Too Little Too Late (5)

Too Little Too Late

Tittle                       : Too Little Too Late

Author                    : NtaKyung

Art Poster              : NtaKyung

Main Casts             : Lee Donghae, Shim Miyoung, Cho Kyuhyun, Lee Haejoon and Other Casts (Find By Yourself)

Length                     : Series [On Writing]

Genre                      : Angst, Family, Romance

Rating                     : PG-15

Disclaimer              : Seluruh cast dalam ff ini adalah milik Tuhan, orang tua dan mereka sendiri! Tapi isi dalam cerita ini semuanya milik saya! So, Don’t BASH!!

DON’T LIKE? DON’T READ! NO BASHING, PLAGIAT? GO AWAY! AND BE GOOD READERS.

©Too Little Too Late©

Seperti biasanya, hari ini pun Miyoung telah di sibukkan dengan rutinitas paginya sebagai seorang Ibu sekaligus wanita karir. Sembari mengenakan blazernya, ia pun memasukkan bekal makan Haejoon ke dalam tasnya.

“Haejoon-ah, cepatlah! Kita sudah terlambat!” serunya seraya berlari kecil untuk meraih tas miliknya dan mengenakan flat shoes di waktu yang bersamaan.

“Aku datang!” teriak Haejoon dengan botol minum yang tergantung di lehernya. Ia berlari mengikuti langkah Ibunya menuju luar rumah.

“Tas?”

“Sudah!”

“Jaket?”

“Yeap!”

“Sepatu?”

“Aku sudah memakainya!” seru Haejoon riang, menunjuk sepasang sepatu miliknya dan Miyoung tertawa geli sambil mencubit gemas pipi Haejoon.

Aigo… sepertinya kau bertambah pintar, eoh?” godanya yang di balas tawa Haejoon. “Ayo, kita berangkat sekarang!” ia menggenggam tangan mungil Haejoon sambil berbalik, tetapi langkahnya tiba-tiba saja terhenti.

Sekujur tubuhnya mendadak membeku, kedua matanya langsung tertuju pada sesosok pria yang kini telah berdiri tak jauh dari mereka. Dia, Lee Donghae.

“Eoh?! Donghae Ahjusshi!” Haejoon yang juga melihatnya, refleks melepaskan genggaman tangan Miyoung dan berlari kearahnya.

Miyoung bahkan terkejut dengan reaksi cepat Haejoon. Ia terkesiap sejenak, menatap sosok Haejoon yang kini berlari dengan bersemangat ke arah Donghae.

“Hey, jagoan! Selamat pagi!” sapa Donghae sembari tersenyum lebar dan mengacak-acak dengan gemas rambut tebal Haejoon.

“Selamat pagi, Donghae Ahjusshi!” sahut Haejoon dengan bersemangat, ia ikut tersenyum dan entah ini hanya perasaannya saja atau bukan, tetapi Donghae bisa merasakan senyum yang dimiliki oleh bocah menggemaskan ini, benar-benar sangat mirip dengan senyumnya.

Sejenak, Donghae merasa takjub dengan senyuman yang terlihat mirip dengan miliknya itu. Dia seperti melihat sebuah keajaiban di depan matanya sekarang!

“Haejoon-ah.” suara lembut Miyoung seolah menyadarkan dirinya dari lamunan. Donghae mengerjap sesaat dan segera menoleh pada sosok Miyoung yang kini berdiri di samping Haejoon. “Ayo kita berangkat!” ujarnya, mengabaikan kehadiran Donghae saat ini.

Haejoon menepuk keningnya dengan gaya yang menggemaskan lalu ia mengangguk cepat. “De!” ia mengangguk dan kembali menggapai tangan Miyoung untuk menggenggamnya.

Melihat Miyoung dan Haejoon yang akan pergi begitu saja, Donghae buru-buru menahan langkah mereka dengan berdiri di hadapan mereka. Untuk beberapa saat, baik Donghae maupun Miyoung sama-sama merasa canggung.

“Ahjusshi, kenapa?” tanya Haejoon kemudian, memecah keheningan yang sempat tercipta di antara Donghae dan Miyoung.

Berusaha mengabaikan kecanggungan diantara dirinya dan Miyoung, ia lantas berdeham pelan. “Ehm… jika kau tidak keberatan, aku bisa mengantar kalian.” tawarnya kemudian, memberanikan dirinya untuk menatap Miyoung yang kini masih mengacuhkannya.

“Eoh?! Ahjusshi akan mengantar kami?!” tanya Haejoon dengan bersemangat dan dibalas anggukan singkat Donghae. “Eomma?!” bocah itu lantas menoleh cepat ke arah Miyoung, tetapi Ibunya itu tak memberikan respon apapun.

Sadar jika Miyoung takkan semudah itu menyetujui ajakannya, Donghae ikut menatap ke arah sosok wanita yang pernah menyandang sebagai isterinya itu. “Kupikir… kalian akan terlambat… benarkan?” ujarnya lagi dan Miyoung masih tetap terdiam, wanita itu benar-benar mengabaikan keberadaannya.

“Eomma…” Haejoon menggoyangkan tangannya, berusaha membujuknya, tetapi Miyoung hanya menunduk untuk menatapnya. “Ayo, kita naik mobil Donghae Ahjusshi saja, ehm?” bujuknya lagi dengan nada merajuk.

Miyoung menggeleng tanda tidak menyetujui bujukannya. “Haejoon-ah!” ia melemparkan tatapan memperingatkan pada anak semata wayangnya itu.

“Tapi kita sudah terlambat…” rengek Haejoon dengan sepasang matanya yang memelas.

“Lee Haejoon, sudah eomma bilang, berhenti merengek seperti anak perempuan!” Miyoung sedikit meninggikan nada suaranya, tanpa sadar terpancing emosi karena ke-engganannya untuk menyetujui ajakan Donghae yang justru berimbas pada Haejoon.

Bibir Haejoon langsung mengerucut dan kedua matanya tampak sedikit berkaca-kaca. Dia menunduk dengan ekspresi bersalah, “Maafkan aku.” cicitnya pelan.

Miyoung menghela nafas berat, merasa bersalah karena telah membentak Haejoon. Perlahan ia berjongkok di hadapannya dan menangkupkan kedua tangannya di pipi bulat Haejoon.

“Eomma juga minta maaf karena telah membentakmu. Kau mau memaafkan eomma kan? Hm?” ia memasang tampang bersalah dan Haejoon mengangguk singkat yang lalu di balas oleh senyuman Miyoung. “Oh, anakku…” ia menarik Haejoon ke dalam pelukannya dan bocah itu hanya terkekeh kecil.

Tanpa keduanya sadari, seseorang justru merasa terpana dengan pemandangan ini. Sekujur tubuhnya menegang, hatinya terasa di remas dengan kuat dan perasaan bersalah pun mulai menyebar dalam dirinya, mengirimkan rasa penyesalan yang begitu besar.

Seandainya kantong ajaib Doraemon benar-benar ada. Maka, aku akan mengeluarkan mesin waktu dan kembali ke masa itu, masa dimana aku melewatkan momen-momen penting ‘tentangnya’. Aku… sedikit terlambat.

Suara hatinya terdengar, mengirimkan getaran-getaran kecil yang menyakitkan dan cukup menyiksanya. Donghae masih bergeming di tempatnya, menatap Miyoung dan Haejoon dengan sorot mata sedih yang penuh dengan penyesalan.

“Terlalu banyak yang sudah kulewatkan…” gumamnya lirih.

Namun, seolah suara itu mampu terdengar oleh Miyoung, wanita itu lantas menoleh ke arahnya dan tatapan mereka berdua pun bertemu.

Hening.

Keduanya sama-sama terdiam dengan tatapan mata yang saling terkunci.

©Too Little Too Late©

“Hey, Shim Miyoung!” panggilan Shin Jaehee untuk kesekian kalinya terdengar dan wanita ini mengerjap cepat, tersadar dari lamunannya.

Miyoung menoleh dan mendapati Jaehee yang sudah berdiri di sampingnya sembari melirik setumpukan kertas-kertas yang masih di pegang Miyoung.

“Kau berniat meng-copy data-data itu atau berniat untuk menghancurkannya?” sindiran Jaehee seolah menyadarkan Miyoung dan dengan cepat wanita itu menggeleng.

“Uh, maaf… pikiranku sedikit kacau sekarang.” ia meringis pelan sambil tersenyum lalu memasukkan secara bergilir kertas-kertas itu ke dalam mesin photo copy.

Jaehee bersandar pada dinding di belakangnya, lalu bersedekap sembari menatap Miyoung. “Sesuatu terjadi?” tanyanya kemudian dan Miyoung terlihat menghela nafas panjang.

“Semuanya terlalu rumit, aku tidak tahu harus memulainya darimana…” sahut Miyoung.

“Kau selalu mengatakan hal yang sama…” sahut Jaehee, “Pelan-pelan saja, Young. Aku siap mendengarkan ceritamu yang rumit itu..” senyumnya kemudian.

Miyoung terdiam sejenak, wajahnya tertunduk muram dan untuk beberapa saat ia tampak memikirkan sesuatu. “Jae…”

“Hm?”

“Apakah aku salah?”

“Huh?” Jaehee terlihat menaikkan sebelah alisnya sekarang. “Apa maksudmu?”

Sekali lagi Miyoung tampak menghela nafas panjang. “Maksudku… tentang Haejoon. Apa menurutmu aku benar dengan tidak membiarkannya mengetahui siapa Ayahnya?”

