterupsi kediamannya. Gadis ini lantas kembali memfokuskan dirinya untuk menoleh pada Donghae.

“Ya?”

“Err… akhir pekan ini, apakah kau memiliki acara?”

Haneul terdiam sejenak, tampak berpikir. Lalu ia menggeleng singkat, “Sepertinya tidak… kenapa?”

Kegugupan kembali merayapi perasaannya, Donghae menjilat bibirnya yang tiba-tiba saja terasa kering dan ia menarik nafas sejenak, berusaha menyiapkan mentalnya.

“Err… soal itu, aku… aku… ingin mengajakmu pergi keluar.. a-apakah kau mau?” dengan susah payah Donghae berusaha mengatakan hal itu dan dia benar-benar tak dapat untuk menyembunyikan kegugupannya itu.

1 detik…

2 detik…

3detik…

Tidak ada jawaban dan untuk kesekian kalinya Donghae kehilangan semangatnya. Pupus sudah harapannya untuk mengajak Haneul jalan-jalan bersama akhir pekan ini.

“Baiklah.” dan tiba-tiba saja jawaban yang di nantikan Donghae terlontar dari mulut gadis itu, Donghae menatap tak percaya padanya dan Haneul hanya tersenyum sembari mengangguk singkat untuk meng-iya-kan ucapannya itu.

Tanpa bisa di kontrol, senyum sumringah Donghae lantas kembali menghiasi wajahnya. Dia bahkan nyaris melompat karena saking kegirangannya, tetapi dia menahannya. Ia melipat bibirnya, berusaha untuk tidak tersenyum lebih lebar lagi.

“Baiklah, kalau begitu aku akan menjemputmu nanti…” ujar Donghae kemudian.

“Hm, oke…”

Senyuman di wajah Donghae semakin mengembang, lalu ia pun melambaikan tangannya pada Haneul, bergegas masuk ke dalam mobil lalu mulai menyalakannya dengan semangat.

Hanya dalam hitungan detik, Donghae lantas telah melajukan mobilnya, meninggalkan kawasan rumah Haneul dengan perasaan lega, gembira dan semangat. Benar-benar seperti sebuah mimpi yang menjadi kenyataan.

Sementara itu, senyum di wajah Haneul seketika memudar, tatapannya berubah sendu dan tak bisa ia pungkiri, ia masih memikirkan tentang hubungan apa yang di miliki di antara Kyuhyun dan Miyoung?

®Dangerously in Love®

Kyuhyun berusaha untuk memejamkan kedua matanya, tetapi dia tidak bisa melakukannya dan justru tetap terjaga meski waktu telah menunjukkan pukul 2 dini hari. Hal ini bukan di sebabkan oleh bisikan-bisikan dari para makhluk halus yang selalu mengganggunya itu.

Melainkan, karena bayangan kedekatan di antara Donghae dan Haneul yang terus-menerus menggentayangi pikirannya.

Entah apa alasannya, tetapi ada perasaan resah dan tak nyaman yang kini terus bersarang dalam hatinya. Terlebih setiap kali bayangan di antara Donghae dan Haneul terus terputar dalam benaknya, justru malah membuatnya merasa kesal setengah mati.

Sekali lagi ia membalikkan tubuhnya, menatap langit-langit atap rumah sakit ini. Kerutan di keningnya tampak begitu jelas. Ia menggelengkan kepalanya dengan cepat, berusaha untuk mengenyahkan perasaan aneh itu.

“Lupakan hal tak penting itu, Cho Kyuhyun… lupakan!” ia berkomat-kamit sendiri.

Tetapi kemudian, bayangan akan kecelakaan beberapa waktu lalu kembali melintas dalam benaknya. Sosok Haneul yang menangis sambil memeluknya itu terasa sangat familiar untuknya, seakan-akan dia memang pernah mengalami hal itu sebelumnya. Tapi kapan? Dia bahkan tak merasa pernah mengalami hal yang serupa.

