Too Little Too Late (4)

Too Little Too Late

Tittle                       : Too Little Too Late

Author                    : NtaKyung

Art Poster              : NtaKyung

Main Casts             : Lee Donghae, Shim Miyoung, Cho Kyuhyun, Lee Haejoon and Other Casts (Find By Yourself)

Length                     : Series [On Writing]

Genre                      : Angst, Family, Romance, Unrated

Rating                     : PG-15

Disclaimer              : Seluruh cast dalam ff ini adalah milik Tuhan, orang tua dan mereka sendiri! Tapi isi dalam cerita ini semuanya milik saya! So, Don’t BASH!!

DON’T LIKE? DON’T READ! NO BASHING, PLAGIAT? GO AWAY! AND BE GOOD READERS.

©Too Little Too Late©

Donghae membawa Miyoung dan Haejoon ke sebuah restoran yang letaknya cukup dekat dengan TK Haejoon. Tak ada yang memulai pembicaraan, keduanya memilih untuk diam dan larut dalam pikiran masing-masing. Sampai akhirnya, pesanan datang dan Haejoon mulai berceloteh menceritakan kegiatannya di sekolah. Mulutnya yang penuh makanan serta bola matanya yang berbinar-binar antusias ketika menceritakan kegiatannya, tampak menggemaskan dan membuat siapapun yang melihatnya, pasti tak tahan untuk tersenyum.

“Haejoon-ah, kunyah dulu makanan di mulutmu!” Miyoung tampak kaku ketika mengusap sudut bibir Haejoon dan membantu bocah itu memotong irisan dagingnya.

Donghae memperhatikan semua itu dan berusaha mengabaikan denyutan nyeri di hatinya. Seolah-olah, ada benda tajam yang menyayat hatinya secara perlahan, menyiksanya sedikit demi sedikit.

“Kenapa kau tidak memberitahuku?” suara Donghae menghentikan gerakan tangannya. Wanita itu terpaku sejenak, berusaha mengontrol ekspresi wajahnya.

“Tidak ada yang perlu kuberitahu..” jawabnya, tak sedikitpun mau menoleh pada Donghae. Ia terlalu takut, jika sekarang ia menatap wajah pria itu, maka pertahanannya akan runtuh.

“Miyoung-ah…”

“Kau tidak perlu memikirkannya, lagipula.. kau tidak memiliki kewajiban apapun lagi.” Ia menyela ucapan Donghae, membuat emosi Donghae jelas sedikit terpancing karena kata-katanya tadi.

“Apa maksudmu dengan tidak memiliki kewajiban lagi?! Dia…”

Shut up and just go away, idiot!” Miyoung tanpa sadar meninggikan nada suaranya, kedua matanya mulai terasa memanas dan berembun. Ia lantas menoleh pada pria itu, namun hanya sebentar dan kembali menatap Haejoon yang tengah asyik melahap makan siangnya. “Tidak bisakah kau hanya pergi meninggalkan kami?!”

Donghae menggeram marah, kedua telapak tangannya mengepal kuat diatas meja dan dari sorot matanya, dia tampak terluka dan tersinggung. “Dia anakku! Kenapa kau tak pernah memberitahunya?!”  sentak Donghae lepas kendali.

Sekujur tubuh Miyoung sontak menegang, kedua matanya bergerak panik dan lagi-lagi ia memberanikan dirinya menatap pria dihadapannya ini, pria yang notabene adalah Ayah kandung Lee Haejoon, anaknya.

“Itu bukan urusanmu! Dan dia bukan anakmu! Dia anakku, JUST ME!” setitik air mata pun jatuh membasahi pipinya, namun dari sorot matanya yang tajam, Miyoung terlihat marah dan di penuhi emosi yang meluap-luap, terlihat sangat kontras dengan butiran bening yang mengalir dari sudut matanya.

“Berhenti hanya mengklaim anak itu sebagai anakmu! Ada darahku yang mengalir dalam tubuhnya! Jika perlu, aku akan melakukan tes DNA dengannya!” Donghae tampak serius dengan kata-katanya dan Miyoung semakin terlihat tegang di tempatnya.

“Lee Donghae-ssi!”

“Aku tidak peduli, meskipun kau membenciku dan tak mengakuiku sebagai Ayahnya. Aku akan tetap menjalani kewajibanku sebagai seorang Ayah!” tegas Donghae.

Miyoung mendengus kasar mendengar ucapannya. “Kewajiban katamu?” ulangnya dengan nada mencemooh. “Tak ada satupun yang dapat kau lakukan, Lee Donghae! Selama ini, hidup kami baik-baik saja tanpamu! Jadi, jangan pernah kau berpikir, kau memiliki suatu kewajiban apapun!”

Rahang Donghae terlihat mengeras dan matanya pun memancarkan kemarahan. “Aku bisa saja menuntutmu, Shim Miyoung!” nadanya penuh dengan ancaman. “Selama ini kau telah menyembunyikan fakta bahwa kau telah mengandung anakku dan aku bisa menuntutmu akan hal itu! Kau telah merebut hakku sebagai seorang Ayah!”

“Menuntut? Jangan konyol! Kita bahkan telah bercerai! Kau tidak berhak—”

“Perceraian itu kau yang menginginkannya, bukan aku!” bentak Donghae penuh emosi dan kali ini, suaranya yang keras mulai menarik perhatian para pelanggan di restoran tersebut.

Haejoon pun memandang bingung kedua orang dewasa di hadapannya ini. Ingin rasanya ia bertanya, tapi bocah polos ini terlalu takut untuk mengeluarkan suaranya. Seakan-akan, ia sadar jika ini bukanlah waktu yang tepat untuk bertanya pada Ibunya.

“Kau egois!” seru Miyoung dengan suara bergetar.

“Tidak…” Donghae menggeleng, namun tatapannya yang tajam, menyiratkan jika dirinya memang tengah marah besar. “Kau yang egois, Shim Miyoung! Kau telah menjauhkanku dari anakku sendiri! Kau…” kata-katanya terhenti kala matanya menangkap setetes air mata yang kembali mengalir dari sudut mata wanita itu.

Seluruh tubuh Miyoung bergetar hebat dan kedua matanya pun memerah, mengeluarkan air mata yang sulit di hentikan. Miyoung mengalihkan perhatiannya kearah Haejoon dan segera menggenggam lembut tangan mungilnya.

“Haejoon-ah… ayo kita pulang!” ujarnya, lalu beranjak dari tempat duduknya dan meraih tas serta jaket blazernya.

Tanpa mengatakan apapun, bocah kecil itu hanya mengikuti langkah Ibunya sembari terus menggenggam tangannya erat. Sebelum keluar dari restoran, Haejoon sempat menoleh ke belakang dan menatap Donghae yang tetap duduk terdiam ditempatnya.

“Eomma… Ahjusshi itu… siapa?” tanya Haejoon ketika Miyoung membawanya masuk ke dalam mobil dan membantunya mengenakan sabuk pengaman.

Miyoung tak menjawab, wajahnya tertunduk dalam dan air matanya pun semakin mengalir deras, membasahi kedua pipinya. Suara isak tangis pun terdengar dan satu-satunya yang bisa ia lakukan, hanya memeluk tubuh Haejoon, berusaha menguatkan dirinya dengan memeluk anak semata wayangnya itu.

“Maafkan eomma… Haejoon-ah… maaf…” lirih Miyoung disela isak tangisnya.

“Eomma… kenapa menangis? Jangan menangis…” ujar Haejoon dengan raut wajah sedih, tangan mungilnya lantas menepuk-nepuk punggung Ibunya yang bergetar. “Eomma, jangan menangis… ada Haejoon disini.” lanjutnya dengan suara tulus, yang tentu saja malah membuat pertahanan wanita itu runtuh.

Tangis Miyoung semakin pecah dan dadanya pun terasa sesak. Rasa bersalah, khawatir dan ketakutan pun menjadi satu. Membuat wanita ini tak dapat melakukan apapun, selain tetap menangis sembari tetap memeluk tubuh mungil Haejoon.

Sementara dari sisi lain, Donghae rupanya melihat semua kejadian itu. Sama halnya seperti apa yang dirasakan Miyoung, ia pun merasakan dadanya kini terasa sesak dan nyeri. Ia meraba dadanya, berusaha melenyapkan perasaan menyiksa itu, namun yang terjadi, setitik air mata justru turun dari sudut matanya.

©Too Little Too Late©

Kyuhyun menunggu dengan cemas kepulangan Miyoung dan Haejoon. Pasalnya, ketika ia tiba di TK, ia tak menemukan Miyoung dan Haejoon dimanapun. Lalu, ia bertanya kepada salah satu guru dan ia mengatakan jika Miyoung dan Haejoon pergi bersama seorang pria.

“Apa mungkin.. pria itu.. Donghae Hyung?” pikirnya dan ia tak bisa memungkiri perasaan hatinya yang bimbang. Antara khawatir dan takut.

Wajahnya tertunduk dalam diantara kedua tangannya. Ia benar-benar bingung sekarang, apakah keputusannya membiarkan Donghae mengetahui status Haejoon yang sebenarnya adalah pilihan yang benar atau tidak.

