Fall In Love [Part.9]

fall-in-love-3

Tittle                       : Fall in Love

Author                    : NtaKyung

Art Poster              : NtaKyung

Casts                      : Cho Kyuhyun, Kim Haneul, Lee Donghae, Shim Miyoung and Other Casts (Find By Yourself)

Length                     : Series [On Writing]

Genre                      : AU (Alternate Universe), Friendship, Romance, Unrated

Rating                     : PG-17

Disclaimer              : Seluruh cast dalam ff ini adalah milik Tuhan, orang tua dan mereka sendiri! Tapi isi dalam cerita ini semuanya milik saya! So, Don’t BASH!!

DON’T LIKE? DON’T READ! NO BASHING, NO PLAGIAT!

COPYCAT?! JUST GO AWAY! AND BE GOOD READERS.

-Fall in Love-

[Preview Part 8]

“Kau sengaja melakukannya!” tuduh Miyoung pada Donghae yang duduk di sampingnya. Sekarang, mereka berdua sudah menaiki pesawat dan bukan hanya mereka berdua, tetapi Kyuhyun dan Haneul pun menaiki pesawat yang sama dengan mereka!

Dengan kata lain, mereka ber-empat sama-sama pergi ke Jepang!

“Aku bersumpah tidak mengetahui apapun, Miyoung-ah,” jawab Donghae bersungguh-sungguh. “Aku akui, jika kejadian di Cafe beberapa waktu yang lalu, memang aku yang merencanakannya, tetapi kali ini aku tidak merencanakan apapun!”

Miyoung mendengus keras, tidak mempercayai ucapan Donghae sedikitpun. “Sebenarnya apa maksudmu melakukan semua ini, hah?!”

“Aku tidak mengetahui apapun! Aku bersumpah! Berapa kali aku harus meyakinkanmu?” Donghae terlihat sedikit frustrasi sekarang.

Sungguh, dia bahkan ikut terkejut saat melihat Kyuhyun dan Haneul tadi.

“Karena kau bukan seseorang yang bisa kupercaya!”

“Kalau begitu, tanyakan pada Haneul sekarang! Agar kau bisa memastikan, jika semua ini aku yang mengaturnya atau bukan!”

Miyoung menatapnya lama, mengamati ekspresi di wajah Donghae, kemudian dia menoleh ke belakang untuk melihat Haneul yang tempat duduknya memang sedikit jauh darinya, lalu dia kembali menatap Donghae.

“Kau benar-benar tidak melakukannya?” tanyanya kemudian.

“Sudah kubilang, aku tidak tahu apapun!” jawab Donghae lagi dan Miyoung tahu jika pria ini tidak berbohong kepadanya.

Entah apa alasannya. Tapi, setiap kali pria itu berbohong kepadanya, Donghae pasti akan selalu mengakuinya, tetapi tidak untuk saat ini. Jadi, dia yakin jika pria itu tidak berbohong kepadanya sekarang.

“Kau percaya padaku?” Donghae memandangnya cemas dan Miyoung kembali mendesah berat, sebelum akhirnya memalingkan wajahnya ke arah lain dan mengabaikan Donghae sepenuhnya.

Donghae mengumpat dalam hatinya. Sial! Kenapa mereka harus muncul di saat seperti ini?!

Sesaat, pria ini menoleh ke belakang, menatap Kyuhyun yang terlihat sibuk dengan sebuah majalah yang di pegangnya. Cho Kyuhyun, kau yang merencakan semua ini kan?!

-Fall in Love-

Selama perjalanan ke Jepang. Tak ada sepatah katapun yang terlontar dari mulut Miyoung. Gadis itu bahkan tidak mengatakan apapun saat Donghae mengajak Kyuhyun dan Haneul untuk tinggal di penginapan yang sama. Sesampainya di Penginapan Shirahama, Miyoung pun masih terus mendiamkan Donghae. Gadis itu berlalu melewatinya dan masuk ke dalam kamarnya begitu saja, dan Donghae tentu saja mengetahui alasannya.

Knock.. Knock..

Donghae mengetuk pintu kamar Miyoung yang terbuka. Di lihatnya Miyoung yang sedang duduk di pinggir jendela kamarnya dengan sepasang earphone yang terpasang di telinganya.

Pria itu tersenyum lalu berjalan mendekatinya dan melepas salah satu earphone-nya. Gadis itu tidak bereaksi. Dia masih tetap mengedarkan pandangannya keluar jendela kamarnya.

“Kau masih marah padaku?” tanya Donghae kemudian.

Hening.

“Miyoung-ah, aku benar-benar tidak merencanakan semua ini. Sungguh,” ujarnya, kembali meyakinkan gadis itu. “Dan jika kau merasa keberatan aku mengajak mereka berdua tinggal di sini, aku bisa merekomendasikan tempat lain untuk mereka.”

“Aku tidak peduli! Lagipula, itu hakmu untuk mengajak mereka tinggal di sini!” Miyoung akhirnya menyahut tanpa menoleh padanya.

“Kau masih marah padaku kan?”

Gadis itu kembali mengabaikannya.

“Miyoung-ah.”

Miyoung berbalik menatapnya. Sesaat gadis itu terdiam, sebelum akhirnya ia pun bertanya, “kau benar-benar tidak merencakan semua ini?”

“Aku bersumpah tidak mengetahui apapun!” Donghae mengangkat ketiga jarinya ke atas dan Miyoung mendeliknya tajam.

“Aku serius, Lee Donghae!”

Donghae melipat jari tengahnya. “Aku juga serius,” ujarnya bersungguh-sungguh.

Miyoung menghela nafas panjang. “Baiklah, aku percaya padamu.”

Seulas senyuman kecil pun muncul di sudut bibir Donghae. “Jadi, kau sudah tidak marah lagi padaku?” ujarnya penuh harap.

Miyoung menggedikkan bahunya dengan tak acuh, “tergantung tingkah lakumu!”

“Hey, memangnya apa yang salah dengan tingkah lakuku?”

“Kau menyebalkan!” balas Miyoung sepenuh hati.

“Itu menyakiti perasaanku, Miyoung-ah!” Donghae memegang dadanya seraya memasang ekspresi tersinggung yang di buat-buat.

Miyoung memutar bola matanya dengan jengah. “Terserah apa katamu! Sudahlah, keluar dari kamarku! Aku ingin mandi sekarang!” suruhnya kemudian.

“Kalau begitu, mau mandi bersama?” Donghae mengerling jail dan Miyoung langsung memberikan tatapan galak padanya.

“Donghae-ssi!”

Donghae terkekeh, “aku hanya bercanda!”

“Itu tidak lucu! Sekarang, keluar dari kamarku!” Miyoung mendorong tubuh Donghae agar keluar dari kamarnya.

Donghae menurutinya tetapi saat di ambang pintu, pria itu kembali berbalik padanya. “Jadi, kau sudah memaafkanku kan?”

Miyoung menarik nafas panjang dan memasang ekspresi kesal. “Iya. Kau puas?”

Donghae tersenyum dan mengangguk. “Sangat puas,” ia berbalik untuk keluar dari kamar Miyoung, tetapi sedetik kemudian ia berbalik lagi dan membuat Miyoung semakin kesal.

“Apa lagi?!”

“Jadi, sekarang kita bisa berteman kan?”

Sekali lagi, gadis itu memutar bola matanya dengan jengah. “Ya, Donghae-ssi.”

“Bagus!” senyuman Donghae semakin mengembang. Ia hendak berbalik lagi, tetapi lagi-lagi pria itu menoleh padanya. “Oh, dan berhenti memanggilku dengan bahasa formal, oke?”

“Tidak.” Miyoung langsung menolak dan Donghae memberenggut kesal.

“Oh, ayolah… sekarang, kita sudah berteman kan?”

Untuk kedua kalinya, Miyoung menarik nafas panjang. “Oke, oke. Aku mengerti. Tidak ada lagi bahasa formal. Kau senang?”

“Tentu!” Donghae tersenyum dan pria itu pun berjalan keluar dari kamarnya. Setelah itu, Miyoung segera menutup pintu kamarnya dan melepas jaketnya.

Tetapi, ketika dia hendak masuk ke dalam kamar mandi, suara ketukan di pintu terdengar. Ia berbalik dan segera membuka pintu kamarnya.

Miyoung menghela nafas cepat dan memandang jengah pada sosok Donghae yang kembali berdiri di depan pintu kamarnya.

“Sekarang, apa lagi?” tanya Miyoung, berusaha menahan kekesalannya.

“Hanya ingin memastikan, kalau kau masih ingin bertemu denganku,” senyum Donghae.

“Donghae-ssi!”

“Ah, kau memanggilku seperti itu lagi!” Donghae langsung menunjuknya, begitu Miyoung kembali memanggilnya dengan sebutan formal.

“Oke, maaf. Ini salahku. Aku belum terbiasa,” sahut Miyoung, berpura-pura menyesal. Dia sudah terlalu lelah meladeni sikap Donghae yang keras kepala ini.

“Kalau begitu, kau harus menyebut namaku sekarang.”

“Sekarang?”

“Ya, sekarang.”

Miyoung terdiam sejenak, tampak ragu. Lalu, ia kembali menarik nafas panjang. “Baiklah, Donghae-ya. Sudah cukup kan?”

“Yeap!” Donghae tersenyum lalu kedua tangannya langsung bergerak menggapai wajah Miyoung dan tiba-tiba saja, ia mencubit pipi gadis itu dengan gemas. “Aigoo… kau benar-benar manis sekali saat menurut seperti ini.”

Haish, lepaskan!” Miyoung memberontak dan langsung menarik kedua tangan Donghae dari pipinya yang mulai memerah.

Pria itu tertawa dan Miyoung hanya dapat menggerutu sambil mengusap-usap pipinya.

Well, kalau begitu, aku akan menunggumu 1 jam lagi,” ujar Donghae kemudian.

“Untuk apa?” tanya Miyoung tanpa penuh minat.

Shopping! Tentu saja. Kau tidak akan memakai pakaian yang sama selama di Jepang kan?”

BODOH!

Miyoung baru saja sadar, jika dia memang tidak membawa apapun kemari, selain tasnya!

Gadis itu meringis pelan dan Donghae tak dapat menyembunyikan senyuman gelinya saat melihat reaksi Miyoung yang tampak menggemaskan untuknya itu.