“Apakah ini hanya perasaanku saja?” gumamnya, “Ataukah mungkin, itu hanyalah sebuah kenangan yang di miliki oleh gadis itu?” pikirnya, menebak jika mungkin saja ia tanpa di sengaja membaca kenangan masa lalu yang di miliki Haneul.

Dia mengangguk singkat, “Ya… itu memang mungkin terjadi kan? Mengingat jika dia sempat memelukku saat itu, tidak salah kan jika tiba-tiba saja aku dapat ‘melihat’ kenangan masa lalunya?”

Kyuhyun nyaris mempercayai jawabannya sendiri, tetapi ia kemudian teringat akan satu panggilan yang melintas dalam bayangan yang di lihatnya itu.

Suara tangisan gadis kecil itu terngiang-ngiang dalam pendengarannya, seolah-olah ia tak asing lagi dengan suara gadis kecil itu.

‘Hyunnie… Hyunnie…’

“Hyunnie…” ulangnya, menyebut panggilan yang di sebutkan gadis itu.

Sesaat ia terdiam, masih tampak bergelut dengan pikirannya sendiri, namun pada detik-detik selanjutnya ia tersentak dari kediamannya, tersadar akan sesuatu.

“Tunggu dulu! Kenapa bocah lelaki itu memiliki nama panggilan yang sama denganku?!”

To Be Continued…

 

150 thoughts on “Dangerously in Love (#6th)

  1. Sebenernya haneul tu siapa ya? Kok kerasukan mulu,, apa kayak kyuhyun yg punya sixthsense??
    Aaaa.. Penasaran.. Next partnya ditunngu eon..

  2. Wah galau2 dpt hiburan dr kak Nta.thanks kak #bow
    aduch critanya tmbh keren,,,tp kurang bnget panjangnya.tiba2 udah TBC..dtnggu lnjutannya kak.😀

  3. uwaaaa.. ㅜ__ㅜ kyuhyun bego!!! kemana aja bang??? kangen sama haneul?? pan situ yg nyuruh buat haneul jauh-jauh dari situ..:/ miyoung judess ihh.. rada sebell sama karakter dia.. itu, haneul kesurupan atau punya kepribadian ganda sihh??? masih belom paham..:( pasti dia lunya masa lalu juga kan sama kyuhyun???? aahh~~~ ditunggu lanjutannya…:)

  4. Wah tumben aq comment di urutan teratas…
    biasana pst pling bawah…
    critana kyk drma master’s sun? Tp cmn dsni yg cwo yg pny six sense.
    Aq jd makin penasaran sm klnjutan na, cinta segi 4 nie…
    next na di tunggu… yg laen jg di publish y ff na.

  5. Kyuhyun cepet dong inget haneul
    Jgn lama2 ya lupa nya
    Kan kasian
    Kok haneul kerasukan mulu sih, pny indra keenam kah atau haneul pny kemampuan lain yg tdk dimiliki manusia pd umumnya
    Keep spirit
    Keep writing

  6. ahhh….finally post udah mulai jelas apa haneul kenal di panti rehab juga??????
    sebenernya alur kyuhyun yg geregetan kkkkk tapikan maksudnya biar bikin penasaran sama bangun kemistri perlahan ok..thx udah updt lagi :'”

  7. Ya ampun, ya ampuuuun. Malah tambah bikin penasaraaaan >_< memang benar KyuHyun & Haneul saling kenal waktu kecil. Tapi kenapa waktu SMA, mereka nggak kenal, ya. Apa mungkin KyuHyun amnesia setelah kecelakaan itu? DongHae-Miyoung. Ini couple bener2 bikin dach. Kapan coba mereka move on dari KyuHan dan saling jatuh cinta. Aih…

  8. ohhhhhhhh…. gregetttttt kyuhyunnn kapan kau i ngat…uwahhh
    tapi ini sangat keren membuat penasarant setengah mati,,,
    donge bahagiaaa owesssss… hahahah cie author baik deh akhirnya donge bahagia meski dikit…
    miyoung di sini emank menyebalkhan.. u.u tapi cocok ama ceritannya…
    kyuhyun semoga sadar lau dirinya emank cemburu…
    ya udah deh…