Suara mobil yang terparkir menyadarkan dirinya. Ia mengangkat wajahnya dan mendapati Miyoung serta Haejoon yang turun dari mobil. Entah apa alasannya, ia bernafas lega dan bergegas menghampiri mereka berdua.

“Kyuhyun Ahjusshi!” teriak Haejoon, kemudian berlari kearahnya.

Kyuhyun tersenyum lebar, mengacak-acak rambut Haejoon dengan gemas lalu berjongkok dihadapannya. “Hey, jagoan! Darimana saja kau, hm?” tanyanya kemudian.

“Kami pergi makan!” seru Haejoon dengan bersemangat, mengusap-usap perutnya dengan gaya yang menggemaskan.

Aigoo… kalian pergi makan, tapi tidak mengajakku, eoh? Ck. Keterlaluan!” ujar Kyuhyun berpura-pura cemberut, di susul dengan gelitikan tepat di perut Haejoon yang tentu saja membuat bocah kecil itu tertawa.

“Ha ha ha ha. Sudah! Geli! Ahjusshi… Ha ha ha ha.” Haejoon menghindari Kyuhyun dengan lari ke arah lain, kemudian ia bersembunyi diantara tubuh Ibunya.

Kyuhyun tertawa, berniat untuk mengejar Haejoon, namun kedua mata Miyoung yang kini terlihat sembab, mengalihkan perhatiannya. Ia terdiam, kekhawatiran mulai muncul dalam raut wajahnya.

“Ada apa?” tanya Kyuhyun khawatir.

Miyoung tersenyum sembari menggeleng singkat. “Bukan apa-apa. Ayo masuk!” ajaknya, di ikuti Haejoon yang berlari dengan bersemangat menuju rumahnya.

Sedangkan Kyuhyun masih terdiam ditempatnya, memperhatikan punggung Miyoung. Ia yakin, alasan satu-satunya kenapa Miyoung terlihat habis menangis, pastilah karena dia telah bertemu dengan Donghae kembali.

Mungkinkah, sesuatu terjadi diantara mereka?

Kyuhyun lantas menyusul Miyoung ke dalam rumah, mendapati wanita itu tengah duduk diatas sofa panjang sembari memejamkan kedua matanya.

“Apa kau bertemu dengan… Donghae Hyung?” tanyanya, menatap lekat wajah Miyoung.

“Ya…” jawab Miyoung singkat.

“Karena itu, kau menangis. Benar kan?” tebak Kyuhyun dan sedetik kemudian, kedua mata Miyoung membuka perlahan lalu wanita ini menoleh padanya.

“Apakah aku harus mengatakan pada Haejoon?” ujar Miyoung kemudian, mengabaikan pertanyaan Kyuhyun sebelumnya. “Apakah aku harus mengatakan padanya… jika pria itu.. adalah Ayahnya?”

“Miyoung-ah…”

“Aku Ibu yang jahat, iya kan? Aku bahkan membiarkan Haejoon tak mengenali Ayahnya sendiri. Bukankah aku sangat egois?”

“Kau tidak jahat… kau juga tidak egois. Kau hanya melakukan apa yang menurutmu benar dan itu bukan salahmu, Miyoung-ah.” ia meraih tangan Miyoung dan mengenggamnya, menciptakan satu putaran kecil dengan ibu jarinya diatas punggung tangan Miyoung.

Miyoung menggeleng lemah, memejamkan matanya sesaat lalu menarik nafas panjang dan menghembuskannya perlahan. “Entahlah, Kyuhyun-ah. Aku… aku mulai tak yakin dengan semua ini. Kurasa… ini.. salah.” ujarnya dengan nada lirih.

“Lalu, apa yang kau lakukan? Memberikan Haejoon pada Donghae Hyung?” ia menatapnya dengan penuh kehangatan serta cinta, dan Miyoung menyadari hal itu.

“Tidak semudah itu…” Miyoung menunduk, lalu secara perlahan ia menarik tangannya dari genggaman Kyuhyun dan segera beranjak dari tempatnya. “Kau ingin kopi?” tawarnya, tanpa sedikitpun menatap kedua mata Kyuhyun.

“Tidak, terima kasih.” dan setelah mendengar jawaban Kyuhyun, Miyoung pergi menuju dapur, meninggalkan Kyuhyun sendiri.

Sorot mata Kyuhyun tampak terluka dan sedih. Ia tahu, jika perasaan cintanya ini hanya membuat Miyoung terbebani. Tapi, meskipun begitu, ia pun tak dapat memungkiri hatinya dan terus menutupi perasaannya terhadap wanita itu.

Dia mencintai Miyoung, ingin memilikinya, ingin menjadi satu-satunya tempat wanita itu bersandar. Namun pada kenyataannya, ia sadar, jika wanita itu memang takkan pernah bisa jatuh cinta kepadanya.

Karena dia… masih mencintai pria itu, Lee Donghae.

©Too Little Too Late©

Hujan turun deras mengguyur kota Seoul disertai suara petir yang menggelegar. Langit pun sudah tampak gelap, padahal waktu baru menunjukkan pukul 4 sore. Sejam yang lalu, ia telah menyuruh Kyuhyun untuk kembali ke kantornya dan tidak seperti biasanya, tanpa ada bantahan sedikitpun, pria itu kembali ke Kantornya.

Sementara Haejoon, setelah lelah bermain dengan Kyuhyun dan mandi, ia terlelap pulas di dalam kamarnya. Sedangkan Miyoung, memilih berbaring diatas sofa panjangnya sembari mendengarkan lagu dan memperhatikan hujan deras di luar sana melalui kaca rumahnya.

Pikirannya perlahan tenggelam jauh menyelami bayangan masa lalunya. Kepingan memori tentang kenangannya bersama Donghae dulu, kembali terputar dalam benaknya dan seperti terseret dalam ruang waktu, ia pun kembali ke masa itu.

<Flash Back Start>

Sebuah janji suci terucap dari bibir sang pendeta, di ikuti sumpah sepasang pengantin yang kini berada dihadapannya, maka keduanya pun kini sah menjadi sepasang suami-isteri. Tepukan riuh membahana dalam gedung itu, semua orang terlihat bahagia, tak terkecuali dengan sepasang pengantin tersebut.

Lalu, setelah menyambut para tamu yang hadir dengan raut bahagia yang terpancar jelas di wajah keduanya. Sepasang pengantin itu pun, memilih untuk ikut bergabung ke lantai dansa, menarik perhatian para tamu dengan berdansa diantara mereka.

Miyoung tampak cantik dengan gaun pengantin sepanjang lututnya dan Donghae tampak tampan dengan setelah tuxedo putihnya. Tangannya melingkar posesif di pinggul Miyoung sementara kedua tangan Miyoung, melingkar di belakang leher Donghae. Keduanya saling bertatapan, menggerakkan tubuh mereka seirama dengan alunan musik.

“Kenapa kau mau menikah denganku?” pertanyaan itu meluncur begitu saja dari bibirnya dan pria di depannya tampak tersenyum.

“Kedua orang tuaku menyukaimu dan sangat menyayangimu. Mereka berharap aku bisa mendapatkan pendamping wanita sebaik dirimu, karena itu.. aku menikahimu.” Donghae mengakui, sama sekali tak ada kebohongan yang terselip dalam ucapannya dan Miyoung tahu itu.

Miyoung semakin sulit melenyapkan senyum bahagianya. Dia mengagumi kejujuran hati Donghae untuk mengatakan alasan pria itu menikahinya.

“Tapi… kau tidak mencintaiku.” ujar Miyoung lagi.

“Sedikit demi sedikit, Miyoung-ah, kita jalani semua ini secara perlahan.” Donghae semakin merapatkan tubuh Miyoung dengan tubuhnya. “Dan mungkin saja… seiring berjalannya waktu, aku akan jatuh cinta padamu…” ujarnya dengan tulus dan Miyoung tak kuasa untuk menahan air mata haru.

Ia memeluk tubuh Donghae dengan kebahagian yang meletup-letup dalam hatinya. Sorot matanya memancarkan harapan yang begitu tinggi dan dalam hati ia berdoa, semoga apa yang di ucapkan Donghae, akan menjadi kenyataan suatu saat nanti.

<Flash Back End>

Suara petir yang menyambar, membuat lamunannya buyar dan ia pun terlonjak kaget dari posisinya. Sejenak ia terdiam, berusaha menenangkan degup jantungnya yang tiba-tiba saja berdetak dua kali lebih cepat.

Ia menghela nafas panjang, mengibaskan rambut panjangnya ke belakang lalu beranjak dari sofa tersebut, berniat untuk mengisi cangkir kopinya yang sudah kosong.

Namun, langkahnya tertahan. Ia menoleh keluar jendela dan betapa terkejutnya dia saat melihat sebuah mobil familiar yang terparkir tepat di depan rumahnya.

“Kenapa dia harus kemari?!” Miyoung menggumam frustrasi, tampak terganggu dengan kehadiran mobil itu—ah tidak! lebih tepatnya, oleh pemilik mobil tersebut.

Di liriknya rintik-rintik hujan yang masih mengguyur deras diluar sana dan ia menggeleng cepat, berusaha menepis jauh-jauh rasa simpatinya terhadap orang tersebut.

