Too Little Too Late (11)END

too Little too Late ver 3

Tittle                       : Too Little Too Late

Author                    : NtaKyung

Art Poster              : NtaKyung

Main Casts             : Lee Donghae, Shim Miyoung, Cho Kyuhyun, Lee Haejoon and Other Casts (Find By Yourself)

Length                     : Series [On Writing]

Genre                      : Angst, Family, Romance

Rating                     : PG-15

Disclaimer              : Seluruh cast dalam ff ini adalah milik Tuhan, orang tua dan mereka sendiri! Tapi isi dalam cerita ini semuanya milik saya! So, Don’t BASH!!

DON’T LIKE? DON’T READ! NO BASHING! PLAGIAT? GO AWAY! AND BE GOOD READERS.

©Too Little Too Late©

Selama meeting berlangsung, Miyoung terlihat tidak konsentrasi. Berulang kali, Jaehee harus menyikut pelan lengannya, untuk menyadarkan wanita itu dari lamunan panjangnya.

Pikirannya di penuhi dengan kata-kata Jaehee sebelumnya, mengenai keputusan Donghae untuk kembali pergi ke London. Dari lubuk hatinya yang terdalam, Miyoung mengakui, jika dirinya begitu terkejut saat mendengar berita itu. Tetapi, di sisi lain, wanita itu bertanya-tanya, kenapa dia harus merasa terkejut ketika mendengarnya?

Kenapa dia sedikit merasa… tidak rela? Apakah mungkin, jika dia masih memiliki perasaan terhadap Lee Donghae?

“Aku sudah mencatat beberapa poin penting dalam meeting tadi. Kuharap, ini dapat membantumu…” ujar Jaehee seraya menyerahkan buku agenda rapatnya pada Miyoung.

Miyoung menoleh padanya sambil tersenyum kikuk, bersyukur karena ia memiliki sahabat sebaik Jaehee. “Terima kasih, Jae-ya. Ini benar-benar membantu!”

“Ck, lain kali jangan melamun seperti itu lagi!” peringat Jaehee, berpura-pura kesal.

Namun, sekali lagi, wanita bermarga Shim itu hanya membalas peringatan Jaehee dengan senyuman. Dia tahu, jika Jaehee tidak benar-benar menegurnya. Gadis itu hanya khawatir padanya, karena sampai saat ini, Miyoung tidak menceritakan masalahnya.

“Nona Shim, seseorang sedang menunggu anda di bawah…” seorang pegawai resepsionis yang berasal dari lobi bawah datang menghampirinya.

“Baiklah, aku akan ke bawah sebentar lagi…” sahut Miyoung seraya meletakkan berkas-berkasnya serta buku agenda Jaehee ke atas meja kerjanya.

“Kau ada janji dengan seseorang?” tanya Jaehee, ketika Miyoung sedang mengenakan blazer merah muda miliknya.

Miyoung menggeleng dan sedikit merapihkan rambutnya. “Entahlah… mungkin Kyuhyun yang datang.” ujarnya sembari meraih ponselnya dan bergegas pergi menuju lift, setelah sebelumnya berpamitan pada Jaehee.

Tring!

Pintu lift terbuka dan Miyoung segera melangkahkan kakinya menuju lobi utama. Namun, belum juga lima langkah berjalan, langkah kakinya tiba-tiba melambat dan terhenti.

Raut wajahnya berubah tegang, bingung bercampur terkejut. Tatapan matanya mengarah pada sosok pria tampan yang tengah menggandeng seorang anak berumur 6 tahun.

Eomma!” anak lelaki berusia 6 tahun yang tampak menggemaskan itu, menoleh padanya dan langsung berlari ke arahnya.

Masih dengan kebingungan yang memenuhi pikirannya, Miyoung hanya membiarkan anak lelaki itu memeluk kakinya dengan erat, lalu mendongakkan kepalanya dengan ekspresi antusias yang tergambar di wajahnya.

Eomma, ayo kita bermain! Hari ini, Appa mengajak kita untuk pergi ke Taman bermain!” seru anak lelaki itu—yang tak lain adalah Haejoon.

Deg!

Kata ‘Appa’ yang terlontar dari mulut Haejoon, sukses membuat degup jantung Miyoung seolah berhenti. Sekujur tubuhnya mendadak terasa membeku dan kedua matanya tampak membelalak terkejut.

“Haejoon-ah… apa yang—”

“Apa kau tidak keberatan, jika kita pergi jalan-jalan bersama?” pria berwajah tampan itu, lantas berjalan mendekatinya dan berdiri di hadapannya sambil tersenyum kecil, bersikap seolah-olah, tak ada sedikitpun ‘masalah’ di antara mereka berdua.

Miyoung masih terpaku di tempatnya, tanpa mengeluarkan sepatah katapun dari mulutnya.

Eomma… ayo kita pergi!” rajuk Haejoon sambil menggenggam erat tangannya.

Wanita itu tersentak dan seakan baru tersadar dari kebisuannya. Ia menoleh pada Haejoon, lalu berlalih menatap pria tampan di hadapannya, yang tak lain adalah Donghae.

Donghae kembali tersenyum padanya dan berkata, “Maaf, jika sudah membuatmu terkejut. Aku hanya ingin mengajak Haejoon untuk berjalan-jalan, tapi dia merengek padaku dan mengatakan, jika dia ingin pergi bersama Ibunya juga.” jelasnya kemudian.

Eomma, kenapa diam saja? Ayo kita pergi jalan-jalan!” ajak Haejoon lagi. Dia kesal karena Miyoung tak kunjung memberikan jawaban, padahal, dia sudah tidak sabar untuk pergi ke Taman bermain yang ada di pusat Kota.

Sejujurnya, Miyoung ingin mengatakan sesuatu. Tetapi, entah kenapa, bibirnya mengejur kaku dan sulit terbuka, seolah-olah, ia lupa caranya berbicara.

Eomma…” rengek Haejoon.

Donghae memperhatikannya sejenak, mengetahui dengan jelas, jika wanita di hadapannya ini masih terlalu bingung sekaligus terkejut untuk menjawab ajakan Haejoon.

“Jika kau tidak bisa, maka—”

“B-baiklah…” Miyoung tiba-tiba menyela ucapan Donghae, tanpa sedikitpun menatapnya. “Aku… akan pergi… bersama kalian.”

“YEAY!” Haejoon bersorak kegirangan sambil melopat-lopat.

Sementara itu, Donghae yang awalnya terkejut, lambat laun, kembali menarik kedua sudut bibirnya ke atas, membentuk seulas senyuman tipis.

“Baiklah, kami akan menunggumu di mobil…” putus Donghae. “Haejoon-ah, ayo…” ajaknya kemudian, meraih tangan mungil Haejoon dan menggenggamnya dengan erat.