“Tenang saja, aku yang akan membelikan bajunya untukmu. Secara gratis.”

Miyoung mendelik tajam padanya. “Tentu saja! Kau memang harus bertanggung jawab!”

“Oh..” senyuman Donghae terkesan genit sekarang. “Kau bersikap, seolah-olah aku sudah menghamilimu saja!” ia mengerling nakal dan kedua mata Miyoung langsung membelalak lebar.

“Lee Donghae!” pria itu kembali tertawa dan Miyoung bersumpah ingin menyumpal mulut ‘kotor’ pria itu dengan kaos kakinya.

“Aku bercanda.”

Miyoung mendengus pelan.

“1 Jam lagi, oke?” ujar Donghae mengingatkan.

“Ya, ya,” Miyoung mengangguk dan kali ini, dia tak dapat menahan senyumnya.

Jika di pikir-pikir, sebenarnya pria itu tidak terlalu menyebalkan. Justru, pria itu sering kali membuat Miyoung tersenyum sambil geleng-geleng kepala karena sisi humorisnya yang benar-benar tidak terduga—mengingat pesonanya sebagai pria yang terkesan cassanova.

Miyoung lantas kembali menutup pintu kamarnya, namun belum satu detik ia berbalik, ia kembali mendengar suara ketukan di pintu, dan tentu saja Miyoung tahu siapa ‘pelakunya’.

Ia tanpa sadar tersenyum geli dan segera membuka pintu kamarnya.

“Apa lagi, Donghae-ya?” ujarnya saat membuka pintu.

Akan tetapi, senyum di wajahnya seketika lenyap, saat melihat sosok yang sekarang berdiri di depan pintu kamarnya bukanlah Donghae, melainkan Cho Kyuhyun.

Ketegangan langsung menyelimuti keduanya. Kyuhyun tentu saja terlihat marah saat gadis itu menyangka dirinya sebagai Donghae. Ada sebagian harga dirinya yang terluka karena sikap yang ditunjukkan Miyoung kepadanya, jelas berbeda dengan sikapnya pada Donghae.

“Sayangnya, aku bukan Lee Donghae. Aku Cho Kyuhyun, Miyoung-ah. Cho Kyuhyun,” ia memberi penekanan saat menyebut namanya, kemudian dia pun berbalik pergi.

Sementara Miyoung masih berdiri menegang di tempatnya. Kedua kakinya seperti terpaku pada lantai yang dipijaknya dan ia pun seolah tak dapat memutuskan pandangannya dari punggung Kyuhyun yang semakin menjauhinya.

Tanpa gadis itu sadari, Haneul menyaksikan semua kejadian itu dari sebuah tempat yang cukup tersembunyi.

Ada sedikit rasa sakit yang timbul dalam hatinya. Tetapi, Haneul tidak tahu penyebabnya.

-Fall in Love-

Kyuhyun membuang nafas kasar seraya menengadahkan kepalanya ke atas langit. Perasaan marah, kesal dan kecewa kini bercampur aduk menjadi satu dalam hatinya.

Sial! Apa yang sebenarnya kau lakukan?! Seharusnya kau sadar, jika Miyoung bukanlah gadis yang sama seperti 7 tahun yang lalu! Dia berbeda, Cho Kyuhyun! Dia sudah melupakanmu!

Suara hatinya berteriak penuh kebencian padanya.

Dia mengusap wajahnya dengan cepat lalu menoleh ke arah lain, sebelum akhirnya, tanpa sengaja matanya menangkap sosok Haneul yang berjalan ke arahnya.

“Oh, hei.. kau tidak—”

Plak!

Telinga Kyuhyun terasa berdengung nyaring, saat Haneul tiba-tiba menampar pipi kirinya dengan cukup keras. Ia terkejut dan langsung menoleh padanya.

“Haneul-ssi.”

“Kau brengsek, Cho Kyuhyun!” kedua mata Haneul tampak memerah sekarang. “Kupikir, kau benar-benar pria yang baik dan kupikir, kau tulus saat meminta maaf padaku. Tetapi, aku tidak menyangka jika ternyata kau hanyalah seorang pria pengecut!” Haneul berbalik dengan marah, bersiap meninggalkannya.

Tetapi, Kyuhyun melangkah lebih cepat darinya dan menghadang Haneul dengan berdiri di hadapan gadis itu.

“Hey, hey, tunggu dulu. Jelaskan padaku, apa aku sudah berbuat salah padamu?” tanya Kyuhyun heran. Dia tidak mengerti, kenapa Haneul tiba-tiba marah padanya.

“Kau masih bertanya padaku?! Setelah kau berhasil membodohiku, sekarang kau juga mau membodohi dirimu sendiri, huh?!” bentak Haneul penuh emosi.

“Apa?! Haneul-ssi, aku benar-benar tidak mengerti, apa maksudmu aku membodohimu?!”

“Oh ya, kau memang tidak membodohiku, tapi kau sudah berhasil memperalatku, tuan Cho Kyuhyun yang terhormat!” ada kekecewaan yang tersirat dalam sorot matanya ketika gadis itu menatapnya.

Detik itu juga, Kyuhyun sadar jika Haneul sudah mengetahui semua rencananya.

Haneul berjalan melewatinya, tetapi Kyuhyun segera menangkap pergelangan tangannya dan kembali berdiri di hadapan gadis itu. “Aku minta maaf,” ujarnya menyesal. Walaupun dia tahu, tidak semudah itu Haneul akan memaafkannya.

“Maaf?! Setelah apa yang kau perbuat, kau dengan mudahnya meminta maaf?!” Haneul terlihat semakin kecewa sekaligus marah.

Dia tidak membutuhkan kata maaf. Dia membutuhkan penjelasan.

“Haneul-ssi.”

“Kau benar-benar keterluan, Cho Kyuhyun!” Haneul segera menghempaskan tangannya, lalu berjalan cepat untuk menjauhinya.

Kyuhyun berniat untuk mengejarnya kembali, tetapi tertahan ketika seseorang memanggil namanya dengan aksen Hangul yang begitu kental.

“Cho… Kyuhyun?” pria ini lantas menoleh dan mendapati sesosok pria yang tidak asing lagi untuknya.

“Lee Jonghyun?!” seru Kyuhyun, tampak tidak percaya dengan penglihatannya sendiri.

Pria bernama Jonghyun itu tersenyum lebar lalu berjalan mendekatinya, sebelum akhirnya memberikan sebuah rangkulan pelepas rindu diantara teman yang sudah lama tak bertemu.

“Ya tuhan, kupikir aku salah tadi! Aku tidak percaya bisa bertemu denganmu di sini!” ujar Jonghyun dengan senyuman lebar yang menghiasi wajah tampannya.

“Begitupun denganku! Aku tidak tahu jika kau sekarang tinggal di Jepang.”

Well, isteriku adalah orang Jepang, jadi kami memilih tinggal di sini,” jawab Jonghyun.

“Wow! Kau sudah menikah, Jonghyun-ah?!” tanya Kyuhyun tidak percaya dan Jonghyun pun mengangguk meng-iya-kan.

“Lalu, bagaimana denganmu? Kau datang kemari untuk pekerjaan?”

“Uhm, tidak,” senyuman Kyuhyun terlihat sedikit memudar. “Aku sedang berlibur,” ia menjeda sejenak ucapannya dan mengalihkan tatapannya ke arah lain sambil menggaruk lehernya yang tidak gatal, sebelum akhirnya dia melanjutkan, “aku datang bersama seorang teman…”

“Teman?” Jonghyun menatapnya ragu. “Kurasa, seorang teman tidak akan menamparmu sekeras itu,” ujarnya dengan nada menyindir.

Kyuhyun tertawa masam, “kau melihatnya?”

“Aku tidak bermaksud melihatnya. Hanya kebetulan,” elak Jonghyun, sama sekali tidak menyadari perubahan raut wajah Kyuhyun. “Kalau begitu, bagaimana jika nanti malam kau datang ke tempatku? Kita makan malam bersama! Lagipula, sudah lama sekali kan, kita tidak makan malam bersama?” tawar Jonghyun kemudian.

“Hm, tapi Jonghyun-ah, aku—”

“Hey, kau tidak boleh menolaknya! Ini permintaan dari sahabat lamamu! Apakah kau tidak merindukan sahabat lamamu ini, huh?!”

Kyuhyun tersenyum dan akhirnya mengangguk singkat. “Baiklah.”

Assa! Itu baru Cho Kyuhyun!” Jonghyun tersenyum puas, “Oh ya, dan jangan lupa untuk mengajak gadismu itu, oke?”

“Apa?” Kyuhyun terkejut, “tapi—”

Jonghyun mengangkat jarinya, “aku tidak mau mendengar penolakan apapun darimu, Cho Kyuhyun!” ia lantas mengeluarkan kartu namanya dan memberikannya pada Kyuhyun. “Kau tinggal di penginapan ini kan? Aku akan menelepon penginapan ini nanti untuk memberitahu alamat rumahku, oke?” ujarnya sambil berbalik pergi meninggalkan Kyuhyun yang tampak berdiri pasrah di tempatnya.

Dia tidak mungkin menolak permintaan Jonghyun, sahabat lamanya itu. Tetapi, sekarang bagaimana caranya dia mengajak Haneul untuk ikut bersamanya? Gadis itu pasti masih sangat marah padanya.

“Sepertinya, aku sudah mengacaukan semuanya,” Kyuhyun mendesah berat dan kembali menengadahkan kepalanya ke atas langit, menatap langit sore yang mulai menggelap.

-Fall in Love-

Donghae baru saja keluar dari kamarnya, ketika melihat Haneul sedang duduk termenung di halaman belakang penginapan. Tatapannya memandang lurus ke arah kolam ikan yang ada di hadapannya. Pria itu kemudian tersenyum dan berjalan menghampirinya.

“Hei, apa yang sedang kau lakukan disini?” ia lantas duduk di samping Haneul dan gadis itu seakan terkejut dengan kehadiran Donghae yang sama sekali tidak disadarinya itu.

“Oh, hei…” Haneul tersenyum padanya. Tetapi, Donghae tahu jika ada sesuatu yang sedang dipikirkan olehnya. Terlihat dari tatapan matanya yang kosong serta raut wajahnya yang tampak murung.

“Kau baik-baik aja?” tanya Donghae.

“Apa maksudmu? Tentu saja aku baik-baik saja,” senyum Haneul.