“Miyoung-ah…” Jaehee menjeda sejenak, tangan-tangannya bergerak membantu Miyoung mengumpulkan data-data yang telah di copy itu. “Sejujurnya… aku tidak setuju dengan keputusanmu. Membiarkan Haejoon tidak mengetahui siapa Ayahnya, bukanlah pilihan yang tepat menurutku… coba kau pikirkan, mungkin sekarang Haejoon tidak akan tahu siapa ayahnya, tetapi saat dia dewasa nanti? Bagaimana jika dia mengetahui semuanya? Bagaimana jika dia menuntut sebuah penjelasan kepadamu? Apakah kau mampu untuk menjawabnya? Apakah kau menjamin jika Haejoon tidak akan merasa kecewa padamu?” serentetan kata-kata itu meluncur dari mulut Jaehee dan sejujurnya dari lubuk hatinya yang terdalam, Miyoung menyetujui perkataan Jaehee.

“Tapi aku takut…” aku Miyoung. “Aku takut kehilangan Haejoon. Aku takut Donghae akan merebut Haejoon dariku…”

“Miyoung-ah…” Jaehee menyentuh pundak Miyoung dan mengusapnya lembut. “Tidak ada ikatan yang lebih kuat daripada ikatan Ibu dan anak. Kau hanya harus yakin, jika Haejoon takkan pernah meninggalkan sisimu… dia anak yang pintar, kau tahu itu kan?” senyumnya, berusaha meyakinkan Miyoung.

Miyoung lantas tersenyum dan mengangguk. “Kau benar, Jae. Aku seharusnya yakin jika Haejoon tidak akan pernah meninggalkanku.” perasaan lega kini tergambar dalam raut wajahnya. “Terima kasih, Jaehee-ya… saranmu benar-benar membantuku.” ia memberikan satu pelukan singkat pada Jaehee dan sahabatnya itu balas menepuk punggungnya lembut.

“Semua keputusan tetap ada di tanganmu, Miyoung-ah. Kau bebas memutuskan apapun yang kau inginkan…”

“Aku tahu. Sekali lagi, terima kasih, Jaehee-ya.” senyum Miyoung.

“Hey, ladies!” sebuah suara riang terdengar dari belakang Jaehee dan wanita itu terlihat memutar kedua matanya dengan jengah sementara Miyoung terkekeh pelan.

“Hey, bos! Memiliki waktu luang?” Miyoung membalas sapaan orang itu, yang tentu saja adalah atasannya sekaligus CEO di perusahaan ini, Park Jungsoo.

Jungsoo tersenyum. “Aku selalu memiliki segudang waktu luang untuk bertemu dengan wanita pujaanku…” ujarnya sembari menyenggol bahu Jaehee dengan sengaja.

Jaehee mendelik tajam ke arahnya dan Jungsoo hanya menyeringai dengan tampang tak berdosanya. “Dasar pria menjijikan!” ejeknya dengan nada ketus.

“Ooh.. dan kau satu-satunya wanita yang selalu menolakku, aku menyukainya!” Jungsoo mengerling jail, semakin senang untuk menggodanya.

Miyoung hanya tersenyum sembari menggeleng singkat ketika melihat Jungsoo dengan terang-terangan selalu menggoda Jaehee

Jungsoo menoleh dengan seulas senyuman khas miliknya “Apa kau pikir kami serasi?” dia bertanya pada Miyoung.

Miyoung tak langsung menjawab, di liriknya Jaehee yang kini melemparkan tatapan tajam ke arahnya dan Miyoung kembali terkekeh kecil. “Sangat serasi!” Miyoung mengangguk untuk menyetujui, tak mempedulikan pelototan galak Jaehee.

“Shim Miyoung!” seru Jaehee.

“Oh, aku tahu itu!” Jungsoo menyeringai dengan puas dan Miyoung sekali lagi tertawa, atasannya itu benar-benar seorang pria yang unik! “Jadi, siap untuk kencan minggu ini?” Jungsoo kembali melirik Jaehee dengan senyuman lebar di wajahnya.

Jaehee mendelik tajam kepadanya sembari mendengus keras. “Hanya dalam mimpimu!” ujarnya seraya berlalu pergi.

“Aku akan menjemputmu jam 7 malam nanti!” teriak Jungsoo, mengabaikan ucapan Jaehee yang jelas-jelas menolak ajakan kencannya itu. Ia kembali menoleh pada Miyoung, “Kami benar-benar terlihat serasi kan?” ia mengulangi pertanyaan yang sama dan Miyoung hanya tertawa sambil mengangguk.

“Aku akan kembali ke ruanganku, masih banyak pekerjaan yang harus kuselesaikan.” ujar Miyoung kemudian seraya meraih data-data yang telah di copy-nya.

“Oh ya, tentu.” Jungsoo mengangguk, tetapi sedetik kemudian ia teringat sesuatu. “Ehm… Miyoung-ah.”

“Ya?”

“Soal… alamat rumahmu.” Jungsoo terdiam sejenak. “Maaf… tapi… aku yang memberitahu Donghae soal itu.”

Sejenak, wanita itu terdiam, tetapi sesaat kemudian ia tersenyum tipis. “Tidak apa-apa. Aku mengerti…” ujarnya, lalu mengangguk untuk tanda sopan dan berlalu pergi.

Jungsoo memandang punggung Miyoung yang perlahan mulai menjauhinya. “Ck, mereka benar-benar memiliki hubungan yang rumit! Lee Donghae, kau menyeretku dalam masalah rumitmu ini, benar-benar menyebalkan! Untung saja kau adalah sahabatku!” gumamnya dengan sedikit menggerutu, lalu ia pun berbalik pergi menuju lift.

Berbeda dari waktu sebelumnya, Jungsoo berjalan tegap dengan tampang seriusnya. Pria ini memang akan terlihat lebih santai jika sudah dengan orang-orang terdekatnya saja, untuk selebihnya, dia tetap di kenal sebagai CEO yang cukup tegas dan berwibawa.

©Too Little Too Late©

Pagi itu, tepat di halaman belakang rumah, Donghae dan Kyuhyun terlihat sedang bermain bola basket. Keduanya saling melempar tatapan tajam satu sama lain, seolah mencoba untuk mengintimidasi lawan masing-masing.

“Masih belum menyerah, huh?” Donghae menyeringai sambil men-dribble bola basketnya. Keringat terlihat membanjiri tubuh kedua pria tampan ini.

Kyuhyun mendengus pelan sambil terus memperhatikan setiap gerak-gerik yang di lakukan oleh Donghae. “Aku tidak akan pernah menyerah untuk hal-hal sepele seperti ini!” ujarnya, lalu berlari dan berusaha merebut bola basket itu.

Sayangnya, Donghae dapat menghindarinya dan dengan cepat, ia berlari menuju ring lalu meloncat sembari melemparkan bola basketnya.

Duk!

Kyuhyun menepis bola basket tersebut hingga bola tersebut terpantul dan menggelinding ke arah lain. Donghae mengumpat sambil mendengus keras, di letakkannya kedua tangan di sisi pinggangnya dan nafasnya tampak memburu.

“Aku selalu gagal memasukkan bola ke dalam ring-mu. Kau benar-benar serius melawanku, Cho Kyuhyun?” sindirnya dengan nada ketus.

Namun, untuk kali ini, Kyuhyun seolah enggan untuk meladeni sindiran Donghae. Pria itu lantas berjalan ke sisi lapangan dan meraih botol minumnya, lalu meneguk cepat airnya sampai habis.

Kyuhyun menjatuhkan bokongnya di atas rumput seraya mengusap cepat wajahnya dengan handuk kecil yang di bawanya. Kemudian, ia menoleh pada Donghae yang saat ini tengah meneguk minumannya.

“Hyung… boleh aku tanya sesuatu?” ia akhirnya bersuara setelah cukup lama terdiam.

Donghae menatapnya bingung, “Tidak biasanya kau bertanya, katakanlah…” ujarnya seraya kembali meneguk minumannya.

Kyuhyun tampak ragu sejenak, antara yakin dan tidak untuk mengatakan pertanyaannya itu. Tetapi, sejujurnya, yang paling ia rasakan saat ini bukan hanya sekedar ragu, melainkan rasa takut yang semakin lama semakin menggerogoti pikiran dan perasaannya setiap saat.

“Apakah kau… pernah berpikir… untuk dapat kembali bersatu… dengan Miyoung?” Kyuhyun berbalik padanya, menatap Donghae dengan serius.

Deg!

Donghae merasakan sekujur tubuhnya seketika membeku. Untuk beberapa saat, dia hanya terdiam di tempatnya tanpa mengeluarkan sepatah katapun. Mulutnya mengatup rapat dan kedua bola matanya tampak bergerak gelisah, “Ya..! Kenapa kau bertanya seperti itu?” ia tertawa hambar, berusaha menyembunyikan rasa terkejutnya.

Dan Kyuhyun menyadari hal itu. Donghae tidak menyangkalnya, berarti bukankah dia bisa menyimpulkan, bahwa Donghae masih memiliki sedikit perasaan pada Miyoung?

Kyuhyun kembali menatap lurus ke lapangan dan raut wajahnya semakin terlihat serius, “Karena untuk kali ini, aku tidak akan tinggal diam.” sahut Kyuhyun dengan mantap, tanpa ada sedikitpun keraguan. “Aku tidak akan melepaskan Shim Miyoung untuk kedua kalinya. Aku… akan mempertahankannya agar dia tetap berada di sampingku!”

Dan untuk kedua kalinya, Donghae merasakan seluruh tubuhnya berubah kaku. Ia melirik arah lain, tampak terkejut dan bingung di saat yang bersamaan. Di satu sisi, dia terkejut karena pertanyaan Kyuhyun ternyata sukses mengusik sesuatu dalam hatinya dan di sisi lain, dia merasa bingung karena perasaannya sendiri.

Benarkah dia sama sekali tidak memiliki sedikitpun ketertarikan pada mantan isterinya itu? Benarkah jika perasaan marah dan kecewa yang muncul dalam dirinya, saat mengetahui jika Haejoon adalah anaknya, hanya karena dia merasa tak di hargai dan tak di anggap? Atau justru… ia merasa sakit hati dan… dikhianati?