“Abaikan dia, Shim Miyoung! Abaikan!!” ia menutup kedua mata serta telinganya sembari berbalik menuju arah dapur.

©Too Little Too Late©

Donghae mengusap-usap kedua telapak tangannya dengan cepat, mulutnya berulang kali mengeluarkan asap dan ujung hidungnya pun memerah, terlihat kontras dengan bibirnya yang berwarna putih pucat.

Haish… disini dingin sekali! Kenapa hujannya tidak berhenti juga?!” ia menggerutu, melirik kesal ke arah hujan yang masih turun deras di luar sana.

Perutnya mulai berdemo, mengeluarkan suara mengerikan dan kedua matanya pun mulai terasa berat, beberapa menit lagi dia berada di dalam mobil ini, sudah dapat dipastikan jika dia akan terserang Hipotermia.

Ini semua tidak akan terjadi, jika seandainya mobilnya tidak mogok!

Tadinya, dia hanya berniat untuk memastikan jika Miyoung dan Haejoon sampai dirumah dengan selamat. Namun, ketika di lihatnya mobil Kyuhyun yang terparkir di halaman rumah Miyoung serta sosok Kyuhyun yang menghampiri kedua orang tersebut, entah kenapa ia mengurungkan niatnya untuk segera pergi dari tempat itu. Otaknya terlalu sibuk memikirkan, apa saja yang di lakukan Kyuhyun di dalam sana bersama mantan isterinya dan juga anaknya!

Sampai akhirnya, ia mendapati Kyuhyun pergi dan ia masih enggan untuk beranjak dari tempat tersebut. Ia berharap, bisa sekali saja melihat wajah Haejoon dan Miyoung sebelum ia kembali ke kantornya. Tapi apa mau di kata? Hujan deras tiba-tiba saja mengguyur kota Seoul dan mobilnya pun mendadak mogok!

Dan tebak apa yang lebih parah dari semua itu? Bengkel yang biasa menangani mobilnya terjebak macet di jalanan karena ada pohon besar tumbang di tengah jalan!

“Ck! Sampai kapan mereka akan terjebak macet? Aku bisa mati karena kelaparan dan juga kedinginan di sini!” gerutu Donghae lagi, melirik ponselnya dengan kesal.

Tok… Tok… Tok…

Sebuah ketukan di jendela mobilnya membuat pria ini terkejut dan nyaris berteriak, namun keningnya mengerut ketika ia menyadari siapa orang yang tengah berdiri diluar mobilnya.

“M-Mi-Miyoung-ah?” ujarnya, nyaris tak percaya dengan penglihatannya sendiri. Ia lantas segera membuka sedikit jendela mobilnya dan suara wanita itu pun terdengar.

“Masuklah ke dalam! Kau bisa mati jika terus berada di sini!” seru Miyoung dari luar sana, ia mengenakan jas hujan berwarna ungu muda serta payung tembus pandang yang cukup lebar ukurannya.

“A-apa?” mempercayai wanita itu berdiri di luar mobilnya pun sudah sangat sulit, apalagi mencerna kata-katanya. Donghae melongo seperti pria bodoh ditempatnya.

“Cepatlah! Hujannya semakin deras!” teriak Miyoung dan kali ini ia menarik pintu mobil Donghae, membuat pria itu, mau tak mau segera keluar dari dalam mobilnya lalu segera berlindung di bawah payung yang di bawa Miyoung.

“T-terima kasih.” ujar Donghae dengan terbata-bata, berjalan disamping Miyoung.

“Jangan banyak bicara! Aku sudah kedinginan!” suara Miyoung terdengar ketus, tetapi entah kenapa, Donghae bisa merasakan ketulusan yang di lakukan Miyoung untuknya.

Dengan sedikit terburu-buru, akhirnya mereka bisa masuk ke dalam rumah. Separuh tubuh Donghae tampak basah kuyup dan Miyoung terlihat melengos masuk ke dalam kamarnya, sebelum akhirnya kembali sambil membawa handuk dan pakaian ganti untuk Donghae.

“Kamar mandinya ada disana, pergilah keringkan tubuhmu dan untuk sementara, kau bisa mengganti pakaianmu dengan ini!” ujar Miyoung sembari menunjuk ke arah mandi.

Donghae tersenyum, lalu mengambil handuk serta pakaian ganti yang diberikan Miyoung. “Terima kasih untuk semuanya, maaf telah merepotkanmu.” ia lantas berlalu menuju kamar mandi, sementara Miyoung terlihat tampak enggan untuk melihat kearahnya.

Wanita itu memilih untuk berjalan menuju dapur dan menyibukkan dirinya di sana. Tepat ketika Donghae telah keluar dari dalam kamar mandi dengan mengenakan pakaian ganti, semangkuk sup hangat serta segelas kopi panas sudah tersaji di atas meja makan.

“Makanlah. Kau pasti sudah sangat sangat kedinginan di luar sana…” ujar Miyoung tanpa menoleh padanya.

“Kau tidak perlu melakukan itu.” ada nada penyesalan yang terselip dalam suaranya, dia tahu jika kehadirannya di rumah ini pastilah membuat wanita itu tidak nyaman.

“Aku tidak melakukannya karena aku peduli padamu! Hanya saja, aku tidak ingin melihat kau mati kelaparan dan kedinginan di rumahku!” jawab Miyoung dengan nada sarkastik.

Miyoung berniat untuk kembali masuk ke dalam kamarnya, tetapi cengkraman Donghae di tangannya menahan langkah Miyoung. “Jika kau merasa keberatan dengan kehadiranku, lalu kenapa kau membiarkan aku masuk?” tanya Donghae kemudian.

“Lepaskan tanganku, Lee Donghae-ssi!” Miyoung menatapnya dengan tajam, namun pria di hadapannya justru membalas tatapan itu dengan sorot mata sedih.

Donghae tertunduk, tampak menyesal dan perlahan dia melepaskan cengkramannya dari pergelangan tangan Miyoung. “Maafkan aku, Miyoung-ah. Aku benar-benar menyesal… maafkan aku.”

Deg!

Bagai di hantam batu besar yang tepat mengenai ulu hatinya, Miyoung terpaku mendengar suara lirih yang di lontarkan Donghae. Air mata mulai menggenang di pelupuk matanya tanpa bisa di tahan, “Maaf katamu?” suaranya terdengar bergetar. “Kau pikir.. dengan kata-kata maaf, semua masalah akan—”

“Aku tahu, Miyoung-ah.” Donghae menyela ucapannya dengan cepat, lalu mengangkat wajahnya dan membiarkan tatapan mereka saling bertemu pandang. “Karena itu… hanya sekali… kumohon, berikan aku satu kesempatan, sekali ini saja. kumohon.”

Miyoung membeku ditempatnya, lidahnya terasa kelu, bibirnya mengejur dan syaraf dalam tubuhnya pun seolah berhenti berfungsi, membuat dirinya tak dapat bereaksi apapun selain tetap diam seribu bahasa.

“Jika kau berpikir, aku akan merebut anakmu dari tanganmu, itu salah besar. Aku hanya.. ingin kau berikan aku satu kesempatan lagi agar bisa ikut membesarkan anakku. Tak peduli meskipun kau tak mengharapkan kehadiranku… setidaknya… setidaknya… biarkan anakku mengenali diriku sebagai Ayahnya. Kumohon, Miyoung-ah… kumohon…” suaranya mulai terdengar serak dan bergetar, lalu tanpa disangka-sangka, Donghae mulai menangis di hadapannya.

Donghae lantas bersimpuh dengan raut wajah sedih yang tertunduk dalam dan kedua mata Miyoung tampak membulat, tampak terkejut dengan apa yang dilakukan Donghae. Ini benar-benar di luar dugaan, dia tak pernah menyangka jika Donghae akan berusaha sekeras ini untuk mendapatkan pengampunan darinya serta kesempatan kedua agar dapat mengenal anaknya, Lee Haejoon.

“Bangunlah!” suruh Miyoung, hatinya entah kenapa terasa berat untuk mengakui semua ini. Tapi dia sadar, jika dia tidak bisa menjadi seorang Ibu yang egois untuk Haejoon.

Walau bagaimanapun juga, Haejoon membutuhkan sesosok Ayah. Ia selalu sadar tatapan iri yang di lemparkan anaknya untuk teman-temannya yang selalu datang bersama Ayahnya dan Miyoung selalu merasa sedih serta menyesal ketika menyadari tatapan sendu anaknya itu. Mungkin, memberikan Donghae satu kesempatan, bukanlah sesuatu yang salah.

“Lee Donghae, kubilang bangunlah!” seru Miyoung lagi, namun pria itu menggeleng lemah. Dia tidak akan berdiri sampai Miyoung memaafkannyanya—ah tidak! setidaknya, ia di beri kesempatan kedua oleh wanita dihadapannya ini. “Aku akan memberikanmu kesempatan itu, jadi sekarang.. bangunlah!”

Donghae membelalakkan kedua matanya, tampak tak percaya. Ia mendongakkan kepalanya dan menatap wanita itu, “K-kau… bersungguh-sungguh?”