    Nta eonnn…. next partnya… FIGHTING…. *V*

  9. Jangan2 yg dulu gadis kecil yg pernah menolong Kyu oppa sblm msk ambulance adl Haneul, aigoo cemburu nich tp bukannya Kyu oppa risih ya kalau ada Haneul didekatnya.. Terkadang Haneul seperti linglung dgn dirinya sendiri knp bs seperti itu, ditunggu kelanjutannya chingu

  10. Donghae…. ya ampuuuun.. arrrrgggghh lucu kaliiii.. kyuhyun hmm… menyebalkan.. alhirnyaaaaa keluar jugaaaa egoistic man kapan??? Mian.. soalnya nungguuu banget…😦

  11. sebenernya kyuhyun sama haneul pnya kngn msa lalu apa sech??
    dan haneul kerasukan cpa coba???
    makin pnadsran sma next partnya nta…
    dttgu ea..
    keep writing n good luck..🙂

  12. ahh di bikin bingung ma haneul ma kyuhyun ni.
    Sbenarnya haneul tu knpa selalu kerasukan ? Dan ada apa dengan masalalu mereka ?
    Ahh sungguh di bkin penasaran ini mah -_-

  13. Duh, kyuhyun menjengkelkan masak haneul gk dibelanya.
    Jadi penasaran dengan kisah mereka, apalgj kisah masa lalu yg selalu adadalam bayangan kyuhyun.
    Next chingu🙂

  14. Haduh penasaran penasaran penasaran banget eonni:)
    ada bnyak pertanyaan dlm pikiran saya,siapa hanuel sebenarnya?apa hubungan kyuhyun ma hanuel?
    Hiyaaaa gak sbr nunggu kelanjutannya eonni.
    Semoga cepetan dipublish ya eon:)
    #HWAITING

  15. roh yg masuk ke tubuh haneul siapa seuyyyyyy ????
    apa hubungannya dgn kyu dan haneul ?
    gadis kecil yg ada di ingatan kyu itu haneul ?berartii sebelumnya mereka pernah bersama diwaktu kecil ??
    huwaaaa penasarannnnn.nnn😥

  16. si cho masih ketus aja ma haneul.. tapi ada peningkatan si kyu udah ada rasa cemburu neh ma kedekatan haneul donghae…
    ditunggu kelanjutannya ya thor… fighting😉

  17. Hasek d publish lanjutan’a gomawo saeng ㅋㅋㅋ cie cho kyu yg mulai ada ‘rasa’ ama haneul ampe kepikiran haneul dket ama hae. Sumpah ea sebenar’a ada apa dgn haneul atau siapa sebenar’a haneul dan hbngan’a apa dgn cho kyu d masa lalu??? Yg jelas mreka pasti punya hbngn d masa lalu entah itu apa, ngeri jga ea kalo haneul lagi ‘kerasukan’ ku jga penasaran siapa ‘roh’ yg slalu merasuki haneul. Hae lucunya dirimu, berusaha keras nie ea crita’a buat dapetin haneul, miyoung jga segitu gag sukanya kah ama haneul? Apapun itu sma pasti akan terungkap seiring berjalan’a waktu, see you at next chap. Fighting saeng dan sekali lagi egoistic man jga amat sangat ku nanti ㅋㅋㅋ

  18. Sumpah, makin penasaran sama jalan ceritanya…
    Ini Kyu seperti udah mulai merasa terganggu kalo Haneul dekat dengan Donghae…
    Duh semoga Kyu bisa segera ingat akan kejadian masa lalu mereka…
    Ditunggu kelanjutannya ya…

  19. Aku saranin eonnie, dipart slanjutnya klo bisa buat kyuhyun gimana ngrasain rasa sakit yg dirasain sma haneul, mungkin dia bakal sadar, hehehe #evillaugh
    Aku masih belom ngerti sma kejadian kejadian yg dialami sma kyuhyun,
    Aku tunggu part slanjutnya, jangan lama2 ya eonnie,,

    Keep Writing!!!