Miyoung diam-diam mencuri pandang ke arahnya dan tiba-tiba saja, jantungnya berdegup kencang. Melihat Haejoon yang tertawa di samping Donghae, membuat hatinya tersentuh. Kedua matanya tanpa sadar berkaca-kaca dan perasaan bersalah itu, kembali menyelimuti hati dan pikirannya lagi.

‘Ini salahku…’ ia bergumam dalam hatinya. ‘Aku benar-benar keterlaluan, karena telah membuat Haejoon terpisah dari Ayahnya. Aku seorang Ibu yang buruk!’

©Too Little Too Late©

Layaknya, liburan yang di lakukan bersama keluarga. Donghae, Miyoung dan Haejoon pun, pergi ke taman bermain yang berada di pusat Kota. Dengan antusias, Haejoon mengajak kedua orang tuanya untuk mencoba satu per-satu permainan yang ada di sana, dan entah bagaimana awalnya, namun selama mereka menikmati permainan tersebut, Haejoon selalu memanggil Donghae dengan sebutan ‘Appa’ dan setiap kali Miyoung mendengarnya, dia tampak terkejut sekaligus bingung. Dalam hati, dia bahkan bertanya-tanya, kenapa Haejoon terus menyebut Donghae ‘Appa’? Bukankah, mereka belum pernah menjelaskan apapun pada Haejoon?

Appa, Eomma, aku ingin itu!” Haejoon menunjuk permen gulali yang di jual pedagang kaki lima di sisi jalan.

“Tidak, Haejoon-ah!” Miyoung langsung menolak keinginan anaknya.

Eomma…” bocah lelaki itu merengek, memegang ujung blazer-nya dengan erat. “Aku ingin gulali itu!” ujarnya merajuk.

“Sekali tidak, tetap tidak!” sahut Miyoung tegas.

Donghae memperhatikan keduanya sambil tersenyum kecil. “Sudahlah, biarkan Haejoon membelinya, selagi kita datang kemari…”

“Tidak!” ujar Miyoung bersikeras, “Tenggorakannya sedang sakit! Dia tidak boleh makan yang manis-manis ataupun yang dingin!” lanjutnya seraya menoleh pada Donghae.

Kedua mata Haejoon berkaca-kaca dan hanya dalam hitungan detik, tangisnya tiba-tiba saja meledak. “Huwaaaaaaaaa!! Appa!” rengeknya sambil berlari mendekati Donghae, membuat pria itu segera berjongkok di hadapannya.

“Kau keterlaluan! Bagaimana bisa, kau membuat anakmu sendiri menangis?!” ujar Donghae seraya mengelus pelan puncak kepala Haejoon, berusaha menenangkannya. “Haejoon-ah, sudahlah… bukankah, Haejoon anak yang baik, hm?”

Miyoung membelalakkan kedua bola matanya dan melipat kedua tangannya di depan dada.

“Siapa yang kau sebut keterlaluan?! Aku justru mempedulikan kesehatannya!” jawabnya dengan sedikit kesal.

Donghae berpura-pura mengabaikan ucapan Miyoung.

“Sudah, sudah… jangan menangis lagi…” ujar Donghae sambil mengusap wajah Haejoon yang basah. “Jika Haejoon berhenti menangis, Appa berjanji akan membelikanmu robot yang baru, bagaimana?”

Tangisan Haejoon mendadak berhenti, “B-benarkah?” tanya Haejoon dengan sesenggukan dan kedua matanya yang masih tampak berair.

“Ehm, tentu…” Donghae mengangguk sambil tersenyum kecil dan Haejoon pun langsung menghapus jejak air mata di wajahnya.

“Janji?!” ujar Haejoon seraya menyodorkan jari kelingkingnya ke hadapan Donghae.

Donghae menatap jarinya sejenak, sebelum akhirnya melakukan hal yang sama seperti apa yang di lakukan Haejoon sekarang. “Appa berjanji…” jawabnya seraya menautkan jarinya pada jari mungil Haejoon.

‘Waah… lihat pasangan muda di sana! Bukankah suami dan anaknya terlihat sama-sama tampan? Ya ampun… wanita itu beruntung sekali!’

‘Mereka pasangan muda yang harmonis!’

‘Ya ampun… lucu sekali! Jika aku menikah nanti, aku ingin seperti wanita itu, yang memiliki suami yang tampan serta anak yang menggemaskan!’

Setiap perkataan yang di ucapkan oleh sekelilingnya, terdengar sangat jelas di telinganya. Miyoung terdiam dengan kedua matanya yang terus menatap Donghae dan Haejoon. Entah kenpa, melihat kedekatan mereka berdua, membuat hatinya terasa begitu tenang. Sebuah perasaan bahagia yang sulit di ungkapkan dalam kata-kata, seakan memenuhi pikiran dan hatinya, mengirimkan getaran-getaran kecil ke sekujur tubuhnya.

Jadi, inikah yang di sebut dengan keluarga kecil yang bahagia? Pertanyaan itu berputar-putar di dalam benaknya.

‘Tidak, Shim Miyoung, sadarlah! Bukankah kau sendiri yang sudah menghancurkan semuanya?!’ dan untuk kesekian kalinya, hati kecilnya kembali menyalahkan ke-egoisan-nya.

©Too Little Too Late©

Langit sudah semakin gelap dan waktu telah menunjukkan pukul 8 malam. Haejoon yang sudah tampak kelelahan, tertidur di jok belakang mobil, sementara Donghae dan Miyoung, tampak sama-sama terdiam, berdiri di hadapan mobil sambil menanti pesta kembang api yang akan berlangsung 15 menit lagi.

“Pakai ini,” Donghae menyampirkan jaketnya di sekitar pundak Miyoung, membuat wanita itu terkejut dan langsung menoleh padanya, berniat untuk menolaknya. “Aku tidak ingin kau sampai sakit, hanya karena kedinginan…” lanjutnya seraya tersenyum singkat dan kembali mundur beberapa langkah, seolah menjaga jarak dari Miyoung.

Miyoung terdiam sambil menatapnya sejenak, sebelum akhirnya, ia kembali mengalihkan tatapannya ke arah lain dan mengeratkan pegangannya pada kopi hangat yang sempat di belinya dari kedai kopi di pinggir jalan.

“Terima kasih.” gumamnya, nyaris tidak terdengar.

“Seharusnya aku yang berterima kasih,” Donghae melipat kedua tangannya di depan dada sembari mendongakkan kepalanya ke atas, menatap langit yang di penuhi taburan bintang yang bersinar dengan terangnya. “Karena kau, aku akhirnya dapat menghabiskan waktuku dengan Haejoon…” ujarnya seraya tersenyum tipis, sinar kebahagian itu terpancar dalam sorot matanya yang sendu.

Hening.

Wanita itu tidak membalas perkataannya dan memilih untuk menundukkan wajahnya. Ada kesedihan yang sekilas tampak dalam raut wajahnya yang berubah murung.