Miyoung tak menjawab, wanita itu justru mengalihkan tatapannya ke arah lain. “Makanlah sup itu! Aku ingin istirahat!” ujar Miyoung seraya bergegas menuju kamarnya dan masuk tanpa mengatakan sepatah katapun lagi.

Seulas senyuman lega, terukir di kedua sudut bibir Donghae. Pria ini menatap pintu kamar Miyoung yang telah tertutup rapat, lalu beralih pada sup hangat diatas meja makan dan tanpa terasa air mata kembali mengalir dari sudut matanya.

“Aku tidak akan menghilangkan kesempatan ini lagi… kali ini… aku akan memperbaiki semuanya..” gumamnya dengan penuh keyakinan.

©Too Little Too Late©

Miyoung terbangun dari tidurnya karena mendengar suara gaduh di luar kamarnya. Sesaat ia mengerjapkan kedua matanya berulang kali, berusaha mengumpulkan seluruh nyawanya lalu melirik jam dinding yang terpajang di kamarnya.

“Ahh.. aku ketiduran. Aku harus membuatkan makan malam untuk Haejoon..” gumamnya, kemudian segera beranjak dari atas ranjangnya.

Dia baru saja keluar dari dalam kamarnya, namun sedetik kemudian, terkejut dengan apa yang di lihatnya. Saat ini, Haejoon tengah asyik bermain dengan Donghae sembari sesekali mengobrol dan meniru suara power ranger ketika sedang bertarung.

Saking terkejutnya, Miyoung sama sekali tak menyadari jika Haejoon melihat kearahnya dan langsung berteriak memanggilnya. “EOMMA!” serunya, kemudian berlari kearahnya.

“O-oh.. Haejoon-ah.” ujarnya sedikit kikuk, bingung dengan apa yang harus dikatakan.

Lalu Donghae menoleh padanya dan buru-buru Miyoung mengalihkan perhatiannya ke arah lain. “Kau sudah bangun?” senyumnya.

“Y-ya. Aku sudah bangun. Kenapa kau masih di sini?!” tanyanya dengan nada ketus, dia tak ingin terlihat ‘kalah’ di hadapan pria itu. Meskipun dia telah memberikan pria itu satu kesempatan, tapi bukan berarti dia telah memaafkan pria itu.

“Aku…”

“Ahjusshi ini bermain denganku, dia pintar bercerita!” cerocos Haejoon dengan riang dan Miyoung menggerutu dalam hati, kenapa harus Haejoon yang menjawab?

Donghae masih tersenyum tipis, menyadari kecanggungan serta rasa tidak nyaman yang di rasakan Miyoung. Ia lantas berdiri dari tempatnya, “Aku akan pulang sekarang…”

“Eoh? Kenapa Ahjusshi tidak menginap di sini saja?” tanya Haejoon dengan polosnya.

Miyoung membulatkan kedua matanya, tampak terkejut dengan perkataan Haejoon. Apa secepat itu mereka bisa menjadi sangat akrab?!

“Haejoon-ah!” Miyoung memberi tatapan memperingatkan kepada anaknya, lalu wanita ini menggelengkan kepalanya, mengisyaratkan Haejoon jika kata-katanya itu tidak benar.

Lalu bibir Haejoon mengerucut kecewa. “Kenapa? Kyuhyun Ahjusshi selalu menginap di sini, kenapa Ahjusshi ini tidak bisa menginap di sini?” tanya Haejoon lagi, yang tentu saja mengundang senyum Donghae agar tertarik lebih lebar.

“Karena dia berbeda!” ujar Miyoung dengan nada gusar, dia benar-benar bingung untuk menjawab pertanyaan Haejoon ini.

“Kenapa berbeda?” Haejoon sepertinya sulit untuk mengalah, dia benar-benar berharap jika ‘Ahjusshi’ yang baru saja di kenalnya itu, bisa menginap di rumahnya.

Donghae lantas mendekat, mengusap kepala Haejoon dengan lembut dan sejenak Miyoung merasakan jantungnya berdegup kencang tanpa alasan yang jelas.

“Haejoon-ah… Ahjusshi, tidak bisa menginap disini malam ini. Tapi, Ahjusshi berjanji… jika besok, Ahjusshi akan kembali kemari.. bagaimana? Setuju?”

Dalam sekejap mata, Haejoon menatapnya dengan tatapan berbinar penuh harap, lalu bocah menggemaskan ini langsung mengangguk dengan bersemangat. “Setuju!” teriaknya dengan antusias, lalu ia memperlihatkan senyumnya yang Donghae sadari, jika senyuman itu terlihat sama persis dengan senyumannya.

Saat itu juga, Miyoung merasakan hatinya mencelos. Kedua orang itu jelas terlihat mirip bagai pinang di belah dua, belum lagi, sepertinya Haejoon pun merasakan ikatan batin yang sangat kuat dengan Donghae, sampai-sampai dia begitu sangat cepat akrab dengannya.

Jika sudah seperti ini, apa yang bisa dia lakukan? Dia tak mungkin membiarkan Haejoon terus memanggil Donghae dengan sebutan ‘Ahjusshi’. Pria itu adalah Ayahnya! Haejoon berhak mengetahui hal itu.

“Baiklah, kalau begitu.. aku akan pulang sekarang.” Donghae menegakkan tubuhnya untuk menatap Miyoung, tapi lagi-lagi, wanita tersebut menghindar untuk bertatapan langsung dengannya.

“Hm…” balas Miyoung tak acuh, masih dengan melihat ke arah lain.

Donghae tersenyum maklum, lalu kembali membungkukkan tubuhnya untuk menyetarai tinggi Haejoon. “Oke, Haejoon-ah… Ahjusshi, pergi. Ingat kata-kata, Ahjusshi, eoh?” ujar Donghae dengan wajah serius yang di buat-buat.

Haejoon mengangguk. “Ehm! Aku akan mengingatnya!” ujarnya dengan mantap, seolah-olah dia berakting menjadi anggota power ranger yang mendapatkan tugas penting dari ‘ketua’ mereka, lalu Donghae kembali mengusap kepalanya dengan lembut. Sementara, Miyoung tampak mengerutkan keningnya, tak mengerti dengan ucapan mereka.

Setelah itu, Donghae lantas berjalan menuju pintu depan di ikuti Haejoon yang meloncat kegirangan di belakangnya. Miyoung sempat melihat mereka sedikit berbincang-bincang lagi di depan rumah, sebelum akhirnya Donghae berjalan masuk ke dalam mobilnya dan tak berapa lama, mobil Donghae pun melaju pergi, menjauhi kawasan rumahnya.

Miyoung lantas berjongkok di hadapan anaknya, menatapnya dengan tatapan penuh tanya. “Haejoon-ah… kau berjanji pada Ahjusshi itu?” tanyanya penasaran.

Tapi Haejoon tak langsung menjawab, dia hanya tersenyum geli dan menggeleng cepat. “Itu rahasia!” serunya, lalu berlari masuk ke dalam rumahnya.

“Haejoon-ah!” panggilnya, namun tak di gubris sedikitpun oleh anaknya. “Hah… anak itu, ck! Benar-benar!” Miyoung tersenyum geli melihat tingkah laku anaknya yang begitu sangat menggemaskan itu.

Namun, tepat ketika ia telah masuk ke dalam rumahnya, sepasang matanya menangkap kemeja, jas serta celana yang tergantung dekat dapur rumahnya, membuatnya teringat akan sesuatu. “Dia tidak mengganti pakaiannya!” suaranya tercekat di kerongkongannya dan bola matanya semakin terlihat membulat.

“Oh bagaimana ini…” ia mulai terlihat panik di tempatnya, “Bagaimana jika Kyuhyun tahu, jika pakaian yang kuberikan pada Donghae adalah pakaiannya!”

©Too Little Too Late©

Sepanjang perjalanan pulang menuju rumahnya, Donghae tidak dapat berhenti mengulum seulas senyuman bahagia. Bahkan ketika ia tiba di rumah dan turun dari mobilnya, dia masih tetap tersenyum, membayangkan setiap momen berharga yang telah ia lewatkan saat di rumah Miyoung beberapa waktu lalu.

Namun senyumannya seketika lenyap ketika ia bertemu pandang dengan sosok Kyuhyun. Kata-kata Haejoon tentang Kyuhyun yang sering menginap di rumah Miyoung, entah kenapa membuatnya merasa tak nyaman sekaligus tak suka saat mendengarnya.

“Oh… Donghae Hyung! Kau darimana saja?” tanya Kyuhyun, berusaha terlihat sesantai mungkin, kedua tangannya ia masukkan ke dalam saku celana trainingnya.

Walau dalam hati, ia pun merasakan kegusaran yang sama seperti apa yang dirasakan oleh Donghae. Namun baik Kyuhyun ataupun Donghae, sama-sama berusaha menyembunyikan kegusaran itu dengan tetap bersikap tenang.

“Ah.. itu, aku… aku… baru saja mengunjungi salah satu temanku. Kami sudah lama tidak bertemu…” jawab Donghae berbohong, entah apa alasannya dia tak bisa mengatakan yang sebenarnya pada Kyuhyun. Mungkin, karena dia tahu, jika adiknya itu mencintai Miyoung, mantan isterinya sendiri.