Donghae terlalu sibuk dengan pemikirannya itu, sampai-sampai pria itu tak menyadari jika Kyuhyun terus memperhatikannya dalam diam, berusaha menebak-nebak apa yang saat ini di pikirkan oleh Donghae.

“Aku harus pergi sekarang.” Kyuhyun tiba-tiba saja beranjak dari duduknya dan seketika itu juga, Donghae tersadar dari lamunannya.

“Huh?” Donghae mendongakkan kepalanya untuk menatap adiknya itu. “Bukankah ini hari minggu? Kau akan pergi kemana?”

Kyuhyun balas menatap Donghae dengan datar, tanpa sedikitpun ekspresi di wajahnya. “Aku harus menjemput Miyoung dan Haejoon.” dan jawaban Kyuhyun sukses membuat Donghae langsung terdiam seribu bahasa.

Tanpa mempedulikan reaksi Donghae, Kyuhyun lantas meraih botol dan handuknya seraya berbalik pergi memasuki rumahnya.

Di sisi lain, Donghae tampak mendengus pelan dengan segurat senyuman masam yang kini terukir di sudut bibirnya. “Apakah ini hanya perasaanku? Kenapa aku merasa jika Kyuhyun adalah suami Miyoung sekarang? Ck, ini benar-benar menyebalkan!” ia melempar kasar botol minumannya ke lapangan. Entah karena alasan apa, ia merasa sangat kesal sekarang.

©Too Little Too Late©

Seperti bulan-bulan sebelumnya, Miyoung datang mengunjungi salah satu rumah sakit di Seoul dengan membawakan sejumlah makanan ringan serta mainan untuk anak-anak yang di rawat di rumah sakit tersebut. Zhoumi tampak menemaninya untuk menyapa anak-anak yang tampak gembira dengan kedatangan Miyoung itu.

Tetapi, tidak dengan sosok Cho Kyuhyun ataupun Lee Haejoon. Keduanya sama-sama tak terlihat di sana, padahal keduanya jelas-jelas ikut mengantar Miyoung ke rumah sakit.

Zhoumi menoleh ke sisi kanan dan kiri Miyoung, mencoba mencari-cari sosok ‘Bodyguard’ yang selalu setia menemani Miyoung di manapun gadis itu berada, tapi tidak untuk kali ini.

“Dimana Haejoon dan ksatria bertopengmu itu?” ucapan Zhoumi terdengar seperti sebuah sindiran ketika ia mengucapkan kata ‘ksatria bertopeng’.

“Cho Kyuhyun maksudmu?” sahut Miyoung, seolah mengerti maksud ucapannya.

Well, siapa lagi?” balas Zhoumi tak acuh.

Miyoung tersenyum dan menghentikan langkahnya, ia lantas memilih duduk di salah satu bangku panjang yang ada di taman belakang rumah sakit itu, di ikuti Zhoumi yang duduk di sampingnya.

“Yang satu beralasan membenci dokter dan yang satunya lagi beralasan tidak suka bertemu dengan orang yang berprofesi dokter.” Jawab Miyoung sambil bersandar pada kursi.

Sebelah alis Zhoumi terangkat ke atas. Dia jelas mengerti maksud dari perkataan Miyoung, orang yang di maksud membenci Dokter adalah Lee Haejoon, anak Miyoung. Dan orang yang tidak menyukai ‘orang berprofesi Dokter’ yang singkatnya dengan kata lain, orang tersebut tidak menyukai dirinya, jelas saja orang itu adalah Cho Kyuhyun!

“Apakah pria itu tidak pernah berpikir dewasa? Aku ragu usianya sama sepertimu! Jangan-jangan, dia memiliki kelainan mental!” sindiran Zhoumi jelas mengacu pada Kyuhyun dan Miyoung hanya tertawa mendengar sindirannya itu.

“Hey… sudahlah, apa kalian berdua tidak ingin mencoba untuk berdamai sesekali saja?” sahut Miyoung santai.

“Takkan pernah!” Zhoumi melipat kedua tangannya dengan raut wajah masam dan sekali lagi Miyoung menertawainya, jika di perhatikan, baik Zhoumi maupun Kyuhyun sama-sama memiliki sisi kekanak-kanakan yang serupa.

Untuk beberapa saat, mereka terdiam dan membiarkan keheningan menyelimuti keduanya. Tetapi, sesaat kemudian, Miyoung berdeham pelan dan melirik ragu pada Zhoumi.

“Aku sudah mengambil keputusan…” ujarnya setelah cukup lama terdiam.

“Keputusan?” Zhoumi menoleh padanya dan Miyoung tampak mengangguk singkat.

“Aku akan mengatakannya pada Haejoon. Well, mungkin dia takkan mengerti sepenuhnya tetapi aku akan menjelaskan pada Haejoon, tentang siapa Ayahnya yang sebenarnya.”

Kedua bola mata Zhoumi melebar dan raut wajahnya berubah serius. “Kau yakin?!” dia bisa merasakan nafasnya tercekat di tenggorokannya. “Miyoung-ah, apakah kau sudah berpikir matang-matang tentang keputusanmu ini?”

“Ehm.” Miyoung kembali mengangguk.

“Aku yakin dengan keputusanku. Lagipula, aku tidak mungkin terus menutupi semua ini dari Haejoon. Sebelum semuanya terlambat… aku ingin membiarkan Haejoon mengetahui siapa Ayahnya.”

“Miyoung-ah…”

“Aku tahu, keputusanku mungkin memiliki sebuah konsekuensi yang cukup besar. Tapi… setidaknya… aku ingin melihat wajah bahagia Haejoon saat dia mengetahui siapa Ayahnya. Aku… ingin melihat kebahagiaan itu di wajahnya.” tatapan Miyoung tampak menerawang jauh dan seulas senyuman tipis pun terlihat di wajahnya.

Tanpa wanita itu sadari, raut wajah Zhoumi perlahan berubah murung. Dalam pancaran matanya, dia jelas menyuarakan ketidaksetujuannya atas keputusan Miyoung.

Tapi, apa yang dapat ia perbuat? Dia bahkan tak memiliki posisi khusus di hati wanita itu. Dia tak lebih dari seorang ‘teman’. “Aku… sudah kalah.” ia bergumam lirih dalam hatinya.

©Too Little Too Late©

“Berhenti menatap gadis itu! Kedua matamu sudah terlihat seperti akan meloncat keluar!” ejek Donghae seraya duduk di samping Jungsoo yang saat itu tengah duduk bersantai di salah satu cafe kecil yang tersembunyi di tengah-tengah pusat kota Seoul.

Jungsoo tersenyum lebar dengan sepasang matanya yang tertuju pada sesosok wanita yang berdiri tak jauh dari mereka, ia menopangkan dagunya pada salah satu tangannya dan terus mengamati gerak-gerik wanita itu tanpa merasa lelah sedikitpun.

“Dia cantik bukan?” Jungsoo menunjuk wanita itu, yang tentu saja adalah Shin Jaehee.

Donghae ikut mengamati Jaehee. Ia bersedekap dengan salah satu jarinya yang ia letakkan di bawah bibirnya, “Hm… dia memiliki sepasang payudara yang berisi dan bokong yang sexy. Dia mendekati tipe idealku.. kurasa.”

Jungsoo menoleh padanya lengkap dengan tatapan ‘membunuhnya’ dan Donghae hanya menyengir lebar dengan ekspresi tanpa dosanya.

“Apa kau pernah membayangkan di bunuh oleh seorang pria yang sedang di mabuk cinta?”

“Oh, aku tidak ingin membayangkannya.” Donghae berpura-pura bergidik takut.

“Lalu mau mencobanya?” Jungsoo menyipitkan matanya, tampak mengancam Donghae dan sahabatnya itu buru-buru mengangkat kedua telapak tangannya ke atas.

“Aku hanya bercanda kawan…” ia menyengir lebar dan Jungsoo hanya mendengus kesal, sembari menepis tangan Donghae yang merangkul pundaknya.

“Apa yang kau lakukan disini?” tanya Jungsoo kemudian, namun tatapan matanya kembali mengarah pada sosok Jaehee yang kini tengah mengobrol dengan salah satu pelanggan di cafe ini.

Well, cafe ini merupakan milik kedua orang tua Jaehee dan setiap akhir pekan, wanita cantik itu selalu membantu kedua orang tuanya di cafe tersebut. Dan hal ini di jadikan Jungsoo sebagai kesempatan untuk terus dapat menemui Jaehee di cafe ini.

Donghae mengangkat kedua bahunya dengan raut wajah yang seketika berubah muram. “Entahlah… mencari sebuah pelarian.. mungkin?” jawabnya dengan nada bimbang.

“Pelarian?” Jungsoo kini menoleh padanya dengan kening mengkerut.

“Dari masalah yang sedang kuhadapi.”

Jungsoo terdiam, menatap sahabatnya itu dengan sebelah alisnya yang terangkat. “Apa ini ada hubungannya dengan Miyoung?” tebaknya.

Donghae tak langsung menjawab, ia mengusap wajahnya sembari menghela nafas panjang, lalu menyandarkan punggungnya pada sandaran sofa. “Aku benar-benar bingung. Di satu sisi… aku merasa… seperti aku adalah orang jahat. Tetapi di sisi lain… aku merasa—”

“Terkhianati?”

Donghae membisu dan pada detik selanjutnya, ia kembali menghela nafas. “Ya… semacam itu.” gumamnya. “Aku memang pantas menerima semua perlakuan itu. Tetapi… bukankah seharusnya… aku memiliki hak untuk mengetahui siapa anak itu? Bukankah seharusnya… aku berhak melihat perkembangan anakku? Menjaganya dan… membahagiakannya?”