“Kudengar…” Miyoung menjeda sejenak ucapannya dan Donghae pun menoleh padanya, “Kau akan… kembali ke London dan menetap di sana. Apakah… itu benar?”

Untuk kesekian kalinya, Donghae kembali tersenyum. “Siapa yang memberitahumu?”

“Jaehee. Dia mengatakan padaku, jika kau akan kembali ke London dan menetap di sana.” jawab Miyoung tanpa menatapnya.

“Waah… rupanya, sahabatmu salah satu fans-ku, huh?” canda Donghae sambil tertawa kecil.

“Jadi, kau benar-benar akan pergi ke London?” Miyoung mengulang pertanyaannya.

Well…” Donghae kembali mengalihkan tatapannya ke atas langit dan memasukkan kedua tangannya ke dalam saku celananya. “Aku memang berencana untuk menetap di sana, aku ingin mengembangkan perusahaan mendiang Ayahku di sana.” jelasnya.

“Berapa lama?”

Donghae mendengus pelan dengan senyum kecil di sudut bibirnya, “Berapa lama?” pria itu mengulangi pertanyaan Miyoung. “Apa maksudmu bertanya seperti itu?” ujarnya seraya menatap Miyoung dan kali ini, wanita itu balas menatapnya.

“Apakah kau akan tinggal lama di sana?” tanya Miyoung lagi.

Deg!

Pria itu, dapat merasakan jantungnya yang berdegup sangat kencang. Sudah lama rasanya dia tidak bertatapan se-lekat ini dengan Miyoung. Serambi-serambi dalam hatinya yang sempat meredup, entah kenapa, kembali bersinar terang. Namun, seakan tak ingin terbuai dengan perasaannya sendiri, Donghae buru-buru menepis semua perasaan itu dari hatinya.

“Apa ini?” Donghae tiba-tiba tertawa, apa kau berniat menahanku agar tidak pergi?” canda pria itu lagi, walau dalam hati, dia berharap jika Miyoung benar-benar melakukannya.

Meskipun dia tahu, jika semua itu hanyalah harapannya semata!

“Ya, aku ingin menahanmu agar tidak pergi.”

Dan untuk yang kedua kalinya, ucapan Miyoung sukses membuat detak jantung Donghae menggila. Hatinya berdebar-debar tidak karuan dan kedua matanya pun tampak melebar, seolah dia tak mampu mempercayai perkataan Miyoung tadi.

Dia seperti ingin mengatakan sesuatu, namun mulutnya seakan enggan untuk terbuka dan lidahnya pun ikut berubah kaku.

“Maaf…” ujar Miyoung kemudian, membuat sekujur tubuh Donghae tiba-tiba membatu. “Aku benar-benar minta maaf…” ia berucap dengan suaranya yang lirih, akan tetapi, sudut bibirnya terangkat ke atas, membentuk sebuah senyuman kecil.

“Miyoung-ah…”

“Aku sudah tahu semuanya…” Miyoung mengangguk dengan kedua matanya yang mulai terlihat memerah sekarang. “Dan aku benar-benar minta maaf, karena telah menuduhmu melakukan kesalahan yang tidak pernah kau perbuat. Aku menyesal, Donghae-ya…”

Donghae terdiam. Pria itu seolah kehilangan kata-katanya.

Kedua tangannya mengepal erat di sisi tubuhnya, hati kecilnya seolah berteriak kepadanya dan menyuruh pria ini untuk segera memeluk wanita di hadapannya. Namun, seluruh otot-otot syarafnya seakan berubah kaku dan Donghae hanya tetap membeku di tempatnya.

“Apakah… kau memaafkanku, Donghae-ya?” tanya Miyoung kemudian dan air mata pun mulai mengalir perlahan dari sudut matanya, membasahi wajahnya.

Donghae menggeleng pelan, “Ini bukan salahmu, Miyoung-ah… sungguh.”

Miyoung tersenyum kecut di tengah air mata yang semakin mengalir turun dari pelupuk matanya. “Aku tidak pernah tahu, jika kau sudah menjadi pria sebaik ini…”

“Miyoung-ah…”

“Kuharap, kau bisa memaafkan kesalahanku di masa lalu…”

Donghae tidak mampu menahannya lagi. Sejak awal, Donghae memang tidak pernah bisa melihat Miyoung menangis, terlebih ketika wanita itu sedang bersamanya. Dia seakan-akan menjadi orang terbodoh di dunia ini, karena telah melukai perasaan Miyoung dan membuat wanita itu menangis karena kesalahannya.

Salah satu tangannya lantas bergerak menggapai lengan Miyoung, lalu wajahnya mendekat dan hanya dalam hitungan detik, Donghae mendaratkan ciumannya tepat di atas bibirnya, bersamaan dengan suara ledakan kembang api yang menyala di atas langit, menciptakan sebuah cahaya indah yang menakjubkan.

Namun, kedua orang ini seolah tak mempedulikan lagi acara kembang apinya. Keduanya terlena dalam sebuah ciuman lembut yang manis, bercampur air mata yang perlahan-lahan ikut mengalir dari sudut mata Donghae.

Baik Miyoung ataupun Donghae, menyadarinya dengan jelas, jika ciuman ini adalah sebuah gambaran dari salam perpisahan untuk mereka berdua.

©Too Little Too Late©

Kyuhyun berjalan cepat melewati orang-orang sekitarnya, sesekali ia meminta maaf karena tidak sengaja menabrak orang-orang itu dan kedua matanya terus berputar, mengamati sekelilingnya, mencari sesosok wanita yang tak di lihatnya sejak tadi pagi.

“Miyoung-ah!” dia berteriak keras, saat melihat sosok wanita yang di carinya itu.

Miyoung menoleh kepadanya dan tampak terkejut. “Kyuhyun-ah! Apa yang kau lakukan di sini?!” tanyanya seraya berjalan cepat menghampirinya.

“Seharusnya aku yang bertanya seperti itu kepadamu!” seru Kyuhyun dengan kesal. “Apa yang kau lakukan di tempat ini?! Bukankah kau tahu, jika Donghae Hyung akan pergi hari ini?! Apa kau tidak mencoba untuk menahannya?!” serunya lagi.

Awalnya, wanita itu tampak terkejut dengan teriakan Kyuhyun, tetapi, sedetik kemudian ia tersenyum dan menggeleng. “Tidak ada gunanya… semuanya sudah terlambat, Kyuhyun-ah…” jawabnya.

“Apanya yang terlambat?!” Kyuhyun meninggikan nada suaranya. “Apakah kalian akan menyerah begitu saja?! Jadi, pengorbananku untuk melepaskanmu akan berakhir dengan sia-sia, begitu?!”

“Kyuhyun-ah!”

Kyuhyun segera memegang kedua tangannya dengan erat. “Kau harus pergi menemuinya, Miyoung-ah! Aku tahu, jika kalian berdua masih saling mencintai!”