“Benarkah?” sebelah alis Kyuhyun sedikit terangkat keatas, dia jelas terlihat ragu dengan jawaban yang di berikan Donghae. Lalu tatapannya beralih pada pakaian yang di gunakan Donghae dan tiba-tiba saja kedua matanya membulat. “B-baju itu!” serunya tanpa sadar.

“Huh?” Donghae mengerutkan keningnya, lalu menunduk untuk mengecek bajunya. “Apa? Ada yang salah dengan baju ini?” tanyanya.

Kyuhyun tampak menggedikkan kepalanya sembari menjilat bibirnya yang entah kenapa tiba-tiba saja terasa kering. “Darimana Hyung mendapatkannya?” tanyanya cepat.

“Apa?” pertanyaan itu jelas membuat Donghae gugup. “A-ah… i-ini… aku meminjamnya dari temanku… t-tadi aku kehujanan.” jawabnya dengan terbata-bata. “Memangnya… ada apa, Kyuhyun-ah?” tanyanya kemudian.

“Huh?” kini giliran Kyuhyun yang tampak bingung untuk menjawabnya. “Oh, bukan apa-apa… aku hanya merasa… pakaian itu sangat mirip dengan milikku. Hanya saja, aku sengaja menyimpan pakaian itu di rumah Miyoung, karena aku sering menginap di sana..”  jawab Kyuhyun dengan kedua mata menyipit, ia lantas melemparkan tatapan curiga pada pria di hadapannya dan Donghae terlihat membeku di tempatnya.

Ucapan Haejoon tentang Kyuhyun yang sering menginap di rumahnya, kembali melintas dalam benaknya dan akhirnya dia menyadari sesuatu!

Pakaian ganti yang di berikan Miyoung itu, yang jelas-jelas tengah di pakainya sekarang, itu adalah milik Cho Kyuhyun, adiknya sendiri! Oh ayolah, Lee Donghae, kenapa kau tidak memikirkan hal itu sebelumnya? Kenapa kau tidak berpikir, kenapa Miyoung memiliki pakaian pria di dalam rumahnya!!

Argh, sial! SIAL! Donghae mengumpat dalam hatinya, merutuki kebodohannya yang baru menyadari semua ini. Tentang pakaian sialan ini! Jika saja dia menyadarinya lebih awal, dia pasti akan segera mengganti pakaian ini dengan pakaian kerjanya yang basah! SIAL!

“Jadi… apakah teman yang kau maksud adalah… Miyoung?” dan pertanyaan Kyuhyun seolah kembali menarik jiwa Donghae ke alam nyata.

Pria itu tertegun ditempatnya, menelan salivanya dengan susah payah. “A-apa?”

To Be Continued…

Iklan

153 thoughts on “Too Little Too Late (4)

  1. Komen dulu ah baca ntar xD tapi ini kok agak pendek kek nya kak *PLAK
    Ah semangat kak buat part lanjutnya, FF changmin punya itu ditunggu ya 😔

    • ckckck…hae..hae…mau ngebujuk ato maksa ato malah ngancem itu mah..????
      msa gk peka amat sama prasaan miyoung….*tabokon ikan*

      dengar miyoung,berhengi.mrasa terluka dan tersakiti.bagaimanapun kau akan mendapatkan takdirmu.nohh…lihat aja para PRIA TAMPAN dah antrean mnawarkan diri untuk mengisi kekosongan hatimu…eaaaaaaa…jamnya alay..xDD

      but WAIT! kyuhyun sering nginap dirumah miyoung….??? What the…..?!

  2. Hore yang pertama.
    Upssss ketahuan klo donghae bohong, jelas2 baju yg dpakai punya kyuhyun. Hehhehee
    penasaran sama rahasia haejoon sama donghae, jangan2 itu bagian dr rencana buat balikan lagi sama miyoung.

  3. Kyaaaaaaa akhirnya miyoung luluh jugaaaa. Nah git dong young haejoon juga harus tau siapa ayah kandungnya senenggg liat nya akhirnya miyoung mengiyakan permintaan hae buat lebih dwkat sama haejoon.
    Dann cieeee sebenernya dri lubuk hati paling dalam miyoung kawatir sama hae pas kujanan itu xuma ya dia gengsi lol hahha

    Ihhh haee kenapa ga jujur aja kalo avis dri miyoung biar kyu panas hahah
    Donghae sayang semangat yaa untuk mendapatkan kembali hati miyoung 😘

  4. syukur deh miyoung bisa sedikit membuka hati buat donghae untuk lebih dekat dg haejoon walaupun bukan membuka hati untuk cintanya.
    benar kata pepatah darah lebih kental dr air…walau baru bertemu sebentar ayah dan anak cepat akrab karena ada ikatan bathin.
    smoga aja di next chapt ada interaksi lucu jail or apalah antara donghae n haejoon…biar haejoon tahu klo dia punya seorang appa.
    Dan haejoon bisa mendekatkan n mempersatukan omma n appa nya n membuat perubahan pada sifat donghae yg casanova.

  5. kok pas bagian Donghae mohon2 sama Miyoung, aku nangis ya?? :’D aihhhh Haejoon-ah kayaknya kamu ngegemesin banget deh ><
    ditunggu kelanjutannya authornim^^

  6. daddy hae and baby haejoon muacch ♥♥
    Akhir nya donge di ksh kesempatan sma miyoung… btw author gak ada niat mau tambah cast nih? Buat jdi couple nya si kuyun, kasian dia klo miyoung nya di ambil daddy hae ntar jomblo lgi hihihihi 😀

  7. akhirnyaa anak sama bapaknya bisa bersendau gurau juga.seneng liatnya…ah merasa kyuhyun pengganggu deh,ya walopun dia kagak salah2 amat mencintai miyoung..berharap keslahpahamn yg dialami miyoung ma donghae cepat trselesaikan..dan tumbuih cinta lg deh.ow iya rahasia antara donghae dan haeejon apa ya?bikin penasaran.hihihihi
    seneng deh kak Nta publish ff’y cepet sekarang..ditunggu klanjutan ff lainnya kakak.SEMANGAT

  8. Akhirnya ff yang ku tunggu tunggu publish nih
    Sebenernya disini aku kasihan sama kyuhyun cinta nya selama bertahun tahun gak di bales tapi kalau enggak gitu gak bakal asik yaa hehehe keren deh walau pendek tetep keren aku suka keep writing yaaa thor

  9. yippi akhirnya dipost juga!!
    Sumpah seneng banget akhirnya donghae bisa ketemu sama haejoon. Emang ikatan ayah dan anak ga bisa dibohongin. Duh greget sama miyoung ya ampunnn..
    Pokonya part yang ditunggu-tunggu ini sama sekali ga mengecewakan! Paling karena cepet banget udah “tbc” aja hehehe xD
    aku tunggu next part nya ya kaa.. Aku harap banyak momen miyoung-haejoon-donghae hihi. Jgn lama-lama.. Kkk sekiannn

  10. Miyoung balikan lagi sama donghae ya?
    Bagaimana nasib uri kyuhyun 😥

    Harus sama kyuhyun aaaahh T_T
    Donghae sama yang lain ajaa kkkkkk….
    Tp bagaimana kebijakan authornim saja 😀
    Tulisannya emg kerenn daah…
    Ditunggu Part selanjutanya (♥▿♥ʃƪ)

  11. baca ff nya sambil deg2an..
    Akhirnya Miyoung mau memberi kesempatan Donghae untuk mengenal Haejon..
    Semoga selanjutanya Miyoung mau memberi kesempatan Donghae untuk memperbaiki hubungan mereka.. Kyu pasti akan mengerti, karena biar bagaimanapun Miyoung sepertinya masih mencintai Donghae…
    Ditunggu kelanjutannya ya…

  12. Woooaaahhh… akhirnya update juga.
    seneng rasanya liat interaksi Donghae dan Miyoung. Meski masih adu argument, keduanya mulai saling berbicara saja sudah cukup kok.
    Ooohhh… kuharap Miyoung sgera memberitahukan ke Putranya siapa Donghae sbenarnya.
    Shiiiippp… aku tunggu part slanjutnya.

  13. Waah kangen ma ff ini akhirnya dilanjut juga, makasih unnie…
    Hemm perkembangan hubungan donghae & miyoung cepet banget, apa karna miyoung yg masih mencintai donghae & melihat kedekatan haejoon sama donghae bisa bikin miyoung lama2 luluh juga n mau maafin donghae.
    Kyuhyun juga semakin menyadari klo cintanya g akan pernah terbalaskan, mungkin dia bakal mengalah nantinya…
    Makin seru ceritanya, lanjut terus unnie…

  14. wait ka, aku rada bingung deh kan tadi mobilnya donge mogok kok pas diusir pulang mobilnya gak mogok lagi sih. apa ini cuma alesan doang supaya bisa numpang neduh? ._.v Kyuhyun sekalian numpang makan itu makanya nginep mulu 😀

  15. yah ketahuan deh bohong nya, hae kaga cocok klo bohong gampang banget ketahuan nya.
    akhirnya di kasih kesempatan juga sama miyoung.. wah kaya nya Hae sama haejoon udah klop ya padahal baru ketemu, lanjut ya kak!