“Dan kau yakin dapat melakukan semua itu? Membahagiakan dan menjaganya?” ucapan Jungsoo selanjutnya tiba-tiba saja membuat Donghae terdiam seribu bahasa.

“Itu…” Donghae terlihat bingung sekarang, tak tahu harus menjawab apa.

Jungsoo ikut bersandar pada sofa dengan kedua tangannya yang terlipat di depan dadanya. “Kau bahkan tidak bisa menjawab pertanyaanku, lalu… bagaimana bisa kau merasa jika kau mampu membuat anakmu merasa aman dan bahagia saat ada dirimu?” perkataan Jungsoo seolah menyudutkannya sekarang.

Sekali lagi Donghae terdiam, tak mampu membalas perkataan Jungsoo.

“Tak bisa menemukan jawaban?” Jungsoo kembali bertanya dan untuk yang kesekian kali, Donghae tampak menghembuskan nafasnya dengan berat.

“Aku tidak tahu…” ia menunduk dengan raut wajah sedih.

Sejenak, Jungsoo menatapnya dalam diam, mencoba merasakan kegundahan yang saat ini mengganggu pikiran dan hati sahabatnya itu.

“Hh..” Jungsoo menghela nafas cepat. “Berikan ponselmu padaku!” suruhnya kemudian.

“Huh?” Donghae melemparkan tatapan bingung kepadanya. “Untuk apa?”

“Hanya berikan saja padaku..” ia menggerakkan jari-jarinya, memberi isyarat pada Donghae agar memberikan ponselnya.

Meskipun merasa sedikit ragu sekaligus bingung, Donghae tetap mengeluarkan ponselnya dan memberikannya pada Jungsoo. Lalu, tanpa mengatakan apapun, jari-jari Jungsoo mulai mengetik sesuatu di atas layar ponsel touchscreen-nya itu.

“Apa yang kau lakukan?”

“Diamlah…” sahut Jungsoo tanpa menoleh padanya dan sesaat kemudian, dia langsung menempelkan ponsel tersebut pada telinga Donghae.

“H-huh?” Donghae semakin terlihat bingung sekarang.

“Bicaralah!”

“Apa?”

Sebelum Jungsoo sempat menjawab kebingungannya, sebuah suara dari seberang sana telah lebih dulu menginterupsi dan menjawab kebingungannya itu.

“Halo?” suara seorang wanita terdengar dan Donghae bisa merasakan telapak tangannya seketika berubah dingin.

Donghae membelalakkan matanya tak percaya. “Kau meneleponnya?” dia berbicara dengan setengah berbisik dan Jungsoo hanya menyengir lebar.

“Halo?” suara itu kembali terdengar dan Donghae mau tak mau harus menjawab panggilan itu, oh tidak—tepatnya, dialah yang telah menelepon wanita itu. Tidak! Jungsoo yang telah melakukannya!

“H-hey… I-ini aku…” Donghae menjawab dengan gugup.

Hening. Untuk beberapa saat, tak ada sahutan dari seberang sana dan Donghae sempat mengira jika wanita itu telah memutus sambungan teleponnya, tetapi sedetik kemudian suara tersebut kembali terdengar.

“Lee Donghae?” suara itu, ya, pemilik suara itu tak lain adalah Shim Miyoung.

Dan Donghae semakin merasakan kegugupan menyerang dirinya, ia mengusap tengkuknya dengan sedikit salah tingkah. “Wwell… kau benar. Ini aku…” jawabnya dengan sedikit terbata-bata. “Maaf karena telah mengganggumu… tadi aku hanya—”

“Kurasa kau menelepon di waktu yang tepat.” Miyoung menyela ucapannya dari seberang sana dan Donghae terlihat mengerutkan keningnya sekarang.

“Apa?”

“Ada sesuatu yang ingin kubicarakan denganmu… Lee Donghae.”

©Too Little Too Late©

Sembari mendorong trolli belanjaan, Kyuhyun mengikuti Miyoung yang tampak antusias membeli berbagai bahan makanan serta hal-hal lainnya. Haejoon duduk di atas trolli dan menghadap ke arahnya, sesekali bocah itu merengek kepadanya untuk di ambilkan permen dan entah untuk yang keberapa kalinya pula, Kyuhyun mendengar Miyoung mengancam anaknya untuk kembali ke rumah sakit dan membawanya menemui Dokter gigi, yang tentu saja sukses membuat Haejoon mengurungkan keinginannya.

“Ya! Miyoung-ah, apakah kakimu tidak lelah? Mau sampai kapan kau berkeliling di tempat ini?” keluh Kyuhyun sembari mendorong trolli belanjaannya itu.

“Sebentar lagi… aku masih harus membeli beberapa bahan lagi…” cengir Miyoung dengan santainya, kemudian berjalan cepat mendahului Kyuhyun.

“Beberapa katamu?! Heol~! Para wanita memang terlalu mengerikan jika sudah menyangkut sesuatu yang di namakan ‘belanja’! Haish…” gerutu Kyuhyun dengan sedikit menyindir.

Tetapi, Miyoung tampaknya tak peduli dengan sindirannya itu dan Haejoon hanya tertawa saat melihat Paman kesayangannya itu terus mengeluh setiap saat.

“Apa kau pikir ini lucu? Haish.. dasar bocah! Kau akan merasakannya ketika sudah memiliki kekasih nanti!” ia mengacak-acak dengan gemas rambut hitam Haejoon dan lagi-lagi, tawa Haejoon pun terdengar.

“Kyuhyun-ah… kemarilah…” Miyoung memanggilnya dan Kyuhyun buru-buru mendorong trolli itu untuk mendekati Miyoung. “Daging ayam atau sapi?” ia bertanya ketika Kyuhyun telah berdiri di sampingnya.

Kyuhyun meletakkan jarinya di atas dagu, berpura-pura berpikir. “Hm… kupikir sapi.”

“Oke, call! Sapi!” Miyoung segera memasukkan daging sapi segar ke dalam trolli-nya.

“Woaah.. apa ini? Kau akan membuat sebuah pesta?” tanya Kyuhyun kemudian.

“Bukan sebuah pesta. Hanya makan malam seperti biasa…” Miyoung menjawab sembari memilih buah melon. “Bagaimana dengan ini?” ia menyodorkan buah melon itu pada Kyuhyun.

Kyuhyun mengendus aroma pada melon itu. “Well, itu cukup.” ia mengangguk setuju dan Miyoung segera memasukkan buah melon itu kedalam trolli.

‘Hey… lihat pasangan muda itu, bukankah mereka terlihat seras?’

‘Apakah anak yang di atas trolli itu anak mereka? Ya ampuun… dia tampan seperti Ayahnya!’

‘Mereka cantik dan tampan! Ck, Tuhan benar-benar tidak adil! Selalu memasangkan yang cantik dengan yang tampan… hufht!’

Selentingan kata-kata itu terdengar jelas di telinga Kyuhyun dan Miyoung. Tanpa mereka berdua sadari, ternyata, mereka telah cukup menarik perhatian para pelanggan yang ada di swalayan itu juga.

Keduanya saling bertukar pandang dan tertawa, kemudian, sembari mengedipkan sebelah matanya, Kyuhyun langsung merangkul pundak Miyoung dengan mesra.

“Bukankah, akan lebih terus membuat mereka berpikir kita sepasang suami-isteri?” ujar Kyuhyun sebelum Miyoung sempat memprotes.

Miyoung mendelik padanya, tetapi sesaat kemudian ia hanya menggeleng dan tersenyum. “Ya… lakukanlah apa yang kau inginkan, tuan Cho!” sahutnya tak acuh, lalu segera menarik trolli dan mendorongnya dengan Kyuhyun yang berjalan di sampingnya.

©Too Little Too Late©

Setelah menghabiskan waktu sekitar dua jam, Miyoung akhirnya selesai membuat hidangan untuk makan malam. Beberapa menu telah tersaji di atas meja makan dan di waktu yang bersamaan, Kyuhyun datang bersama Haejoon.

“Sepertinya lezat!” seru Kyuhyun dengan bersemangat. “Haejoon-ah, ayo kita makan!”

“Uhn!” Haejoon mengangguk dengan bersemangat dan kedua lelaki berbeda usia itu, lantas duduk di posisi mereka masing-masing, sama seperti hari-hari biasanya.

Namun, tepat ketika Kyuhyun hendak memasukkan nasi ke dalam piringnya, Miyoung dengan cepat segera menepuk punggung tangannya dan membuat Kyuhyun meringis lalu menoleh kearahnya.

“Ahk, waeyo?!” ringisnya sembari mengusap punggung tangannya.

Miyoung menggeleng lalu tersenyum tipis. “Kita menunggu seseorang.”

“Huh?” Kyuhyun menaikkan sebelah alisnya. “Siapa?”

Miyoung baru saja akan menjawabnya, tetapi suara ketukan pintu di depan rumahnya tiba-tiba terdengar dan Miyoung segera melangkah cepat menuju pintu depan.

“Ahjusshi, apa yang datang adalah Dokter itu?” pertanyaan Haejoon mengacu pada satu-satunya orang berprofesi Dokter yang di kenalnya, Zhoumi.

“Aku tidak tahu…” Kyuhyun menggeleng dengan kebingungan. “Ayo coba kita lihat!” ia lantas berjalan menuju pintu depan, di ikuti Haejoon yang berjalan di belakangnya.

“Miyoung-ah… siapa yang—” ucapan Kyuhyun terhenti bersamaan dengan langkahnya, ia berdiri tepat di belakang Miyoung. Kedua matanya menatap kaget pada sosok pria yang kini berdiri di ambang pintu rumah Miyoung. “Hyung…”

“Donghae Ahjusshi!” teriakan Haejoon terdengar dan seolah menyadarkan sosok pria yang tak lain adalah Lee Donghae itu.