“Tapi, Kyuhyun-ah…”

“Tidak ada alasan apapun! Kau harus ikut denganku sekarang!”

“A-apa?!”

“Ayo, Miyoung-ah!” Kyuhyun segera menarik tangan Miyoung dan membawa wanita itu menuju tempat mobilnya terparkir.

Miyoung pun mau tak mau harus mengikuti langkahnya, berulang kali ia menghindar dari orang-orang di sekitarnya dan mempercepat langkahnya untuk menyamai langkah pria di hadapannya ini.

‘Tidak ada yang terlambat! Semuanya akan kembali seperti semula… aku percaya itu!’ Kyuhyun bergumam dalam hatinya, berharap jika dia akan datang tepat waktu.

©Too Little Too Late©

“Ck, kenapa aku harus datang kemari dan ikut mengantarnya pergi ke Bandara?!” gerutu Jaehee, mendelik kesal pada Jungsoo dan Donghae yang duduk di sampingnya.

Donghae tersenyum dan mengangkat kedua bahunya dengan acuh. “Anggap saja, jika kau sedang mengantarkan sahabat terbaik dari calon suamimu ini…”

Kedua mata Jaehee sontak membulat, “A-apa?”

“Hey, hey… sudahlah, akui saja… kita kan sebentar lagi memang akan menikah…” canda Jungsoo yang langsung di beri tatapan ‘membunuh’ dari gadis di sampingnya.

“Kau ingin mati di tanganku?!”

“Oh.. err… ehm… m-maaf..” Jungsoo langsung menciut ketakutan di tempatnya, membuat Jaehee mendengus kesal, sementara Donghae langsung tertawa.

“Ha ha ha ha ha, kuharap.. aku benar-benar bisa menghadiri pernikahan kalian nanti!” ujar Donghae di sela tawanya.

“Ck, apa kau juga mencari masalah denganku, huh?!” ancam Jaehee.

Dan sekali lagi, Donghae hanya tertawa, sebelum akhirnya, pria itu beranjak dari tempat duduknya. “Hm, baiklah… ini sudah saatnya untuk perpisahan.” ujarnya kemudian.

Jungsoo dan Jaehee ikut berdiri, terlihat ragu untuk membiarkan Donghae pergi.

“Apa kau benar-benar akan pergi… begitu saja?” tanya Jungsoo.

Donghae tersenyum seraya mengangguk singkat, “Well, itu memang sudah keputusanku.”

“Tapi…” Jaehee terlihat ingin mengatakan sesuatu padanya, tetapi sedikit enggan untuk mengutarakannya.

“Ada apa, Jaehee-ssi?” sahut Donghae tenang.

Tatapan Jaehee berubah ragu, “Apa kau… tidak akan menunggu… Miyoung?”

“Aku sudah berpamitan lebih dulu padanya…” jawab Donghae santai, ia bersikap seakan-akan, dirinya memang sudah merelakan semuanya.

Tekadnya untuk tetap pergi, seperti begitu kuat dan kehadiran Miyoung seolah tak berarti banyak untuknya. Dia tidak ingin melukai perasaan siapapun lagi, termasuk perasaannya sendiri.

“Tapi…”

Ucapan Jaehee terhenti ketika suara dari intercom terdengar, menandakan jika pesawat akan segera lepas landas dan Donghae pun harus bergegas pergi.

Donghae menghela nafas panjang dan tersenyum tipis, “Sepertinya aku sudah benar-benar harus pergi sekarang…” ujarnya seraya meraih tasnya dan bersiap untuk melangkah pergi, namun, tiba-tiba suara lain terdengar dari arah lain.

“Lee Donghae!” suara yang terdengar familiar itu, sukses membuat langkahnya terhenti.

Pria bermarga Lee itu berbalik dan menemukan sosok Miyoung yang berdiri tidak jauh darinya—lengkap, dengan nafasnya yang memburu serta wajahnya yang memerah.

“Miyoung-ah…” Donghae antara percaya dan tidak ketika melihatnya, namun ketika wanita itu mulai berjalan ke arahnya dan tiba-tiba saja memeluknya dengan erat, Donghae sadar, jika sosok yang di lihatnya saat ini, benar-benar nyata!

“Aku tidak akan membiarkanmu pergi tanpa mengucapkan sepatah katapun padaku!” seru Miyoung sambil mengeratkan pelukannya pada Donghae.

Donghae masih tampak tertegun di tempatnya, antara terlihat terkejut dan tidak percaya.

“M-maaf..” dan hanya kata-kata itu yang terlontar dari mulut Donghae, raasanya sulit sekali untuk mengatakan sesuatu padanya.

Lambat laun, kedua tangannya pun bergerak dan balas merengkuh tubuh Miyoung dengan erat. Dia menghirup dalam-dalam aroma khas parfume Miyoung, menjadikannya sebagai kenangan terakhir dalam ingatannya.

“Aku… akan menunggumu.” Miyoung tiba-tiba berbisik di dalam pelukannya. “Tak peduli apakah nanti… kau telah memiliki wanita lain ataupun tidak. Aku… akan selalu dan selalu menunggumu… Lee Donghae.”

Donghae tersenyum dan tanpa terasa, air mata pun mulai mengalit turun dari kedua sudut matanya. Ia menangis sembari mengeratkan pelukannya pada tubuh Miyoung.

“Aku mencintaimu…” Donghae membisikkan kata-kata itu tepat di telinga Miyoung. “Dan maafkan aku… karena baru menyadarinya dan baru mengatakannya sekarang… aku benar-benar menyesal karena tidak menyadari perasaanku terhadapmu sejak awal.”

Miyoung terdiam. Namun, lagi-lagi, ia pun ikut menitikkan air matanya.

Lambat laun, Miyoung melepaskan pelukannya dan mendongakkan wajahnya. Kedua ibu jarinya bergerak mengusap lembut jejak air mata Donghae.

Wanita itu tersenyum padanya, “Selamat tinggal, Lee Donghae…”

Donghae menunduk sejenak, sebelum akhirnya tersenyum lirih dan mengangguk singkat. “Ehm… selamat tinggal… Shim Miyoung.”

Suara panggilan dari intercom kembali terdengar dan tanpa keraguan, Donghae pun mulai berbalik, melangkah perlahan menjauhi sosok Miyoung yang hanya menatap punggungnya dalam diam.

Air mata yang tertahan di pelupuk matanya, kini tumpah membasahi wajahnya, namun, senyuman di wajahnya tak memudar barang sedikitpun.

“Aku mencintaimu… Lee Donghae.” bisiknya dengan lirih.

Sementara itu, Donghae hanya tetap berjalan menjauh. Kyuhyun yang memandang wanita itu dengan tatapan sedih dan Miyoung yang telah merelakan cinta pertamanya untuk pergi, tanpa sebuah penyesalan, tanpa ada kesalahpahaman.