  16. Dooh yaa… kenapa aku malah gak rela kalo Kyuhyun jadi jones disini eon. Kasian dia hahhaa
    Masa iya Miyoung sama Dongek.. trus dia sama siapa? Sama aku ajh ta wkwkwkw 😀
    Dah, lama-lama juga Miyoung ama Dongek pasti balikan iyaa kan eon hehehe

  17. Akhir y donghae d ksh ijin utk ksh ksyang y utk haejoo, g d hlngin sm miyoung y
    Kshn kyu nanti lht kbrsmaan antr ayh & ank yg bkn iri,& haejoo psti akn lbh hae dr kyu

  18. seperti biasa feelnya dapetttt…… bikin orang marah2 sendiri, senyum2 sendiri, envy sendiri pokoknya bener2 jjang deh xD

  19. Duh….geregetan, moga miyoung cepet mau kembali ama donghae,.kaian dia menanggung beban sendirian,..thank’s suka….

  20. MAri membaca dipagi buta. WUhuuuuu donghae mati kau bang, salah sendiri sih makanya janhan nyia2in kesempatan. Ntar mau berakhir sama donghae ato kyu terserah eoni aja ya 😁

  21. Huahaa si ongek ongek, haduh aku greget dsini sbnernya , jarang2 kn si kyunyut jd org ktiga? Biasanya dia yg d posisi donghae kan 😀 hah kmohon thor nanti bri sdikit kyu kbahagiaan atau nanti pas di akhir2 kasih haneul itu d khdpan kyu :p

  22. Aggghh sumpah greget bgt bca ni ff, qu g bsa milih Kyu atau Hae cz dua2nya punya peran penting ….
    Next part ditunggu segera ,Fightinggg !!!!!

  23. Dooohh..
    Donghae smpe mohon2 gitu, pake nangis pula.. miyoung kl ga ngasi ksmptan ktrlaluan deh, tp utg ajj dy ngasi ksmptan bet donghae bwt lbh dket sm haejoon..
    Goooshh, haejoon bnr2 ngegemesin overload >.<
    Ga bsa dipungkiri kl darah emg lbh kntel dari air, makanya haejoon cpt bgt akrab sm donghae, dn jg iktn batin mrka sprtinya kuat.. aaaah aku ngebayangin gmna senyum haejoon yg sama persis sm senyum si ikan..
    Oops, kyukyu tbkannya bener noh kl donghae dr rmh miyoung.. hihihi syg ngt tp, donghae blm smpet jwb udh TBC ajj yg nongol. Kkkkkkkk

    Ditunggu kelanjutannyaaaa..^^

  24. Oalah…
    Akhirnya miyoung ngasih kesempatan bwat donghae lgi..
    Dan kira” janji apa ya antra hanjoo sma donghae…
    Eonnie ksih scene yg mengharukan ya antra hanjoo dan donghae klo hanjoo tau donghae appanya…

    Kyuhyun mah apa atuh, curiga gtu ??
    Dan akankah mreka berdua berantem gra” miyoung ??
    Smoga mreka tmbah dewsa aja, dan ngga berantem mslah cwe..

  25. Senang akhirnya Dong Hae bebas buat ketemu HaeJoon. Walaupun Miyoung benci-padahal masih cinta- DongHae, tetap saja HaeJoon berhak tahu siapa bapaknya, kan. Dan KyuHyun, mending lu nyari cewek lain, bang! Ada Haneul yang sedang menantimu dibelahan bumi sana. Hoakakkkkkkk…. Ah, pokoknya aku senang dengan part ini, apalagi pas scene DongHae-HaeJoon.

  26. •• ћàá=)) •• ћàá=)) •• ћàá=)) ••
    Donghae ga sadar ya low baju yang di pakainya tu bajunya kyu,, pake acara boong lgi,,,
    Kasian lah liat kyu nnt low miyoung balikana ma donghae,,
    Ngrasain patah hati ma orang yang sama,,

  27. Ahhhhhh akhirnya update… Yes! Donghae udah mulai dekat sama haejoon… Suka banget part ini… Tapi lebih pendek dari biasanya,hihihihi…
    Aduh kasian kyuhyun nich tambahin haneul dong d castnya…

  28. Ciye, minyoung udh ngasih jalan tuh bang.. Haejoon juga udh mulai memberikan signal2 sayang ayah… Hihihi
    Kasian kyu yah, sbnernya dia suka tapi dia juga tau kalo minyoung msh cinta sama donghae… Tapi kyu ttp aja g akan setuju kalo sampe mereka balikan….
    Tapi aku maunya mereka balikan nta, biarin lah ya sekali kali bikin kyu merana… Hihi
    Tapi aku mau komen dikit disini soal alur ceritanya nta, maaf ya jangan marah. Cuman ingin klarifikasi. Kirain aku donghae bakal pulang pake taxi, soalnya kan katanya mobilnya mogok, tapi pas keluar dia mengendarai mobilnya sendiri, disitu kadang saya merasa bingung… Hihi
    Tapi semuanya tetep bagus ko…. Te o pe…
    Lanjut ya nta, i’m waiting your story….

  29. akhirnya miyoung mau jg ksh kesempatan ma hae 🙂
    hejoon ma hae dah keliat deket …
    walaupun hejoon blm tau kalo hae bapak kandungnya …
    hae … kya orang ketangkep maling ma kyu…
    ya jelas aj mau boong jg kan kyu apal ma bajunya sendiri….. wkwkwkwkwkw

  30. Ya ampun… miyoung itu sebenarnya memilih donghae or kyuhyun ? tapi jika di pikir secara logika… anaknya miyoung membutuhkan sosok seorang ayah dan lagi ayah biologisnya masih hidup dan miyoung masih mencintainya… apakah miyoung akan menerima donghae sebagai suami dan ayah ?? ataukah menerima kyuhyun sebagai penganti donghae yang selama ini sudah menemani miyoung disaat suka maupun duka???

    Ahhhh ~ aku berharap Haejoon bisa mendapatkan sosok appa yang baik dan menyayanginya..

  31. Aq jd cengo ngbyangin kyu yg jd pihak ke 3 fara di ni ff. Kbnyakan ff kn hae yg jd pihak ke-3

    Ah.. Akhirnya miyoung ngasih ksempatAn ke hae jg. Hae.. Jgn sia2 kanksempatan ini. Shrsnya kn mreka emng hrs bsa bersatu membentuk kluarga yg sakinah..mawaddah.. Warahmah..**abaikan
    Kkkk

    Har jg kayanya udh mnyesali sgala prbuatannya dl yg mnyakiti perasaan miyoung. Dn miyoung jg msh mencintai hae nympe skrng cmn dia mngkin msh skt hati aja atas klakuan hae dl..
    Smoga bsa cpet bersatu deh.
    Ditnggu slalu next chap nya ya nta..

    Semangat!

  32. akhir’a donghae di kasih kesempatan sama miyoung ..
    tapi kasihan jga sama kyu ..
    dia khawatie kalo miyoung bakalan balikan lagi sama donghae .
    makinn seruuu cerita’a .

  33. mudah” awal yg baik untuk donghae dan miyoung ..apa lgi donghar ud mau d beri kesempatan kdua jd jngn sia” an donghae antr nysel lgi kan gawat kan hehehe….

    next chap dtnggu kepp writing…terimakasih…:):):)♡♡♡

  34. dongahae nggak peka sama perasaannya miyoung,
    ikatan batin antara ayah dan anak kayaknya dimiliki hanjoo sama donghae

  35. aku ga tau jadi ga suka sama sikap miyoung ke donghae. mungkin itu bentuk sakit hatinya dia tpi dia ga mikirin perasaan anaknya itu yang bikin gasuka.

  36. ohh my ayo cepet cepet kasih tau haejon kalau donghae itu ayah nya.
    aduhh ngreget banget baca part ini 😦 donghae udah di kasih kesempatan tapi haejoon belum tau siapa itu donghae sebenarnya,aishhh coba saja kalau dia tau mungkin dia akan lebih bahagia atau malah membenci donghae ?
    penasaran banget sma ceritanya,pokok nya ditunggu bangetlahh kak 🙂

  37. Ini seriusan, rada nyesek juga jadi kyuhyun wkwkwkk..
    Sampe kapan die ngalah ama bisa berpaling dari miyoung?? Pasti sulit ..
    Sedang donghae, kasian juga baru tau haejoon anak nya setelah 7th ..
    Dan miyoung yg harus bertahan selama ini sambil nyembunyiin fakta kalo haejoon itu anak donghar..
    Semuanya kasian 😢😢😢 mending jadi haejoon yg gga tau apa2 dah..

  38. Wah. Kasihan kyu jee. Cintanya tak terbalaskan. Hahhhaa.
    Ya ga. Kyu kau kasihan sekali jee. Lagian hae PlayBoynya skrg dah hilang Thu gavtahu kMn. Hihihiihihii.