Donghae balas tersenyum dan Haneul kembali mengalihkan tatapannya ke arah kolam ikan di hadapannya.

“Kau bertengkar lagi dengan Cho Kyuhyun?” pertanyaan Donghae membuat raut murung di wajah Haneul semakin terlihat jelas. “Dia mengatakan sesuatu yang buruk padamu?”

Haneul tersenyum masam seraya menggeleng pelan. Kemudian, ia berkata, “Donghae-ssi, sebenarnya.. kami berdua tidak berpacaran. Semua itu hanya salah paham.”

“Aku tahu.”

Haneul menoleh padanya dan pria itu menunjukkan senyuman simpulnya.

“Kyuhyun yang memberitahumu?” tanya Haneul dengan hati-hati.

Donghae menggeleng singkat. “Bukan begitu. Hanya saja, selama ini Kyuhyun tidak pernah berpacaran dengan siapapun, termasuk, gadis yang ditidurinya.”

Haneul menatapnya lama, kemudian Donghae melanjutkan.

“Kyuhyun memiliki prinsip untuk tidak berkencan dengan gadis yang ditidurinya, apalagi sampai meniduri gadis yang sama untuk yang kedua kalinya. Well, mungkin, dia terkesan seperti pria brengsek. Tapi percayalah, aku juga sama brengseknya seperti dia,” Donghae tertawa saat menjelaskan dan Haneul terlihat mengerutkan keningnya.

“Jadi, kalian berdua, berteman karena sama-sama memiliki sifat brengsek, begitu?” Haneul tak bermaksud untuk bersikap sinis, tetapi kata-kata itu keluar begitu saja dari mulutnya.

Bukannya tersinggung dengan perkataannya, Donghae justru terkekeh geli.

“Ya, kau benar, mungkin karena kami berdua sama-sama pria brengsek, jadi kami berdua bisa berteman sampai sekarang ini.”

“Sejak kapan kalian berteman?” Haneul bertanya penasaran, ia mulai sedikit merasa tertarik dengan kehidupan Kyuhyun di masa lalu—yang tentu saja tidak diketahui olehnya.

“Hm…” Donghae menengadahkan kepalanya untuk menatap langit-langit, tampak berpikir. “Mungkin sekitar 5 atau 6 tahun yang lalu? Kami bertemu di sebuah acara festival yang di adakan kampus kami. Di hari itu, tanpa sengaja kami menggoda gadis yang sama dan kami menjadi sering bertemu lalu pergi ke club bersama-sama, dan ya.. kami berteman sejak saat itu,” jelas Donghae—mengenang kembali awal pertemuannya dengan Kyuhyun.

Haneul menggeleng tak percaya. “Aku tidak mengerti dengan jalan pikiran para pria, kalian terlalu rumit!”

Donghae menggeleng dan menggerakkan telunjuknya di hadapan Haneul. “Kau salah jika beranggapan seperti itu tentang pria. Karena kami, para pria, memiliki jalan pikiran yang lebih simpel dibanding kalian para wanita. Disaat kalian bertengkar untuk memperebutkan satu pria, maka, kami justru sebaliknya. Bagi pria, pertemanan itu adalah sesuatu hal yang sakral. Kami tidak akan mengkhianati satu sama lain,” ujar Donghae dengan bangga.

Haneul mencebikkan bibirnya, seolah mengejek ucapannya.

“Kami para wanita juga sangat menjungjung tinggi persahabatan!” balas Haneul tak terima.

“Tapi kami para pria, tidak pernah membicarakan kebusukan temannya di belakang orang itu. Kami selalu mengutarakan pendapat kami di hadapan teman-temannya. Jika kami tidak suka, kami mengatakan tidak, jika ya bilang ya, bukan sebaliknya. Berbeda seperti kalian para wanita yang selalu membicarakan temannya di belakang mereka, dan mengutarakan hal yang sebaliknya, hanya untuk membuat temannya senang,” sindir Donghae.

“Hey, kami tidak pernah seperti itu!” bantah Haneul cepat.

“Itu kenyataannya. 99% wanita di luar sana, selalu melakukan apa yang kukatakan tadi. Percayalah, wanita lebih sulit dimengerti daripada para pria,” sahut Donghae.

Haneul cemberut, terlihat tersinggung dengan kata-kata Donghae tadi. Namun, pada detik selanjutnya, gadis itu tertawa.

“Ha ha ha ha, kau terlalu jujur, Donghae-ssi!”

Donghae tersenyum seraya menggedikkan bahunya dengan tak acuh, “Sudah kubilang kan? Kami para pria, selalu mengutarakan pendapat kami apa adanya.”

Haneul mengangguk di sela-sela tawanya. “Aku tidak pernah menyangka jika kau seperti ini! Setiap kali aku melihat karyamu di Galeri, aku selalu berpendapat, jika kau adalah pria dewasa yang selalu menjaga image-mu di hadapan semua orang! Tapi, ternyata kau tidak lebih dari seorang pria playboy yang humoris dan menyenangkan! Ahh.. pantas saja jika Miyoung tertarik padamu!” ungkapnya jujur.

“Bukan Miyoung yang tertarik padaku. Justru aku yang tertarik padanya,” ujar Donghae mengakui.

Tawa Haneul berhenti dan ekspresinya kembali terlihat murung.

“Tetapi, kau tidak memanfaatkan Miyoung kan? Kau tidak berpura-pura tertarik padanya kan?”

Donghae tampak mengerutkan keningnya. “Kenapa kau berkata seperti itu?”

“Tidak apa-apa. Hanya saja, aku sedikit merasa bersalah karena sudah mengganggu liburan kalian berdua.”

Donghae menaikkan sebelah alisnya.

Haneul menarik nafas panjang sambil bersiap untuk bangun dari tempat duduknya. “Well, besok aku akan kembali ke Korea. Jadi, kalian tidak akan terganggu dengan kedatanganku lagi,” ujarnya seraya tersenyum samar.

Donghae ikut beranjak dari tempatnya lalu memegang pundak Haneul untuk menahannya.

“Kyuhyun melakukan sesuatu padamu kan? Jika ada sesuatu yang mengganggu pikiranmu, kau bisa menceritakannya padaku, Haneul-ssi.”

Haneul menggeleng pelan. Mulutnya mengatup rapat, ia tidak mau mengatakannya karena takut akan merusak hubungan di antara Kyuhyun dan Donghae. Sedikitnya, ia sudah dapat menebak, jika Kyuhyun dan Miyoung sudah saling mengenal sebelumnya. Tetapi, dia tak yakin, hubungan seperti apa yang mereka berdua miliki.

Donghae memperhatikan Haneul yang terus diam. Otaknya mulai bekerja untuk menebak-nebak isi pikiran dari gadis bermarga Kim ini.

“Haneul-ssi, apakah mungkin… kau.. sudah mengetahuinya?” tanya Donghae kemudian.

Haneul mendongakkan wajahnya untuk menatap Donghae. “Mengetahui apa?”

“Sebenarnya ini bukan hakku untuk mengatakannya padamu. Tapi, melihat dari sikapmu saat ini.. sepertinya kau juga sudah mengetahuinya,” ujar Donghae menggantung.

“Tentang apa?” Haneul tampak kebingungan dan Donghae terlihat menghela nafas singkat.

“Ini tentang hubungan Kyuhyun dan Miyoung di masa lalu.”

Kedua mata Haneul seketika membelalak lebar, jantungnya tiba-tiba berdegup kencang.

“Jadi… mereka benar-benar…” Haneul tak sanggup melanjutkan kata-katanya dan Donghae mengangguk pelan sebagai jawabannya.

“Dulu, Kyuhyun dan Miyoung pernah berpacaran.”

Deg!

Haneul mengerjap cepat. Lidahnya mendadak terasa kelu, seluruh tubuhnya membatu dan ada sebagian dari hatinya, yang sedikit merasa terluka saat mengetahui kenyataan itu. Dia tak tahu, darimana perasaan itu berasal, tetapi ia pun tak dapat menyembunyikan perasaan terkejutnya. Ia tak bergeming di tempatnya, menatap Donghae dalam diam.

Haneul tahu, dia merasa kecewa dan marah saat mengetahui tujuan Kyuhyun mengajaknya kemari, hanya untuk memanfaatkannya—walaupun dia sendiri tak tahu apa tujuannya. Tetapi, ia justru lebih merasa sedih, saat mengetahui bahwa Kyuhyun dan Miyoung pernah berpacaran. Bukankah itu aneh?

Sebenarnya.. perasaan apa ini? ia mulai mempertanyakan perasaannya kepada Kyuhyun sekarang.

Apakah dia marah karena merasa dikhianati sebagai seorang teman?

Ataukah, justru dia marah… karena dirinya merasa dikhianati sebagai seorang wanita?

Di sisi lain…

Kyuhyun sudah mencari Haneul di seluruh penjuru Penginapan, termasuk kamarnya, tetapi ia tidak dapat menemukan gadis itu dimanapun. Dia nyaris frustrasi karena takut Haneul pergi tanpa sepengetahuannya, namun saat ia berjalan ke halaman belakang Penginapan, ia mendengar suara Donghae yang sedang mengobrol dengan Haneul. Langkahnya terhenti dan diam-diam, ia menguping pembicaraan mereka.

Awalnya, Kyuhyun tersenyum geli saat mendengarkan pembicaraan mereka. Namun, saat Haneul mulai menyinggung soal ‘memanfaatkan’ dan membuat liburan Donghae-Miyoung berantakan, senyum di wajah Kyuhyun seketika hilang tak berbekas.

Dia lantas berbalik, berniat meninggalkan tempat tersebut, akan tetapi langkahnya terhenti saat tatapannya bertemu pandang dengan sosok Miyoung yang berdiri tak jauh darinya.

Keduanya sama-sama terdiam. Terlihat kaku sekaligus bingung.

Dan tiba-tiba saja Miyoung berkata, “Kyuhyun-ah, bisa kita bicara sebentar di luar?” tanya gadis itu kemudian, yang langsung di sambut anggukan singkat dari Kyuhyun.

“Baiklah,” jawabnya dan ia langsung mengikuti langkah Miyoung menuju luar Penginapan.

-Fall in Love-

Kyuhyun dan Miyoung duduk di sebuah batu yang dibentuk menyerupai bangku di sebuah taman yang ada di depan Penginapan. Mereka duduk bersampingan tanpa menatap satu sama lain, Kyuhyun sibuk dengan pemikirannya sendiri, bertanya-tanya hal apakah yang ingin Miyoung bicarakan kepadanya, sementara sejak tadi gadis itu terus diam membisu.