Semuanya terselesaikan dengan keputusan mereka masing-masing.

Merelakan segalanya agar tidak ada yang tersakiti lagi.

THE END

Note : Lalalalalala… dududududu… Hai, hai… I’m comming again, My Lovely Readers ^o^ Sebagai penebus kesalahan karena lama gak update, akhirnya selama dua hari ini, aku mentutaskan hutangku satu per-satu, dengan men-tamat-kan FF Too Little Too Late… muehehehehehe #ketawanista

So, bagaimana menurut kalian endingnya?? Pada nyangka enggak, kalo endingnya bakal kayak begini??? Hohohohoho #ketawabarengDonghae&Kyuhyun LOL XDD #PLAAAK!PLAAAK! Oh, dan maafkan juga, karena di sini Cho Kyuhyun tidak terlalu di munculkan… karena emang sengaja part ini di khususkan untuk cast utamanya duluuuu… hahahahay, lagian kan Kyuhyun udah lebih sering muncul di part-par sebelumnya juga (termasuk ff lainnya #eh?) wkwkwkwkwkwkwkwk

Komentar, Saran dan Like-nya di tunggu sangat yaaaaah… Untuk penambah semangat agar bisa melanjutkan cerita lainnya… hehehehe Oh iya, dan BIG THANKS FOR YOU ALL, untuk semua support yang kalian berikan, baik berupa komentar ataupun like, dan terima kasih juga karena udah mantengin ceritanya yang norak dan gaje abis ini… >,< Hahahahaha aku gak nyangka, kalo ternyata masih ada yang minat baca ceritanya… #eh?

So, THANKS FOR YOUUUUUUUU MY LOVELY READERS… Kalian benar-benar para pembaca yang setia… LOVE YOUUUUUU #bighug+chu ^o^

Iklan

126 thoughts on “Too Little Too Late (11)END

  1. Gak tau harus berkomentar apa. Dilihat dri sudut pandangku apa alur ceritanya di percepat ya??
    Aneh saja, Kyuhyun yg begitu mncintai Miyoung menyerah dg mudh meski aq tau pasti Kyu bnar2 patah hati.
    Lalu si kecil yg tampan itu memanggil Donghae appa. Dia tahu kebenarannya kah?? atau sebab yg lain??
    kpergian Donghae di bandara dan pernyataan cintanya berasa hampa. feelnya kurang ngena atau aq memang kurang mnghayati ya??
    Gak tau lah… dari smua cerita yg Nta buat cma Fict ini yg di akhir2 crita feelnya kurang ngena. Hehehhhhee….
    Okkk… ini hanya curahan hati dari pmbaca ^-^
    shiiipppp… aq tunggu karya lainnya.

    • Enggak ko.. emang gini adanya endingnya… hehehehe
      Utk ci Kyuhyun… sbnrnya dy kan coba utk ngelepasin Miyoung dri part sblumnya… dri yg pas dy yakin, kalo trnyata Donghae gk prnah slingkuh… yg dy dengerin obrolan Donghae ma Miyoung itu loh… di situ sbnrnya Kyu udh ngerasa ngalah dan hrus mndur…
      Kalo utk feel d ending sih… aku emang sngaja buat gitu… kyak cmn sekedar ucapan d akhir perpisahan gitu.. tpi mreka sbnrnya udh ikhlas sma kputusan masing2 gitu hahahaha
      But Makasih buat sarannya ya say… aku tampung.. makasih bgt ^o^

  2. Bener2 ga nyangka endingnya begini..
    Yaaah, rada kecewa sih krna mreka ga bersatu, tp yg ptg donghae sm miyoung akhirnya sdar dgn hati mereka masing2, kl mreka sm2 slg mencintai. Cinta kdg ga harus bersama sih, mencoba realistis sdkt. Dooooh bhasanyaa.. Kkkkkkkkk
    Kyuhyun, yg sabar ya.. org sabar disyg tuhan. Km bklan nemuien seseorang yg bner2 buat km deh. Terima kasih sdh ngerelain miyoung buat donghae, wlwpn mrka ga bersatu, mgkn utk smntra waktu. Bhaaaaq.
    Haejoonie apa kabar..?
    Ini ga ada sequel ato after storynya..?
    Ehehehehheee..
    Ditunggu story2 yg lainya..
    Keep writing and fightiiiiiiiiing..!!!

  3. Eoni kenapa endingnya malah kaya gini .haduhhh aku udah nangis ngejer pas bagian kembang api aku pikir mreka mau rujuk eh kenapa donghae malah ngucapin slamat tinggal ..andweeee jangan ngurusin pekerjaan lee donghae pabo .kamu lupa sama anakmu yg lucu itu hah . Donghaeee kajima… eoni ini wajib sequel .aku mau bikin pesawatnya rusak biar donghae gak jadi pergi .terus jedotin pala donghae biar sadar .aigooo aku malah ngawur ini .tp aku ngrasa ini masih nggantung eon .kasian heejoon .masa iya donghae appa nya jadi bang toyib lg .terus kalau kyu belum dapet cewe dia naksir miyoung lg gmana .haduh ahhh pokoknya keren deh ff nya … makasihhh udah buat aku nanti malam mimpiin donghae . Semangatttt tp tetep minta sequel ne # puppy eyees .

    • Hahahahaha
      Waduuuh sadis bner pesawatnya d rusakin…
      Mana kepala Donghae d jedotin lagi… kalo amnesia gimana hayooo??? LOL XDD

      Sequel?? Hmm.. maybe yes maybe no hahahahaha

  4. dududu…jadi donghae beneran pergi 😣😣😣😣😣

    moga saja kedepannya minyoung sama donghae bisa jadi keluarga lagi

    baper jadinya kalo gini
    kyuhyun udah lepasin minyoung
    tapi kenapa malah sama donghae ditinggal ke london

  5. Wahhh .. udah ending ajh ..
    Gak nyangka kalo ending’a bakalan seperti nhe ..
    Knapa gak di satuin ajh miyoung sama donghae ??
    Kenapa harus berpisah ??
    Truss knapa heejon bisa manggil donghae appa ??
    Aph heejon udah tau kalo donghae itu appa’a ??
    Akhh masih kurang puas nhe eon .. di bikin sequelll duntt

  6. endingnya gk ketebak ye
    gk dapet keduanya kamu minyoung
    satu merelakan yang satunya mengikhlaskan deal kan udah
    bener” aku sendiri gk ikhlas ama mereka
    sesuai judulnya dan ngedengerin lagu too little too late nya jojo udah kpop lah

  7. Ya ampun kak, ga ada happy ending gitu? padahal udal gregetan bacanya. Tapi ya sudahlah, toh seperti yg saya harapkan, semua masalah itu akhirnya clear. Berharap aja ntar bakal ada siquelnya hehehe.