  20. ya ampyuuunnn….semakin penasaran dg ff ini…..

    ayo donk kyuuuu….ingat2…ting…

    mgkn kyu ama haneul dulu mmg punya kenangan msa kecil y…trs trpisah gt mgkin…hihihiiii….

    main tebak2an…heheheh

  21. wahh..ayo kyu..ingatt..ingatt lagi!!

    yahh detektiv Mr.Tbc datang lagi membuat penasaran lagi,hehe🙂

    Ditunggu next partnya author_nim😀 makin daebakk ceritanya makinn penasaran pula hihi ^_^

    ~~g0..Figting..Go~~ ^0^

  22. Sumpah gue sk bgt ama ceritanya,penasaran plus…plus…plus… thor. Tp masih rada2 kurang paham sih.. smangat nulisnya thor…fighting🙂

  23. jadi sebenernya haneul sama kyu itu udah kenal dari kecil?
    haneul punya kemampuan sama seperti kyu kah?
    ya ampun itu si miyoung sinis banget sama haneul…
    asiikk…kyu udah mulai cemburu liat kedekatan haneul sama donghae😀

    ditunggu kelanjutannya😀

  24. Akhirnyaaaa..
    Keluar juga nih lanjutan ff.haha
    Jangan2 dulu haneul ma kyuhyun pas kecil deket? Mungkin..
    Haneul ma donghae ada kemajuan tuh.. pasti seneng bgt siikan.
    Gapapa.. klo mereka makin deket, makin cepet pula kyuhyun menyadari perasaannya ke haneul. Huhu

  25. ah membingungkan… Seru… perasaan gila kelanjutan nya. Kyuhyun udah mulai suka sama Haneul Kkk.. Donghae kasian sekali kau Oppa nasib mu -_-
    gimanakah kelanjutan nya?? akan kah Kyuhyun sama haneul menjadi dekat atau diem diem ajja
    di tunggu kelanjutan nya Chingu🙂

  26. Wow wow wow
    Kyuuuu, dasar pria dengan harga diri tinggi !! Suka bilang suka lah, aduuuhh
    Hhmm, haneul kasian banget thor. Selalu dikatain aneh lah, gila lah, bodoh lah dan haneul juga bilang udah biasa😦
    Ahahaha, fishy .. Aigoo, kau lucu sekali saat jatuh cinta. Dipegang aja langsung degdegan
    Aahhh, miyoung. Cewek tempramen banget yaa, gak suka banget sama haneul issh

  27. itu emang ingatan kamu kyuhyun-ah ma haneul
    kayaknya hantu yang ngrasukin haneul ini jahat banget pengen dia celaka apa mungkin hantu ini yang ada dipenglihatan kyuhyun dengan haneul ya ya ampun ini bikin penasaran tingkat tinggi
    dan kyu mulai cemburu nich ya ma kedekatan donghae dan haneul

  28. Kayak nya haneul ini suka di masuki roh halus ya . yg suka membahayakan diri nya sendiri. Trus kyuhyun kayak nya juga lupa dg masa lalu nya yg kelam. Hanya menginggat masa lalu yg menurut yg penting saja.