Donghae mengerjap sesaat, tak dapat menyembunyikan rasa terkejutnya saat lagi-lagi dia harus melihat Kyuhyun berada di rumah Miyoung.

Dengan sedikit di paksakan, Donghae lantas menarik sudut bibirnya dan berusaha untuk memperlihatkan senyumnya. “Hei…” dan hanya sapaan itulah yang mampu terlontar dari mulutnya.

Kyuhyun tak balas menyapanya, ia hanya menoleh pada Miyoung yang tak mengatakan apapun saat ini. “Miyoung-ah… apa maksud semua ini?” tanyanya kemudian.

Awalnya, Miyoung tak mengatakan apapun dan hal ini membuat Kyuhyun merasa sedikit kesal sekarang. Kedua telapak tangannya tanpa sadar terkepal kuat di sisi tubuhnya.

“Katakan sesuatu padaku, Shim Miyoung!” Kyuhyun meninggikan nada suaranya dan hal itu cukup membuat Donghae maupun Miyoung terkejut dan begitupun dengan Haejoon. “Katakan, apa yang sebenarnya kau rencanakan?!”

“Ahjusshi…” Haejoon terlihat sedikit ketakutan sekarang dan Miyoung menyadarinya.

“Haejoon-ah, masuklah ke dalam kamarmu dulu…” suruh Miyoung kemudian.

“Tapi, eomma…”

“Haejoon-ah.”

“Aku mengerti…” tanpa berani mengatakan apapun lagi, Haejoon mengikuti perintahnya dengan segera masuk ke dalam kamarnya.

Dan setelah memastikan Haejoon masuk ke dalam kamarnya, Miyoung menghembuskan nafasnya dan menatap Kyuhyun serta Donghae secara bergantian.

“Malam ini… aku akan menceritakan semuanya.” suara Miyoung memecah keheningan di antara mereka. Ia lantas beralih menatap Donghae, “Aku… akan memberitahu Haejoon… jika kau adalah… Ayahnya.”

Deg!

Baik Donghae maupun Kyuhyun, sama-sama terlihat terkejut dengan perkataannya. Kedua pria ini tampak membulatkan mata mereka, menatap Miyoung dengan tatapan tak percaya.

“Miyoung-ah… kau… serius dengan kata-katamu itu?” Donghae memberanikan dirinya untuk bertanya dan wanita itu hanya membalas pertanyaannya dengan sebuah anggukan singkat.

Sementara Donghae dan Miyoung saling menatap satu sama lain, di sisi lainnya, Kyuhyun justru tampak menyipitkan matanya dan kepalan tangannya pun berubah kuat.

“Kenapa kau tidak pernah membicakannya denganku terlebih dahulu?!” Kyuhyun berucap di sela-sela giginya yang terkatup rapat, ada penekanan di setiap perkataannya.

Miyoung lantas menoleh padanya dengan sorot mata menyesal. “Maafkan aku…”

“Maaf? Untuk apa?” rahang Kyuhyun tampak mengeras sekarang. “Bagimu, aku memang tak lebih dari sebatas seorang sahabat, iya kan?! Jadi, untuk apa kau meminta maaf padaku? Kau berhak melakukan apapun yang kau mau!”

“Kyuhyun-ah…”

“Cukup! Aku muak dengan semua ini! Aku akan pergi!” Kyuhyun berjalan cepat melewati Miyoung, ia bahkan tak mempedulikan Donghae dan tetap pergi dari tempat itu.

Donghae berniat untuk berbalik dan mengejar Kyuhyun, tetapi ia begitu terkejut saat Miyoung telah lebih dulu melakukannya dan berlari melewatinya.

“Aku akan menyusulnya, kau tunggulah di sini sebentar!” ujarnya seraya bergegas.

Dan entah ini hanya perasaannya saja atau apa, tetapi ia bisa merasakan jantungnya seperti di remas dengan kuat dari dalam sana. Dadanya menjadi sesak dan rasa nyeri itu semakin menyebar ke sekujur tubuhnya.

Melihat Miyoung yang bergegas mengejar Kyuhyun, jujur saja, cukup membuatnya terkejut sekaligus bingung. Di satu sisi, dia merasa bersalah pada Kyuhyun karena kedatangannya, tetapi di sisi lain, dia merasa berhak untuk datang kemari karena Miyoung yang meminta.

“Kenapa… kenapa… aku harus merasa… seperti ini?” ia menepuk-nepuk dadanya dengan cukup keras, berusaha mengenyahkan rasa sakit yang semakin menyeruak dalam hatinya, tetapi bukannya menghilang rasa sakit itu justru bertambah.

“Bagaimana… perasaanku yang sebenarnya? Apa yang sebenarnya kuinginkan saat ini?” ia bergumam lirih. Ia benar-benar merasa bingung dengan perasaannya sendiri sekarang.

To Be Continued…

Note : Yuhuuuu~~~ I’m Finally Comeback in HERE!! ^o^ Hohohohoho. Setelah sebelumnya sibuk di blog sebelah sekaligus sibuk sama kerjaan sana-sini, jadinya banyak FF yang belom sempat aku selesaikan deh… Maaf yaah wahai My Lovely Readers >,<

Tapi, aku akan berusaha untuk melanjutkan Fanfic yang ada di blog ini. So… semoga kalian mau sabar menunggu update-an Fanfic-ku yang super lama ini yaah… Dan semoga aja kalian tidak bosan dengan lanjutannya… Hehehehe

Maaf juga kalau lanjutan Fanfic TLTL ini, semakin gak jelas, semakin aneh alurnya sekaligus ngebosenin… aku benar-benar minta maaf… >,< Saran dan Komentarnya di tunggu yaah… tapi tidak untuk Bashing-an, oke?? Yang santai ajaa… namanya juga buat hiburan semata, iya kan?? ^o^ Last, thank you for you all… #XOXO

Iklan

121 thoughts on “Too Little Too Late (5)

  1. kyaaaa setelah nunggu 2 bln akhirnya ff ini berlanjut, thanks ya eon udah nyempetin waktu buat ngelanjutin ini, jangan lama2 eon buat next chapternya, semangaat, kereeeeen
    makin sering bikin ff yg castnya donghae oppa ya eon hehehe

  2. ahh eonni, part yg aku tunggu2.
    akhirnyaa.. jadi semangat eon abis baca.
    tapi ini kependekan eon. hehe
    pasti d tunggu koq kelanjutannya. 😉

  3. , woaaaaaa, jd penasaran gmna lg lanjutan crita’y, kasian juga sma kyu 😦
    tp eonni daebak crita’nya, d tunggu next ea,, ^_^

  4. woah daebak. udah lama nunggu post ff baru dan dihadiahi dengan cinta segitiga woah daebak wkwk jangan berhenti nulis ya eonn

  5. ya ampun ini rumit, tapi menurut aku keputusan miyoung bener loh. Bagaimanapun donghae itu ayahnya haejoon. fighting kak ☺☺

  6. setelah bulak-balik keluar masuk blog cuma mau ngecek udah ada postingan baru, akhirnya hal yang ditunggu muncul juga. ahhhhh senangnya.
    akhirnya babak baru akan segera dimulai dalam kehidupan mereka bertiga dan itu sangat-sangat mendebarkan. gak sabar nunggu reaksi haejoon kalau tau donghae adalah ayahnya. tapi aku salaut sama keputusan miyoung karena dia tidak memakan waktu yang lama untuk memberitahu haejoon mengenai donghae

  7. Kyaaaaaaa akhirnya onnie update ff inii kangeeeeeeeen
    Demi apapun yaaa eon oertama yg oengen imy lakuin itu peluk mimi *hugmimi k sian banget sih kamu mi. sabaaaar yaaa di sini mungkin kamu cuma jdi sebatas sahabay tpi di hati miyoung kamu segalanya *eaaaaadigeplakKyuHae xD
    Yessssss bagus miyoung emang udh saatnya haejoon tau siapa ayah kandung nya. Kasian hae juga kalo gini kan dua2 nya senenggg 😘 sory cho kyuhyun tpi untuk saat ini emang lebih baik miyoung itu sama hae kamu sama aku aja sini wkwkwkwkk ayoooo eon miyoung sama hae nikah aja hhaha

  8. Astagaaaa!!! Akhirnya update juga. Dan chp ini nggak mengecewakan kok.
    Interaksi Miyoung dan Donghae sekarang cukup banyak ya. Semoga tetap bgitu.
    Ohhh… lalu begaimana dg Kyu. Dia pasti sakit hati, terlalu menaruh harapan pada Miyoung dan berakhir menakjubkan. Tapi setelah miyoung mengatakan siapa ayah Haejoon yg sebenarnya, hubungan Miyoung dan Kyu akan sama kan?? semoga iya
    Dan, apa ituuuuu??? Donghae mulai merasakan yg namanya cemburu?? Ohhh… kasihan sekali dirimu #nak. Hahahahahahaha.

    Shiiipppp… aku tunggu update yg lainnya juga.

  9. Seneng bgt akhir d llnjtin lg 🙂
    Ahh… miyoung akhir y mw utk bilang klo hae it ayh y haejoo?
    Smoga yg d hwtrkn miyoung tdk trjdi?
    Mngkin kyu akn slalu ksl dgn haejoo & hae tp kyu g bsa pungkrin klo hae it ayh y?