  8. Kata aku ini sad ending huhuu kisah mereka pelik banget, mungkin ada kali ya diluaran sana mantan suami-istri yg kaya gitu, bimbang, galau, masih suka mikirin satu sama lain :v
    ini agak kek real sih buat akhirannya, kalo udah berakhir ya udah, Donghae-Miyoung udah pernah bareng, Kyuhyun-nya ngalah. Tapi mungkin Kyuhyun ngerasa kecewa sih.
    Aaarrrrr pengin narik Donghae biar ngga pergiiiiii 😥
    hehee, sampai jumpa di ff yg belum di lanjut lainnyaaaa 😀

  9. Endingnya bikin seneng tp juga bikin sedih, senengnya donghae sma miyoung msh saling mencintai dan udah di ungkapin sma mereka tp sedihnya knp mereka ga di persatukan 😥
    Masih bingung knp haejoon manggil donghae appa?? Dia tuh manggil donghae karna emg tau yg sebenernya atau cuma karna dia yg kepengen manggil donghae dengan panggilan appa??
    Berharap ada sequelnya…
    Aku tunggu lg ff yg lainnya yg lebih seru lg.. hehehe

  10. Lah, APA INIIIIIII???? KOQ BEGINIIII???? Huwaaaaa…. Meski cast utama nggak harus bersama di ending, tetap saja rasanya nggak rela kalau Miyoung ma Dong Hae nggak balikan. Dan masa sampai ending HaeJoon masih belum tahu siapa ayah kandungnya? Haejoon yang manggil DongHae “appa” pasti karena permintaan DongHae sendiri TT_TT SEQUEL, PLEASE 😥

  11. Kirain bkal hppy end..
    Wkwkwkwk..

    Ya sdh lah..
    Toh gk semua kisah hrs brkhir hppy end..
    Miyoung udh ikhlas dn mnyadari kesalahanny atas kesalahpahamannya dl..

    Oke semangat nta..

  12. Akhirnya ending juga ^_^
    Ya walaupun Donghae dan Miyoung belum bersatu tapi mereka sudah saling mengungkapkan cinta, dan kelanjutan ceritanya bisa dibayangkan sendiri….
    Hehehehehehehehehe….
    Ditunggu karya selanjutnya ya Nta…

  13. Apa iniii????? Sequel donggg masa ini aja terus akhirnya mereka gimana??😭😭😭😭😭😭. Bagian terakhir yg sukses bikin mewek. Kerennnnn bgttt..tapiiiiii sequel song kakak..😭😭😭😭. Donghaeeee,hatiku masih blm happy ending.. kasih kelanjutannya ya,pleaseee…kan masalah ma haejon blm sepenuhnya selesai tu😁. Pokoknya keren bgt,terima kasihhh. Semangat trs..

  14. Udah end??? Beneran??? Entu haejoon udah tau blon c klo dongek entu bapak’a? Kkk biasa’a pan dongek yg slalu ‘mengalah’ ama kyu skrng gantian y bang u yg ngalah buat dongek kkk
    Adakah after story’a nta??? Moga ada y biar mkin jlas hbngn mreka ntar si jaehee ma teuki jga msh ‘ngambang’ walopun pasti si jaehee jga suka… end’a suka…

  15. Setuju aj sihh biar adillll
    Tp MAASA YA GK BISA BERSATU

    APA GK BS GITU KETEMU LGI WKTU JUNGSOO NIKAH AMA JAEHEE (jj couple)

    PAAS AMAT JUDULNY
    ITU YA KLW GK JUJUR
    KLW GK GENGSI
    KLW GK EGOIS

    PSTI GK GINI JADINYA
    MSLH KECIL JD GEDE BNGET

    PDDHAL KAN MSLLH RUMH TNGGA
    GAMPANG solusinya

    TINGGAL KURUNGIN JA DLM KAMARR BERHARI2 KELARR DECH

  16. uwah tamat ya… nggak nyangka updatenya secepat nih hihihi semoga aja author nya dapet wangsit yg banyak biar bisa update yg banyak hihihi semangat ya….

  17. Yeay akhirnya kelar juga nih ceritanya, , tapi kok Donghae sama miyoung harus berpisah sih😣 padahalkan aku maunya happy ending😣

  18. Jadi jadi jadiiiiiiiiiii….. ohh aq sampe melongo…
    Gitu aja nih eon…
    Yaaaaaaaaahhhhh readers kecewa 😦
    Kirain mereka bakal bersatu.. 😦
    Berharap sih sequel eon.
    Gimana kisah selanjutnya setelah mereka saling menunggu..

    Tapi kalo itu udah kaya gini aja end .nya yah mau diapain lagi.. 🙂

    Ditunggu eon ff baru nya..

  19. Oh,,gk ‘xngka bgt dgn Ending’x…
    Kakak,, Tega bgt sih ama Miyoung Donghae,,
    knp gk disatuin aja gt,,
    but Gk apa2 deh,,
    Mungkin ini jln terbaik yg udah di Pilihkan Author’x..
    Smangat aja ya kak..
    Di tung2u smua lnjutan crita’x…

  20. Bukannya gak nyangka,cuma berharap yg lain aja. Penginnya sih kyuyoung,tp lo kliatan terlalu maksa jadi doyoung (donghae-miyoung,jelek bnget singktnnya? ) jug g p2 deh. Lo gini jadinya gantung aka : sequel… Ditunggu nee….
    Btw = update di blog satu lagi udah agak lama kyanya,lo disono kan udah pasti pairingnya kyu-miyoung

  21. Aaaah prasaan q kurang greget ma ending’a harapan’a sh td donghae gk jd pergi biar bareng lg miyoung jg tuh aahk kalo bukan karna kyuhyun gk akan tuh kebandara

  22. Yak nta what??? Ini knapa donghae sama miyoung gk bersatu mlh berpisah, andew mreka hrus bersatu lgi, ini msi gantung, squel dong

  23. Klo ujungnya kaya gni mah atuh hrs ada lanjutannya ntaaa 😢😢😢😢😢😢😢
    Plong sih, Sedih asli… nyeseeeek tapiiiiii….
    Ga nyangka akhirnya semuanya bakal merelakan, melepaskan…..
    Tapi memang yang melepaskan itu selalu lebih indah….
    Omaygad.. asli ini mah hrs ada sequel… kasian itu anaknya iiiih…

  24. Kak aku membutuhkan sequel! Tolong bgt ya ampun
    Ini ngambang tlong kyuhyu ksh haneul tolong minyoung with donghae adegan banyak
    Tolooong!!!
    Tolong :’) *bahagia

  25. Kirain mereka bakalan bersama sama tp ternyata harus pisah juga. Kasiqn miyoung sama donggae…tapi baguslah seengganya mereka udh mengungkapkan perasaan mereka yg sebenernyaa