  29. Tetot.. aku telat baca telat komen eon T.T
    Entah kenapa postingan ini nggak ada pemberitahuan nyaa di wp aku😦 jadi nggak tau -,,-
    Maka nya aku follow ulang wp eon #curcoldulu

    Heum… mau komen apa yaa hahahahha xD bingung eon.
    Itu sebener nyaa Haneul di sarusin ama saiton kan ? Ampe nggak sadar gtu dia mau kecelakaan klo ajh Kyu nggak dateng tepat waktu.
    Trus itu si Kyu udah mau cemburu yaa ama kedeketan Dongdong ama Haneul hahahha xD
    Kasian si mr Gembul… enak kan rasa nya nggak di gangguin Haneul lagi ??
    Cemburu. Puasss!!! :v

    Ahh.. itu gadis kecil di kenangan Kyu adalah Haneul kan eonni??
    Iya kan ??
    Deuh.. ayo donk Cho sadar dan cepet inget klo itu Haneul !!!
    Gadis kecilmu itu.
    Nanti terlambar keburu si sambar ama dongdong, baru deh nyesel -,,-

    Satu lagi eon.. aku ko jadi gemess yaa ama Miyoung. Dia kaya nyaa benci bgt ama Henul..
    Dia kenapa.?
    Cembru apa Haneul? Karena nanti Kyu pasti ama kyu. Di kemudian hari.
    Sedangkan dia kan suka ama Kyu..
    Heleeehh mkin rumit ajh nih yaa

  30. whoaaa…kyu kyk ny agak2 cemburu gt y sm kedekatan haneul-donghae :p kkekkekkeee
    penasaran sm masa lalu mereka semua,,,ad ap sm haneul n kyu..kok haneul kerasukan mulu,trs kok kyu sering dpt penglihatan gt..
    duuhhh..makin penasaran n penasaraaaannnn >.<
    ditunggu lanjtanny yaa thor ^^
    KEEP FIGHTING n WRITING ^^

    thor,egoistic man blm ad lnjutanny yaa???

  31. akhirnya udah muncul nih..greget nih ma kyuhyun sok jaim ya,pdahal suka merhatiin haneul..
    apa haneul tuh suha ke rasukan ya?soalnya tiap dia lngah suka kerasukan..
    d tunggu ya chap slanjtnya

  32. Dari dangerously in love intro sampai part 6, aku nebak bahwa ini ceritanya si kyuhyun yg punya sixth sense ketemu sama jodohnya yaitu haneul. Gitu nggak sih? Nggak tau juga ya aku. Cuma asal nebak aja hehe
    Disini, yg bikin penasaran banget itu hantunya sering masuk di tubuh haneul itu siapa? Hantunya beda apa sama? Terus, itu hantu menurutku sih juga ada hubungannya sama kyuhyun.
    Entahlah, semoga pertanyaanku segera terjawab.
    Oke kakak author, keep write yaaaa. fighting!!!

  33. Duhhh jangan jangan 2 bocah itu emang kyuhyun sama haneul lagi berarti mereka ketemu lebih dulu lagi dari pada haneul sama donghae
    tapi kayaknya dulu haneul sama kyuhyun akrab deh

    terus apa kyuhyun sama haneul sama sama hilang ingatan??
    Ditunggu kelanjutannya aja deh eon:))

  34. annyeonh haseo …
    setelah lama publist akhir nya bisa baca juga^^
    well apa kyuhyun cemburu ????? cie cie bang evil cemburu . hehehhhe …
    persahabatan mereka unik, kyuhyun dan miyoung yg punya kelebihan sedangkan donghae yg tidak punya kelebihan tapi bisa mengimbangi pemikiran mereka yahh walaupun terkadang donghae takut sendiri. heheheh
    misteri apa sih yg ada pada haneul ??? apa haneul kerasukan ?? aku kira pertama kali haneul kerasukan itu pass di lantaii atass gedung kampuss yg waktu bareng kyuhyun, tpi kok kayak nya sebelum nya pun haneul pernah kerasukan yahh ??? mungkin dulu belum ada yg menyadari, maka nya haneul sering di bilang gadis gila . bener gitu ngga sih ??? well authornim emang jago nya bikin aku penasaran😀 . next part selalu ditunggu, fighting \(^_^)/

  35. Ini apaaaaaa….kyu…kau..dodol stgh mati ngga bisa buka suara bwt ngbela haneul!!!
    And stupid kyu! Masa ga ngerti kl dy udah naksir haneul..hadeuh ..otak c encer kl urusan plajaran,tp kl urusan cinta,kyna msh jauh y..😛
    Update soon nta..