“Miyoung-ah,” Kyuhyun memanggil namanya untuk memecah keheningan di tempat itu, lalu untuk pertama kalinya dalam 7 tahun terakhir ini, Miyoung kembali menatapnya.

Tak ada kebencian yang sedikitpun tersirat dalam tatapan matanya. Justru sebaliknya, gadis itu kembali menatapnya seperti dulu, seperti saat-saat mereka masih berhubungan baik.

“Bagaimana kabarmu selama ini?” Miyoung tersenyum padanya dan Kyuhyun sadar, jika ia sudah merindukan senyuman itu sejak lama.

Sebuah senyuman yang dulu selalu mampu menenangkannya setiap waktu.

Kyuhyun menatapnya lama, dia seolah tak ingin melewatkan satu detikpun agar ia dapat kembali melihat senyuman itu, senyuman yang sama dari orang yang pernah dicintainya.

“Aku sadar jika sikapku selama belakangan ini memang sedikit menyebalkan,” Miyoung berbicara tanpa menunggu respon Kyuhyun yang tetap diam. “Aku hanya terkejut karena bertemu kembali denganmu.”

“Kau tidak senang bertemu denganku lagi?” tanya Kyuhyun, setelah cukup lama terdiam.

Miyoung tersenyum sembari menggeleng pelan. “Sejujurnya… aku tidak pernah berharap untuk bertemu denganmu lagi, Kyuhyun-ah.”

Hening. Pria itu kembali terdiam. Perasaan terluka dan kecewa kembali menggerogoti hati dan pikirannya. Kyuhyun tahu, jika Miyoung takkan pernah mau bertemu dengannya lagi, hanya saja, saat melihat senyuman gadis itu, serta suaranya yang lembut, Kyuhyun merasa harapannya kembali meningkat. Dia berharap, gadis itu masih memiliki perasaan yang sama sepertinya.

“Kau… membenciku, Miyoung-ah?” tanya Kyuhyun lagi.

Miyoung kembali menggelengkan kepalanya. “Aku tidak membencimu, Kyuhyun-ah. Tapi aku membenci diriku sendiri, yang tidak pernah bisa menghadapi kenyataan,” ia akhirnya memberanikan diri untuk mengungkapkan perasaannya yang sesungguhnya. “Sebenarnya, alasan aku menghilang 7 tahun yang lalu, itu karena aku ingin menghapus semuanya.”

Kyuhyun tertegun, dadanya terasa semakin sesak sekarang. “Menghapus semuanya?” suara pria itu terdengar bergetar. “Termasuk… aku?”

“Ya, termasuk kau, Cho Kyuhyun. Aku ingin melupakan semuanya, tentang kenangan kita, tentang kesalahan kita, dan tentang… kematian Changmin.”

Raut wajah Kyuhyun seketika menegang saat ia mendengar nama ‘Changmin’ terlontar dari mulut Miyoung dan kedua matanya pun mulai terlihat memerah sekarang.

“Miyoung-ah, apa kau masih… menyalahkanku atas… kematian Changmin?” ada ketakutan yang tampak jelas terpancar dari tatapan matanya.

Miyoung menggeleng dan gadis itu pun menyiratkan kesedihan yang sama sepertinya. Dia juga terluka, sama seperti Kyuhyun.

“Aku tidak menyalahkanmu. Kau yang justru menyalahkan dirimu sendiri atas kematian Changmin, Kyuhyun-ah!” kemarahan gadis itu mulai terlihat dan air matanya pun mengalir perlahan membasahi pipinya. “Itulah kenapa aku ingin melupakan semuanya. Karena aku tidak ingin melihat siapapun tersakiti lagi. Aku lelah dengan semua perasaan ini, Kyuhyun-ah.. aku lelah karena terus di hantui rasa takut!”

Kyuhyun hendak menarik tubuh gadis itu ke dalam pelukannya, tetapi Miyoung menolak dan beringsut mundur untuk menjaga jarak darinya. “Miyoung-ah.”

“Tidak, Kyuhyun-ah. Kumohon,” Miyoung menggeleng dan gadis itu kembali menatapnya dengan senyuman yang di paksakan. “Jangan membuat usahaku selama ini menjadi sia-sia. Kau harus melupakanku, Kyuhyun-ah.”

“Dan bagaimana jika aku tidak ingin melupakanmu? Kau tanya apakah aku baik-baik saja atau tidak kan?! Aku tidak baik-baik saja, Miyoung-ah! Selama 7 tahun, aku menjadi pria brengsek, hanya karena aku ingin melupakanmu! Tapi aku tidak mampu melakukannya! Aku hancur! Setiap malam aku selalu mengingat kejadian mengerikan itu dan.. dan..”

“Kyuhyun-ah…”

“Tidak, Miyoung-ah. Kau yang seharusnya mendengarkan aku sekarang!” Kyuhyun seakan menumpahkan seluruh perasaannya yang telah ia simpan selama 7 tahun ini. “Apa kau bisa bayangkan, betapa hancurnya perasaanku saat mengetahui kau berusaha bunuh diri? Apa kau tahu, bagaimana hancurnya hidupku, saat seluruh keluargamu mengatakan kau sudah mati?! Dan apa kau tahu, bagaimana terkejutnya aku saat mengetahui kau masih hidup, tetapi kau jelas-jelas ingin menghapus seluruh kenangan kita begitu saja?!”

“Kyuhyun-ah,” tangan Miyoung bergerak menangkup wajah Kyuhyun dan pertahanan pria itu seakan runtuh.

Sekujur tubuhnya bergetar karena menahan perasaan marah bercampur perasaan kecewa dan terluka, Kyuhyun menundukkan wajahnya dan menggeleng cepat lalu menarik tangan Miyoung dari wajahnya, sebelum akhirnya ia pun berdiri secepat mungkin dari tempat duduknya.

“Kau egois, Miyoung-ah. Kau hanya mementingkan perasaanmu sendiri, tanpa memikirkan perasaanku!” Kyuhyun lantas berbalik dan meninggalkan Miyoung yang mulai menangis.

Ia berjalan secepat mungkin, kedua tangannya mengepal kuat di sisi tubuhnya, rahangnya mengeras dan kedua matanya semakin terlihat memerah.

Langkahnya terhenti saat memasuki Penginapan dan ia merasakan dadanya yang semakin terasa sesak dan sakit. Air mata nyaris turun dari kelopak matanya, tetapi, ia terus menahan dirinya agar tidak menangis.

Tidak. Dia tidak ingin menangis seperti pria pecundang lagi! Dia bukan pria lemah seperti 7 tahun yang lalu! Dia… berbeda sekarang.

Kyuhyun terus membisikkan kata-kata itu dalam hatinya, meyakinkan dirinya, bahwa dia berbeda dari 7 tahun yang lalu. Apa gunanya dia menjadi pria brengsek yang dingin selama ini, jika dia tidak dapat menahan semua perasaan sakit ini?!

“Kyuhyun-ssi?”

Namun, ketika suara lembut itu terdengar, Kyuhyun mengangkat wajahnya untuk melihat sosok Haneul yang sudah berdiri di hadapannya.

Entah disadarinya atau tidak, lambat laun, ia mulai berjalan mendekati gadis itu.

“Kau baik-baik saja?” Haneul bertanya dan Kyuhyun menggeleng pelan.

“Bisakah… aku memelukmu sebentar saja?” pertanyaan Kyuhyun cukup membuat Haneul terkejut.

“Apa?”

Seolah tidak mempedulikan jawabannya, Kyuhyun lantas segera memeluk Haneul dan air mata pun seolah tak dapat terbendung lagi.

Butiran-butirang bening itu mulai mengalir turun dari sudut matanya. Pertahanan Kyuhyun selama 7 tahun ini berakhir di dalam pelukan Haneul yang terasa meluluhkan jiwanya yang sudah membeku selama bertahun-tahun.

“K-Kyuhyun-ssi,” Haneul terkejut dengan pelukannya yang tiba-tiba itu, tetapi, dia lebih terkejut saat merasakan seluruh tubuh Kyuhyun yang bergetar kecil serta mendengar suara isak tangisnya yang teredam di antara ceruk lehernya..

“Hanya sebentar saja… kumohon,” bisik Kyuhyun lirih dengan suaranya yang bergetar.

Gadis itu terdiam. Perlahan-lahan, kedua tangannya bergerak membalas pelukan Kyuhyun, lalu menepuk-nepuk pelan punggungnya.

Dan pria itu menangis tanpa bersuara.

-Fall in Love-

Donghae terlihat duduk bersandar di depan Penginapan sembari melipat kedua tangannya di depan dada. Para pelayan serta tamu lain yang berjalan melewatinya, tak dapat menahan diri untuk menoleh dua kali padanya, terpesona dengan ketampanan pria itu.

Namun, para kaum hawa itu langsung mendesah kecewa saat melihat sesosok gadis yang berjalan menghampiri Donghae.

“Ehm.. maaf, aku terlambat,” ujar Miyoung kemudian.

Donghae menoleh padanya dan senyuman di wajahnya seketika lenyap saat pandangannya tertuju pada kedua mata Miyoung yang tampak membengkak, persis seperti seseorang yang habis menangis.

“Apa? Kenapa kau terus menatapku seperti itu?!” tanya Miyoung risih.

Donghae memperhatikan Miyoung dengan kedua matanya yang menyipit curiga. “Ada apa dengan matamu? Kau habis menangis?” tanyanya dengan nada menuduh.

“H-huh?” Miyoung mengerjap cepat dan buru-buru mengalihkan tatapannya ke arah lain. “I-itu bukan urusanmu!” ia lantas berjalan cepat melewati Donghae.

“Hey, Miyoung-ah!” seru Donghae seraya mengejar langkahnya. “Siapa yang membuatmu menangis?! Katakan padaku, akan kuhajar orang itu!” ujarnya bersungguh-sungguh.

Tetapi, Miyoung tak menggubrisnya dan malah semakin mempercepat langkahnya.

“Shim Miyoung!”

Donghae berhasil menangkap pergelangan tangannya lalu berdiri di hadapannya. “Apa.. aku yang… melakukannya?” tanyanya dengan hati-hati.