  26. Mian author gak komen di part sblum nya, kejar tayang (?) gak sabar buat baca part ending 😀
    Jadi mereka saling mengikhlaskan satu sama lain T.T kirain donghe sma minyoug nya bakal bersatu lagi
    Need sequel author 🙂
    dsitu kan miyoung bilang mau nnggu donghe jdi mereka hrus bersatu, beberapa tahun kemudian #plaaakkk

  27. udah beneran tamat nih?wah gk nyangka endingnya gini.bisa diblng happy endingnya kurang hepi.hehehe
    tp seprti biasa selalu keren dan feel’y dpt bnget.
    thengkyu udah dimanjain dg 2 postingan ini..tetep semangat kak Nta :*
    dtunggu krya yg s
    makin kece lg..
    #brharap bikinin sekuel TLTL yg versi jungsom dan jaehee.hehehe #kabuuur 😀

  28. Ga rela masa kalo udah ending 😭😭semua nya saling merelakan, berarti semua nya tersakiti dong ..
    Ahh padahal miyoung ama donghae saling cinta kan sayang kak kalo ending nya gini ..
    Bonus part dong kaka *maksa nih 😂😂😁
    Keren kak, kaka mah bisa aja bikin ending yg tak terduga*eaa
    Di tunggu ya kak kelanjutan beberapa ff yg belom di publish nya ..
    Oceee semangat kak Nta😘😘😘

  29. Iiiihhh… Sediihh banget…. Knpa g happy end???? Sayang kan udh nyatain cinta malah pisah… Tpi bgus banget crita’y bikin mata mandi krna basah…

  30. walllllaahhhhhhhh…endingnya kok seperti ini yach!!!! udah…berbunga2 pas mereka ciuman dg disaksikan kembang api lahhhh kokkkk berpisah juga.
    emang critanya harus begini yach ‘nta…bisa gak di cancel atau segak2nya pesawat nya donghae aja yg di cancel or delay gitu…biar gk jadi ke london.
    klo minta sequel di kasih apa gak yach sm ‘nta…wes minta aja dech lagian haejoon belum dapat keluarga yg utuh.

  31. aduhh ending nya bener bener diluar dugaan banget. 😦
    aku pikir miyong akan kembali dengan donghae,tapi ternyata donghae ttep pergi ke london sendiri tanpa miyoung dan haejoon.
    mereka bener bener mengambil jalannya masing masing.

    oke ditunggu karya karya yg lainnya ya kak. 🙂

  32. Aaaaa…
    Gantung.Butuh sequelnya eonni.coz di sini blm di jelaskan kenapa haejoon bisa memanggil donghae appa.
    Pokoknya ini tu top banget 😊
    Fighting eonni

  33. Akhirnya… Akhirnya tak ada yang bersamaan siapa dengan siapa..
    Cukup adil. Tapi sakit. Sakit rasanya melihat orang yang saling mencintai tetapi mengucapkan selamat tinggal.

    Huwaaa nggak nyangka bakalan akhirnya seperti ini. Tapi masih tetap keren dan bagus ceritanya, Kakak.

    Ditunggu karya selanjutnya Kakak.. Yang menguras air mata 😀

  34. Ige mwoyaa?? Aisshh baper gue sma nihh ff. Ga Ada sequel kahh eonn?? Kasian kyu udah lepasin miyoung Tpi ujung2nya miyoung jga Ga sma donghae. Bikin sequel yahh#kedip2unyu Tpi ffnya bener2 keren. Di tunggu ff yg lain terutama beautiful disasternya. Hwaiting Eonni ヽ(´▽`)/

  35. Sedih melihat akhir yg seperti ini, tapi dalam sebuah cerita memang tidak harus semua happy ending.
    Oh, Donghae blm berpamitan pada anaknya.
    Ditunggu karya2 mu yg lain kak 🙂

  36. berbeda dari yg kubanyangkan endingnya…
    tetep lanjut ff yg lainnya ya kak… masih aku tungguin kok
    keep writing…

  37. Ga nyangka ending nya kek gini😂
    Eon,, sequel pliss
    Si miyoung sama Donghae nya bareng gituuu
    Bahagia selama lama nya happy end muah muah 😂😂
    Ff nya Eon keren” semua 👍👍

  38. Ending telah tiba!

    Miyoung strong sekalih waiting Donghae. Gini nih cewe yang bisa jadi contoh buat pengalaman LDR kkwkwk
    Ending nya strong akumah eon, Kyuhyunnya kemana :’)))

    Pasti suatu ff ending, ff lain sedang otw, iyekan eonn. Semangat untuk all-of-your-ff. Fighting:*

  39. deg2kan pas bacanya ,,,,,,, ><
    krennnnnn,,,,,,,^^ tapi donghae kok pergi sendiriiiiiii,,,,
    berharap minyong n donghae bersatu dongggg,,,,ada squel kan???hehe

  40. AKHIRNYA 😂😂😂😂😂😂😂
    I’M SO HAPPY 😍😍😍😍😄😄😄😄 TAPI INI PART TERAKHIR KENAPA GANTUNG BANGET 😢😢😢😢😢 BISA KALI EON SEQUEL WKWKWKWKWK

  41. Aigoo jd Donghae oppa tetap pergi ke london wlpn sdh tahu ttg fakta yg sbnrnya, Miyoung rela menunggu Donghae oppa lagi dan merelakan kepergiaan cinta pertamanya ke london, sedih ceritanya tp mgk ini yg terbaik u keduanya

  42. kirain endingnya donghae ma miyoung bakalan bersatu.yg penting kesalahpahaman diantara mereka dah terselaikan.berharap ada sequelnya.

  43. Yang pasti butuh sequel donk…masa’ hae.young sama” cinta tp gx ada moment bersama …satuin mereka donk biar bahagianya gz tanggung ..haha
    Kalo berkenan? dibuatin sequel ya kak ..

  44. Tabur bunga ….
    Ini akhir daru penantian yang panjang😆😆

    Huaaa lega sih tapi koq agak kurang jleb ya,, kkee ~~~

    Mulau part awal tuh rasanya gregret banget!! Tapi pas di akhir kurang jleb. Feel nya kurang ~~

    Well perpisahan dengan tangisan dan janji untuk menunggu emang manis. Aku suka… Semangat nulis nya nta..

  45. Uwaaaaa dan akhirnya gk sm sp2 ya miyoungnya, 😥 judulnya ngenak bgt kak sm endingnya… plokplokplok tamat jg yee, sbenarnya sih aku udh baca dr seminggu yg lalu nih tp berubung paket aku skarat baru bs skrng deh votmentnya kekekeke…
    Kak lanjutin me + triple a dong penasaran beta ini….kekkeke
    Semangat trs ya kakak nulisnya:) fighting 😀

  46. Ending yang gak tertebak dan gak nyangka banget klo ahirnya hrs sprti ini.
    Aku pikir donghae dan miyoung bisa bersatu Shga pengorbanan kyuhyun gak sia2
    Dan seneng nya anak mereka memanggil donghae dgn sebutan appa
    Trs miyoung mau mnggu donghae sang cnta pertamanya utk kembali dri London.