  10. bener tuh keputusan miyoung buat memberitahukan kebenaran pada haejoong tapi sayangnya kok harus ada kyu…semakin rumit aja!!!!
    yg 1 ayah biologis yg 1 orang yg menjaga haejoong selama ini…tapi diapa2in juga darah lebih kental dr pd air.
    walo updatenya lama tapi selalu aq tunggu kok ☺

  11. huhuhuhu, baru bisa baca skr hohoho, donghae kayanya msih suka.sma miyoung deh. dan jga htinya miyoung bisa terima siapa” kcli donghae, hohoho

  12. kasian kyu kasian hae kasian minyoung kasian mimie juga 😀
    semoga minyoung memilih pilihan yg tepat ya nantinya untujnya dan haejoong 🙂

  13. sepertinya haejoon suka banget sm donghae. munkin secara ga sadar ikatan batin mereka kuat. ga tau knp a suka sikap miyoung ke kyuhyun. semisal dia ga suka kyuhyun jangan bersikap gitu. kasian kyuhyun kaya yang ikasih harapan terlalu tinggi

  14. aigoo aigoo…abis liat mv devil langsung capchus baca ini….
    rasa kangennya terobati sekian lama gk update disini kamu nta
    hadeuhhh donghaekkk emang ya kadar kepekaannya makin berkurang
    gk nyadar aja kalo udah jatuh cinta dan cemburu liat mantan istrinya itu
    yang suka ama minyoung nyatanya gk hanya kyuhyun zhoumi pun juga (jadi kangen ama mi-min couple)
    sekarang ditambah donghae yang mulai sesak nafas kalo ketemu minyoung
    _________
    tapi gk tahu juga gimana reaksi heejoon nanti kalo udah dikasih tahu ayahnya siapa bisa nrima dengan baik atau enggak
    atau mungkin malahan pengen kyuhyun tetap jadi calon appanya

  15. akhirnya eonnie update lgi…
    ceritanya mkin seru….
    aigoo sih kyu ngambekan pula lgi tpi kan keputusan miyoung bener smoga aja sih kyu ngambekannya gak lama lama heheheh 😀
    tpi saya msik penasaran eon kok donghae sma miyoung bsa pisah apa krn sih donghae selingkuh ….

  16. Asyikk ff kesukaanku udah dipost nih~ 😄
    Kenapa lama banget eonni?? Tapi tak apalah yang peting udah dipost sekarang hehehe
    Ijin baca dulu ya eonn 😚😉

  17. Huwaaaa 😥 , knp air mataku mengalir sendiri sih, bagus bgt nta 🙂 , uuuuhhhhh aq kesal am donghae, knp kau bodoh sekali sih lee donghaeeee gemes bgt deh, tp kok aq gk tega y lihat donghae begini 😦 ,penasaran bgt kelanjutannya 🙂 moga cepet di publis part selanjutnya y 🙂

  18. yup aku mendukung dengan keputusan miyoung,aslkn dng adanya keputusan itu,ada kata terucap dr miyoung untuk kyu…bahwa miyoung menerima kyu. hihihi

  19. Mata mesti mengerjap-ngerjap lebih dulu supaya gue yakin tidak salah baca kalau fic ini update. Wkwkwkwk…. Gue senang karena udah lama aku tunggu-tunggu 😀 Huh, Kyu Hyun tidak berhak marah begitu dong, bagaimana pun Dong Hae adalah ayah kandung Hae Joon. Menurutku, Miyoung tidak perlu minta izin Kyu Hyun untuk mengatakan yang sebenarnya pada Hae Joon. Tapi demi menghargai Kyu Hyun, boleh-boleh saja. *Nah Loh* Wkwkwk… *DitaboKyuHyun 😄

  20. Mata mesti mengerjap-ngerjap lebih dulu supaya gue yakin tidak salah baca kalau fic ini update. Wkwkwkwk…. Gue senang karena udah lama aku tunggu-tunggu 😀 Huh, Kyu Hyun tidak berhak marah begitu dong, bagaimana pun Dong Hae adalah ayah kandung Hae Joon. Menurutku, Miyoung tidak perlu minta izin Kyu Hyun untuk mengatakan yang sebenarnya pada Hae Joon. Eh, tapi kalau demi menghargai Kyu Hyun, boleh-boleh saja. Nah Loh, saya tidak konsisten. Wkwkwk… *DitaboKyuHyun 😄

  21. hwaaaa,,,miyoung enak bnget….dicintai 3 cwok keren,,,tapi jg kasihan,,,coz bikin bingung,,,duh kyu…fighting,,donghae…nyesel itu emang ada dibelakang,,

  22. Akhirnya update juga author senengnya😍😍😍😍,,, ciecie donghae galau sekarang,,, cepet an sadar Donghae dengan perasaan mu,,,, oce lanjut author ditunggu next part nya

  23. Asikkk update. Belum mulai cerita suasananya dah kacau. Heumm mgkin msh tbawa suasana JoH aku bersorak saat miyoung ngejar kyu. Kyuhyun jgn ngambek, kamukan paman kesayangannya Haejoon.

  24. nah lohhh .. donghae makin bingung sama perasaan’a ..
    trus gmana nanti’a miyoung akan balikan lagi sama donghae aph dya akan menerima kyuhyun ..
    makinn penasaran sama cerita selanjut’a .

  25. Kalau miyoung bilang donghae adalah papanya haejon, bukannya nanti haejon malah minta mereka bakal balikan?
    Seneng sama couple jungso..lucu2 gimanaaa gitu.

  26. Huaaahhhh… Akhirnya update.. Senengnya.

    Dongek’ mah gk peka sama prasaannya sndiri. Udh klihatan dia itu ada rasa dngn miyoung. Bkn skedar sakit krna gk diakui ayahnya haejon. Dia itu cemburu kan klo miyoung dket sama kyu atau laki2 lain..

    Baguslah.. Miyoung akhir nya mau bilang ke haejon klo donghae itu ayahnya. Mau gmnapun ttep ikatan darah gk bsa dipisahin. Ayah kandung smpe kpn pun tetep ayah kandung terlepas gmna prmasalahan si orng tua..

    Oh ya nta.. Brhubung udh mau lebaran aq mnta maaf klo ada slh2 kata. Atau slama ini aq crewet bnyak maunya. Kkkkk
    Aq hnya manusia bysa.

    Mohon maaf lahir fn batin n… See U..next chapter..

  27. so…akhirnya bisa share ff lagi!!! setelah sekian lama nunggu, akhirnya ada juga ff yg harus aku baca..
    wah ternyata minyoung mau ngungkapin siapa sebenernya ayah heejon
    makin penasaran ama kelanjutannya
    next part aku tunggu ya!!

  28. Ah,,,Welcome in Here,,eonni..
    Aduh kgn bgt ama semua lnjutan ff di sn..dn akhir’x Eonni kmbali,ke Blog ini..

    Aduh Kyuhyun kyk’x bnran mrh bgt deh ama Miyoung,,,Ya ialah,,knp jg,,Miyoung cmn beritahu Zhaomi,?dn bkn Kyuhyun…
    Aq ngertiin bgt ama prasaan’x Kyuhyun di sn…
    Smangat trs ya Eonni..di tung2u klnjutan ff yg lain’x…

  29. Woooaah…
    Donghae Oppa klo kmu gak tau itu perasaan apa, biar aku yg kash tau yaa. Itu perasaan.. Perasaan… Hmm.. Perasaan ???
    Ko aku jga gak tau ya itu perasaan apa ?? *nyengir
    Aakhh Keren ! Lanjutkan Eonni..

  30. Akhirnya di update juga,,, hehehehehe…
    Bingung sama Miyoung, kenapa dia gak tegas ke Kyuhyun kalo memang dia gak suka sama Kyuhyun…
    Semoga next Miyoung bisa lebih tegas,,,,
    Ditunggu kelanjutannya ya…

  31. Comeback yaaa.. kayak SJ aja.. wkwkwk.. nunggu beautiful disaster sih.. tpi ga papa deh.. ngilangin rasa kangen ff kkk yg kece2.. oke.. di tunggu ^^

  32. Aku lebih setuju donghae and miyoung balik lagi…..
    Mereka kan udah punya anak…..
    Ah…finally ff ini dilanjut….gomawo authornim….
    Makin rumit deh hubungan mereka…..tapi aku setuju buat miyoung jujur sama haejoon ttg siapa ayahnya…dia berhak tau……
    Miyoung…fighting….

  33. Akhirnyaaaa sekian lamaaa menanti .
    Masihhh aja konflix besar . Kapan kyuhyun diksh haneul eon? Wkwk biar move
    Donghae abang km itu sbnernya cinta sm minyoung please comeback with her . Pasti minyoung bakal luluh soalnya dia msh cinta brt ama bang donghe . Aaa eoni next next jgn hurt-hurt yak

  34. Finally ada part selanjutnya, really happy.. Donghae oppa msh bingung dgn perasaannya skrg apalagi stlh tahu ia pny Haejoon anak kandungnya bersama Miyoung, ia meringis saat melihat Miyoung mengejar Kyu oppa u memberi penjelasan ttg keinginan Miyoung yg ingin memberitahukan siapa ayah kandung Haejoon.. Kyu oppa mgk sj berhak marah krn slm ini Miyoung seperti menerima semua perlakuannya dgn baik dan ia ingin pengharapannya agar Miyoung mencintainya, yg plg kasihan Kyu oppa krn dia sdh lama jatuh cinta pd Miyoung sblm Miyoung menikah dgn Donghae oppa yg dulu menyia2kannya

  35. akhirnya bisa baca part 5. Donghae dan Kyuhyun, Miyoung pasti bingung sekali dgn apa yg ia hadapi sekaran ini. Rasanya tidak tega jika melihat Kyuhyun tersakiti di sini. Tapi bagaimanapun Donghae ayah Haejoon dan sepertinya Miyoung juga masih mencintainya. Jadi,,makin penasaran bagaimana kisah selanjutnya mereka. Ditunggu part selanjutnya.