  39. jadi ikut penasaran kayak miyoung, kira” janji apa yg d buat donghae ma haejoon??!!
    makin penasaran ma nie cerita,
    kelanjutannya selalu d tunggu Hwaiting

  40. Waaaaa, miyoung galak banget ya kalau ada donghae hahaha 😁
    Aaaa tidakkkk!! Aduh ketahuan kyuhyun kan?
    Donghae sih lupa kan ganti baju, tapi nggakpapa. Seneng bacanya kalau tau haejoon sama donghae bisa se-akrab itu hihihi
    Jadi nanti donghae nggak bisa bohong ke kyuhyun kan ya kalau dia memang habis dari rumah miyoung ㅋㅋㅋㅋ

  41. Panas..panas..makin panas nini cerita. ..

    Gak tau kenapa aku malah pro le kyuhyun. .
    Hahahaha. .ayo bang evil semangat curi hatinya miyoung. .
    Tapi hati miyoung masih dijaga ama donghae.

  42. Duhhhhhh miyoung ini.. kasih tau gih smaa haejoon kalo hae itu ayahnya. Aahh bngung mau dukung siapa. Kyu apa hae ya?? Kwkwkkw

  43. akhirnya dapet ke sempatan kedua…
    dipakek baik baik ya bang…
    ketauan deh kalo abis dari rumah minyoung…
    di tunggu kelanjutannya ya….

  44. WAAAao… akhirnya minyoung mau memberikan donghae kesempatan kedua… aaargh.. senangnya dalam hati..

    Haejoon bikin gemes aja yhaaah!!!

    Aaargh… dasar minyoung.. knapa gak bilang klau baju thu milik kyuhyun.. hihihi..

    Ditunggu next partnya

  45. Semakin seru crita’y..qra” apa har bs manfaatin ksmptn yg d’ksh miyoung dgn baik????trz penasaran jg gmn sm kyu apa dy bkl nyerah bwt dptin hati miyoung????g sbr bwt part slnjt’y…

  46. Akhirnya munçul jga nihh FF.
    Baru sekarang nyeselnyaa si Donghae, rasain nohh jd galon kan luu.
    bingung mau komen apa lagi. Yg jlass feelnyaa ngena banget dehh.

  47. nahhh kan makin galau aja nich minyoung
    persaingan kakak adek udah dimulai nich
    aku jadi ikutan gusar nich apa minyoung bakal ama kyuhyun atau donghae

  48. Kaget jg waktu miyoung mengetuk kaca mobil donghae, aq aj yg bc kaget apalagi donghaenya, aq mrs d sini donghae kasihan sekali, seharusnya miyoung ngasih th yg sebenarnya ke haejoon apalagi sebenarnya yg minta cerai miyoung sendiri, bukan donghae yg berniat meninggalkan miyoung, aq nangis baca ni ff, maaf y br komen disini soalnya bc ff jg baru belakangan ini 🙂

  49. aduh galau..segalau ga bisa nonton ss6 u..u..kyuhyun aku kasihan padamu..ngeliat gelagatnya sepertinya Minyoung bakal balik lagi ma Donghae…

  50. Duhh seneng dehh klo liat kompaknya ayah dan anak.. Berasa gimana gitu..
    Tp ada koreksi dikit y.. Tadi kann donghae berhenti di depan rumahnya minyoung lama gegara mobilnya mogok dan petugas bengkel kjebak macet, gmna bisa kog donghae pulang bawa mobilnya sendiri?? Biasanya kann klo sampek manggil petugas bengkel itu mobil bakal diderek..
    Tp secara keseluruhan bikin penasaran gmna klanjutannya.. Gmna nasib cinta segitiga kakak adek ini dan gmana reaksi hanjoo pas tau klo Hae itu bapaknya..

  51. Hayo ketahuan,maen petak umpet dibelakang kyuhyun.kesempatan kedua yang diminta donghae itu bukan buat rujuk ya..,cuma pengen ikut merawat haejoon doank begitukah?!.bolehkah buat donghae sedikit serakah dengan balikin mereka bertiga jadi satu.buar kyuhyun sama aku aja.

  52. hua huaaaaa.a………
    Miyoung udh mau kasih kesempatan ke donghae…
    Apkh donghae bakalan bisa memperbaiki smua nya???
    Gimana dengan kyuhyun?????
    Lanjutkan oennie….kami setia menunggu anda!!

  53. Walaupun kelihatannya damai tp shi kyuhyun dan donghae sama2 cemas jika mereka sdh bertemu,maklum..mereka menyukai org yg sama,ayo2 tetapkn pilihanmu shim miyoung..

  54. Post juga
    yeah…

    Hmm..Mau komen apa ya di part 4 ini!
    Hosh..hwaiting aja lah kak crazy writen

    Dan moga hub.hae ma minyoung cepet baik! Dan kyu biar cepet juga dapet cwe laen

    yehet..
    Fuuh… Lagi” ga bisa liat kyu dkK #Sushow6 😥

    tapi kgk apalah
    hahaha
    ntar sushow7

  55. Kasihan Kyu oppa cintanya blm sepenuhnya diterima Miyoung, Kyu oppa sgt th bahwa org yg dicintai Miyoung hny Donghae oppa kakak tirinya tp ia merasa berhak jg u mencintai Miyoung krn ia yg terlebih dahulu mencintainya.. Ketahuan dech donghae oppa pinjam bajunya Kyu oppa yg ada di rumah Miyoung dan Kyu oppa jg merasa sedih knp justru Donghae oppa seperti mendekati Miyoung lg wlpn th Kyu oppa mencintainya.. Haejoon sayang bgt sama kedua pria ini dan skrg hny tinggal Miyoung yg menetapkan hati dan cintanya kpd siapa

  56. akhirnya bisa baca part 4. Kisah Donghae, Kyuhyun, dan Miyoung makin menarik. gak kebayang bagaimana sakitnya kyuhyn jika Miyoung akhirnya kembali bersama
    kakaknya. huhuhu

  57. akhirnya… gak tau kenapa aku malah pengen donghae bisa balik lagi sama miyoung *maafkan aku kyuhyun*. semoga haejoon cepet manggil donghae dengan sebutan daddy.

    lanjutannya ditunggu kak

  58. donghae balikan aja deh sama miyoung. ngga usah mikirin perasaan kyuhyun hahahaha. kasian miyoung pasti bingung . ditunggu kelanjutannya kak, semangat!

  59. uwowowwoowww.. Akhirnya dilanjutin juga ini ff. Kekekeeke.. Terharu sama pengorbanan donghae buat minta maaf sama miyoung.. Semangat bang.. Saya dukung penuh..

  60. Akhirnya yg ditunggu di post jg. Wah, pnasaran bgt gmn klanjutannya. Apakah miyoung mau memberi tahu haejoon kl donghae adalah ayahnya? Dan sbnrnya gmn sih perasaan donghae ke miyoung? Ditunggu part selanjutnya, gomawo unie…

  61. oh semakin mnarik ya….
    gue gak tau kedepan nya cinta sgitiga ini kya gmna dan sperti apa
    tapi sejauh ini gue liat sikap donghae yg semakin kebapaan smakin hari
    disamping masalah nya dgn adik nya sndiri
    mungkin ini awal yang baik buat donghae
    fighting dongghhhaeee…..

  62. Hmm, hae udah dpt ksmptn ya lagi..
    tp knpa jadi agak gak rela ya kalo miyoung sama hae..
    pngenya tuh sama kyuhyun aja.
    tapiiii d0nghae ayahnya haejoon. 😐
    huhh ..

  63. Bingung nih mau comment apa?
    Yg pasti feel’a dapet bgt….
    Semoga hub mereka jd baik dan haejoon bs nyatuin ortu’a

  64. Akhirnya publish juga chapter ini…
    Miyoung akhirnya ngasih kesempatan kedua buat donghae, semoga aja donghae bisa menggunakan eksempatan itu dg baik, dan mereka balikan, ahahah tapi disatu sisi kasian sama kyuhyun dia udh korban perasaan dr dulu.. T.T
    gimana reaksi Haejoon ya pas tau donghae ayahnya ?
    ckckck donghae sama kyuhyun kayak lagi maen kucing-kucingan, gara-gara masalah baju.

  65. bagai mna ini???
    geregetan bnget ini,aduh kira”kpan donghae miyoung bsa brsma lgi???
    kyuhyun di rmh miyoung cma nginep doank kan??nggak ngapa”in…
    awas ya bang klo lo ngapa”in!!!! #cemburu

  66. gatau harus ngerasa sedih atau bahagia karena disini cinta kyuhyun bertepuk sebelah tangan hahaha kesian jg tp mau gimana yekan minyoungnya aja donghae mulu. haaah ini udah ketawan sama donghae kalo haejoon anaknya, bakal gimanahhhhh pas haejoon tau dia ayahnya huhu ditunggu selalu lanjutannyaaaaa fighting!