  47. akhirnya end juga, aaaah tp kenapa mereka ga bersatu lagi??? ga nyangka endingnya bakal kaya gini, iya sih mereka salibg mencintai, tp harusnya mereka disatuin lg

  48. aduhh maafkan diriku ya ka ntakyung karna aku baru baca
    lagi ff disini dan juga ff ini yg lgsung aku baca wkwk langsung part end 😀 , aku bingung juga mau komen apa ya haha, tapi aku nyesek aja gitu kalo mereka berdua saling mencintai tapi ujungnya pisah dan merelakan satu sama lain berharapnya si bersama tapi hati udh memilihkan hehe

  49. semuanya pergi masing-masing, kapan kembalinya. Padahal sudah di depan mata, masa mau nunggu lagi. Sampai berapa lama juga Donghae kembali

  50. Sebenernya Aq blom perna baca Cerita yg ini.
    Cuman ikutan Coment Aja Sekalian mau tanya.

    Di blog ini Couplenya ada Dua Yaa.
    Kyuhyun ♡ Kim Haneul
    Donghae ♡ Shim Miyoung

    Aq udah tau blog ini udah lama dan FF pertama yg aq baca itu Beautiful Disaster. Cuman FF itu aja yg aq baca di blog ntantie dan Sampai sekarang Itu FF paling aq tunggu.

    Sebenernya tadi aq mau tanya di About Me tapi disana aq gk nemu Kolom Comentar jadi Nanya disini Aja yaa 😀

    Kapan Beautiful Disaster dilanjut Trus Itu benerkah tentang 2 Couple itu ???

  51. jadi seperti ini arti cinta mreka berdua
    saling mrelakan
    apa stelah ini akn ada perjuangan lagi
    masih misteri
    yalah kan cerita nya END
    bneran seperti ini akhir kisah mreka berdua
    sayang sangat di sqyangkan
    keluarga kecil bahagia mreka belum terwujud
    mungkin di lain waktu akn terwujud
    susah memang tapi hrus mrelakan juga
    rasa nya susah nerima
    tapi yah sudah lah mungkin ini jalan terbaik untuk mreka semua
    semmanggattttt
    hai author super kece
    apa tak ada sequel yang meninggu ????
    semangatttty

  52. yee akhirnya END yah walaupn minyoung ma donghae mutusin buat pisah tpi miyoung tetep jaga hatinya buat donghae. so sweet .
    ditunggu cerita lainnya eonni #HWAITING

  53. Udah miyoung ga usah nenggelemin diri kamu dalam rasa bersalah, di awal aku juga ngerasa si miyoung egois banget, masa misahin anak sama bapak kandungnya, dan misahin bapak sama anak kandung nya?

    Tapi lama2 gue juga ngerti perasaan miyoung… buat apa dia ngasih tau mereka, kalo bapaknya aja juga ga pernah peduli sama mereka (atau at least itulah yg tadinya dia kira) wajar bgt kok kalo miyoung sempet nyembunyiin kebenaran itu… (menurut gue)

    Sekarang kan dia udah tau semuanya, yaudah ga ada yg perlu disesalkan, semuanya udah terjadi, yg penting gimana cara nya dia bisa menata hati dia lagi dan berpikir jernih supaya dia bisa menuntukan apa yg terbaik buat dia, donghae, dan yg terpenting heejun…

    Sebenernya sempet ngarep hae bakal ngurungin niatnya buat ke london, soalnya kan mereka berdua udah baikan. Ehh taunya tetep jadi pergi #huuu haha jk x’D

    Semoga donghae ga ketemu siapa2 di london. Idk… like, cewek yg bikin dia lupa kalo dia cinta sama miyoung? You know lah, kalo cewek bayaran yg waktu itu kan walopun hae mabuk tetep keinget sama miyoung, nah gimana kalo pas di london donghae ketemu cewek yang, jelas dia lagi sadar sepenuhnya, tapi gatau kenapa dia selalu kaya ada getaran yg tdak dapat dijelaskan setiap dia ketemu itu cewek, padahal jelas2 tu cewek cuma temen kerja dan profesional aja dan acuh ga acuh juga sama donghae… dan berhasil nge buat donghae jadi ragu buat ninggalin london…

    Trus kalo udah kaya gitu, miyoung sama haejin yg nungguin dia dengan sepenuh hati apa kabar??? #ooo

    Sorri kalo komen aku ga jelas HAHAHA tapi ceritanya seru banget, apalagi aku bacanya langsung sekaligus. Jadi belom kelar sama feels dari part sebelumnya, udah di hujanin lagi sama feels dari part selanjutanya. Makin2 deh xD

    Oiya, sayang ga diceritain waktu donghae ngejelasin ke heejun kalo dia appanya, padahal aku udah nungguin flashback nya hehe

    Ok fighting terus!!!

    ^^

  54. HEH??! APA INI???! aku emg angstshipper pake banget.tp ini kenapa kesannya ngegantung pake banget? Bukannya miyoung sdh bilang akan menunggu dongahae sampai kapanpun? DAn itu berarti mereka msh punya kesempatan untk bersatu kan? dan seharusnya kalimat yg mereka ucapkan itu “SAMPAI BERTEMU LAGI” bukan “SELAMAT TINGGAL!!”
    Apalg kyuhyun sepertinya sdh benar-benar merelakan Miyoung agar kembali pada donghae.Ugh! menghindar atau sedang menata hati ini ceritanya,eoh?? pdhal dua-duanya sdh tahu perasaan masing2,SLING MENCINTAI! duhh….ini butuh sequelnya NTAAAAAAAAAAA!!!!! #demon *digampolin

  55. yaaa end nyaa ga bisa barenggggg..berharap mereka bisa bareng lagi ternyata pisah walopun udah ngomong kalo sama2 cinta…wajib sequl thorr!! *maksa

  56. Thor maaf ya dari part 1-11 baru komen disini,
    Dr keseluruhan cerita bagus thor, cuma ending nya gantung banget g sama kyuhyun juga g sama donghae, kalo aku mending d satu in sama donghae aja Hehhehehe
    Sequel ya thor please…. ending nya jgn kayak drama cheese in the trap 😊😊🙏🙏

  57. Gk nyangka ternyata ff ini udh muncul dan aq baru buka skrg 😦 maklum krn hbs menjalani proses persalinan 🙂 ff nya lumayan nyesek 😥 tp keren kok, dgn begitu gk ad yg tersakiti lg..tp di akhir sama2 bilang suka trs miyoung bilang akan menunggu.. ap jgn2 ff ini ad lanjutannya kah?

  58. Laaaaah ko samape segini aja??? hiks..hks…hiks…kmpt ttp pergi *nangisguling2*

    beneran gk ad lanjutannya nih????

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s