  36. Baru sempet baca huuaaaa, sibuk bikin ketupat kkkk
    baca ff ini tuh greget bgt, rasanya ser-seran gitu dadanya u,u
    si Kyuhyun kasian sebenernya, tapi gimana ya disini pemerannya kan Dongek ya jadi kasian deh :p ahh ditunggu kelanjutannya, semangat nulisssss~

  37. Ibarat dpt parcel lebaran, ni ff update setelah dibujuk rayu plus merengek gaje,mv DEVIL rilis,lembur brakhir dan libur pun tiba…HA HA HA HA HA HA…SENANGNYA /joget DEVIL/

    oke waktunya komen….

    IKAN OH IKAN KAU GALAU EOH????! dan KYUPIL MERAJUK! HAHAHAHAHAHA….aduhhhh…dua ah ralat TIGA pria tampan memperebutkan hati JANDA KEMBANG /ditendank nta/

    hm…gmna ya,aku sih milihnya miyoung jadian sama kyu aja mcm di blog sebelah /smirk/ tapi yah…haejoon yg kasian,si ikan jg malang donk…/pukpuk hae/ masa iya ntr anak n mantan istri kandungnya mlh milih kyuhyun…..ah..jd ikutan galau…xD

    yah sdhlah hae…ikatan darah itu pasti kuat.kan miyoung udh baik hati mau ksh tau sama haejoon siapa ayah kandungnya.klu situ bsa memperbaiki kesalahan elu yg dlu,pasti ada kesempatan kedua…yeah…tergantung nasib baik lah..xDDDD plg enggak milih salah stu lah,diakui haejoon sbg ayah,dan membiarkan miyoung nikah sama kyu,jd ayah tiri haejoon /senyum lebar/
    HAHAHAHAHAHAAHA….pilihan yg berat…*pukpukikanlagi*

    aduhh..jd pnasaran….ntaaaaaaaa…..mau lagiiiiiiiii doooooonnkk….

    eh ada yg terlewatkan..payudara besar bokong sexy????! WAKAKAKAKAKAKAKAKAK…msa iya jehee seSEXY itu??! hahahha…gila,sikan mesumnya klewatan.gebetan sahabat sendiri mau direbut jg.jgn2 mau bls dendam.cri plampiasan gtu….oke sip,sebgai agensi jaehee,PO dibuka! lee donghae come tu noona!!! /plaakk/
    HAHAHAHAHA….IKAN GILA.JUNGSOO PAABO msa cma bsa death glare doank.hajar kek..ishh…

  38. Akhirnya authornya publish juga setelah sekian lama, ini ff yg paling aku tunggu.
    sebenernya aku juga masih burem nih sama perasaan donghae ke miyoung, kasihan juga si tuh anak, di satu sisi aku pengen donghae sama miyoung bersatu tapi aku gak pengen juga liat kyu broken heart #aih…ya semoga aja author eonni bikin cerita ini gak ada yg merasa disakiti atau dikhianati, klo perlu kyuhyun sama donghae nikah dah sama miyoung biar gak ada yg merasa sakit hati haha #apaseh.

  39. Akhir nya ada kelanjutan 😀 hhhhh sebenar nya kasian dua saudara itu miyoung harua milih salah satu dari mereka dan itu pilihan yang sangat sulit , kecual kak nta masukin satu OC lagi buat pasangan Kyuhyun :v disatu sisi aku ngerasa miyoung cocok sama kyuhyun , karna kyuhyun tulus cintanya . Tapi yanng donghaek iniiiiii , dia emang punya hak sama haejoon aku + mereka sama sama suka kayak nya . . .

    Ditunggu kelanjutannya kak ntaaaa ❤❤

  40. Akhirnya eonni update juga…. Ffnya makin keren… Tapi yg ini kyanya kependekan deh?!
    Mian baru komen di 2 part. Tapi janji deh bakal komen di ff berikutnya…
    Keep writing eonn:)

  41. Ohhh plisss…gue galau, bingung…mau ngedukung hae ato kyu. Ini ati ikutan nyesek masa kalo hae d anggurin sama miyoung (?), tp kalo giliran kyu yg sakit mewek juga TT
    Ayo unn kasih clue miyoung bakalan balik sama hae ato pilih hidup baru sama kyu. Sampe sekarang belum kliatan kode kodenya miyoung pilih siapa…ohh asli, ini chap bkin bingung ati alias galau u.u
    Next eonnie…keep writing 😀

  42. donghae sbnrnya masih suka tuh sama miyoung..semoga aja mereka selanjutnya bisa saling membuka diri dan hidup bersama lagi…tpi kasihan kyuhyunnya…gimana kalo kyuhyunnya dicariin pasangan baru..sekedar saran hehe

  43. Finally ! aduh tbc itu bikin penasaran >< donghae lagi bimbang sama perasaannya aku juga jadi ikutan bimbang kira kira siapa yg bskal jadi sama miyoung nanti, ditunggu lanjutan TLTL nya dan ff lainnya semoga ngga lama hehe 😀
    Hwaiting thor ^^

  44. Post juga

    haduh..kyu itu cepet ketemu ama haneul aja
    biar ga ngenes cinta x ke young

    Sakit juga

    setju bgt kalo hae ma young jadi 1
    Hwaiting kak

  45. Mkin belibet aja nie crita nya….
    Jdi sie donghae msh bimbang nie sma perasaan nya???
    Udeh bang,elo tuh msh cinta sma miyoung… rebut kembali hati nya*lah maksa*
    Rada kasian jga sie sma kyuhyun,klo jdi dy jga psti skit hati… tpi mau gmna lgi,pilihan nya ada di miyoung kan…
    Ya sudalah aku mah ngikutin aja crita nya eonni soal psangan ini…
    Minal aidzin wal faidzin jga buat semua nya,maaf lahir batin 🙂

  46. Hello min ^^^!!!!
    Apa kabar udh lama ga post TT aku kangen

    Jujur aja gua sedih dan kasian ama donghae miyoung gua harap mereka bisa bersatu lagi kaya dulu
    Tapi disisi lain gua juga sedih ama kisah cinta kyuhyun anjir ga donghae ama kyuhyun dua2 ngenes :v

  47. wah akhirnya dilanjutin
    gomawo thorrr…
    keren kerennnn
    makin geregetan
    duhhh kasian kyuhyun
    tapi donghae jugaaa
    bingung mau dukung siapa… 😄
    ditunggu kelanjutanya thor..
    keep writing !!! ^^
    hwaiting !!! ^^

  48. makin seru aja konfliknya… gk sabar nunggu lanjutannya eonni..
    maaf eonni, klu q commentnya gk di smua part, hehe… q bacanya di hp, jd kadang tiba” lemot deh…
    suka bgt pokoknya sama ide cerita yg eonni buat…
    semangat slalu ya…!!

  49. Donghae mulai bimbang..
    Sebnernya dia ska sma mantan istrinya..
    Tpi msih bingung pnasaannya..

    Knapa aku uga ikut skit klo liat donghae di part ini..

    Haduh ini akan sulit kaka adik merebutkan stu cwe…
    Toi berharap donghae sma miyoung bsa bersatu demi anaknya..

    Ok lanjut eon..
    Slamat ya comebacknya memuaskan dgan ff part 5 ini yg sukses bkin hti degdegan kelanjutannya kya gmna..

  50. haejoon psti lbh sayang sm donghae dong klo tw ayah kndungny
    miyoung jgn phpin kyuhyun dong
    donghae psti udh ad rasa sm miyoung
    pilih mn nih miyoung kyuhyun atw donghae?

  51. aku percaya sama nya, pasti beresin ceritanya…
    yeay akhirnya datang juga…
    ini part yg sangat bikin bimbang di mana mana… kyu ga sadar 2 sama perlakuan miyoung, donghae ga sadar sama perasaannya… walaaaah…. reader juga ini, ga sabar nunggu cerita selanjutnya…wkwkwkwk
    ditunggu ya ntaaa….

  52. hihi update yg disini jugaaaa akhirnya. aku mah nungguin updatetan sana sini heheheh. entahlah apa yg dirasa kyuhyun disini, pasti sakit bgt. minyoung selalu suka semaunya padahal emg ga salah juga dia begitu kan kyuhyun emg dianggap sahabatnya. cuma gatau sakit gimana lagi yg dirasa kyuhyun huhuhu ditunggu selalu lanjutan semua ff on goingnyaaaa

  53. jujur bingung mau stju apa gk sm kptsn miyoung tp di satu sisi, memang sdh shrsnya miyoung memberi tahu yg sbnrnya prhl ayahnya haejoon tp di sisi lain aq rada krg stju sm miyoung knp miyoung gak memberi pnjlsn kpd kyuhyun klo memang miyoung cm ngaggep shbt sm kyuhyun. yah meski.sbnrnya miyoung sdh prnh mngtkn itu sih.

    anyway kyknya zhoumi ada rasa jg sma miyoung tp gak ksmpean gitu deh. donghae sbnrnya cm jaim doang pdhl sih msh ada tu prsaan cnta dan.syg utk miyoung.

  54. Waaaa udah publish!! Tapi aku nya aja yg ketinggalan bacanya hahaha 😂😂
    Heem eonni ngurus 2 blog apa nggak kesusahan? Hehe
    Tapi nggak papa aku juga suka sama blog 1nya kok hihihi
    Kerasa sedikit waktu baca. Apa aku yg ke enakan bacanya? Tau tau udah TBC aja. Nggak rela ceritanya kkkk
    Eonni fighting! Ditunggu kelanjutannya yaah 😊😄😙

  55. Long time no see..,
    walaupun lama update’a, tp ttp bikin geregetan. Klw menurutku alur’a jgn terlalu d ulur”. Takut’a ngebosenin

  56. nikah ma kyuhyun aja, dia udah nunggu lama tapi tetep bolehin donghae bertanggung jawab memenuhi kebutuhan putranya..emang donghae kasian tapi kan salah sendiri sempat menyia2kan miyoung..