  36. Kyuhyun udh mulai cemburu hehe…
    Msh penasaran sm haneul nih,knp haneul jg sering di ganggu makhluk halus ya???
    Pst kejadian yg diliat kyuhyun itu masa kecil mereka..
    Makin penasaran sm lanjutan’y.
    Selalu ditunggu ya…

  37. Akhirnya yang ditunggu tunggu muncul hhehe

    Ciyyee.. yang udah mulai kehilangan nih hhehe kalau diganggu marah, giliran Haneul nggak ganggu eh kangen kkeke
    Haneul sebenarnya kenpa sih? Kok dia sering kerasukan. Kan jadi bahaya buat dia.. Kyuhyun sama Haneul udah kayak ada ikatan batin gitu, Kyuhyun selalu jadi penyelamatnya😀
    Kyuhyun mulai cemburu nih sama Haneul.. nggak sabar nunggu part selanjutnya😀

  38. apakah kyuhyun dan haneul pernah berteman wkt kecilnya? duh makin penasaran nihhh.. author semangat yaa>< biar cepet publish ffnya kkkk-_-

  39. Eonni..aku suka banget part ini…jadi kesemsem sendiri melihat kedekatan donghae dan haneul..hehehehe..haneul sudah ga canggung lagi dengan donghae..trus keliatan banget kalau donghae itu suka sama haneul..lebih naik haneul ama donghae aja..sekali-kali ganti couple gitu..donghae sebegitu senangnya melihat ada kemajuan di antara hubungan mereka..cintanya begitu besar buat hanuel..

  40. kenapa haneul bisa dirasuki roh y?
    lagian siapa siih roh cewe yg suka ngerasukin haneul..apa roh cewe itu kenal dengan kyuhyun?

  41. uhoooo akhirnya dateng juga lanjutannya. keren thor, tapi kenapa minyoung sama kyu ga saling suka aja sih, hyeneul biar sama donghae, #takdir keep writing yes. love u thor

  42. aish,, sumpah ff ini bkin sy penasatan stengah idup. . -_-“. .

    hubungannya kyu ama haneul itu dmsa lalu kek gmna sih????
    hoaa,,, gg sabar nunggu klnjutannya. . huhuhu. .

    annyeong thor,, sorry aq baru bsa komen dsni. . aq baru nemu ff ne dh langsung ngebut bacanya dri awal ampe part ini. . jhehehehe ^^v

  43. oh thor, crtany mkin seru ajaa..
    kyu yg dh mlai cmburu..
    ad moment kyu-haneul d msa lalu..
    aargh, dh gk sbar nunggu next part ny..
    author, fighting! ^_^

  44. Uwaa keceeehhh ..
    Tp kenapa harus ada TBC di sana :v
    jd hanuel sama kyu Mmng bener” udh kenal dri kecil😀
    part selanjutnya cepet publish yeth , :v #faighting

  45. itu apakah bnr anak kcil itu kyu&haneul? kl bnr apakah mereka bertrman dr kecil knp kyu&haneul ga ingat

    kl trus seperti itu bisa” haneul bnr jatuh cinta ma hae berpaling dr kyu jgn donk ayolah kyu jgn menahan egomu yg akan mmbuat nyesal nntinya

  46. Semakin menambah rasa penasaran. Masa lalu Kyuhyun dan Haneul yang muncul memberi tanda tanya besar. Mungkinkah mereka berdua telah mengenal sejak dulu. Dan siapa yang merasuk pada tubuh Haneul.?!