“Apa maksudmu?” Miyoung berpura-pura memasang wajah bingung.

“Miyoung-ah,” Donghae nyaris kehilangan kesabarannya. Dia benar-benar ingin tahu, apa penyebab Miyoung menangis, sampai-sampai matanya bengkak seperti itu. Apa dia yang sudah membuat Miyoung menangis? Pemikiran itu nyaris membuatnya gila!

“Aku tidak menangis. Ini karena aku sempat ketiduran tadi,” dusta Miyoung. “Sudahlah, ini tidak penting! Sekarang apa kau jadi mengantarku untuk membeli baju atau tidak?” ujar Miyoung mengalihkan topik pembicaraan.

Donghae lantas menghela nafas panjang. Dia tahu Miyoung berbohong padanya, tetapi ia menyerah. Ia tak mau memaksa Miyoung, jika memang gadis itu tak ingin mengatakannya.

“Baiklah. Ayo,” tangannya berganti menggenggam erat jemari Miyoung dan gadis itu pun terlihat sedikit terkejut.

“T-tidak perlu memegang tanganku. A-aku bisa jalan sendiri,” ia berniat menarik kembali tangannya, tetapi Donghae justru mengeratkan genggamannya.

“Aku takut kau hilang,” ujar Donghae dengan senyuman geli di sudut bibirnya.

Miyoung mengerjap cepat, “kau pikir aku anak kecil?!”

Donghae mengabaikan keluhan Miyoung dan tetap berjalan sembari menggenggam erat tangan gadis itu. Yang tidak Miyoung sadari, lambat laun, ia mulai merasa nyaman ketika berada di dekat Donghae.

-Fall in Love-

Entah bagaimana caranya, sekarang Kyuhyun dan Haneul berakhir di dalam satu kamar, dengan tiga botol minuman berakohol yang sudah habis di minum serta dua botol lagi yang masih terisi penuh. Tidak ada satupun di antara mereka yang terlihat mabuk. Keduanya hanya minum dalam diam sambil menikmati hidangan kecil yang di sediakan Penginapan.

“Kau sudah merasa baikan?” Haneul bertanya sembari menuangkan minuman berakohol itu ke dalam gelas Kyuhyun yang sudah kosong.

Pria itu tidak menjawab dan memilih untuk meneguk cepat minumannya. “Maaf, karena aku sudah memanfaatkanmu,” Kyuhyun berbicara tanpa menjawab pertanyaannya.

Haneul mengangkat kedua bahunya dengan tak acuh, ia bersikap seolah tak mempedulikan masalah itu lagi sekarang.

“Maaf juga karena sudah menamparmu tadi. Err.. apakah sakit?” Haneul mengamati wajah Kyuhyun, takut jika tamparannya itu dapat membuat pria itu terluka.

Kyuhyun tersenyum hambar dan menggeleng pelan. “Aku pantas mendapatkannya.”

Haneul mengangguk dan menuangkan minuman itu ke dalam gelas Kyuhyun lagi. “Ya… kau memang pantas mendapatkannya,” ujarnya, tanpa bermaksud menyindir Kyuhyun.

Ada sedikit perasaan lega di dalam hatinya, saat Haneul kembali bersikap biasa padanya.

“Ehm… aku bertemu temanku tadi,” Kyuhyun mengganti topik pembicaraan mereka.

“Lalu?” Haneul menanggapi seraya menyantap hidangan kecil di hadapannya.

“Dia berpikir, jika kau adalah kekasihku.”

“Uhuk!” Haneul tiba-tiba tersedak. Kyuhyun melongo, terkejut saat melihat reaksi gadis itu.

“Hey, kau tidak apa-apa?” Kyuhyun segera mengangsurkan tissue padanya.

Haneul terbatuk-batuk dan segera meneguk cepat minuman berakohol itu. Ia memejamkan matanya, menikmati sensasi pahit manis pada lidahnya, serta rasa panas yang membakar tenggorokannya.

“Kenapa dia berpikir aku adalah kekasihmu?!” tanya Haneul kemudian.

“Itu karena dia melihatmu saat menamparku. Dia berpikir, kita sedang bertengkar,” jelas Kyuhyun terus terang.

Haneul meringis pelan. Sekarang ia merasa menyesal karena sudah menampar Kyuhyun di tempat terbuka.

Seharusnya kau berpikir lebih dulu sebelum bertindak, Kim Haneul! ia merutuki kebodohannya di dalam hati.

“Dan dia mengajak kita untuk makan malam bersama di rumahnya nanti malam.”

“Huh?” Haneul terkesiap. “T-tapi… aku kan bukan…”

Kyuhyun tersenyum padanya. “Tidak apa-apa. Lagipula, kau tidak akan terus berdiam diri di Penginapan kan? Kau sudah pergi sejauh ini, setidaknya, kau harus merilekskan dirimu dengan berjalan-jalan dan menghirup udara segar di Jepang.”

Haneul tampak berpikir sejenak. Lalu sedetik kemudian ia mengangguk sembari tersenyum lebar. “Kau benar juga! Setidaknya, aku harus bersenang-senang disini!”

Kyuhyun mengangguk menyetujuinya dan Haneul kembali meneguk minumannya dengan bersemangat.

Suasana mendadak kembali hening. Keduanya sama-sama merasa sedikit canggung setelah insiden ‘tamparan’ tadi.

“Ehm…” Haneul berdeham pelan, berusaha mencairkan perasaan canggung di ruangan itu. “Kyuhyun-ssi, bisakah aku bertanya sesuatu padamu?” tanyanya kemudian.

Kyuhyun mengangguk singkat. “Tentu. Apa?”

“Apakah… kau dan Miyoung… pernah berhubungan sebelumnya? Maksudku—”

“Maksudmu, apakah kami pernah berpacaran?” Kyuhyun menyela ucapannya dan Haneul mengangguk singkat sebagai jawabannya. Pria itu kemudian tersenyum lalu melanjutkan, “Kami memang sempat berpacaran,” ujarnya mengakui. “Dan kau benar soal rencanaku. Aku memang memanfaatkanmu dengan mengajakmu kemari. Aku berniat memata-matai Miyoung dan Donghae, dan juga.. aku ingin membuat Miyoung cemburu padamu.”

Haneul tertegun. Dia tidak menyangka jika Kyuhyun akan mengakuinya. Bukan berarti dia ingin pria itu berbohong kepadanya, dia justru merasa lega dan senang, karena pria itu mau menjelaskan semuanya pada Haneul dan ia pun memuji keberanian Kyuhyun karena mau mengakui kesalahannya.

Tetapi, Haneul juga tidak dapat menampik perasaan sedih dan kecewa yang hinggap dalam hatinya. Dia sedih karena Kyuhyun memang benar-benar memanfaatkannya dan ia kecewa karena pria itu mengakuinya begitu saja.

Aneh bukan?

“Lalu… apakah… sikapmu selama ini pun.. hanya pura-pura saja? Apakah… tidak terlintas sedikitpun dalam benakmu… jika kau benar-benar menganggapku sebagai… temanmu?”

Haneul tahu, jika dia tak seharusnya menanyakan pertanyaan itu padanya, karena ia sudah dapat menebak jawaban Kyuhyun.

Tetapi, ia tak dapat menahan dirinya untuk bertanya. Ia ingin mendengarkan jawabannya langsung dari mulut Kyuhyun. Walaupun, Haneul tahu jawabannya hanya akan menyakiti perasaannya semakin dalam.

Kyuhyun terdiam sesaat, ia menatap gadis di hadapannya dengan lekat.

Tak mendapatkan respon apapun dari Kyuhyun, Haneul pun memaksakan dirinya untuk tersenyum, meskipun kedua matanya bersinar penuh kekecewaan.

“Ah, lupakan saja! Anggap saja, aku tidak pernah bertanya seperti itu kepadamu!” Haneul segera meneguk kembali minumannya sampai habis.

Ia meringis sambil memejamkan matanya yang terasa mulai memanas.

Oh, gawat! Dia merasa seperti ingin menangis sekarang!

Haneul sudah berniat bangun dari tempat duduknya, saat ia merasakan Kyuhyun menahan pergelangan tangannya dan menarik wajahnya agar mendekat.

Detik selanjutnya yang terjadi, Kyuhyun telah mencium bibirnya. Gadis itu terkesiap kaget dan kedua matanya langsung membulat sempurna.

Kyuhyun menyesap lembut bibir bawah Haneul, merasakan manisnya bibir ranum gadis itu, kemudian lidahnya menelisik masuk ke dalam mulut Haneul, lalu memagut lidahnya dengan gerakannya yang lihai.

Ciuman Kyuhyun pun seolah mampu melemaskan seluruh otot syarafnya, hingga membuat sekujur tubuh Haneul bergetar tak berdaya di dalam rengkuhannya.

Haneul merasakan kepalanya berputar, ciuman Kyuhyun begitu memabukkan dan nyaris membuatnya kehilangan akal sehat. Pria itu semakin merapatkan tubuhnya dan menuntun kedua tangan Haneul agar melingkar di belakang lehernya.

Gadis itu tidak menolak. Ia membiarkan ciuman Kyuhyun menguasai kesadarannya, lalu ia merasakan tubuhnya terangkat dan detik selanjutnya, Kyuhyun merebahkan tubuhnya di atas ranjang tanpa melepaskan sedikitpun ciumannya.

Ciuman Kyuhyun semakin bertambah dalam dan liar, saat Haneul mulai membalas setiap kecupannya. Keduanya merasakan gejolak serta dorongan hasrat yang begitu kuat, sampai-sampai mereka tidak peduli lagi dengan apapun yang akan terjadi selanjutnya.

“Nghh..” Haneul mendesah saat Kyuhyun kembali menghisap bibir bawahnya dengan kuat.

Kemudian, salah satu tangan Kyuhyun bergerak menyelinap masuk ke dalam kemeja yang di kenakannya sementara gadis itu memilih menenggelamkan jemarinya di antara rambut Kyuhyun yang tebal dan terasa lembut itu.

“Ehm..” desahan itu kembali terdengar, seiringan dengan tubuhnya yang mulai menggeliat kecil. Area sensitif Haneul terasa memanas, ketika tangan Kyuhyun yang terasa dingin itu, menyentuh lembut kulit punggungnya.