  67. Sugoii..
    Miyoung masih cinta donghaekah?
    Miyoung jgn phpin kyuhyun!
    Kyuhyun hrus ngalah ama donghae..
    Konfliknya klop bnget,oh ya donghae ama kyuhyun jgn musuhan ya,saingan secara heatlh aja..
    Haejoon-chan kawaii na, #civokhaejoon #mumumu :*
    😀
    Siip,thor ini cerita daebak sngat,ditnggu next chapnya sgera! Wokeh (y)

  68. hadduhhhh gimna nih . kyuhyun bakalan brantem sama donghae .
    miyoung bakalan ngasih kesempatan buat donghae ?? tapi kenapa miyoung tidak memeberi kesempatan juga pada kyuhyun ??
    hahhhh … kok aku malah jadi dukung kalau miyoung sama kyuhyun …

  69. akhirnya dipost juga kkk~
    itu si donghae udah tahu anaknya kan? tapi si miyoung belum mau nerima kehadiran nya donghae. thor kok berasa kurang ada adegan romance nya ya? semacam skinship gitu wkwk 😀
    tapi it’s okay lah, toh ini juga udah sukses post! fighting buat next chapter thor 🙂

  70. Apakah cuman aku sendiri aja yang ngakak pas baca di akhir chapter? :””v bhahahakk sumpah ngakak bayangin ekspresi curiga kyuhyun ke donghae :v .. Dan bagusnya lagi ternyata donghae udah mau ngakuin/? Kesalahannya ama miyoung XD .. Btw, kalo miyoung ama donghae balik.. Kyuhyunnya gimana?? ‘-‘ haneul!! ~ haneul!! ~ dimana kamu? ~ :’v semangat ya kak buat ffnya ^^ *note : ff yang lainnya cepetan dipublish juga :3 * paipai ~

  71. Harusnya miyoung jujur sj klu donghae itu ayahnya haejoon. Tp akhirnya miyoung kasi kesempatan jg buat donghae.
    Waduh kyu sering nginap yaa, wah udh deket bgt yaa dia sm miyoung dan haejoon.

  72. Kyaaaaa
    Ow cerita ini daebak!
    Bikin ketawa sndiri, gemes sndiri.ow nano2 dech
    Hahahaha
    Sori ya baru komen di part ini ^^
    Baru main ke blog ini lg setelah sekian.lama hehehehehe
    Next chapter di tunggu ya ^^

  73. babak baru yang menyakitkan kak, takut ada pertumpahan darah hehhe tapi keren kok. seneng akhirnya donghae dikasih kesempatan dan semoga setelah itu haejoon segera dikasih tau kalau donghae adalah ayahnya karena bakalan kasian banget kalau dia tau dengan sendirinya.

  74. Donghae mau bhng kok ya sama kyuhyun, jls gak brhsl lah scra itu baju kan mlik kyuhyun.
    Pngn ku datengin rasanya si abang donge biar aku ksh tau klo dy itu hrs bs memahami prsaan miyoung. lht tuh kyuhyun aja bsa mlkkn itu.

    Hmmmmmm snggh pnsran apa ya rhsia yg donghae haejoon smbnyikn dri miyoung

  75. Eon ini id lama q
    Emailnya aja yg ganti

    Canggung bner sih

    Koq bs gini sih

    Ayolah kyu sama wnita lain aja

    Donghae smangat

    Miyoung britahu hanjoo donk

  76. Yeee… seneng deh, donghae udah bisa deket sama haejoon…
    Oia, kok mobil mogok bisa jalan lagi chingu, aku sempet rada bingung…hehehe

  77. Kekeke dongek ketauan kyuhyun…. Tapi bayangin kyuhyun patah hati itu pasti kesian mungkinkah entar tiba” haneul muncul??? *ngarep
    Mgkn stlh ini hbngn dongek-miyoung akan membaik. Nta entah knapa eonni pengen liat kopel leeteuk-jaehee ㅋㅋㅋ

  78. yeay !! si hae dapet kesempatan. jangan nyerah, ayo maksimalin usaha buat ngeluluhin hati miyoung.
    ohh, si kyu d sini serasa ambisinya yg besar kliatan bgt unn,wkwk
    ending nya d bikin sama dongek pliss, gamau sad ending, ngga tega bacanya unn. semangat eonnie, next lah~

  79. Ingin rasanya Donghae sama Miyoung balikan lagi.. Tapi hilangkan dulu rasa sakit Miyoung itu Donghae.. Jika kau tak ingin di anggap brengsek olehnya .. Bagaimana menghilangkan rasa sakit Miyoung itu??
    Kesempatan?? Hah awal yang baik untuk hubungan Miyoung sama Donghae..
    Bagaimana dengan Kyuhyun?, Ah benar-benar sial.. Kenapa mereka harus saudara sih!! Kyuhyun akan tersakiti.. Buat Donghae juga.merasakan sakit itu.bagaimana..
    Rahasia antara anak dan ayah. Ohh Menyesakan
    Di tunggu kelanjutan nya Chingu 🙂

  80. Lucu banget si anak x ayah udah bisa maen bareng, ngomong bareng, bercanda bareng. Miyoung juga udah berbaik hati loh ngasih kesempatan, jangan sampe di sia-siain ya Donghae. Udah deh pokoknya kalo mereka ngumpul kaya gitu jadi Happy Family lol. Hiraukan Kyuhyun huehehehe.

  81. Aigoo..bgmn ini???
    Pengennya sih kyu gk payah hetonk,Thor. Beneran deh. Tp kyknya peluang dongek lbh besar. Kesian jg klo hrs pisah lagi ma anaknya.
    Aak~ au ah.. 😵😵😵😵
    Next!!

  82. hayooo ketahuan wkwkwkwk 😀
    donghae jangan sampai kau siasiakan kesempatan miyoung,. 😀
    semoga kau berbahagia dengan miyoung dan haejoon,. ^^

  83. Readers baru nih thor…. Ff nya daebak..
    Haejoon kpn manggil Donghae appa jngan ahjussi mulu, dia kan ayahnya…. Ditunggu lanjutannya yah…. Tapi jngan lama”….

  84. Aishhh… minyoung~ah kau ceroboh sekali..
    Itu baju kyuhyun knapa suruh pakei donghae.. merekaa khan serumah.. eh,?/ tapi bner jg.. lau kagak gitu masa ia dongahae vake baju.nya minyoung. 😂Ahahhaha itu aneh sekali.. 😂

    Donghae oh donghae.. lau mau bohong liat duyu siapa lawan.mu.. hahhaa
    Kyuhyun itu terlalu jenius..
    Setan tamvan tak akan mudah di bohongi..

    Yeeahh akhir.nya donghae d kasih kesempatan… meski haejoon mch manggil donghae dgn sebutan ajjushi.. ohh.. jadi pen tau isi perjanjian antara ayah dan anak ini. 😂 so mistery

    Kyuhyun… dya… Tampan sekali..😍😍 eh?/ mo gymna lagy.. hahhahag😂😂😂←(Koment macam ava ini)

    Ok Nta Author.. next part.nya.
    . Fighting.. *.^
    Au selalu sabar menunggu kok..

  85. Akhir nya miyoung mau jg memberi kesempatan sma donghae.. Berharap mereka rujuk lgi, aaw.. Haejoon membawa berkah banget 😀

  86. yeyy akkhirnya author publis,biarpun bkan ff yg aku tunggu2 tetep seneng kok,kgn bgt matulisan author 😀
    gua bru baca ff ni sekali ini,biasanya itu ya donghae yg jdi pengganggu,klo di ff ini kyuhyun ye yg jdi penghalang,kkkk~ 😀 sekli2 kyuhyun di buat jdi pihak yg menderita dan harus mengalah gak papah kli ya 😀 bosen doalnya kyuhyun muluk yg jdi pemeran utama setiap ada donghae,mreka bertukar posisi gtu,kasihan donghae biar gak jdi bagian yg menderita mulu kkkk~ 😀
    miyeong masih cinta eoh ma donghae,tpi kyaknya donghae rasa ma miyeongnya msih di pertanyakan 😦 harapan gua sih miyeong ma donghae rujuk lagi dan donghae gak nakal lagi 😀
    nah buat kyuhyunya buat gua aja sini,biar gua umpetin,kkk 😀

  87. iyaaaaa Kyuhyun sayang itu Miyoung!!!
    aku jadi kasihan sama donghae nihhh *huhuhu
    tapi Kyuhyun gimana???
    gimana kalo 22nya? dua suami gpplah.. jarang2 ada yg begini :-V

  88. ya allah sumpah kerennnn abisss
    suka deh liat donghae sm haejoon kk .. oh iya kasian jg si kyuhyun dia cinta bngt sm miyoung
    keep writing kak 🙂 fighting,ditunggu lnjutannya kk

  89. itu kesempatan lagi maksudnya apa ya?? rujuk atau yg lainnya??

    sumpah terobsesi banget miyoung sama donghae beneran rujuk. lagian mreka juga saling cinta cuma ngelak terus2an klok mreka gk saling cinta yaa demi sang buah hati biar seneng.. rujuk lahh wkwkwk

    trus rahasia yg di maksud haejoon itu apa ya?? ahhh ayah sama anak bener2 ngegemesin hehehe

  90. Haeee, waktu nikah lu bilang ama miyoung bakal berusaha cinta seiring berjalan nya waktu, ehh taunya malah tidur ama cewek laen zzzzz yaiyalah miyoung kesel, php gila si hae-,- tapi kayanya hae udah mulai tobat gara2 ada anaknya hahaha syukur2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s