  47. wowww tambah seru fanficnya thor…. emmm tp jd rada ga suka deh am sifat miyoung di sini habis jutek banget am haneul,, mdh2n aj ntar mrka bisa baikan hahhaaa… ok ditunggu next chap nee thor… FIGHTINGG!!!! :V😀

  48. aaaaahhh bener-bener penasaran banget sama ff ini >_< keren keren, kan jarang banget ada ff yg seperti ini eonn (y) itu si haneul kenapa sering kerasukan ya:/ demi kolor cuuman yg bergambar hello kitty aku rela menunggu ffmu eon😀

  49. Ck! kyupil itu gengsinya besar banget sihh…klu suka ya bilang aja suka,knpa sih? gtu aja kok susah.apalg sejak awal mrk udh pernah ketemuu,hanya saja mungkin ingtaan kyupil lg korslet #plaak…

    lgian,kyu hrsnya mulai mikir buat jagain haneul,coz sepertinya miyoung punya tempramen tinggi bow.rada ,eh ralat emang gak suka sama kedkatan kyupil & haneul…

    ikaaaaannn….kmu itu lucu kalau lg jatuh cinta plus cemburu…kkkkkkkk~

  50. huaaaaahhh aku ketinggalan ㅠㅠbaru bacaa
    eonni ff mu selalu bikin penasaran
    greget sma kyuhyun ii, udah keliataan suka gt sma haneul masih gak mau ngaku
    aaa..itu masa lalu kyu sma haneul pas masih kecil ><
    tuh kan kenapa kyu gak inget sma haneul wktu kecil?pas kecelakaan di masa lalu nya
    eonni di tunggu part selanjutnya,fighting! 🙂

  51. Aigo it haneul knp lg? Ap dy krasukan lg…
    Untg kyu tepat wkt nyelamatin haneul.
    Wah kykny mrk berdua sm2 mulai cmburu ni. Kyu kyk ny bete bgt pas hae n haneul pegangan tgan. N haneul kykny jg cmburu am minyoung :p .
    Y iy lah, hyunnie it kan oppa sndri. Ayo dunk oppa ingat2 ting

  52. Annyoung..
    Hallo min nta aku readers bru…
    Sebenernya sih udah brapa kali bca ff dsni tpi bru smpet komen…
    Maaf ya admin nta…

    Ffnya seru…
    Lanjut min…

  53. haneul kemasukkan lagi ya??? samoe jalan dlm keadaan ngak sadar n eibut sama ajjumma…
    kyuhyun n haneul punya kenangan masa lalu kah??,

  54. gadis kecil dan bocah lelaki kecil itu kyu sm haneul ya..? ciee..kyu cemburu, tanpa sadar kyu dah suka sm haneul.
    aku rada sebel sm miyoung knp main marah”in haneul seenak jidat, padahal kan itu jg bkn sepenuhny salah haneul, kyu jg masa gk ngomong ? kelewat acuh..hah ini ff yg menguras emosi..daebak

  55. sebenernya apa yg trjadi dmasa lalu keduanya.?? aku sma bingungnya dg kyu…sbnernya ad ap dg masa lalu haneul…
    hubungan mreka berdua it sprt ap??
    penasaran akut seprtinya aku..btuh obat penenang..

  56. Trnyta mreka udh sling kenal sjak kecil *sotoy . Apa haneul tmen’a kyuhyun pas wkt kecil?itu ibuny kyuhyun gila yah?ah blm dpt pncerahan.donghae ny diPHP in yah kekeke

  57. Aduhh kyuu mungkin aja kan itu memang kyuu,, tpi masa mama’a jahat bnget sih..

    Ckck kyu udah ada rasa tuhh buat haneul..

  58. Kyuhyun jgn di tepis perasaan itu (?) jalanin aja bak air mengalir *ngawur* ciee miyoung sm abang dongahe cemburu cieee *ditimpuk*😄

  59. Pria itu seperti donghae,lembut,perhatian,baik,gak pernah bentak2 wanita,dan di juga lebih peka sma perasaannya terhdp haneul.wahh gimana yah klo kyuhyun tahu donghae dan haneul mau berkencan?dan buat miyoung tolong yah kontrol dikit emosinya jangan2 trus2 an nyalahin haneul,kasian ank orang diketusin mulu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s