Bibir Kyuhyun bergerak turun menyusuri rahangnya, memberikan kecupan-kecupan kecil di sekitar lehernya yang jenjang dan putih. Haneul menengadahkan kepalanya, menikmati setiap sentuhan yang di berikan Kyuhyun.

Keduanya seakan lupa diri. Terlalu terbuai oleh gejolak hasrat yang semakin membara.

Sampai akhirnya, Haneul seperti di hantam kesadarannya. Dewi batinnya seolah berteriak dari alam bawah sadarnya, mengingatkan dirinya jika semua ini adalah salah.

Kedua mata Haneul terbuka. Sementara Kyuhyun masih tetap mencumbu lehernya dengan nafas memburu.

“K-Kyuhyun-ssi,” Haneul mulai tersadar, kedua tangannya lantas beralih menahan pundak Kyuhyun. “Kyuhyun-ssi, he-hentikan…” ia berbisik, di sela-sela menahan godaan hasratnya yang semakin meletup-letup.

Namun, Kyuhyun seolah tak mempedulikan penolakannya dan tetap melanjutkan aksinya. Tangannya yang lain bergerak membuka satu per-satu kemeja yang di kenakan Haneul.

“Oh, tidak! Kyuhyun-ssi, kumohon…” Haneul berucap lirih bercampur frustrasi, tubuhnya menggeliat, menolak sentuhan Kyuhyun yang terasa membakar hasratnya.

Kedua tangannya semakin mendorong kuat tubuh Kyuhyun, tetapi pria itu justru menarik kedua tangan Haneul dan menguncinya dengan satu tangannya di atas kepala Haneul.

Bibirnya kembali bergerak-gerak mencari bibir Haneul, namun Haneul menolak ciumannya. Kyuhyun tidak menyerah, tangan satunya lagi bergerak memegang dagu Haneul, menahan gadis itu agar tidak bergerak, lalu ia kembali mencumbu bibirnya dengan penuh nafsu.

“Nghh… K-Kyuhyun-ssi… hmm.. he-hentikan!” air mata tanpa sadar mengalir turun dari sudut matanya dan mengenai tangan kiri Kyuhyun yang sedang menahan dagunya.

Deg!

Kyuhyun terkesiap lalu dengan secepat kilat, ia melepaskan ciumannya dan menjauh dari Haneul.

Nafasnya terengah, bibirnya basah dan sepasang matanya tampak berkilat marah. Kobaran hasrat itu masih tertinggal jelas dalam pancaran matanya yang tajam.

Haneul pun sama sepertinya. Gadis itu bangun dari posisinya dan menatap Kyuhyun.

“Maafkan, aku benar-benar tidak bermaksud untuk—” Kyuhyun terdiam, ia tidak memiliki alasan yang tepat atas perbuatannya itu.

Haneul menggeleng, “ini bukan salahmu. Sepertinya kita terlalu mabuk,” ujarnya beralasan. Ya, dia tidak bisa menyalahkan Kyuhyun 100%, karena jujur, ia pun sempat menikmatinya.

Kyuhyun meremas rambutnya dengan frustrasi. Pria itu mengumpat tanpa bersuara dan mengalihkan pandangannya ke arah lain.

“K-kau benar.. sepertinya kita terlalu mabuk!” Kyuhyun berdeham dan tak sedikitpun, dia berani menatap ke arahnya. “Sepertinya, aku harus keluar untuk menenangkan pikiranku!” putusnya, sebelum akhirnya pria itu bergegas keluar dari kamar itu.

Haneul hanya terdiam saat melihat Kyuhyun yang berjalan keluar dari ruangannya. Pelan-pelan, ia menggerakkan salah satu tangannya untuk menyentuh dadanya.

Jantungnya berdebar sangat kencang sekarang dan sensasi dari sentuhan Kyuhyun tadi pun, masih terasa hangat di sekujur kulitnya.

Ya tuhan… mungkinkah, aku benar-benar telah… jatuh cinta? Haneul bergumam dalam hatinya, kembali mempertanyakan tentang perasaannya kepada pria bermarga Cho itu.

Sedangkan di sisi lain, Kyuhyun tak henti-hentinya terus menyalahkan perbuatan bejatnya itu. Dia bersumpah serapah pada dirinya sendiri dan meluapkan seluruh kemarahannya pada batang pohon yang ada di dekatnya.

“AAARGH!” ia berteriak frustrasi dan melayangkan tinjunya pada batang pohon itu.

Sebenarnya, apa yang sudah dia lakukan?! Kenapa dia melakukan semua itu?!

Dia benar-benar tidak mengerti!

To Be Continued…

Note : Hayooooooo… acungkan kaki yang pikirannya udah mesuuuum??? LOL XDD. Ah, ngaku aja deh kalian pendukung Kyu-Han couple pasti pada kegirangan kan ngeliat scene terakhiiiiir?? Pasti pada ingin lanjut deeeh… ngaku… ngakuuuuuu!!! #senyumgenit #kedip2alaOmOm LOL #PLAK!PLAK!PLAK!! Hahahahaha aduuuh, maklumlah yaah… gilanya lagi KYUMAAAT… #eh?

Aniwei.. seharusnya Part ini aku protect, tapi setelah di edit sana-sini, ternyata part-nya kepanjangan… jadilah, part selanjutnya yang bakalan aku protect… dan seperti yang aku udah bilang sebelumnya, PW-nya hanya kuberikan pada readers yang meninggalkan komentar di FF Fall In Love… So, nggak ada clue2-an yaaah… pokoknya, nanti pas part.10 aku update… kalian yang mau pwnya, langsung hubungin via kontak BBM, LINE, WA atau INBOX aja, dengan catatan, kalian memang readers yang selalu meninggalkan komentar dari awal FF ini muncul… kekeke gak sulit kan? Adil lah yah… ^^ #kedip2

Dan… ayo siap2 dengan kisah masa lalu Kyuhyun-Miyoung yang akan semakin terkuak… Well, kisah masa lalu mereka emang bakalan ber-efek banyak buat hubungan Kyuhyun-Haneul & Donghae-Miyoung… soooo yang penasaran, tungguin ajaa… hahahaha #XOXO

97 thoughts on “Fall In Love [Part.9]

  1. First kah?? Ahhh aku sebener nya pengen kyu sama miyoung aja but krn scen nya kyu n haneul sll bikin senyum sdr aku ngikut ajalah kkkk.. Trs donghae n miyoung jg udh mulai akur ye.. Mudah mudahan hpy end semua ne, baik kyu-han or hae-young nya

  2. Huhuhu berharap banget kyu sama minyoung,mereka kaya masih punya cerita mendalam gitu,😂,
    Haneuk untu di ff ini kurang feel sama kyunya,ntah kenapa suka sama yu young couple☺️

  3. Wah keren kelanjutannya bisa secepat ini…
    kok baca part ini deg2an gak jelas ya, gara2 masih belum terungkapnya masa lalu Kyuhyun dan Miyoung, ditambah sikap Kyuhyun yang memanfaatkan Haneul..
    Tapi untuk Kyuhyun bisa sadar dari tindakannya yang terakhir, kalo nggak kan bisa kejadian lagi tuh dan Haneul bisa terluka seperti MIyoung…
    Ditunggu kelanjutannya ya Nta…

  4. Akhirnya terbongkar jg dan tdi nya udh sorak krn haneul mau plg sdri ke korea setidaknya menyakinkan perasaan kyu sama haneul jgn trus saja haneul jd azas pemamfaatan kyu hanya untuk obsesinya sama minyoung sadar kyu kl minyoung mkin sdh berubah

    Apa itu td knp dicut author lagi happy” nya mereka bercumbu kkkkk dicut gitu saja kasian kyu noh udh diatas ubun” gairahnya heee
    Ah agar kyu makin merasa menyesal haneul pulang saja siapa tau dgn begitu kyu bisa sadar dgn persaannya

  5. q sbenernya pndukungnya kyuhyun-miyoung…knpa mereka g d satuin aja…penasaran bingit am masa lalu mereka…trus changmin mnggal gegara ap?

  6. duhhh jadi miyoung dan kyuhyun di masa lalu nya sebenarnya kenapa?? changmin meninggal?? karena apa duhh gak sabar nunggu next part nyaa, tuhhkann sakit banget jadi haneul dimanfaatin sama kyuhyun, haneul kau jatuh cinta kpd kyuhyun >,<

  7. Gk nyangka udh update.
    Aku bingung ama kyu, ktanya mau memata-matai miyoung tp haneul diembat jg. Trus gk ngerti apa yg dia lakukan. Kyu aj gk ngerti apa lg aku. ttap nunggu kelanjutan dari msa lalu kyu-young yg bkin penasaran.
    Nta fighting…🙂

  8. Untung aja haneul cepet nyadarin kyu gmn ya klo sampe kyu ngelakuin hubungan ma haneul pasti kyu akan menyesal bt ke 2xnya,,kashan jg ya ma haneul selalu dimanfaatin mlu ma kyu untungnya haneul cpt kembali seperti semula ma kyu,kayanya donghae gampang menghibur n membuat miyoung tersenyum,smga mereka berempat bs hidup bahagia bersama pasangan masing2.

  9. kesel juga sama kyuhyun aku kira dia tulus berteman sama haenul tapi apa dia cuma memanfaatkan haenul buat membuat miyong cemburu sama dia semoga kyuhyun cepat sadar dan dia bisa merelakan miyong sama orang lain dan kyuhyun cepet jatuh cinta sama haenul

  10. ngeselin tau ga kyuhyun berulang” kali memanfaatkan haneul apalgi dia mengaku secara gamblang…. hampir mereka melakuakn begituan aku bersyukur mereka gagal melakukan nya karna ujung”ny pasti pihak haneul yg tersakiti tauu deh si kyuhyun kan baling” mampu ntar bisa jd dia merasa haneul hanya teman one night stand dia

  11. Aaaaaagh kyuhyun bener” deh kasian hanul d manfatin tp q rasa kyu udah suka sama hanul cuma blum sadar cos masih kbayang” miyong penasaran nextnya d tunggu semangat

  12. miyoung dan kyuhyun punya Cerita Lama Belum Kelar. walaupun khuhyun sdah maanfaati haneul tp haneul ttp mau maafin dia. kurang apa coba haneul tu.. mending kyuhyun pacaran benaran aja sama haneul, dan cepat sadar dgn perasaan dia ke haneul. Dari pada dia selalu mengejar miyoung yg tdk sm skli mau mandangin dia, jg alasan myoung membeci kyuhyun tu apa…???