  57. akhir nya stelah skian lama mnunggu di post juga
    gila bneran rasa nya campur aduk di lain sisi perasaaan senang itu membuncah dan di sisi lain
    gila skarang gue bingung apa yg hrus di lakuin
    hea-ya apa hrus tetap berjuang atw mngalah
    gila bneran gue bingung kdepan nya bkala kya gmna ???

  58. Kyaa akhirnya muncul jga, Miss U eon #soakrab Nahh lohh rasain tuhh dongek, sekarang nyesel kan lu udah nyia2in miyoung dulu. Rasain tuhh gmna rasa sakit hatinya miyoung dulu grgr lu. Oh ya LD ditunggu jga yahhh kelanjutannya. Hwaiting!!

  59. Aaah kangen banget sama TLTL…
    Akhirnya terobati juga, dipikirnya authornya bakal hiatus tp ternyata emang lg break.
    Makasih udah sempetin buat post lagi…

    Aduh duh sebenernya gimana perasaan miyoung. Dia masih ada rasa ma donghae tp juga g mau kehilangan kyu. Seperti dia menggantungkan perasaan mereka berdua n cuma PHP doank. Tapi bagus juga sih soalnya donghae bisa semakin menyadari perasaannya ke miyoung juga rasa sayangnya ma heejoon cuma masih bingung aja gimana miyoungnya. Dia kasih kesempatan donghae tp masih lengket ma kyu kyk suami istri tp dia juga blm mau menerima kyu jd suami. Huuh bingung aku..
    Yg pasti lanjut terus..

  60. Andwe! Minyoung dengan donghae saja biar kyuhyun mencari wanita lain saja. Jebal? Toh haejoon udah deket sama bapak kandungnya. Dan welcome back buat author hehee 😃

  61. Eeeyyyy si DongDong HaeHae…
    Masiiiihhh aja ga ngeh2 sama perasaan sendri.. Ckckk 😛 😀

    ah iya minal aidzin walfaidzin ya eon
    mohon maaf lahir dan batin 🙂

  62. Akhirnya setelah sekian lama menunggu kelanjutan fanfic ini di publish jga.. 🙂
    Makin penasaran dngn kelanjutan ceritanya.. Apakah Miyoung memilih DongHae atau KyuHyun??
    Kau mencintai MiYoung.. itulah yg kau rasakan..
    Keep Writing Eonni.. 🙂 Aku menunggu kelanjutan semua FanFicnya..

  63. Oohmaigat i’m late >.<
    Aaah bingung sebenernya miyoung cinta sma siapa, kasian si donge huhu tpi kyuhyun jg kasian…
    suka deh sma park jung soo, jdi secret admire dia di cafe nya jae hee hihihi 😀

  64. walo gimana gimana miyoung harus tetep ama dongek .. hehe *mian agak maksa eonnie cz ikut ngrasain sakit hatinya donge gue :v

  65. 3 pangeran tampan merebutkan seorang putri ini mah :p kalo yg suruh milih haejoon mungkin dia bakal milih donghae kali ya >< secara dia ayahnya,itupun kalo nanti haejoon bakalan seneng dg kenyataan yg akan diungkapan sama emaknya =_=

  66. Wah Donghae gak sadar sama perasaannya sndiri kalo dia suka sama Miyoung :v Sebenarnya aku udah baca dari part 1 tp aku baru komen, hehe #dasarsilentreader >_>
    Ditunggu lanjutannya ya thor!
    Keep writting n sering2 bikin ff cast Donghae ya?! (Aku suka bgt sm Donghae ;* )

  67. Cinta segi berapa ini?? Segi 4?? 3 laki-laki mengejar 1 wanita yang sama. Siapa yang menang nanti?? Jawabannya terjawab nanti pas mau Ending 😀
    Author akhirnya datang juga 😀 Aku udah penasaran sama FF ini bagaimana kelanjutan nya dan di TBC ini meninggal rasa sesak. dan penasaran..
    Huwaaa Ini akan menyakitkan. menyakitkan untuk semuanya yang termasuk kedalam Cinta segi 4 ini. Nggak tega liat Donghae bingung sama perasaan nya sendiri dan nggak adil buat Kyuhyun yang selalu menunggu Mi Young tetapi dia yang lebih tersakiti..
    Siapa yang akan di lepaskan dan datang nya??

  68. jianddd…
    ampe lumutan nunggu ini nta….
    tpi akhirnya publish jg…
    kgn sma critanya makin penassran jg sma next chapt nya…
    di tggu klnjtannya ea nta..
    keep writing n good luck

  69. eon kemana aja? aaa kangennn
    aneh tiap hari padahal aku buka blog inibterus tapi ga ada update.an terbaru:”

    baru sekarang ada, mian baru baca

    eonn aku selalu menunggumu dan tetap setia baca ff mu
    sukses selalu ngoyak/? perasaan aku
    senyum , haru , kesel , sedih bahkan nangis

    aku selalu nunggu kelanjutan ff ini dan ff2 eon lainnya

    eon semangaaat! 💋💞

    yedong34-nidaauka

  70. donghae donghae donghae kasian banget sihhh :/
    dia pasti bingung banget,di sisi lain dia pasti masih cinta sama minyoung tapi disisi lain juga dia gak enak sama kyuhyun kan ?

    penasaran banget sama reaksi haejoon nati apakah dia senang tau ayah nya donghae atau sebaliknya ?
    ditunggu banget pokoknya 🙂

  71. Akhri nya datang jg ff ini, sekian lama nunggu untung gak smpe lumutan :p

    heejon harus tau siapa ayah nya, dan setuju bgt sma keputusan miyoung. Donghae masih ragu2 aja, udh tau masih cinta sma miyoung -_- Kyuhyun semoga kmu mengerti posisi kmu ya dear?! Wkwk 😀

    next next eonni!! Jangan lma2 update nya ya, Semangat!!

  72. Kyu, bodoh jgn dipelihara. Disekolahin biar pintar n Punya kenalan byk. Hahahahaha.
    Org tua cm biologis tho Anak kecil lom tahu bedanya ayah biologis sm ga, apa pagi klo ga tinggal serumah.

  73. akhirnya update juga 😀
    wahhhh makin kereenn samasekali ga ngebosenin, kkk
    fighting unnie 🙂 ditunggu klanjutannya

  74. menurut aku kyuhyun disini agak terlalu apa ya?? ehm.. kan status dia bkn kekasih miyoung tapi knapa dia agak ngatur ya?? sebenernya sikap kyuhyun ada benernya tapi berlebihan banget klok diliat dari status mreka yg cuma sahabat n adik ipar.

    trus keputusan miyoung sangat tepat banget sebenci atau apapun itu ke donghae tetep aja dia ayah dari anaknya

    dan donghae… dia polos atau bodoh sih?? tentang perasaannya?? wkwkwk kyaknya dia takut tentang kenyataan yg lagi dirasaain sama hatinya karna dia terbebani sama rasa bersalah dimasa lalu. uhhh

    bener2 rumit sumpah

  75. Gaagg ada bosennya bc epep ini,,wlupun kesela sm krjaan lain…
    justru smkn pnsrn sm crtnya….
    Hmmm,,ikatan batin antr anak sm orng tua emg gag bs ditipu….
    akhrnya si miyoung ngaku juga soal anaknya dan abang donge….
    Pkknya satu kata deh… “DAEBAK” buad epep ini…
    Semangaad buad next chap… 😉

  76. Maaf baru comment di part ini, keren banget thor feel nya beeneeeeeran dapat banget jadi bingung mau pilih sih kyuhyun atau donghae tapi nae milih donghae aja lah biar haejoon nya bisa bareng bapak nya

  77. Kok aku jadi kasihan ya sama Kyuhyun. Hmmm… Dia yang selama 7 tahun ini menemani Miyoung sekarang harus tersingkir dgn kehadiran Donghae.
    Puk puk puk Kyuhyun-ah, sini sama aku aja. nama Couple kita jadi Kyusa. Not bad. Anggeurae?

  78. lw cinta ama mantan istri lw donghae, ihhhh gereget
    ayoo cepet kasih tau klu ayah kandungnya donghae biar beban lw sedikit demi sedikit teratasi

  79. Wait… aku baru ngerti. Jadi, dulu miyoung lagi hamil 2 bulan pas nemuin donghae tidur sama wanita lain? Pantesan minta cerai, gila pasti sakit banget.

    Susah juga sih, ada 2 cowok yg deket sama miyoung, yg baik juga (walopun yg satunya agak kekanankan bgt) miyoung nya jg punya hubungan yg baik sama mereka,tapi miyoung ga cinta.

    Eh ada lagi 1 laki2 yg miyoung benci banget, sakit hati banget, to the point udah 7 tahun tetep ga bisa ilang itu sakit ati, tapi miyoung ga bisa boongin diri sendiri kalo dia masih cinta, dan natap matanya aja ga pernah sanggup.

    Huft, Love is Shit indeed.

  80. Ok.. au menyukai keputusan minyoung untuk mengatakan iank sebenar.nya kepada haejoon.. ^^*

    Kyuhyun.. cobalah untuk mencari wanita lain.. hahag.. au rasa sekuat apapun usaha kyuhyun tak akan merubah apapun dan hanya akan membuat.nya tambah terluka.. 😭kyuhyun.. *hug kyuhyun.😘

    Jungsoo oppa benar2.. hahhag selai jadi ceo ternyata dya merangkap profesi sbg stalker jg.. kegigihan.nya benar2 patut d acungi jempol.. ssemogaa usaha.mu untuk mendapatkan jaehee terwujud dan tak akan berakhir sia2.. ahhaga😂😍

    Donghae.. kenapa dya tidak sadar2 dgn perasaan.nya terhadap minyoung.. astaga.. 😂nyesek khan liat minyoung ngejar kyuhyun?? .. ahh aku greget.. 😂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s