  13. Aduh haneul ko’ baik bgt sih……padahal da dimanfatin ma kyuhyun ko cepet bgt maafinnya meskipun dia da nampar muka kyuhyun……utung aja haneul masih bisa nguasain alam sadarnya kalo ga’ dia kebobolan ma kyuhyun…..ga rela kalo sampai kyuhyun ngelakuin itu kehaneul tanpa perasaan cinta….bisa rugi besar haneul

  14. Hampir aja kebablasan…. Kalopun iya antara haneul dan kyuhyun ada perasaan cinta kan bagus
    Setidaknya kyuhyun dan miyoung sudah saling terbuka dan memaafkan
    Gak nyangka juga kalo changmin udah meninggal ternyata
    Selagi mereka dijepang harus ada kenangan tersendiri buat kedua pasangan
    Jangan ada kesalahpahaman lagi

  15. Kyuhyun kau kejaaam…kasian Haneul cuma diperalat…semakin kesini kisah masalalu Kyuhyun Minyoung udah mulai terkuak…Donghae manis banget kelakuannya…dia mau mengakui keburukannya..keren…

  16. Aku sakit hati Kyu nya berhenti goda Haneul#brakkkk heheh….pikiran mesum udah ditularin Kyu. Tpi sakit hati jg Kyu nggak ikhlas ngajak Haneul libur.

    Jadi….gimana cara Kyu dan Miyoung putus..?? Bisa kasih Flashback ndak..?? Nah…trus apa hubungan Changmin dgn mereka..??

    Animey…pingin jg donk liat Hae ama Miyoung kyak Kyu dan Haneul yg lgi ehem…ehem…#mesummmm. Tpi kayaknya sulit deh…,secara kan si Miyoung agak trauma(mungkin) dia atas ranjang gegara Kyu kkkk…..

    Awalnya aku pikir yg bakalan ehem…ehem… Si Kyu ama Minyoung tpi salah ya.

    Disini aku kok makin cinta aja ama si ikan Nemo ya…pesonanya Kyu udah pudar dgn muka datar nya hahayyy….

  17. Penasaran ntr jadi nya kyuhyun dg siapa yah, kok kaayaknya kyuhyun dan miyoong susah sekali yah?
    Trus haneul nya gmna? Dia baik sekali… Kayaknya mereka sudah mulai saling menjatuhkN rasa nyaman pada masing” nya

  18. Ihhh,, nhe mah bukan penasaran lagi cerita’a eonni tapi penasaran bangedd.
    Penasaran sama kematian’a changmin n kenapa kyuhyun menyalahkan diri sendiri atas kematian’a changmin??
    Haneul akhir’a sadar kalo gak sadar pasti bakalan kebablasan sama kyuhyun.

  19. oh hubungan masa lalu kyu dengan miyoung ternyata agak ribet jg ya,krn sampe menyebabkan kematian changmin.tp aku masih bingung sih sama cerita masa lalu nya.next part,mudah mudahan udah mulai terungkap kisah masa lalu mereka.semangat ya thor…

  20. OMG cho kyuhyun.
    Q pikir miyoung marah ma kyuhyun cz dy d perkosa ma kyuhyun. Tp knp nama changmin muncul? Penasaran sungguh.
    D tunggu next part ny ka2k

  21. Disini tuh ibaratnya kyuhyun memancing dan haneul sbg umpannya buat dapetin miyoung.aku kira haneul bakalan marah besar setelah tau semuanya,dan langsung jauhin kyuhyun.itu hati kyuhyun sebenarnya maunya siapa sih,haneul apa miyoung? Dan ada satu rahasia lagi ttg kematian changmin,knpa kyuhyun merasa bersalah?.

  22. kenapa tiba” muncul nama changmin yg bikin tambah menjadi misteri ada apa dengan kisah masa lalu *jiahh
    lanjutannya d tunggu pake banget

  23. Si kyu emang pantes dapat tamparan dari si kyu lagian manfaatin haneul sih,,moga aja kedepan nya si kyu bisa sadar dan ngelupaun masa lalunya

  24. Makin deg degan bcnya ,penasaran ma ms lalu kyu ma minyoung,aku malah kasian ma haneul cuma dijadiin ban serep doang ma kyu(jahat si evil mah) haneul ma dongek jga ok,trnyata kyu nya cinta berat ma minyoung ni mah cinta segi empat,bkan segi tiga lagi wkwwkwk jngn lama” ya lanjutannya d tunggu pake bngeeeet

  25. Wahhhh kisah kyu n miyoung sdh mulai terkuak n q penasaran apa yg membuat changmin meninggal???
    Kyu u hampir aja kelepasan berbuat itu k hanuel, n hanuel sdh mulai menyadari perasaannya. Mudah2 han kyu juga sadar dg perasaannya. Next d tunggu cinggu

  26. Waaaaa..kejutan bgt, cepet bgt postingnyaaa..sukak.
    Bagian awal ngakak ma kelakuan donghae, bagian tengah nyesek,duhhh kyu sini peluk sini.. 😭😭. Bagian ending, tegang aduhhh kyuuu sabarrrr 😂😂. Donghae pengen tak bawa pulang lho kalo kamu lucu gt😂😂. Terima kasih kakak..part ini emang luar biasa panjangg dr sebelumnya..dan kerenn bingit👍👍. Semangatt terus yaaa…makasihhh

  27. Changmin oppa pasti kakak nya Miyoung ya dan dulu Kyu oppa berpikir kalau Miyoung menyalahkannya atas meninggalnya Changmin, Miyoung hny ingin melupakan semuanya termasuk yg terjadi 7 thn lalu, Haneul dan Kyu oppa mgk slg jatuh cinta tanpa disadari, begitu jg dgn Miyoung Donghae oppa, sayang dua2nya playboy, smg saja mrk ber4 justru memiliki hub cinta yg jelas dan tdk berkelakuan playboy lagi, ditunggu kelanjutannya chingu

  28. Heuheuheuuuu pokoknya aku mau Kyuhyun sama Haneul ajaaaa… soalnua aku ngeship Donghae-Miyoung~~ mereka bikin gemesh banget Ya Tuhaaaaaaannn 😂😂😂 kalo KyuHan kayaknya bakalan angst, kalo HaeYoung kayaknya bakalan romcom. Ye gak siih? #sotoy mungkin karena karakter Donghae yg gak terlalu kaku kayak Kyuhyun kali yaa.. Donghae easy going banget! Hihi
    Aku penasaran, kenapa tbtb Haneul jadi baik lagi ama Kyuhyun. Bukannya dia kesel banget ya? Apasih yg diomongin Donghae ke dia. Soalnya kalo aku jadi Haneul, dan dimanfaatin kayak gitu, aku juga gabakal mudah maafinnya. Tapi tadi—kok jadi baik lagi? Errr…
    Untunglah scene tadi gajadi. Untunglah Haneul masih bisa sadar, coba kalo kebablasan.. Masalahnya, Kyuhyun masih punya rasa sama Miyoung. Dan itutuh yang ngeganggu banget >< #sebagaiKyuHanShipperdanHaeYoungShipper aku jelas terganggu! *tsah *kibas rambut😦

  29. duh kyu…. hampir aja itu sama hanuel… berbaharnya kyu sama minyoung, tapi sama siapa aja kyu gpp… tapi changmin meninggal? knp? dan kenapa kyu nyalahin diri sendiri…?
    lagi seru pdhl di tunggu lanjutannya…

  30. Aaaaaaaa knapa makin lamaa donghae-miyNtar klo udh di jatinegara gue sms lagii.
    oung makin manis ajaa sihhhhh ^^.
    Di part ini udh sedikit menguak masaa lalu masing2 (khususnya kyu-young), dan ini yg paling aku tunggu2. Dan sekarang yg bkin penasaran gimana itu si changming bisa meninggal??
    Pas liat ratingnya PG-17 aku sudah bisa menebak siapa yg mulai duluan, dugaan ku benar kan jika kyuhyun dan haneul sudah mulai mencuri start untuk ke arah situ, wkwkwk. Haneul udh mulai ada rasa sama kyu, gimana sama kyuhyun nyaa.

    Btw, makasih ya kak sdh di post. Ditunggu next partnya, semoga bisa dpt pw nyaa, hehehe.

  31. Untung aj kyuhan ga kebablasAn,aduh haneul jgn mau di apa2 in kyu klo blm ada kejelasan status dari kyuhyun.
    Rahasia kyuhyun miyoung blm terbongkar jg,msh penasaran
    Kyuhyun klo msh suka sm miyoung knp mlh nyium haneul,nyebelin sikapjya labil

  32. gue udah duga eon huahhhhhh untung gx kebablasan duhhhhhh haneul jgn mau sama kyu sbnrnya mau gue jodohin ma jonghyun tpi mlh udh nikah gx jadi deh ㅠㅠㅠㅠㅠ keren banget ff nya

  33. Iyaaa eonnie aku ngaku bangetttt,
    Suka sama pasangan ky-han, ihhh scen terakhirnyaaa jugaa paling sukaa gitu,
    Aku mahhh selalu penasaran sama karyama,
    Jadi selalu sabar dan setiaa buat nunggu lanjutannya😊

  34. ya kirain kyuhyun haneul bakar nerusin kegiatan mereka, tapi gpplah setidaknya kyuhyun udah ngerasain kehadiran haneul tinggal kpn dia bakal buka hatinya buat haneul… kaget waktu tau kalau ternyata changmin meninggal, makin pingin tau masa lalu kyuhyun miyoung..
    semoga dipart selanjutnya momen kyuhyun haneul makin banyak..
    ditunggu part selanjutnya🙂
    semangat😀

  35. Wkwkwkkwwk kyuhan emg the best😍😍😍😍😍aigoo aigooo greget deh ama mereka🤗🤗🤗🤗gue seneng seh si cho mau jujur g boong ama haneul dan akhirnya kayaknya haneul duluan yg sadar akan perasaanya ama kyuhyun cieeee 😘😘😘si cho mah msh berkubang pd masa lalu beuhh kpn natap masa dpnya hehehhe

  36. agak kecewa siih,, kalau kyu akhirnya sama haneul,,,
    berharap banget kyu sama miyoung,,
    tapi nggak apa2 deeh,,
    berbeda dari ekspektasi itu yang bikin deg2an bacanya…
    kerenlah pokoknya,,,

  37. nah kan akhirnya haneuk tau jg niat kyu ngajak ke jepang..tp akhrnya kyu mau ngaku jg smga pertanda baik ya sm hubungan mrka..smga aja kyu sm miyoung bs mnyelesaikan baik2 hubungan masa lalu mereka..kasian kan haneul sm donghae kalo kyu balikan lg sm miyoung ..

  38. wah. .kyuhyun.khilaf atau emang pngen sama haneul krn udah cinta(tp blum sadar).???

    miy0ung d0nghae??lanjut dan dbkin rmantis ya kak.hahaha
    dtnggu next part . .smga idenya lg tokcer.keepwriting fighting

  39. Ya haneul beneran jatuh cinta sama kyuhyun tapi kasihan dia kalau nanti tau kalau kyuhyun masih cinta sama miyoung
    Donghae bekerja keras buat ngeluluhin hatinya miyoung, miyoung sekarang mulai agak luluh sama sikapnya ke donghae

  40. Aduhhhh gyu kesel move eon dong
    Udh lama jugaaaa kali gyu
    Jauh2 mau daperin mantan
    Cwe cantik ad didepan mata
    Hadeh emosi gue sumpah chingu

  41. Wah ternyata part 9 dah muncul gak nyangka bakalan secepet ini munculnya….
    Akhirnya Kyuhyun n Miyoung saling ngomong juga gak diem2an kayak kemaren, n semuanya dah tau hubungan mereka berdua. Tapi yg bikin aku bingung Kyuhyun n Miyoung sebenernya mereka masih saling suka gak sih?
    Gak tega liat Haneul yg gak tau apa2 tapi kayak pihak yg cuma dimanfaatkan aja.
    Kirain tadi Kyuhyun ma Haneul bakal ngelakuin itu beneran, untungnya Haneul cepet sadar. . .

  42. Akhirnya yg ditunggu. Njay kyuhyun haneul bikin panas wkwk dongek miyoung makin deket aja dah. Keren thor ceritanya makin seru. Ditunggu part selanjutnya

  43. Kisah masa lalu kyuhyun minyaoung penuh misteri. Tiba muncul changmin trus ada percobaan bunuh diri segala, jadi penasaran
    Walaupun aq tetep dukun kyuhyun hanuel

  44. yahh penonton kecewa #eeh…
    sumpah bagian yg akhir bukan cerita ekhem2 kyu-han tapi note mu say yg bikin aku senyum2 geje wkwkwkwk…
    yah kita lihat saja bagaimana kelanjutan ceritanya… semoga kyuhyun udah mulai sadar dan gk ditutupi sama perasaan bersalah dia ke minyoung

  45. aissshhh cho napsu mu itu gak bisa di remm apah yahh hampir ajah tetjadi yang enggak enggak untung haneul keburu sadar …sepertinya mereka mulai suka dan nyaman semoga si cho bisa lupain miyoung biar kyu sama haneul ajah ..
    next chapternya yah author jangan lamalama

  46. akhirnya miyoung maafin donghae dan mereka berteman😀😀😀
    tapi, ngrasa kasihan sama haneul..
    cuma dimanfaatin..
    kyu juga plin plan ih kesannya.. gemessss
    ditunggu kelanjutannya ya kak.. makin penasaran ^^

  47. Donghae memang genit banget sama miyoung, dan penasaran sama kisah kematian changmin
    kyuhan apa yg kalian lakukan? Efk dr minuman beralkohol memang mengerikan kkkk.

  48. Wah authornim koo bisa ya cowo masalalu miyoung itu changmin dan kyuhyun? Mereka berdua juga bagian dr masalaluku soalnya *senyumsengittapigaje* hahahaha
    Yah kyuhyun ko segitu doang :p
    Seneng nih kalau authornim lg in a good mood update nya cepet wkwkwkwk

  49. AAAAAAAAAAAAAA
    HANEUL – KYUHYUN
    AKU SHIPPER KALIAN UHUK
    KYAAAA BENER2 ADEGAN TERAKHIR HARUSNYA DILANJUTIN #yadongmodeon

    kyaaaaa
    apa apaaaaa
    beneran pernah pacaran
    Miyoung pernah mau bunuh diri
    ada Chwangs mati ??
    dan apa sebenarnya kesalahan kyuhyun yg satu itu blm terjawab

    apa benar dia pernah meng-hahahihi Miyoung seperti yg dilakukannya sama Haneul eoh ??

    Aigooo ntaaaa
    kamu niiih masih bikin penasaran aja hahaha

    Haneul tau rencana Kyuhyun dan dia merasa kecewa dan sakit hati kkkk
    Haneul jatuh cinta sama Kyuhyun
    Kyuhyunnya ? ntahlah
    dia masih dibayang2i kesalahan masa lalu hohoho

    semangat terus ya ntaaa ^^~~~

  50. Omooo!!! Scene terakhir manis sekali. Walau akhirnya Haneul sadar lebih dahulu… Berharap hubungan mereka semakin membaik. Dan Minyoung keren… Jangan pernah menyukai Kyuhyun lagi yaaaaa….

  51. apa sebenernya kyuhyun udah ada rasa sama haneul? dan menurut aku perasaan kyuhyun ke miyoung sekarang hanya perasaan bersalah dimasa lalu entah itu apa (soktaunyamulai) hehhh
    berharap kyuhyun bisa cepet sadar dengan perasaannya terhadap haneul..
    ditunggu kak kelanjutannyaa…..

  52. aslinya giraaaaaangggg wkwkwkw😀
    haneul udah tau niat kyuhyun ngajak ke jepang ternyata cuman manfaatin dia..tadinya aku setuju kalo haneul balik ke seoul biar si kyunyuk puyeng sendiri..etdah ernyata haneul cewe yang pengertian..kayanya sma dengan donghae yang juga pengertian bahkan donghae ga peduli dengan masa lalu miyoung..
    dan bagian akhir setan kyu berulah nahloh..hahaha..:)
    btw minta pw nya gimana? cuman punya fb akunya..

  53. Ooh ya ampuun.. Aku makin cemburu deh sama hubungan kyuhyun-miyoung di masa lalu.. Kyu keliatan sayang banget sama miyoung sampe gak bisa lupain miyoung.. Trus gara-gara mau lupain miyoung, kyu jadi namja brengsek.. Makin kasian sama haneul😭 miyoung sih rada mending, putus sama kyu udah ada donghae yang suka.. sedangkan haneul.. kyunya aja blm bisa move on😭
    Alu kesel juga waktu kyu manfaatin haneul..
    Aku pendukung kyu-haneul.. Tapi semuanya serahkan saja sama penulisnya kekeke😀
    Changmin itu kakaknya miyoung kan? Kenapa meninggal? Trus kenapa kyu malah ngerasa klo kematian changmin itu gara-gara dia?
    Ceritanya rameee👍 ditunggu lanjutannya.. Fighthing☺

  54. yaakkk kyuhyun cabul !!! makanya kalau mabuk jgn ajak temen perempuan. ntr khilaf. hahahaha
    haneul jgn baper ya. kyu emang gt. tpi hatinya udh milik org lain. mending hati2 aja ama kyu. btw kok kyu ga mau lupai miyoung sih. miyoung aja udh move on.

  55. Sampe sekarang aku penasaran dengan masalah kyuhyun sama miyoung apa kyuhyun pernah tidur sma miyoung dan kenapa kyuhyun ngerasa bersalah atas kematian changmin, pusing mikir nya tapi bikin penasaran banget…,

    Dan juga aku merasa kasihan sama haneul takut nanti cintanya bertepuk sebelah tangan karna kyuhyun bahkan masih mengharapkan miyoung kembali

  56. Aaaa…. teriak dulu.. pendukung kyu-han disini. adegan terakhir bikin baper. dilanjut part depan ya.. wkwkwk
    Ini aku penasaran bgt ma masalalu kyuhyun-miyoung. jadi changmin udah meninggal dan kyuhyun menyalahkan diri sendiri gitu…
    semoga saja antara kyuhyun dan miyoung cepat baik baik saja. tp tetep, akhirnya kyuhyun ma haneul ya.
    tp omong-omong kalau diprotect aku dapet pw ga ya? aku ga inget selalu komen atau nggak.
    part awal2 aku maraton bacanya jadi mungkin ga komen karena lgsung baca lanjutannya. oke, besok kalo on pake pc alu lihat deh. komen lagi kalo perlu. annyeong

  57. haenul udah tau?? Kok reaksinya berbeda dg yg ada dipikiranku ya wkwkkwk, dan shim changmin yg meninggal itu krn apa lagi? Kayaknya berhubungan sama kyuhyun juga ya?? Kayaknya masa lalunya kyuhyun sama miyoung itu banyak masalahnya

  58. AH seneng banget updatenya gak lama lama :3
    udah ketebak pasti kyuhyun curi start WKWKWK. aduh jangan gitu kyu kasian haneul….
    semoga kyuhyun cepet sadar deh😀

    buat miyoung sama donghae semoga cepet jadian, miyoung jangan benci kyuhyun dong wkwkwk
    next part eonn.. banyakin kyuhan aja ya WKWKW *maksa*

    makin suka dan akan selalu suka sama tulisan eonni :3
    fighting!!!

  59. iiih sumpah deh makin penasaran sama masa lalu kyuhyun miyoung. udah seneng loh kyuhyun haneul mesra2an eh nggak dilanjut jadi sedih wkwkwk *ketauan otaknya mesum*
    nggak sabar nunggu next part biar jelas tentang masa lalu kyuhyun miyoung
    aduuuh ini haneul suka sih sama kyuhyun? kyuhyunnya gimana? masih suka sama miyoung kah? aaaah kasian haneul nih donghae juga. ditunggu ya kak next partnya~ semangaaat 😘😘

  60. Y ampun miyoung kok mw bunuh diri sih?
    Depresi bgt kyaknya
    Kyuhyun trnyata bs nangis jg y
    Hanuel dphp in kyuhuun nih
    Kyuhyun n miyoung kyakny msh sling cinta nih
    Gmn hanuel n donghae?
    Miyoung udh gk virgin lg y?

  61. Cho Kyuhyun sialan!
    Gila benar di sini Haneul sepertinya yang sungguh kasihan. Kyuhyun yang selalu buat masalah. Dia nyakitin 2 perempuan coba..

    Di tunggu kelanjutan nya Kak..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s